7

KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

GARIS-GARIS BESAR

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL EDISI 2004

DAFTAR TIM PERUMUS Bandung, Mei 2003

Dr. Ir. Toto Hardianto. Ketua

Dr. Ir. T.A. Fauzi Soelaiman
Anggota

Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja
Anggota

Drs. Dadang Hidayat Anggota

KATA PENGANTAR Kurikulum SMK Edisi 2004 dirancang sebagai upaya penyempurnaan terhadap Kurikulum SMK Edisi 1999, hal inipun sejalan dengan Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang Tahun 2020, yang bertujuan untuk : Menata ulang (re-engineering) sistem pendidikan dan pelatihan kejuruan yang permeable dan flexible dengan penerapan pola pembelajaran Competence Based Training (CBT); serta menata ulang bidang/program keahlian dan sistem pembelajaran pada SMK dengan menerapkan CBT serta menjadi bagian yang integral dari upaya peningkatan kualitas SDM wilayah/daerah agar pada gilirannya dapat berkembang menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Terpadu (PPKT). Dengan tetap mengacu kepada Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993 yang berisi Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta dengan melihat berbagai pengalaman di lapangan dalam hal implementasi Kurikulum SMK Edisi 1999, maka disusunlah buku “Garis-Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan (GBPP) Kurikulum SMK” Edisi 2004 dengan prinsip-prinsip yang dianut sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. berpendekatan saintifik, berbasis kecakapan hidup (life skill), berbasis competensi (competency-based), berbasis produksi (production-based), luas, kuat dan mendasar (broad based curiculum, BBC), berbasis ganda (dual based program), dan pembelajaran tuntas (mastery learning).

GBPP Kurikulum SMK Edisi 2004 ini merupakan bagian yang integral dari kelengkapan kurikulum SMK yakni Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta Pedoman Pelaksanaan Kurikulum SMK. Penerbitan GBPP ini pula didorong oleh tuntutan kebutuhan lapangan, terutama SMK dan Institusi Pasangannya, yang memerlukan adanya dokumem kurikulum yang benar-benar telah dirancang untuk melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Sesuai dengan berbagai kemungkinan perkembangan yang terjadi pada masa yang akan datang, maka tidak menutup kemungkinan bahwa GBPP ini memerlukan proses penyempurnaan yang berlanjut dan berkesinambungan dalam rangka penyesuaian terhadap perkembangan tersebut. Kiranya dokumen kurikulum ini dapat membantu pihak pihak penyelenggara pendidikan kejuruan, khususnya SMK serta Institusi Pasangannya, sehingga upaya peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan menengah kejuruan dapat benarbenar terwujud serta mencapai sasaran yang diinginkan.

Bandung,

Mei 2003

REKOMENDASI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 ii .

SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM …………………………………… L....……………… 10..………………….. G. Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja ........ DESKRIPSI PEMBELAJARAN ... D. Melaksanakan Prosedur Pengelasan.. REKOMENDASI ……………………………………………………………….. Pematrian.....DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ………………………………………………………….. Pengujian..……………… H. 12.. Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya …………..…………………….. B. Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual . 3.. Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur ……………………………… 4... 14. Pelaksanaan Prosedur Diagnosa …………………………. PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM ………..………………... Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja 21 6.. LEVEL KUALIFIKASI ………………………….... Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam …….. 13... 15.. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan ………………………….... Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik …………………………..………………………………………………….......……………… i ii iii 1 1 1 2 6 7 7 7 8 9 11 14 14 15 16 18 5. RUANG LINGKUP PEKERJAAN ………………………….………..... 2. Persiapan Menggambar Teknik …………………………………………... DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI ………………………… K................……………. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ……. A. 1... Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen ……………..... UNIT KOMPETENSI KUNCI ……………………………………………........... Pemeriksaan Sistem Suspensi …………………………... LANDASAN HUKUM….……………………….…………… E. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN ………...... PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN …………………... 7. Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan ………….. C.………………………… F...... Pemeriksaan Sistem Kemudi ………………………….…………....... Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 24 28 29 30 32 36 38 39 40 iii ............. DAFTAR ISI …………………………………………………………………….. DAFTAR UNIT KOMPETENSI ……………………………….... I.... J... 9...... Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai ...……………........ 11.... Pembongkaran. 8....

... Perbaikan Sistem Pengapian ………………..………………..... 44.. Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin …………...... Perbaikan Unit Final Drive/Gardan …………... Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel ……………....... 30... 34......………………. 24... DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI ……… DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………… Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 .......………………....…………........................ 33....... Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) ………………....... 41 42 43 44 46 47 48 49 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 62 63 64 65 66 67 68 69 71 72 73 76 77 83 iv 23. Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda . Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian ………………...………….... Perbaikan Sistem Suspensi ……………….. 19... Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan …..………………....... Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi …………......... Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya ……………....... KURIKULUM TERSELUBUNG ……………………………………...………………. Perbaikan Sistem Rem ……………….... 38...... 22..............………………. 26.………………......... 29....………………. Perbaikan Transmisi Manual ……………….......... Perbaikan Sistem Kelistrikan ……………….…………… 43....………………........……………….... 25. 31.............. Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya .……………….... 20.... Pengujian.... Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi ………….……………….... 35.....……………….....… N.. Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya .. Pemeliharaan/Servis Sistem Rem ………………. 37............ Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual ……....... dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring M..………………. 17...... Perbaikan Sistem Kemudi ……………….......... 36.. 41.. Pemeliharaan/Servis Sistem Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian …………………………..………………..... Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel …...... Pemasangan..16.. 40........ 18... Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda …... Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya ……………....……………….... 21.....……………… 42. Pelaksanaan Perbaikan Radiator ………………........ 28.... Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan …......……………….. 27.... Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin ……………. 39...... Perbaikan Sistem AC (Pendingin) dan Komponen-komponennya ….. 32..

menjadi tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri pada saat ini dan masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Teknik Mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. 4. khususnya Teknik Mekanik Otomotif. 3. B. C. adaptif dan kreatif. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN TEKNIK MESIN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Teknik Mekanik Otomotif bertujuan menyiapkan siswa/tamatan untuk : 1. LANDASAN HUKUM Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 i .A. Sebagian dari daftar unit kompetensi ini diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan. mampu berkompetisi dan mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Teknik mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. menjadi warga negara yang produktif. 2. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN Daftar unit kompetensi di bawah ini adalah daftar unit kompetensi berdasarkan IAPSD untuk Keahlian Mekanik Otomotif. mampu mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Teknik Mesin.

Sebagian Unit Kompetensi dari daftar ini dipilih sebagai Unit Kompetensi untuk tingkat SMK. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan Pelaksanaan Teknik Pematrian Persiapan Menggambar Teknik Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Pengesetan. No. OPKR-10-001B OPKR-10-002B OPKR-10-003B OPKR-10-004B OPKR-10-005B OPKR-10-006B OPKR-10-007B OPKR-10-008B OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-011B OPKR-10-012B OPKR-10-013B OPKR-10-014B OPKR-10-015B OPKR-10-016B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen Pemasangan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis Sistem Hidrolik Perbaikan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Kompresor Udara dan Komponen-komponennya Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Pengoperasian dan Pengontrolan Mesin Khusus Pelaksanaan Pekerjaan Permesinan Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan Pelaksanaan Prosedur Diagnosa Pelaksanaan Diagnosa Pada Sistem yang Kompleks Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja Kontribusi Komunikasi di Tempat Kerja Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melatih Kelompok Kecil Merencanakan Penilaian Melaksanakan Penilaian Mengkaji Ulang Penilaian Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponenkomponennya Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Unit Kompetensi untuk SMK √ Judul Unit Kompetensi 17 18 19 20 21 22 23 24 25 OPKR-10-017B OPKR-10-018B OPKR-10-019B OPKR-10-020B OPKR-10-021B OPKR-10-022B OPKR-10-023B OPKR-20-001B OPKR-20-002B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 2 . Pematrian. Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Unit Komp. sedangkan sebagian lagi dipilih untuk tingkat Community College.D. DAFTAR UNIT KOMPETENSI Berikut ini adalah daftar lengkap Unit Kompetensi yang ada berdasarkan IAPSD.

OPKR-20-003B OPKR-20-004B OPKR-20-005B OPKR-20-005B OPKR-20-006B OPKR-20-007B OPKR-20-008B OPKR-20-009B Judul Unit Kompetensi Overhaul Engine dan Komponen-komponennya Perakitan Blok Engine dan Kelengkapannya. Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Rebuild Komponen Mesin Rekondisi Komponen Engine Perakitan Kepala Silinder. Urut 26 27 28 29 30 31 32 33 Unit Komp.No. Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya Overhaul Komponen Sistem Pendingin Pelaksanaan Perbaikan Radiator Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin Overhaul Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel Overhaul Komponen-komponen Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Pemeliharaan/Servis Sistem Kontrol Emisi Pembuatan Sistem Gas Buang (Knalpot) dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Turbo Balance Komponen-komponen Engine Membuat Cetak Biru/Blueprinting dari Komponen Mesin Pelaksanaan Korter dan Penghalusan Silinder Unit Kompetensi untuk SMK 34 35 36 37 38 39 40 41 42 OPKR-20-010B OPKR-20-011B OPKR-20-012B OPKR-20-013B OPKR-20-014B OPKR-20-015B OPKR-20-016B OPKR-20-017B OPKR-20-018B √ √ √ √ √ √ √ 43 44 45 46 47 48 49 50 OPKR-20-019B OPKR-20-020B OPKR-20-021B OPKR-20-022B OPKR-20-023B OPKR-20-024B OPKR-20-025B OPKR-20-026B √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 3 .

No. Urut 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 Unit Komp. OPKR-20-027B OPKR-30-001B OPKR-30-002B OPKR-30-003B OPKR-30-004B OPKR-30-005B OPKR-30-006B OPKR-30-007B OPKR-30-008B OPKR-30-009B OPKR-30-010B OPKR-30-011B OPKR-30-012B OPKR-30-013B OPKR-30-014B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-003B OPKR-40-004B OPKR-40-005B OPKR-40-006B OPKR-40-007B OPKR-40-008B OPKR-40-009B OPKR-40-010B OPKR-40-011B OPKR-40-012B OPKR-40-013B OPKR-40-014B OPKR-40-015B OPKR-40-016B Judul Unit Kompetensi Pelaksanaan Pekerjaan Gerinda dan Penghalusan Permukaan Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponennya Sistem Pengoperasian Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya Overhaul Kopling dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual Perbaikan Transmisi Manual Overhaul Transmisi Manual Pemeliharaan/Servis Transmisi Otomatis Perbaikan Transmisi Otomatis Overhaul Transmisi Otomatis Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan Perbaikan Unit Final Drive/Gardan Overhaul Unit Final Drive/Gardan Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Rem Perbaikan Sistem Rem Overhaul Komponen Sistem Rem Penempelan Kanvas Rem dan Menggerinda Radius Pelaksanaan Perekatan Kanvas Rem Pengerjaan Tromol dan Piringan Rem dengan Mesin Pemeriksaan Sistem Kemudi Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi Perbaikan Sistem Kemudi Overhaul Komponen Sistem Kemudi Pemeriksaan Sistem Suspensi Perbaikan Sistem Suspensi Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi Pelaksanaan Pekerjaan Pelurusan Roda / Spooring Balans Roda/Ban Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 4 .

Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Pemasangan. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam Perbaikan Pelek Pengujian. Pengujian dan Perbaikan Sistem Pengaman Kelistrikan dan Komponennya Pemasangan Perlengkapan Kelistrikan Tambahan (Asesories) Pembuatan atau Perbaikan Wiring Harness Perbaikan Sistem Pengapian Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Management System Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Penggerak Control Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Bodi Kontrol Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Rem Anti-Lock Brake System (ABS) Pemasangan Sistem A/C (Air Conditioner) Overhaul Komponen Sistem A/C (Air Conditioner) Perbaikan/Retrofit Sistem A/C (Air Conditioner) Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ 99 100 101 102 103 104 105 OPKR-50-013B OPKR-50-014B OPKR-50-015B OPKR-50-016B OPKR-50-017B OPKR-50-018B OPKR-50-019B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 5 . OPKR-40-017B OPKR-40-018B OPKR-40-019B OPKR-40-020B OPKR-50-001B OPKR-50-002B OPKR-50-003B OPKR-50-004B OPKR-50-005B OPKR-50-006B OPKR-50-007B OPKR-50-008B OPKR-50-009B OPKR-50-010B OPKR-50-011B OPKR-50-012B Judul Unit Kompetensi Melepas. Urut 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 Unit Komp. Memasang dan Menyetel Roda Pemilihan Ban dan Pelek Untuk Pemakaian Khusus Pembongkaran. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Kelistrikan Perbaikan Instrumen dan Sistem Peringatan Overhaul Komponen-komponen Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan.No.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 6 . maka level kualifikasi jabatan dari tamatan SMK adalah Pelaksana Utama. D2. AHLI MADYA AHLI MUDA Uji Kompetensi Spesialisasi (Sp1-Sp3) TEKNISI UTAMA Sarjana (S-1) Pela Uji tihan Kompt. PELAKSANA MADYA PELAKSANA MUDA Uji Kompetensi SMK PELATIHAN KERJA SLTP SD Gambar 1. TEKNISI MADYA TEKNISI MUDA Uji Kompetensi Diploma (D1. D3) PELAKSANA UTAMA SMU Pela Uji tihan Kompt. LEVEL KUALIFIKASI Sesuai dengan Diagram Jalur Karir di bawah ini.E. Diagram Jalur Karir. JALUR DIK UMUM/ AKADEMIK JALUR KARIER JALUR DIK JUR/ PROFESI AHLI UTAMA Pasca Sarjana Pela Uji tihan Kompt.

Pemeliharaan dan perbaikan sistem rem. Pemeliharaan dan perbaikan kopling dan sistem transmisi manual. dan baterai). pembelajaran tuntas (mastery learning).F. dan pemasangan ban luar dan dalam. berbasis kecakapan hidup (life skill). berbasis kompetensi (competency-based). pemeliharaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 7 . kuat dan mendasar (broad based curiculum. BBC). dan perbaikan sistem kelistrikan (termasuk sistem starter. 4. 4. H. pemeliharaan. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN Profil kemampuan tamatan secara umum adalah sebagai manusia yang : 1. Pembongkaran. sehat jasmani dan rohani. Pemeriksaan. saintifik. dan 4. Mekanik Sistem Elektrik Otomotif. pemeliharaan. Pemeliharaan dan perbaikan sistem bahan bakar bensin dan diesel. G. mempunyai kepribadian luhur dan mandiri. pengisian. Mekanik Engine Otomotif. pemeliharaan. 2. 3. Mekanik Power Train Otomotif. mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. pemeliharaan. 3. 6. berakhlak mulia. berbasis produksi (production-based). Pemeriksaan. Pengujian. Kompetensi produktif sebagai profil kemampuan tamatan Program Keahlian Mekanik Otomotif dapat dilihat sebagai berikut : No. dan perbaikan sistem kemudi. perbaikan. dan 5. Mekanik Chasis dan Suspensi Otomotif. beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Unit Kompetensi Lulusan Pemeriksaan. perbaikan sistem pendinginan mesin. 2. 5. 3. dan 7. dan perbaikan sistem suspensi. Pemeriksaan. luas. 2. berbasis ganda (dual based program). PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM Kurikulum ini menggunakan pendekatan : 1. RUANG LINGKUP PEKERJAAN Lingkup pekerjaan tamatan adalah : 1. perbaikan engine otomotif.

UNIT KOMPETENSI KUNCI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 8 .I.

III OPKR-50-006B OPKR-50-003B OPKR-50-002B OPKR-20-015B OPKR-50-011B OPKR-20-002B OPKR-20-014B OPKR-20-0 1 7 B OPKR -30-001B OPKR-30-004B OPKR-30-010B OPKR-40-010B OPKR-30-005B OPKR-30-002B OPKR-40-003B LEVEL . OPKR-40-012B OPKR-40-019B OPKR-50-001B TK. 9 . I OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-016B OPKR-10-017B Keterangan : PLACEMENT TEST = Diagnostic Test Tes masuk SLTP/Yang Sederajat/Masyarakat Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 Gambar 2. II OPKR-10-001B OPKR-10-014B Jalur Sertifikasi Keahlian Personal OPKR-40-008B Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat I.SMK J. III Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat II. Diagram Pencapaian Unit Kompetensi. Diklat Satu Tahun Penuh. OPKR-20-001B OPKR -20-010B OPKR -30-013B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-009B OPKR-40-014B TK. I OPKR-10-008B OPKR-10-019B OPKR-10-006B LEVEL . II OPKR-10-013B LEVEL . DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI MULTI ENTRY / MULTI EXIT TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF COMMUNITY COLLEGE UNIT KOMPETENSI Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat III. OPKR-50-011B OPKR-50-007B OPKR-20-022B OPKR-50-013B OPKR-20-018B OPKR-30-014B OPKR-30-011B OPKR-40-013B TK.

3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 10 . Peserta didik reguler adalah siswa lulusan SLTP/sederajat yang diterima setelah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan pada penerimaan siswa baru atau tes masuk. Peserta didik non reguler adalah masyarakat luas yang ingin mengikuti paket-paket pelatihan untuk menguasai kompetensi tertentu yang diselenggarakan di SMK yang ditempatkan setelah mengikuti placement test. Peserta didik yang telah menyelesaikan program diklat pada suatu tingkat. Unit Kompetensi adalah program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di SMK atau institusi diklat lainnya dalam jalur sertifikasi keahlian personal.Keterangan : 1. yang harus dicapai oleh setiap siswa/peserta didik sesuai dengan urutan pencapaian unit kompetensi yang dipersyaratkan. 2. dapat keluar sementara (multi exit) untuk bekerja atau untuk keperluan lain dan suatu saat yang bersangkutan dapat masuk kembali untuk melanjutkan pembelajaran (multi entry) di SMK setelah melalui placement test dan memenuhi persyaratan yang berlaku pada pendidikan SMK. Peserta didik yang diterima di SMK terdiri dari peserta didik reguler dan non reguler.

Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan TK I 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 SMK TK II 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 TK III 48 48 48 48 48 240 72 72 48 48 48 288 Jumlah Jam 208 208 208 208 208 1040 312 312 208 208 80 128 160 1408 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 10 OPKR-40-019B Dalam 11 OPKR-50-001B Pengujian. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 11 . SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM KURIKULUM PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Program Pendidikan dan Pelatihan PROGRAM NORMATIF Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Sejarah Nasional dan Umum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan PROGRAM ADAPTIF Matematika Bahasa Inggris Fisika Kimia Komputer Kewirausahaan Pengetahuan Dasar Teknik Mesin PROGRAM PRODUKTIF UNIT KOMPETENSI : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan OPKR-10-017B Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melaksanakan Prosedur Pengelasan.K. OPKR-10-006B Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi Pembongkaran. Pematrian.

SMK Program Pendidikan dan Pelatihan 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan 14 OPKR-10-014B Pelaksanaan Prosedur Diagnosa 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-komponennya 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya TK I TK II 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 TK III Jumlah Jam 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel 19 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem Pengoperasian 20 OPKR-30-004B Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/Servis Sistem Rem 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi 27 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel OPKR-20-022B Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan OPKR-30-014B Perbaikan Poros-Poros Penggerak Roda OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Suspensi OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 880 1840 880 1840 1120 1648 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 42 OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan 43 OPKR-50-007B dan Wiring 44 OPKR-50-011B Perbaikan Sistem Pengapian Jumlah Jumlah Jam Seluruh Program Diktat 5328 Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 12 .

Efisiensi penggunaan sumber daya pendidikan. Program pembelajaran sekolah. Alokasi waktu pembelajaran praktik dalam program produktif minimum 75 % (teori maksimum 25 %). dan tes untuk setiap pencapaian suatu kompetensi tertentu dalam program tertentu. Kesinambungan proses pembelajaran. 4. pembelajaran per minggu minimum 46 jam dan maksimum 50 jam @ 45 menit. produktif dilaksanakan di industri atau sebagian di Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 13 . Evaluasi sumatif dimaksud adalah tes untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan adaptif. Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1 (satu) tahun dilakukan oleh masing. 5. Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan KBM termasuk evaluasi sumatif. 2. Keutuhan dan ketuntasan penguasaan unit kompetensi. Waktu pembelajaran efektif per tahun untuk tingkat I dan II minimum 40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu. 6.masing sekolah dengan memperhatikan : a. c. Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 (dua) kali setiap tahun pembelajaran.Keterangan : 1. b. 3.

UNIT KOMPETISI : Persiapan Menggambar Teknik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 14 . Kode : OPKR-10-008B. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 4). • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • ISO gambar teknik. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Seluruh kegiatan persiapan menggambar teknik dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar 1. • Informasi teknik yang sesuai. 2. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. DESKRIPSI PEMBELAJARAN TINGKAT I 1. Persiapan Menggambar Teknik. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Prosedur pengukuran dan pengujian. Penggambaran teknik dilengkapi untuk memenuhi persyaratan perusahaan. • Prosedur menggambar teknik. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 2). • Persyaratan keselamatan diri. • Pemecahan masalah. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Pemahaman menggambar teknik.L. Perlengkapan gambar teknik dipilih untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-008B/01. • Persyaratan keamanan perlengkapan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. ISO gambar teknik. 3). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pengukuran dan pengujian.

Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan • Prosedur pengukuran . 3. Simbol-simbol. Keterampilan 2. Mengenal simbolsimbol. • Standar industri gambar teknik. UNIT KOMPETISI : Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik. • Mengumpulkan. Produk/sistem/komponen yang disajikan teridentifikasi dengan benar. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pembacaan gambar teknik. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Pembacaan gambar teknik. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Lingkup Belajar 1. Pemahaman prosedur dan kebijakan tentang gambar teknik di industri. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2.2. • Standar gambar teknik dari pabrik komponen/produk . Pemahaman informasi gambar teknik 3. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-009B/01 Membaca dan memahami gambar teknik. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Prosedur dan kebijakan perusahaan tentang gambar teknik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 15 . • Pemecahan masalah. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Informasi yang diberikan dimengerti dengan tepat. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. kodekode dan penampilan diagram/gambar. Kode : OPKR-10-009B. kode-kode dan penampilan diagram/gambar dengan benar. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Pemahaman gambar teknik. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4.

Pengukuran dimensi dan variabel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. Pemeliharaan alat ukur. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 2. 3. 2. • Mengumpulkan. Prosedur pengukuran. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemilihan dan penggunaan alat ukur. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Pemilihan alat ukur yang sesuai. Pengukuran dimensi dan variabel tanpa merusak komponen. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 16 . • Prosedur pengukuran. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Tipe alat-alat ukur dan penerapannya. Seluruh kegiatan pengukuran dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Skala alat ukur . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. UNIT KOMPETISI : Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Kode : OPKR-10-010B Alokasi Waktu : 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-010B/01 Pengukuran dimensi dan variabel menggunakan perlengkapan yang sesuai. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. 4. • Prosedur pemeliharaan alat ukur. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 4.3. Penggunaan teknik pengukuran yang sesuai dan hasilnya dicatat dengan benar. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 17 . Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 10-010B/02 Pemeliharaan alat ukur. Seluruh kegiatan pemeliharaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pemeriksaan dan penyetelan secara rutin pada alat ukur termasuk kalibrasi alat ukur dilaksanakan sebelum digunakan. Pemeliharaan rutin dan penyimpanan alat ukur sesuai spesifikasi pabrik. 4. Pemeliharaan alat ukur dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. • Identifikasi bahaya dan pencegahan dalam tempat kerja. • Syarat keselamatan diri • Simbol-simbol bahaya. (Standard Intenational). Teknik pemadaman kebakaran yang tepat. 5. Mematuhi tanda bahaya dan peringatan. Pemakaian pakaian pengamanan sesuai SI. 4. Pengenalan bahaya pada area kerja dan tindakan pengontrolan yang tepat. jadwal pemeliharaan berkala. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 2. 4. • Persyaratan pemeliharaan perlengkapan dan area kerja. Mengikuti kebijakan yang syah pada tempat kerja dan prosedur pengontrolan resiko. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur pertolongan pertama. • Prosedur CPR. Lingkup Belajar 1. Peralatan dan area kerja dibersihkan/dipelihara sesuai dengan keamanan. Perlengkapan dipilah sebelum melakukan pembersihan dan perawatan secara rutin. 1. Metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. 3. Prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja OPKR-10-016B 160 J P Elemen Unit Kompetensi 10-016B/01 Mengikuti prosedur pada tempat kerja untuk mengidentifikasi bahaya dan penghindarannya. Teknik pengangkatan/ pemindahan secara manual. Penggunaan teknik dan pengangkatan/ pemindahan secara manual yang tepat. 8. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.4. 2. 3. Mengenali bahaya pada area kerja dan melakukan tindakan pengontrolan yang tepat. • Prosedur keamanan dasar • Penggunaan dan penerapan alat pemadaman kebakaran yang tepat. Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 6. Prosedur perlindungan mesin pada saat genting. • Prosedur penanganan secara manual. • Penggunaan teknologi. Kriteria Unjuk Kerja 1. 5. 7. 10-016B/02 Pemeliharaan kebersihan perlengkapan dan area kerja. 2. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prosedur keamanan yang tepat. • Mengumpulkan. • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 18 . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Prosedur keamanan tempat kerja. Penggunaan metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. tempat penerapan dan spesifikasi pabrik.

1. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 10-016B/05 Menjalankan dasardasar prosedur keamanan.Elemen Unit Kompetensi 10-016B/03 Penempatan dan pengidentifikasian jenis pemadam kebakaran. Mengikuti prosedur alarm/peringatan/evakuasi di tempat kerja. Kebijakan/prosedur keamanan dijalankan berdasarkan pelatihan perusahaan dan undangundang yang berlaku. 2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/04 Pelaksanaan prosedur darurat. penggunaan dan prosedur pengoperasian ditempat kerja. Seluruh kegiatan penerapan pemadaman kebakaran dan prosedur kerja diidentifikasikan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. 1. Mengikuti prosedur perlindungan mesin pada saat tanda bahaya muncul. Mengikuti prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat untuk melindungi mesin pada saat keadaan tanda bahaya muncul. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Pengidentifikasian pemadaman kebakaran yang sesuai pada tipe yang tepat untuk lingkungan tempat kerja. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 19 .. 3. Pelayanan darurat yang profesional dan tepat untuk memanggil pertolongan dengan segera dilakukan oleh orang yang berkuasa untuk melakukan hal tersebut.

1. Seluruh staf disarankan menggunakan prosedur keamanan perusahaan dan metode yang tepat dalam penerapannya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/06 Pelaksanaan prosedur penyelamatan pertama dan CardioPulmonaryResusciation (CPR) Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 20 . Seluruh keamanan yang berhubungan dengan kejadian dicatat\dilaporkan pada formulir yang sesuai. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan pertolongan pertama yang dilakukan dicatat/ dilaporkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja undang yang berlaku. 2.

3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Peralatan dan perlengkapan yang dapat digunakan dipilih untuk memenuhi persyaratan pekerjaan. Peralatan dan perlengkapan yang sesuai digunakan untuk mencegah kecelakaan terhadap diri sendiri. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prosedur penggunaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Penggunaan dan Pemeliharaan Perala tan dan Perlengkapan Tempat Kerja.5. Seluruh kegiatan pengujian peralatan dan perlengkapan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. Lingkup Belajar 1. 4. Peralatan dan perlengkapan digunakan sesuai dengan prosedur-prosedur untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. OPKR-10-017B. • Prosedur kerja keamanan peralatan dan perlengkapan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. orang lain dan kerusakan hasil pekerjaan. Prosedur pemeliharaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. • Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. 3. • Penggunaan teknologi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan dasar peralatan dan perlengkapan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-017B/01 Memilih dan menggunakan secara aman peralatan tempat kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 21 . • Pemecahan masalah.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 22 . Peralatan/perlengkapan dirawat. Seluruh kegiatan perbaikan dan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kerusakan dan keausan peralatan dan perlengkapan diberi tanda dan dipisahkan dari tempat kerja untuk diperbaiki atau diganti dan dilaporkan kepada supervisor. Peralatan dan perlengkapan diperiksa secara teratur berdasarkan rekomendasi pabrik. 3.Elemen Unit Kompetensi 10-017A/02 Pemeliharaan/servis pada peralatan dan perlengkapan tempat kerja. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. disetel dan dipelihara sesuai jadwal pabrik untuk memastikan operasi yang aman dan benar dalam batasan tanggung jawab. 4. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. untuk memastikan kondisi kerja yang aman.

4. berat. 3. 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Cara-cara pemindahan dengan mempertimbangkan metode. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Berat material ditentukan dengan benar dengan penggunaan teknik yang paling memadai. OPKR-10-019B. 80 J P. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Teknik-teknik penanganan secara manual yang benar/prosedur pengangkatan dan pemindahan yang aman • Persyaratan keamanan perlengkapan/material • Persyaratan keselamatan diri • Kode area tempat kerja. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 . Perlengkapan yang tepat dipilih sesuai kebutuhan. Elemen Unit Kompetensi 10-019B/01 Mengangkat dan memindahkan material/ komponen/part. Pekerjaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan-kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 7. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 2. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi.6. Lingkup Belajar 1. penyimpanan. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Part-part /komponen /material yang di angkat di periksa terhadap bahaya-bahaya yang timbul. tinggi dan posisinya. Seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Teknik pemindahan dan pengangkatan material sesuai dengan standar tempat kerja. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Part/komponen/material ditempatkan dengan aman pada perlengkapan pemindahan dan penempatan kembali dengan memastikan keselamatan petugas dan keamanan dari part/komponen/material. 2. 6. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Teknik pengangkatan dilakukan dibawah standar tempat kerja Indonesia. Teknik penanganan secara manual yang benar dan aman.

pemotongan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Prosedur pengelasan. asap beracun/timah hitam beracun). Lingkup Belajar 1. • Penggunaan teknologi. • Pemecahan masalah. dan pemanasan yang tepat. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. arc. 2. Pematrian. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keselamatan diri (contoh. • Mengumpulkan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Melaksanakan Prosedur Pengelasan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Undang-undang dan persyaratan tentang K3 3. pematrian. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Prosedur pengelasan (oxy. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-10-006B 120 J P Elemen Unit Kompetensi 10-006B/01 Pelaksanaan prosedur pengelasan. • Prosedur pemanasan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Seluruh kegiatan pengelasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pengetahuan tentang logamlogam untuk keperluan las dan pematrian. 2.7. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prosedur pengelasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Tipe dari logam-logam yang sesuai dengan penerapannya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 24 . 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. dan MIG dan/atau TIG) • Prosedur pematrian • Prosedur pemotongan dengan panas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 25 .Elemen Unit Kompetensi 10-006B/02 Pelaksanaan prosedur pematrian. Seluruh kegiatan pematrian dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. 2. Prosedur pematrian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan pemotongan dengan cara panas dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi 10-006B/03 Pelaksanaan prosedur pemotongan dengan panas. 2. 3. Prosedur pemotongan dengan panas dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 26 . Kriteria Unjuk Kerja 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kriteria Unjuk Kerja 1. Prosedur pemanasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 27 . 3. 2.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/04 Pelaksanaan prosedur pemanasan. Seluruh kegiatan pemanasan suhu dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.8. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Pemeriksaan sistem kemudi dan prosedur pengujian (sesuai dengan kegunaan). 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 6. Pemeriksaan sistem kemudi tanpa menyebabkan kerusakan. Kondisi sistem/komponen kemudi ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi sesuai perundang-undangan kelaikan kendaraan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. • Pemecahan masalah. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. peralatan dan perlengkapan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. • Mengumpulkan. • Penggunaan teknologi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-008B 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-008B/01 Memeriksa dan menguji kondisi sistem/komponen kemudi. Metode sesuai dengan spesifikasi pabrik. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. Lingkup Belajar 1. 1. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi yang sesuai. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 28 . Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan dengan menggunakan metode. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem kemudi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. • Persyaratan keamanan kendaraan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. • Prosedur kondisi penilaian sistem komponen kemudi. • Informasi teknik yang sesuai. 3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem kemudi. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Prosedur pemeriksaan. • Mengumpulkan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Konstruksi dan kerja sistem suspensi. • • • • 4. pengujian. dan menentukan kondisi sistem/ komponen suspensi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Lingkup Belajar 1. Pemeriksaan sistem suspensi di pakai berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. • Informasi teknik yang sesuai • Kebijakan perusahaan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Penggunaan teknologi. Kondisi sistem/komponen ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi seseuai dengan perundang-perundangan kelaikan kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 29 . 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem suspensi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. 2. Pemecahan masalah. 5. 6. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).9. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem suspensi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 1. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. UNIT KOMPETISI : Pemeriksaan Sistem Suspensi Kode : OPKR-40-012B Alokasi Waktu : 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-012B/01 Memeriksa sistem / komponen suspensi dan menentukan kondisinya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri • Persyaratan keamanan komponen • Prinsip memeriksa sistem suspensi • Konstruksi dan kerja sistem suspensi yang sesuai • Prosedur pemeriksaan sistem suspensi dan pengujian (sesuai pada kegunaan) • Prosedur menentukan kondisi sistem/komponen suspensi.

3. Kode : OPKR-40-019B. Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. 5. 3. Elemen Unit Kompetensi 40-019B/01 Membongkar. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 30 . Tipe ban dalam dan ban luar beserta konstruksinya. Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Pemecahan masalah. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. Seluruh kegiatan pembongkaran. Kriteria Unjuk Kerja Pembongkaran dan penggantian ban dalam dan luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. UNIT KOMPETISI : Pembongkaran. 2. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. dan penggantian ban. • Penggunaan teknologi. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Prosedur pembongkaran. Prosedur pemeriksaan ban untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Tipe ban dalam atau ban luar dan konstruksinya • Prosedur pemeriksaan untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. sebagian atau tidak dapat diperbaiki). Lingkup Belajar 1. 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pembongkaran dan penggantian.10. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. memasang dan mengganti ban dalam dan luar. perbaikan. sebagian atau tidak dapat diperbaiki) • Keandalan perusahaan terhadap perbaikan ban • Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek • Prosedur pembongkaran dan penggantian • Prosedur perbaikan ban dalam dan luar • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan • Mengumpulkan. 2. pemasangan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Alokasi Waktu : 80 J P.

Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 6. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan ban dalam dan luar. 4. Perbaikan atau penggantian ban dalam atau luar dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang telah disetujui. 40-019B/03 Melaksanakan perbaikan ban dalam atau ban luar. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. 5. 4. • Prosedur penanganan secara manual. Perbaikan ban dalam dan ban luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem. berdasarkan spesifikasi industri dan pabrik. 2. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Persyaratan keselamatan diri . 2. 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 31 . 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Peraturan pemerintah yang diterapkan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 40-019B/02 Memeriksa ban dalam dan luar untuk menentukan perbaikan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 5. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kebijakan perusahaan. Penilaian ban yang tepat terhadap keseluruhan atau bagian kecil untuk menentukan perbaikan Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. 1. Lingkup Belajar Sikap lainnya. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan ban dalam atau luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan pada kelengkapan tempat kerja atau kendaraan Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan.

4. • Prosedur pengisian baterai. Pengujian. pemeliharaan. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Identifikasi tipe-tipe baterai. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 32 . dan penggantian baterai. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Cara aman mengenai air baterai (aki) dan cairan asam. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar 1. 3.11. Prosedur pengisian baterai. • Penggunaan teknologi. Pengetahuan tentang penanganan air aki dan cairan asam berdasarkan peraturan pemerintah tentang hal tersebut. • Prosedur bantuan start. Identifikasi tipe-tipe baterai. Alokasi waktu : 80 J P. Pengujian dilakukan dan hasilnya dianalisa disesuaikan dengan spesifikasi pabrik. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Pemecahan masalah. • Prosedur pemeliharaan/servis. Baterai diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. • Mengumpulkan. Kode : OPKR-50-001B. Prosedur bantuan start. • Kode area tempat kerja • Peraturan pemerintah yang berhubungan dengan pembuangan air baterai dan cairan asam. 5. 5. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 4. 3. 2. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai. UNIT KOMPETISI : Pengujian. • Prosedur pengujian mengenai beban dan berat jenis. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Pemilihan perlengkapan penguji yang sesuai. Elemen Unit Kompetensi 50-001B/01 Menguji baterai Kriteria Unjuk Kerja 1.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Baterai dilepas dan diganti tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/02 Melepas dan mengganti baterai. Tindakan dan langkahlangkah dilakukan untuk mencegah hilangnya memori elektronik pada kendaraan jika ada. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 33 . Memilih dan menggunakan perlengkapan dan peralatan yang sesuai. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3.

Katup baterai/terminal dibersihkan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 34 . Kendaraan dibantu start hidup tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 50-001B/04 Membantu start. Permukaan Air Baterai diperiksa dan ditambah seperlunya. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 1. Baterai diisi dengan menggunakan pengisi / baterai charger yang sesuai. Kriteria Unjuk Kerja 1.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/03 Memelihara/servis dan mengisi baterai. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dan pengisian baterai dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. 2.

bila perlu menggunakan pelindung. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 35 . Kabel jamper yang sesuai dipilih. 2. 3. Seluruh kegiatan bantuan start dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja komponen atau sistem lainnya. Kabel jamper disambung/dilepas dengan tahapan dan kutub yang benar. 4. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

4. Kriteria Unjuk Kerja 1. 4. • Prosedur pemeliharaan/servis. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Mengumpulkan. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. Langkah kerja peliharaan/ servis komponen sesuai dengan SOP K3. • Persyaratan keamanan komponen. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 36 . • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Pekerjaan pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan pedoman dari industri yang telah ditetapkan. 2. Elemen Unit Kompetensi 10-001B /01 Pelaksanaan pemeliharaan/servis komponen. 6. Menentukan komponen yang harus dipelihara/diservis. 5. 3. Pemeliharaan/servis komponen dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen. : 60 J P. K 3. 3. Data spesifikasi pabrik. • Persyaratan keamanan & perlengkapan kerja. • Tipe pelumas dan cairan pembersih. 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. : OPKR-10-001B. • Penerapan pelumas dan cairan pembersih. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Daftar pemeriksaan pemeliharaan/servis. Lingkup Belajar 1. Penggunaan metoda dan perlengkapan sesuai dengan spesifikasi industri. Dilengkapi data yang tepat sesuai hasil pemeliharaan/servis.TINGKAT II 12. Pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang ditentukan berdasarkan spesifikasi yang sesuai terhadap komponen. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.

peraturan dan prosedur/kebijasana an perusahaan. K3. Cara penanganan pelumas/cairan bekas yang sesuai dengan SOP. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. 3. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. Lingkup Belajar 1. (K 3). Sikap lainnya. Cara pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas yang sesuai dengan UU lingkungan hidup. Pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan undang-undang lingkungan hidup. Penanganan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi 10-001B/02 Identifikasi dan penggunaan pelumas/ cairan pembersih yang benar. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 37 . Penggunaan pelumas/cairan pembersih yang benar untuk komponen dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi pabrik. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. 2. Memilih pelumas/cairan pembersih yang sesuai.

5. Pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan pedoman perusahaan yang telah ditetapkan. Data spesifikasi pabrik. 2. Bagian-bagian kendaraan yang perlu diperiksa. • Daftar pemeriksaan. 2. Pemecahan masalah. 6. 5. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) • Persyaratan desain yang berhubungan dengan keamanan kendaraan. 4. • Mengumpulkan. 3. Penggunaan teknologi. K3. Pemeriksaan kendaraan dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang disetujui. • Pesyaratan minimum untuk cara kerja sistem. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami dari sumber yang tepat agar dapat memudahkan pemeriksaan. Langkah kerja pemeriksaan kendaraan. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 38 . : 60 J P. Cara mencatat pemeriksaan keamanan kendaraan 6. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.13. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan. : OPKR-10-013B. Pemeriksaaan kendaraan yang sesuai dengan SOP. 1. sehingga sesuai dengan standar dan prosedur. Lingkup Belajar 1. Sistem toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik dicatat dan diambil sesuai dengan perjanjian dengan pelanggan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4. menganalisa dan mengorganisasika n informasi. peraturan dan prosedur/kebijakan pabrik. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja . undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan keamanan kendaraan. Mengkomunikasik an gagasan dan informasi. • Persyaratan pelaporan hasil pemeriksaan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Elemen Unit Kompetensi 10-013B/01 Pemeriksaan kendaraan yang lengkap. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Menentukan toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik. 3. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 7. • Prosedur pemeriksaan kendaraan/komponen. Catatan yang berhubungan dengan pemeriksaan keamanan kendaraan dilengkapi dan akurat dalam format standar perusahaan dan dilakukan oleh orang yang tepat. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

• Mengumpulkan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur diagnosa/teknik pemecahan masalah. • Persyaratan keamanan. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : OPKR-10-014B. Strategi pendiagnosaan dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk menentukan suatu kerusakan/kesalahan pada kendaraan/ komponen/perlengkapan. 3. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. agar pemeriksaan lebih akurat dalam mendiagnosa kesalahan/kerusakan (jika diperlukan). Elemen Unit Kompetensi 10-014B/01 Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dari gejala dan penentuan tindakan.14. • Prosedur dokumentasi/ pelaporan. Pengidentifikasian kerusakan/kesalahan didapat dari hasil tes. 2. kendaraan dan perlengkapan. Lingkup Belajar 1. dan ”rencana tindakan” diputuskan selama perbaikan. • Pemecahan masalah. Cara membuat laporan hasil pemeriksaan yang sesuai dengan SOP. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. Identifikasi gejala dan sebab kerusakan. Analisa kerusakan dan perbaikan. dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap area tempat kerja. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. : 60 J P. K3. Kriteria Unjuk Kerja Informasi diakses dari sumber yang tepat untuk menginformasikan tindakan yang dibutuhkan dalam membantu membedakan antara “gejala” dan “sebab”. 2. • Gejala dan variasi penyebab. 5. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 6. peraturan. Laporan hasil pemeriksaan dilengkapi dalam format yang ditetapkan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Otoritas diberikan untuk membongkar bagian komponen. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Prosedur Diagnosa. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 39 . 7.

• Prinsip kerja engine. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan/servis engine dan komponenkomponennya tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Langkah kerja pemeliharaan/servis engine yang sesuai dengan pedoman industri SOP. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. Data-data spesifikasi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 5. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Mengumpulkan. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pemeliharaan/servis engine dilaksanakan sesuai dengan pedoman industri yang ditetapkan. : OPKR-20-001B. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya. 2. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. • Pemecahan masalah.15. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Elemen Unit Kompetensi 20-001B/01 Memelihara/servis engine dan komponenkomponennya. 4. 3. : 60 J P. Lingkup Belajar 1. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. • Persyaratan keselamatan diri . Komponenkomponen engine yang perlu diperiksa/diservis. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Penggunaan teknologi. Prinsip kerja engine. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Mengidentifikasi jenisjenis dari engine dan komponen. Kriteria Unjuk Kerja 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 40 . K3.

Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponennya yang sesuai dengan SOP. Data spesifikasi pabrik 3. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.16. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Sistem pendingin dan komponen-komponenennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. 3. • Prosedur pemeliharaan/servis. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya. Elemen Unit Kompetensi 20-010B/01 Memelihara/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja sistem pendingin. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penggunaan teknologi. Seluruh kegiatan melepas dan memasang sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Pencegah karat. • Menggunakan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Kriteria Unjuk Kerja 1. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. Lingkup Belajar 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Pemecahan masalah. : 60 J P. 5. • Persyaratan keamanan kendaran. Bagian-bagian sistem pendingin dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis. • Persyaratan keamanan peralatan. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. : OPKR-20-010B. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 41 . • Prosedur pengujian cairan pendingin. Prinsip kerja sistem pendinginan mesin. 4. K3. 2. • Tipe-tipe cairan pendingin dan penggunaannya. • Anti beku/anti mendidih. Langkah kerja pemeliharaan /servis sistem pendingin dan komponennya. 4.

• Prinsip kerja sistem bahan bakar yang terkontrol secara mekanis dan elektrik • Prosedur penanganan secara manual. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. 2. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan teknologi. • Mengumpulkan. • Persyaratan keselamatan diri. Kriteria Unjuk Kerja 1. • kebijakan pabrik/perusahaan. Lingkup Belajar Prinsip kerja sistem bahan bakar bensin Komponen/ sistem bahan bakar bensin yang perlu dipelihara/diservis. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin. 5. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. 4. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Data spesifikasi pabrik. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 4.17. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 42 . Elemen Unit Kompetensi 20-014B/01 Memelihara/servis komponen/sistem bahan bakar. : 60 J P. • Pemecahan masalah. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan yang sesuai dengan penggunaannya. 1. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis komponen sistem bahan bakar dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : OPKR-20-014B. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin sesuai dengan SOP. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis.K3.

UU dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Pemecahan masalah. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 43 . Lingkup Belajar 1. 3. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pemeliharaan/servis pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. Data spesifikasi pabrik. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. K3. 2. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis (termasuk pengeluaran). • Penggunaan teknologi. Pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel diuji dengan persyaratan kerja. Kriteria Unjuk Kerja 1. Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. • Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar disel dan komponen. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel : OPKR-20-017B : 60 J P. 4. • Persyaratan keselamatan diri. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.18. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan keamanan peralatan/bahan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemeliharaan/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 5. Elemen Unit Kompetensi 20-017B/01 Memelihara/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang perlu dipelihara/di servis. Langkah kerja pemeliharaan/servi s sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang sesuai dengan SOP. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan.

19. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian. : OPKR-30-001B. : 60 J P.

Eleme n Unit Kompetensi
30-001B/01 Memelihara/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik. 4. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit kopling dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja kopling 2. Unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian yang perlu dipelihara/di servis. 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servi s unit kopling berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prinsip kerja kopling • Prosedur pemeliharaan/servis yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

44

20. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual. : OPKR-30-004B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi
30-004B/01 Pemeliharaan/servis transmisi manual dan komponen-komponen.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Pemeliharaan/servis pada komponen-komponen transmisi dilaksanakan sesuai spesifikasi kendaraan mengenai metode dan perlengkapan. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja transmisi manual . 2. Bagian-bagian transmisi manual yang perlu dipelihara/ di servis. 3. Data spesifikasi pabrik. 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis transmisi manual berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prosedur pemeliharaan/servis • Pelumas/minyak transmisi dan penerapannya. • Prinsip-prinsip operasi dari transmisi penggerak sabuk . • Informasi teknik yang sesuai . • Persyaratan keamanan peralatan . • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Kebijakan perusahaan . • Prosedur keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

45

21. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan. : OPKR-30-010B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi

Kriteria Unjuk Kerja

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

46

Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 5. • Pemecahan masalah. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. : OPKR-30-013B. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. K3. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. • Jenis pelumas serta penggunaannya . Lingkup Belajar 1. • Menggunakan teknologi. • Mengumpulkan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis.Elemen Unit Kompetensi 30-010B/01 Memelihara/servis unit final drive dan komponenkomponennya. • Prosedur pemeliharaan/servis • Informasi teknik yang sesuai. 3. Prinsip kerja unit final drive/gardan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja dan jenis final drive/gardan. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan perusahaan • Prosedur keselamatan diri. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. : 40 J P. • Persyaratan keamanan peralatan . Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 47 . undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Data spesifikasi pabrik. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi. Langkah kerja pemeliharaan/servis unit final drive/gardan berdasarkan SOP. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. Komponen unit final drive/gardan yang perlu dipelihara/di servis. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 22.

Elemen Unit Kompetensi
30-013B/01 Memelihara/servis poros penggerak roda/drive shaft tdan komponenkomponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis poros penggerak roda dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shaft dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metoda dan perlengkapan yang tepat, sesuai dengan spesifikasi terhadap kendaraan/alat industri/pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-komponennya, dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja poros penggerak roda 2. Komponen poros penggerak roda/drive shaft yang perlu diperbaiki/diganti 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis poros penggerak roda/ drive shift dan komponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Desain dan jenis poros penggerak roda • Prinsip-prinsip kerja poros penggerak roda • Variasi kecepatan/velocity fluctuations • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan pabrik/perusahaan • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah • Menggunakan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

23. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan Komponen-komponennya. : OPKR-40-001B. : 60 J P.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

48

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/01 Merakit dan memasang sistem rem/komponenkomponenya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perakitan dan pemasangan sistem rem. 5. Seluruh kegiatan perakitan dan pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja sistem rem. 2. Data spesifikasi pabrik 3. Langkah kerja perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Langkah kerja pengujian sistem rem/komponenkomponennya sesuai SOP, K 3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Penggunaan kode area tempat kerja • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keselamatan diri • Peraturan perundangundangan yang diterapkan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem • Konstruksi dan fungsi yang sesuai dengan penggunaannya • Jenis-jenis bahan/material dan penggunaannya • Prosedur pembuatan pipa rem • Metode perekatan • Prosedur perakitan dan pemasangan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan/industri • Prosedur pengujian sistem rem • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

49

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/02 Menguji sistem rem/ komponen-komponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pengujian sistem rem/komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pengujian dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pengujian sistem rem. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Jenis pelumas dan cairan rem.

2.

3.

4. 5.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

50

• Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Langkah kerja pemeliharaan/servis sistem rem dan komponennya sesuai SOP. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Pemecahan masalah. Pemeliharaan/servis sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Persyaratan keamanan kendaraan. • Informasi teknik yang sesuai. Sistem rem dan komponennya dipelihara/ servis dilaksanakan dengan menggunakan metode. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Jenis cairan rem dan penggunaannya. Elemen Unit Kompetensi 40-002B/01 Memelihara/servis sistem rem dan komponenkomponennya. • Persyaratan lingkungan untuk pembuangan limbah. • Tanda peringatan terhadap debu rem. 4. • Prosedur pemeliharaan/servis termasuk inspeksi visual. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. K 3. • Penggunaan teknologi. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. : 60 J P. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. Cara kerja sistem rem 2. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. Sistem rem dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 51 . 5. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. membuang udara dan penyetelan. : OPKR-40-002B. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem/kompenen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). perlengkapan dan material yang ditetapkan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Tipe dari bahan rem dan potensi bahayanya. Data spesifikasi pabrik. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).24. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Rem.

3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 4. K 3. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. 2. Langkah kerja pemeliharaan / servis sistem kemudi sesuai dengan SOP. : OPKR-40-009B. Kriteria Unjuk Kerja 1. Elemen Unit Kompetensi 40-009B/01 Memelihara/servis sistem kemudi dan komponenkomponennya. • Mengumpulkan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Data spesifikasi pabrik. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis • Prinsip kerja sistem mekanis. Bagian sistem kemudi yang perlu dipelihara / diservis 3. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis.25. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 52 . • Penggunaan teknologi. 5. Prinsip kerja sistem kemudi. Lingkup Belajar 1. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. hidrolis dan elektris • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan • Persyaratan keselamatan diri. : 60 J P. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah.

Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Kebijakan perusahaan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 4. • Informasi teknik yang sesuai. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Mengumpulkan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 53 . peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan diri. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeliharaan sistem suspensi dan komponennya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. perlengkapan dan toleransi yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. Kriteria Unjuk Kerja 1. Elemen Unit Kompetensi 40-014B/01 Memelihara/servis sistem suspensi dan/atau komponen-komponennya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi. : 60 J P. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Standar prosedur keselamatan kerja. • Jenis-jenis sistem suspensi dan prinsip kerjanya . Pemahaman sistem suspensi dan prinsip kerjanya. Lingkup Belajar 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.26. 3. : OPKR-40-014B. • Pemecahan masalah. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan dengan menggunakan metode. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan teknologi.

Prinsip kerja sistem kelistrikan otomotif. 3. Elemen Unit Kompetensi 50-002B/01 Menguji dan mengidentifikasi kesalahan sistem/ komponen. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Pengukuran kelistrikan dan prosedur pengujian. : 60 J P.TINGKAT III 27. 2. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Jenis kerusakan sistem kelistrikan dan metoda perbaikannya. Kriteria Unjuk Kerja 1. Lingkup Belajar 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Prinsip-prinsip kelistrikan • Prosedur perbaikan. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. 2. Standar prosedur keselamatan kerja. 5. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 54 . : OPKR-50-002B. • Prosedur untuk menghindari kerusakan pada ECU (Electrical Control Unit) = unit pengontrol listrik. Sistem/komponen diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Mengumpulkan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Prosedur pengukuran dan pengujian kelistrikan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keselamatan kendaraan. • Penggunaan teknologi. 3. • Pemecahan masalah.

3. Lingkup Belajar kerja. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan pengontrol listrik. tehnik dan material yang sesuai. Perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan dengan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain.Elemen Unit Kompetensi 50-002B/02 Perbaikan ringan pada rangkaian kabel. 4. Perbaikan yang diperlukan. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). penggantian komponen dan penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

Prosedur pengukuran dan pengujian komponen-komponen engin. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen engine. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Mengumpulkan.e 4. 2. membongkar dan mengganti engine dan komponen-komponennya. Prinsip kerja engine. • Konstruksi dan operasi/kerja engine yang sesuai untuk diterapkan • Teknik penanganan secara manual • Persyaratan keselamatan diri. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). : OPKR-20-002B. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan.28. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya. 5. Perbaikan pada engine dilaksanakan sesuai dengan panduan industri yang ditetapkan. Elemen Unit Kompetensi 20-002B/01 Memperbaiki. Standar prosedur keselamatan kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. pembongkaran dan penggantian engine dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Perbaikan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. penggantian dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar 1. : 80 J P. • Pemecahan masalah. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. jenis-jenis kerusakan serta prosedur perbaikan. 2. Kegiatan pembongkaran. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan engine/komponen • Prosedur pembongkaran dan penggantian engine • Prosedur pengukuran dan pengujian • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . 3. 3. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis.

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 5. 3. • Mengumpulkan. 3. Standar prosedur keselamatan kerja. pelepasan dan penggantian. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan sistem pendingin diselesaikan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. Elemen Unit Kompetensi 20-011B/01 Merperbaiki sistem pendingin dan komponenkomponennya. Konstruksi dan prinsip kerja sistem pendinginan engine. • Persyaratan perlengkapan keselamatan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 56 . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. : 60 J P. : OPKR-20-011B. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. diganti dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. 4. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem A/C (Pendingin) dan Komponen-komponennya. 1. • Persyaratan keamanan kendaran. Lingkup Belajar 1. Identifikasi kerusakan dan penggantian/perbai kan komponen yang rusak. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan. 2. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. • Konstruksi dan kerja sistem pendingin • Prosedur pengujian komponen sistem.29. Seluruh kegiatan pelepasan / penggantian sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Sistem pendingin dan komponen-komponennya diperbaiki. 2. Pengujian komponen sistem. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Penggunaan teknologi.

• Persyaratan keselamatan diri. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 57 . 4. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 5. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. : 60 J P. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. konstruksi dan prinsip kerja radiator. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. : OPKR-20-013B. Standar prosedur keselamatan kerja. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Perbaikan radiator dan prosedur pengujiannya. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/komponen. • Penggunaan teknologi. • Tipe-tipe. • Mengumpulkan. • Proses pematrian/penyolderan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Perbaikan Radiator. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Memperbaiki radiator tanpa merusak komponen atau sistem lainnya. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai dengan hasil perbaikan. Elemen Unit Kompetensi 20-013B/01 Merperbaiki radiator dan/atau komponennya. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kode area tempat kerja • Undang-undang yang dapat digunakan. • Prinsip kerja radiator. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). konstruksi dan bahan radiator. Lingkup Belajar 1. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.30. • Informasi teknik yang sesuai. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Perbaikan radiator dan prosedur pengujian. Tipe. 3. Identifikasi kerusakan radiator. Radiator dan komponenkomponennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

• Penggunaan teknologi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Prosedur keselamatan diri. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 58 . • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Metode perbaikan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Standar prosedur keselamatan kerja. penggantian dan penyetelan. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Prosedur pengukuran. Konstruksi dan prinsip kerja karburator. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin : OPKR-20-015B : 60 J P. pengujian dan penyetelan. penyetelan dan pengujian karburator. menganalisa dan mengorganisasikan informasi.31. Seluruh kegiatan perbaikan komponen sistem bahan bakar. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Persyaratan keamanan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. penyetelan dan pelepasan/ penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Perbaikan komponen sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. Perbaikan dan penyetelan sistem/komponen bahan bakar dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan karburator. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan kerja dari sistem karburator yang sesuai terhadap penggunaannya. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Elemen Unit Kompetensi 20-015B/01 Memperbaiki komponen sistem bahan bakar bensin. 2. • Prosedur pelepasan. Lingkup Belajar 1. Pengukuran. • Kebijakan pabrik/perusahaan • Teknik penanganan secara manual. 4. 3. • Mengumpulkan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

melepas dan mengganti komponen sistem injeksi bahan bakar diesel. diuji. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. : OPKR-20-018B. melepas dan mengganti sistem / komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 59 . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. 4. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi. Komponen injeksi bahan bakar diesel diuji untuk memenuhi persyaratan kerja. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Standar prosedur keselamatan kerja. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok.32. 2. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Perbaikan. Elemen Unit Kompetensi 20-018B/01 Memperbaiki. 3. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Lingkup Belajar 1. Pengukuran komponen. penyetelan dan pengujian sistem injeksi bahan bakar diesel. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. Konstruksi dan prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Komponen injeksi bahan bakar diesel diperbaiki. • Mengumpulkan. 5. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Konstruksi komponen dan kerja yang sesuai terhadap penggunaan. • Persyaratan keselamatan diri. diganti berdasarkan spesifikasi yang ditentukan oleh pabrik. 3. • Prosedur penanganan secara manual. : 60 J P. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.

pembongkaran dan penyetelan yang sesuai. : OPKR-30-002B. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. • Penggunaan teknologi. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 4. Semua prosedur pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan. 3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Seluruh kegiatan pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : 80 J P. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 3. Konstruksi dan prinsip kerja kopling. Lingkup Belajar 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja Pelepasan dan penggantian kopling dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja kopling (sesuai dengan penggunaan). Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Melepas/mengganti unit kopling dan komponenkomponennya. • Prosedur perbaikan. • Pemecahan masalah. • Mengumpulkan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.33. 2. 1. Penyetelan kopling. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya. • Persyaratan perlindungan diri. 2. Standar prosedur keselamatan kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 60 . menganalisa dan mengorganisasikan informasi.

Seluruh kegiatan pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 61 . 2.Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Membongkar/memperbaiki komponen-komponen sistem pengoperasian kopling. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik dan toleransi. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 62 . Konstruksi dan prinsip kerja transmisi manual. 3. • Teknik penanganan secara manual. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. penggantian dan perbaikan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Transmisi Manual. • Mengumpulkan. • Prosedur pembongkaran. 2. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.34. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Standar prosedur keselamatan kerja. • Prosedur pengujian dan pengukuran komponen/unit (sesuai pada penggunaannya). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Prosedur keselamatan diri. : 60 J P. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja transmisi manual dan/atau transmisi penggerak dengan sabuk/belt (sesuai dengan penggunaannya) . Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan/penggantian sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar 1. • Penggunaan teknologi. • Pemecahan masalah. • Informasi teknik yang sesuai. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai. 4. Elemen Unit Kompetensi 30-005B/01 Memperbaiki. Metoda perbaikan dan penggantian komponen. Perbaikan dan penyetelan pada komponen transmisi dilaksanakan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi dan toleransi tehadap kendaraan/sistem. pelepasan dan penggantian. melepas dan mengganti transmisi manual dan komponenkomponennya. Pengukuran komponen dan pengujian sistem transmisi manual. 2. : OPKR-30-005B. • Persyaratan keamanan perlengkapan. Perbaikan transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya.

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Pemecahan masalah. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. 1. 5. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4. • Prosedur pengujian dan penyetelan. 3.35. • Penggunaan teknologi. • Informasi teknik yang sesuai. Standar prosedur keselamatan kerja. penggantian dan perbaikan • Jenis dan desain unit final drive • Konstruksi dan cara kerja dari unit final drive (sesuai dengan penggunaan). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. : OPKR-30-011B. Seluruh kegiatan perbaikan dan pembongkaran/ penggantian unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Elemen Unit Kompetensi 30-011B/01 Memperbaiki unit final drive/gardan dan komponen-komponennya. konstruksi dan prinsip kerja final drive. Perbaikan dan/atau penggantian pada unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. : 60 J P. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Unit Final Drive/Gardan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap alat industri/ kendaraan/pabrik. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Jenis dan prinsip sistem pelumasan 3. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan unit final drive/gardan. 5. Jenis. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. • Persyaratan perlindungan diri. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 63 . • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 2. Pembongkaran dan metoda perbaikan final drive. Lingkup Belajar 1. • Tipe pelumas dan penggunaannya. • Kebijakan pabrikan/perusahaan • Metode penanganan secara manual. • Persyaratan keamanan peralatan . peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Penyetelan dan pengujian final drive.

penggantian dan perbaikan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Kebijakan pabrik/perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shafts dan komponen komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shafts dan komponen-komponennya dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. 5. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Konstruksi dan kerja dari komponen/sistem yang berhubungan pada final drive (sesuai pada penggunaan). sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik/kendaraan. • Persyaratan keselamatan diri. • Penilaian komponen . Perbaikan poros penggerak roda/drive shafts. : OPKR-30-014B. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. • Pemecahan masalah. Pengukuran dan spesifikasi toleransi. Standar prosedur keselamatan kerja. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 2. Lingkup Belajar 1. : 40 J P. 2. • Prosedur pengujian. 3. • Informasi teknik yang sesuai. Elemen Unit Kompetensi 30-014B/01 Memperbaiki poros penggerak roda/drive shafts dan komponenkomponennya. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Konstruksi dan prinsip kerja poros penggerak. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Persyaratan keamanan peralatan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 64 . Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan poros penggerak roda.36.

UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Rem. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 65 .37. : OPKR-40-003B.

• Prosedur pengujian. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan sistem operasi rem (sesuai dengan kegunaan) • Prosedur perbaikan. 3. melepas dan mengganti sistem rem dan/atau komponen lain yang bersangkutan. • Kebijakan perusahaan. perlengkapan dan bahan yang berdasarkan spesifikasi pabrik. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan. Standar prosedur keselamatan kerja. Perbaikan. 38. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 66 . Perbaikan dan penggantian komponen sistem rem. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Penggunaan teknologi. Perbaikan. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. : 60 J P.Elemen Unit Kompetensi 40-003B/01 Memperbaiki. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kemudi. Lingkup Belajar 1. : OPKR-40-010B. • Tanda peringatan terhadap debu rem. Pengujian dan penyetelan sistem rem. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. pelepasan dan penggantian. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. 4. Seluruh kegiatan perbaikan. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. pelepasan dan penggantian sistem rem dan komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode yang ditetapkan. pelepasan dan penggantian. pelepasan dan penggantian sistem rem dan/atau komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. pelepasan dan penggantian sistem rem dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Konstruksi dan sistem operasi rem. 5.

Prinsip dan geometri kelurusan roda. 3. membongkar dan mengganti sistem kemudi dan komponenkomponennya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Kriteria Unjuk Kerja 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. pembongkaran/ penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Persyaratan keselamatan diri. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Metoda pembongkaran dan perbaikan. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi sesuai dengan kegunaan. 4. • Pemecahan masalah. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. • Prosedur pengujian dan penyetelan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan/perlengka pan kerja. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Suspensi. 2. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Konstruksi dan prinsip kerja sistem kemudi. penggantian dan perbaikan. • Prinsip dan geometri kelurusan roda kendaraan. 39. • Kebijakan perusahaan • Mengumpulkan. Seluruh kegiatan perbaikan. • Penggunaan teknologi. Lingkup Belajar 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Perbaikan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 67 . perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. Perbaikan dan penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode. : OPKR-40-013B. Pengujian dan penyetelan. 4. 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan sistem kemudi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 5. Standar prosedur keselamatan kerja. : 60 J P.Elemen Unit Kompetensi 40-010B/01 Memperbaiki. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

• Pemecahan masalah. Seluruh kegiatan perbaikan sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. • Mengumpulkan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. • Konstruksi dan kerja yang sesuai pada penggunaannya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 68 . 40.Elemen Unit Kompetensi 40-013B/01 Memperbaikan sistem suspensi dan komponenkomponennya. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 2. • Penilaian komponen • informasi teknik yang sesuai. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Standar prosedur keselamatan kerja. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. • Penggunaan teknologi. pergantian dan kerja yang sesuai dengan penggunaannya. : 60 J P. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja 1. : OPKR-50-003B. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keamanan kendaraan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Lingkup Belajar 1. 3. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan dengan metode dan perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. • Persyaratan keamanan diri. • Kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kelistrikan. 4. Analisa kerusakan dan perbaikan. Konstruksi dan kerja komponen sistem suspensi. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan 5. 2.

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. • Mengumpulkan. • Pemecahan masalah. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Penggunaan teknologi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. Tes/pengujian pada sistem kelistrikan dilaksanakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik-tehnik yang sesuai. penggantian komponen dan penyetelan yang diperlukan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Pengetesan sistem kelistrikan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 69 .Elemen Unit Kompetensi 50-003B/01 Memperbaiki sistem kelistrikan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Lingkup Belajar 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Cara kerja sistem/komponen kelistrikan sesuai untuk penggunaannya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. tehnik dan bahan yang sesuai. Perbaikan sistem kelistrikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 41. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 5. Perbaikan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Standar prosedur keselamatan kerja. Prinsip kerja sistem kelistrikan dan komponennya. 2. : 80 J P. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian. Kriteria Unjuk Kerja 1. : OPKR-50-006B. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur perbaikan system kelistrikan/komponen. 4. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Prosedur pengujian system kelistrikan/komponen.

4. 2. Prosedur pengujian dan perbaikan. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. • Prinsip-prinsip kerja dan penggunaan dari sistem pengisian dan starter. • Pemecahan masalah. • Prosedur perbaikan. Standar prosedur keselamatan kerja. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan teknologi. simbol grafik dan diagram. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. • M elaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Tes/pengujian dilakuakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. Wiring diagram sistem pengisian dan stater. Lingkup Belajar 1. pengisian dan stater 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Konstruksi dan kerja sistem pengisian dan starter yang sesuai penggunaan. 5. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 50-006B/01 Menguji sistem/komponen dan mengidentifikasi kesalahan/kerusakan. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 5. Konstruksi dan prinsip kerja sistem. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Pemahaman petunjuk teknis material. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Prosedur pengujian. Pengujian dilaksakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Mengumpulkan. Analisa kerusakan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 70 . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2.

3. tehnik dan bahan yang sesuai. sistem pengisian dan komponenkomponennya 1. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja Sistem starter dan pengisian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Perbaikan yang diperlukan. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/02 Memperbaiki sistem starter. penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. penggantian komponen. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 71 . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 5. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 72 . peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Konstruksi dan prinsip kerja sistem gas buang sesuai penggunaannya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Elemen Unit Kompetensi 20-022B/01 Melepas. Standar prosedur keselamatan kerja. Analisa kerusakan komponen sistem gas buang. 2. • Mengumpulkan. : OPKR-20-022B. : 60 J P. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. emisi gas buang (konverter katalis) • Sistem kerja/persyaratan minimum • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan. 2. 3. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 4.42. 4. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pelaksanaan pelepasan/penggantiannya dilaksanakan berdasarkan pedoman industri yang ditetapkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot). sesuai spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. Perbaikan dan penggantian komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Peraturan pemerintah yang sesuai untuk polusi suara. 1. Prosedur perbaikan sistem gas buang. Lingkup Belajar 1. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. memperbaiki dan mengganti komponenkomponen/sistem gas buang (knalpot) yang rusak. Konstruksi dan prinsip sistem kerja gas buang. 3. • Prosedur perbaikan sistem gas buang. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Perbaikan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja sistem pengapian sesuai penggunaannya Prosedur pengukuran dan pengujian Persyaratan keamanan kendaraan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Pengapian. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Prosedur perbaikan sistem pengapian. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Konstruksi dan prinsip sistem kerja pengapian. tehnik dan material yang sesuai. perlengkapan dan keselamatan diri Pola pengapian • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan Penggunaan gagasan teknis dan matematis Pemecahan masalah Penggunaan teknologi • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. penyetelan dan penggantian komponen dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. : OPKR-50-011B. 2. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.43. : 60 J P. Analisa kerusakan komponen sistem pengapian. • • • • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . Sistem pengapian diuji dan hasilnya dicatat menurut prosedur dan kebijakan perusahaan. Elemen Unit Kompetensi 50-011B/01 Memperbaiki sistem pengapian dan komponennya. Lingkup Belajar 1. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. 5. Sistem pengapian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 4.

• Prosedur pengujian dan penemuan kesalahan . Sistem kelistrikan dipasang dengan menggunakan peralatan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. dan tehnik yang sesuai. 2. Wiring diagram sistem penerangan otomotif. Pemasangan/bahan yang sesuai. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. • Prosedur pemasangan • Cara kerja sistem kelistrikan dan komponen yang sesuai untuk penggunaan. : OPKR-50-007B. • Pemahaman peraturan pemerintah. 4.44. • Prinsip-prinsip kelistrikan dan penerapan pada wiring/penerangan. 5. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. Lingkup Belajar 1. 4. dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring. • Mengumpulkan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemasangan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemasangan. Seluruh kegiatan instalasi/pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Penggunaan teknologi. Standar prosedur keselamatan kerja. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur perbaikan sistem kelistrikan . Prinsip kerja sistem penerangan. • Pemecahan masalah. Pengujian. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. • Persyaratan keselamatan diri. : 60 J P. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Elemen Unit Kompetensi 50-007B/01 Memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan yang diperlukan. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 74 . peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/02 Menguji sistem kelistrikan. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. 1. 5. 4. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan teknik yang sesuai.

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan perbaikan/repair dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. tehnik dan bahan yang sesuai. 4. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/03 Memperbaiki sistem kelistrikan. 1. Perbaikan yang perlu dilaksanakan menggunakan peralatan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 75 . Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 3.

M. KURIKULUM TERSELUBUNG Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 76 .

Harsono. Keselamatan dan Kesehatan Kerja.N. Warren J. IrSuarpraja Teja. Petunjuk Praktek Pengukuran. Drs. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI Buku Sumber Gambar Teknik Mesin I. Drs. Drs. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas Dept Teknik Mesin ITB. Hendarsih H. Drs. ITB. Andreas G. G. Dikmenjur. Ron Culley Petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Fitting and Machining. Keselamatan Kerja dan Tata Laksana Bengkel. Politeknik Mekanik Swiss. ImanPermana. Sugiarto H. Dikmenjur. Luzaddler. Menggambar Mesin menurut Standar ISO. Non textbook SOP Departeme n Desain Menggambar Teknik. Drs. Drs. Dan M. Dept. Barmavoi Gambar Teknik Mesin Basis. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Pengukuran dan Pemeriksaan Bahan. R. Drs. Joel Tajo. Alinafiah. PT Toyota Astra Motor Pedoman Penyelenggaraan Bengkel Otomotif. Teknik Mesin ITB. Butar Manik New Step 1. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas. Deddy Suhardi. Pedoman Umum Penyelenggaraan Bengkel. S. New Step 1. Takeshi Sato dan N. Kode Modul Judul Modul 1 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik • • • • • • • • 2 OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman gambar Teknik 3 OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur • • • • • 4 OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja • • • 5 6 OPKR-10-017B Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penangan Secara Manual • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 77 . No. Joel Tadjo Alat Pengangkat. Djainul .

P3GT Bandung. Patasik Pelajaran Teknik Mobil. Step 3. Patioran. PT Toyota Astra Motor. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Daryanto. Pemeliharaan/Service dan Penggantian Baterai. Agus S. Kode Modul Judul Modul 7 OPKR-10-006B Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Kemudi dan Suspensi. Diagnosa dan Gangguan pada mesin dan Sistemnya. Dikmenjur Pengerjaan Las Asetilen dan Las Listrik I. Toyota Astra Astra Motor. Agus S. Dikmenjur Dasar-dasar Otomobil. Drs AP. BE. Drs. Didik Suryana. Drs. Daryanto. Pematrian. Ir. Wiganda. Pengetahuan Dasar Teknik. PT Toyota Astra Motor Penggunaan dan Pemeliharaan Permesinan otomotif. Drs. dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam. Drs I.No. Patasik dan M. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 78 . Pelumasan Mesn Mobil. 8 OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi Buku Sumber • • • Petunjuk Kerja Las. OPKR-50-001B Pengujian. Drs. • • • • • • • 10. Drs. Perbaikan. Gangguan dan Diagnosa Perbaikan teknik Mobil. New Step I. Hadi Soemarto Petunjuk Praktik Service dan Pengujian mesin. Dikmenjur. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan. Wayan Linas. I Wayan Linas. 11 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan pemeliharaan/Service Komponen • • • 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan • Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan • Kendaraan OPKR-10-014B Pelumasan Prosedur • Diagnosa • • 14 Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Toyota Astra Motor. Non TextBook SOP • • 9. Menyolder Sambungan Kabel. Dikmenjur. Patrick dan M Wiganda. Analisa Kerusakan. OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi OPKR-40-019B Pembongkaran. Dikmenjur (34-36) Kemudi dan Suspensi. BE. Drs. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan bahan Bakar. New Step I. Agus S.

Melayani transmisi Manual. H Wiganda BE. Agus S. H. Dasar-dasar Otomobil. H. Kode Modul Judul Modul 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Service Engine dan Komponenkomponennya Buku Sumber • • • • • • • Pemeliharaan dan perbaikan Motor Bensin I Drs. PT Toyota Astra Motor 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Service Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Service Sistem Bahan Bakar Bensin • • • • • • • • • • • 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Service Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel. Drs. Lovian. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. BE. Drs Agus S. H. Wiganda BE. Wiganda BE. Wiganda BE. Service Otomobil. H. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Agus Patasik. Sistem Bahan Bakar Motor Bensin. Drs. New Step 1. PT Toyota Astra Motor. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Yusuf Setiadiwiria Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. PT. Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Bahan Bakar Motor. Abigail Pakpahan Pendinginan Mobil. Agus Patasik dan H. Drs. Wiganda. RM. PT Toyota Astra Motor. Dikmenjur. P3GT Band ung. Wiganda. Drs. Northop. T. Pengantar Teori Teknik Pendingin M. Toyota Astra Motor. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. P3GT Bandung. Soenarno BE. Drs. Tune Up Motor Bensin. Yulius Ode. Pedoman Reparasi Mesin Toyota Kijang. Patasik.. BE. 19 20 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Service Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem pengoperasian OPKR-30-004B Pemeliharaan/Service Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Service Unit Final Drive/Gardan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 79 . PT Toyota Astra Motor Melayani unit Diferensial. Patasik. Bahan bakar motor Bensin.. PT Toyota Astra Motor.No.

New Step 1. Dikmenjur Rem dan Pengereman1. Agus S. Drs. Yayat Supriyatna.Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Motor Bensin. Drs. Agus Patasik. Wiganda. Sumarsono.No. Drs. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 . Drs. Pedoman Reparasi Mesn Toyota Kijang – PT. Pemeliharaan dan Perbaikan kemudi-Suspensi. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Dikmenjur. BE. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. Rem dan Pengereman1. H. Wiganda. Patasik. I wayan Linas dan H. PT. BE. Stockel. I Wayan Linas dan H. Toyota. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Pedomam Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Kode Modul Judul Modul 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Service Poros penggerak Roda Buku Sumber • • • • • New Step1. PT Toyota Astra Motor. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Agus Patasik. Wiganda. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Drs. Pemeliharaan dan Perbaikan Kelistrikan Otomotif. Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. 80 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/ Service Sistem Rem • • • 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/ Service Sistem Kemudi • • • • • • • • • • 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/ Service Sistem Suspensi 27 OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem kelistrikan 28 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponenkomponennya • Auto Service dan Repair. PT Toyota Astra Motor. PT Toyota Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Kemudi dan Suspensi. Sumarsono. BE. Dikmenjur Listrik Otomotif 1. Martin W. PT Toyota Astra Motor. PT Toyota Astra Motor Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Drs.

• Service Training Mekanik “C”. H. • Petunjuk Praktek Kerja Reparasi Motor Bensin/Diesel. Drs. Drs.BE. Drs. Drs. Star Motors Indonesia. Patasik. • Penggunaan alat uji NozzleInjektor dan Gas Buang. • Motor Diesel Putaran Tinggi.Patasik. PT. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Wiranto Arismunandar. Drs. Toyota – Astra Motor. 29 Judul Modul Stockel. Drs. Drs. Drs. Agus S. PT. Drs. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. • Penggunaan alat uji Pompa Injeksi Hartige 950. Soemarsono. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 81 . OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya. Sardijo.Astra Motor. PT. Drs. Arifin Sidabutar.P. Drs. Toyota-Astra Motor • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Hayat S. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Kepala Silinder dan Blok Mesin. PT. Wiganda. Arifin. Kijang – PT. 30 OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator 31 OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/ Sistem Bahan Bakar Bensin 32 OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel 33 OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya. Abigain Pakpahan.. 34. Abigain Pakpahan • Non TextBook • Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. • Service Training Mekanik “C”. OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual • Pedoman Reparasi Mesin Toyota. Agus S. • Praktek Service dan Pengujian Otomotif. BE. Toyota-Astra Motor. Soemarsono. Patioran. Kode Modul Buku Sumber • Motor Bensin I. Koichitsuda • Work Shop manual OM 352. Toyota. Indomobil Utama. A. Dikmenjur. • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Yayat Supriatna. • Pendingin Mobil. R. PT.No.

Dikmenjur • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. Toyota-Astra Motor • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1. 37. PT. Dikmenjur. Kode Modul Judul Modul 35 OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan 36. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Dikmenjur. • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. • Perlengkapan Kelistrikan Bodi. Toyota-Astra Motor. PT. • Sistem Pengisian Mobil. PT. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1. OPKR-30-014B Perbaikan Porosporos Penggerak Roda. Yayat Supriatna. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Reparasi 40 OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Stater dan Pengisian 41. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. Dikmenjur. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 82 . PT. • Memperbaiki Poros Penggerak P3GT Bandung. 42. 38. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Drs.No. PT. Toyota-Astra Motor. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi 39. OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem Buku Sumber • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Toyota-Astra Motor. Dikmenjur. Toyots-Astra Motor.2. VEDC Malang. OPKR-50-007B Pemasangan. Dikmenjur. Dikmenjur.

Surat Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993. 1999. 2001. Jakarta 2001.DAFTAR PUSTAKA Balitbang Dirjen Dikdasmen Depdiknas. Indonesia Australia Partnership for Skills Development – Metals Project. tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Edisi 1999. Direktorat Dik menjur Depdiknas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 83 . 1994. Jakarta. Rencana Strategis Pendidikan Menengah Kejuruan 2001-2005. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta. 1999. Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional KADIN. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Teknik Mesin Perkakas Edisi 1999. Jakarta. Jakarta. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta 1999. Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang 2020. Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Sekolah menengah Kejuruan. Jakarta. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknologi Pengerjaan Logam Tahun 1993. 1999. Standard Kompetensi Mesin. 2001. Jakarta. Pedoman Evaluasi Belajar Sekolah menengah Kejuruan. Kebijakan Teknis Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. Standar Manual Pendidikan Menengah Kejuruan. Jakarta 2002. Undang Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1999. Jakarta. Metals Project Competence Based Training Conference.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful