P. 1
T- Mekanik Otomotif-SMK 2004

T- Mekanik Otomotif-SMK 2004

|Views: 678|Likes:
Dipublikasikan oleh Kris

More info:

Published by: Kris on Jan 21, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

7

KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

GARIS-GARIS BESAR

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL EDISI 2004

DAFTAR TIM PERUMUS Bandung, Mei 2003

Dr. Ir. Toto Hardianto. Ketua

Dr. Ir. T.A. Fauzi Soelaiman
Anggota

Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja
Anggota

Drs. Dadang Hidayat Anggota

KATA PENGANTAR Kurikulum SMK Edisi 2004 dirancang sebagai upaya penyempurnaan terhadap Kurikulum SMK Edisi 1999, hal inipun sejalan dengan Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang Tahun 2020, yang bertujuan untuk : Menata ulang (re-engineering) sistem pendidikan dan pelatihan kejuruan yang permeable dan flexible dengan penerapan pola pembelajaran Competence Based Training (CBT); serta menata ulang bidang/program keahlian dan sistem pembelajaran pada SMK dengan menerapkan CBT serta menjadi bagian yang integral dari upaya peningkatan kualitas SDM wilayah/daerah agar pada gilirannya dapat berkembang menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Terpadu (PPKT). Dengan tetap mengacu kepada Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993 yang berisi Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta dengan melihat berbagai pengalaman di lapangan dalam hal implementasi Kurikulum SMK Edisi 1999, maka disusunlah buku “Garis-Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan (GBPP) Kurikulum SMK” Edisi 2004 dengan prinsip-prinsip yang dianut sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. berpendekatan saintifik, berbasis kecakapan hidup (life skill), berbasis competensi (competency-based), berbasis produksi (production-based), luas, kuat dan mendasar (broad based curiculum, BBC), berbasis ganda (dual based program), dan pembelajaran tuntas (mastery learning).

GBPP Kurikulum SMK Edisi 2004 ini merupakan bagian yang integral dari kelengkapan kurikulum SMK yakni Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta Pedoman Pelaksanaan Kurikulum SMK. Penerbitan GBPP ini pula didorong oleh tuntutan kebutuhan lapangan, terutama SMK dan Institusi Pasangannya, yang memerlukan adanya dokumem kurikulum yang benar-benar telah dirancang untuk melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Sesuai dengan berbagai kemungkinan perkembangan yang terjadi pada masa yang akan datang, maka tidak menutup kemungkinan bahwa GBPP ini memerlukan proses penyempurnaan yang berlanjut dan berkesinambungan dalam rangka penyesuaian terhadap perkembangan tersebut. Kiranya dokumen kurikulum ini dapat membantu pihak pihak penyelenggara pendidikan kejuruan, khususnya SMK serta Institusi Pasangannya, sehingga upaya peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan menengah kejuruan dapat benarbenar terwujud serta mencapai sasaran yang diinginkan.

Bandung,

Mei 2003

REKOMENDASI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 ii .

. C........ 9... 15.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ………………………………………………………….. Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan …………...... Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik ………………………….. Pelaksanaan Prosedur Diagnosa …………………………. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ……....………………….. Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja 21 6. Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen ……………. DAFTAR ISI …………………………………………………………………….......... Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai .. Pemeriksaan Sistem Kemudi …………………………... Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 24 28 29 30 32 36 38 39 40 iii ..........……………………...... G... Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan …………………………. Melaksanakan Prosedur Pengelasan........……………... Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur ……………………………… 4. DESKRIPSI PEMBELAJARAN ....………………………… F... 7... LANDASAN HUKUM….. B.. DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI ………………………… K.... Pemeriksaan Sistem Suspensi …………………………. RUANG LINGKUP PEKERJAAN ………………………….……………… H........... 14.. 11..... SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM …………………………………… L...…………….. Pematrian. D. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN …………………... 3. A...………………. Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual .. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN ……….. I.………….... Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam ……. Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja ..... 2. Persiapan Menggambar Teknik ………………………………………….………………………………………………….....……………… 10.. 13.…………… E. LEVEL KUALIFIKASI ………………………….. UNIT KOMPETENSI KUNCI …………………………………………….... Pembongkaran. J...... 12.... PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM ………. Pengujian......………………………..... REKOMENDASI ………………………………………………………………...……….... 1.. Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya …………..……………… i ii iii 1 1 1 2 6 7 7 7 8 9 11 14 14 15 16 18 5. DAFTAR UNIT KOMPETENSI ………………………………..... 8...........

......... Perbaikan Sistem Pengapian ………………. Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual ……. Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi …………...…………....................... 29.. Perbaikan Unit Final Drive/Gardan …………....... Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin ……………... 38....……………….....………………....................……………….. KURIKULUM TERSELUBUNG ……………………………………..… N...………………....... Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda ... 40.. 18. 26... Perbaikan Sistem Suspensi ………………. 30..………………. 44... 21.... Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya …………….. 35...... Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda …. Perbaikan Sistem Kemudi ………………. Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya …………….....................…………… 43.... 19......……………….. 37.. Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin ………….. Pelaksanaan Perbaikan Radiator ………………..... 28... 31........ Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel ……………... 41..………………. Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya .. Pengujian.......……………… 42.....………………...………………... Pemasangan.... Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel …..………………....………………...........………………... 34........………………....... 32.... 22.................………….......... Perbaikan Transmisi Manual ……………….... dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring M..………………........... 25. Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi …………. Pemeliharaan/Servis Sistem Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian …………………………...... Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya ..... 41 42 43 44 46 47 48 49 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 62 63 64 65 66 67 68 69 71 72 73 76 77 83 iv 23......... Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan ….………………..... 36... Perbaikan Sistem Kelistrikan ………………. 20. Perbaikan Sistem AC (Pendingin) dan Komponen-komponennya …..……………….. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI ……… DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………… Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 ..... 24.. 39.. 27.......16..... 17...………………... Perbaikan Sistem Rem ………………. Pemeliharaan/Servis Sistem Rem ………………. Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian ……………….. 33. Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan …....... Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) ………………......

mampu berkompetisi dan mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Teknik mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. menjadi warga negara yang produktif.A. 3. mampu mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Teknik Mesin. 4. LANDASAN HUKUM Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 i . khususnya Teknik Mekanik Otomotif. B. adaptif dan kreatif. C. Sebagian dari daftar unit kompetensi ini diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN Daftar unit kompetensi di bawah ini adalah daftar unit kompetensi berdasarkan IAPSD untuk Keahlian Mekanik Otomotif. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN TEKNIK MESIN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Teknik Mekanik Otomotif bertujuan menyiapkan siswa/tamatan untuk : 1. menjadi tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri pada saat ini dan masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Teknik Mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. 2.

No. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan Pelaksanaan Teknik Pematrian Persiapan Menggambar Teknik Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Pengesetan. Pematrian. OPKR-10-001B OPKR-10-002B OPKR-10-003B OPKR-10-004B OPKR-10-005B OPKR-10-006B OPKR-10-007B OPKR-10-008B OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-011B OPKR-10-012B OPKR-10-013B OPKR-10-014B OPKR-10-015B OPKR-10-016B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen Pemasangan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis Sistem Hidrolik Perbaikan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Kompresor Udara dan Komponen-komponennya Melaksanakan Prosedur Pengelasan.D. DAFTAR UNIT KOMPETENSI Berikut ini adalah daftar lengkap Unit Kompetensi yang ada berdasarkan IAPSD. Pengoperasian dan Pengontrolan Mesin Khusus Pelaksanaan Pekerjaan Permesinan Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan Pelaksanaan Prosedur Diagnosa Pelaksanaan Diagnosa Pada Sistem yang Kompleks Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja Kontribusi Komunikasi di Tempat Kerja Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melatih Kelompok Kecil Merencanakan Penilaian Melaksanakan Penilaian Mengkaji Ulang Penilaian Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponenkomponennya Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Unit Kompetensi untuk SMK √ Judul Unit Kompetensi 17 18 19 20 21 22 23 24 25 OPKR-10-017B OPKR-10-018B OPKR-10-019B OPKR-10-020B OPKR-10-021B OPKR-10-022B OPKR-10-023B OPKR-20-001B OPKR-20-002B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 2 . Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Unit Komp. Sebagian Unit Kompetensi dari daftar ini dipilih sebagai Unit Kompetensi untuk tingkat SMK. sedangkan sebagian lagi dipilih untuk tingkat Community College.

No. Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya Overhaul Komponen Sistem Pendingin Pelaksanaan Perbaikan Radiator Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin Overhaul Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel Overhaul Komponen-komponen Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Pemeliharaan/Servis Sistem Kontrol Emisi Pembuatan Sistem Gas Buang (Knalpot) dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Turbo Balance Komponen-komponen Engine Membuat Cetak Biru/Blueprinting dari Komponen Mesin Pelaksanaan Korter dan Penghalusan Silinder Unit Kompetensi untuk SMK 34 35 36 37 38 39 40 41 42 OPKR-20-010B OPKR-20-011B OPKR-20-012B OPKR-20-013B OPKR-20-014B OPKR-20-015B OPKR-20-016B OPKR-20-017B OPKR-20-018B √ √ √ √ √ √ √ 43 44 45 46 47 48 49 50 OPKR-20-019B OPKR-20-020B OPKR-20-021B OPKR-20-022B OPKR-20-023B OPKR-20-024B OPKR-20-025B OPKR-20-026B √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 3 . Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Rebuild Komponen Mesin Rekondisi Komponen Engine Perakitan Kepala Silinder. Urut 26 27 28 29 30 31 32 33 Unit Komp. OPKR-20-003B OPKR-20-004B OPKR-20-005B OPKR-20-005B OPKR-20-006B OPKR-20-007B OPKR-20-008B OPKR-20-009B Judul Unit Kompetensi Overhaul Engine dan Komponen-komponennya Perakitan Blok Engine dan Kelengkapannya.

Urut 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 Unit Komp.No. OPKR-20-027B OPKR-30-001B OPKR-30-002B OPKR-30-003B OPKR-30-004B OPKR-30-005B OPKR-30-006B OPKR-30-007B OPKR-30-008B OPKR-30-009B OPKR-30-010B OPKR-30-011B OPKR-30-012B OPKR-30-013B OPKR-30-014B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-003B OPKR-40-004B OPKR-40-005B OPKR-40-006B OPKR-40-007B OPKR-40-008B OPKR-40-009B OPKR-40-010B OPKR-40-011B OPKR-40-012B OPKR-40-013B OPKR-40-014B OPKR-40-015B OPKR-40-016B Judul Unit Kompetensi Pelaksanaan Pekerjaan Gerinda dan Penghalusan Permukaan Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponennya Sistem Pengoperasian Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya Overhaul Kopling dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual Perbaikan Transmisi Manual Overhaul Transmisi Manual Pemeliharaan/Servis Transmisi Otomatis Perbaikan Transmisi Otomatis Overhaul Transmisi Otomatis Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan Perbaikan Unit Final Drive/Gardan Overhaul Unit Final Drive/Gardan Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Rem Perbaikan Sistem Rem Overhaul Komponen Sistem Rem Penempelan Kanvas Rem dan Menggerinda Radius Pelaksanaan Perekatan Kanvas Rem Pengerjaan Tromol dan Piringan Rem dengan Mesin Pemeriksaan Sistem Kemudi Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi Perbaikan Sistem Kemudi Overhaul Komponen Sistem Kemudi Pemeriksaan Sistem Suspensi Perbaikan Sistem Suspensi Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi Pelaksanaan Pekerjaan Pelurusan Roda / Spooring Balans Roda/Ban Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 4 .

Memasang dan Menyetel Roda Pemilihan Ban dan Pelek Untuk Pemakaian Khusus Pembongkaran. OPKR-40-017B OPKR-40-018B OPKR-40-019B OPKR-40-020B OPKR-50-001B OPKR-50-002B OPKR-50-003B OPKR-50-004B OPKR-50-005B OPKR-50-006B OPKR-50-007B OPKR-50-008B OPKR-50-009B OPKR-50-010B OPKR-50-011B OPKR-50-012B Judul Unit Kompetensi Melepas. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Kelistrikan Perbaikan Instrumen dan Sistem Peringatan Overhaul Komponen-komponen Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Pengujian dan Perbaikan Sistem Pengaman Kelistrikan dan Komponennya Pemasangan Perlengkapan Kelistrikan Tambahan (Asesories) Pembuatan atau Perbaikan Wiring Harness Perbaikan Sistem Pengapian Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Management System Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Penggerak Control Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Bodi Kontrol Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Rem Anti-Lock Brake System (ABS) Pemasangan Sistem A/C (Air Conditioner) Overhaul Komponen Sistem A/C (Air Conditioner) Perbaikan/Retrofit Sistem A/C (Air Conditioner) Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ 99 100 101 102 103 104 105 OPKR-50-013B OPKR-50-014B OPKR-50-015B OPKR-50-016B OPKR-50-017B OPKR-50-018B OPKR-50-019B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 5 . Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Pemasangan. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam Perbaikan Pelek Pengujian.No. Urut 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 Unit Komp.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 6 . maka level kualifikasi jabatan dari tamatan SMK adalah Pelaksana Utama.E. D3) PELAKSANA UTAMA SMU Pela Uji tihan Kompt. Diagram Jalur Karir. AHLI MADYA AHLI MUDA Uji Kompetensi Spesialisasi (Sp1-Sp3) TEKNISI UTAMA Sarjana (S-1) Pela Uji tihan Kompt. PELAKSANA MADYA PELAKSANA MUDA Uji Kompetensi SMK PELATIHAN KERJA SLTP SD Gambar 1. TEKNISI MADYA TEKNISI MUDA Uji Kompetensi Diploma (D1. JALUR DIK UMUM/ AKADEMIK JALUR KARIER JALUR DIK JUR/ PROFESI AHLI UTAMA Pasca Sarjana Pela Uji tihan Kompt. LEVEL KUALIFIKASI Sesuai dengan Diagram Jalur Karir di bawah ini. D2.

PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN Profil kemampuan tamatan secara umum adalah sebagai manusia yang : 1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Unit Kompetensi Lulusan Pemeriksaan. RUANG LINGKUP PEKERJAAN Lingkup pekerjaan tamatan adalah : 1. pemeliharaan. 2. 5. berbasis kecakapan hidup (life skill). 6.F. berbasis ganda (dual based program). saintifik. pembelajaran tuntas (mastery learning). Pemeliharaan dan perbaikan sistem bahan bakar bensin dan diesel. pemeliharaan. pemeliharaan. berakhlak mulia. dan baterai). sehat jasmani dan rohani. Pemeriksaan. pengisian. pemeliharaan. dan perbaikan sistem kelistrikan (termasuk sistem starter. BBC). kuat dan mendasar (broad based curiculum. beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. berbasis kompetensi (competency-based). dan 7. Pemeriksaan. perbaikan engine otomotif. G. Mekanik Chasis dan Suspensi Otomotif. Mekanik Engine Otomotif. 4. berbasis produksi (production-based). 4. 3. 2. mempunyai kepribadian luhur dan mandiri. Pengujian. Pemeliharaan dan perbaikan kopling dan sistem transmisi manual. dan 5. PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM Kurikulum ini menggunakan pendekatan : 1. H. mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. 3. Mekanik Power Train Otomotif. Pemeriksaan. perbaikan. Pemeliharaan dan perbaikan sistem rem. dan pemasangan ban luar dan dalam. 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 7 . Mekanik Sistem Elektrik Otomotif. perbaikan sistem pendinginan mesin. dan perbaikan sistem kemudi. dan perbaikan sistem suspensi. Pembongkaran. Kompetensi produktif sebagai profil kemampuan tamatan Program Keahlian Mekanik Otomotif dapat dilihat sebagai berikut : No. dan 4. pemeliharaan. 3. luas.

UNIT KOMPETENSI KUNCI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 8 .I.

II OPKR-10-001B OPKR-10-014B Jalur Sertifikasi Keahlian Personal OPKR-40-008B Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat I. III OPKR-50-006B OPKR-50-003B OPKR-50-002B OPKR-20-015B OPKR-50-011B OPKR-20-002B OPKR-20-014B OPKR-20-0 1 7 B OPKR -30-001B OPKR-30-004B OPKR-30-010B OPKR-40-010B OPKR-30-005B OPKR-30-002B OPKR-40-003B LEVEL . III Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat II. II OPKR-10-013B LEVEL . I OPKR-10-008B OPKR-10-019B OPKR-10-006B LEVEL . 9 . Diagram Pencapaian Unit Kompetensi. DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI MULTI ENTRY / MULTI EXIT TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF COMMUNITY COLLEGE UNIT KOMPETENSI Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat III. OPKR-20-001B OPKR -20-010B OPKR -30-013B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-009B OPKR-40-014B TK. Diklat Satu Tahun Penuh.SMK J. OPKR-50-011B OPKR-50-007B OPKR-20-022B OPKR-50-013B OPKR-20-018B OPKR-30-014B OPKR-30-011B OPKR-40-013B TK. OPKR-40-012B OPKR-40-019B OPKR-50-001B TK. I OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-016B OPKR-10-017B Keterangan : PLACEMENT TEST = Diagnostic Test Tes masuk SLTP/Yang Sederajat/Masyarakat Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 Gambar 2.

dapat keluar sementara (multi exit) untuk bekerja atau untuk keperluan lain dan suatu saat yang bersangkutan dapat masuk kembali untuk melanjutkan pembelajaran (multi entry) di SMK setelah melalui placement test dan memenuhi persyaratan yang berlaku pada pendidikan SMK. Peserta didik yang telah menyelesaikan program diklat pada suatu tingkat. Unit Kompetensi adalah program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di SMK atau institusi diklat lainnya dalam jalur sertifikasi keahlian personal. Peserta didik yang diterima di SMK terdiri dari peserta didik reguler dan non reguler. Peserta didik non reguler adalah masyarakat luas yang ingin mengikuti paket-paket pelatihan untuk menguasai kompetensi tertentu yang diselenggarakan di SMK yang ditempatkan setelah mengikuti placement test. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 10 .Keterangan : 1. 2. yang harus dicapai oleh setiap siswa/peserta didik sesuai dengan urutan pencapaian unit kompetensi yang dipersyaratkan. Peserta didik reguler adalah siswa lulusan SLTP/sederajat yang diterima setelah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan pada penerimaan siswa baru atau tes masuk.

Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan TK I 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 SMK TK II 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 TK III 48 48 48 48 48 240 72 72 48 48 48 288 Jumlah Jam 208 208 208 208 208 1040 312 312 208 208 80 128 160 1408 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 10 OPKR-40-019B Dalam 11 OPKR-50-001B Pengujian. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 11 . Pematrian. SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM KURIKULUM PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Program Pendidikan dan Pelatihan PROGRAM NORMATIF Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Sejarah Nasional dan Umum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan PROGRAM ADAPTIF Matematika Bahasa Inggris Fisika Kimia Komputer Kewirausahaan Pengetahuan Dasar Teknik Mesin PROGRAM PRODUKTIF UNIT KOMPETENSI : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan OPKR-10-017B Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melaksanakan Prosedur Pengelasan.K. OPKR-10-006B Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi Pembongkaran.

SMK Program Pendidikan dan Pelatihan 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan 14 OPKR-10-014B Pelaksanaan Prosedur Diagnosa 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-komponennya 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya TK I TK II 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 TK III Jumlah Jam 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel 19 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem Pengoperasian 20 OPKR-30-004B Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/Servis Sistem Rem 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi 27 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel OPKR-20-022B Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan OPKR-30-014B Perbaikan Poros-Poros Penggerak Roda OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Suspensi OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 880 1840 880 1840 1120 1648 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 42 OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan 43 OPKR-50-007B dan Wiring 44 OPKR-50-011B Perbaikan Sistem Pengapian Jumlah Jumlah Jam Seluruh Program Diktat 5328 Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 12 .

Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 (dua) kali setiap tahun pembelajaran.Keterangan : 1. dan tes untuk setiap pencapaian suatu kompetensi tertentu dalam program tertentu.masing sekolah dengan memperhatikan : a. 4. Evaluasi sumatif dimaksud adalah tes untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan adaptif. Program pembelajaran sekolah. 5. produktif dilaksanakan di industri atau sebagian di Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 13 . 3. 2. 6. c. Alokasi waktu pembelajaran praktik dalam program produktif minimum 75 % (teori maksimum 25 %). Efisiensi penggunaan sumber daya pendidikan. pembelajaran per minggu minimum 46 jam dan maksimum 50 jam @ 45 menit. Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan KBM termasuk evaluasi sumatif. b. Waktu pembelajaran efektif per tahun untuk tingkat I dan II minimum 40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu. Keutuhan dan ketuntasan penguasaan unit kompetensi. Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1 (satu) tahun dilakukan oleh masing. Kesinambungan proses pembelajaran.

• Mengumpulkan. • Pemahaman menggambar teknik. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-008B/01. Penggambaran teknik dilengkapi untuk memenuhi persyaratan perusahaan. DESKRIPSI PEMBELAJARAN TINGKAT I 1. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Persyaratan keamanan perlengkapan. • ISO gambar teknik. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan teknologi. Persiapan Menggambar Teknik. Seluruh kegiatan persiapan menggambar teknik dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. ISO gambar teknik. UNIT KOMPETISI : Persiapan Menggambar Teknik. • Prosedur menggambar teknik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 14 . Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pengukuran dan pengujian. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Persyaratan keselamatan diri. Kriteria Unjuk Kerja 1). Kode : OPKR-10-008B. • Pemecahan masalah. 3).L. Lingkup Belajar 1. Prosedur pengukuran dan pengujian. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 2. Perlengkapan gambar teknik dipilih untuk disesuaikan dengan kebutuhan. 2). • Informasi teknik yang sesuai. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

4. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan • Prosedur pengukuran . Mengenal simbolsimbol. • Standar gambar teknik dari pabrik komponen/produk . • Mengumpulkan. Produk/sistem/komponen yang disajikan teridentifikasi dengan benar. UNIT KOMPETISI : Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-009B/01 Membaca dan memahami gambar teknik. Informasi yang diberikan dimengerti dengan tepat. Lingkup Belajar 1. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Simbol-simbol. • Pembacaan gambar teknik. 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 15 . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Prosedur dan kebijakan perusahaan tentang gambar teknik. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Pemahaman informasi gambar teknik 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Keterampilan 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. • Standar industri gambar teknik. Pembacaan gambar teknik. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemahaman prosedur dan kebijakan tentang gambar teknik di industri. Kode : OPKR-10-009B. kode-kode dan penampilan diagram/gambar dengan benar.2. kodekode dan penampilan diagram/gambar. • Pemahaman gambar teknik. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Pemecahan masalah.

3. 3. 2. Pengukuran dimensi dan variabel tanpa merusak komponen. 4. • Prosedur pengukuran. • Tipe alat-alat ukur dan penerapannya. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 4. • Penggunaan teknologi. 2. UNIT KOMPETISI : Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Kode : OPKR-10-010B Alokasi Waktu : 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-010B/01 Pengukuran dimensi dan variabel menggunakan perlengkapan yang sesuai. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Pemeliharaan alat ukur. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemilihan dan penggunaan alat ukur. Seluruh kegiatan pengukuran dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Mengumpulkan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 16 . Pemilihan alat ukur yang sesuai. Lingkup Belajar 1. Penggunaan teknik pengukuran yang sesuai dan hasilnya dicatat dengan benar. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Prosedur pengukuran.3. Pengukuran dimensi dan variabel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. • Prosedur pemeliharaan alat ukur. • Skala alat ukur .

Elemen Unit Kompetensi 10-010B/02 Pemeliharaan alat ukur. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 17 . 2. Pemeliharaan alat ukur dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeliharaan rutin dan penyimpanan alat ukur sesuai spesifikasi pabrik. Seluruh kegiatan pemeliharaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pemeriksaan dan penyetelan secara rutin pada alat ukur termasuk kalibrasi alat ukur dilaksanakan sebelum digunakan. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4.

Perlengkapan dipilah sebelum melakukan pembersihan dan perawatan secara rutin. (Standard Intenational).4. Penggunaan teknik dan pengangkatan/ pemindahan secara manual yang tepat. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 5. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja OPKR-10-016B 160 J P Elemen Unit Kompetensi 10-016B/01 Mengikuti prosedur pada tempat kerja untuk mengidentifikasi bahaya dan penghindarannya. • Prosedur CPR. 4. 1. • Mengumpulkan. 3. Prosedur perlindungan mesin pada saat genting. 2. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Syarat keselamatan diri • Simbol-simbol bahaya. 8. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Prosedur keamanan tempat kerja. 4. Prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat. • Identifikasi bahaya dan pencegahan dalam tempat kerja. Prosedur keamanan yang tepat. Metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. Mengenali bahaya pada area kerja dan melakukan tindakan pengontrolan yang tepat. Penggunaan metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. 6. 2. jadwal pemeliharaan berkala. • Pemecahan masalah. • Prosedur penanganan secara manual. 10-016B/02 Pemeliharaan kebersihan perlengkapan dan area kerja. • Prosedur pertolongan pertama. Lingkup Belajar 1. Teknik pengangkatan/ pemindahan secara manual. • Persyaratan pemeliharaan perlengkapan dan area kerja. Mematuhi tanda bahaya dan peringatan. Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. 7. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 18 . Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur keamanan dasar • Penggunaan dan penerapan alat pemadaman kebakaran yang tepat. Teknik pemadaman kebakaran yang tepat. Mengikuti kebijakan yang syah pada tempat kerja dan prosedur pengontrolan resiko. tempat penerapan dan spesifikasi pabrik. Pemakaian pakaian pengamanan sesuai SI. 3. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Penggunaan teknologi. Pengenalan bahaya pada area kerja dan tindakan pengontrolan yang tepat. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Peralatan dan area kerja dibersihkan/dipelihara sesuai dengan keamanan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.

penggunaan dan prosedur pengoperasian ditempat kerja. 1. 2. 10-016B/05 Menjalankan dasardasar prosedur keamanan. 4.Elemen Unit Kompetensi 10-016B/03 Penempatan dan pengidentifikasian jenis pemadam kebakaran. 3. Kebijakan/prosedur keamanan dijalankan berdasarkan pelatihan perusahaan dan undangundang yang berlaku. Pengidentifikasian pemadaman kebakaran yang sesuai pada tipe yang tepat untuk lingkungan tempat kerja. Mengikuti prosedur perlindungan mesin pada saat tanda bahaya muncul. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/04 Pelaksanaan prosedur darurat. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Mengikuti prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat untuk melindungi mesin pada saat keadaan tanda bahaya muncul. Pelayanan darurat yang profesional dan tepat untuk memanggil pertolongan dengan segera dilakukan oleh orang yang berkuasa untuk melakukan hal tersebut. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 19 . Mengikuti prosedur alarm/peringatan/evakuasi di tempat kerja.. 1. Seluruh kegiatan penerapan pemadaman kebakaran dan prosedur kerja diidentifikasikan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2.

Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/06 Pelaksanaan prosedur penyelamatan pertama dan CardioPulmonaryResusciation (CPR) Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 20 . Seluruh kegiatan pertolongan pertama yang dilakukan dicatat/ dilaporkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. Seluruh keamanan yang berhubungan dengan kejadian dicatat\dilaporkan pada formulir yang sesuai. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja undang yang berlaku. Seluruh staf disarankan menggunakan prosedur keamanan perusahaan dan metode yang tepat dalam penerapannya. 1.

2. Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan teknologi. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Prosedur penggunaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. 4. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 3. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Penggunaan dan Pemeliharaan Perala tan dan Perlengkapan Tempat Kerja. • Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan. Seluruh kegiatan pengujian peralatan dan perlengkapan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Peralatan dan perlengkapan yang dapat digunakan dipilih untuk memenuhi persyaratan pekerjaan. • Prosedur kerja keamanan peralatan dan perlengkapan. Peralatan dan perlengkapan yang sesuai digunakan untuk mencegah kecelakaan terhadap diri sendiri. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan dasar peralatan dan perlengkapan. Kriteria Unjuk Kerja 1.5. Lingkup Belajar 1. Prosedur pemeliharaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-017B/01 Memilih dan menggunakan secara aman peralatan tempat kerja. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. OPKR-10-017B. • Mengumpulkan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 21 . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. orang lain dan kerusakan hasil pekerjaan. 2. • Pemecahan masalah. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Peralatan dan perlengkapan digunakan sesuai dengan prosedur-prosedur untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Peralatan dan perlengkapan diperiksa secara teratur berdasarkan rekomendasi pabrik. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Peralatan/perlengkapan dirawat. untuk memastikan kondisi kerja yang aman. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 22 . Kerusakan dan keausan peralatan dan perlengkapan diberi tanda dan dipisahkan dari tempat kerja untuk diperbaiki atau diganti dan dilaporkan kepada supervisor. 4. Seluruh kegiatan perbaikan dan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kriteria Unjuk Kerja 1.Elemen Unit Kompetensi 10-017A/02 Pemeliharaan/servis pada peralatan dan perlengkapan tempat kerja. disetel dan dipelihara sesuai jadwal pabrik untuk memastikan operasi yang aman dan benar dalam batasan tanggung jawab. 3. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2.

Part-part /komponen /material yang di angkat di periksa terhadap bahaya-bahaya yang timbul. Teknik pengangkatan dilakukan dibawah standar tempat kerja Indonesia. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual. Kriteria Unjuk Kerja 1. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Teknik-teknik penanganan secara manual yang benar/prosedur pengangkatan dan pemindahan yang aman • Persyaratan keamanan perlengkapan/material • Persyaratan keselamatan diri • Kode area tempat kerja. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 3. tinggi dan posisinya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Perlengkapan yang tepat dipilih sesuai kebutuhan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Elemen Unit Kompetensi 10-019B/01 Mengangkat dan memindahkan material/ komponen/part. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Teknik penanganan secara manual yang benar dan aman. Berat material ditentukan dengan benar dengan penggunaan teknik yang paling memadai. Pekerjaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan-kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Cara-cara pemindahan dengan mempertimbangkan metode. 2. Lingkup Belajar 1. 7. OPKR-10-019B. Part/komponen/material ditempatkan dengan aman pada perlengkapan pemindahan dan penempatan kembali dengan memastikan keselamatan petugas dan keamanan dari part/komponen/material.6. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 . penyimpanan. 4. 5. Seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Teknik pemindahan dan pengangkatan material sesuai dengan standar tempat kerja. 80 J P. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 6. 2. berat. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

• Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-10-006B 120 J P Elemen Unit Kompetensi 10-006B/01 Pelaksanaan prosedur pengelasan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.7. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. pematrian. • Persyaratan keselamatan diri (contoh. 2. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Prosedur pengelasan (oxy. Pematrian. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 24 . UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Melaksanakan Prosedur Pengelasan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Prosedur pemanasan. asap beracun/timah hitam beracun). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan teknologi. • Tipe dari logam-logam yang sesuai dengan penerapannya. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. • Pemecahan masalah. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. arc. Prosedur pengelasan. Pengetahuan tentang logamlogam untuk keperluan las dan pematrian. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. pemotongan. Seluruh kegiatan pengelasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). dan MIG dan/atau TIG) • Prosedur pematrian • Prosedur pemotongan dengan panas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prosedur pengelasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Undang-undang dan persyaratan tentang K3 3. • Mengumpulkan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). dan pemanasan yang tepat. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 25 . Kriteria Unjuk Kerja 1.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/02 Pelaksanaan prosedur pematrian. 3. Seluruh kegiatan pematrian dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Prosedur pematrian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

3. Prosedur pemotongan dengan panas dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 26 . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/03 Pelaksanaan prosedur pemotongan dengan panas. 2. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan pemotongan dengan cara panas dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

3. Prosedur pemanasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 27 . Kriteria Unjuk Kerja 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 10-006B/04 Pelaksanaan prosedur pemanasan. 2. Seluruh kegiatan pemanasan suhu dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

2. 3. Pemeriksaan sistem kemudi tanpa menyebabkan kerusakan. • Penggunaan teknologi. • Persyaratan keamanan kendaraan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Pemeriksaan sistem kemudi dan prosedur pengujian (sesuai dengan kegunaan). UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-008B 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-008B/01 Memeriksa dan menguji kondisi sistem/komponen kemudi. 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Kondisi sistem/komponen kemudi ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi sesuai perundang-undangan kelaikan kendaraan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 4. peralatan dan perlengkapan berdasarkan spesifikasi pabrik. Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi yang sesuai.8. 5. 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan dengan menggunakan metode. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 6. • Informasi teknik yang sesuai. • Mengumpulkan. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem kemudi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 28 . • Prosedur kondisi penilaian sistem komponen kemudi. • Pemecahan masalah. Metode sesuai dengan spesifikasi pabrik. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem kemudi. • Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. Lingkup Belajar 1.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 6. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Prosedur pemeriksaan. Pemeriksaan sistem suspensi di pakai berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. Penggunaan teknologi. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • • • • 4. 2. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya.9. Pemecahan masalah. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 29 . 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem suspensi. 2. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. pengujian. UNIT KOMPETISI : Pemeriksaan Sistem Suspensi Kode : OPKR-40-012B Alokasi Waktu : 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-012B/01 Memeriksa sistem / komponen suspensi dan menentukan kondisinya. dan menentukan kondisi sistem/ komponen suspensi. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem suspensi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Mengumpulkan. 3. Konstruksi dan kerja sistem suspensi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri • Persyaratan keamanan komponen • Prinsip memeriksa sistem suspensi • Konstruksi dan kerja sistem suspensi yang sesuai • Prosedur pemeriksaan sistem suspensi dan pengujian (sesuai pada kegunaan) • Prosedur menentukan kondisi sistem/komponen suspensi. Kondisi sistem/komponen ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi seseuai dengan perundang-perundangan kelaikan kendaraan. • Informasi teknik yang sesuai • Kebijakan perusahaan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.

Prosedur pembongkaran. perbaikan. pemasangan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 30 . Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam . 1. Kriteria Unjuk Kerja Pembongkaran dan penggantian ban dalam dan luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Tipe ban dalam atau ban luar dan konstruksinya • Prosedur pemeriksaan untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. Alokasi Waktu : 80 J P. 2. Tipe ban dalam dan ban luar beserta konstruksinya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kode : OPKR-40-019B. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. dan penggantian ban. 3. 4. Elemen Unit Kompetensi 40-019B/01 Membongkar. • Penggunaan teknologi. 2. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 5. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Lingkup Belajar 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. sebagian atau tidak dapat diperbaiki) • Keandalan perusahaan terhadap perbaikan ban • Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek • Prosedur pembongkaran dan penggantian • Prosedur perbaikan ban dalam dan luar • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan • Mengumpulkan. UNIT KOMPETISI : Pembongkaran. Seluruh kegiatan pembongkaran.10. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Pemecahan masalah. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). memasang dan mengganti ban dalam dan luar. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. Prosedur pemeriksaan ban untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pembongkaran dan penggantian. sebagian atau tidak dapat diperbaiki).

berdasarkan spesifikasi industri dan pabrik. 40-019B/03 Melaksanakan perbaikan ban dalam atau ban luar. Perbaikan ban dalam dan ban luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem. • Prosedur penanganan secara manual. 3. 5. • Persyaratan keselamatan diri . Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 31 . 6. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 1. 3. 4. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kebijakan perusahaan. 4. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan ban dalam dan luar. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap lainnya. 5. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan ban dalam atau luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan pada kelengkapan tempat kerja atau kendaraan Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Peraturan pemerintah yang diterapkan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Penilaian ban yang tepat terhadap keseluruhan atau bagian kecil untuk menentukan perbaikan Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan.Elemen Unit Kompetensi 40-019B/02 Memeriksa ban dalam dan luar untuk menentukan perbaikan. 1. Perbaikan atau penggantian ban dalam atau luar dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang telah disetujui. 2.

Pengujian. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 3. • Prosedur pengisian baterai. Pengetahuan tentang penanganan air aki dan cairan asam berdasarkan peraturan pemerintah tentang hal tersebut. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Cara aman mengenai air baterai (aki) dan cairan asam. 3. Kode : OPKR-50-001B. • Penggunaan teknologi. pemeliharaan. Elemen Unit Kompetensi 50-001B/01 Menguji baterai Kriteria Unjuk Kerja 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. • Mengumpulkan. • Kode area tempat kerja • Peraturan pemerintah yang berhubungan dengan pembuangan air baterai dan cairan asam. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Pengujian dilakukan dan hasilnya dianalisa disesuaikan dengan spesifikasi pabrik. 4. Lingkup Belajar 1. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Prosedur pengujian mengenai beban dan berat jenis. Prosedur pengisian baterai. 5. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 32 . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. • Pemecahan masalah. Pemilihan perlengkapan penguji yang sesuai. Alokasi waktu : 80 J P. • Prosedur bantuan start. UNIT KOMPETISI : Pengujian. Identifikasi tipe-tipe baterai. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Identifikasi tipe-tipe baterai. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. dan penggantian baterai. Prosedur bantuan start. • Prosedur pemeliharaan/servis.11. Baterai diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.

Baterai dilepas dan diganti tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Tindakan dan langkahlangkah dilakukan untuk mencegah hilangnya memori elektronik pada kendaraan jika ada. 4. Memilih dan menggunakan perlengkapan dan peralatan yang sesuai. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/02 Melepas dan mengganti baterai. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 33 . Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Baterai diisi dengan menggunakan pengisi / baterai charger yang sesuai. Kendaraan dibantu start hidup tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 50-001B/04 Membantu start. 3. 2. Kriteria Unjuk Kerja 1.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/03 Memelihara/servis dan mengisi baterai. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 34 . Permukaan Air Baterai diperiksa dan ditambah seperlunya. Katup baterai/terminal dibersihkan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 1. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dan pengisian baterai dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kabel jamper disambung/dilepas dengan tahapan dan kutub yang benar. Kabel jamper yang sesuai dipilih. 4.Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja komponen atau sistem lainnya. Seluruh kegiatan bantuan start dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). bila perlu menggunakan pelindung. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 35 .

• Pemecahan masalah. 4. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Daftar pemeriksaan pemeliharaan/servis. • Persyaratan keamanan komponen. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Data spesifikasi pabrik. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. 2. Pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang ditentukan berdasarkan spesifikasi yang sesuai terhadap komponen.TINGKAT II 12. : OPKR-10-001B. 2. Dilengkapi data yang tepat sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Persyaratan keamanan & perlengkapan kerja. • Prosedur pemeliharaan/servis. Elemen Unit Kompetensi 10-001B /01 Pelaksanaan pemeliharaan/servis komponen. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. Langkah kerja peliharaan/ servis komponen sesuai dengan SOP K3. Penggunaan metoda dan perlengkapan sesuai dengan spesifikasi industri. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Penerapan pelumas dan cairan pembersih. 5. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen. 6. • Tipe pelumas dan cairan pembersih. Menentukan komponen yang harus dipelihara/diservis. Pekerjaan pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan pedoman dari industri yang telah ditetapkan. Lingkup Belajar 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 36 . 3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. : 60 J P. K 3. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan/servis komponen dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Mengumpulkan.

Cara pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas yang sesuai dengan UU lingkungan hidup. Penanganan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar 1. Penggunaan pelumas/cairan pembersih yang benar untuk komponen dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi pabrik. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Memilih pelumas/cairan pembersih yang sesuai.Elemen Unit Kompetensi 10-001B/02 Identifikasi dan penggunaan pelumas/ cairan pembersih yang benar. Pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan undang-undang lingkungan hidup. 3. (K 3). Sikap lainnya. peraturan dan prosedur/kebijasana an perusahaan. Cara penanganan pelumas/cairan bekas yang sesuai dengan SOP. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 37 . 2. K3.

: OPKR-10-013B. Sistem toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik dicatat dan diambil sesuai dengan perjanjian dengan pelanggan. • Daftar pemeriksaan. 7. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Elemen Unit Kompetensi 10-013B/01 Pemeriksaan kendaraan yang lengkap. sehingga sesuai dengan standar dan prosedur. Lingkup Belajar 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami dari sumber yang tepat agar dapat memudahkan pemeriksaan. 4. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. K3. Langkah kerja pemeriksaan kendaraan. 3. 5.13. • Prosedur pemeriksaan kendaraan/komponen. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan. Menentukan toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik. • Persyaratan pelaporan hasil pemeriksaan. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : 60 J P. 5. Data spesifikasi pabrik. 1. Cara mencatat pemeriksaan keamanan kendaraan 6. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Mengkomunikasik an gagasan dan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) • Persyaratan desain yang berhubungan dengan keamanan kendaraan. Pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan pedoman perusahaan yang telah ditetapkan. Catatan yang berhubungan dengan pemeriksaan keamanan kendaraan dilengkapi dan akurat dalam format standar perusahaan dan dilakukan oleh orang yang tepat. 6. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 2. Pemeriksaan kendaraan dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang disetujui. Pemecahan masalah. Pemeriksaaan kendaraan yang sesuai dengan SOP. 3. 2. • Persyaratan keamanan kendaraan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja . • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 38 . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Bagian-bagian kendaraan yang perlu diperiksa. peraturan dan prosedur/kebijakan pabrik. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Mengumpulkan. Penggunaan teknologi. • Pesyaratan minimum untuk cara kerja sistem. menganalisa dan mengorganisasika n informasi. 4.

menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Laporan hasil pemeriksaan dilengkapi dalam format yang ditetapkan. Strategi pendiagnosaan dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk menentukan suatu kerusakan/kesalahan pada kendaraan/ komponen/perlengkapan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. dan ”rencana tindakan” diputuskan selama perbaikan. Kriteria Unjuk Kerja Informasi diakses dari sumber yang tepat untuk menginformasikan tindakan yang dibutuhkan dalam membantu membedakan antara “gejala” dan “sebab”. 5. 6. dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. 2. Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap area tempat kerja. • Persyaratan keamanan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. : OPKR-10-014B. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 39 . Otoritas diberikan untuk membongkar bagian komponen. Pengidentifikasian kerusakan/kesalahan didapat dari hasil tes. 3. 7. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Cara membuat laporan hasil pemeriksaan yang sesuai dengan SOP. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Identifikasi gejala dan sebab kerusakan. K3. 1.14. Analisa kerusakan dan perbaikan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 3. : 60 J P. kendaraan dan perlengkapan. • Prosedur dokumentasi/ pelaporan. Lingkup Belajar 1. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. • Pemecahan masalah. peraturan. • Gejala dan variasi penyebab. agar pemeriksaan lebih akurat dalam mendiagnosa kesalahan/kerusakan (jika diperlukan). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 2. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Prosedur Diagnosa. Elemen Unit Kompetensi 10-014B/01 Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dari gejala dan penentuan tindakan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur diagnosa/teknik pemecahan masalah.

• Pemecahan masalah. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Data-data spesifikasi pabrik. K3. • Persyaratan keselamatan diri . Pemeliharaan/servis engine dilaksanakan sesuai dengan pedoman industri yang ditetapkan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Komponenkomponen engine yang perlu diperiksa/diservis. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 5. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 3.15. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya. 2. • Mengumpulkan. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : OPKR-20-001B. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Mengidentifikasi jenisjenis dari engine dan komponen. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 40 . Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. : 60 J P. • Prinsip kerja engine. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Elemen Unit Kompetensi 20-001B/01 Memelihara/servis engine dan komponenkomponennya. Langkah kerja pemeliharaan/servis engine yang sesuai dengan pedoman industri SOP. Prinsip kerja engine. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. Pemeliharaan/servis engine dan komponenkomponennya tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. • Penggunaan teknologi.

sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. 3. • Persyaratan keamanan peralatan. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 5. • Penggunaan teknologi. Bagian-bagian sistem pendingin dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis. • Prosedur pengujian cairan pendingin. : OPKR-20-010B. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya. Data spesifikasi pabrik 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Persyaratan keamanan kendaran. 4. Seluruh kegiatan melepas dan memasang sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Prosedur pemeliharaan/servis. • Pemecahan masalah. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. 5. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponennya yang sesuai dengan SOP. Lingkup Belajar 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Sistem pendingin dan komponen-komponenennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).16. Elemen Unit Kompetensi 20-010B/01 Memelihara/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya. : 60 J P. • Menggunakan gagasan matematis dan teknis. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 41 . K3. • Tipe-tipe cairan pendingin dan penggunaannya. Prinsip kerja sistem pendinginan mesin. peraturan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja sistem pendingin. Langkah kerja pemeliharaan /servis sistem pendingin dan komponennya. • Pencegah karat. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Anti beku/anti mendidih. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.

2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Lingkup Belajar Prinsip kerja sistem bahan bakar bensin Komponen/ sistem bahan bakar bensin yang perlu dipelihara/diservis. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis komponen sistem bahan bakar dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).17. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis.K3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Penggunaan teknologi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 1. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. : OPKR-20-014B. 2. • kebijakan pabrik/perusahaan. 5. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. 3. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Pemecahan masalah. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kriteria Unjuk Kerja 1. 4. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan yang sesuai dengan penggunaannya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin sesuai dengan SOP. : 60 J P. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Prinsip kerja sistem bahan bakar yang terkontrol secara mekanis dan elektrik • Prosedur penanganan secara manual. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 42 . 3. 4. Data spesifikasi pabrik. Elemen Unit Kompetensi 20-014B/01 Memelihara/servis komponen/sistem bahan bakar. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Persyaratan keselamatan diri.

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Pemeliharaan/servis pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. 2. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis (termasuk pengeluaran). UU dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang perlu dipelihara/di servis. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Langkah kerja pemeliharaan/servi s sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang sesuai dengan SOP. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 2. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel : OPKR-20-017B : 60 J P.18. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 43 . • Persyaratan keamanan peralatan/bahan. 4. • Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar disel dan komponen. Elemen Unit Kompetensi 20-017B/01 Memelihara/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel. Pemeliharaan/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 4. • Pemecahan masalah. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keselamatan diri. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. Pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel diuji dengan persyaratan kerja. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. Data spesifikasi pabrik. • Mengumpulkan. 5. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan teknologi. K3.

19. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian. : OPKR-30-001B. : 60 J P.

Eleme n Unit Kompetensi
30-001B/01 Memelihara/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik. 4. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit kopling dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja kopling 2. Unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian yang perlu dipelihara/di servis. 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servi s unit kopling berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prinsip kerja kopling • Prosedur pemeliharaan/servis yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

44

20. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual. : OPKR-30-004B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi
30-004B/01 Pemeliharaan/servis transmisi manual dan komponen-komponen.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Pemeliharaan/servis pada komponen-komponen transmisi dilaksanakan sesuai spesifikasi kendaraan mengenai metode dan perlengkapan. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja transmisi manual . 2. Bagian-bagian transmisi manual yang perlu dipelihara/ di servis. 3. Data spesifikasi pabrik. 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis transmisi manual berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prosedur pemeliharaan/servis • Pelumas/minyak transmisi dan penerapannya. • Prinsip-prinsip operasi dari transmisi penggerak sabuk . • Informasi teknik yang sesuai . • Persyaratan keamanan peralatan . • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Kebijakan perusahaan . • Prosedur keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

45

21. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan. : OPKR-30-010B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi

Kriteria Unjuk Kerja

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

46

UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda. Lingkup Belajar 1. • Pemecahan masalah. Data spesifikasi pabrik. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Langkah kerja pemeliharaan/servis unit final drive/gardan berdasarkan SOP. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. : OPKR-30-013B. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 30-010B/01 Memelihara/servis unit final drive dan komponenkomponennya. • Mengumpulkan. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Komponen unit final drive/gardan yang perlu dipelihara/di servis. 2. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Jenis pelumas serta penggunaannya . : 40 J P. 22. • Prosedur pemeliharaan/servis • Informasi teknik yang sesuai. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja dan jenis final drive/gardan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 47 . • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan perusahaan • Prosedur keselamatan diri. Prinsip kerja unit final drive/gardan. • Menggunakan teknologi. 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. K3. • Persyaratan keamanan peralatan . 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. 5.

Elemen Unit Kompetensi
30-013B/01 Memelihara/servis poros penggerak roda/drive shaft tdan komponenkomponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis poros penggerak roda dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shaft dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metoda dan perlengkapan yang tepat, sesuai dengan spesifikasi terhadap kendaraan/alat industri/pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-komponennya, dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja poros penggerak roda 2. Komponen poros penggerak roda/drive shaft yang perlu diperbaiki/diganti 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis poros penggerak roda/ drive shift dan komponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Desain dan jenis poros penggerak roda • Prinsip-prinsip kerja poros penggerak roda • Variasi kecepatan/velocity fluctuations • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan pabrik/perusahaan • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah • Menggunakan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

23. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan Komponen-komponennya. : OPKR-40-001B. : 60 J P.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

48

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/01 Merakit dan memasang sistem rem/komponenkomponenya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perakitan dan pemasangan sistem rem. 5. Seluruh kegiatan perakitan dan pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja sistem rem. 2. Data spesifikasi pabrik 3. Langkah kerja perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Langkah kerja pengujian sistem rem/komponenkomponennya sesuai SOP, K 3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Penggunaan kode area tempat kerja • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keselamatan diri • Peraturan perundangundangan yang diterapkan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem • Konstruksi dan fungsi yang sesuai dengan penggunaannya • Jenis-jenis bahan/material dan penggunaannya • Prosedur pembuatan pipa rem • Metode perekatan • Prosedur perakitan dan pemasangan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan/industri • Prosedur pengujian sistem rem • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

49

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/02 Menguji sistem rem/ komponen-komponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pengujian sistem rem/komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pengujian dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pengujian sistem rem. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Jenis pelumas dan cairan rem.

2.

3.

4. 5.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

50

perlengkapan dan material yang ditetapkan berdasarkan spesifikasi pabrik. 5. 3. Data spesifikasi pabrik. • Pemecahan masalah. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem/kompenen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).24. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Rem. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Informasi teknik yang sesuai. • Persyaratan lingkungan untuk pembuangan limbah. Lingkup Belajar 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 51 . Sistem rem dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis 3. • Penggunaan teknologi. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Tipe dari bahan rem dan potensi bahayanya. • Prosedur pemeliharaan/servis termasuk inspeksi visual. • Tanda peringatan terhadap debu rem. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Sistem rem dan komponennya dipelihara/ servis dilaksanakan dengan menggunakan metode. Pemeliharaan/servis sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 4. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Langkah kerja pemeliharaan/servis sistem rem dan komponennya sesuai SOP. : OPKR-40-002B. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. K 3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. membuang udara dan penyetelan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem. • Mengumpulkan. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi 40-002B/01 Memelihara/servis sistem rem dan komponenkomponennya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Jenis cairan rem dan penggunaannya. Cara kerja sistem rem 2. • Persyaratan keamanan kendaraan.

menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 52 . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 5. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi. Data spesifikasi pabrik. • Mengumpulkan. Lingkup Belajar 1. 4. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis • Prinsip kerja sistem mekanis. 2. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Elemen Unit Kompetensi 40-009B/01 Memelihara/servis sistem kemudi dan komponenkomponennya. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Bagian sistem kemudi yang perlu dipelihara / diservis 3. 3. hidrolis dan elektris • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan • Persyaratan keselamatan diri. Prinsip kerja sistem kemudi. Kriteria Unjuk Kerja 1. : OPKR-40-009B. • Penggunaan teknologi. : 60 J P. K 3.25. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. Langkah kerja pemeliharaan / servis sistem kemudi sesuai dengan SOP.

perlengkapan dan toleransi yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Kebijakan perusahaan. • Informasi teknik yang sesuai. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Standar prosedur keselamatan kerja. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kriteria Unjuk Kerja 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 53 . Lingkup Belajar 1. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Elemen Unit Kompetensi 40-014B/01 Memelihara/servis sistem suspensi dan/atau komponen-komponennya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). : OPKR-40-014B. 3. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi. • Persyaratan keamanan diri. 5. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. : 60 J P. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan dengan menggunakan metode. Pemahaman sistem suspensi dan prinsip kerjanya. • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan sistem suspensi dan komponennya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.26. • Jenis-jenis sistem suspensi dan prinsip kerjanya . 4.

• Pemecahan masalah. 3. Standar prosedur keselamatan kerja. Lingkup Belajar 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. Elemen Unit Kompetensi 50-002B/01 Menguji dan mengidentifikasi kesalahan sistem/ komponen.TINGKAT III 27. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Prosedur pengukuran dan pengujian kelistrikan. • Mengumpulkan. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : OPKR-50-002B. : 60 J P. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keselamatan kendaraan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sistem/komponen diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Prinsip kerja sistem kelistrikan otomotif. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. 4. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan. • Penggunaan teknologi. 4. Jenis kerusakan sistem kelistrikan dan metoda perbaikannya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 54 . Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Prinsip-prinsip kelistrikan • Prosedur perbaikan. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. • Prosedur untuk menghindari kerusakan pada ECU (Electrical Control Unit) = unit pengontrol listrik. • Pengukuran kelistrikan dan prosedur pengujian.

Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan pengontrol listrik. Perbaikan yang diperlukan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan dengan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi 50-002B/02 Perbaikan ringan pada rangkaian kabel. Lingkup Belajar kerja. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. penggantian komponen dan penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. Kriteria Unjuk Kerja 1. tehnik dan material yang sesuai.

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Kriteria Unjuk Kerja 1. Elemen Unit Kompetensi 20-002B/01 Memperbaiki. penggantian dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).e 4. • Konstruksi dan operasi/kerja engine yang sesuai untuk diterapkan • Teknik penanganan secara manual • Persyaratan keselamatan diri. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. : 80 J P. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. Lingkup Belajar 1. Standar prosedur keselamatan kerja. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 2. : OPKR-20-002B. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan engine/komponen • Prosedur pembongkaran dan penggantian engine • Prosedur pengukuran dan pengujian • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . Perbaikan pada engine dilaksanakan sesuai dengan panduan industri yang ditetapkan. jenis-jenis kerusakan serta prosedur perbaikan. 2. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya. Perbaikan. 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Prinsip kerja engine. Prosedur pengukuran dan pengujian komponen-komponen engin. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen engine. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. membongkar dan mengganti engine dan komponen-komponennya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . Kegiatan pembongkaran. • Penggunaan teknologi. pembongkaran dan penggantian engine dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 3.28. • Mengumpulkan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah.

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. 5. Sistem pendingin dan komponen-komponennya diperbaiki. Identifikasi kerusakan dan penggantian/perbai kan komponen yang rusak. : OPKR-20-011B. • Konstruksi dan kerja sistem pendingin • Prosedur pengujian komponen sistem. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem A/C (Pendingin) dan Komponen-komponennya. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2. 2.29. • Persyaratan perlengkapan keselamatan. Standar prosedur keselamatan kerja. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. diganti dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 56 . Lingkup Belajar 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. • Penggunaan teknologi. pelepasan dan penggantian. Konstruksi dan prinsip kerja sistem pendinginan engine. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan kendaran. 3. 1. 4. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan sistem pendingin diselesaikan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Seluruh kegiatan pelepasan / penggantian sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Elemen Unit Kompetensi 20-011B/01 Merperbaiki sistem pendingin dan komponenkomponennya. Pengujian komponen sistem. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Mengumpulkan. : 60 J P. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan.

: 60 J P. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/komponen. • Prinsip kerja radiator. Elemen Unit Kompetensi 20-013B/01 Merperbaiki radiator dan/atau komponennya. Radiator dan komponenkomponennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. • Mengumpulkan. konstruksi dan bahan radiator. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kode area tempat kerja • Undang-undang yang dapat digunakan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Lingkup Belajar 1. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Informasi teknik yang sesuai. 3. Standar prosedur keselamatan kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 57 . Data yang tepat dilengkapi sesuai dengan hasil perbaikan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Perbaikan Radiator. 2. Identifikasi kerusakan radiator. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. : OPKR-20-013B. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Persyaratan keselamatan diri. Memperbaiki radiator tanpa merusak komponen atau sistem lainnya. Perbaikan radiator dan prosedur pengujiannya. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. konstruksi dan prinsip kerja radiator. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Proses pematrian/penyolderan.30. • Tipe-tipe. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan teknologi. 5. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 4. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Perbaikan radiator dan prosedur pengujian. Tipe. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Pengukuran.31. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar 1. 4. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan kerja dari sistem karburator yang sesuai terhadap penggunaannya. Elemen Unit Kompetensi 20-015B/01 Memperbaiki komponen sistem bahan bakar bensin. Konstruksi dan prinsip kerja karburator. • Persyaratan keamanan. 3. • Mengumpulkan. 5. • Prosedur keselamatan diri. Seluruh kegiatan perbaikan komponen sistem bahan bakar. • Metode perbaikan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Standar prosedur keselamatan kerja. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 3. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 58 . Kriteria Unjuk Kerja 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin : OPKR-20-015B : 60 J P. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Kebijakan pabrik/perusahaan • Teknik penanganan secara manual. Perbaikan dan penyetelan sistem/komponen bahan bakar dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Prosedur pelepasan. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan karburator. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. penyetelan dan pengujian karburator. penggantian dan penyetelan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. pengujian dan penyetelan. • Penggunaan teknologi. 4. 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. penyetelan dan pelepasan/ penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Prosedur pengukuran. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Perbaikan komponen sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.

3. • Konstruksi komponen dan kerja yang sesuai terhadap penggunaan. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Penggunaan teknologi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).32. Komponen injeksi bahan bakar diesel diperbaiki. 5. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. : 60 J P. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Standar prosedur keselamatan kerja. diuji. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. diganti berdasarkan spesifikasi yang ditentukan oleh pabrik. Elemen Unit Kompetensi 20-018B/01 Memperbaiki. : OPKR-20-018B. 2. penyetelan dan pengujian sistem injeksi bahan bakar diesel. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. melepas dan mengganti sistem / komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Komponen injeksi bahan bakar diesel diuji untuk memenuhi persyaratan kerja. Perbaikan. Konstruksi dan prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. • Pemecahan masalah. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . • Persyaratan keselamatan diri. Pengukuran komponen. 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 59 . • Prosedur penanganan secara manual. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. melepas dan mengganti komponen sistem injeksi bahan bakar diesel. 4. Lingkup Belajar 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengumpulkan. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan.

Seluruh kegiatan pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Penyetelan kopling. 3. Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Melepas/mengganti unit kopling dan komponenkomponennya. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 60 . Lingkup Belajar 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja kopling (sesuai dengan penggunaan). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. : OPKR-30-002B. 4. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 4. Standar prosedur keselamatan kerja. : 80 J P. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. 1.33. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Semua prosedur pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Prosedur perbaikan. Konstruksi dan prinsip kerja kopling. pembongkaran dan penyetelan yang sesuai. • Persyaratan perlindungan diri. 3. Kriteria Unjuk Kerja Pelepasan dan penggantian kopling dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya. 2. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengumpulkan. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok.

Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 61 . Pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik dan toleransi. 2. Seluruh kegiatan pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1.Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Membongkar/memperbaiki komponen-komponen sistem pengoperasian kopling. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4.

Metoda perbaikan dan penggantian komponen. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja transmisi manual dan/atau transmisi penggerak dengan sabuk/belt (sesuai dengan penggunaannya) . Konstruksi dan prinsip kerja transmisi manual. 3. • Teknik penanganan secara manual. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. Perbaikan dan penyetelan pada komponen transmisi dilaksanakan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi dan toleransi tehadap kendaraan/sistem. • Informasi teknik yang sesuai. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan/penggantian sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : OPKR-30-005B. Lingkup Belajar 1. 4. pelepasan dan penggantian. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Prosedur pembongkaran. 3.34. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Perbaikan transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. : 60 J P. Standar prosedur keselamatan kerja. 4. penggantian dan perbaikan. • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 62 . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Transmisi Manual. 2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Penggunaan teknologi. Elemen Unit Kompetensi 30-005B/01 Memperbaiki. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai. • Persyaratan keamanan perlengkapan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. melepas dan mengganti transmisi manual dan komponenkomponennya. • Prosedur keselamatan diri. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. Pengukuran komponen dan pengujian sistem transmisi manual. • Prosedur pengujian dan pengukuran komponen/unit (sesuai pada penggunaannya). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

• Mengumpulkan. 2. • Tipe pelumas dan penggunaannya. Seluruh kegiatan perbaikan dan pembongkaran/ penggantian unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Prosedur pengujian dan penyetelan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. penggantian dan perbaikan • Jenis dan desain unit final drive • Konstruksi dan cara kerja dari unit final drive (sesuai dengan penggunaan). • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Penggunaan teknologi. 4. konstruksi dan prinsip kerja final drive. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Kebijakan pabrikan/perusahaan • Metode penanganan secara manual. 3. : OPKR-30-011B. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Penyetelan dan pengujian final drive. Elemen Unit Kompetensi 30-011B/01 Memperbaiki unit final drive/gardan dan komponen-komponennya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin.35. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. : 60 J P. 2. • Persyaratan keamanan peralatan . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Informasi teknik yang sesuai. • Persyaratan perlindungan diri. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Unit Final Drive/Gardan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 63 . Jenis. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Pembongkaran dan metoda perbaikan final drive. Perbaikan dan/atau penggantian pada unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. Lingkup Belajar 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Jenis dan prinsip sistem pelumasan 3. 1. 5. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap alat industri/ kendaraan/pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan unit final drive/gardan. Standar prosedur keselamatan kerja. • Pemecahan masalah.

• Pemecahan masalah. : 40 J P. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda. 3. • Persyaratan keselamatan diri. 5. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik/kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Elemen Unit Kompetensi 30-014B/01 Memperbaiki poros penggerak roda/drive shafts dan komponenkomponennya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Pengukuran dan spesifikasi toleransi. dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. penggantian dan perbaikan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. : OPKR-30-014B. • Penggunaan teknologi. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan poros penggerak roda. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.36. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Konstruksi dan kerja dari komponen/sistem yang berhubungan pada final drive (sesuai pada penggunaan). Perbaikan poros penggerak roda/drive shafts. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shafts dan komponen komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. • Kebijakan pabrik/perusahaan. Lingkup Belajar 1. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Persyaratan keamanan peralatan. • Mengumpulkan. Konstruksi dan prinsip kerja poros penggerak. • Prosedur pengujian. • Penilaian komponen . • Informasi teknik yang sesuai. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 64 . 4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shafts dan komponen-komponennya dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Rem. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 65 . : OPKR-40-003B.37.

melepas dan mengganti sistem rem dan/atau komponen lain yang bersangkutan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 66 . pelepasan dan penggantian. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Perbaikan. 5. 38. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar 1. • Prosedur pengujian. Konstruksi dan sistem operasi rem. 4. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan. : OPKR-40-010B. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kemudi. • Tanda peringatan terhadap debu rem. Standar prosedur keselamatan kerja. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Seluruh kegiatan perbaikan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan sistem operasi rem (sesuai dengan kegunaan) • Prosedur perbaikan. • Penggunaan teknologi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3.Elemen Unit Kompetensi 40-003B/01 Memperbaiki. 4. • Mengumpulkan. Pengujian dan penyetelan sistem rem. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Kebijakan perusahaan. pelepasan dan penggantian. 2. 2. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. pelepasan dan penggantian sistem rem dan/atau komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. pelepasan dan penggantian sistem rem dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). pelepasan dan penggantian sistem rem dan komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode yang ditetapkan. Perbaikan. : 60 J P. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. perlengkapan dan bahan yang berdasarkan spesifikasi pabrik. Perbaikan dan penggantian komponen sistem rem. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah.

• Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi sesuai dengan kegunaan. Prinsip dan geometri kelurusan roda. 3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keselamatan diri. : OPKR-40-013B. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 5. Konstruksi dan prinsip kerja sistem kemudi. 4. • Prinsip dan geometri kelurusan roda kendaraan. perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. : 60 J P. Seluruh kegiatan perbaikan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Standar prosedur keselamatan kerja. • Prosedur pengujian dan penyetelan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan/perlengka pan kerja. penggantian dan perbaikan. Lingkup Belajar 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Suspensi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 67 . 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 5. pembongkaran/ penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Perbaikan dan penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode. Metoda pembongkaran dan perbaikan.Elemen Unit Kompetensi 40-010B/01 Memperbaiki. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan sistem kemudi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. membongkar dan mengganti sistem kemudi dan komponenkomponennya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2. Perbaikan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. Pengujian dan penyetelan. • Penggunaan teknologi. • Pemecahan masalah. 39. • Kebijakan perusahaan • Mengumpulkan.

Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. • Persyaratan keamanan kendaraan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Standar prosedur keselamatan kerja. 3.Elemen Unit Kompetensi 40-013B/01 Memperbaikan sistem suspensi dan komponenkomponennya. Konstruksi dan kerja komponen sistem suspensi. • Konstruksi dan kerja yang sesuai pada penggunaannya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 2. Seluruh kegiatan perbaikan sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. : 60 J P. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen. Lingkup Belajar 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penilaian komponen • informasi teknik yang sesuai. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan dengan metode dan perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan 5. : OPKR-50-003B. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kelistrikan. 40. • Kebijakan perusahaan. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan keamanan diri. • Pemecahan masalah. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. pergantian dan kerja yang sesuai dengan penggunaannya. • Penggunaan teknologi. 4. 4. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 68 . 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Analisa kerusakan dan perbaikan. • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 69 . Standar prosedur keselamatan kerja. Perbaikan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. tehnik dan bahan yang sesuai. Prinsip kerja sistem kelistrikan dan komponennya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : OPKR-50-006B. Kriteria Unjuk Kerja 1. 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 41. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. Tes/pengujian pada sistem kelistrikan dilaksanakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik-tehnik yang sesuai. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3.Elemen Unit Kompetensi 50-003B/01 Memperbaiki sistem kelistrikan. 2. • Cara kerja sistem/komponen kelistrikan sesuai untuk penggunaannya. 4. Pengetesan sistem kelistrikan. : 80 J P. 3. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. • Pemecahan masalah. 2. • Prosedur perbaikan system kelistrikan/komponen. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. penggantian komponen dan penyetelan yang diperlukan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. • Mengumpulkan. Perbaikan sistem kelistrikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Penggunaan teknologi. Lingkup Belajar 1. • Prosedur pengujian system kelistrikan/komponen.

• Prosedur perbaikan. Lingkup Belajar 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur pengujian. Standar prosedur keselamatan kerja. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Pemahaman petunjuk teknis material. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. • Mengumpulkan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pengujian dilaksakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 5. • Konstruksi dan kerja sistem pengisian dan starter yang sesuai penggunaan. 4. 2. • Prinsip-prinsip kerja dan penggunaan dari sistem pengisian dan starter. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Tes/pengujian dilakuakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. 3.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/01 Menguji sistem/komponen dan mengidentifikasi kesalahan/kerusakan. Analisa kerusakan. • M elaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. pengisian dan stater 3. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Konstruksi dan prinsip kerja sistem. 2. Prosedur pengujian dan perbaikan. Wiring diagram sistem pengisian dan stater. 4. 5. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 70 . Kriteria Unjuk Kerja 1. simbol grafik dan diagram. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. penggantian komponen. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. 4. Perbaikan yang diperlukan. sistem pengisian dan komponenkomponennya 1. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja Sistem starter dan pengisian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/02 Memperbaiki sistem starter. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 71 . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. tehnik dan bahan yang sesuai.

sesuai spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. emisi gas buang (konverter katalis) • Sistem kerja/persyaratan minimum • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Konstruksi dan prinsip kerja sistem gas buang sesuai penggunaannya. Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Standar prosedur keselamatan kerja. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 3. 1. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Lingkup Belajar 1. 2. : 60 J P. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Konstruksi dan prinsip sistem kerja gas buang. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Prosedur perbaikan sistem gas buang. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. : OPKR-20-022B. Perbaikan dan penggantian komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 72 . Prosedur perbaikan sistem gas buang. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. memperbaiki dan mengganti komponenkomponen/sistem gas buang (knalpot) yang rusak. 5. 4.42. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Peraturan pemerintah yang sesuai untuk polusi suara. Analisa kerusakan komponen sistem gas buang. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Elemen Unit Kompetensi 20-022B/01 Melepas. Pelaksanaan pelepasan/penggantiannya dilaksanakan berdasarkan pedoman industri yang ditetapkan. • Mengumpulkan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 2.

2. 3. Lingkup Belajar 1. : 60 J P. • • • • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja sistem pengapian sesuai penggunaannya Prosedur pengukuran dan pengujian Persyaratan keamanan kendaraan. Sistem pengapian diuji dan hasilnya dicatat menurut prosedur dan kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Sistem pengapian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Standar prosedur keselamatan kerja. : OPKR-50-011B. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menganalisa dan mengorganisasikan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan Penggunaan gagasan teknis dan matematis Pemecahan masalah Penggunaan teknologi • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Pengapian. 5. 4. 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. tehnik dan material yang sesuai. perlengkapan dan keselamatan diri Pola pengapian • Mengumpulkan. Elemen Unit Kompetensi 50-011B/01 Memperbaiki sistem pengapian dan komponennya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Konstruksi dan prinsip sistem kerja pengapian. Prosedur perbaikan sistem pengapian.43. Analisa kerusakan komponen sistem pengapian. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. 2. 4. penyetelan dan penggantian komponen dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Perbaikan.

• Prosedur pengujian dan penemuan kesalahan . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Elemen Unit Kompetensi 50-007B/01 Memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan. Pemasangan/bahan yang sesuai. Lingkup Belajar 1. 4. • Prosedur pemasangan • Cara kerja sistem kelistrikan dan komponen yang sesuai untuk penggunaan. • Prinsip-prinsip kelistrikan dan penerapan pada wiring/penerangan. 5. Seluruh kegiatan instalasi/pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemasangan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . • Prosedur perbaikan sistem kelistrikan . • Pemecahan masalah. dan tehnik yang sesuai. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. Sistem kelistrikan dipasang dengan menggunakan peralatan. 3. dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring. • Pemahaman peraturan pemerintah. Pengujian. 2. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. • Penggunaan teknologi. Wiring diagram sistem penerangan otomotif. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Standar prosedur keselamatan kerja. • Persyaratan keselamatan diri. Pemasangan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Prinsip kerja sistem penerangan. : 60 J P. 2. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Mengumpulkan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.44. 4. : OPKR-50-007B. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan yang diperlukan. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 74 . 5. 4. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan teknik yang sesuai. 1. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/02 Menguji sistem kelistrikan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

1. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 4. 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/03 Memperbaiki sistem kelistrikan. tehnik dan bahan yang sesuai. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 75 . Perbaikan yang perlu dilaksanakan menggunakan peralatan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan perbaikan/repair dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

KURIKULUM TERSELUBUNG Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 76 .M.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dikmenjur. Drs. Drs. Ron Culley Petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Joel Tajo. No. ImanPermana. Teknik Mesin ITB. R. New Step 1. Fitting and Machining. Joel Tadjo Alat Pengangkat. Politeknik Mekanik Swiss. IrSuarpraja Teja. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas. Djainul . PT Toyota Astra Motor Pedoman Penyelenggaraan Bengkel Otomotif. Andreas G. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Pengukuran dan Pemeriksaan Bahan. Dan M. S. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI Buku Sumber Gambar Teknik Mesin I. Butar Manik New Step 1. Hendarsih H. Pedoman Umum Penyelenggaraan Bengkel. Drs. Luzaddler. Drs. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas Dept Teknik Mesin ITB. Sugiarto H.N. Keselamatan Kerja dan Tata Laksana Bengkel. Harsono. Takeshi Sato dan N. Alinafiah. G. Drs. Petunjuk Praktek Pengukuran. ITB. Dikmenjur. Warren J. Deddy Suhardi. Kode Modul Judul Modul 1 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik • • • • • • • • 2 OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman gambar Teknik 3 OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur • • • • • 4 OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja • • • 5 6 OPKR-10-017B Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penangan Secara Manual • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 77 . Drs. Barmavoi Gambar Teknik Mesin Basis. Dept. Drs. Menggambar Mesin menurut Standar ISO. Non textbook SOP Departeme n Desain Menggambar Teknik.

Agus S. 8 OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi Buku Sumber • • • Petunjuk Kerja Las. Step 3. BE. Dikmenjur. Diagnosa dan Gangguan pada mesin dan Sistemnya. Dikmenjur (34-36) Kemudi dan Suspensi. Wiganda. Ir. Didik Suryana. Pemeliharaan/Service dan Penggantian Baterai. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 78 . New Step I. Drs AP. New Step I. Wayan Linas. Drs. PT Toyota Astra Motor Penggunaan dan Pemeliharaan Permesinan otomotif. Toyota Astra Astra Motor. OPKR-50-001B Pengujian.No. Drs. Agus S. • • • • • • • 10. Pematrian. Drs. 11 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan pemeliharaan/Service Komponen • • • 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan • Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan • Kendaraan OPKR-10-014B Pelumasan Prosedur • Diagnosa • • 14 Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Daryanto. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan. Pelumasan Mesn Mobil. Dikmenjur. Toyota Astra Motor. PT Toyota Astra Motor. Dikmenjur Dasar-dasar Otomobil. Kemudi dan Suspensi. Drs I. Agus S. P3GT Bandung. I Wayan Linas. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan bahan Bakar. Analisa Kerusakan. BE. Daryanto. Dikmenjur Pengerjaan Las Asetilen dan Las Listrik I. Drs. Hadi Soemarto Petunjuk Praktik Service dan Pengujian mesin. Patioran. Drs. Patrick dan M Wiganda. Menyolder Sambungan Kabel. Pengetahuan Dasar Teknik. Perbaikan. Kode Modul Judul Modul 7 OPKR-10-006B Melaksanakan Prosedur Pengelasan. OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi OPKR-40-019B Pembongkaran. Non TextBook SOP • • 9. Patasik Pelajaran Teknik Mobil. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Patasik dan M. Gangguan dan Diagnosa Perbaikan teknik Mobil. Drs. dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam.

. BE. Northop. New Step 1. Agus S. Wiganda. Pedoman Reparasi Mesin Toyota Kijang. Wiganda. Wiganda BE. Dasar-dasar Otomobil. Yulius Ode. Yusuf Setiadiwiria Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. P3GT Bandung. Wiganda BE. PT Toyota Astra Motor. 19 20 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Service Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem pengoperasian OPKR-30-004B Pemeliharaan/Service Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Service Unit Final Drive/Gardan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 79 . Agus Patasik. Soenarno BE. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Patasik. Drs. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Patasik. Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Bahan Bakar Motor. Abigail Pakpahan Pendinginan Mobil. Drs.No. PT Toyota Astra Motor. PT Toyota Astra Motor. Lovian. H. Wiganda BE. Melayani transmisi Manual. PT Toyota Astra Motor 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Service Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Service Sistem Bahan Bakar Bensin • • • • • • • • • • • 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Service Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel. Sistem Bahan Bakar Motor Bensin. Bahan bakar motor Bensin. Tune Up Motor Bensin. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Service Otomobil. H. Kode Modul Judul Modul 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Service Engine dan Komponenkomponennya Buku Sumber • • • • • • • Pemeliharaan dan perbaikan Motor Bensin I Drs. Drs Agus S.. Drs. Drs. Pengantar Teori Teknik Pendingin M. H. Agus Patasik dan H. PT Toyota Astra Motor Melayani unit Diferensial. Drs. Dikmenjur. PT. T. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. H Wiganda BE. H. BE. Toyota Astra Motor. P3GT Band ung. RM.

PT Toyota Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Kemudi dan Suspensi. Pemeliharaan dan Perbaikan Kelistrikan Otomotif. BE. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Dikmenjur. PT Toyota Astra Motor Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Pedomam Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Sumarsono. Wiganda. Yayat Supriyatna. Patasik. Dikmenjur Listrik Otomotif 1. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Wiganda.No. Drs. New Step 1. Agus Patasik. Drs. I Wayan Linas dan H. Drs. BE.Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Motor Bensin. Kode Modul Judul Modul 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Service Poros penggerak Roda Buku Sumber • • • • • New Step1. Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. Sumarsono. H. Pemeliharaan dan Perbaikan kemudi-Suspensi. Pedoman Reparasi Mesn Toyota Kijang – PT. BE. PT Toyota Astra Motor. 80 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/ Service Sistem Rem • • • 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/ Service Sistem Kemudi • • • • • • • • • • 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/ Service Sistem Suspensi 27 OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem kelistrikan 28 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponenkomponennya • Auto Service dan Repair. Dikmenjur Rem dan Pengereman1. PT. Wiganda. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. Toyota. Drs. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Martin W. Agus Patasik. Rem dan Pengereman1. Drs. Agus S. PT Toyota Astra Motor. Drs. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. PT Toyota Astra Motor. I wayan Linas dan H. Stockel. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 .

R. Drs. • Penggunaan alat uji NozzleInjektor dan Gas Buang. Dikmenjur. • Service Training Mekanik “C”. BE. Agus S. Soemarsono. Hayat S. Abigain Pakpahan • Non TextBook • Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Sardijo. H. Toyota-Astra Motor • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. • Pendingin Mobil. Drs. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 81 . Wiranto Arismunandar.Astra Motor. Drs. Kode Modul Buku Sumber • Motor Bensin I. • Penggunaan alat uji Pompa Injeksi Hartige 950. Toyota-Astra Motor.Patasik. Toyota – Astra Motor.. Drs. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. Wiganda. Drs. • Service Training Mekanik “C”. 30 OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator 31 OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/ Sistem Bahan Bakar Bensin 32 OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel 33 OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya.BE. Kijang – PT. PT. • Motor Diesel Putaran Tinggi. Arifin Sidabutar. Toyota. Abigain Pakpahan. Patioran. OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual • Pedoman Reparasi Mesin Toyota. 34. Agus S. 29 Judul Modul Stockel. PT. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Soemarsono. Indomobil Utama. • Petunjuk Praktek Kerja Reparasi Motor Bensin/Diesel. PT. PT. Yayat Supriatna. PT. Arifin. Kepala Silinder dan Blok Mesin. Koichitsuda • Work Shop manual OM 352. Drs. Drs. Star Motors Indonesia. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. A. Patasik.No. Drs. Drs. OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya. • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor.P. Drs. • Praktek Service dan Pengujian Otomotif. Drs.

OPKR-30-014B Perbaikan Porosporos Penggerak Roda. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. PT.No. • Sistem Pengisian Mobil. • Perlengkapan Kelistrikan Bodi. Dikmenjur. 37. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Dikmenjur. Toyota-Astra Motor. Kode Modul Judul Modul 35 OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan 36. Yayat Supriatna. Dikmenjur. PT. Toyota-Astra Motor • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1. PT. Toyota-Astra Motor. Dikmenjur. OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi 39. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Reparasi 40 OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Stater dan Pengisian 41. Dikmenjur. PT. OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem Buku Sumber • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi.2. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1. 38. PT. Toyots-Astra Motor. VEDC Malang. Drs. Dikmenjur. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 82 . • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. OPKR-50-007B Pemasangan. Toyota-Astra Motor. 42. • Memperbaiki Poros Penggerak P3GT Bandung. • Pedoman Reparasi Mesin Kijang.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. 1999. Jakarta 2002. Jakarta. 2001. Standar Manual Pendidikan Menengah Kejuruan. Undang Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 1994. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Sekolah menengah Kejuruan.DAFTAR PUSTAKA Balitbang Dirjen Dikdasmen Depdiknas. Jakarta 1999. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Metals Project Competence Based Training Conference. Jakarta. Kebijakan Teknis Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. 1999. 1999. Jakarta. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 83 . Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknologi Pengerjaan Logam Tahun 1993. Jakarta. Indonesia Australia Partnership for Skills Development – Metals Project. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Standard Kompetensi Mesin. Jakarta. Jakarta 2001. Jakarta. Surat Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Teknik Mesin Perkakas Edisi 1999. 2001. Direktorat Dik menjur Depdiknas. Rencana Strategis Pendidikan Menengah Kejuruan 2001-2005. Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang 2020. Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional KADIN. 1999. tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Edisi 1999. Pedoman Evaluasi Belajar Sekolah menengah Kejuruan. Jakarta.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->