7

KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

GARIS-GARIS BESAR

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL EDISI 2004

DAFTAR TIM PERUMUS Bandung, Mei 2003

Dr. Ir. Toto Hardianto. Ketua

Dr. Ir. T.A. Fauzi Soelaiman
Anggota

Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja
Anggota

Drs. Dadang Hidayat Anggota

KATA PENGANTAR Kurikulum SMK Edisi 2004 dirancang sebagai upaya penyempurnaan terhadap Kurikulum SMK Edisi 1999, hal inipun sejalan dengan Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang Tahun 2020, yang bertujuan untuk : Menata ulang (re-engineering) sistem pendidikan dan pelatihan kejuruan yang permeable dan flexible dengan penerapan pola pembelajaran Competence Based Training (CBT); serta menata ulang bidang/program keahlian dan sistem pembelajaran pada SMK dengan menerapkan CBT serta menjadi bagian yang integral dari upaya peningkatan kualitas SDM wilayah/daerah agar pada gilirannya dapat berkembang menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Terpadu (PPKT). Dengan tetap mengacu kepada Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993 yang berisi Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta dengan melihat berbagai pengalaman di lapangan dalam hal implementasi Kurikulum SMK Edisi 1999, maka disusunlah buku “Garis-Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan (GBPP) Kurikulum SMK” Edisi 2004 dengan prinsip-prinsip yang dianut sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. berpendekatan saintifik, berbasis kecakapan hidup (life skill), berbasis competensi (competency-based), berbasis produksi (production-based), luas, kuat dan mendasar (broad based curiculum, BBC), berbasis ganda (dual based program), dan pembelajaran tuntas (mastery learning).

GBPP Kurikulum SMK Edisi 2004 ini merupakan bagian yang integral dari kelengkapan kurikulum SMK yakni Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta Pedoman Pelaksanaan Kurikulum SMK. Penerbitan GBPP ini pula didorong oleh tuntutan kebutuhan lapangan, terutama SMK dan Institusi Pasangannya, yang memerlukan adanya dokumem kurikulum yang benar-benar telah dirancang untuk melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Sesuai dengan berbagai kemungkinan perkembangan yang terjadi pada masa yang akan datang, maka tidak menutup kemungkinan bahwa GBPP ini memerlukan proses penyempurnaan yang berlanjut dan berkesinambungan dalam rangka penyesuaian terhadap perkembangan tersebut. Kiranya dokumen kurikulum ini dapat membantu pihak pihak penyelenggara pendidikan kejuruan, khususnya SMK serta Institusi Pasangannya, sehingga upaya peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan menengah kejuruan dapat benarbenar terwujud serta mencapai sasaran yang diinginkan.

Bandung,

Mei 2003

REKOMENDASI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 ii .

Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik …………………………..... SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM …………………………………… L.………. Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur ……………………………… 4. 1........ Pembongkaran.. LANDASAN HUKUM…... DESKRIPSI PEMBELAJARAN .. 7. I... 2.. Pengujian.. Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual .... UNIT KOMPETENSI KUNCI ……………………………………………... Pemeriksaan Sistem Suspensi …………………………..... Pematrian... Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja 21 6... REKOMENDASI ………………………………………………………………...... Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai ...... Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam ……...... Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja ....………………………… F.. LEVEL KUALIFIKASI …………………………. C.. 11.....……………........……………… 10...…………….. G..…………………………………………………. D.... DAFTAR UNIT KOMPETENSI ………………………………. 13......……………………….. 14. Melaksanakan Prosedur Pengelasan.... 8.…………………….. Pelaksanaan Prosedur Diagnosa …………………………....... 9. 15.. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN …………………..………………. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN ………....……………… H. 3...... DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI ………………………… K....... J. A... DAFTAR ISI ……………………………………………………………………......……………… i ii iii 1 1 1 2 6 7 7 7 8 9 11 14 14 15 16 18 5. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan ………………………….…………………... 12...... Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen …………….... Pemeriksaan Sistem Kemudi ………………………….... TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ……... PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM ………............ Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya …………... RUANG LINGKUP PEKERJAAN ………………………….. Persiapan Menggambar Teknik ………………………………………….…………… E. B..………….. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 24 28 29 30 32 36 38 39 40 iii .....DAFTAR ISI KATA PENGANTAR …………………………………………………………..... Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan ………….

... Perbaikan Sistem Suspensi ………………... Pengujian..………………. Pemeliharaan/Servis Sistem Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian …………………………....………………...… N.. Perbaikan Sistem Kemudi ………………..... Perbaikan Unit Final Drive/Gardan …………......16.………………..………………........ Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin ……………................ Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel …………….. Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi ………….............. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI ……… DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………… Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 .. 29. Pelaksanaan Perbaikan Radiator ……………….................... Perbaikan Transmisi Manual ……………….. KURIKULUM TERSELUBUNG ……………………………………........………………..... Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi …………........………………....…………… 43. 44.................... 39..……………….……………….... 41.... 17...... Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan ….......... Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya …………….. 35. 38......…………........... 30......……………….. Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda …..………………... 28...... 21.………………...……………….. Perbaikan Sistem Rem ……………….………………. Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya ……………............. Pemasangan... Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin …………........………………...... Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel …. 18... Pemeliharaan/Servis Sistem Rem ………………...... Perbaikan Sistem Kelistrikan ………………..………………. dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring M. 24..……………… 42........... 26..... 33... 19. Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual ……... 41 42 43 44 46 47 48 49 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 62 63 64 65 66 67 68 69 71 72 73 76 77 83 iv 23.. 36. Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda ....... Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan …....... 25..... 31.. 32. 20....……………….....………………...... 22.. 37...…………. Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) ………………... Perbaikan Sistem Pengapian ………………....... 34.. 27. Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya .. Perbaikan Sistem AC (Pendingin) dan Komponen-komponennya …...... 40...... Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian ………………... Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya ........

C. 3.A. mampu berkompetisi dan mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Teknik mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. menjadi tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri pada saat ini dan masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Teknik Mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. mampu mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Teknik Mesin. khususnya Teknik Mekanik Otomotif. 2. adaptif dan kreatif. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN Daftar unit kompetensi di bawah ini adalah daftar unit kompetensi berdasarkan IAPSD untuk Keahlian Mekanik Otomotif. B. 4. LANDASAN HUKUM Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 i . menjadi warga negara yang produktif. Sebagian dari daftar unit kompetensi ini diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN TEKNIK MESIN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Teknik Mekanik Otomotif bertujuan menyiapkan siswa/tamatan untuk : 1.

Sebagian Unit Kompetensi dari daftar ini dipilih sebagai Unit Kompetensi untuk tingkat SMK. No. Pengoperasian dan Pengontrolan Mesin Khusus Pelaksanaan Pekerjaan Permesinan Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan Pelaksanaan Prosedur Diagnosa Pelaksanaan Diagnosa Pada Sistem yang Kompleks Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja Kontribusi Komunikasi di Tempat Kerja Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melatih Kelompok Kecil Merencanakan Penilaian Melaksanakan Penilaian Mengkaji Ulang Penilaian Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponenkomponennya Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Unit Kompetensi untuk SMK √ Judul Unit Kompetensi 17 18 19 20 21 22 23 24 25 OPKR-10-017B OPKR-10-018B OPKR-10-019B OPKR-10-020B OPKR-10-021B OPKR-10-022B OPKR-10-023B OPKR-20-001B OPKR-20-002B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 2 .D. sedangkan sebagian lagi dipilih untuk tingkat Community College. DAFTAR UNIT KOMPETENSI Berikut ini adalah daftar lengkap Unit Kompetensi yang ada berdasarkan IAPSD. Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Unit Komp. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan Pelaksanaan Teknik Pematrian Persiapan Menggambar Teknik Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Pengesetan. OPKR-10-001B OPKR-10-002B OPKR-10-003B OPKR-10-004B OPKR-10-005B OPKR-10-006B OPKR-10-007B OPKR-10-008B OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-011B OPKR-10-012B OPKR-10-013B OPKR-10-014B OPKR-10-015B OPKR-10-016B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen Pemasangan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis Sistem Hidrolik Perbaikan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Kompresor Udara dan Komponen-komponennya Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Pematrian.

Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Rebuild Komponen Mesin Rekondisi Komponen Engine Perakitan Kepala Silinder. Urut 26 27 28 29 30 31 32 33 Unit Komp. Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya Overhaul Komponen Sistem Pendingin Pelaksanaan Perbaikan Radiator Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin Overhaul Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel Overhaul Komponen-komponen Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Pemeliharaan/Servis Sistem Kontrol Emisi Pembuatan Sistem Gas Buang (Knalpot) dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Turbo Balance Komponen-komponen Engine Membuat Cetak Biru/Blueprinting dari Komponen Mesin Pelaksanaan Korter dan Penghalusan Silinder Unit Kompetensi untuk SMK 34 35 36 37 38 39 40 41 42 OPKR-20-010B OPKR-20-011B OPKR-20-012B OPKR-20-013B OPKR-20-014B OPKR-20-015B OPKR-20-016B OPKR-20-017B OPKR-20-018B √ √ √ √ √ √ √ 43 44 45 46 47 48 49 50 OPKR-20-019B OPKR-20-020B OPKR-20-021B OPKR-20-022B OPKR-20-023B OPKR-20-024B OPKR-20-025B OPKR-20-026B √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 3 .No. OPKR-20-003B OPKR-20-004B OPKR-20-005B OPKR-20-005B OPKR-20-006B OPKR-20-007B OPKR-20-008B OPKR-20-009B Judul Unit Kompetensi Overhaul Engine dan Komponen-komponennya Perakitan Blok Engine dan Kelengkapannya.

Urut 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 Unit Komp.No. OPKR-20-027B OPKR-30-001B OPKR-30-002B OPKR-30-003B OPKR-30-004B OPKR-30-005B OPKR-30-006B OPKR-30-007B OPKR-30-008B OPKR-30-009B OPKR-30-010B OPKR-30-011B OPKR-30-012B OPKR-30-013B OPKR-30-014B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-003B OPKR-40-004B OPKR-40-005B OPKR-40-006B OPKR-40-007B OPKR-40-008B OPKR-40-009B OPKR-40-010B OPKR-40-011B OPKR-40-012B OPKR-40-013B OPKR-40-014B OPKR-40-015B OPKR-40-016B Judul Unit Kompetensi Pelaksanaan Pekerjaan Gerinda dan Penghalusan Permukaan Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponennya Sistem Pengoperasian Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya Overhaul Kopling dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual Perbaikan Transmisi Manual Overhaul Transmisi Manual Pemeliharaan/Servis Transmisi Otomatis Perbaikan Transmisi Otomatis Overhaul Transmisi Otomatis Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan Perbaikan Unit Final Drive/Gardan Overhaul Unit Final Drive/Gardan Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Rem Perbaikan Sistem Rem Overhaul Komponen Sistem Rem Penempelan Kanvas Rem dan Menggerinda Radius Pelaksanaan Perekatan Kanvas Rem Pengerjaan Tromol dan Piringan Rem dengan Mesin Pemeriksaan Sistem Kemudi Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi Perbaikan Sistem Kemudi Overhaul Komponen Sistem Kemudi Pemeriksaan Sistem Suspensi Perbaikan Sistem Suspensi Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi Pelaksanaan Pekerjaan Pelurusan Roda / Spooring Balans Roda/Ban Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 4 .

Urut 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 Unit Komp. OPKR-40-017B OPKR-40-018B OPKR-40-019B OPKR-40-020B OPKR-50-001B OPKR-50-002B OPKR-50-003B OPKR-50-004B OPKR-50-005B OPKR-50-006B OPKR-50-007B OPKR-50-008B OPKR-50-009B OPKR-50-010B OPKR-50-011B OPKR-50-012B Judul Unit Kompetensi Melepas.No. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Kelistrikan Perbaikan Instrumen dan Sistem Peringatan Overhaul Komponen-komponen Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Memasang dan Menyetel Roda Pemilihan Ban dan Pelek Untuk Pemakaian Khusus Pembongkaran. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Pemasangan. Pengujian dan Perbaikan Sistem Pengaman Kelistrikan dan Komponennya Pemasangan Perlengkapan Kelistrikan Tambahan (Asesories) Pembuatan atau Perbaikan Wiring Harness Perbaikan Sistem Pengapian Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Management System Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Penggerak Control Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Bodi Kontrol Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Rem Anti-Lock Brake System (ABS) Pemasangan Sistem A/C (Air Conditioner) Overhaul Komponen Sistem A/C (Air Conditioner) Perbaikan/Retrofit Sistem A/C (Air Conditioner) Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ 99 100 101 102 103 104 105 OPKR-50-013B OPKR-50-014B OPKR-50-015B OPKR-50-016B OPKR-50-017B OPKR-50-018B OPKR-50-019B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 5 . Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam Perbaikan Pelek Pengujian.

D2. JALUR DIK UMUM/ AKADEMIK JALUR KARIER JALUR DIK JUR/ PROFESI AHLI UTAMA Pasca Sarjana Pela Uji tihan Kompt. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 6 . maka level kualifikasi jabatan dari tamatan SMK adalah Pelaksana Utama. PELAKSANA MADYA PELAKSANA MUDA Uji Kompetensi SMK PELATIHAN KERJA SLTP SD Gambar 1. AHLI MADYA AHLI MUDA Uji Kompetensi Spesialisasi (Sp1-Sp3) TEKNISI UTAMA Sarjana (S-1) Pela Uji tihan Kompt. LEVEL KUALIFIKASI Sesuai dengan Diagram Jalur Karir di bawah ini. Diagram Jalur Karir.E. D3) PELAKSANA UTAMA SMU Pela Uji tihan Kompt. TEKNISI MADYA TEKNISI MUDA Uji Kompetensi Diploma (D1.

beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. luas. Pembongkaran. 6. dan baterai).F. pemeliharaan. 2. perbaikan engine otomotif. Pemeriksaan. mempunyai kepribadian luhur dan mandiri. pemeliharaan. 4. dan perbaikan sistem suspensi. 3. kuat dan mendasar (broad based curiculum. 5. pemeliharaan. saintifik. berbasis ganda (dual based program). Kompetensi produktif sebagai profil kemampuan tamatan Program Keahlian Mekanik Otomotif dapat dilihat sebagai berikut : No. pengisian. pemeliharaan. berbasis kecakapan hidup (life skill). Mekanik Engine Otomotif. Mekanik Power Train Otomotif. PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM Kurikulum ini menggunakan pendekatan : 1. Pemeriksaan. dan perbaikan sistem kelistrikan (termasuk sistem starter. 2. 3. dan 4. Pengujian. pemeliharaan. sehat jasmani dan rohani. dan 5. dan pemasangan ban luar dan dalam. Pemeliharaan dan perbaikan sistem rem. BBC). Pemeliharaan dan perbaikan sistem bahan bakar bensin dan diesel. berbasis kompetensi (competency-based). Pemeliharaan dan perbaikan kopling dan sistem transmisi manual. 4. berbasis produksi (production-based). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 7 . Pemeriksaan. perbaikan sistem pendinginan mesin. Mekanik Sistem Elektrik Otomotif. G. 2. perbaikan. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN Profil kemampuan tamatan secara umum adalah sebagai manusia yang : 1. 3. berakhlak mulia. dan perbaikan sistem kemudi. H. RUANG LINGKUP PEKERJAAN Lingkup pekerjaan tamatan adalah : 1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Unit Kompetensi Lulusan Pemeriksaan. pembelajaran tuntas (mastery learning). Mekanik Chasis dan Suspensi Otomotif. dan 7.

UNIT KOMPETENSI KUNCI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 8 .I.

9 . II OPKR-10-013B LEVEL . OPKR-50-011B OPKR-50-007B OPKR-20-022B OPKR-50-013B OPKR-20-018B OPKR-30-014B OPKR-30-011B OPKR-40-013B TK. I OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-016B OPKR-10-017B Keterangan : PLACEMENT TEST = Diagnostic Test Tes masuk SLTP/Yang Sederajat/Masyarakat Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 Gambar 2. DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI MULTI ENTRY / MULTI EXIT TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF COMMUNITY COLLEGE UNIT KOMPETENSI Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat III. II OPKR-10-001B OPKR-10-014B Jalur Sertifikasi Keahlian Personal OPKR-40-008B Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat I. OPKR-40-012B OPKR-40-019B OPKR-50-001B TK. Diklat Satu Tahun Penuh. III OPKR-50-006B OPKR-50-003B OPKR-50-002B OPKR-20-015B OPKR-50-011B OPKR-20-002B OPKR-20-014B OPKR-20-0 1 7 B OPKR -30-001B OPKR-30-004B OPKR-30-010B OPKR-40-010B OPKR-30-005B OPKR-30-002B OPKR-40-003B LEVEL . I OPKR-10-008B OPKR-10-019B OPKR-10-006B LEVEL .SMK J. III Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat II. Diagram Pencapaian Unit Kompetensi. OPKR-20-001B OPKR -20-010B OPKR -30-013B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-009B OPKR-40-014B TK.

yang harus dicapai oleh setiap siswa/peserta didik sesuai dengan urutan pencapaian unit kompetensi yang dipersyaratkan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 10 . 2.Keterangan : 1. Peserta didik reguler adalah siswa lulusan SLTP/sederajat yang diterima setelah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan pada penerimaan siswa baru atau tes masuk. Peserta didik yang telah menyelesaikan program diklat pada suatu tingkat. Peserta didik yang diterima di SMK terdiri dari peserta didik reguler dan non reguler. 3. dapat keluar sementara (multi exit) untuk bekerja atau untuk keperluan lain dan suatu saat yang bersangkutan dapat masuk kembali untuk melanjutkan pembelajaran (multi entry) di SMK setelah melalui placement test dan memenuhi persyaratan yang berlaku pada pendidikan SMK. Peserta didik non reguler adalah masyarakat luas yang ingin mengikuti paket-paket pelatihan untuk menguasai kompetensi tertentu yang diselenggarakan di SMK yang ditempatkan setelah mengikuti placement test. Unit Kompetensi adalah program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di SMK atau institusi diklat lainnya dalam jalur sertifikasi keahlian personal.

Pematrian. OPKR-10-006B Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi Pembongkaran. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 11 .K. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan TK I 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 SMK TK II 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 TK III 48 48 48 48 48 240 72 72 48 48 48 288 Jumlah Jam 208 208 208 208 208 1040 312 312 208 208 80 128 160 1408 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 10 OPKR-40-019B Dalam 11 OPKR-50-001B Pengujian. SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM KURIKULUM PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Program Pendidikan dan Pelatihan PROGRAM NORMATIF Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Sejarah Nasional dan Umum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan PROGRAM ADAPTIF Matematika Bahasa Inggris Fisika Kimia Komputer Kewirausahaan Pengetahuan Dasar Teknik Mesin PROGRAM PRODUKTIF UNIT KOMPETENSI : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan OPKR-10-017B Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melaksanakan Prosedur Pengelasan.

Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan 43 OPKR-50-007B dan Wiring 44 OPKR-50-011B Perbaikan Sistem Pengapian Jumlah Jumlah Jam Seluruh Program Diktat 5328 Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 12 .SMK Program Pendidikan dan Pelatihan 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan 14 OPKR-10-014B Pelaksanaan Prosedur Diagnosa 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-komponennya 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya TK I TK II 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 TK III Jumlah Jam 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel 19 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem Pengoperasian 20 OPKR-30-004B Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/Servis Sistem Rem 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi 27 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel OPKR-20-022B Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan OPKR-30-014B Perbaikan Poros-Poros Penggerak Roda OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Suspensi OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 880 1840 880 1840 1120 1648 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 42 OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan.

Kesinambungan proses pembelajaran. Efisiensi penggunaan sumber daya pendidikan. Alokasi waktu pembelajaran praktik dalam program produktif minimum 75 % (teori maksimum 25 %). 5. 6. produktif dilaksanakan di industri atau sebagian di Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 13 . pembelajaran per minggu minimum 46 jam dan maksimum 50 jam @ 45 menit. Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan KBM termasuk evaluasi sumatif. Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1 (satu) tahun dilakukan oleh masing. 3. Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 (dua) kali setiap tahun pembelajaran. dan tes untuk setiap pencapaian suatu kompetensi tertentu dalam program tertentu.masing sekolah dengan memperhatikan : a. 4.Keterangan : 1. Program pembelajaran sekolah. b. Waktu pembelajaran efektif per tahun untuk tingkat I dan II minimum 40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu. 2. Evaluasi sumatif dimaksud adalah tes untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan adaptif. c. Keutuhan dan ketuntasan penguasaan unit kompetensi.

Kode : OPKR-10-008B. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 2. • Informasi teknik yang sesuai. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2). • Pemecahan masalah. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. UNIT KOMPETISI : Persiapan Menggambar Teknik. Lingkup Belajar 1. • Persyaratan keselamatan diri. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keamanan perlengkapan. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-008B/01. ISO gambar teknik. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pengukuran dan pengujian.L. • Pemahaman menggambar teknik. • Prosedur menggambar teknik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 14 . Kriteria Unjuk Kerja 1). 4). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • ISO gambar teknik. Seluruh kegiatan persiapan menggambar teknik dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). DESKRIPSI PEMBELAJARAN TINGKAT I 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Mengumpulkan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Perlengkapan gambar teknik dipilih untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Penggambaran teknik dilengkapi untuk memenuhi persyaratan perusahaan. • Penggunaan teknologi. Prosedur pengukuran dan pengujian. Persiapan Menggambar Teknik.

Simbol-simbol. • Standar gambar teknik dari pabrik komponen/produk . • Pembacaan gambar teknik. Pemahaman prosedur dan kebijakan tentang gambar teknik di industri. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan • Prosedur pengukuran . 3. UNIT KOMPETISI : Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik. Kode : OPKR-10-009B. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 15 . Pembacaan gambar teknik. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Pemecahan masalah. Pemahaman informasi gambar teknik 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. Mengenal simbolsimbol. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-009B/01 Membaca dan memahami gambar teknik. Produk/sistem/komponen yang disajikan teridentifikasi dengan benar. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang diberikan dimengerti dengan tepat. • Mengumpulkan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Keterampilan 2. • Standar industri gambar teknik. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Lingkup Belajar 1. • Prosedur dan kebijakan perusahaan tentang gambar teknik.2. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemahaman gambar teknik. kodekode dan penampilan diagram/gambar. kode-kode dan penampilan diagram/gambar dengan benar.

UNIT KOMPETISI : Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Kode : OPKR-10-010B Alokasi Waktu : 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-010B/01 Pengukuran dimensi dan variabel menggunakan perlengkapan yang sesuai. Prosedur pengukuran. Pemeliharaan alat ukur. • Penggunaan teknologi. Penggunaan teknik pengukuran yang sesuai dan hasilnya dicatat dengan benar. 2. • Tipe alat-alat ukur dan penerapannya. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 16 . • Prosedur pemeliharaan alat ukur. Pemilihan dan penggunaan alat ukur. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Prosedur pengukuran. Lingkup Belajar 1. Pengukuran dimensi dan variabel tanpa merusak komponen. 4. 3. 2. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 4. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Seluruh kegiatan pengukuran dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pemilihan alat ukur yang sesuai. • Mengumpulkan. Pengukuran dimensi dan variabel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. • Skala alat ukur .3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan pemeliharaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. 4.Elemen Unit Kompetensi 10-010B/02 Pemeliharaan alat ukur. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 17 . 3. Pemeliharaan rutin dan penyimpanan alat ukur sesuai spesifikasi pabrik. Pemeliharaan alat ukur dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. Pemeriksaan dan penyetelan secara rutin pada alat ukur termasuk kalibrasi alat ukur dilaksanakan sebelum digunakan.

Teknik pemadaman kebakaran yang tepat. • Prosedur penanganan secara manual. Teknik pengangkatan/ pemindahan secara manual. (Standard Intenational). 2. Lingkup Belajar 1. 2. Metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pengenalan bahaya pada area kerja dan tindakan pengontrolan yang tepat. • Syarat keselamatan diri • Simbol-simbol bahaya. 3. Penggunaan teknik dan pengangkatan/ pemindahan secara manual yang tepat. Prosedur perlindungan mesin pada saat genting. • Penggunaan teknologi. tempat penerapan dan spesifikasi pabrik. 8. 7. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Peralatan dan area kerja dibersihkan/dipelihara sesuai dengan keamanan. Mengikuti kebijakan yang syah pada tempat kerja dan prosedur pengontrolan resiko. Mengenali bahaya pada area kerja dan melakukan tindakan pengontrolan yang tepat. • Identifikasi bahaya dan pencegahan dalam tempat kerja. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengumpulkan. 2. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 5. • Prosedur pertolongan pertama. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Persyaratan pemeliharaan perlengkapan dan area kerja. 4. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prosedur keamanan dasar • Penggunaan dan penerapan alat pemadaman kebakaran yang tepat. • Prosedur CPR. 6. Prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat. Kriteria Unjuk Kerja 1. Prosedur keamanan yang tepat. 5. 10-016B/02 Pemeliharaan kebersihan perlengkapan dan area kerja. • Prosedur keamanan tempat kerja.4. Penggunaan metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. Pemakaian pakaian pengamanan sesuai SI. 1. 3. Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 18 . Mematuhi tanda bahaya dan peringatan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Pemecahan masalah. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja OPKR-10-016B 160 J P Elemen Unit Kompetensi 10-016B/01 Mengikuti prosedur pada tempat kerja untuk mengidentifikasi bahaya dan penghindarannya. Perlengkapan dipilah sebelum melakukan pembersihan dan perawatan secara rutin. 4. jadwal pemeliharaan berkala.

Pengidentifikasian pemadaman kebakaran yang sesuai pada tipe yang tepat untuk lingkungan tempat kerja. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/04 Pelaksanaan prosedur darurat. Mengikuti prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat untuk melindungi mesin pada saat keadaan tanda bahaya muncul. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 19 .. Kebijakan/prosedur keamanan dijalankan berdasarkan pelatihan perusahaan dan undangundang yang berlaku. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Pelayanan darurat yang profesional dan tepat untuk memanggil pertolongan dengan segera dilakukan oleh orang yang berkuasa untuk melakukan hal tersebut. 4. 2. Mengikuti prosedur alarm/peringatan/evakuasi di tempat kerja. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 10-016B/05 Menjalankan dasardasar prosedur keamanan. 2. 1. 3. Seluruh kegiatan penerapan pemadaman kebakaran dan prosedur kerja diidentifikasikan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi 10-016B/03 Penempatan dan pengidentifikasian jenis pemadam kebakaran. Kriteria Unjuk Kerja 1. Mengikuti prosedur perlindungan mesin pada saat tanda bahaya muncul. penggunaan dan prosedur pengoperasian ditempat kerja. 1.

Seluruh keamanan yang berhubungan dengan kejadian dicatat\dilaporkan pada formulir yang sesuai. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/06 Pelaksanaan prosedur penyelamatan pertama dan CardioPulmonaryResusciation (CPR) Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 20 .Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja undang yang berlaku. 2. Seluruh staf disarankan menggunakan prosedur keamanan perusahaan dan metode yang tepat dalam penerapannya. Seluruh kegiatan pertolongan pertama yang dilakukan dicatat/ dilaporkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 1.

• Mengumpulkan. • Prosedur kerja keamanan peralatan dan perlengkapan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Pemecahan masalah. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan dasar peralatan dan perlengkapan. 4. 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-017B/01 Memilih dan menggunakan secara aman peralatan tempat kerja. • Penggunaan teknologi. Peralatan dan perlengkapan digunakan sesuai dengan prosedur-prosedur untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Peralatan dan perlengkapan yang dapat digunakan dipilih untuk memenuhi persyaratan pekerjaan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Prosedur penggunaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 21 . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Peralatan dan perlengkapan yang sesuai digunakan untuk mencegah kecelakaan terhadap diri sendiri. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. OPKR-10-017B. 2. Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. orang lain dan kerusakan hasil pekerjaan. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Penggunaan dan Pemeliharaan Perala tan dan Perlengkapan Tempat Kerja. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prosedur pemeliharaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. Lingkup Belajar 1.5. 2. Seluruh kegiatan pengujian peralatan dan perlengkapan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan.

untuk memastikan kondisi kerja yang aman. Kerusakan dan keausan peralatan dan perlengkapan diberi tanda dan dipisahkan dari tempat kerja untuk diperbaiki atau diganti dan dilaporkan kepada supervisor. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 22 . Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan perbaikan dan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. Peralatan/perlengkapan dirawat. Peralatan dan perlengkapan diperiksa secara teratur berdasarkan rekomendasi pabrik.Elemen Unit Kompetensi 10-017A/02 Pemeliharaan/servis pada peralatan dan perlengkapan tempat kerja. 3. disetel dan dipelihara sesuai jadwal pabrik untuk memastikan operasi yang aman dan benar dalam batasan tanggung jawab. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

80 J P. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Berat material ditentukan dengan benar dengan penggunaan teknik yang paling memadai. Part/komponen/material ditempatkan dengan aman pada perlengkapan pemindahan dan penempatan kembali dengan memastikan keselamatan petugas dan keamanan dari part/komponen/material. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. tinggi dan posisinya. Part-part /komponen /material yang di angkat di periksa terhadap bahaya-bahaya yang timbul. 3. Teknik pengangkatan dilakukan dibawah standar tempat kerja Indonesia. penyimpanan.6. Perlengkapan yang tepat dipilih sesuai kebutuhan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 . 2. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. berat. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Teknik pemindahan dan pengangkatan material sesuai dengan standar tempat kerja. Kriteria Unjuk Kerja 1. Pekerjaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan-kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Teknik-teknik penanganan secara manual yang benar/prosedur pengangkatan dan pemindahan yang aman • Persyaratan keamanan perlengkapan/material • Persyaratan keselamatan diri • Kode area tempat kerja. 2. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual. OPKR-10-019B. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Cara-cara pemindahan dengan mempertimbangkan metode. Elemen Unit Kompetensi 10-019B/01 Mengangkat dan memindahkan material/ komponen/part. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 5. 7. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Teknik penanganan secara manual yang benar dan aman. 6. 4.

2. Pengetahuan tentang logamlogam untuk keperluan las dan pematrian. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. arc. • Persyaratan keselamatan diri (contoh. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. pematrian. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Melaksanakan Prosedur Pengelasan. 2. asap beracun/timah hitam beracun). dan MIG dan/atau TIG) • Prosedur pematrian • Prosedur pemotongan dengan panas. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. • Prosedur pemanasan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.7. Undang-undang dan persyaratan tentang K3 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Pemecahan masalah. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan pengelasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Prosedur pengelasan (oxy. pemotongan. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Mengumpulkan. dan pemanasan yang tepat. Pematrian. Prosedur pengelasan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Prosedur pengelasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 24 . Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-10-006B 120 J P Elemen Unit Kompetensi 10-006B/01 Pelaksanaan prosedur pengelasan. • Tipe dari logam-logam yang sesuai dengan penerapannya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Lingkup Belajar 1.

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/02 Pelaksanaan prosedur pematrian. Seluruh kegiatan pematrian dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Prosedur pematrian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 25 . 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Prosedur pemotongan dengan panas dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 26 . Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/03 Pelaksanaan prosedur pemotongan dengan panas. Seluruh kegiatan pemotongan dengan cara panas dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan pemanasan suhu dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/04 Pelaksanaan prosedur pemanasan. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 27 . 3. Prosedur pemanasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.

• Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi yang sesuai. 1.8. peralatan dan perlengkapan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Informasi teknik yang sesuai. • Pemecahan masalah. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem kemudi. • Pemeriksaan sistem kemudi dan prosedur pengujian (sesuai dengan kegunaan). Lingkup Belajar 1. Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan dengan menggunakan metode. • Mengumpulkan. • Persyaratan keamanan kendaraan. Pemeriksaan sistem kemudi tanpa menyebabkan kerusakan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. Metode sesuai dengan spesifikasi pabrik. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 2. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-008B 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-008B/01 Memeriksa dan menguji kondisi sistem/komponen kemudi. 5. • Prosedur kondisi penilaian sistem komponen kemudi. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. • Penggunaan teknologi. Kondisi sistem/komponen kemudi ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi sesuai perundang-undangan kelaikan kendaraan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 28 . Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 6. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem kemudi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem suspensi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). dan menentukan kondisi sistem/ komponen suspensi.9. Penggunaan teknologi. 5. UNIT KOMPETISI : Pemeriksaan Sistem Suspensi Kode : OPKR-40-012B Alokasi Waktu : 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-012B/01 Memeriksa sistem / komponen suspensi dan menentukan kondisinya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Konstruksi dan kerja sistem suspensi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 6. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 29 . Lingkup Belajar 1. Kondisi sistem/komponen ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi seseuai dengan perundang-perundangan kelaikan kendaraan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. 2. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem suspensi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri • Persyaratan keamanan komponen • Prinsip memeriksa sistem suspensi • Konstruksi dan kerja sistem suspensi yang sesuai • Prosedur pemeriksaan sistem suspensi dan pengujian (sesuai pada kegunaan) • Prosedur menentukan kondisi sistem/komponen suspensi. Pemecahan masalah. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Pemeriksaan sistem suspensi di pakai berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. Prosedur pemeriksaan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Informasi teknik yang sesuai • Kebijakan perusahaan. • • • • 4. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. pengujian. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengumpulkan. 1.

Lingkup Belajar 1. memasang dan mengganti ban dalam dan luar. Seluruh kegiatan pembongkaran. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Tipe ban dalam atau ban luar dan konstruksinya • Prosedur pemeriksaan untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. Prosedur pemeriksaan ban untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. 4. • Penggunaan teknologi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 30 . 2. Tipe ban dalam dan ban luar beserta konstruksinya. sebagian atau tidak dapat diperbaiki). • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Alokasi Waktu : 80 J P. Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pembongkaran dan penggantian. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Kode : OPKR-40-019B. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). dan penggantian ban. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 1. UNIT KOMPETISI : Pembongkaran. Elemen Unit Kompetensi 40-019B/01 Membongkar. 4. pemasangan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). sebagian atau tidak dapat diperbaiki) • Keandalan perusahaan terhadap perbaikan ban • Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek • Prosedur pembongkaran dan penggantian • Prosedur perbaikan ban dalam dan luar • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan • Mengumpulkan. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam . 5. perbaikan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja Pembongkaran dan penggantian ban dalam dan luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prosedur pembongkaran. • Pemecahan masalah.10. 3. 3.

Penilaian ban yang tepat terhadap keseluruhan atau bagian kecil untuk menentukan perbaikan Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. 2. 4. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Peraturan pemerintah yang diterapkan. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). berdasarkan spesifikasi industri dan pabrik. 40-019B/03 Melaksanakan perbaikan ban dalam atau ban luar. 3. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan ban dalam atau luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan pada kelengkapan tempat kerja atau kendaraan Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. 5. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan ban dalam dan luar. 1. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kebijakan perusahaan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 31 . undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 40-019B/02 Memeriksa ban dalam dan luar untuk menentukan perbaikan. 4. 2. 5. • Prosedur penanganan secara manual. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 1. • Persyaratan keselamatan diri . Lingkup Belajar Sikap lainnya. 6. Perbaikan ban dalam dan ban luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem. Perbaikan atau penggantian ban dalam atau luar dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang telah disetujui. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

4. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Prosedur pengisian baterai. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas.11. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Pemilihan perlengkapan penguji yang sesuai. Pengujian. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Pengujian dilakukan dan hasilnya dianalisa disesuaikan dengan spesifikasi pabrik. • Penggunaan teknologi. • Prosedur pengujian mengenai beban dan berat jenis. Prosedur bantuan start. dan penggantian baterai. 3. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Kode area tempat kerja • Peraturan pemerintah yang berhubungan dengan pembuangan air baterai dan cairan asam. Lingkup Belajar 1. pemeliharaan. Kode : OPKR-50-001B. Alokasi waktu : 80 J P. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Pemecahan masalah. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai. UNIT KOMPETISI : Pengujian. Elemen Unit Kompetensi 50-001B/01 Menguji baterai Kriteria Unjuk Kerja 1. Pengetahuan tentang penanganan air aki dan cairan asam berdasarkan peraturan pemerintah tentang hal tersebut. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 32 . • Identifikasi tipe-tipe baterai. 4. • Mengumpulkan. 5. Baterai diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Identifikasi tipe-tipe baterai. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Prosedur pemeliharaan/servis. 2. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Cara aman mengenai air baterai (aki) dan cairan asam. • Prosedur bantuan start. • Prosedur pengisian baterai. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 5.

Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/02 Melepas dan mengganti baterai. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 33 . Tindakan dan langkahlangkah dilakukan untuk mencegah hilangnya memori elektronik pada kendaraan jika ada. 4. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Baterai dilepas dan diganti tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 3. Memilih dan menggunakan perlengkapan dan peralatan yang sesuai.

2.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/03 Memelihara/servis dan mengisi baterai. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Permukaan Air Baterai diperiksa dan ditambah seperlunya. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dan pengisian baterai dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Baterai diisi dengan menggunakan pengisi / baterai charger yang sesuai. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. Katup baterai/terminal dibersihkan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 34 . 1. Kriteria Unjuk Kerja 1. Kendaraan dibantu start hidup tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 50-001B/04 Membantu start. 3.

Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 35 . bila perlu menggunakan pelindung. Kabel jamper disambung/dilepas dengan tahapan dan kutub yang benar. 2. Seluruh kegiatan bantuan start dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kabel jamper yang sesuai dipilih. 4.

5. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen. K 3. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. • Persyaratan keamanan & perlengkapan kerja. Penggunaan metoda dan perlengkapan sesuai dengan spesifikasi industri. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Pekerjaan pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan pedoman dari industri yang telah ditetapkan. Pemeliharaan/servis komponen dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. • Prosedur pemeliharaan/servis. • Tipe pelumas dan cairan pembersih. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang ditentukan berdasarkan spesifikasi yang sesuai terhadap komponen. : 60 J P. 3. 6. • Pemecahan masalah. Langkah kerja peliharaan/ servis komponen sesuai dengan SOP K3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 4. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. Data spesifikasi pabrik.TINGKAT II 12. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. 4. Lingkup Belajar 1. 3. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Persyaratan keamanan komponen. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penerapan pelumas dan cairan pembersih. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Dilengkapi data yang tepat sesuai hasil pemeliharaan/servis. Elemen Unit Kompetensi 10-001B /01 Pelaksanaan pemeliharaan/servis komponen. 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 36 . Menentukan komponen yang harus dipelihara/diservis. : OPKR-10-001B. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Mengumpulkan. • Daftar pemeriksaan pemeliharaan/servis. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Penggunaan teknologi.

3. 2. Cara penanganan pelumas/cairan bekas yang sesuai dengan SOP. K3. peraturan dan prosedur/kebijasana an perusahaan. (K 3). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. Cara pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas yang sesuai dengan UU lingkungan hidup. Pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan undang-undang lingkungan hidup. Memilih pelumas/cairan pembersih yang sesuai. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 37 . Kriteria Unjuk Kerja 1. Penggunaan pelumas/cairan pembersih yang benar untuk komponen dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi pabrik. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2.Elemen Unit Kompetensi 10-001B/02 Identifikasi dan penggunaan pelumas/ cairan pembersih yang benar. Penanganan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar 1. Sikap lainnya.

Mengkomunikasik an gagasan dan informasi. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Menentukan toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan. Pemeriksaan kendaraan dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang disetujui.13. : OPKR-10-013B. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja . Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) • Persyaratan desain yang berhubungan dengan keamanan kendaraan. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan. menganalisa dan mengorganisasika n informasi. Penggunaan teknologi. sehingga sesuai dengan standar dan prosedur. • Prosedur pemeriksaan kendaraan/komponen. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Cara mencatat pemeriksaan keamanan kendaraan 6. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Sistem toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik dicatat dan diambil sesuai dengan perjanjian dengan pelanggan. Pemeriksaaan kendaraan yang sesuai dengan SOP. Langkah kerja pemeriksaan kendaraan. K3. Bagian-bagian kendaraan yang perlu diperiksa. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 38 . 2. • Persyaratan pelaporan hasil pemeriksaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami dari sumber yang tepat agar dapat memudahkan pemeriksaan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 7. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Catatan yang berhubungan dengan pemeriksaan keamanan kendaraan dilengkapi dan akurat dalam format standar perusahaan dan dilakukan oleh orang yang tepat. Data spesifikasi pabrik. 6. • Persyaratan keamanan kendaraan. Lingkup Belajar 1. peraturan dan prosedur/kebijakan pabrik. 4. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Pemecahan masalah. 1. • Mengumpulkan. 3. • Daftar pemeriksaan. 3. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 5. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. 5. 4. • Pesyaratan minimum untuk cara kerja sistem. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi 10-013B/01 Pemeriksaan kendaraan yang lengkap. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan pedoman perusahaan yang telah ditetapkan.

Elemen Unit Kompetensi 10-014B/01 Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dari gejala dan penentuan tindakan. Kriteria Unjuk Kerja Informasi diakses dari sumber yang tepat untuk menginformasikan tindakan yang dibutuhkan dalam membantu membedakan antara “gejala” dan “sebab”. 6. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. dan prosedur/kebijakan perusahaan. 1. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Cara membuat laporan hasil pemeriksaan yang sesuai dengan SOP. • Mengumpulkan. kendaraan dan perlengkapan. • Prosedur dokumentasi/ pelaporan. • Pemecahan masalah. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. agar pemeriksaan lebih akurat dalam mendiagnosa kesalahan/kerusakan (jika diperlukan). : 60 J P. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. K3. peraturan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. Laporan hasil pemeriksaan dilengkapi dalam format yang ditetapkan. 2. • Gejala dan variasi penyebab. Pengidentifikasian kerusakan/kesalahan didapat dari hasil tes. Lingkup Belajar 1. 5. Otoritas diberikan untuk membongkar bagian komponen. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Strategi pendiagnosaan dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk menentukan suatu kerusakan/kesalahan pada kendaraan/ komponen/perlengkapan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Persyaratan keamanan. Analisa kerusakan dan perbaikan. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Identifikasi gejala dan sebab kerusakan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Prosedur Diagnosa. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur diagnosa/teknik pemecahan masalah. 7. dan ”rencana tindakan” diputuskan selama perbaikan.14. Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap area tempat kerja. 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 3. : OPKR-10-014B. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 39 .

: OPKR-20-001B. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Data-data spesifikasi pabrik. • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . • Mengidentifikasi jenisjenis dari engine dan komponen. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pemeliharaan/servis engine dan komponenkomponennya tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 5. 4. • Penggunaan teknologi. K3. Komponenkomponen engine yang perlu diperiksa/diservis. Prinsip kerja engine. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 3. 2. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Persyaratan keselamatan diri . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis.15. 2. Lingkup Belajar 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 40 . undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Pemecahan masalah. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis engine yang sesuai dengan pedoman industri SOP. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. • Prinsip kerja engine. Elemen Unit Kompetensi 20-001B/01 Memelihara/servis engine dan komponenkomponennya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Pemeliharaan/servis engine dilaksanakan sesuai dengan pedoman industri yang ditetapkan. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. : 60 J P. • Mengumpulkan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Data spesifikasi pabrik 3. 2. • Prosedur pemeliharaan/servis. peraturan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. : 60 J P. • Pemecahan masalah. • Persyaratan keamanan peralatan. • Persyaratan keamanan kendaran. • Tipe-tipe cairan pendingin dan penggunaannya. • Anti beku/anti mendidih. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Sistem pendingin dan komponen-komponenennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. Prinsip kerja sistem pendinginan mesin. Elemen Unit Kompetensi 20-010B/01 Memelihara/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya. • Pencegah karat. Seluruh kegiatan melepas dan memasang sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 5. Lingkup Belajar 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan teknologi. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Bagian-bagian sistem pendingin dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Mengumpulkan. • Menggunakan gagasan matematis dan teknis. 5. K3. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 3. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 41 . Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponennya yang sesuai dengan SOP. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja sistem pendingin.16. Kriteria Unjuk Kerja 1. : OPKR-20-010B. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Prosedur pengujian cairan pendingin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Langkah kerja pemeliharaan /servis sistem pendingin dan komponennya. 4. 2.

: 60 J P. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Data spesifikasi pabrik. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis komponen sistem bahan bakar dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin sesuai dengan SOP. • Mengumpulkan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4.K3. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Prinsip kerja sistem bahan bakar yang terkontrol secara mekanis dan elektrik • Prosedur penanganan secara manual. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Lingkup Belajar Prinsip kerja sistem bahan bakar bensin Komponen/ sistem bahan bakar bensin yang perlu dipelihara/diservis. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan yang sesuai dengan penggunaannya. • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 42 . 2. Kriteria Unjuk Kerja 1. : OPKR-20-014B. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 4. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • kebijakan pabrik/perusahaan. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penggunaan teknologi. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 1. 3. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin.17. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. 3. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Elemen Unit Kompetensi 20-014B/01 Memelihara/servis komponen/sistem bahan bakar. • Persyaratan keselamatan diri. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

Kriteria Unjuk Kerja 1. Elemen Unit Kompetensi 20-017B/01 Memelihara/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel. Lingkup Belajar 1. Sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang perlu dipelihara/di servis. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 43 . UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel : OPKR-20-017B : 60 J P. Pemeliharaan/servis pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 4. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 3. • Mengumpulkan. UU dan prosedur/kebijakan perusahaan. Langkah kerja pemeliharaan/servi s sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang sesuai dengan SOP. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis (termasuk pengeluaran). • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.18. 4. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan peralatan/bahan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keselamatan diri. 2. • Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar disel dan komponen. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Data spesifikasi pabrik. K3. • Penggunaan teknologi. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel diuji dengan persyaratan kerja. Pemeliharaan/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 5. 2. • Pemecahan masalah.

19. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian. : OPKR-30-001B. : 60 J P.

Eleme n Unit Kompetensi
30-001B/01 Memelihara/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik. 4. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit kopling dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja kopling 2. Unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian yang perlu dipelihara/di servis. 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servi s unit kopling berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prinsip kerja kopling • Prosedur pemeliharaan/servis yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

44

20. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual. : OPKR-30-004B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi
30-004B/01 Pemeliharaan/servis transmisi manual dan komponen-komponen.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Pemeliharaan/servis pada komponen-komponen transmisi dilaksanakan sesuai spesifikasi kendaraan mengenai metode dan perlengkapan. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja transmisi manual . 2. Bagian-bagian transmisi manual yang perlu dipelihara/ di servis. 3. Data spesifikasi pabrik. 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis transmisi manual berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prosedur pemeliharaan/servis • Pelumas/minyak transmisi dan penerapannya. • Prinsip-prinsip operasi dari transmisi penggerak sabuk . • Informasi teknik yang sesuai . • Persyaratan keamanan peralatan . • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Kebijakan perusahaan . • Prosedur keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

45

21. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan. : OPKR-30-010B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi

Kriteria Unjuk Kerja

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

46

peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Data spesifikasi pabrik. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Komponen unit final drive/gardan yang perlu dipelihara/di servis. : OPKR-30-013B. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja dan jenis final drive/gardan. • Pemecahan masalah. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Persyaratan keamanan peralatan . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 22. 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 47 . • Menggunakan teknologi. : 40 J P. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan perusahaan • Prosedur keselamatan diri. • Mengumpulkan. K3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Langkah kerja pemeliharaan/servis unit final drive/gardan berdasarkan SOP. 3. 2.Elemen Unit Kompetensi 30-010B/01 Memelihara/servis unit final drive dan komponenkomponennya. 4. 5. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur pemeliharaan/servis • Informasi teknik yang sesuai. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi. 3. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Lingkup Belajar 1. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Jenis pelumas serta penggunaannya . Prinsip kerja unit final drive/gardan.

Elemen Unit Kompetensi
30-013B/01 Memelihara/servis poros penggerak roda/drive shaft tdan komponenkomponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis poros penggerak roda dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shaft dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metoda dan perlengkapan yang tepat, sesuai dengan spesifikasi terhadap kendaraan/alat industri/pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-komponennya, dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja poros penggerak roda 2. Komponen poros penggerak roda/drive shaft yang perlu diperbaiki/diganti 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis poros penggerak roda/ drive shift dan komponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Desain dan jenis poros penggerak roda • Prinsip-prinsip kerja poros penggerak roda • Variasi kecepatan/velocity fluctuations • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan pabrik/perusahaan • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah • Menggunakan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

23. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan Komponen-komponennya. : OPKR-40-001B. : 60 J P.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

48

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/01 Merakit dan memasang sistem rem/komponenkomponenya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perakitan dan pemasangan sistem rem. 5. Seluruh kegiatan perakitan dan pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja sistem rem. 2. Data spesifikasi pabrik 3. Langkah kerja perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Langkah kerja pengujian sistem rem/komponenkomponennya sesuai SOP, K 3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Penggunaan kode area tempat kerja • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keselamatan diri • Peraturan perundangundangan yang diterapkan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem • Konstruksi dan fungsi yang sesuai dengan penggunaannya • Jenis-jenis bahan/material dan penggunaannya • Prosedur pembuatan pipa rem • Metode perekatan • Prosedur perakitan dan pemasangan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan/industri • Prosedur pengujian sistem rem • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

49

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/02 Menguji sistem rem/ komponen-komponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pengujian sistem rem/komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pengujian dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pengujian sistem rem. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Jenis pelumas dan cairan rem.

2.

3.

4. 5.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

50

Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemeliharaan/servis sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Tipe dari bahan rem dan potensi bahayanya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur pemeliharaan/servis termasuk inspeksi visual. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. K 3. perlengkapan dan material yang ditetapkan berdasarkan spesifikasi pabrik. : 60 J P. 5. Langkah kerja pemeliharaan/servis sistem rem dan komponennya sesuai SOP. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis.24. • Jenis cairan rem dan penggunaannya. • Penggunaan teknologi. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem/kompenen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Rem. • Pemecahan masalah. • Informasi teknik yang sesuai. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sistem rem dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Elemen Unit Kompetensi 40-002B/01 Memelihara/servis sistem rem dan komponenkomponennya. 4. : OPKR-40-002B. Cara kerja sistem rem 2. • Persyaratan lingkungan untuk pembuangan limbah. membuang udara dan penyetelan. Sistem rem dan komponennya dipelihara/ servis dilaksanakan dengan menggunakan metode. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Tanda peringatan terhadap debu rem. 2. Kriteria Unjuk Kerja 1. Lingkup Belajar 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 51 . peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Persyaratan keamanan kendaraan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Data spesifikasi pabrik. 4. 3.

Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. 4. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi. K 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 52 . 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah. Bagian sistem kemudi yang perlu dipelihara / diservis 3. Data spesifikasi pabrik. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi 40-009B/01 Memelihara/servis sistem kemudi dan komponenkomponennya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. 5. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis • Prinsip kerja sistem mekanis. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 4. Prinsip kerja sistem kemudi. : OPKR-40-009B. Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. hidrolis dan elektris • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan • Persyaratan keselamatan diri.25. Langkah kerja pemeliharaan / servis sistem kemudi sesuai dengan SOP. • Mengumpulkan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

• Persyaratan keamanan diri. 2.26. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. perlengkapan dan toleransi yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Pemeliharaan sistem suspensi dan komponennya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Penggunaan teknologi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Elemen Unit Kompetensi 40-014B/01 Memelihara/servis sistem suspensi dan/atau komponen-komponennya. Lingkup Belajar 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. 5. • Mengumpulkan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan. • Jenis-jenis sistem suspensi dan prinsip kerjanya . Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 53 . Pemahaman sistem suspensi dan prinsip kerjanya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. 4. 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi. • Pemecahan masalah. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan dengan menggunakan metode. • Informasi teknik yang sesuai. : 60 J P. : OPKR-40-014B. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Standar prosedur keselamatan kerja.

Standar prosedur keselamatan kerja. : OPKR-50-002B. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 54 . peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keselamatan kendaraan. 4. Prosedur pengukuran dan pengujian kelistrikan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Jenis kerusakan sistem kelistrikan dan metoda perbaikannya. • Pengukuran kelistrikan dan prosedur pengujian.TINGKAT III 27. 5. Sistem/komponen diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. 2. 3. • Prosedur untuk menghindari kerusakan pada ECU (Electrical Control Unit) = unit pengontrol listrik. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Prinsip-prinsip kelistrikan • Prosedur perbaikan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Penggunaan teknologi. Lingkup Belajar 1. 3. • Pemecahan masalah. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Mengumpulkan. 4. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi 50-002B/01 Menguji dan mengidentifikasi kesalahan sistem/ komponen. Prinsip kerja sistem kelistrikan otomotif.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan pengontrol listrik. tehnik dan material yang sesuai. Perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan dengan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. 2.Elemen Unit Kompetensi 50-002B/02 Perbaikan ringan pada rangkaian kabel. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Perbaikan yang diperlukan. Lingkup Belajar kerja. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. penggantian komponen dan penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan.

• Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Lingkup Belajar 1. 4.e 4. 2. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan engine/komponen • Prosedur pembongkaran dan penggantian engine • Prosedur pengukuran dan pengujian • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . membongkar dan mengganti engine dan komponen-komponennya. Elemen Unit Kompetensi 20-002B/01 Memperbaiki. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 3. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. pembongkaran dan penggantian engine dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. jenis-jenis kerusakan serta prosedur perbaikan. : 80 J P. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). penggantian dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. • Penggunaan teknologi. : OPKR-20-002B. Kegiatan pembongkaran. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Konstruksi dan operasi/kerja engine yang sesuai untuk diterapkan • Teknik penanganan secara manual • Persyaratan keselamatan diri. Prinsip kerja engine. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen engine. 2. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya. • Pemecahan masalah. Prosedur pengukuran dan pengujian komponen-komponen engin. Perbaikan pada engine dilaksanakan sesuai dengan panduan industri yang ditetapkan. Standar prosedur keselamatan kerja. Perbaikan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.28. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . • Mengumpulkan. 3. 5.

Seluruh kegiatan pelepasan / penggantian sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Mengumpulkan. 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 2. Elemen Unit Kompetensi 20-011B/01 Merperbaiki sistem pendingin dan komponenkomponennya. • Penggunaan teknologi. diganti dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. : 60 J P. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan sistem pendingin diselesaikan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Pengujian komponen sistem. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem A/C (Pendingin) dan Komponen-komponennya. Konstruksi dan prinsip kerja sistem pendinginan engine. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 1. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Persyaratan perlengkapan keselamatan. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 56 . • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Persyaratan keamanan kendaran. Lingkup Belajar 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. : OPKR-20-011B.29. Sistem pendingin dan komponen-komponennya diperbaiki. Identifikasi kerusakan dan penggantian/perbai kan komponen yang rusak. Standar prosedur keselamatan kerja. pelepasan dan penggantian. • Konstruksi dan kerja sistem pendingin • Prosedur pengujian komponen sistem. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 5. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

5. Data yang tepat dilengkapi sesuai dengan hasil perbaikan. • Penggunaan teknologi. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kode area tempat kerja • Undang-undang yang dapat digunakan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Tipe-tipe. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Radiator dan komponenkomponennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. 2. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Identifikasi kerusakan radiator. • Prinsip kerja radiator. 4.30. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. konstruksi dan bahan radiator. Perbaikan radiator dan prosedur pengujiannya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Perbaikan Radiator. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 2. Lingkup Belajar 1. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). konstruksi dan prinsip kerja radiator. • Proses pematrian/penyolderan. 3. • Persyaratan keselamatan diri. : 60 J P. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Perbaikan radiator dan prosedur pengujian. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Mengumpulkan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/komponen. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 57 . Memperbaiki radiator tanpa merusak komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Standar prosedur keselamatan kerja. Elemen Unit Kompetensi 20-013B/01 Merperbaiki radiator dan/atau komponennya. 3. Tipe. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : OPKR-20-013B. • Informasi teknik yang sesuai.

2. • Prosedur pelepasan. 5. penyetelan dan pengujian karburator. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan karburator. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. 4. • Prosedur keselamatan diri. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.31. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Persyaratan keamanan. 3. • Penggunaan teknologi. Konstruksi dan prinsip kerja karburator. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Mengumpulkan. Pengukuran. • Kebijakan pabrik/perusahaan • Teknik penanganan secara manual. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. penyetelan dan pelepasan/ penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan kerja dari sistem karburator yang sesuai terhadap penggunaannya. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 58 . penggantian dan penyetelan. 3. • Metode perbaikan. Perbaikan dan penyetelan sistem/komponen bahan bakar dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin : OPKR-20-015B : 60 J P. Perbaikan komponen sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Elemen Unit Kompetensi 20-015B/01 Memperbaiki komponen sistem bahan bakar bensin. Lingkup Belajar 1. pengujian dan penyetelan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Standar prosedur keselamatan kerja. • Prosedur pengukuran. Seluruh kegiatan perbaikan komponen sistem bahan bakar.

• Penggunaan teknologi. penyetelan dan pengujian sistem injeksi bahan bakar diesel. • Mengumpulkan. Komponen injeksi bahan bakar diesel diperbaiki. melepas dan mengganti sistem / komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Standar prosedur keselamatan kerja. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Perbaikan. Komponen injeksi bahan bakar diesel diuji untuk memenuhi persyaratan kerja. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel. Kriteria Unjuk Kerja 1. : 60 J P.32. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. melepas dan mengganti komponen sistem injeksi bahan bakar diesel. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. diganti berdasarkan spesifikasi yang ditentukan oleh pabrik. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). diuji. : OPKR-20-018B. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Konstruksi dan prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. • Prosedur penanganan secara manual. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. Elemen Unit Kompetensi 20-018B/01 Memperbaiki. Lingkup Belajar 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 3. 4. 2. 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 5. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 59 . peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . • Pemecahan masalah. • Konstruksi komponen dan kerja yang sesuai terhadap penggunaan. • Persyaratan keselamatan diri. Pengukuran komponen. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.

: OPKR-30-002B. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Seluruh kegiatan pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 60 . UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja kopling (sesuai dengan penggunaan). • Penggunaan teknologi. : 80 J P. 4. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan.33. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan. Penyetelan kopling. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Mengumpulkan. Semua prosedur pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Persyaratan perlindungan diri. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 1. pembongkaran dan penyetelan yang sesuai. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 4. • Prosedur perbaikan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah. Kriteria Unjuk Kerja Pelepasan dan penggantian kopling dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Melepas/mengganti unit kopling dan komponenkomponennya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. Lingkup Belajar 1. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Konstruksi dan prinsip kerja kopling.

2.Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Membongkar/memperbaiki komponen-komponen sistem pengoperasian kopling. Semua prosedur pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik dan toleransi. 4. Pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. Seluruh kegiatan pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 61 . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja 1.

• Persyaratan keamanan perlengkapan. • Teknik penanganan secara manual. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja transmisi manual dan/atau transmisi penggerak dengan sabuk/belt (sesuai dengan penggunaannya) . • Prosedur pembongkaran. melepas dan mengganti transmisi manual dan komponenkomponennya. • Informasi teknik yang sesuai. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Perbaikan dan penyetelan pada komponen transmisi dilaksanakan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi dan toleransi tehadap kendaraan/sistem.34. Perbaikan transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. : 60 J P. pelepasan dan penggantian. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Metoda perbaikan dan penggantian komponen. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. penggantian dan perbaikan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. : OPKR-30-005B. Elemen Unit Kompetensi 30-005B/01 Memperbaiki. 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 62 . Kriteria Unjuk Kerja 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Transmisi Manual. Lingkup Belajar 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 2. Standar prosedur keselamatan kerja. • Prosedur pengujian dan pengukuran komponen/unit (sesuai pada penggunaannya). 4. Pengukuran komponen dan pengujian sistem transmisi manual. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Konstruksi dan prinsip kerja transmisi manual. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan/penggantian sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. • Prosedur keselamatan diri. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 5. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengumpulkan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Penggunaan teknologi.

Seluruh kegiatan perbaikan dan pembongkaran/ penggantian unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Perbaikan dan/atau penggantian pada unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan.35. Elemen Unit Kompetensi 30-011B/01 Memperbaiki unit final drive/gardan dan komponen-komponennya. 2. • Pemecahan masalah. Standar prosedur keselamatan kerja. 5. 2. 4. • Persyaratan keamanan peralatan . 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. Pembongkaran dan metoda perbaikan final drive. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 5. • Penggunaan teknologi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. penggantian dan perbaikan • Jenis dan desain unit final drive • Konstruksi dan cara kerja dari unit final drive (sesuai dengan penggunaan). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Informasi teknik yang sesuai. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan unit final drive/gardan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Kebijakan pabrikan/perusahaan • Metode penanganan secara manual. Jenis dan prinsip sistem pelumasan 3. • Prosedur pengujian dan penyetelan. konstruksi dan prinsip kerja final drive. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Penyetelan dan pengujian final drive. • Tipe pelumas dan penggunaannya. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap alat industri/ kendaraan/pabrik. • Persyaratan perlindungan diri. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. : OPKR-30-011B. 4. Jenis. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 63 . • Mengumpulkan. : 60 J P. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Unit Final Drive/Gardan. Lingkup Belajar 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi.

2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penggunaan teknologi. : OPKR-30-014B. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shafts dan komponen komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prosedur pengujian. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik/kendaraan. penggantian dan perbaikan. Pengukuran dan spesifikasi toleransi. • Informasi teknik yang sesuai. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Mengumpulkan. • Penilaian komponen . Kriteria Unjuk Kerja 1. Standar prosedur keselamatan kerja. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shafts dan komponen-komponennya dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar 1. • Konstruksi dan kerja dari komponen/sistem yang berhubungan pada final drive (sesuai pada penggunaan). • Kebijakan pabrik/perusahaan. 3. • Pemecahan masalah. Konstruksi dan prinsip kerja poros penggerak. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 64 . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keselamatan diri. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan peralatan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan poros penggerak roda. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 4. 2. : 40 J P. Perbaikan poros penggerak roda/drive shafts. Elemen Unit Kompetensi 30-014B/01 Memperbaiki poros penggerak roda/drive shafts dan komponenkomponennya. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran.36. 5.

UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Rem. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 65 . : OPKR-40-003B.37.

Elemen Unit Kompetensi 40-003B/01 Memperbaiki. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Seluruh kegiatan perbaikan. perlengkapan dan bahan yang berdasarkan spesifikasi pabrik. melepas dan mengganti sistem rem dan/atau komponen lain yang bersangkutan. Standar prosedur keselamatan kerja. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Konstruksi dan sistem operasi rem. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prosedur pengujian. • Tanda peringatan terhadap debu rem. pelepasan dan penggantian sistem rem dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Mengumpulkan. Perbaikan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kemudi. 2. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan sistem operasi rem (sesuai dengan kegunaan) • Prosedur perbaikan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Penggunaan teknologi. pelepasan dan penggantian. Lingkup Belajar 1. • Kebijakan perusahaan. 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan. : OPKR-40-010B. Perbaikan dan penggantian komponen sistem rem. Kriteria Unjuk Kerja 1. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. 3. 3. : 60 J P. pelepasan dan penggantian sistem rem dan/atau komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 38. Pengujian dan penyetelan sistem rem. 5. Perbaikan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. pelepasan dan penggantian. pelepasan dan penggantian sistem rem dan komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode yang ditetapkan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 66 .

5. Standar prosedur keselamatan kerja. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Suspensi. Lingkup Belajar 1. • Kebijakan perusahaan • Mengumpulkan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Prinsip dan geometri kelurusan roda. Pengujian dan penyetelan. 5. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi sesuai dengan kegunaan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 39. : 60 J P. penggantian dan perbaikan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Metoda pembongkaran dan perbaikan. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 67 . : OPKR-40-013B. Seluruh kegiatan perbaikan. 2.Elemen Unit Kompetensi 40-010B/01 Memperbaiki. • Prinsip dan geometri kelurusan roda kendaraan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. Perbaikan dan penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode. membongkar dan mengganti sistem kemudi dan komponenkomponennya. • Prosedur pengujian dan penyetelan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan/perlengka pan kerja. Kriteria Unjuk Kerja 1. Konstruksi dan prinsip kerja sistem kemudi. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). pembongkaran/ penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 4. 3. Perbaikan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan sistem kemudi. • Persyaratan keselamatan diri. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Pemecahan masalah. 3.

Standar prosedur keselamatan kerja. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 68 . Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan 5.Elemen Unit Kompetensi 40-013B/01 Memperbaikan sistem suspensi dan komponenkomponennya. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. • Persyaratan keamanan diri. 3. 3. • Mengumpulkan. 40. : OPKR-50-003B. Analisa kerusakan dan perbaikan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kelistrikan. : 60 J P. • Penggunaan teknologi. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan dengan metode dan perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. • Konstruksi dan kerja yang sesuai pada penggunaannya. Lingkup Belajar 1. • Penilaian komponen • informasi teknik yang sesuai. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen. pergantian dan kerja yang sesuai dengan penggunaannya. Seluruh kegiatan perbaikan sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan keamanan kendaraan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Konstruksi dan kerja komponen sistem suspensi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Kebijakan perusahaan. 4. • Pemecahan masalah.

• Penggunaan teknologi. Kriteria Unjuk Kerja 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian. Prinsip kerja sistem kelistrikan dan komponennya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. Standar prosedur keselamatan kerja. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 4. 41. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur perbaikan system kelistrikan/komponen. 3. penggantian komponen dan penyetelan yang diperlukan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Perbaikan sistem kelistrikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. • Prosedur pengujian system kelistrikan/komponen.Elemen Unit Kompetensi 50-003B/01 Memperbaiki sistem kelistrikan. tehnik dan bahan yang sesuai. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. • Cara kerja sistem/komponen kelistrikan sesuai untuk penggunaannya. 4. : OPKR-50-006B. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Perbaikan. 5. Tes/pengujian pada sistem kelistrikan dilaksanakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik-tehnik yang sesuai. : 80 J P. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Pengetesan sistem kelistrikan. • Mengumpulkan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 69 .

• Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. • Mengumpulkan. simbol grafik dan diagram. Kriteria Unjuk Kerja 1. Prosedur pengujian dan perbaikan. Konstruksi dan prinsip kerja sistem. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Pemahaman petunjuk teknis material. pengisian dan stater 3. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Konstruksi dan kerja sistem pengisian dan starter yang sesuai penggunaan. • Prosedur pengujian. Tes/pengujian dilakuakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. 3. Standar prosedur keselamatan kerja. Wiring diagram sistem pengisian dan stater. 5. 4. • Penggunaan teknologi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • M elaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/01 Menguji sistem/komponen dan mengidentifikasi kesalahan/kerusakan. • Pemecahan masalah. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 70 . • Prinsip-prinsip kerja dan penggunaan dari sistem pengisian dan starter. Lingkup Belajar 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 5. Analisa kerusakan. • Prosedur perbaikan. Pengujian dilaksakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. sistem pengisian dan komponenkomponennya 1. penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/02 Memperbaiki sistem starter. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Perbaikan yang diperlukan. tehnik dan bahan yang sesuai. Kriteria Unjuk Kerja Sistem starter dan pengisian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. penggantian komponen. 3. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 71 .

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot). 2. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 72 . Prosedur perbaikan sistem gas buang. 3. Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 2. : 60 J P. : OPKR-20-022B. • Prosedur perbaikan sistem gas buang. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Peraturan pemerintah yang sesuai untuk polusi suara. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Konstruksi dan prinsip kerja sistem gas buang sesuai penggunaannya. • Mengumpulkan. Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. Perbaikan dan penggantian komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. Standar prosedur keselamatan kerja. Analisa kerusakan komponen sistem gas buang. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. memperbaiki dan mengganti komponenkomponen/sistem gas buang (knalpot) yang rusak.42. 5. emisi gas buang (konverter katalis) • Sistem kerja/persyaratan minimum • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Pelaksanaan pelepasan/penggantiannya dilaksanakan berdasarkan pedoman industri yang ditetapkan. Lingkup Belajar 1. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Elemen Unit Kompetensi 20-022B/01 Melepas. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Konstruksi dan prinsip sistem kerja gas buang. sesuai spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 4.

Konstruksi dan prinsip sistem kerja pengapian. : 60 J P. 4. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Prosedur perbaikan sistem pengapian. • • • • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . 3. 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. tehnik dan material yang sesuai. Standar prosedur keselamatan kerja. 4. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Pengapian. Elemen Unit Kompetensi 50-011B/01 Memperbaiki sistem pengapian dan komponennya. Perbaikan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan Penggunaan gagasan teknis dan matematis Pemecahan masalah Penggunaan teknologi • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas.43. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja sistem pengapian sesuai penggunaannya Prosedur pengukuran dan pengujian Persyaratan keamanan kendaraan. Sistem pengapian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). penyetelan dan penggantian komponen dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. : OPKR-50-011B. Lingkup Belajar 1. perlengkapan dan keselamatan diri Pola pengapian • Mengumpulkan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. 5. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Sistem pengapian diuji dan hasilnya dicatat menurut prosedur dan kebijakan perusahaan. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. Analisa kerusakan komponen sistem pengapian.

Standar prosedur keselamatan kerja. • Pemecahan masalah. Lingkup Belajar 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. • Mengumpulkan. 4. Pemasangan/bahan yang sesuai. • Prosedur perbaikan sistem kelistrikan . • Prinsip-prinsip kelistrikan dan penerapan pada wiring/penerangan. • Penggunaan teknologi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Prosedur pengujian dan penemuan kesalahan . Sistem kelistrikan dipasang dengan menggunakan peralatan. • Persyaratan keselamatan diri. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Prosedur pemasangan • Cara kerja sistem kelistrikan dan komponen yang sesuai untuk penggunaan. Seluruh kegiatan instalasi/pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : OPKR-50-007B. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Prinsip kerja sistem penerangan. : 60 J P. 3. • Pemahaman peraturan pemerintah. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pengujian. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemasangan. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . 4.44. Pemasangan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. Wiring diagram sistem penerangan otomotif. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. dan tehnik yang sesuai. Elemen Unit Kompetensi 50-007B/01 Memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan teknik yang sesuai. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan yang diperlukan. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 74 . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 4. 1. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. 5. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/02 Menguji sistem kelistrikan. 3. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem.

Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 75 .Elemen Unit Kompetensi 50-007B/03 Memperbaiki sistem kelistrikan. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 1. tehnik dan bahan yang sesuai. Seluruh kegiatan perbaikan/repair dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Perbaikan yang perlu dilaksanakan menggunakan peralatan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

M. KURIKULUM TERSELUBUNG Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 76 .

Drs. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI Buku Sumber Gambar Teknik Mesin I. Politeknik Mekanik Swiss. Butar Manik New Step 1. Drs. Barmavoi Gambar Teknik Mesin Basis. Menggambar Mesin menurut Standar ISO. Joel Tadjo Alat Pengangkat. S. Joel Tajo. Takeshi Sato dan N.N. Djainul . Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas Dept Teknik Mesin ITB. Hendarsih H. Petunjuk Praktek Pengukuran. PT Toyota Astra Motor Pedoman Penyelenggaraan Bengkel Otomotif. Drs. Kode Modul Judul Modul 1 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik • • • • • • • • 2 OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman gambar Teknik 3 OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur • • • • • 4 OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja • • • 5 6 OPKR-10-017B Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penangan Secara Manual • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 77 . New Step 1. Fitting and Machining. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Pengukuran dan Pemeriksaan Bahan. Andreas G. Luzaddler. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Drs. Ron Culley Petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja. ImanPermana. Warren J. R. G. Dikmenjur. Harsono. Keselamatan Kerja dan Tata Laksana Bengkel. Pedoman Umum Penyelenggaraan Bengkel. Drs. Dept. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas. Sugiarto H. Alinafiah. ITB. Drs. Deddy Suhardi. Teknik Mesin ITB. Dan M. IrSuarpraja Teja. Non textbook SOP Departeme n Desain Menggambar Teknik. No. Drs. Dikmenjur.

Dikmenjur. Didik Suryana. Pematrian. Diagnosa dan Gangguan pada mesin dan Sistemnya. Wiganda. Agus S. Patioran. Drs. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 78 . BE. Agus S. dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam. P3GT Bandung. Kemudi dan Suspensi. Toyota Astra Motor. Drs. Non TextBook SOP • • 9. Pengetahuan Dasar Teknik. OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi OPKR-40-019B Pembongkaran. PT Toyota Astra Motor Penggunaan dan Pemeliharaan Permesinan otomotif. Daryanto. Daryanto. Step 3. Dikmenjur Dasar-dasar Otomobil. Drs. Pelumasan Mesn Mobil. Drs. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan. 11 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan pemeliharaan/Service Komponen • • • 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan • Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan • Kendaraan OPKR-10-014B Pelumasan Prosedur • Diagnosa • • 14 Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. BE. OPKR-50-001B Pengujian. Drs I. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Patasik Pelajaran Teknik Mobil. Toyota Astra Astra Motor. Kode Modul Judul Modul 7 OPKR-10-006B Melaksanakan Prosedur Pengelasan. New Step I.No. New Step I. Drs. Dikmenjur Pengerjaan Las Asetilen dan Las Listrik I. Drs AP. Pemeliharaan/Service dan Penggantian Baterai. I Wayan Linas. Menyolder Sambungan Kabel. Patasik dan M. PT Toyota Astra Motor. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan bahan Bakar. Drs. Dikmenjur. • • • • • • • 10. Analisa Kerusakan. Agus S. Ir. Perbaikan. Wayan Linas. Dikmenjur (34-36) Kemudi dan Suspensi. 8 OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi Buku Sumber • • • Petunjuk Kerja Las. Patrick dan M Wiganda. Hadi Soemarto Petunjuk Praktik Service dan Pengujian mesin. Gangguan dan Diagnosa Perbaikan teknik Mobil.

New Step 1. Drs Agus S.. Abigail Pakpahan Pendinginan Mobil. H. PT Toyota Astra Motor 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Service Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Service Sistem Bahan Bakar Bensin • • • • • • • • • • • 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Service Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel. BE. Northop.. H. H Wiganda BE. RM. P3GT Band ung. Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Bahan Bakar Motor. Pedoman Reparasi Mesin Toyota Kijang. H. PT Toyota Astra Motor Melayani unit Diferensial. Agus Patasik. Drs. Drs. PT Toyota Astra Motor. Yulius Ode. 19 20 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Service Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem pengoperasian OPKR-30-004B Pemeliharaan/Service Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Service Unit Final Drive/Gardan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 79 . Patasik. P3GT Bandung. PT Toyota Astra Motor. H.No. Wiganda BE. Dikmenjur. Agus Patasik dan H. Patasik. Toyota Astra Motor. Melayani transmisi Manual. T. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Wiganda. Drs. Service Otomobil. Bahan bakar motor Bensin. Sistem Bahan Bakar Motor Bensin. Wiganda BE. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Agus S. Drs. Lovian. Dasar-dasar Otomobil. BE. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Soenarno BE. Yusuf Setiadiwiria Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Kode Modul Judul Modul 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Service Engine dan Komponenkomponennya Buku Sumber • • • • • • • Pemeliharaan dan perbaikan Motor Bensin I Drs. PT Toyota Astra Motor. Wiganda BE. PT. Tune Up Motor Bensin. Drs. Pengantar Teori Teknik Pendingin M. Wiganda.

80 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/ Service Sistem Rem • • • 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/ Service Sistem Kemudi • • • • • • • • • • 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/ Service Sistem Suspensi 27 OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem kelistrikan 28 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponenkomponennya • Auto Service dan Repair. Patasik. Dikmenjur Listrik Otomotif 1. PT Toyota Astra Motor. BE. Stockel. Drs. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. PT Toyota Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Kemudi dan Suspensi. Pedoman Reparasi Mesn Toyota Kijang – PT. Pedomam Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Dikmenjur Rem dan Pengereman1. Wiganda. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Sumarsono. PT Toyota Astra Motor Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Drs. Martin W. Pemeliharaan dan Perbaikan kemudi-Suspensi. Sumarsono. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Drs. PT. I Wayan Linas dan H. PT Toyota Astra Motor. Pemeliharaan dan Perbaikan Kelistrikan Otomotif.Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Motor Bensin. H. BE. Yayat Supriyatna. Drs. New Step 1. Drs. Drs. Agus Patasik. Wiganda. Wiganda. BE.No. Kode Modul Judul Modul 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Service Poros penggerak Roda Buku Sumber • • • • • New Step1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 . PT Toyota Astra Motor. Agus S. Agus Patasik. Rem dan Pengereman1. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. I wayan Linas dan H. Dikmenjur. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. Toyota.

OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya. Kepala Silinder dan Blok Mesin. • Service Training Mekanik “C”. BE. PT.Patasik. • Penggunaan alat uji Pompa Injeksi Hartige 950. • Praktek Service dan Pengujian Otomotif. Toyota – Astra Motor. Drs. Kijang – PT. Patasik.BE. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Toyota. Drs. • Service Training Mekanik “C”. Agus S. H. Drs. Sardijo. Arifin. Drs. Arifin Sidabutar. PT. Patioran. Abigain Pakpahan. Drs. Drs. PT. Kode Modul Buku Sumber • Motor Bensin I. 30 OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator 31 OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/ Sistem Bahan Bakar Bensin 32 OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel 33 OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya. Agus S. Drs. Yayat Supriatna. 34. Drs. Abigain Pakpahan • Non TextBook • Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. • Petunjuk Praktek Kerja Reparasi Motor Bensin/Diesel.. Drs. • Pendingin Mobil. Toyota-Astra Motor. • Motor Diesel Putaran Tinggi. • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Wiganda. Soemarsono. PT. Toyota-Astra Motor • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Drs.P. Drs. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Wiranto Arismunandar. Hayat S. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. PT. OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual • Pedoman Reparasi Mesin Toyota.No. Star Motors Indonesia. Dikmenjur. Soemarsono. • Penggunaan alat uji NozzleInjektor dan Gas Buang. Koichitsuda • Work Shop manual OM 352.Astra Motor. 29 Judul Modul Stockel. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 81 . R. A. Indomobil Utama.

• Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. • Perlengkapan Kelistrikan Bodi. Dikmenjur. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. VEDC Malang. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Drs. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Toyota-Astra Motor. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 82 . Toyota-Astra Motor • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1. 37. 38. Kode Modul Judul Modul 35 OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan 36. PT. Dikmenjur.No. PT. PT. Dikmenjur. 42. Toyota-Astra Motor. OPKR-50-007B Pemasangan. Dikmenjur. PT. Toyots-Astra Motor. OPKR-30-014B Perbaikan Porosporos Penggerak Roda. OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem Buku Sumber • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Toyota-Astra Motor. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. • Sistem Pengisian Mobil. • Memperbaiki Poros Penggerak P3GT Bandung. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. PT. OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi 39.2. Dikmenjur. OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Reparasi 40 OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Stater dan Pengisian 41. Yayat Supriatna. Dikmenjur. • Pedoman Reparasi Mesin Kijang.

1999. Direktorat Dik menjur Depdiknas. tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Edisi 1999. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 83 . Jakarta. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Jakarta 1999. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Teknik Mesin Perkakas Edisi 1999. 1999. Standar Manual Pendidikan Menengah Kejuruan. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknologi Pengerjaan Logam Tahun 1993. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1994. Undang Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Jakarta. Pedoman Evaluasi Belajar Sekolah menengah Kejuruan. Rencana Strategis Pendidikan Menengah Kejuruan 2001-2005. Jakarta 2002. Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional KADIN. Indonesia Australia Partnership for Skills Development – Metals Project. Surat Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993. Jakarta.DAFTAR PUSTAKA Balitbang Dirjen Dikdasmen Depdiknas. Jakarta. 2001. Metals Project Competence Based Training Conference. Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang 2020. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2001. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Standard Kompetensi Mesin. Jakarta. Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Sekolah menengah Kejuruan. Kebijakan Teknis Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. 1999. 1999. Jakarta. Jakarta 2001. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful