7

KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

GARIS-GARIS BESAR

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL EDISI 2004

DAFTAR TIM PERUMUS Bandung, Mei 2003

Dr. Ir. Toto Hardianto. Ketua

Dr. Ir. T.A. Fauzi Soelaiman
Anggota

Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja
Anggota

Drs. Dadang Hidayat Anggota

KATA PENGANTAR Kurikulum SMK Edisi 2004 dirancang sebagai upaya penyempurnaan terhadap Kurikulum SMK Edisi 1999, hal inipun sejalan dengan Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang Tahun 2020, yang bertujuan untuk : Menata ulang (re-engineering) sistem pendidikan dan pelatihan kejuruan yang permeable dan flexible dengan penerapan pola pembelajaran Competence Based Training (CBT); serta menata ulang bidang/program keahlian dan sistem pembelajaran pada SMK dengan menerapkan CBT serta menjadi bagian yang integral dari upaya peningkatan kualitas SDM wilayah/daerah agar pada gilirannya dapat berkembang menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Terpadu (PPKT). Dengan tetap mengacu kepada Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993 yang berisi Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta dengan melihat berbagai pengalaman di lapangan dalam hal implementasi Kurikulum SMK Edisi 1999, maka disusunlah buku “Garis-Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan (GBPP) Kurikulum SMK” Edisi 2004 dengan prinsip-prinsip yang dianut sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. berpendekatan saintifik, berbasis kecakapan hidup (life skill), berbasis competensi (competency-based), berbasis produksi (production-based), luas, kuat dan mendasar (broad based curiculum, BBC), berbasis ganda (dual based program), dan pembelajaran tuntas (mastery learning).

GBPP Kurikulum SMK Edisi 2004 ini merupakan bagian yang integral dari kelengkapan kurikulum SMK yakni Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta Pedoman Pelaksanaan Kurikulum SMK. Penerbitan GBPP ini pula didorong oleh tuntutan kebutuhan lapangan, terutama SMK dan Institusi Pasangannya, yang memerlukan adanya dokumem kurikulum yang benar-benar telah dirancang untuk melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Sesuai dengan berbagai kemungkinan perkembangan yang terjadi pada masa yang akan datang, maka tidak menutup kemungkinan bahwa GBPP ini memerlukan proses penyempurnaan yang berlanjut dan berkesinambungan dalam rangka penyesuaian terhadap perkembangan tersebut. Kiranya dokumen kurikulum ini dapat membantu pihak pihak penyelenggara pendidikan kejuruan, khususnya SMK serta Institusi Pasangannya, sehingga upaya peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan menengah kejuruan dapat benarbenar terwujud serta mencapai sasaran yang diinginkan.

Bandung,

Mei 2003

REKOMENDASI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 ii .

. 9.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR …………………………………………………………..………………………… F...... Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai .………..…………………... Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya …………......... DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI ………………………… K... B......... Persiapan Menggambar Teknik …………………………………………..………………..……………....……………… H.. 8.…………. C.. SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM …………………………………… L.... Melaksanakan Prosedur Pengelasan...... REKOMENDASI ………………………………………………………………. LEVEL KUALIFIKASI …………………………... Pelaksanaan Prosedur Diagnosa ………………………….... Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual ..……………… i ii iii 1 1 1 2 6 7 7 7 8 9 11 14 14 15 16 18 5. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN …….. J. UNIT KOMPETENSI KUNCI ……………………………………………. Pematrian...... 2....……………… 10.... PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN …………………............... Pemeriksaan Sistem Kemudi …………………………. DESKRIPSI PEMBELAJARAN .. 13.. PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM ……….... G... RUANG LINGKUP PEKERJAAN …………………………. LANDASAN HUKUM…...... 12. Pembongkaran..... Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam ……. Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur ……………………………… 4..…………… E.... 3......... DAFTAR UNIT KOMPETENSI ………………………………. I...... Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik ………………………….……………………...... Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja ... 14.. Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan ………….... D....... Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan …………………………... Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen …………….……………. 7.... Pemeriksaan Sistem Suspensi …………………………...... DAFTAR ISI …………………………………………………………………….... Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja 21 6... PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN ………. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 24 28 29 30 32 36 38 39 40 iii . 15. A.………………………... Pengujian. 11..…………………………………………………. 1......

...........………………...................... 44.....……………….. Pemeliharaan/Servis Sistem Rem ………………. Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin …………....... 40.... 31..………………. Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya …………….. Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi …………. Perbaikan Sistem Suspensi ………………..16.............. Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda . 38. Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan …............... Perbaikan Sistem Kemudi ………………. 34..… N....... 30............. Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel ……………................ Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya ……………............ 21. Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan ….. 24.... 36..……………….. Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel ….………………. dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring M... KURIKULUM TERSELUBUNG ……………………………………..... Perbaikan Sistem Rem ……………….... Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian ……………….……………… 42...... Pemasangan.......... 39..... 33..... 19.... Pengujian.. Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya .. Perbaikan Unit Final Drive/Gardan …………... 37.……………….. 25.. 41 42 43 44 46 47 48 49 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 62 63 64 65 66 67 68 69 71 72 73 76 77 83 iv 23...... 35.....……………….. 17. Pelaksanaan Perbaikan Radiator ……………….………………...……………….. 27.... Perbaikan Transmisi Manual ……………….... Perbaikan Sistem Pengapian ……………….......………….... Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) ……………….... Perbaikan Sistem Kelistrikan ……………….. Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya ........………………......…………....………………..... Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin ……………. 22.. Perbaikan Sistem AC (Pendingin) dan Komponen-komponennya …..………………. Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda …. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI ……… DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………… Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 .. 26. Pemeliharaan/Servis Sistem Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian ………………………….... 28. 41..…………… 43. 20..... 32.. 18... Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi …………... Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual ……...... 29.………………...........................………………...………………...………………...………………..................

mampu berkompetisi dan mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Teknik mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. khususnya Teknik Mekanik Otomotif. C. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN TEKNIK MESIN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Teknik Mekanik Otomotif bertujuan menyiapkan siswa/tamatan untuk : 1. mampu mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Teknik Mesin. B. 2.A. 4. Sebagian dari daftar unit kompetensi ini diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan. LANDASAN HUKUM Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 i . menjadi tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri pada saat ini dan masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Teknik Mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN Daftar unit kompetensi di bawah ini adalah daftar unit kompetensi berdasarkan IAPSD untuk Keahlian Mekanik Otomotif. 3. adaptif dan kreatif. menjadi warga negara yang produktif.

sedangkan sebagian lagi dipilih untuk tingkat Community College. Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Unit Komp. DAFTAR UNIT KOMPETENSI Berikut ini adalah daftar lengkap Unit Kompetensi yang ada berdasarkan IAPSD. Pematrian. Pengoperasian dan Pengontrolan Mesin Khusus Pelaksanaan Pekerjaan Permesinan Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan Pelaksanaan Prosedur Diagnosa Pelaksanaan Diagnosa Pada Sistem yang Kompleks Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja Kontribusi Komunikasi di Tempat Kerja Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melatih Kelompok Kecil Merencanakan Penilaian Melaksanakan Penilaian Mengkaji Ulang Penilaian Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponenkomponennya Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Unit Kompetensi untuk SMK √ Judul Unit Kompetensi 17 18 19 20 21 22 23 24 25 OPKR-10-017B OPKR-10-018B OPKR-10-019B OPKR-10-020B OPKR-10-021B OPKR-10-022B OPKR-10-023B OPKR-20-001B OPKR-20-002B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 2 . No. OPKR-10-001B OPKR-10-002B OPKR-10-003B OPKR-10-004B OPKR-10-005B OPKR-10-006B OPKR-10-007B OPKR-10-008B OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-011B OPKR-10-012B OPKR-10-013B OPKR-10-014B OPKR-10-015B OPKR-10-016B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen Pemasangan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis Sistem Hidrolik Perbaikan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Kompresor Udara dan Komponen-komponennya Melaksanakan Prosedur Pengelasan.D. Sebagian Unit Kompetensi dari daftar ini dipilih sebagai Unit Kompetensi untuk tingkat SMK. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan Pelaksanaan Teknik Pematrian Persiapan Menggambar Teknik Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Pengesetan.

No. Urut 26 27 28 29 30 31 32 33 Unit Komp. Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Rebuild Komponen Mesin Rekondisi Komponen Engine Perakitan Kepala Silinder. OPKR-20-003B OPKR-20-004B OPKR-20-005B OPKR-20-005B OPKR-20-006B OPKR-20-007B OPKR-20-008B OPKR-20-009B Judul Unit Kompetensi Overhaul Engine dan Komponen-komponennya Perakitan Blok Engine dan Kelengkapannya. Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya Overhaul Komponen Sistem Pendingin Pelaksanaan Perbaikan Radiator Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin Overhaul Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel Overhaul Komponen-komponen Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Pemeliharaan/Servis Sistem Kontrol Emisi Pembuatan Sistem Gas Buang (Knalpot) dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Turbo Balance Komponen-komponen Engine Membuat Cetak Biru/Blueprinting dari Komponen Mesin Pelaksanaan Korter dan Penghalusan Silinder Unit Kompetensi untuk SMK 34 35 36 37 38 39 40 41 42 OPKR-20-010B OPKR-20-011B OPKR-20-012B OPKR-20-013B OPKR-20-014B OPKR-20-015B OPKR-20-016B OPKR-20-017B OPKR-20-018B √ √ √ √ √ √ √ 43 44 45 46 47 48 49 50 OPKR-20-019B OPKR-20-020B OPKR-20-021B OPKR-20-022B OPKR-20-023B OPKR-20-024B OPKR-20-025B OPKR-20-026B √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 3 .

Urut 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 Unit Komp.No. OPKR-20-027B OPKR-30-001B OPKR-30-002B OPKR-30-003B OPKR-30-004B OPKR-30-005B OPKR-30-006B OPKR-30-007B OPKR-30-008B OPKR-30-009B OPKR-30-010B OPKR-30-011B OPKR-30-012B OPKR-30-013B OPKR-30-014B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-003B OPKR-40-004B OPKR-40-005B OPKR-40-006B OPKR-40-007B OPKR-40-008B OPKR-40-009B OPKR-40-010B OPKR-40-011B OPKR-40-012B OPKR-40-013B OPKR-40-014B OPKR-40-015B OPKR-40-016B Judul Unit Kompetensi Pelaksanaan Pekerjaan Gerinda dan Penghalusan Permukaan Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponennya Sistem Pengoperasian Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya Overhaul Kopling dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual Perbaikan Transmisi Manual Overhaul Transmisi Manual Pemeliharaan/Servis Transmisi Otomatis Perbaikan Transmisi Otomatis Overhaul Transmisi Otomatis Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan Perbaikan Unit Final Drive/Gardan Overhaul Unit Final Drive/Gardan Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Rem Perbaikan Sistem Rem Overhaul Komponen Sistem Rem Penempelan Kanvas Rem dan Menggerinda Radius Pelaksanaan Perekatan Kanvas Rem Pengerjaan Tromol dan Piringan Rem dengan Mesin Pemeriksaan Sistem Kemudi Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi Perbaikan Sistem Kemudi Overhaul Komponen Sistem Kemudi Pemeriksaan Sistem Suspensi Perbaikan Sistem Suspensi Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi Pelaksanaan Pekerjaan Pelurusan Roda / Spooring Balans Roda/Ban Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 4 .

Memasang dan Menyetel Roda Pemilihan Ban dan Pelek Untuk Pemakaian Khusus Pembongkaran. Pengujian dan Perbaikan Sistem Pengaman Kelistrikan dan Komponennya Pemasangan Perlengkapan Kelistrikan Tambahan (Asesories) Pembuatan atau Perbaikan Wiring Harness Perbaikan Sistem Pengapian Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Management System Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Penggerak Control Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Bodi Kontrol Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Rem Anti-Lock Brake System (ABS) Pemasangan Sistem A/C (Air Conditioner) Overhaul Komponen Sistem A/C (Air Conditioner) Perbaikan/Retrofit Sistem A/C (Air Conditioner) Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ 99 100 101 102 103 104 105 OPKR-50-013B OPKR-50-014B OPKR-50-015B OPKR-50-016B OPKR-50-017B OPKR-50-018B OPKR-50-019B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 5 . OPKR-40-017B OPKR-40-018B OPKR-40-019B OPKR-40-020B OPKR-50-001B OPKR-50-002B OPKR-50-003B OPKR-50-004B OPKR-50-005B OPKR-50-006B OPKR-50-007B OPKR-50-008B OPKR-50-009B OPKR-50-010B OPKR-50-011B OPKR-50-012B Judul Unit Kompetensi Melepas. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Pemasangan.No. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Kelistrikan Perbaikan Instrumen dan Sistem Peringatan Overhaul Komponen-komponen Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Urut 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 Unit Komp. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam Perbaikan Pelek Pengujian.

LEVEL KUALIFIKASI Sesuai dengan Diagram Jalur Karir di bawah ini. AHLI MADYA AHLI MUDA Uji Kompetensi Spesialisasi (Sp1-Sp3) TEKNISI UTAMA Sarjana (S-1) Pela Uji tihan Kompt. TEKNISI MADYA TEKNISI MUDA Uji Kompetensi Diploma (D1. maka level kualifikasi jabatan dari tamatan SMK adalah Pelaksana Utama.E. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 6 . JALUR DIK UMUM/ AKADEMIK JALUR KARIER JALUR DIK JUR/ PROFESI AHLI UTAMA Pasca Sarjana Pela Uji tihan Kompt. D2. PELAKSANA MADYA PELAKSANA MUDA Uji Kompetensi SMK PELATIHAN KERJA SLTP SD Gambar 1. Diagram Jalur Karir. D3) PELAKSANA UTAMA SMU Pela Uji tihan Kompt.

3. 3. pemeliharaan. Pengujian. 3. Pemeliharaan dan perbaikan sistem bahan bakar bensin dan diesel. 2. berakhlak mulia. pemeliharaan. berbasis produksi (production-based). Kompetensi produktif sebagai profil kemampuan tamatan Program Keahlian Mekanik Otomotif dapat dilihat sebagai berikut : No. pembelajaran tuntas (mastery learning). BBC). Pemeriksaan. G. perbaikan sistem pendinginan mesin. dan 5. dan baterai). H. 6. saintifik. Pemeriksaan. berbasis kompetensi (competency-based). sehat jasmani dan rohani. 2. PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM Kurikulum ini menggunakan pendekatan : 1. dan perbaikan sistem suspensi. 4. berbasis ganda (dual based program). beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mekanik Power Train Otomotif. Pembongkaran. dan 4. 5. dan 7. kuat dan mendasar (broad based curiculum. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 7 .F. Mekanik Chasis dan Suspensi Otomotif. perbaikan engine otomotif. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Unit Kompetensi Lulusan Pemeriksaan. pemeliharaan. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN Profil kemampuan tamatan secara umum adalah sebagai manusia yang : 1. berbasis kecakapan hidup (life skill). pengisian. Mekanik Engine Otomotif. Pemeliharaan dan perbaikan kopling dan sistem transmisi manual. mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. 2. dan pemasangan ban luar dan dalam. dan perbaikan sistem kemudi. mempunyai kepribadian luhur dan mandiri. luas. Pemeriksaan. perbaikan. pemeliharaan. Pemeliharaan dan perbaikan sistem rem. 4. dan perbaikan sistem kelistrikan (termasuk sistem starter. pemeliharaan. Mekanik Sistem Elektrik Otomotif. RUANG LINGKUP PEKERJAAN Lingkup pekerjaan tamatan adalah : 1.

I. UNIT KOMPETENSI KUNCI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 8 .

II OPKR-10-013B LEVEL . I OPKR-10-008B OPKR-10-019B OPKR-10-006B LEVEL .SMK J. DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI MULTI ENTRY / MULTI EXIT TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF COMMUNITY COLLEGE UNIT KOMPETENSI Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat III. Diklat Satu Tahun Penuh. OPKR-40-012B OPKR-40-019B OPKR-50-001B TK. 9 . III OPKR-50-006B OPKR-50-003B OPKR-50-002B OPKR-20-015B OPKR-50-011B OPKR-20-002B OPKR-20-014B OPKR-20-0 1 7 B OPKR -30-001B OPKR-30-004B OPKR-30-010B OPKR-40-010B OPKR-30-005B OPKR-30-002B OPKR-40-003B LEVEL . OPKR-20-001B OPKR -20-010B OPKR -30-013B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-009B OPKR-40-014B TK. II OPKR-10-001B OPKR-10-014B Jalur Sertifikasi Keahlian Personal OPKR-40-008B Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat I. OPKR-50-011B OPKR-50-007B OPKR-20-022B OPKR-50-013B OPKR-20-018B OPKR-30-014B OPKR-30-011B OPKR-40-013B TK. Diagram Pencapaian Unit Kompetensi. III Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat II. I OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-016B OPKR-10-017B Keterangan : PLACEMENT TEST = Diagnostic Test Tes masuk SLTP/Yang Sederajat/Masyarakat Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 Gambar 2.

2. Unit Kompetensi adalah program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di SMK atau institusi diklat lainnya dalam jalur sertifikasi keahlian personal. Peserta didik non reguler adalah masyarakat luas yang ingin mengikuti paket-paket pelatihan untuk menguasai kompetensi tertentu yang diselenggarakan di SMK yang ditempatkan setelah mengikuti placement test. Peserta didik yang telah menyelesaikan program diklat pada suatu tingkat. Peserta didik yang diterima di SMK terdiri dari peserta didik reguler dan non reguler. dapat keluar sementara (multi exit) untuk bekerja atau untuk keperluan lain dan suatu saat yang bersangkutan dapat masuk kembali untuk melanjutkan pembelajaran (multi entry) di SMK setelah melalui placement test dan memenuhi persyaratan yang berlaku pada pendidikan SMK. 3.Keterangan : 1. yang harus dicapai oleh setiap siswa/peserta didik sesuai dengan urutan pencapaian unit kompetensi yang dipersyaratkan. Peserta didik reguler adalah siswa lulusan SLTP/sederajat yang diterima setelah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan pada penerimaan siswa baru atau tes masuk. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 10 .

SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM KURIKULUM PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Program Pendidikan dan Pelatihan PROGRAM NORMATIF Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Sejarah Nasional dan Umum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan PROGRAM ADAPTIF Matematika Bahasa Inggris Fisika Kimia Komputer Kewirausahaan Pengetahuan Dasar Teknik Mesin PROGRAM PRODUKTIF UNIT KOMPETENSI : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan OPKR-10-017B Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melaksanakan Prosedur Pengelasan. OPKR-10-006B Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi Pembongkaran. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan TK I 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 SMK TK II 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 TK III 48 48 48 48 48 240 72 72 48 48 48 288 Jumlah Jam 208 208 208 208 208 1040 312 312 208 208 80 128 160 1408 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 10 OPKR-40-019B Dalam 11 OPKR-50-001B Pengujian. Pematrian. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 11 .K.

SMK Program Pendidikan dan Pelatihan 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan 14 OPKR-10-014B Pelaksanaan Prosedur Diagnosa 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-komponennya 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya TK I TK II 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 TK III Jumlah Jam 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel 19 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem Pengoperasian 20 OPKR-30-004B Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/Servis Sistem Rem 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi 27 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel OPKR-20-022B Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan OPKR-30-014B Perbaikan Poros-Poros Penggerak Roda OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Suspensi OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 880 1840 880 1840 1120 1648 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 42 OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan 43 OPKR-50-007B dan Wiring 44 OPKR-50-011B Perbaikan Sistem Pengapian Jumlah Jumlah Jam Seluruh Program Diktat 5328 Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 12 .

c. Keutuhan dan ketuntasan penguasaan unit kompetensi. 2. 3. 5.Keterangan : 1.masing sekolah dengan memperhatikan : a. produktif dilaksanakan di industri atau sebagian di Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 13 . b. Kesinambungan proses pembelajaran. Waktu pembelajaran efektif per tahun untuk tingkat I dan II minimum 40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu. Alokasi waktu pembelajaran praktik dalam program produktif minimum 75 % (teori maksimum 25 %). Program pembelajaran sekolah. dan tes untuk setiap pencapaian suatu kompetensi tertentu dalam program tertentu. Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan KBM termasuk evaluasi sumatif. pembelajaran per minggu minimum 46 jam dan maksimum 50 jam @ 45 menit. 4. Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 (dua) kali setiap tahun pembelajaran. 6. Efisiensi penggunaan sumber daya pendidikan. Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1 (satu) tahun dilakukan oleh masing. Evaluasi sumatif dimaksud adalah tes untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan adaptif.

• Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pengukuran dan pengujian. 3). • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. DESKRIPSI PEMBELAJARAN TINGKAT I 1. • Informasi teknik yang sesuai. Penggambaran teknik dilengkapi untuk memenuhi persyaratan perusahaan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Kriteria Unjuk Kerja 1). 4). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2).L. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Perlengkapan gambar teknik dipilih untuk disesuaikan dengan kebutuhan. • Pemecahan masalah. 2. • Prosedur menggambar teknik. • Mengumpulkan. Persiapan Menggambar Teknik. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • ISO gambar teknik. • Persyaratan keselamatan diri. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar 1. Prosedur pengukuran dan pengujian. Seluruh kegiatan persiapan menggambar teknik dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-008B/01. UNIT KOMPETISI : Persiapan Menggambar Teknik. ISO gambar teknik. Kode : OPKR-10-008B. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 14 . • Pemahaman menggambar teknik. • Penggunaan teknologi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Persyaratan keamanan perlengkapan.

• Pemecahan masalah. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-009B/01 Membaca dan memahami gambar teknik. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 15 . Produk/sistem/komponen yang disajikan teridentifikasi dengan benar. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan • Prosedur pengukuran . • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. kodekode dan penampilan diagram/gambar. Pembacaan gambar teknik. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Standar industri gambar teknik. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Pemahaman gambar teknik. • Standar gambar teknik dari pabrik komponen/produk . Informasi yang diberikan dimengerti dengan tepat. • Mengumpulkan. kode-kode dan penampilan diagram/gambar dengan benar. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Simbol-simbol. Keterampilan 2. Mengenal simbolsimbol. UNIT KOMPETISI : Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Pembacaan gambar teknik. Lingkup Belajar 1. Pemahaman informasi gambar teknik 3. • Prosedur dan kebijakan perusahaan tentang gambar teknik. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2.2. Kode : OPKR-10-009B. Pemahaman prosedur dan kebijakan tentang gambar teknik di industri. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Skala alat ukur . • Tipe alat-alat ukur dan penerapannya. UNIT KOMPETISI : Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Kode : OPKR-10-010B Alokasi Waktu : 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-010B/01 Pengukuran dimensi dan variabel menggunakan perlengkapan yang sesuai. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 4. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Prosedur pemeliharaan alat ukur. 2. Lingkup Belajar 1. Prosedur pengukuran. Pemilihan dan penggunaan alat ukur. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Prosedur pengukuran. 3. 4. 2. • Penggunaan teknologi. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pengukuran dimensi dan variabel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. Pemilihan alat ukur yang sesuai. • Mengumpulkan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. Pemeliharaan alat ukur. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 16 . • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Penggunaan teknik pengukuran yang sesuai dan hasilnya dicatat dengan benar. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Seluruh kegiatan pengukuran dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. Pengukuran dimensi dan variabel tanpa merusak komponen.3.

peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan rutin dan penyimpanan alat ukur sesuai spesifikasi pabrik. 4. Pemeliharaan alat ukur dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. Seluruh kegiatan pemeliharaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi 10-010B/02 Pemeliharaan alat ukur. Kriteria Unjuk Kerja 1. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeriksaan dan penyetelan secara rutin pada alat ukur termasuk kalibrasi alat ukur dilaksanakan sebelum digunakan. 2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 17 . 3.

• Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 10-016B/02 Pemeliharaan kebersihan perlengkapan dan area kerja. Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 18 . • Persyaratan pemeliharaan perlengkapan dan area kerja. • Prosedur keamanan dasar • Penggunaan dan penerapan alat pemadaman kebakaran yang tepat. Mengikuti kebijakan yang syah pada tempat kerja dan prosedur pengontrolan resiko. tempat penerapan dan spesifikasi pabrik. 2. (Standard Intenational). 3. Prosedur perlindungan mesin pada saat genting. 4. jadwal pemeliharaan berkala. Prosedur keamanan yang tepat. Penggunaan metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. • Prosedur pertolongan pertama. Lingkup Belajar 1. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Peralatan dan area kerja dibersihkan/dipelihara sesuai dengan keamanan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pengenalan bahaya pada area kerja dan tindakan pengontrolan yang tepat. 6. • Identifikasi bahaya dan pencegahan dalam tempat kerja. Mematuhi tanda bahaya dan peringatan. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja OPKR-10-016B 160 J P Elemen Unit Kompetensi 10-016B/01 Mengikuti prosedur pada tempat kerja untuk mengidentifikasi bahaya dan penghindarannya. Mengenali bahaya pada area kerja dan melakukan tindakan pengontrolan yang tepat. 7. Teknik pengangkatan/ pemindahan secara manual. 2. Perlengkapan dipilah sebelum melakukan pembersihan dan perawatan secara rutin. 5.4. Teknik pemadaman kebakaran yang tepat. 3. • Syarat keselamatan diri • Simbol-simbol bahaya. • Penggunaan teknologi. Pemakaian pakaian pengamanan sesuai SI. • Prosedur keamanan tempat kerja. Kriteria Unjuk Kerja 1. Prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Pemecahan masalah. 5. 4. • Prosedur CPR. 2. Penggunaan teknik dan pengangkatan/ pemindahan secara manual yang tepat. • Prosedur penanganan secara manual. 8. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. • Mengumpulkan. 1. 3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.

4. Pengidentifikasian pemadaman kebakaran yang sesuai pada tipe yang tepat untuk lingkungan tempat kerja. Mengikuti prosedur alarm/peringatan/evakuasi di tempat kerja. Seluruh kegiatan penerapan pemadaman kebakaran dan prosedur kerja diidentifikasikan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 1. Kriteria Unjuk Kerja 1. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 1. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/04 Pelaksanaan prosedur darurat. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Kebijakan/prosedur keamanan dijalankan berdasarkan pelatihan perusahaan dan undangundang yang berlaku.Elemen Unit Kompetensi 10-016B/03 Penempatan dan pengidentifikasian jenis pemadam kebakaran. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 19 . 2. Mengikuti prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat untuk melindungi mesin pada saat keadaan tanda bahaya muncul. penggunaan dan prosedur pengoperasian ditempat kerja.. Pelayanan darurat yang profesional dan tepat untuk memanggil pertolongan dengan segera dilakukan oleh orang yang berkuasa untuk melakukan hal tersebut. 2. 3. 10-016B/05 Menjalankan dasardasar prosedur keamanan. Mengikuti prosedur perlindungan mesin pada saat tanda bahaya muncul.

2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/06 Pelaksanaan prosedur penyelamatan pertama dan CardioPulmonaryResusciation (CPR) Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 20 . Seluruh staf disarankan menggunakan prosedur keamanan perusahaan dan metode yang tepat dalam penerapannya. 1. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja undang yang berlaku. Seluruh keamanan yang berhubungan dengan kejadian dicatat\dilaporkan pada formulir yang sesuai. Seluruh kegiatan pertolongan pertama yang dilakukan dicatat/ dilaporkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

OPKR-10-017B. • Pemecahan masalah. Peralatan dan perlengkapan yang dapat digunakan dipilih untuk memenuhi persyaratan pekerjaan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-017B/01 Memilih dan menggunakan secara aman peralatan tempat kerja. Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Penggunaan dan Pemeliharaan Perala tan dan Perlengkapan Tempat Kerja. Prosedur pemeliharaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. • Penggunaan teknologi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. Peralatan dan perlengkapan yang sesuai digunakan untuk mencegah kecelakaan terhadap diri sendiri. 3. Seluruh kegiatan pengujian peralatan dan perlengkapan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan dasar peralatan dan perlengkapan. 2. orang lain dan kerusakan hasil pekerjaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Prosedur kerja keamanan peralatan dan perlengkapan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 21 . • Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan. Lingkup Belajar 1.5. Prosedur penggunaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 2. Peralatan dan perlengkapan digunakan sesuai dengan prosedur-prosedur untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. • Mengumpulkan. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Peralatan/perlengkapan dirawat. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 22 . disetel dan dipelihara sesuai jadwal pabrik untuk memastikan operasi yang aman dan benar dalam batasan tanggung jawab. Kerusakan dan keausan peralatan dan perlengkapan diberi tanda dan dipisahkan dari tempat kerja untuk diperbaiki atau diganti dan dilaporkan kepada supervisor.Elemen Unit Kompetensi 10-017A/02 Pemeliharaan/servis pada peralatan dan perlengkapan tempat kerja. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. untuk memastikan kondisi kerja yang aman. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan perbaikan dan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Peralatan dan perlengkapan diperiksa secara teratur berdasarkan rekomendasi pabrik.

• Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 6. Part/komponen/material ditempatkan dengan aman pada perlengkapan pemindahan dan penempatan kembali dengan memastikan keselamatan petugas dan keamanan dari part/komponen/material. 7. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Teknik-teknik penanganan secara manual yang benar/prosedur pengangkatan dan pemindahan yang aman • Persyaratan keamanan perlengkapan/material • Persyaratan keselamatan diri • Kode area tempat kerja. OPKR-10-019B. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual. 2. Seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 80 J P. Teknik pengangkatan dilakukan dibawah standar tempat kerja Indonesia. 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Teknik pemindahan dan pengangkatan material sesuai dengan standar tempat kerja. berat. Pekerjaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan-kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Part-part /komponen /material yang di angkat di periksa terhadap bahaya-bahaya yang timbul.6. 5. Cara-cara pemindahan dengan mempertimbangkan metode. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Elemen Unit Kompetensi 10-019B/01 Mengangkat dan memindahkan material/ komponen/part. 2. penyimpanan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. tinggi dan posisinya. Berat material ditentukan dengan benar dengan penggunaan teknik yang paling memadai. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Teknik penanganan secara manual yang benar dan aman. Lingkup Belajar 1. 3. Perlengkapan yang tepat dipilih sesuai kebutuhan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 .

Prosedur pengelasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. asap beracun/timah hitam beracun). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 2. • Prosedur pemanasan. • Persyaratan keselamatan diri (contoh. Seluruh kegiatan pengelasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Prosedur pengelasan. arc. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Lingkup Belajar 1. Undang-undang dan persyaratan tentang K3 3.7. pemotongan. • Pemecahan masalah. Pengetahuan tentang logamlogam untuk keperluan las dan pematrian. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Tipe dari logam-logam yang sesuai dengan penerapannya. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Prosedur pengelasan (oxy. 3. 2. • Mengumpulkan. dan MIG dan/atau TIG) • Prosedur pematrian • Prosedur pemotongan dengan panas. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. dan pemanasan yang tepat. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 24 . peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. pematrian. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan teknologi. Pematrian. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-10-006B 120 J P Elemen Unit Kompetensi 10-006B/01 Pelaksanaan prosedur pengelasan.

Prosedur pematrian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan pematrian dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/02 Pelaksanaan prosedur pematrian. 2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 25 . undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

3. Prosedur pemotongan dengan panas dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/03 Pelaksanaan prosedur pemotongan dengan panas. 2. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 26 . Seluruh kegiatan pemotongan dengan cara panas dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1.

Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 27 .Elemen Unit Kompetensi 10-006B/04 Pelaksanaan prosedur pemanasan. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Prosedur pemanasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. Seluruh kegiatan pemanasan suhu dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

Pemeriksaan sistem kemudi tanpa menyebabkan kerusakan. • Persyaratan keamanan kendaraan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 28 . Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem kemudi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peralatan dan perlengkapan berdasarkan spesifikasi pabrik. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. 3. 2. 1. Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan dengan menggunakan metode.8. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. • Pemeriksaan sistem kemudi dan prosedur pengujian (sesuai dengan kegunaan). Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem kemudi. • Mengumpulkan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 4. 6. Lingkup Belajar 1. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-008B 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-008B/01 Memeriksa dan menguji kondisi sistem/komponen kemudi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Pemecahan masalah. Metode sesuai dengan spesifikasi pabrik. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi yang sesuai. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur kondisi penilaian sistem komponen kemudi. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Penggunaan teknologi. 3. • Informasi teknik yang sesuai. Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. Kondisi sistem/komponen kemudi ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi sesuai perundang-undangan kelaikan kendaraan.

Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri • Persyaratan keamanan komponen • Prinsip memeriksa sistem suspensi • Konstruksi dan kerja sistem suspensi yang sesuai • Prosedur pemeriksaan sistem suspensi dan pengujian (sesuai pada kegunaan) • Prosedur menentukan kondisi sistem/komponen suspensi. Prosedur pemeriksaan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Lingkup Belajar 1. • Informasi teknik yang sesuai • Kebijakan perusahaan. dan menentukan kondisi sistem/ komponen suspensi. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem suspensi. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin.9. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kondisi sistem/komponen ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi seseuai dengan perundang-perundangan kelaikan kendaraan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 29 . 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 6. Konstruksi dan kerja sistem suspensi. Pemeriksaan sistem suspensi di pakai berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. 3. pengujian. UNIT KOMPETISI : Pemeriksaan Sistem Suspensi Kode : OPKR-40-012B Alokasi Waktu : 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-012B/01 Memeriksa sistem / komponen suspensi dan menentukan kondisinya. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Penggunaan teknologi. • Mengumpulkan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem suspensi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pemecahan masalah. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • • • • 4.

• Penggunaan teknologi. perbaikan.10. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Seluruh kegiatan pembongkaran. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Prosedur pembongkaran. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. sebagian atau tidak dapat diperbaiki). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Tipe ban dalam atau ban luar dan konstruksinya • Prosedur pemeriksaan untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 5. Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek. Elemen Unit Kompetensi 40-019B/01 Membongkar. Tipe ban dalam dan ban luar beserta konstruksinya. • Pemecahan masalah. UNIT KOMPETISI : Pembongkaran. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 30 . • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. memasang dan mengganti ban dalam dan luar. Alokasi Waktu : 80 J P. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). sebagian atau tidak dapat diperbaiki) • Keandalan perusahaan terhadap perbaikan ban • Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek • Prosedur pembongkaran dan penggantian • Prosedur perbaikan ban dalam dan luar • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 1. 3. Kode : OPKR-40-019B. Kriteria Unjuk Kerja Pembongkaran dan penggantian ban dalam dan luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 3. 2. pemasangan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pembongkaran dan penggantian. Lingkup Belajar 1. dan penggantian ban. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam . • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 4. Prosedur pemeriksaan ban untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan.

Perbaikan atau penggantian ban dalam atau luar dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang telah disetujui. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 31 . Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan ban dalam atau luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan pada kelengkapan tempat kerja atau kendaraan Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. • Prosedur penanganan secara manual. 6. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. 1. Perbaikan ban dalam dan ban luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan ban dalam dan luar. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kebijakan perusahaan. 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 5. • Peraturan pemerintah yang diterapkan. berdasarkan spesifikasi industri dan pabrik. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 40-019B/03 Melaksanakan perbaikan ban dalam atau ban luar. 2.Elemen Unit Kompetensi 40-019B/02 Memeriksa ban dalam dan luar untuk menentukan perbaikan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 2. Penilaian ban yang tepat terhadap keseluruhan atau bagian kecil untuk menentukan perbaikan Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. 4. Lingkup Belajar Sikap lainnya. • Persyaratan keselamatan diri . 5. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

pemeliharaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Baterai diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Elemen Unit Kompetensi 50-001B/01 Menguji baterai Kriteria Unjuk Kerja 1. Pemilihan perlengkapan penguji yang sesuai. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 32 . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Penggunaan teknologi. 3. Prosedur bantuan start. Kode : OPKR-50-001B. Prosedur pengisian baterai. dan penggantian baterai. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pengujian dilakukan dan hasilnya dianalisa disesuaikan dengan spesifikasi pabrik. 3. Pengetahuan tentang penanganan air aki dan cairan asam berdasarkan peraturan pemerintah tentang hal tersebut. Identifikasi tipe-tipe baterai. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai. 5. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 2. • Prosedur pemeliharaan/servis. Lingkup Belajar 1. • Prosedur pengujian mengenai beban dan berat jenis. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. UNIT KOMPETISI : Pengujian. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin.11. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Cara aman mengenai air baterai (aki) dan cairan asam. 5. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur bantuan start. • Kode area tempat kerja • Peraturan pemerintah yang berhubungan dengan pembuangan air baterai dan cairan asam. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Pemecahan masalah. Pengujian. • Prosedur pengisian baterai. Alokasi waktu : 80 J P. • Identifikasi tipe-tipe baterai. • Mengumpulkan. 4. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis.

Elemen Unit Kompetensi 50-001B/02 Melepas dan mengganti baterai. Memilih dan menggunakan perlengkapan dan peralatan yang sesuai. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Baterai dilepas dan diganti tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 33 . 4. Tindakan dan langkahlangkah dilakukan untuk mencegah hilangnya memori elektronik pada kendaraan jika ada. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Permukaan Air Baterai diperiksa dan ditambah seperlunya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dan pengisian baterai dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 34 . 3.Elemen Unit Kompetensi 50-001B/03 Memelihara/servis dan mengisi baterai. Katup baterai/terminal dibersihkan. 1. Baterai diisi dengan menggunakan pengisi / baterai charger yang sesuai. 2. Kendaraan dibantu start hidup tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 50-001B/04 Membantu start. 4.

Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 35 . 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. 4.Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja komponen atau sistem lainnya. Seluruh kegiatan bantuan start dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kabel jamper yang sesuai dipilih. Kabel jamper disambung/dilepas dengan tahapan dan kutub yang benar. bila perlu menggunakan pelindung.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 36 . 4. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Langkah kerja peliharaan/ servis komponen sesuai dengan SOP K3. 4.TINGKAT II 12. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Data spesifikasi pabrik. Elemen Unit Kompetensi 10-001B /01 Pelaksanaan pemeliharaan/servis komponen. Kriteria Unjuk Kerja 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Penerapan pelumas dan cairan pembersih. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. Pemeliharaan/servis komponen dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Menentukan komponen yang harus dipelihara/diservis. Pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang ditentukan berdasarkan spesifikasi yang sesuai terhadap komponen. 2. 5. 6. Pekerjaan pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan pedoman dari industri yang telah ditetapkan. : 60 J P. • Prosedur pemeliharaan/servis. • Persyaratan keamanan komponen. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : OPKR-10-001B. • Pemecahan masalah. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Lingkup Belajar 1. • Penggunaan teknologi. • Daftar pemeriksaan pemeliharaan/servis. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Persyaratan keamanan & perlengkapan kerja. 3. • Tipe pelumas dan cairan pembersih. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan. Penggunaan metoda dan perlengkapan sesuai dengan spesifikasi industri. Dilengkapi data yang tepat sesuai hasil pemeliharaan/servis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. K 3.

3. 3. Sikap lainnya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 37 . K3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. Penggunaan pelumas/cairan pembersih yang benar untuk komponen dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi pabrik. Memilih pelumas/cairan pembersih yang sesuai. Cara pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas yang sesuai dengan UU lingkungan hidup. Pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan undang-undang lingkungan hidup. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. (K 3). Penanganan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan dan prosedur/kebijasana an perusahaan. Lingkup Belajar 1. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2.Elemen Unit Kompetensi 10-001B/02 Identifikasi dan penggunaan pelumas/ cairan pembersih yang benar. Cara penanganan pelumas/cairan bekas yang sesuai dengan SOP.

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menganalisa dan mengorganisasika n informasi. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Cara mencatat pemeriksaan keamanan kendaraan 6.13. 4. Langkah kerja pemeriksaan kendaraan. K3. • Mengumpulkan. 7. Data spesifikasi pabrik. 3. Menentukan toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. sehingga sesuai dengan standar dan prosedur. • Daftar pemeriksaan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Persyaratan keamanan kendaraan. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan. : OPKR-10-013B. Pemecahan masalah. 1. • Pesyaratan minimum untuk cara kerja sistem. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Pemeriksaan kendaraan dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang disetujui. 6. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 38 . undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeriksaaan kendaraan yang sesuai dengan SOP. • Persyaratan pelaporan hasil pemeriksaan. 2. 3. 5. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami dari sumber yang tepat agar dapat memudahkan pemeriksaan. Sistem toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik dicatat dan diambil sesuai dengan perjanjian dengan pelanggan. Pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan pedoman perusahaan yang telah ditetapkan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan. Penggunaan teknologi. • Prosedur pemeriksaan kendaraan/komponen. Lingkup Belajar 1. : 60 J P. Bagian-bagian kendaraan yang perlu diperiksa. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Catatan yang berhubungan dengan pemeriksaan keamanan kendaraan dilengkapi dan akurat dalam format standar perusahaan dan dilakukan oleh orang yang tepat. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja . Elemen Unit Kompetensi 10-013B/01 Pemeriksaan kendaraan yang lengkap. 5. Mengkomunikasik an gagasan dan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) • Persyaratan desain yang berhubungan dengan keamanan kendaraan. peraturan dan prosedur/kebijakan pabrik.

dan ”rencana tindakan” diputuskan selama perbaikan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Pengidentifikasian kerusakan/kesalahan didapat dari hasil tes. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur diagnosa/teknik pemecahan masalah. 7. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Otoritas diberikan untuk membongkar bagian komponen. Elemen Unit Kompetensi 10-014B/01 Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dari gejala dan penentuan tindakan. Lingkup Belajar 1. 2. Strategi pendiagnosaan dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk menentukan suatu kerusakan/kesalahan pada kendaraan/ komponen/perlengkapan. 2. agar pemeriksaan lebih akurat dalam mendiagnosa kesalahan/kerusakan (jika diperlukan). • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Gejala dan variasi penyebab. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). kendaraan dan perlengkapan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. peraturan. • Pemecahan masalah. Kriteria Unjuk Kerja Informasi diakses dari sumber yang tepat untuk menginformasikan tindakan yang dibutuhkan dalam membantu membedakan antara “gejala” dan “sebab”. : 60 J P. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Prosedur Diagnosa. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Identifikasi gejala dan sebab kerusakan. Analisa kerusakan dan perbaikan. 5. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok.14. K3. • Mengumpulkan. Laporan hasil pemeriksaan dilengkapi dalam format yang ditetapkan. 3. • Persyaratan keamanan. 1. : OPKR-10-014B. Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap area tempat kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 39 . undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur dokumentasi/ pelaporan. Cara membuat laporan hasil pemeriksaan yang sesuai dengan SOP. 6. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.

undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Kriteria Unjuk Kerja 1. Langkah kerja pemeliharaan/servis engine yang sesuai dengan pedoman industri SOP. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Prinsip kerja engine. • Pemecahan masalah. 2. Lingkup Belajar 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 40 .15. 3. 4. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Persyaratan keselamatan diri . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemeliharaan/servis engine dan komponenkomponennya tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Mengidentifikasi jenisjenis dari engine dan komponen. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 4. Pemeliharaan/servis engine dilaksanakan sesuai dengan pedoman industri yang ditetapkan. : 60 J P. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. • Penggunaan teknologi. K3. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Data-data spesifikasi pabrik. Elemen Unit Kompetensi 20-001B/01 Memelihara/servis engine dan komponenkomponennya. : OPKR-20-001B. Prinsip kerja engine. Komponenkomponen engine yang perlu diperiksa/diservis.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 41 . 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. peraturan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur pengujian cairan pendingin. K3. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. : 60 J P. • Prosedur pemeliharaan/servis. Data spesifikasi pabrik 3. 4. Lingkup Belajar 1. Sistem pendingin dan komponen-komponenennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. Elemen Unit Kompetensi 20-010B/01 Memelihara/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya. 5. • Mengumpulkan. 5. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Tipe-tipe cairan pendingin dan penggunaannya. Bagian-bagian sistem pendingin dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis. Prinsip kerja sistem pendinginan mesin. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Anti beku/anti mendidih. • Persyaratan keamanan kendaran. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja sistem pendingin. • Menggunakan gagasan matematis dan teknis. 2. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Langkah kerja pemeliharaan /servis sistem pendingin dan komponennya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya. • Pencegah karat. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponennya yang sesuai dengan SOP. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Penggunaan teknologi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).16. • Pemecahan masalah. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Seluruh kegiatan melepas dan memasang sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. • Persyaratan keamanan peralatan. : OPKR-20-010B.

• Pemecahan masalah. • kebijakan pabrik/perusahaan. : OPKR-20-014B.K3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 42 . 4. 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Mengumpulkan. Elemen Unit Kompetensi 20-014B/01 Memelihara/servis komponen/sistem bahan bakar. 3. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik.17. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Persyaratan keselamatan diri. 3. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis komponen sistem bahan bakar dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin. : 60 J P. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin sesuai dengan SOP. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Data spesifikasi pabrik. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4. • Penggunaan teknologi. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prinsip kerja sistem bahan bakar yang terkontrol secara mekanis dan elektrik • Prosedur penanganan secara manual. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan yang sesuai dengan penggunaannya. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 2. Lingkup Belajar Prinsip kerja sistem bahan bakar bensin Komponen/ sistem bahan bakar bensin yang perlu dipelihara/diservis.

3. 5. 4. 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Pemeliharaan/servis pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. Sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang perlu dipelihara/di servis. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.18. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel : OPKR-20-017B : 60 J P. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. Lingkup Belajar 1. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Data spesifikasi pabrik. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Langkah kerja pemeliharaan/servi s sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang sesuai dengan SOP. Elemen Unit Kompetensi 20-017B/01 Memelihara/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel. Pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel diuji dengan persyaratan kerja. • Pemecahan masalah. K3. • Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar disel dan komponen. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . • Persyaratan keselamatan diri. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis (termasuk pengeluaran). • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). UU dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 43 . • Persyaratan keamanan peralatan/bahan.

19. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian. : OPKR-30-001B. : 60 J P.

Eleme n Unit Kompetensi
30-001B/01 Memelihara/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik. 4. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit kopling dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja kopling 2. Unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian yang perlu dipelihara/di servis. 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servi s unit kopling berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prinsip kerja kopling • Prosedur pemeliharaan/servis yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

44

20. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual. : OPKR-30-004B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi
30-004B/01 Pemeliharaan/servis transmisi manual dan komponen-komponen.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Pemeliharaan/servis pada komponen-komponen transmisi dilaksanakan sesuai spesifikasi kendaraan mengenai metode dan perlengkapan. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja transmisi manual . 2. Bagian-bagian transmisi manual yang perlu dipelihara/ di servis. 3. Data spesifikasi pabrik. 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis transmisi manual berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prosedur pemeliharaan/servis • Pelumas/minyak transmisi dan penerapannya. • Prinsip-prinsip operasi dari transmisi penggerak sabuk . • Informasi teknik yang sesuai . • Persyaratan keamanan peralatan . • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Kebijakan perusahaan . • Prosedur keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

45

21. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan. : OPKR-30-010B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi

Kriteria Unjuk Kerja

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

46

3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 5. : OPKR-30-013B. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan perusahaan • Prosedur keselamatan diri. Lingkup Belajar 1. Kriteria Unjuk Kerja 1. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja dan jenis final drive/gardan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 47 . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Persyaratan keamanan peralatan . • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Data spesifikasi pabrik. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Langkah kerja pemeliharaan/servis unit final drive/gardan berdasarkan SOP. 2. Komponen unit final drive/gardan yang perlu dipelihara/di servis. Prinsip kerja unit final drive/gardan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Jenis pelumas serta penggunaannya . 2. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. • Menggunakan teknologi. K3. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. : 40 J P. • Mengumpulkan. • Pemecahan masalah. 4. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur pemeliharaan/servis • Informasi teknik yang sesuai. 22. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.Elemen Unit Kompetensi 30-010B/01 Memelihara/servis unit final drive dan komponenkomponennya. 4.

Elemen Unit Kompetensi
30-013B/01 Memelihara/servis poros penggerak roda/drive shaft tdan komponenkomponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis poros penggerak roda dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shaft dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metoda dan perlengkapan yang tepat, sesuai dengan spesifikasi terhadap kendaraan/alat industri/pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-komponennya, dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja poros penggerak roda 2. Komponen poros penggerak roda/drive shaft yang perlu diperbaiki/diganti 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis poros penggerak roda/ drive shift dan komponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Desain dan jenis poros penggerak roda • Prinsip-prinsip kerja poros penggerak roda • Variasi kecepatan/velocity fluctuations • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan pabrik/perusahaan • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah • Menggunakan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

23. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan Komponen-komponennya. : OPKR-40-001B. : 60 J P.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

48

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/01 Merakit dan memasang sistem rem/komponenkomponenya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perakitan dan pemasangan sistem rem. 5. Seluruh kegiatan perakitan dan pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja sistem rem. 2. Data spesifikasi pabrik 3. Langkah kerja perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Langkah kerja pengujian sistem rem/komponenkomponennya sesuai SOP, K 3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Penggunaan kode area tempat kerja • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keselamatan diri • Peraturan perundangundangan yang diterapkan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem • Konstruksi dan fungsi yang sesuai dengan penggunaannya • Jenis-jenis bahan/material dan penggunaannya • Prosedur pembuatan pipa rem • Metode perekatan • Prosedur perakitan dan pemasangan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan/industri • Prosedur pengujian sistem rem • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

49

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/02 Menguji sistem rem/ komponen-komponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pengujian sistem rem/komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pengujian dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pengujian sistem rem. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Jenis pelumas dan cairan rem.

2.

3.

4. 5.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

50

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Langkah kerja pemeliharaan/servis sistem rem dan komponennya sesuai SOP. 4. Data spesifikasi pabrik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 51 . UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Rem. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan/servis sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Persyaratan lingkungan untuk pembuangan limbah. • Jenis cairan rem dan penggunaannya. 3. : OPKR-40-002B. Cara kerja sistem rem 2. • Tanda peringatan terhadap debu rem. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Elemen Unit Kompetensi 40-002B/01 Memelihara/servis sistem rem dan komponenkomponennya. membuang udara dan penyetelan. • Prosedur pemeliharaan/servis termasuk inspeksi visual. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Lingkup Belajar 1. Sistem rem dan komponennya dipelihara/ servis dilaksanakan dengan menggunakan metode. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Sistem rem dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis 3. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. • Penggunaan teknologi. perlengkapan dan material yang ditetapkan berdasarkan spesifikasi pabrik. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem/kompenen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Informasi teknik yang sesuai. K 3. • Tipe dari bahan rem dan potensi bahayanya. : 60 J P.24. • Pemecahan masalah. 5. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 4.

4.25. • Mengumpulkan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Data spesifikasi pabrik. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi. 2. K 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah. Lingkup Belajar 1. Elemen Unit Kompetensi 40-009B/01 Memelihara/servis sistem kemudi dan komponenkomponennya. Bagian sistem kemudi yang perlu dipelihara / diservis 3. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 52 . • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prinsip kerja sistem kemudi. 4. • Penggunaan teknologi. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis • Prinsip kerja sistem mekanis. hidrolis dan elektris • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan • Persyaratan keselamatan diri. : OPKR-40-009B. Langkah kerja pemeliharaan / servis sistem kemudi sesuai dengan SOP. : 60 J P. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. 5.

• Kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : OPKR-40-014B. Elemen Unit Kompetensi 40-014B/01 Memelihara/servis sistem suspensi dan/atau komponen-komponennya. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.26. 2. • Persyaratan keamanan diri. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. perlengkapan dan toleransi yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. Pemeliharaan sistem suspensi dan komponennya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 53 . Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : 60 J P. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan. • Jenis-jenis sistem suspensi dan prinsip kerjanya . • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Informasi teknik yang sesuai. Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan dengan menggunakan metode. Pemahaman sistem suspensi dan prinsip kerjanya. 4. 3. 5. Standar prosedur keselamatan kerja. Lingkup Belajar 1. • Pemecahan masalah. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi.

3. • Pengukuran kelistrikan dan prosedur pengujian. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 54 .TINGKAT III 27. • Prosedur untuk menghindari kerusakan pada ECU (Electrical Control Unit) = unit pengontrol listrik. Kriteria Unjuk Kerja 1. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Elemen Unit Kompetensi 50-002B/01 Menguji dan mengidentifikasi kesalahan sistem/ komponen. : OPKR-50-002B. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keselamatan kendaraan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Prinsip-prinsip kelistrikan • Prosedur perbaikan. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi. Prosedur pengukuran dan pengujian kelistrikan. Standar prosedur keselamatan kerja. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 5. Sistem/komponen diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Prinsip kerja sistem kelistrikan otomotif. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Lingkup Belajar 1. 4. • Mengumpulkan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. 3. : 60 J P. 4. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan. Jenis kerusakan sistem kelistrikan dan metoda perbaikannya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.

peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi 50-002B/02 Perbaikan ringan pada rangkaian kabel. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. Lingkup Belajar kerja. 4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. penggantian komponen dan penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. 2. Perbaikan yang diperlukan. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Kriteria Unjuk Kerja 1. tehnik dan material yang sesuai. Perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan dengan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan pengontrol listrik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 .

menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Konstruksi dan operasi/kerja engine yang sesuai untuk diterapkan • Teknik penanganan secara manual • Persyaratan keselamatan diri.28. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Elemen Unit Kompetensi 20-002B/01 Memperbaiki. • Pemecahan masalah. Perbaikan. 4. Kegiatan pembongkaran. Kriteria Unjuk Kerja 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. : OPKR-20-002B. 3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prosedur pengukuran dan pengujian komponen-komponen engin. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya. • Mengumpulkan. penggantian dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. pembongkaran dan penggantian engine dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan engine/komponen • Prosedur pembongkaran dan penggantian engine • Prosedur pengukuran dan pengujian • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Prinsip kerja engine. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen engine. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. jenis-jenis kerusakan serta prosedur perbaikan. membongkar dan mengganti engine dan komponen-komponennya.e 4. 2. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Perbaikan pada engine dilaksanakan sesuai dengan panduan industri yang ditetapkan. Standar prosedur keselamatan kerja. : 80 J P. • Penggunaan teknologi. 5.

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan. 3. 2. Seluruh kegiatan pelepasan / penggantian sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Penggunaan teknologi. 4. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Identifikasi kerusakan dan penggantian/perbai kan komponen yang rusak. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. Sistem pendingin dan komponen-komponennya diperbaiki. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pengujian komponen sistem. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan perlengkapan keselamatan. 1. 4. Standar prosedur keselamatan kerja. diganti dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. • Persyaratan keamanan kendaran. 5. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem A/C (Pendingin) dan Komponen-komponennya. • Mengumpulkan. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan sistem pendingin diselesaikan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Konstruksi dan prinsip kerja sistem pendinginan engine. Lingkup Belajar 1.29. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). : 60 J P. : OPKR-20-011B. Elemen Unit Kompetensi 20-011B/01 Merperbaiki sistem pendingin dan komponenkomponennya. pelepasan dan penggantian. • Konstruksi dan kerja sistem pendingin • Prosedur pengujian komponen sistem. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 56 . 2.

• Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Mengumpulkan. Tipe. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. konstruksi dan prinsip kerja radiator. 2. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Tipe-tipe. • Informasi teknik yang sesuai. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. : OPKR-20-013B. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kode area tempat kerja • Undang-undang yang dapat digunakan. • Proses pematrian/penyolderan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Identifikasi kerusakan radiator. 5. 3. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Perbaikan radiator dan prosedur pengujian. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. konstruksi dan bahan radiator. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : 60 J P. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Prinsip kerja radiator. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 57 . • Penggunaan teknologi. Memperbaiki radiator tanpa merusak komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Perbaikan Radiator. Perbaikan radiator dan prosedur pengujiannya. 4. Elemen Unit Kompetensi 20-013B/01 Merperbaiki radiator dan/atau komponennya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Persyaratan keselamatan diri. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/komponen.30. Radiator dan komponenkomponennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. 3. 2. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. Lingkup Belajar 1. Standar prosedur keselamatan kerja. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Data yang tepat dilengkapi sesuai dengan hasil perbaikan.

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan kerja dari sistem karburator yang sesuai terhadap penggunaannya. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Seluruh kegiatan perbaikan komponen sistem bahan bakar. 3. Perbaikan komponen sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Elemen Unit Kompetensi 20-015B/01 Memperbaiki komponen sistem bahan bakar bensin.31. penggantian dan penyetelan. • Persyaratan keamanan. Perbaikan dan penyetelan sistem/komponen bahan bakar dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. penyetelan dan pengujian karburator. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 58 . UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin : OPKR-20-015B : 60 J P. penyetelan dan pelepasan/ penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. • Prosedur pengukuran. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Kebijakan pabrik/perusahaan • Teknik penanganan secara manual. pengujian dan penyetelan. Pengukuran. • Metode perbaikan. 2. Lingkup Belajar 1. Standar prosedur keselamatan kerja. 5. • Penggunaan teknologi. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan karburator. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Prosedur pelepasan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. • Prosedur keselamatan diri. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 4. Konstruksi dan prinsip kerja karburator.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 59 . diganti berdasarkan spesifikasi yang ditentukan oleh pabrik. Lingkup Belajar 1. Elemen Unit Kompetensi 20-018B/01 Memperbaiki. • Konstruksi komponen dan kerja yang sesuai terhadap penggunaan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Kriteria Unjuk Kerja 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel. • Mengumpulkan. diuji. melepas dan mengganti komponen sistem injeksi bahan bakar diesel. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. melepas dan mengganti sistem / komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 3. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 5. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). penyetelan dan pengujian sistem injeksi bahan bakar diesel. Perbaikan. Konstruksi dan prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 3. 4. • Persyaratan keselamatan diri.32. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Komponen injeksi bahan bakar diesel diuji untuk memenuhi persyaratan kerja. • Pemecahan masalah. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. : OPKR-20-018B. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . 2. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Prosedur penanganan secara manual. • Penggunaan teknologi. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Komponen injeksi bahan bakar diesel diperbaiki. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. Pengukuran komponen. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. : 60 J P. Standar prosedur keselamatan kerja. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Semua prosedur pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. 3. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja kopling (sesuai dengan penggunaan). Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Melepas/mengganti unit kopling dan komponenkomponennya. 2. Standar prosedur keselamatan kerja. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya. • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 60 . Lingkup Belajar 1. 4. 4. Seluruh kegiatan pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Prosedur perbaikan. Penyetelan kopling. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Persyaratan perlindungan diri. 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kriteria Unjuk Kerja Pelepasan dan penggantian kopling dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya.33. • Penggunaan teknologi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. : 80 J P. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. : OPKR-30-002B. pembongkaran dan penyetelan yang sesuai. Konstruksi dan prinsip kerja kopling. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 2.

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik dan toleransi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 61 .Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Membongkar/memperbaiki komponen-komponen sistem pengoperasian kopling. 2. 3. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Seluruh kegiatan pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Perbaikan transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. : OPKR-30-005B. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Prosedur keselamatan diri. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 2. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. : 60 J P. 2. Elemen Unit Kompetensi 30-005B/01 Memperbaiki. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan/penggantian sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Standar prosedur keselamatan kerja. penggantian dan perbaikan. 4. Lingkup Belajar 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Prosedur pembongkaran.34. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Metoda perbaikan dan penggantian komponen. 3. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Mengumpulkan. • Penggunaan teknologi. Perbaikan dan penyetelan pada komponen transmisi dilaksanakan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi dan toleransi tehadap kendaraan/sistem. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. pelepasan dan penggantian. • Teknik penanganan secara manual. • Persyaratan keamanan perlengkapan. melepas dan mengganti transmisi manual dan komponenkomponennya. • Prosedur pengujian dan pengukuran komponen/unit (sesuai pada penggunaannya). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 62 . • Informasi teknik yang sesuai. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Transmisi Manual. Konstruksi dan prinsip kerja transmisi manual. 3. 5. 4. • Pemecahan masalah. Pengukuran komponen dan pengujian sistem transmisi manual. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja transmisi manual dan/atau transmisi penggerak dengan sabuk/belt (sesuai dengan penggunaannya) .

5. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Elemen Unit Kompetensi 30-011B/01 Memperbaiki unit final drive/gardan dan komponen-komponennya. • Kebijakan pabrikan/perusahaan • Metode penanganan secara manual. : 60 J P. • Prosedur pengujian dan penyetelan. penggantian dan perbaikan • Jenis dan desain unit final drive • Konstruksi dan cara kerja dari unit final drive (sesuai dengan penggunaan). Perbaikan dan/atau penggantian pada unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan unit final drive/gardan. • Mengumpulkan. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap alat industri/ kendaraan/pabrik. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. konstruksi dan prinsip kerja final drive. • Tipe pelumas dan penggunaannya. 4. • Persyaratan keamanan peralatan . Lingkup Belajar 1. 1. Jenis dan prinsip sistem pelumasan 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Unit Final Drive/Gardan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 63 . 4. • Penggunaan teknologi. • Pemecahan masalah. Pembongkaran dan metoda perbaikan final drive. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. : OPKR-30-011B. • Informasi teknik yang sesuai. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. Penyetelan dan pengujian final drive. • Persyaratan perlindungan diri. 5. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Jenis. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. Seluruh kegiatan perbaikan dan pembongkaran/ penggantian unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).35.

Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shafts dan komponen-komponennya dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik/kendaraan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. 5.36. Pengukuran dan spesifikasi toleransi. • Penilaian komponen . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Penggunaan teknologi. 2. Konstruksi dan prinsip kerja poros penggerak. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Elemen Unit Kompetensi 30-014B/01 Memperbaiki poros penggerak roda/drive shafts dan komponenkomponennya. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Persyaratan keamanan peralatan. 3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Mengumpulkan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Perbaikan poros penggerak roda/drive shafts. • Kebijakan pabrik/perusahaan. 2. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan poros penggerak roda. • Persyaratan keselamatan diri. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. : OPKR-30-014B. Lingkup Belajar 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda. • Prosedur pengujian. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Standar prosedur keselamatan kerja. 4. • Konstruksi dan kerja dari komponen/sistem yang berhubungan pada final drive (sesuai pada penggunaan). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 64 . Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shafts dan komponen komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. : 40 J P. • Informasi teknik yang sesuai. • Pemecahan masalah. penggantian dan perbaikan.

UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Rem. Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 65 .37. : 60 J P. : OPKR-40-003B.

pelepasan dan penggantian sistem rem dan komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode yang ditetapkan. 2. Standar prosedur keselamatan kerja. • Mengumpulkan. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan. 4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Perbaikan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kemudi. 3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. : 60 J P. Seluruh kegiatan perbaikan. • Kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 66 . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Penggunaan teknologi. pelepasan dan penggantian. perlengkapan dan bahan yang berdasarkan spesifikasi pabrik. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Perbaikan dan penggantian komponen sistem rem. • Prosedur pengujian. melepas dan mengganti sistem rem dan/atau komponen lain yang bersangkutan. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. pelepasan dan penggantian sistem rem dan/atau komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Pengujian dan penyetelan sistem rem. 2. • Tanda peringatan terhadap debu rem. 5. pelepasan dan penggantian. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 38. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah. pelepasan dan penggantian sistem rem dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Lingkup Belajar 1. Perbaikan.Elemen Unit Kompetensi 40-003B/01 Memperbaiki. Konstruksi dan sistem operasi rem. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. : OPKR-40-010B. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan sistem operasi rem (sesuai dengan kegunaan) • Prosedur perbaikan.

3. 2. penggantian dan perbaikan. 39. membongkar dan mengganti sistem kemudi dan komponenkomponennya. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Prinsip dan geometri kelurusan roda.Elemen Unit Kompetensi 40-010B/01 Memperbaiki. • Pemecahan masalah. perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. 3. Konstruksi dan prinsip kerja sistem kemudi. • Prinsip dan geometri kelurusan roda kendaraan. Perbaikan dan penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan sistem kemudi. : 60 J P. • Persyaratan keselamatan diri. Lingkup Belajar 1. Metoda pembongkaran dan perbaikan. Perbaikan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Standar prosedur keselamatan kerja. pembongkaran/ penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 5. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Suspensi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 67 . peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Kebijakan perusahaan • Mengumpulkan. 2. 5. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. Seluruh kegiatan perbaikan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pengujian dan penyetelan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : OPKR-40-013B. • Prosedur pengujian dan penyetelan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan/perlengka pan kerja. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi sesuai dengan kegunaan. • Penggunaan teknologi. 4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

3. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen. Analisa kerusakan dan perbaikan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 40. Konstruksi dan kerja komponen sistem suspensi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Persyaratan keamanan diri. pergantian dan kerja yang sesuai dengan penggunaannya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. • Konstruksi dan kerja yang sesuai pada penggunaannya. 3.Elemen Unit Kompetensi 40-013B/01 Memperbaikan sistem suspensi dan komponenkomponennya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Kebijakan perusahaan. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Penilaian komponen • informasi teknik yang sesuai. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kelistrikan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar 1. • Penggunaan teknologi. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 68 . : OPKR-50-003B. 4. 4. • Persyaratan keamanan kendaraan. : 60 J P. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan dengan metode dan perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. • Mengumpulkan. 2. Seluruh kegiatan perbaikan sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya.

41. : OPKR-50-006B. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Penggunaan teknologi. • Prosedur pengujian system kelistrikan/komponen. 5. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 69 . : 80 J P. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Cara kerja sistem/komponen kelistrikan sesuai untuk penggunaannya. • Pemecahan masalah. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.Elemen Unit Kompetensi 50-003B/01 Memperbaiki sistem kelistrikan. Perbaikan. Pengetesan sistem kelistrikan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Prinsip kerja sistem kelistrikan dan komponennya. Lingkup Belajar 1. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. 3. • Mengumpulkan. • Prosedur perbaikan system kelistrikan/komponen. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Standar prosedur keselamatan kerja. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). tehnik dan bahan yang sesuai. Tes/pengujian pada sistem kelistrikan dilaksanakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik-tehnik yang sesuai. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. 2. Perbaikan sistem kelistrikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. penggantian komponen dan penyetelan yang diperlukan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan.

• Konstruksi dan kerja sistem pengisian dan starter yang sesuai penggunaan. • Penggunaan teknologi. Konstruksi dan prinsip kerja sistem. simbol grafik dan diagram.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/01 Menguji sistem/komponen dan mengidentifikasi kesalahan/kerusakan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 70 . • M elaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. pengisian dan stater 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. Wiring diagram sistem pengisian dan stater. 3. Pengujian dilaksakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Standar prosedur keselamatan kerja. • Prinsip-prinsip kerja dan penggunaan dari sistem pengisian dan starter. 5. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Analisa kerusakan. • Prosedur pengujian. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. 4. 4. 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Pemecahan masalah. • Prosedur perbaikan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar 1. 2. Prosedur pengujian dan perbaikan. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. • Mengumpulkan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Pemahaman petunjuk teknis material. Tes/pengujian dilakuakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 71 . sistem pengisian dan komponenkomponennya 1. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/02 Memperbaiki sistem starter. penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. tehnik dan bahan yang sesuai. 4. Perbaikan yang diperlukan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja Sistem starter dan pengisian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. penggantian komponen. 3. Perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2.

Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Prosedur perbaikan sistem gas buang. memperbaiki dan mengganti komponenkomponen/sistem gas buang (knalpot) yang rusak. 3. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot). sesuai spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. emisi gas buang (konverter katalis) • Sistem kerja/persyaratan minimum • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Peraturan pemerintah yang sesuai untuk polusi suara. • Konstruksi dan prinsip kerja sistem gas buang sesuai penggunaannya. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 72 . Pelaksanaan pelepasan/penggantiannya dilaksanakan berdasarkan pedoman industri yang ditetapkan. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Elemen Unit Kompetensi 20-022B/01 Melepas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 5. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. 4. : 60 J P. • Prosedur perbaikan sistem gas buang. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Perbaikan dan penggantian komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 1. • Mengumpulkan. Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 2. Konstruksi dan prinsip sistem kerja gas buang. : OPKR-20-022B. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Analisa kerusakan komponen sistem gas buang. Standar prosedur keselamatan kerja.42.

perlengkapan dan keselamatan diri Pola pengapian • Mengumpulkan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prosedur perbaikan sistem pengapian. Analisa kerusakan komponen sistem pengapian. 2. Lingkup Belajar 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Pengapian. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. tehnik dan material yang sesuai. Perbaikan. penyetelan dan penggantian komponen dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan Penggunaan gagasan teknis dan matematis Pemecahan masalah Penggunaan teknologi • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. 4. 3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 5.43. Elemen Unit Kompetensi 50-011B/01 Memperbaiki sistem pengapian dan komponennya. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Standar prosedur keselamatan kerja. Sistem pengapian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • • • • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . Konstruksi dan prinsip sistem kerja pengapian. : 60 J P. Sistem pengapian diuji dan hasilnya dicatat menurut prosedur dan kebijakan perusahaan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja sistem pengapian sesuai penggunaannya Prosedur pengukuran dan pengujian Persyaratan keamanan kendaraan. : OPKR-50-011B.

Pengujian. • Prosedur perbaikan sistem kelistrikan . Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Prosedur pengujian dan penemuan kesalahan . 4. Sistem kelistrikan dipasang dengan menggunakan peralatan. • Pemahaman peraturan pemerintah. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Persyaratan keselamatan diri. Lingkup Belajar 1. Pemasangan/bahan yang sesuai. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pemasangan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Prosedur pemasangan • Cara kerja sistem kelistrikan dan komponen yang sesuai untuk penggunaan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . 5. • Penggunaan teknologi. • Mengumpulkan. 2. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Prinsip-prinsip kelistrikan dan penerapan pada wiring/penerangan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Wiring diagram sistem penerangan otomotif. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemasangan. dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring. 3. Prinsip kerja sistem penerangan. Seluruh kegiatan instalasi/pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : OPKR-50-007B.44. dan tehnik yang sesuai. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Standar prosedur keselamatan kerja. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Elemen Unit Kompetensi 50-007B/01 Memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan. • Pemecahan masalah. : 60 J P.

Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan yang diperlukan. 5. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan teknik yang sesuai. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi 50-007B/02 Menguji sistem kelistrikan. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem. 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. 4. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 74 . undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 75 . Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/03 Memperbaiki sistem kelistrikan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. tehnik dan bahan yang sesuai. 1. 4. Perbaikan yang perlu dilaksanakan menggunakan peralatan. Seluruh kegiatan perbaikan/repair dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

KURIKULUM TERSELUBUNG Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 76 .M.

New Step 1. S. Joel Tadjo Alat Pengangkat. Dikmenjur. Menggambar Mesin menurut Standar ISO. Dikmenjur. Barmavoi Gambar Teknik Mesin Basis. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Pengukuran dan Pemeriksaan Bahan. Alinafiah. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI Buku Sumber Gambar Teknik Mesin I. Dan M. Fitting and Machining. Teknik Mesin ITB. IrSuarpraja Teja.N. Ron Culley Petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Deddy Suhardi. G. Warren J. Takeshi Sato dan N. Andreas G. Drs. Drs. Keselamatan Kerja dan Tata Laksana Bengkel. No. Drs. R. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas Dept Teknik Mesin ITB. Petunjuk Praktek Pengukuran. Djainul . Pedoman Umum Penyelenggaraan Bengkel. Hendarsih H. Drs. Drs. Joel Tajo. Dept. Butar Manik New Step 1. Politeknik Mekanik Swiss. Kode Modul Judul Modul 1 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik • • • • • • • • 2 OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman gambar Teknik 3 OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur • • • • • 4 OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja • • • 5 6 OPKR-10-017B Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penangan Secara Manual • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 77 . ITB. Luzaddler. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas. Sugiarto H. Drs. Harsono. PT Toyota Astra Motor Pedoman Penyelenggaraan Bengkel Otomotif. Drs. ImanPermana. Non textbook SOP Departeme n Desain Menggambar Teknik. Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan. PT Toyota Astra Motor Penggunaan dan Pemeliharaan Permesinan otomotif. Pelumasan Mesn Mobil. Ir. Patrick dan M Wiganda. BE. Drs AP. Dikmenjur (34-36) Kemudi dan Suspensi. Drs. Drs. 8 OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi Buku Sumber • • • Petunjuk Kerja Las. PT Toyota Astra Motor. Drs. I Wayan Linas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 78 . Kode Modul Judul Modul 7 OPKR-10-006B Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Patasik dan M. Drs. BE. Agus S. Dikmenjur.No. Drs I. Daryanto. OPKR-50-001B Pengujian. dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam. Patioran. Gangguan dan Diagnosa Perbaikan teknik Mobil. Didik Suryana. Drs. Toyota Astra Astra Motor. Agus S. Analisa Kerusakan. • • • • • • • 10. Agus S. Wayan Linas. Dikmenjur Dasar-dasar Otomobil. Wiganda. Dikmenjur. Step 3. Patasik Pelajaran Teknik Mobil. P3GT Bandung. Hadi Soemarto Petunjuk Praktik Service dan Pengujian mesin. Daryanto. Kemudi dan Suspensi. Drs. 11 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan pemeliharaan/Service Komponen • • • 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan • Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan • Kendaraan OPKR-10-014B Pelumasan Prosedur • Diagnosa • • 14 Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Pengetahuan Dasar Teknik. Pemeliharaan/Service dan Penggantian Baterai. Pematrian. New Step I. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan bahan Bakar. New Step I. OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi OPKR-40-019B Pembongkaran. Dikmenjur Pengerjaan Las Asetilen dan Las Listrik I. Toyota Astra Motor. Non TextBook SOP • • 9. Menyolder Sambungan Kabel. Diagnosa dan Gangguan pada mesin dan Sistemnya. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Perbaikan.

Soenarno BE. Drs. Tune Up Motor Bensin. PT Toyota Astra Motor 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Service Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Service Sistem Bahan Bakar Bensin • • • • • • • • • • • 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Service Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel. Dikmenjur. P3GT Bandung. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. P3GT Band ung. Melayani transmisi Manual. Pedoman Reparasi Mesin Toyota Kijang. New Step 1.. Agus Patasik. H. Wiganda BE. Dasar-dasar Otomobil. Drs. T. Kode Modul Judul Modul 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Service Engine dan Komponenkomponennya Buku Sumber • • • • • • • Pemeliharaan dan perbaikan Motor Bensin I Drs. 19 20 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Service Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem pengoperasian OPKR-30-004B Pemeliharaan/Service Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Service Unit Final Drive/Gardan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 79 . H. Wiganda. Wiganda BE. Service Otomobil. Wiganda BE.No. Patasik. Sistem Bahan Bakar Motor Bensin. Patasik. Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Bahan Bakar Motor. Toyota Astra Motor. H. Agus Patasik dan H. BE. Wiganda. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Northop. Pengantar Teori Teknik Pendingin M. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. PT Toyota Astra Motor Melayani unit Diferensial.. Drs Agus S. Agus S. Lovian. Yulius Ode. Abigail Pakpahan Pendinginan Mobil. H Wiganda BE. PT. RM. Drs. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Drs. BE. Yusuf Setiadiwiria Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Bahan bakar motor Bensin. H. Drs. PT Toyota Astra Motor. PT Toyota Astra Motor. PT Toyota Astra Motor.

Sumarsono. Drs. BE. Drs. I Wayan Linas dan H. Agus S. Dikmenjur Rem dan Pengereman1. Drs. Agus Patasik. Drs. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang.Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Motor Bensin. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Patasik. H. Toyota. PT Toyota Astra Motor. BE. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 . Martin W. Pemeliharaan dan Perbaikan Kelistrikan Otomotif. Yayat Supriyatna. Kode Modul Judul Modul 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Service Poros penggerak Roda Buku Sumber • • • • • New Step1. 80 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/ Service Sistem Rem • • • 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/ Service Sistem Kemudi • • • • • • • • • • 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/ Service Sistem Suspensi 27 OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem kelistrikan 28 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponenkomponennya • Auto Service dan Repair. Sumarsono. PT Toyota Astra Motor Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. Dikmenjur Listrik Otomotif 1. New Step 1. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Dikmenjur. Drs. Agus Patasik.No. Pedoman Reparasi Mesn Toyota Kijang – PT. Wiganda. BE. Drs. Stockel. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. PT Toyota Astra Motor. I wayan Linas dan H. Wiganda. PT Toyota Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Kemudi dan Suspensi. PT. Pedomam Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Pemeliharaan dan Perbaikan kemudi-Suspensi. Rem dan Pengereman1. Wiganda. PT Toyota Astra Motor.

Patasik. Patioran. Koichitsuda • Work Shop manual OM 352.P. • Pendingin Mobil. Arifin. Kijang – PT. • Petunjuk Praktek Kerja Reparasi Motor Bensin/Diesel. • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor.Astra Motor. Drs. Drs. Arifin Sidabutar. PT. • Penggunaan alat uji Pompa Injeksi Hartige 950. Wiganda. Star Motors Indonesia. A. Soemarsono. Abigain Pakpahan. PT. Drs. H. Yayat Supriatna. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. 30 OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator 31 OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/ Sistem Bahan Bakar Bensin 32 OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel 33 OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya. • Service Training Mekanik “C”. Dikmenjur. OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual • Pedoman Reparasi Mesin Toyota. 29 Judul Modul Stockel. Agus S. Drs. Toyota-Astra Motor • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Indomobil Utama. • Motor Diesel Putaran Tinggi. Soemarsono.BE. PT. Toyota. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi.No. Drs. • Praktek Service dan Pengujian Otomotif. Drs. Abigain Pakpahan • Non TextBook • Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. • Penggunaan alat uji NozzleInjektor dan Gas Buang. Drs. Kepala Silinder dan Blok Mesin. Drs. 34. • Service Training Mekanik “C”. Hayat S. BE. Wiranto Arismunandar. Kode Modul Buku Sumber • Motor Bensin I. OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya. R. Agus S. Sardijo. Drs. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 81 . Drs. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. Patasik.. Drs. PT. Toyota-Astra Motor. Toyota – Astra Motor. PT.

• Sistem Pengisian Mobil. Dikmenjur. Dikmenjur. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi 39. • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. OPKR-50-007B Pemasangan. 37. Drs. Yayat Supriatna. OPKR-30-014B Perbaikan Porosporos Penggerak Roda. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Dikmenjur. PT. 42. Toyota-Astra Motor. PT. Dikmenjur. 38. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. VEDC Malang. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Dikmenjur. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 82 . Dikmenjur. • Perlengkapan Kelistrikan Bodi. Toyota-Astra Motor • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1. Toyota-Astra Motor. Kode Modul Judul Modul 35 OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan 36. • Memperbaiki Poros Penggerak P3GT Bandung. PT.2. PT. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Reparasi 40 OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Stater dan Pengisian 41. PT. Toyots-Astra Motor. OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem Buku Sumber • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2.No. Toyota-Astra Motor.

1999. 2001. Jakarta. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Teknik Mesin Perkakas Edisi 1999.DAFTAR PUSTAKA Balitbang Dirjen Dikdasmen Depdiknas. Surat Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993. Jakarta. Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang 2020. tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Edisi 1999. Jakarta 2002. Jakarta. Jakarta. Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional KADIN. Undang Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Direktorat Dik menjur Depdiknas. 1999. Standard Kompetensi Mesin. Kebijakan Teknis Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 83 . Rencana Strategis Pendidikan Menengah Kejuruan 2001-2005. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknologi Pengerjaan Logam Tahun 1993. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Jakarta 1999. 1999. Metals Project Competence Based Training Conference. Jakarta. 1994. Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Sekolah menengah Kejuruan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2001. Jakarta. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Indonesia Australia Partnership for Skills Development – Metals Project. 1999. Jakarta 2001. Jakarta. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Pedoman Evaluasi Belajar Sekolah menengah Kejuruan. Standar Manual Pendidikan Menengah Kejuruan.