Anda di halaman 1dari 31
BADAN PENGAWASAN KEUANG AN DAN PEMBANGUNAN PUSAT PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR JAKARTA --- JUNI 2007

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PUSAT PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR JAKARTA --- JUNI 2007

CCOONNTTOOHH SSOOAALL DDAANN JJAAWWAABBAANN

UUJJIIAANN SSEERRTTIIFFIIKKAASSII JJAABBAATTAANN FFUUNNGGSSIIOONNAALL AAUUDDIITTOORR TTIINNGGKKAATT AANNGGGGOOTTAA TTIIMM (( TTEERRAAMMPPIILL && AAHHLLII ))

MATA AJARAN

I. TEKNIK KOMUNIKASI AUDIT

II. PEDOMAN PELAKSANAAN ANGGARAN I

III. KODE ETIK DAN STANDAR AUDIT

SOAL-SOAL BERIKUT INI HANYA CONTOH DARI SEBAGIAN MATA AJARAN YANG DIUJIKAN DALAM UJIAN SERTIFIKASI JFA BPKP SELAMAT BELAJAR

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

PETUNJUK:

1. Soal terdiri atas 50 butir. 2. Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a,
1.
Soal terdiri atas 50 butir.
2.
Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a, b, c atau d.
3.
Tulislah jawaban Saudara pada lembar jawaban yang telah disediakan.
1.
Orang yang mementingkan kepentingan umum dibandingkan kepentingan dirinya
adalah ciri orang yang digolongkan dalam tipe:
a. Individualis
b. Introvert
c. Extrovert
d. Sosial
2.
Jenis komunikasi verbal, jika dilihat berdasarkan sudut pandang komunikasi,
termasuk ke dalam:
a. Lingkup komunikasi
b. Sifat komunikasi
c. Tatanan komunikasi
d. Teknik komunikasi
3.
Komunikasi yang biasanya menggunakan memo, pernyataan kebijakan, surat-
surat, dilihat dari lingkup komunikasi, termasuk dalam jenis komunikasi:
a. Komunikasi organisasi
b. Komunikasi sosial
c. Komunikasi verbal
d. Komunikasi non verbal
4.
Pembagian
komunikasi
ke
dalam
komunikasi
diagonal,
adalah
untuk
jenis
komunikasi:
a. Komunikasi bisnis
b. Komunikasi manajemen
c. Komunikasi individu
d. Komunikasi massa
5.
Komunikasi verbal didefinisikan sebagai:
a.
b.
Tindakan komunikasi yang diungkapkan dalam bentuk kata-kata baik lisan
maupun tulisan
Komunikasi dalam bentuk bahasa yang diungkapkan dengan suara
c.
Komunikasi antara sesama manusia dengan penggunaan bahasa yang sama

d. Komunikasi lisan tanpa ada tulisan

1

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

6.

Komunikan dapat menanyakan secara langsung kepada komunikator bila terdapat masalah yang tidak atau kurang dimengerti adalah salah satu manfaat dari:

a. Komunikasi lisan

b. Komunikasi organisasi

c. Komunikasi internal

d. Komunikasi sosial

7.

Tatapan, senyuman, kerut dahi, intonasi, adalah contoh dari:

a. Komunikasi non verbal b. Komunikasi verbal c. Komunikasi lisan d. Komunikasi antar pribadi Komunikasi
a. Komunikasi non verbal
b. Komunikasi verbal
c. Komunikasi lisan
d. Komunikasi antar pribadi
Komunikasi yang terjadi terutama diantara dua atau beberapa orang yang bersifat
alamiah dan dapat menghasilkan hubungan yang produktif secara terus menerus,
adalah pengertian dari:
a. Komunikasi lisan
b. Komunikasi antar pribadi
c. Komunikasi verbal
d. Komunikasi sosial
Definisi wawancara adalah:
a.
Suatu proses interaksi yang dilakukan dengan komunikasi secara lisan dengan
menggunakan metode tanya jawab yang mempunyai tujuan
b.
Suatu kegiatan audit yang menggunakan komunikasi lisan dan tertulis
c.
d.
Komunikasi verbal dan non verbal yang melibatkan 2 orang atau lebih
Proses mendapatkan keterangan dengan cara komunikasi verbal dengan
metode konfirmasi
Wawancara memiliki fungsi sebagai metode pelengkap, mengandung pengertian:
a.
b.
Apabila wawancara dijadikan satu-satunya alat pengumpul data atau metode
utama dalam serangkaian metode pengumpulan data lainnya
Apabila wawancara digunakan sebagai alat untuk mencari informasi yang
dapat diperoleh dengan cara lain
c.
d.
Apabila wawancara digunakan untuk tujuan menguji kebenaran dan
kemantapan suatu yang telah diperoleh dengan cara lain
Apabila wawancara dilakukan secara berhadapan langsung dengan cara tatap
muka

Menurut pasal 184 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) disebutkan bahwa untuk membuktikan tindak pidana terdapat 5 alat bukti yang dapat diajukan, tiga diantaranya adalah:

a. Keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan terdakwa

b. Surat, petunjuk, bukti

c. Keterangan saksi, surat, petunjuk

d. Rekaman, surat, keterangan saksi

8.

9.

10.

11.

2

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

12. Jenis pertanyaan yang dirancang untuk menggiring atau menjebak pihak yang diwawancarai dikenal dengan istilah:

a. Bait question (pertanyaan bersifat umpan)

b. Spesific question (pertanyaan khusus)

c. General question (pertanyaan umum/biasa)

d. Probing (penggalian)

13.

Kelemahan teknik komunikasi audit dengan menggunakan data terbuka antara lain adalah:

a. b. Anggota kelompok yang tidak dominan cenderung diam dan tidak memberikan kontribusi Biayanya sangat
a.
b.
Anggota kelompok yang tidak dominan cenderung diam dan tidak memberikan
kontribusi
Biayanya sangat mahal dibandingkan dengan wawancara secara langsung
c.
d.
Tidak efektif untuk tim audit yang jumlahnya sedikit
Tidak dapat melakukan tatap muka secara langsung
Gaya manajemen konflik yang memiliki sifat ingin menguasai (assertiveness)
rendah, sedangkan keinginan untuk bekerja sama rendah, dikenal dengan gaya
manajemen konflik:
a. Akomodasi
b. Menghindari
c. Persaingan
d. Kolaborasi
Gaya
manajamen
konflik
model
kolaboratif
adalah
manajemen
konflik
yang
mengutamakan:
a. Sifat ingin bekerja sama yang tinggi dan sifat ingin menguasai tinggi
b. Sifat ingin bekerja sama yang tinggi dan sifat ingin menguasai rendah
c. Sifat ingin bekerja sama yang rendah dan sifat ingin menguasai tinggi
d. Sifat ingin bekerja sama yang rendah dan sifat ingin menguasai rendah
Komunikasi
seorang
pengendali
teknis
dengan memberikan dorongan dan
pengarahan atas kendala yang dihadapi tim audit merupakan contoh komunikasi
dalam fungsi:
a. Pengendalian
b. Motivasi
c. Pengungkapan emosional
d. Informasi
Komunikator adalah:

a. Alat komunikasi

b. Pesan dalam komunikasi

c. Orang yang melakukan komunikasi

d. Sumber komunikasi

14.

15.

16.

17.

3

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

18. Penyaluran pesan biasanya dibagi dalam 2 bentuk, formal dan informal. Yang dimaksud dengan saluran formal adalah:

a. Media penyampaian melalui jaringan otoritas di dalam organisasi

b. Saluran informasi yang menggunakan media tertulis

c. Saluran yang jelas dan bukan berupa gosip

d. Media penyampaian pesan antara atasan dan bawahan atau sebaliknya

19.

Dalam sebuah model komunikasi ada proses pengkodean awal pesan, tahapan ini sangat ditentukan oleh:

a. Alat pendengaran b. Keterampilan c. Media komunikasi d. Jumlah pendengar motivasi, menurut Abraham Maslow,
a. Alat pendengaran
b. Keterampilan
c. Media komunikasi
d. Jumlah pendengar
motivasi,
menurut
Abraham
Maslow,
kebutuhan pada level:
a. Fisiologis
b. Sosial
c. Keamanan
d. Penghargaan
a. Pengendalian
b. Motivasi
c. Pengungkapan emosional
d. Informasi
Komunikasi dalam perannya sebagai fungsi informasi:
a. Mempermudah dalam pengambilan keputusan
b. Memberikan arahkan dan dorongan
c. Dapat mengungkapkan perasaan puas atas hasil pekerjaan
d. Wadah terjadinya interaksi sosial
Pesan dalam bentuk verbal adalah yang berikut ini:
a. Lisan, tulisan
b. Oral, gerakan tangan, ekspresi wajah

c. Oral, tulisan, gerakan tubuh

d. Suara, surat, kode

20.

Aspek komunikasi yang berkaitan dengan diri manusia antara lain adalah aspek

kebutuhan akan perumahan adalah

21.

Komunikasi seorang pengendali teknis dengan tim audit secara periodik tentang

sejauh mana proses audit telah dilaksanakan dan kendala apa saja yang dihadapi merupakan contoh komunikasi dalam fungsi:

22.

23.

4

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

24. Dalam model proses komunikasi yang dikemukakan oleh Stephen P. Robbins, tahapan terakhir dalam proses komunikasi adalah proses:

a. Pendekodean

b. Penerimaan pesan oleh penerima

c. Umpan balik

d. Memahami arti dari pesan

25. Proses pengecekan keberhasilan proses komunikasi adalah pada tahapan:

keber hasilan proses komunika si adalah pada tahapan: a. Pengiriman pesan b. Pengkodean pesan c. Saluran

a. Pengiriman pesan

b. Pengkodean pesan

c. Saluran komunikasi

d. Umpan balik

26. Aspek komunikasi yang berkaitan dengan diri manusia antara lain adalah aspek motivasi, menurut Abraham Maslow, kebutuhan akan dapat menjadi seorang yang dapat memimpin beberapa anggota tim adalah kebutuhan pada level:

a. Aktualisasi diri

b. Sosial

c. Keamanan

d. Penghargaan

27. Orang yang biasanya pendiam, mementingkan kepentingan diri sendiri adalah ciri orang yang digolongkan dalam tipe:

a. Individualis b. Introvert c. Extrovert d. Sosial a. Komunikasi masal b. Komunikasi antar pribadi
a. Individualis
b. Introvert
c. Extrovert
d. Sosial
a. Komunikasi masal
b. Komunikasi antar pribadi
c. Komunikasi sosial
d. Komunikasi bisnis
a. Komunikasi organisasi

b.

c. Komunikasi bisnis

d. Komunikasi antar pribadi

Komunikasi manajemen

28.

Komunikasi yang berlangsung dalam suatu masyarakat yang membicarakan seputar masalah yang berkaitan dengan masalah sosial, jika dilihat dari lingkup komunikasi termasuk dalam jenis komunikasi:

29.

Komunikasi yang berbicara seputar usaha atau suatu transaksi, jika dilihat dari konteks lingkup komunikasi, termasuk dalam jenis komunikasi:

5

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

30. Komunikasi antar sesama tim audit atau antar staf dengan tingkatan yang sama adalah contoh dari:

a. Komunikasi lisan

b. Komunikasi horisontal

c. Komunikasi verbal

d. Komunikasi sosial

31. Dalam proses wawancara, perlu diciptakan suasana psikologis yang mendukung

agar diperoleh informasi secara baik. Suasana psikologis ini antara lain adalah: a. Suasana kerja sama
agar diperoleh informasi secara baik. Suasana psikologis ini antara lain adalah:
a. Suasana kerja sama yang baik, ramah tamah, saling menghargai
b. Saling mempercayai, timbulkan kesan tamak, dan tidak aman
c. Tidak saling menghargai, tidak ada kerja sama, dan nyaman
d. Rasa saling percaya, perbedaan pendapat, tidak saling menghargai
a. Netral, adil, dan bersikap ramah
b. Melakukan pencatatan dan menilai jawaban
c. Melakukan penggalian atas pertanyaan yang diajukan
d. menyampaikan opini terhadap hal yang tidak disetujuinya
Sebelum melakukan
wawancara,
perlu
membuat
janji
dengan
pihak
diwawancarai. Waktu wawancara sebaiknya:
a. Ditentukan sendiri oleh pewawancara
b. Penentuan waktu diserahkan kepada pihak yang diwawancarai
c. Siang atau pagi hari, pada saat jam kerja
d. Dapat dilakukan pada jam kerja maupun di luar jam kerja
Tidak
menentang
ataupun
bereaksi
menyatakan
bersikap:
a. Netral
b. Adil
c. Bersikap ramah
d. Menghindari ketegangan
a. Netral

b.

c. Bersikap ramah

d. Menghindari ketegangan

Adil

32.

Berikut ini adalah contoh sikap pewawancara yang perlu diperhatikan dalam proses wawancara:

33.

yang

34.

tidak setuju, heran, atau

merendahkan dan sebagainya, merupakan ciri dari seorang pewawancara yang

35.

Mewawancarai dengan santai bagai obrolan biasa, merupakan ciri dari seorang pewawancara yang bersikap:

6

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

36. Dalam teknik interogasi dikenal tujuan primer dan sekunder. Berikut ini adalah tujuan primer dari dilakukannya interogasi:

a. Untuk mengetahui berapa orang yang tersangkut dalam penyimpangan dan peranan masing-masing

b. Mengungkapkan pola kejahatan yang dilakukan oleh seseorang yang bersalah

c. Mengungkapkan pelaku peserta yang bekerja untuk pelaku utama

d. Menemukan hasil-hasil kejahatan

untuk pelaku utama d. Menemukan hasil-hasil kejahatan 37. Meminta penegasan dengan pihak ketiga mengenai suatu

37. Meminta penegasan dengan pihak ketiga mengenai suatu data atau informasi,

sehingga

auditor

akan menyakini kebenaran dari angka-angka pembukuan,

maupun dari bukti lain, merupakan pengertian dari: a. Wawancara b. Interogasi c. Konfirmasi d. Data
maupun dari bukti lain, merupakan pengertian dari:
a. Wawancara
b. Interogasi
c. Konfirmasi
d. Data terbuka
a. Akomodasi
b. Menghindari
c. Persaingan
d. Kolaborasi
a. Akomodasi
b. Kompromi
c. Persaingan
d. Kolaborasi
a. Sifat ingin bekerja sama yang tinggi dan sifat ingin menguasai tinggi
b. Sifat ingin bekerja sama yang tinggi dan sifat ingin menguasai rendah
c. Sifat ingin bekerja sama yang rendah dan sifat ingin menguasai tinggi
d. Sifat ingin bekerja sama yang rendah dan sifat ingin menguasai rendah

38.

Gaya manajemen konflik yang memiliki sifat ingin menguasai (assertiveness) tinggi, sedangkan keinginan untuk bekerja sama rendah, dikenal dengan gaya manajemen konflik:

39.

Gaya manajemen konflik yang memiliki sifat ingin menguasai (assertiveness) pada tingkat sedang, dan keinginan untuk bekerja sama pada tingkat sedang juga, dikenal dengan gaya manajemen konflik:

40.

Gaya manajamen konflik model akomodatif adalah manajemen konflik yang mengutamakan:

7

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

41. Berikut ini adalah manfaat komunikasi lisan yang dilakukan dengan tatap muka:

a. Umpan balik diperoleh seketika, adanya kejelasan makna, dapat menimbulkan suasana penuh keakraban

b. Komunikan dapat langsung menanyakan kepada komunikator, tidak adanya ekspresi fisik, suasana yang tidak demokratis

c. Suasana kekeluargaan, dapat menanyakan hal yang tidak dipahami, dan dapat timbul kesalahpahaman Dapat timbul kesalahpahaman, suasana yang tidak harmonis, umpan balik secara tidak langsung

d.

a. b. c. d. Pesan yang diekspresikan baik secara sengaja atau tidak sengaja gerakan/tindakan/perilaku adalah
a.
b.
c.
d.
Pesan
yang
diekspresikan
baik
secara
sengaja
atau
tidak
sengaja
gerakan/tindakan/perilaku adalah pengertian dari:
a. Komunikasi lisan
b. Komunikasi non verbal
c. Komunikasi verbal
d. Komunikasi antar pribadi
Yang dimaksud dengan komunikasi diadik adalah:
a. Komunikasi antar pribadi yang berlangsung antara 2 (dua) orang
b. Komunikasi antar pribadi yang berlangsung dua arah
c. Komunikasi dengan 2 orang komunikan
d. Komunikasi dengan dua media atau saluran komunikasi
Wawancara memiliki fungsi sebagai metode primer, mengandung pengertian:
a.
b.
c.

42.

Hal berikut harus diperhatikan oleh komunikator dalam melaksanakan komunikasi lisan:

Kemukakan fakta dan kebenaran, usahakan melakukan kritik, dan tunjukan rasa emosional Bersikap superior, jangan bertindak sebagai pembimbing, dan bersikap mengajak

Bersikap empatik dan simpatik, jangan mengkritik, dan jangan emosional Bersikaplah secara meyakinkan, dengan sikap superior, dan tunjukan fakta dan kebenaran

43.

melalui

44.

45.

Apabila wawancara dijadikan satu-satunya alat pengumpul data atau metode utama dalam serangkaian metode pengumpulan data lainnya Apabila wawancara digunakan sebagai alat unntuk mencari informasi yang dapat diperoleh dengan cara lain

Apabila wawancara digunakan untuk tujuan menguji kebenaran dan kemantapan suatu yang telah diperoleh dengan cara lain

d. Apabila wawancara dilakukan secara berhadapan langsung dengan cara tatap muka

8

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

46. Wawancara memiliki fungsi sebagai metode kriterium, mengandung pengertian:

a. Apabila wawancara dijadikan satu-satunya alat pengumpul data atau metode utama dalam serangkaian metode pengumpulan data lainnya

b. Apabila wawancara digunakan sebagai alat untuk mencari informasi yang dapat diperoleh dengan cara lain

c. Apabila wawancara digunakan untuk tujuan menguji kebenaran dan kemantapan suatu yang telah diperoleh dengan cara lain

d. Apabila wawancara dilakukan secara berhadapan langsung dengan cara tatap muka

dilakukan secara berhadapan langsung dengan cara tatap muka 47. Untuk menciptakan suasana psikologis yang kondusif

47. Untuk menciptakan suasana psikologis yang kondusif serta memperoleh informasi yang optimal, hal yang perlu diperhatikan adalah:

a. Pewawancara harus berpenampilan yang dapat menimbulkan kesan yang lebih tinggi dan lebih tahu kepada pihak yang diwawancarai

b. Kemukanan pertanyaan langsung pada masalahnya pada kesempatan pertama

c. Arahkan jawaban orang yang diwawancarai terhadap tujuan pewawancara

d. Berikan dorongan kepada pihak yang diwawancarai, bahwa dia adalah orang penting dan diperlukan sekali

48. Dalam wawancara dikenal istilah “Probing”. Pengertian probing adalah:

a. Mengamati seluruh proses wawancara, termasuk mengamati komunikasi non verbal dari pihak yang diwawancarai

b. Penggalian lebih mendalam dari suatu wawancara

c. Merumuskan keterangan yang diberikan oleh pihak yang diwawancarai

d. Meneliti catatan yang dibuat selama proses wawancara

49. Merekam informasi yang diterima pada saat wawancara tanpa menghiraukan

apakah keterangan itu baik atau tidak baik, menjemukan bagi pewawancara atau menyenangkan, merupakan ciri dari seorang pewawancara yang bersikap:

a. Netral

b. Adil

c. Bersikap ramah

d. Menghindari ketegangan

sehingga dapat a. Netral
sehingga
dapat
a. Netral

Adil

50.

Semua pihak yang diwawancarai harus diperlakukan dengan baik, siapapun dia

kepada pihak yang diwawancarai,

merupakan ciri dari seorang pewawancara yang bersikap:

memberikan

rasa

aman

b.

c. Bersikap ramah

d. Menghindari ketegangan

*** selesai ***

9

Contoh Soal Teknik Komunikasi Audit

KUNCI JAWABAN RELEASE SOAL JUNI 2007

Mata Ajaran : TEKNIK KOMUNIKASI AUDIT Tingkat : Anggota Tim (Terampil dan Ahli) No. Jawaban
Mata Ajaran
:
TEKNIK KOMUNIKASI AUDIT
Tingkat
:
Anggota Tim (Terampil dan Ahli)
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
1. C
11. C
21.
A
31.
A
41.
A
2. B
12. A
22.
A
32.
A
42.
C
3. A
13. A
23.
A
33.
B
43.
B
4. B
14. B
24.
C
34.
A
44.
A
5. A
15. A
25.
D
35.
D
45.
A
6. A
16. B
26.
A
36.
A
46.
C
7. A
17. D
27.
B
37.
C
47.
D
8. B
18. A
28.
C
38.
C
48.
B
9. A
19. B
29.
C
39.
B
49.
A
10. B
20. A
30.
B
40.
B
50.
B

10

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

PETUNJUK:

1.

Soal terdiri atas 50 butir.

2.

Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a, b, c atau d.

3.

Tulislah jawaban Saudara pada lembar jawaban yang telah disediakan.

1.

Meningkatkan penerimaan pajak secara progresif, adil dan jujur serta mengurangi jumlah subsidi yang menjadi beban APBN termasuk kebijakan pemerintah dalam program/bidang:

a. Moneter

b. Konsolidasi fiskal

c. Perpajakan

d. Intensifikasi penerimaan

Konsolidasi fiskal c. Perpajakan d. Intensifikasi penerimaan Peningkatan penerimaan negara terutama dar i sektor pajak di

Peningkatan penerimaan negara terutama dari sektor pajak di satu pihak dan

pengendalian/penajaman prioritas alokasi belanja negara di lain pihak adalah upaya pemerintah dalam:

a. Pengurangan utang negara

b. Menurunkan defisit anggaran

c. Ekstensifikasi sektor perpajakan

d. Efisiensi belanja negara

2.

3.

Pilihlah mana yang bukan merupakan kebijakan pengeluaran di bidang belanja negara:

a.

Melaksanakan proyek yang berdampak luas terhadap penciptaan/peningkatan kesempatan kerja Meningkatkan kesejahteraan aparatur pemerintah dalam batas kemampuan keuangan Negara

Mengalihkan subsidi harga secara bertahap menjadi subsidi kepada masyarakat yang kurang mampu Melaksanakan pembangunan yang difokuskan pada proyek padat modal

b.

c.

d.

4.

a. Pengelola anggaran b. Pengguna anggaran c. Pemangku anggaran d. Penanggung jawab anggaran
a. Pengelola anggaran
b. Pengguna anggaran
c. Pemangku anggaran
d. Penanggung jawab anggaran

Pejabat yang mendapat limpahan wewenang dari presiden untuk menguasai bagian anggaran disebut:

11

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

5.

6.

7.

8.

Barang tidak bergerak milik negara yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi

secara optimal dan efisien kecuali tanah yang bernilai Rp 8.500.000.000,- (delapan milyar lima ratus juta rupiah) dapat dihapuskan setelah mendapat persetujuan tertulis dari:

a. Presiden

b. Menteri Keuangan

c. Menteri Teknis pengguna barang yang bersangkutan Gubernur di lokasi dimana barang tersebut berada

d.

Pernyataan berikut ini sesuai dengan Prinsip Penerimaan Anggaran yang dianut dalam APBN:

Penerimaan biaya pengurusan visa oleh Kedutaan/Perwakilan RI di luar negeri dipergunakan untuk membiayai kegiatan operasional kedutaan yang bersangkutan Penerimaan biaya pengurusan visa oleh Kedutaan/Perwakilan RI di luar negeri disetorkan ke nomor rekening anggaran Menteri Luar Negeri

Penerimaan biaya pengurusan visa oleh Kedutaan/Perwakilan RI di luar negeri disetorkan ke rekening Bendahara Umum Negara Penerimaan biaya pengurusan visa oleh Kedutaan/Perwakilan RI di luar negeri disetorkan ke Bank Indonesia

Penerimaan anggaran mencakup baik penerimaan dalam negeri maupun penerimaan luar negeri Penerimaan anggaran tidak boleh dikompensasikan dengan pengeluaran tertentu dari satuan organisasi yang melakukan penerimaan tersebut

Penerimaan anggaran mencakup seluruh penerimaan pajak dan penerimaan bukan pajak Penerimaan anggaran suatu departemen secara universal dapat langsung digunakan oleh departemen lainnya

Pernyataan berikut ini sesuai dengan prinsip pengeluaran anggaran yang dianut dalam APBN, kecuali:

Pagu anggaran yang dimuat dalam anggaran belanja negara harus dihabiskan dalam tahun anggaran yang bersangkutan Jumlah yang dicantumkan dalam anggaran belanja negara merupakan jumlah maksimum untuk setiap jenis pengeluaran

Pengguna anggaran tidak diperkenankan melakukan tindakan yang membebani belanja negara apabila tidak terdapat anggarannya

Pengguna anggaran tidak diperkenankan melakukan pengeluaran atas beban belanja negara untuk tujuan lain seperti apa yang telah ditetapkan

a. b. c. d. Azas universalitas dalam penerimaan anggaran menyatakan bahwa: a. b. c. d.
a.
b.
c.
d.
Azas universalitas dalam penerimaan anggaran menyatakan bahwa:
a.
b.
c.
d.
a.
b.
c.

d.

12

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

9. Bendahara penerima/penyetor berkala menyetor seluruh penerimaan anggaran yang dipungutnya dalam waktu yang ditentukan sekurang-kurangnya:

a. Tiga hari sekali

b. Seminggu sekali

c. Setiap hari

d. Sebulan sekali

10.

Terkait dengan penerimaan negara pada suatu instansi, hal yang tidak boleh dilakukan adalah:

a. Menyetorkan ke rekening atas nama instansi pada bank pemerintah b. Menyetorkan ke rekening kas
a.
Menyetorkan ke rekening atas nama instansi pada bank pemerintah
b.
Menyetorkan ke rekening kas negara pada giro pos
c.
d.
a.
b.
c.
d.
a.
Dana yang tersedia harus dihabiskan
b.
Sisa dana yang ada dapat digunakan untuk kepentingan lain
c.
d.
Sistem pemungutan PNBP yang dianut dalam APBN kita adalah:
a. Dihitung sendiri oleh wajib bayar (self assessment)
b. Ditetapkan oleh Pemerintah (Official assesment)
c. Gabungan dari jawaban a dan b
d. Dihitung oleh Pihak ketiga (with holding)

Menyetorkan ke rekening kas negara pada bank swasta yang ditunjuk Menyetorkan ke rekening kas negara pada bank BUMN/BUMD yang ditunjuk

11.

Dalam rangka pelaksanaan tugas pembantuan, anggaran untuk pelaksanaannya dimuat di:

Anggaran pendapatan dan belanja kementerian/lembaga yang memberikan penugasan APBD provinsi yang menerima penugasan pembantuan

APBD kabupaten/kota yang menerima penugasan pembantuan Anggaran pendapatan dan belanja tersendiri yang memuat dana tugas pembantuan

Pagu pengeluaran merupakan batas tertinggi (maksimum) untuk setiap jenis pengeluaran artinya:

Dana pada tiap kegiatan harus maksimal penggunaannya Tidak boleh dilampaui dan penggunaannya harus sesuai dengan kebutuhan nyata

12.

13.

14.

Pencairan dana anggaran belanja dari Bendahara Umum Negara didasarkan pada dokumen perbendaharaan berupa:

a. Surat Keputusan Otorisasi (SKO)

b. Surat Perintah Membayar Uang (SPMU)

c. Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)

d. Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)

13

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

15. Wajib pajak menyetorkan hasil pungutan pajaknya kepada:

a. Ditjen Pajak

b. Ditjen Anggaran/Ditjen Perbendaharaan

c. Rekening Kas Negara

d. Bank Indonesia

16. Pemberian uang muka kerja kepada bendahara untuk membiayai keperluan sehari-hari perkantoran disebut:

a. Pembayaran perskot kerja b. Pembayaran sementara c. Pembayaran dengan system Uang Persediaan (UP) d.
a. Pembayaran perskot kerja
b. Pembayaran sementara
c. Pembayaran dengan system Uang Persediaan (UP)
d. Pembayaran langsung
Pengertian revolving fund atau disebut juga artha karya adalah:
a.
Penyediaan dana dalam jumlah tetap yang belum membebani kredit anggaran
b.
Penyediaan dana secara bergulir diantara bendahara
c.
Penyediaan dana abadi yang tidak perlu dipertanggungjawabkan
d.
Dana tetap yang tidak dapat dimanfaatkan sebelum ada klarifikasi
Uang Persediaan yang diberikan kepada bendahara dibebankan pada:
a. Mata anggaran belanja pegawai
b. Mata anggaran belanja barang
c. Mata anggaran belanja perjalanan
d. Mata anggaran khusus
a. Rp 25.000.000,00
b. Rp
5.000.000,00
c. Rp 10.000.000,00
d. Rp
1.500.000,00
a. Rincian rencana penggunaan dana untuk keperluan selama satu bulan
b. Dokumen kontrak asli
c. Berita Acara Serah Terima Barang
d. Bukti kuitansi asli dari pihak ketiga

Pembayaran dengan Uang Persediaan (UP) oleh bendahara kepada penyedia barang/jasa dibatasi sampai setinggi-tingginya:

Pengajuan SPMU-GUP (Ganti Uang Persediaan) dilampiri dengan dokumen berupa:

Yang menerbitkan Surat Perintah Membayar Uang (SPMU) adalah:

a. Bendahara Pengeluaran

b. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)

c. Pengguna Anggaran cq. Pejabat Pembuat SPM

d. Pejabat Pembuat Komitmen

17.

18.

19.

20.

21.

14

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

22. Pertanggungjawaban penggunaan Uang Persediaan dilakukan:

a. Sebulan sekali paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya

b. Pada saat mengajukan SPMU-GUP

c. Setelah bukti-bukti pengeluarannya lengkap

d. Setelah ada permintaan dari KPPN

23. Untuk

pengeluaran

yang

bernilai

kurang

dari

Rp

1.500.000,-

bukti

pertanggungjawabannya berupa:

a. Kuitansi dan berita acara serah terima barang/jasa b. Surat Pesanan Barang dan kuitansi pembayaran
a. Kuitansi dan berita acara serah terima barang/jasa
b. Surat Pesanan Barang dan kuitansi pembayaran
c. Surat Pernyataan Tanggung Jawab
d. Kuitansi asli dari pihak ketiga yang disetuji atasan langsung
Bukti pembayaran yang wajib dipungut PPN adalah yang nilainya:
a. Di atas Rp 10.000.000,00
b. Di atas Rp 5.000.000,00
c. Di atas Rp 1.000.000,00
d. Tidak dibatasi
Pejabat
pengadaan
bernilai:
a. Di atas Rp 100 juta
b. Tidak ada batasan nilai
c. Sampai Rp 50 juta
d. Di atas Rp 50 juta sampai Rp 100 juta
Panitia pengadaan harus berjumlah gasal dengan ketentuan:
a. Sekurang-kurangnya terdiri dari tiga orang
b. Maksimum terdiri dari sebelas orang
c. Paling banyak terdiri dari sembilan orang
d. Sekurang-kurangnya terdiri dari lima orang
Tidak termasuk persyaratan sebagai Panitia/Pejabat Pengadaan adalah:
a. Berstatus Pegawai Honorer
b. Memiliki integritas moral dan tanggungjawab
c. Tidak mempunyai hubungan keluarga dengan pejabat yang mengangkatnya
d. Memahami isi dokumen, prosedur dan metoda pengadaan
Yang tidak dilarang untuk diangkat menjadi Panitia/Pejabat Pengadaan adalah:

a. Bendahara

b. Pegawai BPKP, Itjen, Bawasda

c. Pengguna barang/jasa

d. Pegawai BPKP, Itjen, Bawasda atas kegiatan pengadaan di instansinya

24.

25.

dibentuk untuk melaksanakan paket pengadaan yang

26.

27.

28.

15

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

29. Prinsip-prinsip dasar pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, menurut Keppres 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah adalah:

a. Efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil/tidak diskriminatif, dan akuntabel

b. Efisien, efektif, ekonomis, dan taat azas

c. Tidak melakukan pengadaan barang dan jasa yang tidak tersedia anggarannya Progresif, responsif, kreatif, akuntabel, terbuka, transparan, dan bersaing

d.

a. Pengadaan barang/jasa dapat diikuti oleh semua penyedia barang/jasa b. Pengadaan barang/jasa dapat dilihat oleh
a.
Pengadaan barang/jasa dapat diikuti oleh semua penyedia barang/jasa
b.
Pengadaan barang/jasa dapat dilihat oleh semua penyedia barang/jasa
c.
d.
a. Menteri/pimpinan lembaga
b. Kuasa pengguna anggaran
c. Pejabat pembuat komitmen
d. Panitia pengadaan
Wewenang pejabat/panitia/unit layanan pengadaan adalah:
a. Menetapkan pemenang lelang
b. Mengusulkan calon pemenang lelang
c. Mengendalikan pelaksanaan perjanjian/kontrak
d. Menandatangani perjanjian/kontrak
a. Harus melakukan pascakualifikasi
b. Membatasi penawaran yang masuk
c. Dapat melakukan pasca maupun prakualifikasi
d. Harus melakukan prakualifikasi
Evaluasi
penawaran
yang
digunakan
untuk

30.

Prinsip dasar transparan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah menurut Keppres 80 tahun 2003 menyatakan bahwa:

Informasi pengadaan barang/jasa sifatnya terbuka bagi semua penyedia barang/jasa Pengadaan barang/jasa memberikan perlakuan yang sama kepada semua penyedia barang/jasa

31.

Penyusunan jadwal dan cara pelaksanaan serta lokasi pengadaan barang/jasa dilakukan oleh:

32.

33.

Dalam pengadaan jasa konsultansi dengan metoda seleksi terbatas, panitia pengadaan:

34.

pengadaan barang/jasa

pemborongan/jasa lainnya yang memperhitungkan keunggulan teknis sepadan dengan harganya, mengingat penawaran harga sangat dipengaruhi kualitas teknis

disebut:

a. Sistem gugur

b. Sistem kompetisi

c. Sistem nilai

d. Sistem biaya umur ekonomis

16

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

35. Perusahaan asing hanya dapat mengikuti pengadaan pekerjaan jasa konsultansi yang bernilai:

a. Lebih dari Rp 1 milyar

b. Lebih dari Rp 5 milyar

c. Lebih dari Rp 10 milyar

d. Lebih dari Rp 50 milyar

36. Upaya pendayagunaan produksi dalam negeri pada proses pengadaan barang/jasa antara lain adalah:

a. Dalam mempersiapkan pengadaan barang/jasa sejauh mungkin menggunakan standar nasional dan memperhatikan kemampuan atau potensi nasional

nasional dan memperhatikan kemampuan atau potensi nasional b. Dalam mempersiapkan pengadaan bar ang/jasa sejauh mu
nasional dan memperhatikan kemampuan atau potensi nasional b. Dalam mempersiapkan pengadaan bar ang/jasa sejauh mu

b. Dalam mempersiapkan pengadaan barang/jasa sejauh mungkin menggunakan standar internasional untuk menjaga kualitas barang/jasa

c. Dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang berasal dari luar negeri diupayakan penyedia barang/jasa asing sebagai penyedia barang/jasa utama

d. Apabila sebagian bahan untuk menghasilkan barang/jasa produksi dalam negeri berasal dari impor, harus dipilih barang/jasa yang komponen impornya paling besar

37. Persyaratan yang harus dicantumkan jika penyedia barang/jasanya berasal dari luar negeri adalah:

a.

Harus bekerja sama dengan penyedia barang/jasa asing lainnya Sejauh mungkin seluruh kegiatan dilaksanakan di luar negeri

Adanya kerja sama dengan penyedian barang/jasa nasional Semua barang harus berasal dari luar negeri

b. c. d. a. Kewajiban Negara b. Defisit Perbelanjaan Negara c. Surat Utang Negara d.
b.
c.
d.
a. Kewajiban Negara
b. Defisit Perbelanjaan Negara
c. Surat Utang Negara
d. Sertifikat Utang Negara
a.
b.
c.

d.

38.

Surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah

maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh negara sesuai dengan masa berlakunya disebut:

39.

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk jasa adalah:

Perbandingan antara harga jasa yang diperlukan dikurangi harga komponen jasa luar negeri terhadap harga seluruh jasa yang diperlukan Perbandingan antara harga jasa dalam negeri terhadap harga jasa luar negeri

Perbandingan antara harga jasa terhadap harga kontrak

Perbandingan antara penggunaan jasa dalam negeri terhadap penggunaan jasa luar negeri

17

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

40. Besarnya komponen dalam negeri barang yang ditawarkan oleh penyedia barang:

a. Dihitung sendiri oleh calon penyedia barang

b. Dihitung oleh panitia pengadaan

c. Dihitung oleh calon pengguna barang

d. Dihitung oleh tenaga ahli yang ditunjuk

41. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) merupakan hal berikut ini, kecuali:

a. b. Disusun oleh panitia/pejabat pengadaan Merupakan salah satu acuan dalam menetapkan nilai jaminan c.
a.
b.
Disusun oleh panitia/pejabat pengadaan
Merupakan salah satu acuan dalam menetapkan nilai jaminan
c.
d.
Telah memperhitungkan PPN
Telah memperhitungkan Pajak Penghasilan (PPh)
Dalam
pengadaan
barang/jasa
pemborongan/jasa
lainnya
sifatnya
dengan cara pelelangan umum, panitia pengadaan:
a. Harus melakukan pascakualifikasi
b. Harus melakukan prakualifikasi
c. Dapat melakukan pasca maupun prakualifikasi
d. Semua jawaban salah
a. Pelelangan umum
b. Pelelangan terbatas
c. Pemilihan langsung
d. Penunjukkan langsung
a. Sistem gugur
b. Sistem nilai
c. Sistem biaya umur ekonomis
d. Sistem kompetisi
Kontraktor
asing
hanya
dapat
mengikuti
pengadaan
pekerjaan
pemborongan/konstruksi yang bernilai:
a. Lebih dari Rp 1 milyar
b. Lebih dari Rp 5 milyar

c. Lebih dari Rp 10 milyar

d. Lebih dari Rp 50 milyar

42.

komplek

43.

Dalam keadaan khusus, pengadaan barang/jasa yang sifatnya spesifik dan hanya

dapat dilaksanakan oleh satu penyedia barang/jasa, pabrikan, atau pemegang hak paten, dapat dilakukan dengan metode:

44.

Cara evaluasi penilaian penawaran dengan cara memeriksa dan membandingkan dokumen penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa, disebut:

45.

jasa

18

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

46. Pelelangan dinyatakan gagal, apabila:

a. Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3(tiga)

b. Penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga)

c. Semua penawaran di atas pagu dana yang tersedia

d. Jawaban a, b, dan c benar

47. Dalam hal pengguna barang/jasa atau panitia/pejabat pengadaan menemukan indikasi kuat adanya KKN di antara para penyedia barang/jasa, maka:

kuat adanya KKN di antara para penyedia barang/jasa, maka: a. Panitia/pejabat pen gadan meneliti kewajaran penawaran

a. Panitia/pejabat pengadan meneliti kewajaran penawaran dengan cara memeriksa koefesien harga satuan dasar upah, bahan dan alat dengan membandingkan harga satuan pekerjaan sejenis terdekat

b. Memeriksa dokumentasi yang mendukung KKN

c. Pengguna barang/jasa atau panitia/pejabat pengadaan menghentikan proses pelelangan untuk diperiksa instansi yang berwenang Jawaban a, b, dan c benar

d. a. Metode evaluasi kualitas b. Metode evaluasi kualitas dan biaya c. Metode evaluasi biaya
d.
a. Metode evaluasi kualitas
b. Metode evaluasi kualitas dan biaya
c. Metode evaluasi biaya terendah
d. Metode evaluasi pagu anggaran
a. Kontrak lumpsum
b. Kontrak harga satuan
c. Kontrak gabungan lumpsum dan harga satuan
d. Kontrak terima jadi
barang/jasa
produksi
dalam
negeri,
dikenakan sanksi:
a. Sanksi administrasi

b.

c. Sanksi denda

d. Jawaban a dan b benar

Sanksi finansial

48.

Evaluasi penawaran jasa konsultasi berdasarkan kualitas penawaran teknis terbaik`dari peserta yang penawaran biaya terkoreksinya lebih kecil atau sama

dengan plafond anggaran, dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya, disebut:

49.

Kontrak pengadaan barang/jasa pemborongan atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu dengan jumlah harga pasti dan tetap sampai seluruh pekerjaan dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, disebut:

50.

Bila hasil pemeriksaan dinyatakan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan

maka terhadap penyedia barang/jasa

***selesai***

19

Contoh Soal Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

KUNCI JAWABAN RELEASE SOAL JUNI 2007

Mata Ajaran

:

Pedoman Pelaksanaan Anggaran I

Tingkat : Anggota Tim (Terampil) No. Jawaban No. Jawaban No. Jawaban No. Jawaban No. Jawaban
Tingkat
:
Anggota Tim (Terampil)
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
1.
B
11.
A
21. C
31.
D
41.
D
2.
B
12.
D
22. B
32.
B
42.
C
3.
D
13.
C
23. C
33.
D
43.
D
4.
B
14.
C
24. C
34.
C
44.
A
5.
B
15.
C
25. C
35.
B
45.
D
6.
C
16.
C
26. A
36.
A
46.
D
7.
B
17.
A
27. A
37.
C
47.
D
8.
A
18.
D
28. D
38.
C
48.
D
9.
B
19.
C
29. A
39.
A
49.
D
10.
A
20.
A
30. C
40.
A
50.
D

20

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

PETUNJUK:

1. Soal terdiri atas 50 butir. 2. Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a,
1.
Soal terdiri atas 50 butir.
2.
Pilihlah satu jawaban yang paling benar antara a, b, c atau d.
3.
Tulislah jawaban Saudara pada lembar jawaban yang telah disediakan.
1.
Latar belakang disyaratkannya anggota profesi menempuh ujian sebelum menjadi
anggota adalah:
a.
b.
Memastikan bahwa yang bersangkutan memiliki keahlian dalam profesi tersebut
Agar jumlah anggota profesi tersebut terkendali
c.
d.
Agar terkesan eksklusif
Jawaban a, b dan c benar
2.
Kode etik profesi pada dasarnya merupakan:
a.
Ukuran mutu anggota profesi dalam menjalankan tugasnya
b.
Pedoman kerja anggota saat menghadapi situasi tertentu
c.
d.
Sumber pengetahuan
Pedoman berperilaku dalam melaksanakan tugasnya sehingga menumbuhkan
kepercayaan masyarakat
3.
Agar
suatu
profesi
dapat
bertahan
dalam
memberikan
pelayanan
kepada
masyarakat maka salah satu unsur terpenting adalah:
a. Keahlian
b. Kepercayaan masyarakat
c. Keteraturan tata kerja
d. Pendidikan dan pelatihan
4.
Faktor yang berperan besar dalam mendorong seseorang untuk berlaku tidak etis
antara lain adalah:
a. Dorongan rekan sejawat
b. Keuntungan pribadi
c. Faktor lingkungan
d. Keisengan
5.
Salah satu ciri pekerjaan yang memerlukan standar antara lain adalah:
a. Sifat pekerjaan eksklusif
b. Sifat dan mutu pekerjaan sama
c. Menyangkut kepentingan sebagian kecil pihak
d. Melibatkan rasa seni individual

21

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

6.

Risiko yang akan dihadapi organisasi profesi dari tidak dirumuskannya kode etik yang disepakati bersama adalah:

a. Tidak adanya keseragaman perilaku

b. Masing-masing anggota menginterpretasikan sendiri tindakan yang harus diambil saat menghadapi situasi tertentu

c. Ketidakpercayaan masyarakat kepada profesi karena tidak adanya patokan perilaku profesi yang bisa diyakini masyarakat

d. Jawaban a, b dan c benar

yang bisa diyakini masyarakat d. Jawaban a, b dan c benar 7. Sistem kendali mutu/program jaminan

7.

Sistem kendali mutu/program jaminan kualitas diperlukan:

a.

Agar dapat mempertahankan profesionalisme dan kepercayaan masyarakat /pengguna terhadap profesi yang bersangkutan Untuk menjamin bahwa anggota profesi telah melakukan pekerjaannya dengan

b. sempurna c. d. a. Harus memiliki semangat pengabdian yang tinggi b. Wajib menggalang kerjasama
b.
sempurna
c.
d.
a. Harus memiliki semangat pengabdian yang tinggi
b. Wajib menggalang kerjasama yang sehat dengan sesama auditor
c. Harus mampu menciptakan iklim kerja yang baik dengan pihak yang diperiksa
d. Harus memiliki integritas yang tinggi
a.
b.
c.
d.
a.
Tidak menolak atau meninggalkan tugas tanpa alasan yang jelas
b.
Memberi contoh dalam menaati dan melaksanakan perundang-undangan
c.
d.

Untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa profesinya adalah yang paling unggul dibandingkan profesi lainnya Untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan

8.

Sesuai aturan perilaku auditor dalam berinteraksi dengan sesama auditor, maka seorang auditor:

9.

Aturan perilaku untuk “Waspada terhadap setiap informasi yang diterima dan tidak mudah dipengaruhi” adalah perwujudan aturan perilaku:

Auditor dalam melaksanakan tugasnya harus selalu mempertahankan obyektifitasnya Auditor harus memiliki integritas yang tinggi

Auditor harus memiliki keahlian yang diperlukan dalam tugasnya Auditor harus mampu menjalin interaksi yang sehat dengan pihak yang diperiksa

10.

Salah satu penerapan auditor yang memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada organisasinya adalah:

Tidak menerima imbalan terkait penugasannya Teliti dalam menjalankan tugasnya serta dalam menelusuri adanya ketidakberesan

22

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

11. Salah satu unsur perilaku yang menunjang perilaku auditor harus memiliki keahlian yang diperlukan dalam tugasnya :

a. Mempunyai inisiatif dan kemauan yang keras untuk belajar

b. Mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi

c. Tidak menunda tugas tanpa alasab yang jelas

d. Taat pada ketentuan baik diawasi maupun tidak

12. Dalam berperilaku yang sesuai dengan tuntutan organisasi, auditor diantaranya dituntut untuk:

a. Memiliki integritas yang tinggi

b. Menggalang kerja sama dengan sesama auditor untuk kepentingan organisasi

sama dengan sesama auditor untuk kepentingan organisasi c. Menjaga perilaku di depan auditan agar yang ber

c. Menjaga perilaku di depan auditan agar yang bersangkutan menaruh rasa hormat kepada organisasi

d. Menggalang kerja sama dengan auditan untuk kepentingan organisasi

kerja sama dengan audit an untuk kepentingan organisasi a. Tidak dapat diintimidasi, dan bertanggungjawab, jujur,
a. Tidak dapat diintimidasi, dan bertanggungjawab, jujur, dan berani b. Bertanggungjawab, jujur, berani, dan bijaksana
a. Tidak dapat diintimidasi, dan bertanggungjawab, jujur, dan berani
b. Bertanggungjawab, jujur, berani, dan bijaksana
c. Bijaksana, teliti, jujur, dan bertanggungjawab
d. Berani, bijaksana, jujur, dan percaya diri
auditor
dalam
berinteraksi
dengan
sesama
auditor
antara
tercermin dalam bentuk:
a.
Auditor
harus
saling
mengingatkan,
membimbing
dan
b.
c.
d.
Pengendalian
Mutu
Ikatan
Akuntan
Indonesia
promosi hanya diberikan kepada personel yang terseleksi dan memiliki
yang dipersayaratkan. Kualifikasi tersebut setidaknya mencakup:
a. Karakter, ketekunan, pertimbangan (judgment), dan motivasi
b. Karakter, intelegensi, pertimbangan (judgment), dan motivasi
c. Senioritas, intelegensi, pertimbangan (judgment), dan motivasi
d. Senioritas, ketekunan, pertimbangan (judgment), dan motivasi

13. Seseorang dikatakan memiliki integritas jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

14. Perilaku

lain

akan

perilaku

sesama auditor Auditor harus mampu menciptakan iklim kerja yang baik dengan pihak yang diperiksa

mengoreksi

Auditor harus senantiasa menjaga penampilannya Auditor tidak menolak dan/atau meninggalkan penugasan untuk kepentingan pribadi

bahwa

kualifikasi

15. Standar

mensyaratkan

16. Berdasarkan Kode Etik Akuntan Indonesia yang disusun Ikatan Akuntan Indonesia, perpindahan staf antar kantor akuntan (KAP):

a. Dapat dilakukan kapanpun

b. Tidak diatur dalam kode etik

c. Diserahkan sepenuhnya kepada staf yang akan pindah

d. Harus dengan persetujuan KAP terdahulu

23

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

17. Upaya yang ditempuh profesi audit untuk meyakinkan diri bahwa anggota profesi telah melaksanakan standar audit dituangkan dalam:

a. Kode etik profesi

b. Aturan sanksi

c. Sistem kendali mutu

d. Sistem pengendalian intern

18. Berikut ini aturan perilaku auditor sesuai tuntutan organisasi, kecuali:

a. Auditor harus memiliki keahlian yang diperlukan dalam tugasnya b. Auditor harus memiliki integritas yang
a.
Auditor harus memiliki keahlian yang diperlukan dalam tugasnya
b.
Auditor harus memiliki integritas yang tinggi
c.
d.
mengefektifkan
penerapan
aturan
perilaku
maka
langkah
berikut
diperlukan:
a. Penerapan sanksi bagi yang melanggar
b. Kontrol sosial
c. Penetapan pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan sanksi
d. Jawaban a, b dan c benar
a. Wajib memanfaatkan hasil pemeriksaan auditor internal
b. Dapat memanfaatkan hasil pemeriksaan auditor internal
c. Tidak boleh memanfaatkan hasil pemeriksaan auditor internal
d. Wajib menggunakan tenaga auditor dari Kantor Akuntan Publik
a. Aturan perilaku APFP
b. Standar perilaku APFP
c. Standar audit APFP
d. Jawaban a, b dan c benar
a.

Auditor senantiasa harus menjaga penampilannya Auditor dalam menjalankan tugasnya harus selalu mempertahankan obyektifitasnya

ini

19. Untuk

20. Dalam melaksanakan tugasnya, BPK:

21. Prinsip-prinsip dasar dan persyaratan yang diperlukan APFP serta akuntan publik yang ditugaskan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi suatu APFP untuk menjamin mutu hasil audit dan konsistensi pelaksanaan tugas audit disebut:

22. Standar audit APFP mengelompokkan standar audit ke dalam 5 (lima) kategori sebagai berikut:

Standar umum, standar pelaksanaan audit keuangan, standar pelaporan audit keuangan, standar pelaksanaan audit internal, dan standar pelaporan audit internal

b. Standar umum, standar pelaksanaan audit, standar pelaporan, standar pengendalian internal, dan standar tindak lanjut

c. Standar umum, standar koordinasi dan kendali mutu, standar pelaksanaan, standar pelaporan, dan standar tindak lanjut

d. Standar audit kecurangan, standar audit kinerja, standar audit keuangan, standar pelaporan, dan standar tindak lanjut

24

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

23. Standar umum dalam standar audit APFP mengatur tentang:

a. Persyaratan umum seorang auditor

b. Persyaratan umum cara melaksanakan audit

c. Persyaratan umum institusi auditor

d. Jawaban a, b dan c benar

24. Pertimbangan penetapan standar koordinasi dan kendali mutu dalam standar audit APFP adalah:

a. Menghindari tumpang tindih pemeriksaan antar auditor internal b. Beragamnya institusi auditor internal c. Penegasan
a. Menghindari tumpang tindih pemeriksaan antar auditor internal
b. Beragamnya institusi auditor internal
c. Penegasan bahwa auditor internal akan menerapkan kendali mutu
d. Jawaban a, b dan c benar
Bukti audit yang relevan adalah bukti audit yang:
a.
b.
c.
d.
a. Disarankan
b. Harus
c. Tidak harus
d. Tergantung pertimbangan auditor
Kriteria sebagai ukuran standar untuk menilai harus memenuhi syarat antara lain:
a. Disepakati oleh auditor maupun auditan
b. Ditetapkan sepihak berdasarkan judgment auditor
c. Ditetapkan auditor dengan mengacu pada pertimbangan keilmuan
d. Mengikuti acuan yang digunakan auditan
Dasar penetapan materialitas adalah ukuran:
a. Kuantitatif
b. Kualitatif
c. Gabungan ukuran kuantitatif dan kualitatif
d. Yang tidak memerlukan penetapan ukuran materialitas

Memenuhi persyaratan hukum dan undang-undang Dapat diandalkan berkaitan dengan sumber dan cara perolehan bukti itu sendiri

Secara logis mendukung atau menguatkan pendapat atau argumen yang berhubungan dengan tujuan dan simpulan audit Sah dan dapat diandalkan untuk menjamin kesesuaian dengan faktanya

Standar pelaporan diantaranya menyatakan laporan telah dilaksanakan berdasarkan standar audit yang berlaku. Pernyataan ini sifatnya adalah:

Tujuan penilaian yang dilakukan auditor atas keandalan struktur pengendalian intern adalah:

a. Untuk menentukan luas dan lingkup pengujian yang akan dilaksanakan

b. Untuk memperoleh temuan audit

c. Untuk meyakini tercapainya kegiatan organisasi

d. Untuk meyakini tidak terjadinya perbuatan melanggar hukum

25.

26.

27.

28.

29.

25

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

30. Kertas kerja audit agar dapat memenuhi tujuannya harus disusun secara lengkap. Yang dimaksud lengkap adalah:

a. Semua informasi penting yang relevan telah dicantumkan

b. Rapi dan mudah dibaca

c. Tidak memerlukan penjelasan tambahan atau tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda

d. Singkat dan padat tanpa mengorbankan informasi yang penting

a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. independen dalam
a.
b.
c.
d.
a.
b.
c.
d.
a.
b.
c.
d.
a.
independen dalam pelaksanaan auditnya

Bagaimana persepsi publik tentang independensi auditor

31. Standar Koordinasi dan Kendali Mutu antara lain menyatakan bahwa:

Audit harus direncanakan dan dikoordinasikan sebaik-baiknya Dalam segala hal yang berkaitan dengan penugasan, APFP harus menerapkan standar kendali mutu

Koordinasi pengawasan antar APFP harus dilakukan secara terus-menerus Pekerjaan audit harus direncanakan sebaik-baiknya, dan jika digunakan asisten harus disupervisi dengan semestinya

32. Yang termasuk kategori Standar Pelaksanaan dari Standar Audit APFP, adalah:

Bukti audit yang relevan, kompeten, dan cukup harus diperoleh sebagai dasar yang memadai untuk mendukung pendapat, simpulan, dan rekomendasi Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan peltihan teknis yang cukup sebagai auditor

Dalam segala hal yang berkaitan dengan penugasan, APFP dan para auditornya harus menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh Pekerjaan audit harus direncanakan sebaik-baiknya dengan cara menilai keandalan struktur pengendalian intern

33. Yang termasuk dalam Standar Pelaporan dari Standar Audit APFP adalah:

Auditor harus melaporkan status temuan serta rekomendasi yang belum ditindak lanjuti Laporan audit harus disampaikan ke Kejaksaan jika mengandung indikasi Tindak kriminal

Laporan audit harus dibuat secara tertulis segera setelah berakhirnya pelaksanaan audit Laporan Audit harus didistribusikan kepada masyarakat sebagai sarana akuntabilitas

34. Independensi profesi diukur dari:

Keyakinan auditor sendiri tentang kemampuannya menerapkan sikap mental

b.

c. Kemampuan auditor merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan hasil auditnya tanpa dipengaruhi pihak lain

d. Semua jawaban benar

26

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

35. Sifat dasar independensi adalah:

a. Sulit diukur

b. Sulit didemonstrasikan

c. Tergantung pada persepsi pengguna jasa audit

d. Jawaban a, b dan c benar

36. Dalam pelaksanaan audit dan penulisan laporan, auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama. Standar ini antara lain menghendaki bahwa:

a. b. c. d. a. b. c. d. a. Mengungkapkan seluruh informasi penting tanpa perkecualian
a.
b.
c.
d.
a.
b.
c.
d.
a. Mengungkapkan seluruh informasi penting tanpa perkecualian
b. Mengutamakan pengungkapan kesalahan
c. Memuat tujuan, lingkup, dan metodologi audit
d. Memuat laporan keuangan auditan
a.

b.

c. Auditor harus meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan audit

d. Auditor menggunakan tenaga ahli dalam hal tidak mampu melakukan sendiri

Auditor tidak campur tangan dalam manajemen dan operasi auditan

Auditor menjamin bahwa pelaksanaan auditnya bebas dari kesalahan Auditor bertanggung jawab untuk mendalami dan mematuhi standar audit dalam segala kegiatan auditnya

Melakukan audit secara terinci untuk menemukan kesalahan dan penyimpangan pada setiap penugasan audit Menjamin secara mutlak bahwa segala bentuk kesalahan akan dapat ditemukan auditor

37. Berikut ini termasuk kategori Standar Tindak lanjut dari Standar Audit APFP, kecuali:

APFP mengkomunikasikan kepada manajemen auditan bahwa tanggung jawab untuk menyelesaikan atau menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi berada pada pihak auditan APFP harus melaporkan status temuan beserta rekomendasi audit sebelumnya yang belum ditindaklanjuti

APFP harus memantau tindak lanjut atas temuan beserta rekomendasi APFP melaporkan temuan yang berindikasi adanya tindakan melawan hukum kepada aparat hukum

38. Menurut Standar Pelaporan dari Standar Audit APFP, laporan audit operasional harus:

39. Dalam semua hal yang berhubungan dengan penugasan, independensi harus dipertahankan oleh APFP dan para auditornya. Sehubungan dengan ketentuan tersebut maka:

Auditor harus dapat bersikap seperti seorang penuntut dalam perkara pengadilan

27

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

40. Dalam standar audit, tujuan penilaian struktur pengendalian intern adalah:

a. Untuk menentukan keekonomisan, efisiensi, dan efektifitas operasi auditan

b. Untuk menentukan ketaatan terhadap kebijakan manajerial

c. Untuk menetapkan kriteria penilaian dalam audit

d. Untuk menentukan luas dan lingkup pengujian yang perlu dilakukan

41. Hal-hal

penting

yang

harus

didokumentasikan,

menurut

Standar

Audit

APFP,

diantaranya adalah:

a. Kertas kerja audit b. Prosedur audit yang ditempuh c. Pedoman audit d. Jawaban a,
a. Kertas kerja audit
b. Prosedur audit yang ditempuh
c. Pedoman audit
d. Jawaban a, b dan c benar
a.
Semua informasi penting yang relevan telah dicantumkan
b.
Rapi dan mudah dibaca
c.
d.
a. Koreksi kesalahan yang tidak melibatkan prinsip akuntansi
b. Laporan setelah terjadi penggabungan kepentingan
c. Perubahan dalam satuan usaha yang membuat laporan
d. Koreksi kesalahan penerapan prinsip akuntansi
a. Koreksi kesalahan yang tidak melibatkan prinsip akuntansi
b. Perubahan dalam estimasi akuntansi
c. Perubahan dalam klasifikasi
d. Perubahan dalam satuan usaha yang membuat laporan
a.
b.
c.
d.
Informasi yang diperoleh selama melakukan audit tidak bersifat rahasia
Kertas kerja audit tidak bersifat rahasia bagi auditan

42. Kriteria jelas dalam penyusunan kertas kerja audit maksudnya adalah:

Tidak memerlukan penjelasan tambahan atau tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda Singkat dan padat tanpa mengorbankan informasi yang penting

43. Perubahan akuntansi yang tidak mempengaruhi konsistensi adalah:

44. Perubahan akuntansi yang mempengaruhi konsistensi adalah:

45. Pernyataaan yang paling tepat sehubungan dengan kerahasiaan adalah:

Auditor mutlak wajib menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan audit Auditor dapat menyampaikan informasi rahasia hasil auditnya jika diwajibkan demikian sesuai tuntutan perundangan

46. Tujuan utama dilakukannya koordinasi pengawasan antar APIP adalah untuk:

a. Mendorong sinerji pelaksanaan tugas APIP

b. Mengatur jadwal audit pada satu auditan tertentu yang menjadi obyek audit lebih dari satu instansi auditor

c. Membagi-bagi wilayah kerja antar auditor

d. Jawaban a, b dan c benar

28

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

47. Dalam hal auditan menggunakan komputer dalam operasi dan pengolahan datanya, maka auditor harus mempertimbangkan hal berikut ini:

a. Struktur organisasi bagian pengolahan data

b. Kompleksitas operasi komputer auditan

c. Tersedianya data

d. Jawaban a, b dan c benar

48. Yang wajib bertanggung jawab untuk menciptakan struktur pengendalian intern yang efektif guna meyakinkan ketaatan terhadap peraturan perundangan adalah:

a. Auditor b. Manajemen c. Auditor bersama-sama manajemen d. Pemerintah a. Auditan b. Auditor c.
a. Auditor
b. Manajemen
c. Auditor bersama-sama manajemen
d. Pemerintah
a. Auditan
b. Auditor
c. Auditor bersama-sama auditan
d. Sekretariat instansi auditor
a.
b.
c.
Staf sekretariat institusi auditor sebagai pihak yang paling netral
d.
Boleh dilakukan siapapun dari institusi auditor sepanjang kompeten
***selesai***

Auditor yang melakukan audit sebagai pihak yang memahami masalahnya Auditor lain dari institusi audit yang bersangkutan untuk menjaga independensi

49. Yang bertanggung jawab atas pelaksanaan tindak lanjut temuan hasil audit dan rekomendasi adalah:

50. Pelaksanaan pemantauan tindak lanjut hendaknya dilakukan oleh:

29

Contoh Soal Kode Etik dan Standar Audit

KUNCI JAWABAN RELEASE SOAL JUNI 2007

Mata Ajaran

:

KESA

Tingkat : Anggota Tim (Terampil dan Ahli) No. Jawaban No. Jawaban No. Jawaban No. Jawaban
Tingkat
:
Anggota Tim (Terampil dan Ahli)
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
No.
Jawaban
1.
A
11.
A
21. C
31.
C
41.
B
2.
D
12.
A
22. C
32.
A
42.
C
3.
B
13.
B
23. D
33.
C
43.
A
4.
B
14.
A
24. D
34.
B
44.
D
5.
B
15.
B
25. C
35.
D
45.
B
6.
D
16.
D
26. B
36.
B
46.
A
7.
A
17.
C
27. A
37.
D
47.
D
8.
B
18.
C
28. C
38.
C
48.
B
9.
C
19.
D
29. A
39.
B
49.
A
10.
A
20.
B
30. A
40.
D
50.
D

30