7

KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

GARIS-GARIS BESAR

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL EDISI 2004

DAFTAR TIM PERUMUS Bandung, Mei 2003

Dr. Ir. Toto Hardianto. Ketua

Dr. Ir. T.A. Fauzi Soelaiman
Anggota

Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja
Anggota

Drs. Dadang Hidayat Anggota

KATA PENGANTAR Kurikulum SMK Edisi 2004 dirancang sebagai upaya penyempurnaan terhadap Kurikulum SMK Edisi 1999, hal inipun sejalan dengan Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang Tahun 2020, yang bertujuan untuk : Menata ulang (re-engineering) sistem pendidikan dan pelatihan kejuruan yang permeable dan flexible dengan penerapan pola pembelajaran Competence Based Training (CBT); serta menata ulang bidang/program keahlian dan sistem pembelajaran pada SMK dengan menerapkan CBT serta menjadi bagian yang integral dari upaya peningkatan kualitas SDM wilayah/daerah agar pada gilirannya dapat berkembang menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Terpadu (PPKT). Dengan tetap mengacu kepada Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993 yang berisi Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta dengan melihat berbagai pengalaman di lapangan dalam hal implementasi Kurikulum SMK Edisi 1999, maka disusunlah buku “Garis-Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan (GBPP) Kurikulum SMK” Edisi 2004 dengan prinsip-prinsip yang dianut sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. berpendekatan saintifik, berbasis kecakapan hidup (life skill), berbasis competensi (competency-based), berbasis produksi (production-based), luas, kuat dan mendasar (broad based curiculum, BBC), berbasis ganda (dual based program), dan pembelajaran tuntas (mastery learning).

GBPP Kurikulum SMK Edisi 2004 ini merupakan bagian yang integral dari kelengkapan kurikulum SMK yakni Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta Pedoman Pelaksanaan Kurikulum SMK. Penerbitan GBPP ini pula didorong oleh tuntutan kebutuhan lapangan, terutama SMK dan Institusi Pasangannya, yang memerlukan adanya dokumem kurikulum yang benar-benar telah dirancang untuk melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Sesuai dengan berbagai kemungkinan perkembangan yang terjadi pada masa yang akan datang, maka tidak menutup kemungkinan bahwa GBPP ini memerlukan proses penyempurnaan yang berlanjut dan berkesinambungan dalam rangka penyesuaian terhadap perkembangan tersebut. Kiranya dokumen kurikulum ini dapat membantu pihak pihak penyelenggara pendidikan kejuruan, khususnya SMK serta Institusi Pasangannya, sehingga upaya peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan menengah kejuruan dapat benarbenar terwujud serta mencapai sasaran yang diinginkan.

Bandung,

Mei 2003

REKOMENDASI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 ii .

Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur ……………………………… 4. Melaksanakan Prosedur Pengelasan............. Pelaksanaan Prosedur Diagnosa …………………………........ 2... Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya ………….. 12. Persiapan Menggambar Teknik ………………………………………….. DAFTAR ISI …………………………………………………………………….... DESKRIPSI PEMBELAJARAN . Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja 21 6.. Pembongkaran...... TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN …….... 1. I..... J.... Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual .. Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja .....DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ………………………………………………………….……………… 10. Pengujian.... Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik …………………………...……………........ Pemeriksaan Sistem Kemudi ………………………….....………………..... Pemeriksaan Sistem Suspensi ………………………….…………… E. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan …………………………. 14. LANDASAN HUKUM….... DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI ………………………… K.... PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN ………. 9.. G..………………….......…………....………………………………………………….... Pematrian.. SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM …………………………………… L.. 11..... B..………. DAFTAR UNIT KOMPETENSI ………………………………..... Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam ……... 15.... 13. 3. 8...... RUANG LINGKUP PEKERJAAN …………………………...……………… H. UNIT KOMPETENSI KUNCI ……………………………………………...…………………….... 7.... PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM ………... Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen ……………........ C.. A. Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan …………... REKOMENDASI ………………………………………………………………. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN ………………….......……………………….... LEVEL KUALIFIKASI …………………………....……………… i ii iii 1 1 1 2 6 7 7 7 8 9 11 14 14 15 16 18 5.. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai ..……………. D. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 24 28 29 30 32 36 38 39 40 iii .………………………… F.....

.... 17... 26.………………... Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya . dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring M................. Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi …………......... 32.………………... Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel …………….... 25... 38. Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya ... Perbaikan Sistem Rem ……………….. Pemeliharaan/Servis Sistem Rem ………………...... 35.………………. Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda ….......... 34................ KURIKULUM TERSELUBUNG ……………………………………. 18......... Pemasangan..………………. 20..………………. Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya …………….... Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan …..…………..………………..................... 39....... Perbaikan Unit Final Drive/Gardan …………. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI ……… DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………… Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 .... 21.. Perbaikan Sistem Kemudi ………………........ 33.………………... 30. 40.........…………… 43........………………...... 37.………………. 31. Pemeliharaan/Servis Sistem Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian ………………………….... Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan …...... Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi ………….. Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian ………………..................……………….....………………......... Perbaikan Sistem Suspensi ………………....………………. Pelaksanaan Perbaikan Radiator ………………....……………….……………….. Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda ... Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) ……………….. Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin ……………...... 29..... Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual …….... Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel …. 27..…………... 41..……………….. 36.... Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya ……………...16. 19........ Perbaikan Sistem Pengapian ……………….... 24... Pengujian......… N.. 22............ 28......... Perbaikan Sistem Kelistrikan ………………. Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin …………. Perbaikan Transmisi Manual ……………….………………...……………… 42............ Perbaikan Sistem AC (Pendingin) dan Komponen-komponennya …................... 44.………………..... 41 42 43 44 46 47 48 49 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 62 63 64 65 66 67 68 69 71 72 73 76 77 83 iv 23..

menjadi warga negara yang produktif. Sebagian dari daftar unit kompetensi ini diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan. khususnya Teknik Mekanik Otomotif. mampu berkompetisi dan mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Teknik mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. menjadi tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri pada saat ini dan masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Teknik Mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. B. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN TEKNIK MESIN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Teknik Mekanik Otomotif bertujuan menyiapkan siswa/tamatan untuk : 1. C. 4. adaptif dan kreatif. LANDASAN HUKUM Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 i .A. 2. mampu mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Teknik Mesin. 3. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN Daftar unit kompetensi di bawah ini adalah daftar unit kompetensi berdasarkan IAPSD untuk Keahlian Mekanik Otomotif.

No. Pengoperasian dan Pengontrolan Mesin Khusus Pelaksanaan Pekerjaan Permesinan Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan Pelaksanaan Prosedur Diagnosa Pelaksanaan Diagnosa Pada Sistem yang Kompleks Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja Kontribusi Komunikasi di Tempat Kerja Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melatih Kelompok Kecil Merencanakan Penilaian Melaksanakan Penilaian Mengkaji Ulang Penilaian Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponenkomponennya Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Unit Kompetensi untuk SMK √ Judul Unit Kompetensi 17 18 19 20 21 22 23 24 25 OPKR-10-017B OPKR-10-018B OPKR-10-019B OPKR-10-020B OPKR-10-021B OPKR-10-022B OPKR-10-023B OPKR-20-001B OPKR-20-002B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 2 . Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Unit Komp.D. Sebagian Unit Kompetensi dari daftar ini dipilih sebagai Unit Kompetensi untuk tingkat SMK. Pematrian. OPKR-10-001B OPKR-10-002B OPKR-10-003B OPKR-10-004B OPKR-10-005B OPKR-10-006B OPKR-10-007B OPKR-10-008B OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-011B OPKR-10-012B OPKR-10-013B OPKR-10-014B OPKR-10-015B OPKR-10-016B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen Pemasangan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis Sistem Hidrolik Perbaikan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Kompresor Udara dan Komponen-komponennya Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan Pelaksanaan Teknik Pematrian Persiapan Menggambar Teknik Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Pengesetan. DAFTAR UNIT KOMPETENSI Berikut ini adalah daftar lengkap Unit Kompetensi yang ada berdasarkan IAPSD. sedangkan sebagian lagi dipilih untuk tingkat Community College.

Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya Overhaul Komponen Sistem Pendingin Pelaksanaan Perbaikan Radiator Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin Overhaul Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel Overhaul Komponen-komponen Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Pemeliharaan/Servis Sistem Kontrol Emisi Pembuatan Sistem Gas Buang (Knalpot) dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Turbo Balance Komponen-komponen Engine Membuat Cetak Biru/Blueprinting dari Komponen Mesin Pelaksanaan Korter dan Penghalusan Silinder Unit Kompetensi untuk SMK 34 35 36 37 38 39 40 41 42 OPKR-20-010B OPKR-20-011B OPKR-20-012B OPKR-20-013B OPKR-20-014B OPKR-20-015B OPKR-20-016B OPKR-20-017B OPKR-20-018B √ √ √ √ √ √ √ 43 44 45 46 47 48 49 50 OPKR-20-019B OPKR-20-020B OPKR-20-021B OPKR-20-022B OPKR-20-023B OPKR-20-024B OPKR-20-025B OPKR-20-026B √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 3 . Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Rebuild Komponen Mesin Rekondisi Komponen Engine Perakitan Kepala Silinder. Urut 26 27 28 29 30 31 32 33 Unit Komp. OPKR-20-003B OPKR-20-004B OPKR-20-005B OPKR-20-005B OPKR-20-006B OPKR-20-007B OPKR-20-008B OPKR-20-009B Judul Unit Kompetensi Overhaul Engine dan Komponen-komponennya Perakitan Blok Engine dan Kelengkapannya.No.

Urut 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 Unit Komp.No. OPKR-20-027B OPKR-30-001B OPKR-30-002B OPKR-30-003B OPKR-30-004B OPKR-30-005B OPKR-30-006B OPKR-30-007B OPKR-30-008B OPKR-30-009B OPKR-30-010B OPKR-30-011B OPKR-30-012B OPKR-30-013B OPKR-30-014B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-003B OPKR-40-004B OPKR-40-005B OPKR-40-006B OPKR-40-007B OPKR-40-008B OPKR-40-009B OPKR-40-010B OPKR-40-011B OPKR-40-012B OPKR-40-013B OPKR-40-014B OPKR-40-015B OPKR-40-016B Judul Unit Kompetensi Pelaksanaan Pekerjaan Gerinda dan Penghalusan Permukaan Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponennya Sistem Pengoperasian Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya Overhaul Kopling dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual Perbaikan Transmisi Manual Overhaul Transmisi Manual Pemeliharaan/Servis Transmisi Otomatis Perbaikan Transmisi Otomatis Overhaul Transmisi Otomatis Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan Perbaikan Unit Final Drive/Gardan Overhaul Unit Final Drive/Gardan Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Rem Perbaikan Sistem Rem Overhaul Komponen Sistem Rem Penempelan Kanvas Rem dan Menggerinda Radius Pelaksanaan Perekatan Kanvas Rem Pengerjaan Tromol dan Piringan Rem dengan Mesin Pemeriksaan Sistem Kemudi Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi Perbaikan Sistem Kemudi Overhaul Komponen Sistem Kemudi Pemeriksaan Sistem Suspensi Perbaikan Sistem Suspensi Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi Pelaksanaan Pekerjaan Pelurusan Roda / Spooring Balans Roda/Ban Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 4 .

Urut 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 Unit Komp.No. Pengujian dan Perbaikan Sistem Pengaman Kelistrikan dan Komponennya Pemasangan Perlengkapan Kelistrikan Tambahan (Asesories) Pembuatan atau Perbaikan Wiring Harness Perbaikan Sistem Pengapian Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Management System Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Penggerak Control Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Bodi Kontrol Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Rem Anti-Lock Brake System (ABS) Pemasangan Sistem A/C (Air Conditioner) Overhaul Komponen Sistem A/C (Air Conditioner) Perbaikan/Retrofit Sistem A/C (Air Conditioner) Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ 99 100 101 102 103 104 105 OPKR-50-013B OPKR-50-014B OPKR-50-015B OPKR-50-016B OPKR-50-017B OPKR-50-018B OPKR-50-019B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 5 . Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam Perbaikan Pelek Pengujian. OPKR-40-017B OPKR-40-018B OPKR-40-019B OPKR-40-020B OPKR-50-001B OPKR-50-002B OPKR-50-003B OPKR-50-004B OPKR-50-005B OPKR-50-006B OPKR-50-007B OPKR-50-008B OPKR-50-009B OPKR-50-010B OPKR-50-011B OPKR-50-012B Judul Unit Kompetensi Melepas. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Pemasangan. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Kelistrikan Perbaikan Instrumen dan Sistem Peringatan Overhaul Komponen-komponen Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Memasang dan Menyetel Roda Pemilihan Ban dan Pelek Untuk Pemakaian Khusus Pembongkaran.

JALUR DIK UMUM/ AKADEMIK JALUR KARIER JALUR DIK JUR/ PROFESI AHLI UTAMA Pasca Sarjana Pela Uji tihan Kompt. Diagram Jalur Karir. maka level kualifikasi jabatan dari tamatan SMK adalah Pelaksana Utama. TEKNISI MADYA TEKNISI MUDA Uji Kompetensi Diploma (D1. PELAKSANA MADYA PELAKSANA MUDA Uji Kompetensi SMK PELATIHAN KERJA SLTP SD Gambar 1. LEVEL KUALIFIKASI Sesuai dengan Diagram Jalur Karir di bawah ini. D2.E. D3) PELAKSANA UTAMA SMU Pela Uji tihan Kompt. AHLI MADYA AHLI MUDA Uji Kompetensi Spesialisasi (Sp1-Sp3) TEKNISI UTAMA Sarjana (S-1) Pela Uji tihan Kompt. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 6 .

pengisian. 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 7 . saintifik. dan perbaikan sistem kelistrikan (termasuk sistem starter. Pemeriksaan. Mekanik Engine Otomotif. 6. pemeliharaan. 4. luas. 2. Kompetensi produktif sebagai profil kemampuan tamatan Program Keahlian Mekanik Otomotif dapat dilihat sebagai berikut : No. 3. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN Profil kemampuan tamatan secara umum adalah sebagai manusia yang : 1. Pemeliharaan dan perbaikan sistem rem. dan baterai). dan 7. perbaikan engine otomotif. Pemeliharaan dan perbaikan sistem bahan bakar bensin dan diesel. Mekanik Sistem Elektrik Otomotif. Pembongkaran.F. Mekanik Power Train Otomotif. berbasis produksi (production-based). Mekanik Chasis dan Suspensi Otomotif. dan perbaikan sistem kemudi. pemeliharaan. berbasis ganda (dual based program). beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pemeriksaan. Pemeriksaan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Unit Kompetensi Lulusan Pemeriksaan. H. berbasis kecakapan hidup (life skill). 4. PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM Kurikulum ini menggunakan pendekatan : 1. 3. pemeliharaan. BBC). 2. dan 4. mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. RUANG LINGKUP PEKERJAAN Lingkup pekerjaan tamatan adalah : 1. berakhlak mulia. dan perbaikan sistem suspensi. perbaikan. pembelajaran tuntas (mastery learning). Pemeliharaan dan perbaikan kopling dan sistem transmisi manual. G. Pengujian. dan pemasangan ban luar dan dalam. pemeliharaan. 5. perbaikan sistem pendinginan mesin. dan 5. mempunyai kepribadian luhur dan mandiri. sehat jasmani dan rohani. berbasis kompetensi (competency-based). 3. kuat dan mendasar (broad based curiculum. pemeliharaan.

UNIT KOMPETENSI KUNCI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 8 .I.

OPKR-20-001B OPKR -20-010B OPKR -30-013B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-009B OPKR-40-014B TK. I OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-016B OPKR-10-017B Keterangan : PLACEMENT TEST = Diagnostic Test Tes masuk SLTP/Yang Sederajat/Masyarakat Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 Gambar 2. I OPKR-10-008B OPKR-10-019B OPKR-10-006B LEVEL . OPKR-40-012B OPKR-40-019B OPKR-50-001B TK. II OPKR-10-001B OPKR-10-014B Jalur Sertifikasi Keahlian Personal OPKR-40-008B Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat I. Diagram Pencapaian Unit Kompetensi. OPKR-50-011B OPKR-50-007B OPKR-20-022B OPKR-50-013B OPKR-20-018B OPKR-30-014B OPKR-30-011B OPKR-40-013B TK. III Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat II. 9 .SMK J. DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI MULTI ENTRY / MULTI EXIT TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF COMMUNITY COLLEGE UNIT KOMPETENSI Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat III. II OPKR-10-013B LEVEL . III OPKR-50-006B OPKR-50-003B OPKR-50-002B OPKR-20-015B OPKR-50-011B OPKR-20-002B OPKR-20-014B OPKR-20-0 1 7 B OPKR -30-001B OPKR-30-004B OPKR-30-010B OPKR-40-010B OPKR-30-005B OPKR-30-002B OPKR-40-003B LEVEL . Diklat Satu Tahun Penuh.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 10 .Keterangan : 1. Peserta didik yang diterima di SMK terdiri dari peserta didik reguler dan non reguler. Unit Kompetensi adalah program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di SMK atau institusi diklat lainnya dalam jalur sertifikasi keahlian personal. dapat keluar sementara (multi exit) untuk bekerja atau untuk keperluan lain dan suatu saat yang bersangkutan dapat masuk kembali untuk melanjutkan pembelajaran (multi entry) di SMK setelah melalui placement test dan memenuhi persyaratan yang berlaku pada pendidikan SMK. 2. Peserta didik non reguler adalah masyarakat luas yang ingin mengikuti paket-paket pelatihan untuk menguasai kompetensi tertentu yang diselenggarakan di SMK yang ditempatkan setelah mengikuti placement test. 3. yang harus dicapai oleh setiap siswa/peserta didik sesuai dengan urutan pencapaian unit kompetensi yang dipersyaratkan. Peserta didik yang telah menyelesaikan program diklat pada suatu tingkat. Peserta didik reguler adalah siswa lulusan SLTP/sederajat yang diterima setelah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan pada penerimaan siswa baru atau tes masuk.

SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM KURIKULUM PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Program Pendidikan dan Pelatihan PROGRAM NORMATIF Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Sejarah Nasional dan Umum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan PROGRAM ADAPTIF Matematika Bahasa Inggris Fisika Kimia Komputer Kewirausahaan Pengetahuan Dasar Teknik Mesin PROGRAM PRODUKTIF UNIT KOMPETENSI : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan OPKR-10-017B Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan TK I 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 SMK TK II 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 TK III 48 48 48 48 48 240 72 72 48 48 48 288 Jumlah Jam 208 208 208 208 208 1040 312 312 208 208 80 128 160 1408 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 10 OPKR-40-019B Dalam 11 OPKR-50-001B Pengujian. OPKR-10-006B Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi Pembongkaran.K. Pematrian. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 11 .

SMK Program Pendidikan dan Pelatihan 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan 14 OPKR-10-014B Pelaksanaan Prosedur Diagnosa 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-komponennya 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya TK I TK II 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 TK III Jumlah Jam 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel 19 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem Pengoperasian 20 OPKR-30-004B Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/Servis Sistem Rem 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi 27 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel OPKR-20-022B Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan OPKR-30-014B Perbaikan Poros-Poros Penggerak Roda OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Suspensi OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 880 1840 880 1840 1120 1648 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 42 OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan 43 OPKR-50-007B dan Wiring 44 OPKR-50-011B Perbaikan Sistem Pengapian Jumlah Jumlah Jam Seluruh Program Diktat 5328 Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 12 .

Efisiensi penggunaan sumber daya pendidikan. Program pembelajaran sekolah. produktif dilaksanakan di industri atau sebagian di Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 13 . Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 (dua) kali setiap tahun pembelajaran. c. Kesinambungan proses pembelajaran. dan tes untuk setiap pencapaian suatu kompetensi tertentu dalam program tertentu. Evaluasi sumatif dimaksud adalah tes untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan adaptif.masing sekolah dengan memperhatikan : a. Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1 (satu) tahun dilakukan oleh masing. Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan KBM termasuk evaluasi sumatif. Alokasi waktu pembelajaran praktik dalam program produktif minimum 75 % (teori maksimum 25 %). Keutuhan dan ketuntasan penguasaan unit kompetensi. b. 4.Keterangan : 1. 3. 5. 2. Waktu pembelajaran efektif per tahun untuk tingkat I dan II minimum 40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu. 6. pembelajaran per minggu minimum 46 jam dan maksimum 50 jam @ 45 menit.

• ISO gambar teknik. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pengukuran dan pengujian. • Informasi teknik yang sesuai. UNIT KOMPETISI : Persiapan Menggambar Teknik. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. DESKRIPSI PEMBELAJARAN TINGKAT I 1. • Prosedur menggambar teknik. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2). 3). Perlengkapan gambar teknik dipilih untuk disesuaikan dengan kebutuhan. • Persyaratan keselamatan diri. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).L. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-008B/01. Kriteria Unjuk Kerja 1). Lingkup Belajar 1. Seluruh kegiatan persiapan menggambar teknik dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). ISO gambar teknik. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Kode : OPKR-10-008B. • Pemahaman menggambar teknik. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Prosedur pengukuran dan pengujian. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengumpulkan. 4). • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 14 . peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Persiapan Menggambar Teknik. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Persyaratan keamanan perlengkapan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. 2. Penggambaran teknik dilengkapi untuk memenuhi persyaratan perusahaan.

UNIT KOMPETISI : Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik. kode-kode dan penampilan diagram/gambar dengan benar. • Pemahaman gambar teknik. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-009B/01 Membaca dan memahami gambar teknik. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Lingkup Belajar 1. Pemahaman informasi gambar teknik 3. 3. Informasi yang diberikan dimengerti dengan tepat. Kriteria Unjuk Kerja 1.2. • Prosedur dan kebijakan perusahaan tentang gambar teknik. Simbol-simbol. 2. Pembacaan gambar teknik. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan • Prosedur pengukuran . Mengenal simbolsimbol. Keterampilan 2. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Pemahaman prosedur dan kebijakan tentang gambar teknik di industri. Kode : OPKR-10-009B. • Pemecahan masalah. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. kodekode dan penampilan diagram/gambar. • Standar gambar teknik dari pabrik komponen/produk . Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 15 . • Mengumpulkan. • Standar industri gambar teknik. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Produk/sistem/komponen yang disajikan teridentifikasi dengan benar. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Pembacaan gambar teknik.

4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Pemeliharaan alat ukur. 3. 2. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Penggunaan teknologi. 4. • Skala alat ukur .3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Pengukuran dimensi dan variabel tanpa merusak komponen. Pengukuran dimensi dan variabel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. Lingkup Belajar 1. Pemilihan alat ukur yang sesuai. Prosedur pengukuran. UNIT KOMPETISI : Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Kode : OPKR-10-010B Alokasi Waktu : 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-010B/01 Pengukuran dimensi dan variabel menggunakan perlengkapan yang sesuai. 2. • Prosedur pengukuran. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 16 . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Penggunaan teknik pengukuran yang sesuai dan hasilnya dicatat dengan benar. Pemilihan dan penggunaan alat ukur. Seluruh kegiatan pengukuran dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. • Tipe alat-alat ukur dan penerapannya. • Prosedur pemeliharaan alat ukur. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Mengumpulkan.

Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 17 . Pemeliharaan alat ukur dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. 4.Elemen Unit Kompetensi 10-010B/02 Pemeliharaan alat ukur. 3. Seluruh kegiatan pemeliharaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeriksaan dan penyetelan secara rutin pada alat ukur termasuk kalibrasi alat ukur dilaksanakan sebelum digunakan. Pemeliharaan rutin dan penyimpanan alat ukur sesuai spesifikasi pabrik. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2.

UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja OPKR-10-016B 160 J P Elemen Unit Kompetensi 10-016B/01 Mengikuti prosedur pada tempat kerja untuk mengidentifikasi bahaya dan penghindarannya. • Mengumpulkan. • Identifikasi bahaya dan pencegahan dalam tempat kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 18 . • Prosedur penanganan secara manual. 7. 6. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2. • Persyaratan pemeliharaan perlengkapan dan area kerja. • Prosedur keamanan tempat kerja. Pemakaian pakaian pengamanan sesuai SI. 1. 4. 4. Prosedur perlindungan mesin pada saat genting. Metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. jadwal pemeliharaan berkala.4. Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Pemecahan masalah. 2. Penggunaan teknik dan pengangkatan/ pemindahan secara manual yang tepat. Perlengkapan dipilah sebelum melakukan pembersihan dan perawatan secara rutin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 5. 10-016B/02 Pemeliharaan kebersihan perlengkapan dan area kerja. 3. • Prosedur keamanan dasar • Penggunaan dan penerapan alat pemadaman kebakaran yang tepat. 3. 2. Pengenalan bahaya pada area kerja dan tindakan pengontrolan yang tepat. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Lingkup Belajar 1. Teknik pemadaman kebakaran yang tepat. Prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat. Mengenali bahaya pada area kerja dan melakukan tindakan pengontrolan yang tepat. Prosedur keamanan yang tepat. (Standard Intenational). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. tempat penerapan dan spesifikasi pabrik. 5. 3. • Prosedur CPR. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Teknik pengangkatan/ pemindahan secara manual. Penggunaan metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Syarat keselamatan diri • Simbol-simbol bahaya. • Prosedur pertolongan pertama. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Penggunaan teknologi. Mengikuti kebijakan yang syah pada tempat kerja dan prosedur pengontrolan resiko. Mematuhi tanda bahaya dan peringatan. 8. Peralatan dan area kerja dibersihkan/dipelihara sesuai dengan keamanan.

Pengidentifikasian pemadaman kebakaran yang sesuai pada tipe yang tepat untuk lingkungan tempat kerja. 3. Seluruh kegiatan penerapan pemadaman kebakaran dan prosedur kerja diidentifikasikan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. penggunaan dan prosedur pengoperasian ditempat kerja. Mengikuti prosedur alarm/peringatan/evakuasi di tempat kerja. Kebijakan/prosedur keamanan dijalankan berdasarkan pelatihan perusahaan dan undangundang yang berlaku. Mengikuti prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat untuk melindungi mesin pada saat keadaan tanda bahaya muncul. Mengikuti prosedur perlindungan mesin pada saat tanda bahaya muncul. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/04 Pelaksanaan prosedur darurat. 10-016B/05 Menjalankan dasardasar prosedur keamanan. 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 19 .. Kriteria Unjuk Kerja 1. 1. Pelayanan darurat yang profesional dan tepat untuk memanggil pertolongan dengan segera dilakukan oleh orang yang berkuasa untuk melakukan hal tersebut.Elemen Unit Kompetensi 10-016B/03 Penempatan dan pengidentifikasian jenis pemadam kebakaran. 2.

2.Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja undang yang berlaku. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/06 Pelaksanaan prosedur penyelamatan pertama dan CardioPulmonaryResusciation (CPR) Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 20 . Seluruh staf disarankan menggunakan prosedur keamanan perusahaan dan metode yang tepat dalam penerapannya. Seluruh kegiatan pertolongan pertama yang dilakukan dicatat/ dilaporkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh keamanan yang berhubungan dengan kejadian dicatat\dilaporkan pada formulir yang sesuai. 1.

4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Peralatan dan perlengkapan yang sesuai digunakan untuk mencegah kecelakaan terhadap diri sendiri. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. orang lain dan kerusakan hasil pekerjaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 21 . Kriteria Unjuk Kerja 1. Lingkup Belajar 1. • Pemecahan masalah. Prosedur penggunaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Peralatan dan perlengkapan yang dapat digunakan dipilih untuk memenuhi persyaratan pekerjaan. 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-017B/01 Memilih dan menggunakan secara aman peralatan tempat kerja. Peralatan dan perlengkapan digunakan sesuai dengan prosedur-prosedur untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. • Mengumpulkan. 2. • Penggunaan teknologi. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Penggunaan dan Pemeliharaan Perala tan dan Perlengkapan Tempat Kerja.5. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. Seluruh kegiatan pengujian peralatan dan perlengkapan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Prosedur kerja keamanan peralatan dan perlengkapan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan dasar peralatan dan perlengkapan. Prosedur pemeliharaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. OPKR-10-017B.

Kerusakan dan keausan peralatan dan perlengkapan diberi tanda dan dipisahkan dari tempat kerja untuk diperbaiki atau diganti dan dilaporkan kepada supervisor. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan perbaikan dan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 22 . Peralatan/perlengkapan dirawat.Elemen Unit Kompetensi 10-017A/02 Pemeliharaan/servis pada peralatan dan perlengkapan tempat kerja. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. untuk memastikan kondisi kerja yang aman. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Peralatan dan perlengkapan diperiksa secara teratur berdasarkan rekomendasi pabrik. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. disetel dan dipelihara sesuai jadwal pabrik untuk memastikan operasi yang aman dan benar dalam batasan tanggung jawab.

tinggi dan posisinya. 7. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 5. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Elemen Unit Kompetensi 10-019B/01 Mengangkat dan memindahkan material/ komponen/part. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Berat material ditentukan dengan benar dengan penggunaan teknik yang paling memadai. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar 1. Part/komponen/material ditempatkan dengan aman pada perlengkapan pemindahan dan penempatan kembali dengan memastikan keselamatan petugas dan keamanan dari part/komponen/material. Teknik pemindahan dan pengangkatan material sesuai dengan standar tempat kerja. Pekerjaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan-kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Cara-cara pemindahan dengan mempertimbangkan metode. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 . Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Teknik-teknik penanganan secara manual yang benar/prosedur pengangkatan dan pemindahan yang aman • Persyaratan keamanan perlengkapan/material • Persyaratan keselamatan diri • Kode area tempat kerja. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Teknik pengangkatan dilakukan dibawah standar tempat kerja Indonesia. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). penyimpanan. berat.6. 4. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. Teknik penanganan secara manual yang benar dan aman. Perlengkapan yang tepat dipilih sesuai kebutuhan. OPKR-10-019B. 80 J P. Part-part /komponen /material yang di angkat di periksa terhadap bahaya-bahaya yang timbul. 6.

Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prosedur pengelasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-10-006B 120 J P Elemen Unit Kompetensi 10-006B/01 Pelaksanaan prosedur pengelasan. Seluruh kegiatan pengelasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Pengetahuan tentang logamlogam untuk keperluan las dan pematrian. Prosedur pengelasan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Lingkup Belajar 1. Pematrian. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Pemecahan masalah. • Persyaratan keselamatan diri (contoh. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. pematrian. pemotongan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. dan MIG dan/atau TIG) • Prosedur pematrian • Prosedur pemotongan dengan panas. asap beracun/timah hitam beracun). 2. Kriteria Unjuk Kerja 1. arc. Undang-undang dan persyaratan tentang K3 3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Mengumpulkan. • Prosedur pengelasan (oxy. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 24 . • Penggunaan teknologi. • Tipe dari logam-logam yang sesuai dengan penerapannya. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prosedur pemanasan. dan pemanasan yang tepat. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.7.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/02 Pelaksanaan prosedur pematrian. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Prosedur pematrian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan pematrian dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 25 .

2.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/03 Pelaksanaan prosedur pemotongan dengan panas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Prosedur pemotongan dengan panas dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Seluruh kegiatan pemotongan dengan cara panas dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 26 . Kriteria Unjuk Kerja 1.

Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 27 . Prosedur pemanasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Seluruh kegiatan pemanasan suhu dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 10-006B/04 Pelaksanaan prosedur pemanasan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 2.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan teknologi. Kondisi sistem/komponen kemudi ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi sesuai perundang-undangan kelaikan kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 28 . 6. • Mengumpulkan. • Informasi teknik yang sesuai. 3. • Persyaratan keamanan kendaraan.8. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem kemudi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. 5. 2. peralatan dan perlengkapan berdasarkan spesifikasi pabrik. Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. • Prosedur kondisi penilaian sistem komponen kemudi. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan dengan menggunakan metode. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Pemecahan masalah. Metode sesuai dengan spesifikasi pabrik. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi yang sesuai. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-008B 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-008B/01 Memeriksa dan menguji kondisi sistem/komponen kemudi. • Pemeriksaan sistem kemudi dan prosedur pengujian (sesuai dengan kegunaan). Pemeriksaan sistem kemudi tanpa menyebabkan kerusakan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem kemudi. 1.

Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem suspensi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 29 . • Informasi teknik yang sesuai • Kebijakan perusahaan. • Mengumpulkan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Lingkup Belajar 1. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. pengujian. Konstruksi dan kerja sistem suspensi. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem suspensi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 1.9. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. dan menentukan kondisi sistem/ komponen suspensi. • • • • 4. 2. Prosedur pemeriksaan. 3. UNIT KOMPETISI : Pemeriksaan Sistem Suspensi Kode : OPKR-40-012B Alokasi Waktu : 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-012B/01 Memeriksa sistem / komponen suspensi dan menentukan kondisinya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 6. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri • Persyaratan keamanan komponen • Prinsip memeriksa sistem suspensi • Konstruksi dan kerja sistem suspensi yang sesuai • Prosedur pemeriksaan sistem suspensi dan pengujian (sesuai pada kegunaan) • Prosedur menentukan kondisi sistem/komponen suspensi. Pemeriksaan sistem suspensi di pakai berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. Penggunaan teknologi. 5. Kondisi sistem/komponen ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi seseuai dengan perundang-perundangan kelaikan kendaraan.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETISI : Pembongkaran. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Seluruh kegiatan pembongkaran. 5. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Tipe ban dalam atau ban luar dan konstruksinya • Prosedur pemeriksaan untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kriteria Unjuk Kerja Pembongkaran dan penggantian ban dalam dan luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. perbaikan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pembongkaran dan penggantian. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 30 . Kode : OPKR-40-019B. sebagian atau tidak dapat diperbaiki). • Pemecahan masalah. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Lingkup Belajar 1. Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prosedur pembongkaran. Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek. dan penggantian ban. 2. memasang dan mengganti ban dalam dan luar. pemasangan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).10. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Tipe ban dalam dan ban luar beserta konstruksinya. Alokasi Waktu : 80 J P. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam . Prosedur pemeriksaan ban untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 1. 3. Elemen Unit Kompetensi 40-019B/01 Membongkar. 2. 4. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 4. sebagian atau tidak dapat diperbaiki) • Keandalan perusahaan terhadap perbaikan ban • Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek • Prosedur pembongkaran dan penggantian • Prosedur perbaikan ban dalam dan luar • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan • Mengumpulkan. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok.

peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kebijakan perusahaan. 2. berdasarkan spesifikasi industri dan pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan.Elemen Unit Kompetensi 40-019B/02 Memeriksa ban dalam dan luar untuk menentukan perbaikan. 5. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Penilaian ban yang tepat terhadap keseluruhan atau bagian kecil untuk menentukan perbaikan Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. 40-019B/03 Melaksanakan perbaikan ban dalam atau ban luar. 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 5. 1. Lingkup Belajar Sikap lainnya. Perbaikan atau penggantian ban dalam atau luar dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang telah disetujui. 2. 4. • Prosedur penanganan secara manual. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Persyaratan keselamatan diri . Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan ban dalam dan luar. Perbaikan ban dalam dan ban luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan ban dalam atau luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan pada kelengkapan tempat kerja atau kendaraan Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 1. • Peraturan pemerintah yang diterapkan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 31 . 3. 6.

4. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pengujian. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Identifikasi tipe-tipe baterai. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Lingkup Belajar 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prosedur bantuan start. UNIT KOMPETISI : Pengujian. Kode : OPKR-50-001B. Pemilihan perlengkapan penguji yang sesuai. 5. Alokasi waktu : 80 J P. 2. • Kode area tempat kerja • Peraturan pemerintah yang berhubungan dengan pembuangan air baterai dan cairan asam. • Prosedur pengisian baterai. Baterai diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Pengujian dilakukan dan hasilnya dianalisa disesuaikan dengan spesifikasi pabrik. • Prosedur pemeliharaan/servis. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Cara aman mengenai air baterai (aki) dan cairan asam. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 32 . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan teknologi. dan penggantian baterai. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Prosedur pengujian mengenai beban dan berat jenis. Prosedur bantuan start. 4. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Identifikasi tipe-tipe baterai. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai. pemeliharaan. Elemen Unit Kompetensi 50-001B/01 Menguji baterai Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. 3.11. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Mengumpulkan. Pengetahuan tentang penanganan air aki dan cairan asam berdasarkan peraturan pemerintah tentang hal tersebut. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. 2. • Pemecahan masalah. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Prosedur pengisian baterai. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain.

3. Memilih dan menggunakan perlengkapan dan peralatan yang sesuai. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 33 . 4. Kriteria Unjuk Kerja 1.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/02 Melepas dan mengganti baterai. Baterai dilepas dan diganti tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Tindakan dan langkahlangkah dilakukan untuk mencegah hilangnya memori elektronik pada kendaraan jika ada. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

Permukaan Air Baterai diperiksa dan ditambah seperlunya. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 34 . 2. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dan pengisian baterai dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kendaraan dibantu start hidup tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 50-001B/04 Membantu start. Kriteria Unjuk Kerja 1. Baterai diisi dengan menggunakan pengisi / baterai charger yang sesuai.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/03 Memelihara/servis dan mengisi baterai. 4. Katup baterai/terminal dibersihkan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 1.

bila perlu menggunakan pelindung. Kabel jamper disambung/dilepas dengan tahapan dan kutub yang benar. 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 35 . Kabel jamper yang sesuai dipilih. 4. Seluruh kegiatan bantuan start dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja komponen atau sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

• Daftar pemeriksaan pemeliharaan/servis. 5. 4.TINGKAT II 12. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Langkah kerja peliharaan/ servis komponen sesuai dengan SOP K3. Penggunaan metoda dan perlengkapan sesuai dengan spesifikasi industri. Pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang ditentukan berdasarkan spesifikasi yang sesuai terhadap komponen. 2. 3. Elemen Unit Kompetensi 10-001B /01 Pelaksanaan pemeliharaan/servis komponen. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Data spesifikasi pabrik. 4. • Persyaratan keamanan & perlengkapan kerja. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. K 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. : 60 J P. Pemeliharaan/servis komponen dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Dilengkapi data yang tepat sesuai hasil pemeliharaan/servis. Lingkup Belajar 1. • Penggunaan teknologi. • Penerapan pelumas dan cairan pembersih. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. : OPKR-10-001B. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. • Prosedur pemeliharaan/servis. Menentukan komponen yang harus dipelihara/diservis. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Tipe pelumas dan cairan pembersih. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 36 . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Pemecahan masalah. 3. 6. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Persyaratan keamanan komponen. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. Pekerjaan pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan pedoman dari industri yang telah ditetapkan.

3. Memilih pelumas/cairan pembersih yang sesuai. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 37 . Sikap lainnya. K3. Penanganan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Penggunaan pelumas/cairan pembersih yang benar untuk komponen dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi pabrik.Elemen Unit Kompetensi 10-001B/02 Identifikasi dan penggunaan pelumas/ cairan pembersih yang benar. 3. Lingkup Belajar 1. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan dan prosedur/kebijasana an perusahaan. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Cara pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas yang sesuai dengan UU lingkungan hidup. Pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan undang-undang lingkungan hidup. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. (K 3). 2. Cara penanganan pelumas/cairan bekas yang sesuai dengan SOP.

• Persyaratan keamanan perlengkapan kerja . • Daftar pemeriksaan. Sistem toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik dicatat dan diambil sesuai dengan perjanjian dengan pelanggan. • Prosedur pemeriksaan kendaraan/komponen. • Pesyaratan minimum untuk cara kerja sistem. 6. Menentukan toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik. • Persyaratan pelaporan hasil pemeriksaan. • Persyaratan keamanan kendaraan. Bagian-bagian kendaraan yang perlu diperiksa. Mengkomunikasik an gagasan dan informasi. 7. Data spesifikasi pabrik. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 1. Lingkup Belajar 1. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. peraturan dan prosedur/kebijakan pabrik.13. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 38 . : OPKR-10-013B. Pemeriksaaan kendaraan yang sesuai dengan SOP. menganalisa dan mengorganisasika n informasi. 2. 3. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) • Persyaratan desain yang berhubungan dengan keamanan kendaraan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 4. • Mengumpulkan. Elemen Unit Kompetensi 10-013B/01 Pemeriksaan kendaraan yang lengkap. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Cara mencatat pemeriksaan keamanan kendaraan 6. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 5. : 60 J P. Catatan yang berhubungan dengan pemeriksaan keamanan kendaraan dilengkapi dan akurat dalam format standar perusahaan dan dilakukan oleh orang yang tepat. Pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan pedoman perusahaan yang telah ditetapkan. Pemeriksaan kendaraan dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang disetujui. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Pemecahan masalah. 5. 4. Langkah kerja pemeriksaan kendaraan. 3. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami dari sumber yang tepat agar dapat memudahkan pemeriksaan. K3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. sehingga sesuai dengan standar dan prosedur. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Penggunaan teknologi.

4. : OPKR-10-014B. dan ”rencana tindakan” diputuskan selama perbaikan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Pemecahan masalah. 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. peraturan. Analisa kerusakan dan perbaikan. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Elemen Unit Kompetensi 10-014B/01 Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dari gejala dan penentuan tindakan. 6. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Laporan hasil pemeriksaan dilengkapi dalam format yang ditetapkan. • Gejala dan variasi penyebab. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Identifikasi gejala dan sebab kerusakan.14. 3. Cara membuat laporan hasil pemeriksaan yang sesuai dengan SOP. Strategi pendiagnosaan dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk menentukan suatu kerusakan/kesalahan pada kendaraan/ komponen/perlengkapan. : 60 J P. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. Kriteria Unjuk Kerja Informasi diakses dari sumber yang tepat untuk menginformasikan tindakan yang dibutuhkan dalam membantu membedakan antara “gejala” dan “sebab”. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. K3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. Lingkup Belajar 1. 5. agar pemeriksaan lebih akurat dalam mendiagnosa kesalahan/kerusakan (jika diperlukan). 3. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. 2. Otoritas diberikan untuk membongkar bagian komponen. • Persyaratan keamanan. • Prosedur dokumentasi/ pelaporan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 7. dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pengidentifikasian kerusakan/kesalahan didapat dari hasil tes. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur diagnosa/teknik pemecahan masalah. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Prosedur Diagnosa. Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap area tempat kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 39 . kendaraan dan perlengkapan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis.

menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Penggunaan teknologi. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Elemen Unit Kompetensi 20-001B/01 Memelihara/servis engine dan komponenkomponennya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). : OPKR-20-001B. 3. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Langkah kerja pemeliharaan/servis engine yang sesuai dengan pedoman industri SOP. • Mengumpulkan. Pemeliharaan/servis engine dan komponenkomponennya tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Mengidentifikasi jenisjenis dari engine dan komponen. • Persyaratan keselamatan diri . menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prinsip kerja engine. Komponenkomponen engine yang perlu diperiksa/diservis. 2. • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 40 . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Data-data spesifikasi pabrik. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. K3. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 4. : 60 J P. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prinsip kerja engine. Pemeliharaan/servis engine dilaksanakan sesuai dengan pedoman industri yang ditetapkan. 2. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah.15. 3. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya.

menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 5. • Menggunakan gagasan matematis dan teknis. Elemen Unit Kompetensi 20-010B/01 Memelihara/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 41 . 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 4. • Persyaratan keamanan kendaran. • Penggunaan teknologi. peraturan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Langkah kerja pemeliharaan /servis sistem pendingin dan komponennya. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponennya yang sesuai dengan SOP. Data spesifikasi pabrik 3. 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.16. • Prosedur pengujian cairan pendingin. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya. • Pemecahan masalah. : OPKR-20-010B. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). : 60 J P. Sistem pendingin dan komponen-komponenennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. Bagian-bagian sistem pendingin dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis. • Tipe-tipe cairan pendingin dan penggunaannya. • Persyaratan keamanan peralatan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Mengumpulkan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Seluruh kegiatan melepas dan memasang sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja sistem pendingin. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Prosedur pemeliharaan/servis. Prinsip kerja sistem pendinginan mesin. 2. K3. • Pencegah karat. 2. Lingkup Belajar 1. • Anti beku/anti mendidih.

Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan yang sesuai dengan penggunaannya. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Lingkup Belajar Prinsip kerja sistem bahan bakar bensin Komponen/ sistem bahan bakar bensin yang perlu dipelihara/diservis. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis komponen sistem bahan bakar dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin sesuai dengan SOP. 4. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Penggunaan teknologi. 3. 2. • Pemecahan masalah. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 42 . : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi 20-014B/01 Memelihara/servis komponen/sistem bahan bakar.K3. : OPKR-20-014B. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Data spesifikasi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 1. • kebijakan pabrik/perusahaan. • Prinsip kerja sistem bahan bakar yang terkontrol secara mekanis dan elektrik • Prosedur penanganan secara manual. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Mengumpulkan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.17. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Persyaratan keselamatan diri. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5.

menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel diuji dengan persyaratan kerja. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel : OPKR-20-017B : 60 J P. • Persyaratan keamanan peralatan/bahan. Langkah kerja pemeliharaan/servi s sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang sesuai dengan SOP. Sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang perlu dipelihara/di servis. 2. Pemeliharaan/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar disel dan komponen. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis (termasuk pengeluaran). Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel.18. • Pemecahan masalah. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. UU dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar 1. 3. Pemeliharaan/servis pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. K3. 5. • Persyaratan keselamatan diri. Data spesifikasi pabrik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 43 . • Mengumpulkan. 3. Elemen Unit Kompetensi 20-017B/01 Memelihara/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel. 4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan.

19. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian. : OPKR-30-001B. : 60 J P.

Eleme n Unit Kompetensi
30-001B/01 Memelihara/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik. 4. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit kopling dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja kopling 2. Unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian yang perlu dipelihara/di servis. 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servi s unit kopling berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prinsip kerja kopling • Prosedur pemeliharaan/servis yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

44

20. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual. : OPKR-30-004B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi
30-004B/01 Pemeliharaan/servis transmisi manual dan komponen-komponen.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Pemeliharaan/servis pada komponen-komponen transmisi dilaksanakan sesuai spesifikasi kendaraan mengenai metode dan perlengkapan. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja transmisi manual . 2. Bagian-bagian transmisi manual yang perlu dipelihara/ di servis. 3. Data spesifikasi pabrik. 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis transmisi manual berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prosedur pemeliharaan/servis • Pelumas/minyak transmisi dan penerapannya. • Prinsip-prinsip operasi dari transmisi penggerak sabuk . • Informasi teknik yang sesuai . • Persyaratan keamanan peralatan . • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Kebijakan perusahaan . • Prosedur keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

45

21. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan. : OPKR-30-010B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi

Kriteria Unjuk Kerja

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

46

3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. K3. 4. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 22. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Jenis pelumas serta penggunaannya . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. 5. • Persyaratan keamanan peralatan . : OPKR-30-013B.Elemen Unit Kompetensi 30-010B/01 Memelihara/servis unit final drive dan komponenkomponennya. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar 1. 4. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Data spesifikasi pabrik. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja dan jenis final drive/gardan. Komponen unit final drive/gardan yang perlu dipelihara/di servis. • Pemecahan masalah. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 47 . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Prosedur pemeliharaan/servis • Informasi teknik yang sesuai. Langkah kerja pemeliharaan/servis unit final drive/gardan berdasarkan SOP. • Menggunakan teknologi. Prinsip kerja unit final drive/gardan. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan perusahaan • Prosedur keselamatan diri. Kriteria Unjuk Kerja 1. : 40 J P.

Elemen Unit Kompetensi
30-013B/01 Memelihara/servis poros penggerak roda/drive shaft tdan komponenkomponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis poros penggerak roda dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shaft dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metoda dan perlengkapan yang tepat, sesuai dengan spesifikasi terhadap kendaraan/alat industri/pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-komponennya, dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja poros penggerak roda 2. Komponen poros penggerak roda/drive shaft yang perlu diperbaiki/diganti 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis poros penggerak roda/ drive shift dan komponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Desain dan jenis poros penggerak roda • Prinsip-prinsip kerja poros penggerak roda • Variasi kecepatan/velocity fluctuations • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan pabrik/perusahaan • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah • Menggunakan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

23. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan Komponen-komponennya. : OPKR-40-001B. : 60 J P.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

48

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/01 Merakit dan memasang sistem rem/komponenkomponenya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perakitan dan pemasangan sistem rem. 5. Seluruh kegiatan perakitan dan pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja sistem rem. 2. Data spesifikasi pabrik 3. Langkah kerja perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Langkah kerja pengujian sistem rem/komponenkomponennya sesuai SOP, K 3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Penggunaan kode area tempat kerja • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keselamatan diri • Peraturan perundangundangan yang diterapkan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem • Konstruksi dan fungsi yang sesuai dengan penggunaannya • Jenis-jenis bahan/material dan penggunaannya • Prosedur pembuatan pipa rem • Metode perekatan • Prosedur perakitan dan pemasangan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan/industri • Prosedur pengujian sistem rem • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

49

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/02 Menguji sistem rem/ komponen-komponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pengujian sistem rem/komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pengujian dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pengujian sistem rem. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Jenis pelumas dan cairan rem.

2.

3.

4. 5.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

50

Pemeliharaan/servis sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. 4. : OPKR-40-002B. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Jenis cairan rem dan penggunaannya. Elemen Unit Kompetensi 40-002B/01 Memelihara/servis sistem rem dan komponenkomponennya. 2. • Mengumpulkan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 51 . 3. • Penggunaan teknologi. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). perlengkapan dan material yang ditetapkan berdasarkan spesifikasi pabrik. 5. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Sistem rem dan komponennya dipelihara/ servis dilaksanakan dengan menggunakan metode. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Prosedur pemeliharaan/servis termasuk inspeksi visual. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. membuang udara dan penyetelan. K 3. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Cara kerja sistem rem 2.24. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Rem. Kriteria Unjuk Kerja 1. Lingkup Belajar 1. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem/kompenen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Langkah kerja pemeliharaan/servis sistem rem dan komponennya sesuai SOP. 4. : 60 J P. Data spesifikasi pabrik. • Pemecahan masalah. • Persyaratan keamanan kendaraan. • Tipe dari bahan rem dan potensi bahayanya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Tanda peringatan terhadap debu rem. • Persyaratan lingkungan untuk pembuangan limbah. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Informasi teknik yang sesuai. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Sistem rem dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis 3.

• Mengumpulkan. 2. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis • Prinsip kerja sistem mekanis. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Prinsip kerja sistem kemudi. Data spesifikasi pabrik. K 3. • Penggunaan teknologi. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. 3. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Langkah kerja pemeliharaan / servis sistem kemudi sesuai dengan SOP. 2. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). hidrolis dan elektris • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan • Persyaratan keselamatan diri. : OPKR-40-009B. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 52 . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. Bagian sistem kemudi yang perlu dipelihara / diservis 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi. 4. : 60 J P. Lingkup Belajar 1.25. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Elemen Unit Kompetensi 40-009B/01 Memelihara/servis sistem kemudi dan komponenkomponennya. 5. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah.

Pemeliharaan sistem suspensi dan komponennya. 2. perlengkapan dan toleransi yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. 3. : 60 J P. • Kebijakan perusahaan. : OPKR-40-014B. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Informasi teknik yang sesuai. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan dengan menggunakan metode.26. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan. • Mengumpulkan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 5. 3. 4. Pemahaman sistem suspensi dan prinsip kerjanya. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Persyaratan keamanan diri. Lingkup Belajar 1. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 53 . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Elemen Unit Kompetensi 40-014B/01 Memelihara/servis sistem suspensi dan/atau komponen-komponennya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Jenis-jenis sistem suspensi dan prinsip kerjanya . Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis.

Elemen Unit Kompetensi 50-002B/01 Menguji dan mengidentifikasi kesalahan sistem/ komponen. Prosedur pengukuran dan pengujian kelistrikan. Sistem/komponen diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Prinsip-prinsip kelistrikan • Prosedur perbaikan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. : 60 J P. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. : OPKR-50-002B. 3. Jenis kerusakan sistem kelistrikan dan metoda perbaikannya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Prinsip kerja sistem kelistrikan otomotif. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Pengukuran kelistrikan dan prosedur pengujian. • Prosedur untuk menghindari kerusakan pada ECU (Electrical Control Unit) = unit pengontrol listrik. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. 2. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 54 . • Penggunaan teknologi. • Mengumpulkan. • Pemecahan masalah. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.TINGKAT III 27. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Persyaratan keselamatan kendaraan. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. 4. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Lingkup Belajar 1. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis.

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja 1. tehnik dan material yang sesuai. Perbaikan yang diperlukan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar kerja. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan pengontrol listrik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . 4.Elemen Unit Kompetensi 50-002B/02 Perbaikan ringan pada rangkaian kabel. 3. penggantian komponen dan penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan dengan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

Perbaikan. 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. penggantian dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Pemecahan masalah. 2. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen engine. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan engine/komponen • Prosedur pembongkaran dan penggantian engine • Prosedur pengukuran dan pengujian • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . Kegiatan pembongkaran. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Perbaikan pada engine dilaksanakan sesuai dengan panduan industri yang ditetapkan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Standar prosedur keselamatan kerja. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Lingkup Belajar 1. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Konstruksi dan operasi/kerja engine yang sesuai untuk diterapkan • Teknik penanganan secara manual • Persyaratan keselamatan diri. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 5. pembongkaran dan penggantian engine dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. : 80 J P.e 4. Prosedur pengukuran dan pengujian komponen-komponen engin. jenis-jenis kerusakan serta prosedur perbaikan. Prinsip kerja engine. • Penggunaan teknologi. : OPKR-20-002B. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. membongkar dan mengganti engine dan komponen-komponennya. 4. Elemen Unit Kompetensi 20-002B/01 Memperbaiki.28. 3. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan.

Pengujian komponen sistem. diganti dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem A/C (Pendingin) dan Komponen-komponennya.29. Lingkup Belajar 1. 1. Sistem pendingin dan komponen-komponennya diperbaiki. 2. 4. : OPKR-20-011B. • Persyaratan keamanan kendaran. Konstruksi dan prinsip kerja sistem pendinginan engine. • Persyaratan perlengkapan keselamatan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 4. 5. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan sistem pendingin diselesaikan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Konstruksi dan kerja sistem pendingin • Prosedur pengujian komponen sistem. : 60 J P. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Penggunaan teknologi. Standar prosedur keselamatan kerja. • Mengumpulkan. Seluruh kegiatan pelepasan / penggantian sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. Elemen Unit Kompetensi 20-011B/01 Merperbaiki sistem pendingin dan komponenkomponennya. 3. pelepasan dan penggantian. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 56 . peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. Identifikasi kerusakan dan penggantian/perbai kan komponen yang rusak.

3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Standar prosedur keselamatan kerja. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Lingkup Belajar 1. Radiator dan komponenkomponennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. konstruksi dan bahan radiator. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Mengumpulkan. • Persyaratan keselamatan diri. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai dengan hasil perbaikan. 5. • Prinsip kerja radiator. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Perbaikan Radiator. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Proses pematrian/penyolderan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kode area tempat kerja • Undang-undang yang dapat digunakan. Memperbaiki radiator tanpa merusak komponen atau sistem lainnya. : 60 J P. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Elemen Unit Kompetensi 20-013B/01 Merperbaiki radiator dan/atau komponennya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/komponen. Identifikasi kerusakan radiator. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 57 .30. • Penggunaan teknologi. 2. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Informasi teknik yang sesuai. 2. Tipe. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Perbaikan radiator dan prosedur pengujiannya. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Perbaikan radiator dan prosedur pengujian. : OPKR-20-013B. konstruksi dan prinsip kerja radiator. • Tipe-tipe. 4. 3. 4.

peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Pengukuran. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. penggantian dan penyetelan. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan kerja dari sistem karburator yang sesuai terhadap penggunaannya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin : OPKR-20-015B : 60 J P. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Kebijakan pabrik/perusahaan • Teknik penanganan secara manual. Standar prosedur keselamatan kerja. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.31. 2. 3. Seluruh kegiatan perbaikan komponen sistem bahan bakar. Perbaikan komponen sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Prosedur keselamatan diri. Elemen Unit Kompetensi 20-015B/01 Memperbaiki komponen sistem bahan bakar bensin. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Metode perbaikan. 4. Konstruksi dan prinsip kerja karburator. Lingkup Belajar 1. Perbaikan dan penyetelan sistem/komponen bahan bakar dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Prosedur pengukuran. penyetelan dan pengujian karburator. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Mengumpulkan. 5. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Prosedur pelepasan. pengujian dan penyetelan. • Penggunaan teknologi. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan karburator. 4. penyetelan dan pelepasan/ penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 58 .

Kriteria Unjuk Kerja 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 59 . UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Perbaikan. • Prosedur penanganan secara manual. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Komponen injeksi bahan bakar diesel diperbaiki. • Konstruksi komponen dan kerja yang sesuai terhadap penggunaan. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 2. • Pemecahan masalah. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 4. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Elemen Unit Kompetensi 20-018B/01 Memperbaiki. melepas dan mengganti komponen sistem injeksi bahan bakar diesel. 5. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Konstruksi dan prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. 3. • Penggunaan teknologi. diganti berdasarkan spesifikasi yang ditentukan oleh pabrik. • Mengumpulkan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. melepas dan mengganti sistem / komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. : 60 J P. Lingkup Belajar 1. • Persyaratan keselamatan diri.32. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. : OPKR-20-018B. 2. Pengukuran komponen. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Standar prosedur keselamatan kerja. penyetelan dan pengujian sistem injeksi bahan bakar diesel. 3. Komponen injeksi bahan bakar diesel diuji untuk memenuhi persyaratan kerja. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. diuji. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.

• Prosedur perbaikan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Mengumpulkan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Lingkup Belajar 1. pembongkaran dan penyetelan yang sesuai. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan teknologi. 2. Seluruh kegiatan pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Standar prosedur keselamatan kerja. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Penyetelan kopling. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 60 . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. : 80 J P. 2. 3. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Melepas/mengganti unit kopling dan komponenkomponennya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja kopling (sesuai dengan penggunaan). 4. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Persyaratan perlindungan diri. : OPKR-30-002B. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Semua prosedur pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Konstruksi dan prinsip kerja kopling. • Pemecahan masalah.33. 3. 1. Kriteria Unjuk Kerja Pelepasan dan penggantian kopling dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya.

3. Seluruh kegiatan pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Semua prosedur pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik dan toleransi. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 61 . 4. 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Membongkar/memperbaiki komponen-komponen sistem pengoperasian kopling. Kriteria Unjuk Kerja 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

• Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. Metoda perbaikan dan penggantian komponen. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 62 . • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Perbaikan transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. Elemen Unit Kompetensi 30-005B/01 Memperbaiki. : 60 J P. • Prosedur pembongkaran. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Informasi teknik yang sesuai. • Persyaratan keamanan perlengkapan. Standar prosedur keselamatan kerja. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Perbaikan dan penyetelan pada komponen transmisi dilaksanakan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi dan toleransi tehadap kendaraan/sistem. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. melepas dan mengganti transmisi manual dan komponenkomponennya. • Prosedur pengujian dan pengukuran komponen/unit (sesuai pada penggunaannya). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja transmisi manual dan/atau transmisi penggerak dengan sabuk/belt (sesuai dengan penggunaannya) . 2. pelepasan dan penggantian. 2. 3. Lingkup Belajar 1. • Pemecahan masalah. • Teknik penanganan secara manual. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Transmisi Manual.34. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Konstruksi dan prinsip kerja transmisi manual. • Prosedur keselamatan diri. • Mengumpulkan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan/penggantian sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. • Penggunaan teknologi. Pengukuran komponen dan pengujian sistem transmisi manual. 5. : OPKR-30-005B. penggantian dan perbaikan.

Jenis dan prinsip sistem pelumasan 3. Penyetelan dan pengujian final drive. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan teknologi. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. : OPKR-30-011B. 3. 4. • Kebijakan pabrikan/perusahaan • Metode penanganan secara manual. • Mengumpulkan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Seluruh kegiatan perbaikan dan pembongkaran/ penggantian unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap alat industri/ kendaraan/pabrik. Elemen Unit Kompetensi 30-011B/01 Memperbaiki unit final drive/gardan dan komponen-komponennya. • Pemecahan masalah. : 60 J P. • Persyaratan keamanan peralatan . 2. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Unit Final Drive/Gardan. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 4. Lingkup Belajar 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 63 . undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur pengujian dan penyetelan. Pembongkaran dan metoda perbaikan final drive. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Informasi teknik yang sesuai. 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. penggantian dan perbaikan • Jenis dan desain unit final drive • Konstruksi dan cara kerja dari unit final drive (sesuai dengan penggunaan). • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. konstruksi dan prinsip kerja final drive. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.35. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan unit final drive/gardan. Jenis. Perbaikan dan/atau penggantian pada unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. 5. 5. Standar prosedur keselamatan kerja. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Tipe pelumas dan penggunaannya. • Persyaratan perlindungan diri.

UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 2. Lingkup Belajar 1. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shafts dan komponen-komponennya dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan.36. Elemen Unit Kompetensi 30-014B/01 Memperbaiki poros penggerak roda/drive shafts dan komponenkomponennya. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shafts dan komponen komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. • Kebijakan pabrik/perusahaan. 2. 4. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. : 40 J P. • Persyaratan keamanan peralatan. • Konstruksi dan kerja dari komponen/sistem yang berhubungan pada final drive (sesuai pada penggunaan). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Perbaikan poros penggerak roda/drive shafts. • Mengumpulkan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan poros penggerak roda. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Standar prosedur keselamatan kerja. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Persyaratan keselamatan diri. penggantian dan perbaikan. 3. Konstruksi dan prinsip kerja poros penggerak. 4. : OPKR-30-014B. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik/kendaraan. • Informasi teknik yang sesuai. • Prosedur pengujian. 3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 64 . • Penilaian komponen . menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan teknologi. 5. Pengukuran dan spesifikasi toleransi.

: 60 J P. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Rem. Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 65 .37. : OPKR-40-003B.

pelepasan dan penggantian. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 66 . 5. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kemudi. Perbaikan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. : OPKR-40-010B. Seluruh kegiatan perbaikan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan.Elemen Unit Kompetensi 40-003B/01 Memperbaiki. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 3. 3. Standar prosedur keselamatan kerja. pelepasan dan penggantian sistem rem dan komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode yang ditetapkan. 4. 4. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan. pelepasan dan penggantian sistem rem dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Kebijakan perusahaan. 38. • Tanda peringatan terhadap debu rem. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Perbaikan. Konstruksi dan sistem operasi rem. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. perlengkapan dan bahan yang berdasarkan spesifikasi pabrik. : 60 J P. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. melepas dan mengganti sistem rem dan/atau komponen lain yang bersangkutan. pelepasan dan penggantian sistem rem dan/atau komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Penggunaan teknologi. • Mengumpulkan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah. pelepasan dan penggantian. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan sistem operasi rem (sesuai dengan kegunaan) • Prosedur perbaikan. Perbaikan dan penggantian komponen sistem rem. • Prosedur pengujian. Pengujian dan penyetelan sistem rem. 2. Lingkup Belajar 1. 2.

Perbaikan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Metoda pembongkaran dan perbaikan. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 5. : 60 J P. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 67 . 5. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Prosedur pengujian dan penyetelan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan/perlengka pan kerja. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Suspensi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi sesuai dengan kegunaan. Pengujian dan penyetelan. • Penggunaan teknologi. 2. 4. Perbaikan dan penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode. Konstruksi dan prinsip kerja sistem kemudi. 39. pembongkaran/ penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Persyaratan keselamatan diri.Elemen Unit Kompetensi 40-010B/01 Memperbaiki. membongkar dan mengganti sistem kemudi dan komponenkomponennya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prinsip dan geometri kelurusan roda kendaraan. penggantian dan perbaikan. Seluruh kegiatan perbaikan. 3. : OPKR-40-013B. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. • Kebijakan perusahaan • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Pemecahan masalah. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan sistem kemudi. Prinsip dan geometri kelurusan roda. perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik.

Seluruh kegiatan perbaikan sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Standar prosedur keselamatan kerja. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen. 4. Konstruksi dan kerja komponen sistem suspensi. 3. • Penggunaan teknologi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. 4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. 2. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kelistrikan. 2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 68 . 40. • Kebijakan perusahaan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Analisa kerusakan dan perbaikan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. pergantian dan kerja yang sesuai dengan penggunaannya. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan dengan metode dan perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. • Persyaratan keamanan kendaraan. • Konstruksi dan kerja yang sesuai pada penggunaannya. : OPKR-50-003B.Elemen Unit Kompetensi 40-013B/01 Memperbaikan sistem suspensi dan komponenkomponennya. • Penilaian komponen • informasi teknik yang sesuai. • Pemecahan masalah. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan 5. : 60 J P. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan diri. menganalisa dan mengorganisasikan informasi.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. 3. • Prosedur pengujian system kelistrikan/komponen. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan teknologi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prinsip kerja sistem kelistrikan dan komponennya. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). tehnik dan bahan yang sesuai. : OPKR-50-006B. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 50-003B/01 Memperbaiki sistem kelistrikan. 41. : 80 J P. 4. 3. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Standar prosedur keselamatan kerja. • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 69 . 5. Tes/pengujian pada sistem kelistrikan dilaksanakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik-tehnik yang sesuai. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Perbaikan sistem kelistrikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. • Prosedur perbaikan system kelistrikan/komponen. penggantian komponen dan penyetelan yang diperlukan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Pengetesan sistem kelistrikan. • Mengumpulkan. Lingkup Belajar 1. 4. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. 2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Perbaikan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Cara kerja sistem/komponen kelistrikan sesuai untuk penggunaannya. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Analisa kerusakan. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Standar prosedur keselamatan kerja. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Pemahaman petunjuk teknis material. Lingkup Belajar 1. 4. • M elaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. pengisian dan stater 3. • Konstruksi dan kerja sistem pengisian dan starter yang sesuai penggunaan. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Prinsip-prinsip kerja dan penggunaan dari sistem pengisian dan starter. • Pemecahan masalah. Tes/pengujian dilakuakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. • Prosedur pengujian. 2. 3. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 70 . Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. • Penggunaan teknologi. 5. Konstruksi dan prinsip kerja sistem. Prosedur pengujian dan perbaikan. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. • Mengumpulkan.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/01 Menguji sistem/komponen dan mengidentifikasi kesalahan/kerusakan. Pengujian dilaksakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Wiring diagram sistem pengisian dan stater. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur perbaikan. simbol grafik dan diagram.

penggantian komponen. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 4. Perbaikan yang diperlukan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 71 . sistem pengisian dan komponenkomponennya 1. Perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Kriteria Unjuk Kerja Sistem starter dan pengisian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. 3.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/02 Memperbaiki sistem starter. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). tehnik dan bahan yang sesuai.

Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Elemen Unit Kompetensi 20-022B/01 Melepas. 2. • Mengumpulkan. 4. sesuai spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. emisi gas buang (konverter katalis) • Sistem kerja/persyaratan minimum • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. Konstruksi dan prinsip sistem kerja gas buang. Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 4. Lingkup Belajar 1. Pelaksanaan pelepasan/penggantiannya dilaksanakan berdasarkan pedoman industri yang ditetapkan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 72 . Standar prosedur keselamatan kerja. 5. Analisa kerusakan komponen sistem gas buang. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot). Prosedur perbaikan sistem gas buang. : OPKR-20-022B. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Perbaikan dan penggantian komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).42. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Peraturan pemerintah yang sesuai untuk polusi suara. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Konstruksi dan prinsip kerja sistem gas buang sesuai penggunaannya. memperbaiki dan mengganti komponenkomponen/sistem gas buang (knalpot) yang rusak. 1. Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur perbaikan sistem gas buang. : 60 J P.

43. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sistem pengapian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Pengapian. 4. Prosedur perbaikan sistem pengapian. Analisa kerusakan komponen sistem pengapian. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • • • • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . Lingkup Belajar 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja sistem pengapian sesuai penggunaannya Prosedur pengukuran dan pengujian Persyaratan keamanan kendaraan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. Sistem pengapian diuji dan hasilnya dicatat menurut prosedur dan kebijakan perusahaan. : OPKR-50-011B. Konstruksi dan prinsip sistem kerja pengapian. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. menganalisa dan mengorganisasikan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan Penggunaan gagasan teknis dan matematis Pemecahan masalah Penggunaan teknologi • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. penyetelan dan penggantian komponen dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. 4. Standar prosedur keselamatan kerja. perlengkapan dan keselamatan diri Pola pengapian • Mengumpulkan. 2. 3. Perbaikan. tehnik dan material yang sesuai. 2. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 5. : 60 J P. Kriteria Unjuk Kerja 1. Elemen Unit Kompetensi 50-011B/01 Memperbaiki sistem pengapian dan komponennya. 3.

dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Standar prosedur keselamatan kerja. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Sistem kelistrikan dipasang dengan menggunakan peralatan. Elemen Unit Kompetensi 50-007B/01 Memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Lingkup Belajar 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Prinsip-prinsip kelistrikan dan penerapan pada wiring/penerangan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Mengumpulkan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Prinsip kerja sistem penerangan. • Prosedur pengujian dan penemuan kesalahan . Pemasangan/bahan yang sesuai. Wiring diagram sistem penerangan otomotif. 4. 5. Seluruh kegiatan instalasi/pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Prosedur pemasangan • Cara kerja sistem kelistrikan dan komponen yang sesuai untuk penggunaan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Prosedur perbaikan sistem kelistrikan . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 3. : 60 J P. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. • Persyaratan keselamatan diri. 4. • Penggunaan teknologi. • Pemecahan masalah. dan tehnik yang sesuai. 2. 2. 3. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.44. Pengujian. Pemasangan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Pemahaman peraturan pemerintah. : OPKR-50-007B. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemasangan. Kriteria Unjuk Kerja 1.

4.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/02 Menguji sistem kelistrikan. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 74 . 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan teknik yang sesuai. 1. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan yang diperlukan.

Elemen Unit Kompetensi 50-007B/03 Memperbaiki sistem kelistrikan. Seluruh kegiatan perbaikan/repair dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). tehnik dan bahan yang sesuai. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 75 . 1. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Perbaikan yang perlu dilaksanakan menggunakan peralatan. 3.

KURIKULUM TERSELUBUNG Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 76 .M.

PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Pengukuran dan Pemeriksaan Bahan. Dikmenjur. Dan M. Hendarsih H. Andreas G. Teknik Mesin ITB. Fitting and Machining. No. Keselamatan Kerja dan Tata Laksana Bengkel. Takeshi Sato dan N. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI Buku Sumber Gambar Teknik Mesin I. Butar Manik New Step 1. Politeknik Mekanik Swiss. ImanPermana. Drs. Drs. Petunjuk Praktek Pengukuran. Deddy Suhardi. Drs. PT Toyota Astra Motor Pedoman Penyelenggaraan Bengkel Otomotif. IrSuarpraja Teja. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas. ITB. Pedoman Umum Penyelenggaraan Bengkel. Warren J. R. Kode Modul Judul Modul 1 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik • • • • • • • • 2 OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman gambar Teknik 3 OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur • • • • • 4 OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja • • • 5 6 OPKR-10-017B Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penangan Secara Manual • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 77 . Drs. Joel Tadjo Alat Pengangkat. Ron Culley Petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Luzaddler. Barmavoi Gambar Teknik Mesin Basis.N. Drs. G. S. Drs. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas Dept Teknik Mesin ITB. Dept. Djainul . Sugiarto H. Menggambar Mesin menurut Standar ISO. Harsono. Alinafiah. Non textbook SOP Departeme n Desain Menggambar Teknik. Dikmenjur. Drs. New Step 1. Joel Tajo.

Step 3. Ir. Agus S. Drs AP. 8 OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi Buku Sumber • • • Petunjuk Kerja Las. Drs. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan. P3GT Bandung. Pengetahuan Dasar Teknik. Patasik Pelajaran Teknik Mobil. Drs I. Dikmenjur. BE. Pemeliharaan/Service dan Penggantian Baterai. Pematrian. PT Toyota Astra Motor Penggunaan dan Pemeliharaan Permesinan otomotif. New Step I. Patasik dan M. BE. PT Toyota Astra Motor. New Step I. Hadi Soemarto Petunjuk Praktik Service dan Pengujian mesin. Patrick dan M Wiganda. Perbaikan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 78 . Wayan Linas. Analisa Kerusakan. Daryanto. Drs. Agus S. Kode Modul Judul Modul 7 OPKR-10-006B Melaksanakan Prosedur Pengelasan.No. Dikmenjur (34-36) Kemudi dan Suspensi. Menyolder Sambungan Kabel. • • • • • • • 10. Diagnosa dan Gangguan pada mesin dan Sistemnya. Didik Suryana. 11 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan pemeliharaan/Service Komponen • • • 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan • Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan • Kendaraan OPKR-10-014B Pelumasan Prosedur • Diagnosa • • 14 Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Agus S. I Wayan Linas. Non TextBook SOP • • 9. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan bahan Bakar. Dikmenjur Dasar-dasar Otomobil. Pelumasan Mesn Mobil. Daryanto. Toyota Astra Astra Motor. Drs. dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam. OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi OPKR-40-019B Pembongkaran. Dikmenjur. Patioran. Drs. Wiganda. Drs. Kemudi dan Suspensi. Gangguan dan Diagnosa Perbaikan teknik Mobil. Toyota Astra Motor. OPKR-50-001B Pengujian. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Dikmenjur Pengerjaan Las Asetilen dan Las Listrik I. Drs.

Patasik. P3GT Bandung. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. 19 20 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Service Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem pengoperasian OPKR-30-004B Pemeliharaan/Service Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Service Unit Final Drive/Gardan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 79 . Toyota Astra Motor. H. H. Northop. Drs. PT Toyota Astra Motor. Agus Patasik dan H. Lovian. Pedoman Reparasi Mesin Toyota Kijang. PT Toyota Astra Motor. Dikmenjur. Drs. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Drs. Melayani transmisi Manual. Bahan bakar motor Bensin. H. BE. PT. Yusuf Setiadiwiria Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Wiganda BE. New Step 1. PT Toyota Astra Motor 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Service Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Service Sistem Bahan Bakar Bensin • • • • • • • • • • • 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Service Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel. H Wiganda BE. Wiganda BE.. Wiganda BE. P3GT Band ung. BE. Abigail Pakpahan Pendinginan Mobil. Wiganda. Service Otomobil. Agus S. Patasik. T. Dasar-dasar Otomobil. Pengantar Teori Teknik Pendingin M.No. Yulius Ode. PT Toyota Astra Motor. PT Toyota Astra Motor Melayani unit Diferensial. RM. Wiganda.. Kode Modul Judul Modul 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Service Engine dan Komponenkomponennya Buku Sumber • • • • • • • Pemeliharaan dan perbaikan Motor Bensin I Drs. Drs. Tune Up Motor Bensin. H. Drs Agus S. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Bahan Bakar Motor. Agus Patasik. Sistem Bahan Bakar Motor Bensin. Drs. Soenarno BE.

H. Drs. Drs. New Step 1. Kode Modul Judul Modul 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Service Poros penggerak Roda Buku Sumber • • • • • New Step1. Yayat Supriyatna. Pedomam Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Drs. PT Toyota Astra Motor. Sumarsono. Agus S. Dikmenjur Listrik Otomotif 1. Patasik. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Dikmenjur. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. Wiganda. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 . PT Toyota Astra Motor Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Martin W. Wiganda.Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Motor Bensin. I Wayan Linas dan H. PT. I wayan Linas dan H. Agus Patasik. Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. Drs. BE. Dikmenjur Rem dan Pengereman1. Toyota. Pedoman Reparasi Mesn Toyota Kijang – PT. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Sumarsono. Drs. Drs. BE. BE. 80 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/ Service Sistem Rem • • • 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/ Service Sistem Kemudi • • • • • • • • • • 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/ Service Sistem Suspensi 27 OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem kelistrikan 28 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponenkomponennya • Auto Service dan Repair. Wiganda. PT Toyota Astra Motor. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Pemeliharaan dan Perbaikan Kelistrikan Otomotif. Agus Patasik. PT Toyota Astra Motor.No. Stockel. Pemeliharaan dan Perbaikan kemudi-Suspensi. PT Toyota Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Kemudi dan Suspensi. Rem dan Pengereman1.

PT. Dikmenjur. Koichitsuda • Work Shop manual OM 352. Drs. Hayat S. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. R. Sardijo. • Service Training Mekanik “C”. Drs. Drs. • Pendingin Mobil. OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual • Pedoman Reparasi Mesin Toyota. Soemarsono.Astra Motor. Toyota – Astra Motor.No. Drs. Yayat Supriatna. Kode Modul Buku Sumber • Motor Bensin I. 34. • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. H. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. PT. Star Motors Indonesia. PT. • Petunjuk Praktek Kerja Reparasi Motor Bensin/Diesel. • Service Training Mekanik “C”. BE.. • Penggunaan alat uji NozzleInjektor dan Gas Buang. Arifin Sidabutar. Drs.P. Drs. Wiranto Arismunandar. Patioran. Drs. Toyota-Astra Motor. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 81 . Indomobil Utama. PT. Kepala Silinder dan Blok Mesin. Abigain Pakpahan. 29 Judul Modul Stockel. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya. Agus S. 30 OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator 31 OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/ Sistem Bahan Bakar Bensin 32 OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel 33 OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya. • Motor Diesel Putaran Tinggi. Toyota. PT. Drs. Soemarsono. A. Kijang – PT. Abigain Pakpahan • Non TextBook • Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Agus S. • Penggunaan alat uji Pompa Injeksi Hartige 950. Wiganda. Arifin. Patasik. • Praktek Service dan Pengujian Otomotif. Drs.Patasik. Drs. Drs. Toyota-Astra Motor • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor.BE.

PT.2. PT. Toyota-Astra Motor. 38. Dikmenjur. PT.No. Dikmenjur. Toyota-Astra Motor. Drs. Yayat Supriatna. OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Reparasi 40 OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Stater dan Pengisian 41. Toyota-Astra Motor • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1. Dikmenjur. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. Dikmenjur. VEDC Malang. Kode Modul Judul Modul 35 OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan 36. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. PT. 42. • Sistem Pengisian Mobil. OPKR-50-007B Pemasangan. • Perlengkapan Kelistrikan Bodi. PT. OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem Buku Sumber • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. Toyota-Astra Motor. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Toyots-Astra Motor. • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. OPKR-30-014B Perbaikan Porosporos Penggerak Roda. OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi 39. Dikmenjur. 37. Dikmenjur. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. • Memperbaiki Poros Penggerak P3GT Bandung. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 82 . • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1.

Jakarta. 1999. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Pedoman Evaluasi Belajar Sekolah menengah Kejuruan. Direktorat Dik menjur Depdiknas. Jakarta. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Teknik Mesin Perkakas Edisi 1999. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Sekolah menengah Kejuruan. Jakarta 1999. Standar Manual Pendidikan Menengah Kejuruan. Undang Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Standard Kompetensi Mesin. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 83 . 1999. Jakarta. tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Edisi 1999. Jakarta. 2001. Rencana Strategis Pendidikan Menengah Kejuruan 2001-2005. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta 2001.DAFTAR PUSTAKA Balitbang Dirjen Dikdasmen Depdiknas. Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional KADIN. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. 1999. 1994. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Metals Project Competence Based Training Conference. 1999. Jakarta. Indonesia Australia Partnership for Skills Development – Metals Project. Jakarta 2002. Jakarta. Kebijakan Teknis Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. 2001. Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang 2020. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknologi Pengerjaan Logam Tahun 1993. Surat Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful