7

KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

GARIS-GARIS BESAR

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL EDISI 2004

DAFTAR TIM PERUMUS Bandung, Mei 2003

Dr. Ir. Toto Hardianto. Ketua

Dr. Ir. T.A. Fauzi Soelaiman
Anggota

Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja
Anggota

Drs. Dadang Hidayat Anggota

KATA PENGANTAR Kurikulum SMK Edisi 2004 dirancang sebagai upaya penyempurnaan terhadap Kurikulum SMK Edisi 1999, hal inipun sejalan dengan Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang Tahun 2020, yang bertujuan untuk : Menata ulang (re-engineering) sistem pendidikan dan pelatihan kejuruan yang permeable dan flexible dengan penerapan pola pembelajaran Competence Based Training (CBT); serta menata ulang bidang/program keahlian dan sistem pembelajaran pada SMK dengan menerapkan CBT serta menjadi bagian yang integral dari upaya peningkatan kualitas SDM wilayah/daerah agar pada gilirannya dapat berkembang menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Terpadu (PPKT). Dengan tetap mengacu kepada Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993 yang berisi Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta dengan melihat berbagai pengalaman di lapangan dalam hal implementasi Kurikulum SMK Edisi 1999, maka disusunlah buku “Garis-Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan (GBPP) Kurikulum SMK” Edisi 2004 dengan prinsip-prinsip yang dianut sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. berpendekatan saintifik, berbasis kecakapan hidup (life skill), berbasis competensi (competency-based), berbasis produksi (production-based), luas, kuat dan mendasar (broad based curiculum, BBC), berbasis ganda (dual based program), dan pembelajaran tuntas (mastery learning).

GBPP Kurikulum SMK Edisi 2004 ini merupakan bagian yang integral dari kelengkapan kurikulum SMK yakni Landasan, Program dan Pengembangan Kurikulum SMK, serta Pedoman Pelaksanaan Kurikulum SMK. Penerbitan GBPP ini pula didorong oleh tuntutan kebutuhan lapangan, terutama SMK dan Institusi Pasangannya, yang memerlukan adanya dokumem kurikulum yang benar-benar telah dirancang untuk melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Sesuai dengan berbagai kemungkinan perkembangan yang terjadi pada masa yang akan datang, maka tidak menutup kemungkinan bahwa GBPP ini memerlukan proses penyempurnaan yang berlanjut dan berkesinambungan dalam rangka penyesuaian terhadap perkembangan tersebut. Kiranya dokumen kurikulum ini dapat membantu pihak pihak penyelenggara pendidikan kejuruan, khususnya SMK serta Institusi Pasangannya, sehingga upaya peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan menengah kejuruan dapat benarbenar terwujud serta mencapai sasaran yang diinginkan.

Bandung,

Mei 2003

REKOMENDASI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 ii .

.. 12. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ……... Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur ……………………………… 4. SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM …………………………………… L. PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM ………... G.. 15. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN ………. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam ……. Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik ………………………….…………………………………………………........ REKOMENDASI ……………………………………………………………….. J...……………………….. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai ... Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen …………….....…………… E.. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan …………………………. 8.... Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja ....... 11. DAFTAR ISI …………………………………………………………………….....……………… 10.... Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual . Melaksanakan Prosedur Pengelasan.... 7.. C..DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ………………………………………………………….......... Pembongkaran. UNIT KOMPETENSI KUNCI ……………………………………………... PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN ………………….... Persiapan Menggambar Teknik …………………………………………..... 13. DESKRIPSI PEMBELAJARAN .……………………. Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan …………................ Pelaksanaan Prosedur Diagnosa …………………………... 3.. Pemeriksaan Sistem Kemudi …………………………. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 24 28 29 30 32 36 38 39 40 iii .....……………… H........ A.. Pemeriksaan Sistem Suspensi …………………………...…………..………………………… F.…………….. 2.. 14.…………………......……………….……….... 1.... Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya …………. Pematrian...……………… i ii iii 1 1 1 2 6 7 7 7 8 9 11 14 14 15 16 18 5... RUANG LINGKUP PEKERJAAN ………………………….. 9. B. Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja 21 6...... Pengujian.. DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI ………………………… K.……………............ D..... LEVEL KUALIFIKASI …………………………... I......... LANDASAN HUKUM…. DAFTAR UNIT KOMPETENSI ………………………………...

........……………….......... Perbaikan Sistem Kelistrikan ……………….. Perbaikan Sistem Kemudi ……………….……………….………………. 37. Pelaksanaan Perbaikan Radiator ………………....... Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) ……………….. Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin …………..... dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring M.………………. Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual …….……………….. Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan …... Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya ……………. Perbaikan Sistem Rem ………………..……………….............. 44.. Perbaikan Sistem Suspensi ………………............... Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya …………….........……………….......... 39.......... 36.. Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel ….......... Perbaikan Sistem AC (Pendingin) dan Komponen-komponennya ….. Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda …...... 41 42 43 44 46 47 48 49 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 62 63 64 65 66 67 68 69 71 72 73 76 77 83 iv 23. Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi …………. 35. 30.... 19. Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin …………….……………….. 38.............. 24... 22.… N... 41.........…………… 43...…………. KURIKULUM TERSELUBUNG ……………………………………..... 29.... 32........ 18. 21................. Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya .. Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda ... Perbaikan Sistem Pengapian ………………...……………….. Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan ….......... Pengujian.... Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya ... Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian ………………..………………. 31... Perbaikan Transmisi Manual ………………... 26.......………………. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI ……… DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………… Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 .. Pemeliharaan/Servis Sistem Rem ………………....…………........……………… 42..................... 33.16... Pemeliharaan/Servis Sistem Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian …………………………...........……………….. Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi ………….. 20...... 34.....……………….. 25. 28....………………..... Perbaikan Unit Final Drive/Gardan …………..... 40....... Pemasangan.......... 17...... Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel …………….………………... 27....………………...……………….

LANDASAN HUKUM Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 i . 3. mampu mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Teknik Mesin. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN TEKNIK MESIN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Teknik Mekanik Otomotif bertujuan menyiapkan siswa/tamatan untuk : 1. PENGEMBANGAN PROGRAM KEAHLIAN Daftar unit kompetensi di bawah ini adalah daftar unit kompetensi berdasarkan IAPSD untuk Keahlian Mekanik Otomotif. C. Sebagian dari daftar unit kompetensi ini diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan. khususnya Teknik Mekanik Otomotif.A. 4. B. adaptif dan kreatif. 2. mampu berkompetisi dan mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Teknik mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif. menjadi warga negara yang produktif. menjadi tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri pada saat ini dan masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Teknik Mesin khususnya Teknik Mekanik Otomotif.

No. Pengoperasian dan Pengontrolan Mesin Khusus Pelaksanaan Pekerjaan Permesinan Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan Pelaksanaan Prosedur Diagnosa Pelaksanaan Diagnosa Pada Sistem yang Kompleks Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja Kontribusi Komunikasi di Tempat Kerja Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melatih Kelompok Kecil Merencanakan Penilaian Melaksanakan Penilaian Mengkaji Ulang Penilaian Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponenkomponennya Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Unit Kompetensi untuk SMK √ Judul Unit Kompetensi 17 18 19 20 21 22 23 24 25 OPKR-10-017B OPKR-10-018B OPKR-10-019B OPKR-10-020B OPKR-10-021B OPKR-10-022B OPKR-10-023B OPKR-20-001B OPKR-20-002B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 2 . Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan Pelaksanaan Teknik Pematrian Persiapan Menggambar Teknik Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Pengesetan. Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Unit Komp. DAFTAR UNIT KOMPETENSI Berikut ini adalah daftar lengkap Unit Kompetensi yang ada berdasarkan IAPSD. Sebagian Unit Kompetensi dari daftar ini dipilih sebagai Unit Kompetensi untuk tingkat SMK. sedangkan sebagian lagi dipilih untuk tingkat Community College. Pematrian. OPKR-10-001B OPKR-10-002B OPKR-10-003B OPKR-10-004B OPKR-10-005B OPKR-10-006B OPKR-10-007B OPKR-10-008B OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-011B OPKR-10-012B OPKR-10-013B OPKR-10-014B OPKR-10-015B OPKR-10-016B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen Pemasangan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis Sistem Hidrolik Perbaikan Sistem Hidrolik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Kompresor Udara dan Komponen-komponennya Melaksanakan Prosedur Pengelasan.D.

OPKR-20-003B OPKR-20-004B OPKR-20-005B OPKR-20-005B OPKR-20-006B OPKR-20-007B OPKR-20-008B OPKR-20-009B Judul Unit Kompetensi Overhaul Engine dan Komponen-komponennya Perakitan Blok Engine dan Kelengkapannya. Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Pembongkaran Blok Engine dan Penilaian Komponen Rebuild Komponen Mesin Rekondisi Komponen Engine Perakitan Kepala Silinder. Urut 26 27 28 29 30 31 32 33 Unit Komp.No. Pemeriksaan Toleransi dan Pelaksanaan Prosedur Pengujian yang Sesuai Melepas Kepala Silinder dan Menilai Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya Overhaul Komponen Sistem Pendingin Pelaksanaan Perbaikan Radiator Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin Overhaul Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel Overhaul Komponen-komponen Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel Pemeliharaan/Servis Sistem Kontrol Emisi Pembuatan Sistem Gas Buang (Knalpot) dan Komponen-komponennya Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Turbo Balance Komponen-komponen Engine Membuat Cetak Biru/Blueprinting dari Komponen Mesin Pelaksanaan Korter dan Penghalusan Silinder Unit Kompetensi untuk SMK 34 35 36 37 38 39 40 41 42 OPKR-20-010B OPKR-20-011B OPKR-20-012B OPKR-20-013B OPKR-20-014B OPKR-20-015B OPKR-20-016B OPKR-20-017B OPKR-20-018B √ √ √ √ √ √ √ 43 44 45 46 47 48 49 50 OPKR-20-019B OPKR-20-020B OPKR-20-021B OPKR-20-022B OPKR-20-023B OPKR-20-024B OPKR-20-025B OPKR-20-026B √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 3 .

OPKR-20-027B OPKR-30-001B OPKR-30-002B OPKR-30-003B OPKR-30-004B OPKR-30-005B OPKR-30-006B OPKR-30-007B OPKR-30-008B OPKR-30-009B OPKR-30-010B OPKR-30-011B OPKR-30-012B OPKR-30-013B OPKR-30-014B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-003B OPKR-40-004B OPKR-40-005B OPKR-40-006B OPKR-40-007B OPKR-40-008B OPKR-40-009B OPKR-40-010B OPKR-40-011B OPKR-40-012B OPKR-40-013B OPKR-40-014B OPKR-40-015B OPKR-40-016B Judul Unit Kompetensi Pelaksanaan Pekerjaan Gerinda dan Penghalusan Permukaan Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponennya Sistem Pengoperasian Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya Overhaul Kopling dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual Perbaikan Transmisi Manual Overhaul Transmisi Manual Pemeliharaan/Servis Transmisi Otomatis Perbaikan Transmisi Otomatis Overhaul Transmisi Otomatis Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan Perbaikan Unit Final Drive/Gardan Overhaul Unit Final Drive/Gardan Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponen-komponennya Pemeliharaan/Servis Sistem Rem Perbaikan Sistem Rem Overhaul Komponen Sistem Rem Penempelan Kanvas Rem dan Menggerinda Radius Pelaksanaan Perekatan Kanvas Rem Pengerjaan Tromol dan Piringan Rem dengan Mesin Pemeriksaan Sistem Kemudi Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi Perbaikan Sistem Kemudi Overhaul Komponen Sistem Kemudi Pemeriksaan Sistem Suspensi Perbaikan Sistem Suspensi Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi Pelaksanaan Pekerjaan Pelurusan Roda / Spooring Balans Roda/Ban Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 4 . Urut 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 Unit Komp.No.

Pengujian dan Perbaikan Sistem Pengaman Kelistrikan dan Komponennya Pemasangan Perlengkapan Kelistrikan Tambahan (Asesories) Pembuatan atau Perbaikan Wiring Harness Perbaikan Sistem Pengapian Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Engine Management System Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Penggerak Control Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Bodi Kontrol Elektronik Pemeliharaan/Servis dan Perbaikan Sistem Rem Anti-Lock Brake System (ABS) Pemasangan Sistem A/C (Air Conditioner) Overhaul Komponen Sistem A/C (Air Conditioner) Perbaikan/Retrofit Sistem A/C (Air Conditioner) Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Unit Kompetensi untuk SMK √ √ √ √ √ √ √ 99 100 101 102 103 104 105 OPKR-50-013B OPKR-50-014B OPKR-50-015B OPKR-50-016B OPKR-50-017B OPKR-50-018B OPKR-50-019B Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 5 . Memasang dan Menyetel Roda Pemilihan Ban dan Pelek Untuk Pemakaian Khusus Pembongkaran. OPKR-40-017B OPKR-40-018B OPKR-40-019B OPKR-40-020B OPKR-50-001B OPKR-50-002B OPKR-50-003B OPKR-50-004B OPKR-50-005B OPKR-50-006B OPKR-50-007B OPKR-50-008B OPKR-50-009B OPKR-50-010B OPKR-50-011B OPKR-50-012B Judul Unit Kompetensi Melepas. Urut 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 Unit Komp. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Kelistrikan Perbaikan Instrumen dan Sistem Peringatan Overhaul Komponen-komponen Sistem Kelistrikan Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam Perbaikan Pelek Pengujian.No. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Pemasangan.

TEKNISI MADYA TEKNISI MUDA Uji Kompetensi Diploma (D1. JALUR DIK UMUM/ AKADEMIK JALUR KARIER JALUR DIK JUR/ PROFESI AHLI UTAMA Pasca Sarjana Pela Uji tihan Kompt. D3) PELAKSANA UTAMA SMU Pela Uji tihan Kompt. D2. AHLI MADYA AHLI MUDA Uji Kompetensi Spesialisasi (Sp1-Sp3) TEKNISI UTAMA Sarjana (S-1) Pela Uji tihan Kompt. PELAKSANA MADYA PELAKSANA MUDA Uji Kompetensi SMK PELATIHAN KERJA SLTP SD Gambar 1. maka level kualifikasi jabatan dari tamatan SMK adalah Pelaksana Utama. Diagram Jalur Karir. LEVEL KUALIFIKASI Sesuai dengan Diagram Jalur Karir di bawah ini.E. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 6 .

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 7 . perbaikan engine otomotif. pemeliharaan. 3. berbasis ganda (dual based program). mempunyai kepribadian luhur dan mandiri. dan baterai). dan perbaikan sistem suspensi. Pengujian. pemeliharaan. berbasis kompetensi (competency-based). dan 4. 6. 5. PROFIL UNIT KOMPETENSI TAMATAN Profil kemampuan tamatan secara umum adalah sebagai manusia yang : 1. Kompetensi produktif sebagai profil kemampuan tamatan Program Keahlian Mekanik Otomotif dapat dilihat sebagai berikut : No. saintifik. berakhlak mulia. 2. luas. G. RUANG LINGKUP PEKERJAAN Lingkup pekerjaan tamatan adalah : 1. pemeliharaan. Pemeriksaan. perbaikan sistem pendinginan mesin.F. sehat jasmani dan rohani. pengisian. dan 7. mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. dan perbaikan sistem kelistrikan (termasuk sistem starter. dan 5. Pemeliharaan dan perbaikan kopling dan sistem transmisi manual. Pemeliharaan dan perbaikan sistem rem. 2. pemeliharaan. beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. pembelajaran tuntas (mastery learning). pemeliharaan. Pemeliharaan dan perbaikan sistem bahan bakar bensin dan diesel. 2. 4. kuat dan mendasar (broad based curiculum. 3. Mekanik Sistem Elektrik Otomotif. Mekanik Chasis dan Suspensi Otomotif. dan perbaikan sistem kemudi. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Unit Kompetensi Lulusan Pemeriksaan. Pemeriksaan. dan pemasangan ban luar dan dalam. Mekanik Power Train Otomotif. perbaikan. berbasis kecakapan hidup (life skill). H. 3. BBC). PENDEKATAN PERENCANAAN KURIKULUM Kurikulum ini menggunakan pendekatan : 1. Pembongkaran. Pemeriksaan. 4. berbasis produksi (production-based). Mekanik Engine Otomotif.

UNIT KOMPETENSI KUNCI Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 8 .I.

III Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat II.SMK J. OPKR-40-012B OPKR-40-019B OPKR-50-001B TK. Diagram Pencapaian Unit Kompetensi. Diklat Satu Tahun Penuh. II OPKR-10-001B OPKR-10-014B Jalur Sertifikasi Keahlian Personal OPKR-40-008B Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat I. OPKR-50-011B OPKR-50-007B OPKR-20-022B OPKR-50-013B OPKR-20-018B OPKR-30-014B OPKR-30-011B OPKR-40-013B TK. OPKR-20-001B OPKR -20-010B OPKR -30-013B OPKR-40-001B OPKR-40-002B OPKR-40-009B OPKR-40-014B TK. 9 . DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI DIAGRAM PENCAPAIAN UNIT KOMPETENSI MULTI ENTRY / MULTI EXIT TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF COMMUNITY COLLEGE UNIT KOMPETENSI Jenjang Kompetensi Utuh yang harus dimiliki Tamatan SMK Tingkat III. I OPKR-10-008B OPKR-10-019B OPKR-10-006B LEVEL . I OPKR-10-009B OPKR-10-010B OPKR-10-016B OPKR-10-017B Keterangan : PLACEMENT TEST = Diagnostic Test Tes masuk SLTP/Yang Sederajat/Masyarakat Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 Gambar 2. III OPKR-50-006B OPKR-50-003B OPKR-50-002B OPKR-20-015B OPKR-50-011B OPKR-20-002B OPKR-20-014B OPKR-20-0 1 7 B OPKR -30-001B OPKR-30-004B OPKR-30-010B OPKR-40-010B OPKR-30-005B OPKR-30-002B OPKR-40-003B LEVEL . II OPKR-10-013B LEVEL .

Keterangan : 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 10 . Peserta didik yang telah menyelesaikan program diklat pada suatu tingkat. Peserta didik reguler adalah siswa lulusan SLTP/sederajat yang diterima setelah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan pada penerimaan siswa baru atau tes masuk. Peserta didik non reguler adalah masyarakat luas yang ingin mengikuti paket-paket pelatihan untuk menguasai kompetensi tertentu yang diselenggarakan di SMK yang ditempatkan setelah mengikuti placement test. 2. yang harus dicapai oleh setiap siswa/peserta didik sesuai dengan urutan pencapaian unit kompetensi yang dipersyaratkan. Unit Kompetensi adalah program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di SMK atau institusi diklat lainnya dalam jalur sertifikasi keahlian personal. Peserta didik yang diterima di SMK terdiri dari peserta didik reguler dan non reguler. dapat keluar sementara (multi exit) untuk bekerja atau untuk keperluan lain dan suatu saat yang bersangkutan dapat masuk kembali untuk melanjutkan pembelajaran (multi entry) di SMK setelah melalui placement test dan memenuhi persyaratan yang berlaku pada pendidikan SMK. 3.

K. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 11 . SUSUNAN PROGRAM KURIKULUM KURIKULUM PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BIDANG KEAHLIAN: TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF Program Pendidikan dan Pelatihan PROGRAM NORMATIF Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Sejarah Nasional dan Umum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan PROGRAM ADAPTIF Matematika Bahasa Inggris Fisika Kimia Komputer Kewirausahaan Pengetahuan Dasar Teknik Mesin PROGRAM PRODUKTIF UNIT KOMPETENSI : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan OPKR-10-017B Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual Melaksanakan Prosedur Pengelasan. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan TK I 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 SMK TK II 80 80 80 80 80 400 120 120 80 80 80 80 560 TK III 48 48 48 48 48 240 72 72 48 48 48 288 Jumlah Jam 208 208 208 208 208 1040 312 312 208 208 80 128 160 1408 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 40 40 80 160 80 80 120 60 60 80 80 10 OPKR-40-019B Dalam 11 OPKR-50-001B Pengujian. OPKR-10-006B Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi Pembongkaran. Pematrian.

Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan 43 OPKR-50-007B dan Wiring 44 OPKR-50-011B Perbaikan Sistem Pengapian Jumlah Jumlah Jam Seluruh Program Diktat 5328 Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 12 .SMK Program Pendidikan dan Pelatihan 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan 14 OPKR-10-014B Pelaksanaan Prosedur Diagnosa 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-komponennya 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya TK I TK II 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 TK III Jumlah Jam 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 40 60 60 60 60 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel 19 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem Pengoperasian 20 OPKR-30-004B Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem Rem dan Komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/Servis Sistem Rem 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi 27 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/Sistem Bahan Bakar Bensin OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel OPKR-20-022B Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot) OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan OPKR-30-014B Perbaikan Poros-Poros Penggerak Roda OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Suspensi OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem Kelistrikan OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 880 1840 880 1840 1120 1648 80 60 60 60 60 60 80 60 60 40 60 60 60 60 60 80 60 60 42 OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian Pemasangan.

Program pembelajaran sekolah. Keutuhan dan ketuntasan penguasaan unit kompetensi.Keterangan : 1. Evaluasi sumatif dimaksud adalah tes untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan adaptif. 2. dan tes untuk setiap pencapaian suatu kompetensi tertentu dalam program tertentu. Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1 (satu) tahun dilakukan oleh masing. Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 (dua) kali setiap tahun pembelajaran. Efisiensi penggunaan sumber daya pendidikan. Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan KBM termasuk evaluasi sumatif. Kesinambungan proses pembelajaran. 3. Alokasi waktu pembelajaran praktik dalam program produktif minimum 75 % (teori maksimum 25 %). 6. 5. b. c. produktif dilaksanakan di industri atau sebagian di Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 13 . 4.masing sekolah dengan memperhatikan : a. Waktu pembelajaran efektif per tahun untuk tingkat I dan II minimum 40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu. pembelajaran per minggu minimum 46 jam dan maksimum 50 jam @ 45 menit.

menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • ISO gambar teknik. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. DESKRIPSI PEMBELAJARAN TINGKAT I 1. • Persyaratan keselamatan diri. Kode : OPKR-10-008B. • Informasi teknik yang sesuai. Seluruh kegiatan persiapan menggambar teknik dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Penggunaan teknologi. Perlengkapan gambar teknik dipilih untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pengukuran dan pengujian. 4). UNIT KOMPETISI : Persiapan Menggambar Teknik. • Prosedur menggambar teknik. 3). Kriteria Unjuk Kerja 1). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prosedur pengukuran dan pengujian. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 14 . • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. • Persyaratan keamanan perlengkapan. • Mengumpulkan. Penggambaran teknik dilengkapi untuk memenuhi persyaratan perusahaan. Persiapan Menggambar Teknik. • Pemahaman menggambar teknik. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-008B/01.L. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2). Lingkup Belajar 1. ISO gambar teknik. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. UNIT KOMPETISI : Pembacaan dan Pemahaman Gambar Teknik. 4. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Produk/sistem/komponen yang disajikan teridentifikasi dengan benar. • Pembacaan gambar teknik. Kode : OPKR-10-009B. Kriteria Unjuk Kerja 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemahaman prosedur dan kebijakan tentang gambar teknik di industri. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pembacaan gambar teknik. Keterampilan 2. • Pemecahan masalah.2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Lingkup Belajar 1. Mengenal simbolsimbol. Simbol-simbol. 2. kode-kode dan penampilan diagram/gambar dengan benar. Alokasi Waktu : 40 J P Elemen Unit Kompetensi 10-009B/01 Membaca dan memahami gambar teknik. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan • Prosedur pengukuran . Pemahaman informasi gambar teknik 3. • Standar gambar teknik dari pabrik komponen/produk . • Pemahaman gambar teknik. 3. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. kodekode dan penampilan diagram/gambar. • Prosedur dan kebijakan perusahaan tentang gambar teknik. • Mengumpulkan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Standar industri gambar teknik. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 15 . Informasi yang diberikan dimengerti dengan tepat.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 16 . • Prosedur pengukuran. Pengukuran dimensi dan variabel tanpa merusak komponen. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Penggunaan teknik pengukuran yang sesuai dan hasilnya dicatat dengan benar. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. UNIT KOMPETISI : Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur Kode : OPKR-10-010B Alokasi Waktu : 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-010B/01 Pengukuran dimensi dan variabel menggunakan perlengkapan yang sesuai. • Tipe alat-alat ukur dan penerapannya. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 2. 2. Lingkup Belajar 1. Pengukuran dimensi dan variabel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. • Prosedur pemeliharaan alat ukur.3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pemeliharaan alat ukur. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Skala alat ukur . 3. • Penggunaan teknologi. 4. 3. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemilihan alat ukur yang sesuai. Prosedur pengukuran. 4. Seluruh kegiatan pengukuran dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pemilihan dan penggunaan alat ukur. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi.

4. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeliharaan alat ukur dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 17 . Seluruh kegiatan pemeliharaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. 2.Elemen Unit Kompetensi 10-010B/02 Pemeliharaan alat ukur. Pemeliharaan rutin dan penyimpanan alat ukur sesuai spesifikasi pabrik. 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeriksaan dan penyetelan secara rutin pada alat ukur termasuk kalibrasi alat ukur dilaksanakan sebelum digunakan.

UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja OPKR-10-016B 160 J P Elemen Unit Kompetensi 10-016B/01 Mengikuti prosedur pada tempat kerja untuk mengidentifikasi bahaya dan penghindarannya. • Penggunaan teknologi. • Prosedur pertolongan pertama. • Prosedur keamanan dasar • Penggunaan dan penerapan alat pemadaman kebakaran yang tepat. • Identifikasi bahaya dan pencegahan dalam tempat kerja. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prosedur CPR. • Syarat keselamatan diri • Simbol-simbol bahaya. • Pemecahan masalah. 2. Peralatan dan area kerja dibersihkan/dipelihara sesuai dengan keamanan. Prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat. Kriteria Unjuk Kerja 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 2. Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prosedur keamanan yang tepat. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 10-016B/02 Pemeliharaan kebersihan perlengkapan dan area kerja. • Prosedur penanganan secara manual. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Mengikuti kebijakan yang syah pada tempat kerja dan prosedur pengontrolan resiko. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. (Standard Intenational). 8. Penggunaan teknik dan pengangkatan/ pemindahan secara manual yang tepat. 4.4. Teknik pengangkatan/ pemindahan secara manual. Mengenali bahaya pada area kerja dan melakukan tindakan pengontrolan yang tepat. Pengenalan bahaya pada area kerja dan tindakan pengontrolan yang tepat. Prosedur perlindungan mesin pada saat genting. 3. Penggunaan metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. • Mengumpulkan. 4. Teknik pemadaman kebakaran yang tepat. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Persyaratan pemeliharaan perlengkapan dan area kerja. 5. 6. 5. • Prosedur keamanan tempat kerja. Mematuhi tanda bahaya dan peringatan. 3. 7. Metode yang aman dan benar untuk pembersihan dan pemeliharaan perlengkapan. jadwal pemeliharaan berkala. 2. Perlengkapan dipilah sebelum melakukan pembersihan dan perawatan secara rutin. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 18 . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Pemakaian pakaian pengamanan sesuai SI. 1. tempat penerapan dan spesifikasi pabrik. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok.

4. Pelayanan darurat yang profesional dan tepat untuk memanggil pertolongan dengan segera dilakukan oleh orang yang berkuasa untuk melakukan hal tersebut. Mengikuti prosedur gawat darurat secara profesional yang tepat untuk melindungi mesin pada saat keadaan tanda bahaya muncul.. Kriteria Unjuk Kerja 1. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. Kebijakan/prosedur keamanan dijalankan berdasarkan pelatihan perusahaan dan undangundang yang berlaku. penggunaan dan prosedur pengoperasian ditempat kerja. 1.Elemen Unit Kompetensi 10-016B/03 Penempatan dan pengidentifikasian jenis pemadam kebakaran. 2. 10-016B/05 Menjalankan dasardasar prosedur keamanan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 19 . Seluruh kegiatan penerapan pemadaman kebakaran dan prosedur kerja diidentifikasikan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/04 Pelaksanaan prosedur darurat. Mengikuti prosedur perlindungan mesin pada saat tanda bahaya muncul. 1. Mengikuti prosedur alarm/peringatan/evakuasi di tempat kerja. Pengidentifikasian pemadaman kebakaran yang sesuai pada tipe yang tepat untuk lingkungan tempat kerja. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. 3.

Seluruh keamanan yang berhubungan dengan kejadian dicatat\dilaporkan pada formulir yang sesuai.Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja undang yang berlaku. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 1. Seluruh kegiatan pertolongan pertama yang dilakukan dicatat/ dilaporkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh staf disarankan menggunakan prosedur keamanan perusahaan dan metode yang tepat dalam penerapannya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 10-016B/06 Pelaksanaan prosedur penyelamatan pertama dan CardioPulmonaryResusciation (CPR) Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 20 . 2. 3.

5. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Penggunaan dan Pemeliharaan Perala tan dan Perlengkapan Tempat Kerja. Prosedur pemeliharaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Pemecahan masalah. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Peralatan dan perlengkapan yang sesuai digunakan untuk mencegah kecelakaan terhadap diri sendiri. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengumpulkan. 3. orang lain dan kerusakan hasil pekerjaan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 21 . Peralatan dan perlengkapan digunakan sesuai dengan prosedur-prosedur untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. 3. • Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan. Peralatan dan perlengkapan yang dapat digunakan dipilih untuk memenuhi persyaratan pekerjaan. Seluruh kegiatan pengujian peralatan dan perlengkapan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. • Penggunaan teknologi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. OPKR-10-017B. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. Prosedur pemilihan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. Prosedur penggunaan peralatan dan perlengkapan tempat kerja. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 2. • Prosedur kerja keamanan peralatan dan perlengkapan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan dasar peralatan dan perlengkapan. 80 J P Elemen Unit Kompetensi 10-017B/01 Memilih dan menggunakan secara aman peralatan tempat kerja. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.

undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Peralatan/perlengkapan dirawat. disetel dan dipelihara sesuai jadwal pabrik untuk memastikan operasi yang aman dan benar dalam batasan tanggung jawab. Peralatan dan perlengkapan diperiksa secara teratur berdasarkan rekomendasi pabrik. Kerusakan dan keausan peralatan dan perlengkapan diberi tanda dan dipisahkan dari tempat kerja untuk diperbaiki atau diganti dan dilaporkan kepada supervisor.Elemen Unit Kompetensi 10-017A/02 Pemeliharaan/servis pada peralatan dan perlengkapan tempat kerja. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 22 . 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. untuk memastikan kondisi kerja yang aman. Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan perbaikan dan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

Elemen Unit Kompetensi 10-019B/01 Mengangkat dan memindahkan material/ komponen/part. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. penyimpanan. berat. Seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 6. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 2. Cara-cara pemindahan dengan mempertimbangkan metode. 5. Lingkup Belajar 1. Teknik pemindahan dan pengangkatan material sesuai dengan standar tempat kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 23 . UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pelaksanaan Operasi Penanganan Secara Manual. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 80 J P. 2. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. Part-part /komponen /material yang di angkat di periksa terhadap bahaya-bahaya yang timbul. Perlengkapan yang tepat dipilih sesuai kebutuhan. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Teknik-teknik penanganan secara manual yang benar/prosedur pengangkatan dan pemindahan yang aman • Persyaratan keamanan perlengkapan/material • Persyaratan keselamatan diri • Kode area tempat kerja. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Teknik pengangkatan dilakukan dibawah standar tempat kerja Indonesia. OPKR-10-019B. tinggi dan posisinya. Part/komponen/material ditempatkan dengan aman pada perlengkapan pemindahan dan penempatan kembali dengan memastikan keselamatan petugas dan keamanan dari part/komponen/material. Teknik penanganan secara manual yang benar dan aman. Berat material ditentukan dengan benar dengan penggunaan teknik yang paling memadai. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 7.6. Pekerjaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan-kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.

• Persyaratan keselamatan diri (contoh. asap beracun/timah hitam beracun).7. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Prosedur pengelasan. • Pemecahan masalah. Lingkup Belajar 1. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pematrian. Pengetahuan tentang logamlogam untuk keperluan las dan pematrian. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Tipe dari logam-logam yang sesuai dengan penerapannya. Seluruh kegiatan pengelasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. dan MIG dan/atau TIG) • Prosedur pematrian • Prosedur pemotongan dengan panas. Undang-undang dan persyaratan tentang K3 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. pemotongan. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan OPKR-10-006B 120 J P Elemen Unit Kompetensi 10-006B/01 Pelaksanaan prosedur pengelasan. Prosedur pengelasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Prosedur pengelasan (oxy. • Mengumpulkan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 24 . 2. arc. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan teknologi. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Melaksanakan Prosedur Pengelasan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). pematrian. • Prosedur pemanasan. 2. dan pemanasan yang tepat.

Elemen Unit Kompetensi 10-006B/02 Pelaksanaan prosedur pematrian. Seluruh kegiatan pematrian dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Prosedur pematrian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 25 . 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Prosedur pemotongan dengan panas dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 3. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2. Seluruh kegiatan pemotongan dengan cara panas dilaksanakan berdasarkan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 10-006B/03 Pelaksanaan prosedur pemotongan dengan panas. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 26 .

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan pemanasan suhu dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Prosedur pemanasan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 27 . undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. 2.Elemen Unit Kompetensi 10-006B/04 Pelaksanaan prosedur pemanasan.

• Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi yang sesuai. 3. 6. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 2. • Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 28 . menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan dengan menggunakan metode. 4. • Pemeriksaan sistem kemudi dan prosedur pengujian (sesuai dengan kegunaan). peralatan dan perlengkapan berdasarkan spesifikasi pabrik. 3. • Penggunaan teknologi. 5. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur kondisi penilaian sistem komponen kemudi. • Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. Lingkup Belajar 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kondisi sistem/komponen kemudi ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi sesuai perundang-undangan kelaikan kendaraan. • Informasi teknik yang sesuai. • Mengumpulkan. Metode sesuai dengan spesifikasi pabrik. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. UNIT KOMPETISI : Kode : Alokasi Waktu : Pemeriksaan Sistem Kemudi OPKR-40-008B 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-008B/01 Memeriksa dan menguji kondisi sistem/komponen kemudi. Pemeriksaan sistem kemudi tanpa menyebabkan kerusakan.8. Prinsip kerja mekanis dan sistem power steering. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem kemudi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem kemudi. • Persyaratan keamanan kendaraan. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi.

Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri • Persyaratan keamanan komponen • Prinsip memeriksa sistem suspensi • Konstruksi dan kerja sistem suspensi yang sesuai • Prosedur pemeriksaan sistem suspensi dan pengujian (sesuai pada kegunaan) • Prosedur menentukan kondisi sistem/komponen suspensi. Penggunaan teknologi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan sistem suspensi. Pemeriksaan sistem suspensi di pakai berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. Kondisi sistem/komponen ditentukan dengan membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya (standar) pada spesifikasi pabrik untuk batasan/toleransi seseuai dengan perundang-perundangan kelaikan kendaraan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem suspensi dan pengidentifikasian kondisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Pemecahan masalah. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 29 . Lingkup Belajar 1. Prosedur pemeriksaan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • • • • 4. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Informasi teknik yang sesuai • Kebijakan perusahaan. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 5. 6. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 2. dan menentukan kondisi sistem/ komponen suspensi. • Mengumpulkan. pengujian. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Konstruksi dan kerja sistem suspensi. 1. UNIT KOMPETISI : Pemeriksaan Sistem Suspensi Kode : OPKR-40-012B Alokasi Waktu : 60 J P Elemen Unit Kompetensi 40-012B/01 Memeriksa sistem / komponen suspensi dan menentukan kondisinya.9.

• Penggunaan teknologi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. perbaikan. Seluruh kegiatan pembongkaran. Tipe ban dalam dan ban luar beserta konstruksinya. 1. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek. pemasangan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 5. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. sebagian atau tidak dapat diperbaiki). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pembongkaran dan penggantian. sebagian atau tidak dapat diperbaiki) • Keandalan perusahaan terhadap perbaikan ban • Peraturan kelaikan jalan berhubungan pada ban dan pelek • Prosedur pembongkaran dan penggantian • Prosedur perbaikan ban dalam dan luar • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan • Mengumpulkan. 2. Alokasi Waktu : 80 J P. Kode : OPKR-40-019B. • Pemecahan masalah. memasang dan mengganti ban dalam dan luar.10. UNIT KOMPETISI : Pembongkaran. Prosedur pembongkaran. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Tipe ban dalam atau ban luar dan konstruksinya • Prosedur pemeriksaan untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. Kriteria Unjuk Kerja Pembongkaran dan penggantian ban dalam dan luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam . dan penggantian ban. Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. Elemen Unit Kompetensi 40-019B/01 Membongkar. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 30 . Prosedur pemeriksaan ban untuk menentukan kemampuan perbaikan (keseluruhan. 3. 2. Lingkup Belajar 1. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

5. Penilaian ban yang tepat terhadap keseluruhan atau bagian kecil untuk menentukan perbaikan Mengetahui keandalan perusahaan dalam hal perbaikan ban. • Peraturan pemerintah yang diterapkan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan ban dalam dan luar. Perbaikan atau penggantian ban dalam atau luar dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang telah disetujui. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). berdasarkan spesifikasi industri dan pabrik. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 5. 6. • Prosedur penanganan secara manual. Lingkup Belajar Sikap lainnya. 2. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan ban dalam atau luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan pada kelengkapan tempat kerja atau kendaraan Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 4. • Persyaratan keselamatan diri . Perbaikan ban dalam dan ban luar dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 31 . 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 40-019B/03 Melaksanakan perbaikan ban dalam atau ban luar. 1. 1.Elemen Unit Kompetensi 40-019B/02 Memeriksa ban dalam dan luar untuk menentukan perbaikan. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

• Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 5. 2. dan penggantian baterai. Baterai diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Pengujian dilakukan dan hasilnya dianalisa disesuaikan dengan spesifikasi pabrik. • Penggunaan teknologi. Elemen Unit Kompetensi 50-001B/01 Menguji baterai Kriteria Unjuk Kerja 1. Pengetahuan tentang penanganan air aki dan cairan asam berdasarkan peraturan pemerintah tentang hal tersebut. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Cara aman mengenai air baterai (aki) dan cairan asam. Kode : OPKR-50-001B. • Mengumpulkan. Prosedur pengisian baterai.11. 3. Pemilihan perlengkapan penguji yang sesuai. Prosedur bantuan start. Lingkup Belajar 1. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pemeliharaan/Servis dan Penggantian Baterai. 5. 4. • Pemecahan masalah. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Identifikasi tipe-tipe baterai. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. 3. • Prosedur pengisian baterai. 2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Pengujian. UNIT KOMPETISI : Pengujian. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. pemeliharaan. 4. • Kode area tempat kerja • Peraturan pemerintah yang berhubungan dengan pembuangan air baterai dan cairan asam. • Prosedur pemeliharaan/servis. • Prosedur pengujian mengenai beban dan berat jenis. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Alokasi waktu : 80 J P. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 32 . • Prosedur bantuan start. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. • Identifikasi tipe-tipe baterai. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas.

Tindakan dan langkahlangkah dilakukan untuk mencegah hilangnya memori elektronik pada kendaraan jika ada. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Baterai dilepas dan diganti tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 4. 3. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Memilih dan menggunakan perlengkapan dan peralatan yang sesuai. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 33 .Elemen Unit Kompetensi 50-001B/02 Melepas dan mengganti baterai.

Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dan pengisian baterai dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).Elemen Unit Kompetensi 50-001B/03 Memelihara/servis dan mengisi baterai. 3. Kendaraan dibantu start hidup tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 50-001B/04 Membantu start. Katup baterai/terminal dibersihkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. 4. Permukaan Air Baterai diperiksa dan ditambah seperlunya. 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 34 . Baterai diisi dengan menggunakan pengisi / baterai charger yang sesuai. Kriteria Unjuk Kerja 1.

peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan bantuan start dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). bila perlu menggunakan pelindung. 3. Kabel jamper disambung/dilepas dengan tahapan dan kutub yang benar. 4. 2.Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja komponen atau sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Kabel jamper yang sesuai dipilih. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 35 .

: OPKR-10-001B. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 36 .TINGKAT II 12. 4. 3. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. • Penerapan pelumas dan cairan pembersih. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Langkah kerja peliharaan/ servis komponen sesuai dengan SOP K3. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi 10-001B /01 Pelaksanaan pemeliharaan/servis komponen. • Pemecahan masalah. Data spesifikasi pabrik. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Pekerjaan pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan pedoman dari industri yang telah ditetapkan. K 3. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Persyaratan keselamatan diri. Lingkup Belajar 1. 2. 5. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. Menentukan komponen yang harus dipelihara/diservis. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Persyaratan keamanan komponen. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Dilengkapi data yang tepat sesuai hasil pemeliharaan/servis. 3. Pemeliharaan/servis dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang ditentukan berdasarkan spesifikasi yang sesuai terhadap komponen. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Pemeliharaan/servis komponen dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Penggunaan metoda dan perlengkapan sesuai dengan spesifikasi industri. • Prosedur pemeliharaan/servis. • Penggunaan teknologi. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 4. 6. • Daftar pemeriksaan pemeliharaan/servis. • Tipe pelumas dan cairan pembersih. • Persyaratan keamanan & perlengkapan kerja.

Sikap lainnya. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. Cara pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas yang sesuai dengan UU lingkungan hidup. K3. 3. Lingkup Belajar 1. peraturan dan prosedur/kebijasana an perusahaan. Penggunaan pelumas/cairan pembersih yang benar untuk komponen dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi pabrik. Cara penanganan pelumas/cairan bekas yang sesuai dengan SOP. Penanganan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijaksanaan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1.Elemen Unit Kompetensi 10-001B/02 Identifikasi dan penggunaan pelumas/ cairan pembersih yang benar. Memilih pelumas/cairan pembersih yang sesuai. (K 3). Pembuangan pelumas/cairan pembersih bekas dilaksanakan berdasarkan undang-undang lingkungan hidup. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 37 .

• Persyaratan keamanan kendaraan. • Mengumpulkan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami dari sumber yang tepat agar dapat memudahkan pemeriksaan. peraturan dan prosedur/kebijakan pabrik. Kriteria Unjuk Kerja Pemeriksaan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Pemeriksaaan kendaraan yang sesuai dengan SOP. 3. 6. Bagian-bagian kendaraan yang perlu diperiksa. Sistem toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik dicatat dan diambil sesuai dengan perjanjian dengan pelanggan.13. Pemeriksaan kendaraan dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang disetujui. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja . peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. • Pesyaratan minimum untuk cara kerja sistem. 3. Menentukan toleransi kendaraan di luar spesifikasi kendaraan pabrik. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 7. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Penggunaan teknologi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. Cara mencatat pemeriksaan keamanan kendaraan 6. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 5. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Daftar pemeriksaan. • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 38 . Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 4. Mengkomunikasik an gagasan dan informasi. Catatan yang berhubungan dengan pemeriksaan keamanan kendaraan dilengkapi dan akurat dalam format standar perusahaan dan dilakukan oleh orang yang tepat. Elemen Unit Kompetensi 10-013B/01 Pemeriksaan kendaraan yang lengkap. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang tentang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) • Persyaratan desain yang berhubungan dengan keamanan kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. sehingga sesuai dengan standar dan prosedur. Langkah kerja pemeriksaan kendaraan. Pemecahan masalah. K3. menganalisa dan mengorganisasika n informasi. Data spesifikasi pabrik. 2. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan. Pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan pedoman perusahaan yang telah ditetapkan. • Prosedur pemeriksaan kendaraan/komponen. • Persyaratan pelaporan hasil pemeriksaan. 5. : OPKR-10-013B. : 60 J P. 1. Lingkup Belajar 1. 2.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 39 . dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur diagnosa/teknik pemecahan masalah. kendaraan dan perlengkapan. agar pemeriksaan lebih akurat dalam mendiagnosa kesalahan/kerusakan (jika diperlukan). Lingkup Belajar 1. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Prosedur Diagnosa. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Pengidentifikasian kerusakan/kesalahan didapat dari hasil tes. 7. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Mengumpulkan. 2. Laporan hasil pemeriksaan dilengkapi dalam format yang ditetapkan. Analisa kerusakan dan perbaikan. 4. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah. • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. Strategi pendiagnosaan dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk menentukan suatu kerusakan/kesalahan pada kendaraan/ komponen/perlengkapan. Seluruh kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). : OPKR-10-014B. : 60 J P. • Persyaratan keamanan. Elemen Unit Kompetensi 10-014B/01 Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dari gejala dan penentuan tindakan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Otoritas diberikan untuk membongkar bagian komponen. Cara membuat laporan hasil pemeriksaan yang sesuai dengan SOP.14. • Gejala dan variasi penyebab. 5. 3. 3. 6. Kriteria Unjuk Kerja Informasi diakses dari sumber yang tepat untuk menginformasikan tindakan yang dibutuhkan dalam membantu membedakan antara “gejala” dan “sebab”. Identifikasi gejala dan sebab kerusakan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 1. peraturan. • Prosedur dokumentasi/ pelaporan. K3. Pendiagnosaan kesalahan/ kerusakan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap area tempat kerja. dan ”rencana tindakan” diputuskan selama perbaikan.

• Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. 2. • Prinsip kerja engine. Data-data spesifikasi pabrik. Pemeliharaan/servis engine dan komponenkomponennya tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Lingkup Belajar 1. • Persyaratan keselamatan diri . Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Pemeliharaan/servis engine dilaksanakan sesuai dengan pedoman industri yang ditetapkan. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Elemen Unit Kompetensi 20-001B/01 Memelihara/servis engine dan komponenkomponennya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Langkah kerja pemeliharaan/servis engine yang sesuai dengan pedoman industri SOP. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Engine dan Komponen-Komponennya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. : OPKR-20-001B. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). : 60 J P. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 5. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Mengumpulkan. 2. 3.15. • Persyaratan keamanan peralatan/komponen . 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 40 . • Bekerja dengan orang lain di dalam kelompok. Komponenkomponen engine yang perlu diperiksa/diservis. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. • Pemecahan masalah. K3. 4. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Mengidentifikasi jenisjenis dari engine dan komponen. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Prinsip kerja engine. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 5. • Mengumpulkan. K3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja sistem pendingin. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya. • Prosedur pengujian cairan pendingin. Langkah kerja pemeliharaan /servis sistem pendingin dan komponennya. • Persyaratan keamanan kendaran. Elemen Unit Kompetensi 20-010B/01 Memelihara/servis sistem pendingin dan komponenkomponennya. Pemeliharaan/servis sistem pendingin dan komponennya yang sesuai dengan SOP. Data spesifikasi pabrik 3. • Persyaratan keamanan peralatan. • Prosedur pemeliharaan/servis. Prinsip kerja sistem pendinginan mesin. : OPKR-20-010B. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Sistem pendingin dan komponen-komponenennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 41 . Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan melepas dan memasang sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. : 60 J P. 5. • Penggunaan teknologi. • Anti beku/anti mendidih. • Menggunakan gagasan matematis dan teknis. Lingkup Belajar 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. peraturan dan prosedur/ kebijakan perusahaan. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Tipe-tipe cairan pendingin dan penggunaannya. • Pencegah karat. Bagian-bagian sistem pendingin dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Pemecahan masalah. 2.16.

4. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Prinsip kerja sistem bahan bakar yang terkontrol secara mekanis dan elektrik • Prosedur penanganan secara manual. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis.17. • Persyaratan keselamatan diri. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis komponen sistem bahan bakar dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Mengumpulkan.K3. 5. Pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. : 60 J P. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan yang sesuai dengan penggunaannya. : OPKR-20-014B. • Pemecahan masalah. Elemen Unit Kompetensi 20-014B/01 Memelihara/servis komponen/sistem bahan bakar. 2. 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan teknologi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 42 . Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar bensin sesuai dengan SOP. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 1. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • kebijakan pabrik/perusahaan. Lingkup Belajar Prinsip kerja sistem bahan bakar bensin Komponen/ sistem bahan bakar bensin yang perlu dipelihara/diservis. Data spesifikasi pabrik. 4. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Kriteria Unjuk Kerja 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 43 . menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang perlu dipelihara/di servis. • Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar disel dan komponen. Langkah kerja pemeliharaan/servi s sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel yang sesuai dengan SOP. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kriteria Unjuk Kerja 1. K3.18. Prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. 4. UU dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 3. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis (termasuk pengeluaran). 5. 3. • Penggunaan teknologi. Data spesifikasi pabrik. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Persyaratan keselamatan diri. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Persyaratan keamanan peralatan/bahan. Pemeliharaan/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel : OPKR-20-017B : 60 J P. 2. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Pemeliharaan/servis pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. Elemen Unit Kompetensi 20-017B/01 Memelihara/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel. Lingkup Belajar 1. • Pemecahan masalah. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Pompa/komponen injeksi bahan bakar diesel diuji dengan persyaratan kerja.

19. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Kopling dan Komponen-komponen Sistem Pengoperasian. : OPKR-30-001B. : 60 J P.

Eleme n Unit Kompetensi
30-001B/01 Memelihara/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik. 4. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit kopling dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja kopling 2. Unit kopling dan komponenkomponen sistem pengoperasian yang perlu dipelihara/di servis. 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servi s unit kopling berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prinsip kerja kopling • Prosedur pemeliharaan/servis yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

44

20. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Transmisi Manual. : OPKR-30-004B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi
30-004B/01 Pemeliharaan/servis transmisi manual dan komponen-komponen.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Pemeliharaan/servis pada komponen-komponen transmisi dilaksanakan sesuai spesifikasi kendaraan mengenai metode dan perlengkapan. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja transmisi manual . 2. Bagian-bagian transmisi manual yang perlu dipelihara/ di servis. 3. Data spesifikasi pabrik. 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis transmisi manual berdasarkan SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Prosedur pemeliharaan/servis • Pelumas/minyak transmisi dan penerapannya. • Prinsip-prinsip operasi dari transmisi penggerak sabuk . • Informasi teknik yang sesuai . • Persyaratan keamanan peralatan . • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. • Kebijakan perusahaan . • Prosedur keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

45

21. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Pemeliharaan/Servis Unit Final Drive/Gardan. : OPKR-30-010B. : 60 J P.

Elemen Unit Kompetensi

Kriteria Unjuk Kerja

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

46

Prinsip kerja unit final drive/gardan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Lingkup Belajar 1. : 40 J P. • Persyaratan keamanan peralatan . 3. 5. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. : OPKR-30-013B. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Menggunakan teknologi. • Jenis pelumas serta penggunaannya . • Mengumpulkan. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 47 . 2. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Poros Penggerak Roda. 4. Komponen unit final drive/gardan yang perlu dipelihara/di servis. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. K3. Data spesifikasi pabrik. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Pemecahan masalah. peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan perusahaan • Prosedur keselamatan diri. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. Langkah kerja pemeliharaan/servis unit final drive/gardan berdasarkan SOP. Pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dan komponen-komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi. 22. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip kerja dan jenis final drive/gardan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 2. • Prosedur pemeliharaan/servis • Informasi teknik yang sesuai. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 30-010B/01 Memelihara/servis unit final drive dan komponenkomponennya. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

Elemen Unit Kompetensi
30-013B/01 Memelihara/servis poros penggerak roda/drive shaft tdan komponenkomponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pemeliharaan/servis poros penggerak roda dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shaft dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metoda dan perlengkapan yang tepat, sesuai dengan spesifikasi terhadap kendaraan/alat industri/pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 5. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-komponennya, dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja poros penggerak roda 2. Komponen poros penggerak roda/drive shaft yang perlu diperbaiki/diganti 3. Data spesifikasi pabrik 4. Langkah kerja pemeliharaan/servis poros penggerak roda/ drive shift dan komponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Desain dan jenis poros penggerak roda • Prinsip-prinsip kerja poros penggerak roda • Variasi kecepatan/velocity fluctuations • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri • Kebijakan pabrik/perusahaan • Persyaratan keselamatan diri. • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah • Menggunakan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

23. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu

: Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan Komponen-komponennya. : OPKR-40-001B. : 60 J P.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

48

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/01 Merakit dan memasang sistem rem/komponenkomponenya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. Semua prosedur dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. 4. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perakitan dan pemasangan sistem rem. 5. Seluruh kegiatan perakitan dan pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar
1. Prinsip kerja sistem rem. 2. Data spesifikasi pabrik 3. Langkah kerja perakitan dan pemasangan sistem rem dan komponenkomponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 4. Langkah kerja pengujian sistem rem/komponenkomponennya sesuai SOP, K 3, peraturan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Penggunaan kode area tempat kerja • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keselamatan diri • Peraturan perundangundangan yang diterapkan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem • Konstruksi dan fungsi yang sesuai dengan penggunaannya • Jenis-jenis bahan/material dan penggunaannya • Prosedur pembuatan pipa rem • Metode perekatan • Prosedur perakitan dan pemasangan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan/industri • Prosedur pengujian sistem rem • Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah • Penggunaan teknologi

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

49

Elemen Unit Kompetensi
40-001B/02 Menguji sistem rem/ komponen-komponennya.

Kriteria Unjuk Kerja
1. Pengujian sistem rem/komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Semua prosedur pengujian dilaksanakan dengan menggunakan metode dan peralatan yang ditentukan, berdasarkan spesifikasi dan toleransi pabrik. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pengujian sistem rem. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Lingkup Belajar

Sikap

Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan
• Jenis pelumas dan cairan rem.

2.

3.

4. 5.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004

50

3. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem/kompenen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Pemecahan masalah. • Penggunaan teknologi. • Jenis cairan rem dan penggunaannya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prinsip-prinsip kerja sistem rem. Data spesifikasi pabrik. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). perlengkapan dan material yang ditetapkan berdasarkan spesifikasi pabrik. • Tipe dari bahan rem dan potensi bahayanya. • Persyaratan lingkungan untuk pembuangan limbah. : 60 J P. 2. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. K 3. Elemen Unit Kompetensi 40-002B/01 Memelihara/servis sistem rem dan komponenkomponennya. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 51 . Langkah kerja pemeliharaan/servis sistem rem dan komponennya sesuai SOP. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Persyaratan keamanan kendaraan. membuang udara dan penyetelan. Lingkup Belajar 1.24. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Rem. : OPKR-40-002B. • Prosedur pemeliharaan/servis termasuk inspeksi visual. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. 5. • Mengumpulkan. Cara kerja sistem rem 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sistem rem dan komponennya dipelihara/ servis dilaksanakan dengan menggunakan metode. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Informasi teknik yang sesuai. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Tanda peringatan terhadap debu rem. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. Sistem rem dan komponennya yang perlu dipelihara/diservis 3. Pemeliharaan/servis sistem rem dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya.

2. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 52 . • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. K 3. Langkah kerja pemeliharaan / servis sistem kemudi sesuai dengan SOP. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Pemecahan masalah. Bagian sistem kemudi yang perlu dipelihara / diservis 3. : OPKR-40-009B. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode dan perlengkapan yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. • Penggunaan teknologi. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Kemudi. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. 5. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Data spesifikasi pabrik.25. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). : 60 J P. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis • Prinsip kerja sistem mekanis. 4. Elemen Unit Kompetensi 40-009B/01 Memelihara/servis sistem kemudi dan komponenkomponennya. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. peraturan dan prosedur / kebijakan perusahaan. • Mengumpulkan. 4. hidrolis dan elektris • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan • Persyaratan keselamatan diri. Prinsip kerja sistem kemudi. 3. Kriteria Unjuk Kerja 1. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 2. Lingkup Belajar 1.

Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.26. Kriteria Unjuk Kerja 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 53 . Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan dengan menggunakan metode. : 60 J P. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Jenis-jenis sistem suspensi dan prinsip kerjanya . • Mengumpulkan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Kebijakan perusahaan. 2. • Pemecahan masalah. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja/kendaraan. Pemeliharaan sistem suspensi dan komponennya. 2. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeliharaan/servis. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Penggunaan teknologi. Pemahaman sistem suspensi dan prinsip kerjanya. 3. Elemen Unit Kompetensi 40-014B/01 Memelihara/servis sistem suspensi dan/atau komponen-komponennya. 3. • Informasi teknik yang sesuai. 4. Lingkup Belajar 1. perlengkapan dan toleransi yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pemeliharaan/servis. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Standar prosedur keselamatan kerja. : OPKR-40-014B. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pemeliharaan/servis sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. • Persyaratan keamanan diri. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemeliharaan/Servis Sistem Suspensi.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. Jenis kerusakan sistem kelistrikan dan metoda perbaikannya. : 60 J P. Lingkup Belajar 1. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Prosedur untuk menghindari kerusakan pada ECU (Electrical Control Unit) = unit pengontrol listrik. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai. 3. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 54 . 5. 4. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Ringan pada Sistem Kelistrikan. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 2. 3. • Pengukuran kelistrikan dan prosedur pengujian. • Penggunaan teknologi. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Standar prosedur keselamatan kerja. : OPKR-50-002B. Prinsip kerja sistem kelistrikan otomotif. 2. • Persyaratan keselamatan kendaraan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Sistem/komponen diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Elemen Unit Kompetensi 50-002B/01 Menguji dan mengidentifikasi kesalahan sistem/ komponen. Prosedur pengukuran dan pengujian kelistrikan. • Mengumpulkan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Prinsip-prinsip kelistrikan • Prosedur perbaikan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.TINGKAT III 27. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

3. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Lingkup Belajar kerja. Kriteria Unjuk Kerja 1. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan pengontrol listrik. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. tehnik dan material yang sesuai.Elemen Unit Kompetensi 50-002B/02 Perbaikan ringan pada rangkaian kabel. penggantian komponen dan penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Perbaikan ringan pada rangkaian kabel dilaksanakan dengan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. 4. Perbaikan yang diperlukan. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.

• Penggunaan teknologi. 4. Standar prosedur keselamatan kerja. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Perbaikan. pembongkaran dan penggantian engine dan komponen-komponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan engine/komponen • Prosedur pembongkaran dan penggantian engine • Prosedur pengukuran dan pengujian • Persyaratan keamanan peralatan/komponen .28. Kegiatan pembongkaran. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). membongkar dan mengganti engine dan komponen-komponennya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 55 . 3.e 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen engine. Kriteria Unjuk Kerja 1. : 80 J P. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Mengumpulkan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Prosedur pengukuran dan pengujian komponen-komponen engin. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Engine dan Komponen-komponennya. : OPKR-20-002B. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. jenis-jenis kerusakan serta prosedur perbaikan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Pemecahan masalah. Prinsip kerja engine. 2. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 5. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. penggantian dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 2. • Konstruksi dan operasi/kerja engine yang sesuai untuk diterapkan • Teknik penanganan secara manual • Persyaratan keselamatan diri. Perbaikan pada engine dilaksanakan sesuai dengan panduan industri yang ditetapkan. Elemen Unit Kompetensi 20-002B/01 Memperbaiki.

diganti dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Sistem pendingin dan komponen-komponennya diperbaiki. • Persyaratan keamanan kendaran. • Penggunaan teknologi. • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 4. Standar prosedur keselamatan kerja. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Persyaratan perlengkapan keselamatan. Identifikasi kerusakan dan penggantian/perbai kan komponen yang rusak.29. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 56 . Pengujian komponen sistem. 3. 3. Konstruksi dan prinsip kerja sistem pendinginan engine. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. Seluruh kegiatan pelepasan / penggantian sistem pendingin dan komponen dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Konstruksi dan kerja sistem pendingin • Prosedur pengujian komponen sistem. Lingkup Belajar 1. 4. pelepasan dan penggantian. Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan. Elemen Unit Kompetensi 20-011B/01 Merperbaiki sistem pendingin dan komponenkomponennya. 1. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem A/C (Pendingin) dan Komponen-komponennya. 5. 2. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. : 60 J P. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan sistem pendingin diselesaikan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. menganalisa dan mengorganisasikan informasi • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. : OPKR-20-011B. 2.

Data yang tepat dilengkapi sesuai dengan hasil perbaikan. Memperbaiki radiator tanpa merusak komponen atau sistem lainnya. konstruksi dan bahan radiator. Elemen Unit Kompetensi 20-013B/01 Merperbaiki radiator dan/atau komponennya. • Persyaratan keselamatan diri.30. 5. • Proses pematrian/penyolderan. • Mengumpulkan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Informasi teknik yang sesuai. 3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Radiator dan komponenkomponennya diperbaiki dengan menggunakan metode dan peralatan yang tepat. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/komponen. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. • Tipe-tipe. 4. Perbaikan radiator dan prosedur pengujiannya. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. Kriteria Unjuk Kerja 1. konstruksi dan prinsip kerja radiator. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pelaksanaan Perbaikan Radiator. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Standar prosedur keselamatan kerja. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 57 . Lingkup Belajar 1. 2. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 4. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai • Perbaikan radiator dan prosedur pengujian. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Penggunaan teknologi. Tipe. 3. Identifikasi kerusakan radiator. : 60 J P. • Prinsip kerja radiator. 2. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Kode area tempat kerja • Undang-undang yang dapat digunakan. : OPKR-20-013B.

Konstruksi dan prinsip kerja karburator. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. penyetelan dan pelepasan/ penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan kerja dari sistem karburator yang sesuai terhadap penggunaannya. 3. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. pengujian dan penyetelan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Perbaikan dan penyetelan sistem/komponen bahan bakar dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. penyetelan dan pengujian karburator. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Bensin : OPKR-20-015B : 60 J P. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Kriteria Unjuk Kerja 1. 3.31. • Kebijakan pabrik/perusahaan • Teknik penanganan secara manual. • Penggunaan teknologi. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Sikap • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Metode perbaikan. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan karburator. 4. Seluruh kegiatan perbaikan komponen sistem bahan bakar. • Prosedur pelepasan. 4. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. penggantian dan penyetelan. • Prosedur pengukuran. • Prosedur keselamatan diri. • Persyaratan keamanan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Standar prosedur keselamatan kerja. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 58 . Pengukuran. Perbaikan komponen sistem bahan bakar bensin dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Mengumpulkan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 2. Lingkup Belajar 1. Elemen Unit Kompetensi 20-015B/01 Memperbaiki komponen sistem bahan bakar bensin. 5. 2.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : OPKR-20-018B. 4. • Persyaratan keselamatan diri. Lingkup Belajar 1. melepas dan mengganti sistem / komponen injeksi bahan bakar diesel dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Prosedur penanganan secara manual. Standar prosedur keselamatan kerja. Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Bagan spesifikasi pabrik • Prosedur pengujian . 2. melepas dan mengganti komponen sistem injeksi bahan bakar diesel. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur perbaikan • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Pemecahan masalah. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. : 60 J P. 2. Komponen injeksi bahan bakar diesel diperbaiki. 4. 3. • Konstruksi komponen dan kerja yang sesuai terhadap penggunaan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Perbaikan. • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Komponen injeksi bahan bakar diesel diuji untuk memenuhi persyaratan kerja. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel. • Mengumpulkan. penyetelan dan pengujian sistem injeksi bahan bakar diesel. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Konstruksi dan prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. Pengukuran komponen. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Penggunaan teknologi. Kriteria Unjuk Kerja 1.32. diganti berdasarkan spesifikasi yang ditentukan oleh pabrik. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 3. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 59 . 5. Elemen Unit Kompetensi 20-018B/01 Memperbaiki. diuji. peraturan perundangundangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan.

menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Semua prosedur pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik. : OPKR-30-002B. • Pemecahan masalah. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Standar prosedur keselamatan kerja. pembongkaran dan penyetelan yang sesuai. • Prosedur perbaikan. 4. 2. Seluruh kegiatan pelepasan dan penggantian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : 80 J P. 3. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja. • Penggunaan teknologi. 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3.33. Konstruksi dan prinsip kerja kopling. Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Melepas/mengganti unit kopling dan komponenkomponennya. 4. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 60 . • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Kriteria Unjuk Kerja Pelepasan dan penggantian kopling dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. • Persyaratan keamanan kendaraan • Kebijakan perusahaan. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Penyetelan kopling. • Persyaratan perlindungan diri. Lingkup Belajar 1. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. 1. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja kopling (sesuai dengan penggunaan). • Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. • Mengumpulkan.

Pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Semua prosedur pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan spesifikasi pabrik dan toleransi.Elemen Unit Kompetensi 30-002B/01 Membongkar/memperbaiki komponen-komponen sistem pengoperasian kopling. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 3. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 61 . 2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Transmisi Manual. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Informasi teknik yang sesuai. melepas dan mengganti transmisi manual dan komponenkomponennya. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. • Prosedur pembongkaran. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Teknik penanganan secara manual. Lingkup Belajar 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Persyaratan keamanan perlengkapan. • Mengumpulkan. 2. 2.34. : OPKR-30-005B. Perbaikan dan penyetelan pada komponen transmisi dilaksanakan menggunakan metode dan peralatan yang tepat sesuai dengan spesifikasi dan toleransi tehadap kendaraan/sistem. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. • Penggunaan teknologi. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. pelepasan dan penggantian. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Pemecahan masalah. Elemen Unit Kompetensi 30-005B/01 Memperbaiki. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja transmisi manual dan/atau transmisi penggerak dengan sabuk/belt (sesuai dengan penggunaannya) . Seluruh kegiatan perbaikan dan pelepasan/penggantian sistem transmisi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Kebijakan pabrik/perusahaan yang sesuai. penggantian dan perbaikan. Standar prosedur keselamatan kerja. Pengukuran komponen dan pengujian sistem transmisi manual. : 60 J P. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. 4. Kriteria Unjuk Kerja 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 3. Perbaikan transmisi manual dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 62 . Metoda perbaikan dan penggantian komponen. • Prosedur pengujian dan pengukuran komponen/unit (sesuai pada penggunaannya). • Prosedur keselamatan diri. 5. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Konstruksi dan prinsip kerja transmisi manual. 3.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 63 . Pembongkaran dan metoda perbaikan final drive. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan unit final drive/gardan. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis. Seluruh kegiatan perbaikan dan pembongkaran/ penggantian unit final drive/gardan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).35. 3. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Lingkup Belajar 1. • Persyaratan perlindungan diri. Jenis dan prinsip sistem pelumasan 3. : 60 J P. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Kebijakan pabrikan/perusahaan • Metode penanganan secara manual. : OPKR-30-011B. Elemen Unit Kompetensi 30-011B/01 Memperbaiki unit final drive/gardan dan komponen-komponennya. 1. Penyetelan dan pengujian final drive. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Unit Final Drive/Gardan. • Pemecahan masalah. 5. • Penggunaan teknologi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Informasi teknik yang sesuai. • Mengumpulkan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Tipe pelumas dan penggunaannya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Standar prosedur keselamatan kerja. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. konstruksi dan prinsip kerja final drive. penggantian dan perbaikan • Jenis dan desain unit final drive • Konstruksi dan cara kerja dari unit final drive (sesuai dengan penggunaan). • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Prosedur pengujian dan penyetelan. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. 5. • Persyaratan keamanan peralatan . Perbaikan dan/atau penggantian pada unit final drive/gardan dan komponenkomponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap alat industri/ kendaraan/pabrik. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Jenis. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. 2. 4. 2.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 64 . • Penilaian komponen . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Konstruksi dan prinsip kerja poros penggerak. 3. • Mengumpulkan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan poros penggerak roda. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. : 40 J P. Kriteria Unjuk Kerja 1. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Poros-poros Penggerak Roda. dan komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Konstruksi dan kerja dari komponen/sistem yang berhubungan pada final drive (sesuai pada penggunaan). penggantian dan perbaikan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Kebijakan pabrik/perusahaan. • Prosedur pengujian. Pengukuran dan spesifikasi toleransi. • Persyaratan keselamatan diri. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. : OPKR-30-014B. 2. Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak roda/drive shafts dan komponen komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Lingkup Belajar 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. 3. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. • Informasi teknik yang sesuai. Elemen Unit Kompetensi 30-014B/01 Memperbaiki poros penggerak roda/drive shafts dan komponenkomponennya. 4. 5. • Pemecahan masalah.36. • Penggunaan teknologi. sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik/kendaraan. Perbaikan poros penggerak roda/drive shafts. 4. • Persyaratan keamanan kendaraan/alat industri. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis poros penggerak roda/drive shafts dan komponen-komponennya dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Persyaratan keamanan peralatan. 2. Standar prosedur keselamatan kerja.

UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Rem. : 60 J P.37. Elemen Unit Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 65 . : OPKR-40-003B.

• Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 5. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan sistem operasi rem (sesuai dengan kegunaan) • Prosedur perbaikan. pelepasan dan penggantian sistem rem dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). 4. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. : 60 J P. • Persyaratan keamanan perlengkapan kerja • Persyaratan keamanan kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 2. pelepasan dan penggantian sistem rem dan komponennya dilaksanakan dengan menggunakan metode yang ditetapkan. 3. : OPKR-40-010B. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Penggunaan gagasan matematis dan teknis • Pemecahan masalah. Pengujian dan penyetelan sistem rem. pelepasan dan penggantian sistem rem dan/atau komponenkomponennya dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen/sistem lainnya. 2. • Penggunaan teknologi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 66 . • Mengumpulkan. Konstruksi dan sistem operasi rem. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. 38. perlengkapan dan bahan yang berdasarkan spesifikasi pabrik. Perbaikan. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan. • Prosedur pengujian. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Lingkup Belajar 1. melepas dan mengganti sistem rem dan/atau komponen lain yang bersangkutan. Seluruh kegiatan perbaikan. pelepasan dan penggantian. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Perbaikan dan penggantian komponen sistem rem. • Kebijakan perusahaan. Standar prosedur keselamatan kerja. 3. Perbaikan.Elemen Unit Kompetensi 40-003B/01 Memperbaiki. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kemudi. • Tanda peringatan terhadap debu rem. pelepasan dan penggantian.

• Penggunaan teknologi. : 60 J P. 5. • Konstruksi dan kerja dari sistem kemudi sesuai dengan kegunaan. • Prosedur pengujian dan penyetelan • Informasi teknik yang sesuai • Persyaratan keamanan kendaraan/perlengka pan kerja. Perbaikan dan penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan metode. 4. Metoda pembongkaran dan perbaikan. • Prinsip dan geometri kelurusan roda kendaraan. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. Lingkup Belajar 1. perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. Perbaikan sistem kemudi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. 2. Prinsip dan geometri kelurusan roda. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Suspensi. Seluruh kegiatan perbaikan. 39. • Kebijakan perusahaan • Mengumpulkan. 5. 2. 3. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 67 . Standar prosedur keselamatan kerja. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. penggantian dan perbaikan. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. : OPKR-40-013B.Elemen Unit Kompetensi 40-010B/01 Memperbaiki. pembongkaran/ penggantian sistem kemudi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Pemecahan masalah. membongkar dan mengganti sistem kemudi dan komponenkomponennya. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. • Persyaratan keselamatan diri. Kriteria Unjuk Kerja 1. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan sistem kemudi. Pengujian dan penyetelan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 3. Konstruksi dan prinsip kerja sistem kemudi. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).Elemen Unit Kompetensi 40-013B/01 Memperbaikan sistem suspensi dan komponenkomponennya. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Metoda pembongkaran dan penggantian komponen. Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil perbaikan 5. • Mengumpulkan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Kebijakan perusahaan. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan dengan metode dan perlengkapan dan toleransi yang sesuai terhadap spesifikasi pabrik. Kriteria Unjuk Kerja 1. Konstruksi dan kerja komponen sistem suspensi. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 68 . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Seluruh kegiatan perbaikan sistem suspensi dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Persyaratan keamanan kendaraan. 3. Standar prosedur keselamatan kerja. 2. pergantian dan kerja yang sesuai dengan penggunaannya. • Persyaratan keamanan diri. • Penggunaan teknologi. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Kelistrikan. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Prosedur pembongkaran. 4. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. : OPKR-50-003B. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. Analisa kerusakan dan perbaikan. • Konstruksi dan kerja yang sesuai pada penggunaannya. Lingkup Belajar 1. Perbaikan sistem suspensi dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen / sistem lainnya. 40. • Penilaian komponen • informasi teknik yang sesuai. 4. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. 3. 2. • Pemecahan masalah. : 60 J P.

3. • Penggunaan teknologi. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • Cara kerja sistem/komponen kelistrikan sesuai untuk penggunaannya. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Prinsip kerja sistem kelistrikan dan komponennya. Perbaikan sistem kelistrikan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. Standar prosedur keselamatan kerja. 4.Elemen Unit Kompetensi 50-003B/01 Memperbaiki sistem kelistrikan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 5. 41. Pengetesan sistem kelistrikan. penggantian komponen dan penyetelan yang diperlukan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. • Prosedur perbaikan system kelistrikan/komponen. : 80 J P. • Pemecahan masalah. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Kriteria Unjuk Kerja 1. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. Perbaikan. 3. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Prosedur pengujian system kelistrikan/komponen. tehnik dan bahan yang sesuai. 4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 69 . menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Mengumpulkan. 2. : OPKR-50-006B. 2. Tes/pengujian pada sistem kelistrikan dilaksanakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik-tehnik yang sesuai. Lingkup Belajar 1.

Lingkup Belajar 1. simbol grafik dan diagram. 5. pengisian dan stater 3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan.Elemen Unit Kompetensi 50-006B/01 Menguji sistem/komponen dan mengidentifikasi kesalahan/kerusakan. Analisa kerusakan. 5. Standar prosedur keselamatan kerja. 3. • Pemecahan masalah. • Mengumpulkan. 4. Konstruksi dan prinsip kerja sistem. menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Kriteria Unjuk Kerja 1. • M elaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3 • Pemahaman petunjuk teknis material. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). • Prosedur perbaikan. Prosedur pengujian dan perbaikan. • Prosedur pengujian. • Prinsip-prinsip kerja dan penggunaan dari sistem pengisian dan starter. • Konstruksi dan kerja sistem pengisian dan starter yang sesuai penggunaan. 4. 2. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 70 . Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. Pengujian dilaksakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. 2. Wiring diagram sistem pengisian dan stater. • Penggunaan teknologi. Tes/pengujian dilakuakan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan tehnik yang sesuai.

Elemen Unit Kompetensi 50-006B/02 Memperbaiki sistem starter. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. penggantian komponen. Kriteria Unjuk Kerja Sistem starter dan pengisian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3. penyetelan dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). tehnik dan bahan yang sesuai. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 71 . 4. sistem pengisian dan komponenkomponennya 1. Perbaikan yang diperlukan. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.

Pelaksanaan pelepasan/penggantiannya dilaksanakan berdasarkan pedoman industri yang ditetapkan. • Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin. 5. 4. Lingkup Belajar 1. 2. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Peraturan pemerintah yang sesuai untuk polusi suara. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Mengkomunikasikan gagasan dan informasi. 3. Penggunaan gagasan matematis dan teknis. menjadi mandiri dan bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya. • Konstruksi dan prinsip kerja sistem gas buang sesuai penggunaannya. Kriteria Unjuk Kerja Perbaikan komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.42. 1. Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Analisa kerusakan komponen sistem gas buang. • Prosedur perbaikan sistem gas buang. Standar prosedur keselamatan kerja. Bekerja dengan orang lain dan di dalam kelompok. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. 4. • Mengumpulkan. memperbaiki dan mengganti komponenkomponen/sistem gas buang (knalpot) yang rusak. Konstruksi dan prinsip sistem kerja gas buang. Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. 2. sesuai spesifikasi dan toleransi terhadap kendaraan/sistem. emisi gas buang (konverter katalis) • Sistem kerja/persyaratan minimum • Persyaratan keamanan peralatan • Persyaratan keamanan kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Perbaikan dan penggantian komponen/sistem gas buang yang rusak dilaksanakan dengan menggunakan metode dan perlengkapan yang tepat. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 72 . Prosedur perbaikan sistem gas buang. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Gas Buang (Knalpot). menganalisa dan mengorganisasikan informasi. : 60 J P. : OPKR-20-022B. Elemen Unit Kompetensi 20-022B/01 Melepas. 3.

tehnik dan material yang sesuai. Lingkup Belajar 1. Sistem pengapian diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. Analisa kerusakan komponen sistem pengapian. 4. perlengkapan dan keselamatan diri Pola pengapian • Mengumpulkan. 3. 4. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 2. menganalisa dan mengorganisasikan informasi Merencanakan dan mengorganisir kegiatan Penggunaan gagasan teknis dan matematis Pemecahan masalah Penggunaan teknologi • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. : 60 J P. Elemen Unit Kompetensi 50-011B/01 Memperbaiki sistem pengapian dan komponennya. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. 5.43. • • • • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . Standar prosedur keselamatan kerja. : OPKR-50-011B. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. Sistem pengapian diuji dan hasilnya dicatat menurut prosedur dan kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Perbaikan. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Perbaikan Sistem Pengapian. Konstruksi dan prinsip sistem kerja pengapian. Prosedur perbaikan sistem pengapian. penyetelan dan penggantian komponen dilaksanakan dengan menggunakan peralatan. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Kriteria Unjuk Kerja 1. 3. 2. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Konstruksi dan cara kerja sistem pengapian sesuai penggunaannya Prosedur pengukuran dan pengujian Persyaratan keamanan kendaraan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.

• Menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain. 5. 3. • Pemahaman peraturan pemerintah. Lingkup Belajar 1. • Persyaratan keselamatan diri. : 60 J P. dan tehnik yang sesuai. Wiring diagram sistem penerangan otomotif. • Prosedur pengujian dan penemuan kesalahan . menganalisa dan mengorganisasikan informasi. Standar prosedur keselamatan kerja. • Prosedur perbaikan sistem kelistrikan . Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas. • Prinsip-prinsip kelistrikan dan penerapan pada wiring/penerangan. Identifikasi kerusakan dan metoda perbaikan. 2. Kriteria Unjuk Kerja 1. Pengujian. 3. • Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 73 . Prinsip kerja sistem penerangan. • Pemecahan masalah. Sistem kelistrikan dipasang dengan menggunakan peralatan. Seluruh kegiatan instalasi/pemasangan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Pemasangan dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya. • Prosedur pemasangan • Cara kerja sistem kelistrikan dan komponen yang sesuai untuk penggunaan. • Melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Elemen Unit Kompetensi 50-007B/01 Memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan. • Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu. UNIT KOMPETENSI Kode Alokasi Waktu : Pemasangan. undangundang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring. 4. • Mengumpulkan. Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan • Undang-undang K 3. • Merencanakan dan mengorganisir kegiatan. • Penggunaan gagasan teknis dan matematis. 2. 4. Pemasangan/bahan yang sesuai. • Penggunaan teknologi.44. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. : OPKR-50-007B.

4. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 74 . 1. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan yang diperlukan. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem. peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/02 Menguji sistem kelistrikan. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 5. Tes/pengujian dilakukan untuk menentukan kesalahan/kerusakan dengan menggunakan peralatan dan teknik yang sesuai. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. 3.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 75 . tehnik dan bahan yang sesuai. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 4. Perbaikan yang perlu dilaksanakan menggunakan peralatan. Kriteria Unjuk Kerja Sistem kelistrikan diperbaiki tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.Elemen Unit Kompetensi 50-007B/03 Memperbaiki sistem kelistrikan. 3. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami. Lingkup Belajar Sikap Materi Pokok Pembelajaran Pengetahuan Keterampilan 2. 1. peraturan perundangundangan dan prosedur/kebijakan perusahaan. Seluruh kegiatan perbaikan/repair dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures).

M. KURIKULUM TERSELUBUNG Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 76 .

Drs. Fitting and Machining. Deddy Suhardi. Luzaddler. Joel Tajo. ImanPermana. Barmavoi Gambar Teknik Mesin Basis. No. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Pengukuran dan Pemeriksaan Bahan. Drs. Andreas G. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas. PT Toyota Astra Motor Pedoman Penyelenggaraan Bengkel Otomotif. Joel Tadjo Alat Pengangkat. Spesifikasi Geometri Metrologi Industri dan Kontrol Kualitas Dept Teknik Mesin ITB. Alinafiah. Butar Manik New Step 1. Dept. Menggambar Mesin menurut Standar ISO. Dan M.N. Ron Culley Petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Sugiarto H. Hendarsih H. S. Takeshi Sato dan N. New Step 1. Drs. Teknik Mesin ITB. Dikmenjur. Pedoman Umum Penyelenggaraan Bengkel. DAFTAR KEBUTUHAN MODUL PER UNIT KOMPETENSI Buku Sumber Gambar Teknik Mesin I. Politeknik Mekanik Swiss. Warren J. R. Djainul . Drs. Harsono. Drs. Dikmenjur. G. Drs. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Petunjuk Praktek Pengukuran. ITB. Kode Modul Judul Modul 1 OPKR-10-008B Persiapan Menggambar Teknik • • • • • • • • 2 OPKR-10-009B Pembacaan dan Pemahaman gambar Teknik 3 OPKR-10-010B Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur • • • • • 4 OPKR-10-016B Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja • • • 5 6 OPKR-10-017B Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja OPKR-10-019B Pelaksanaan Operasi Penangan Secara Manual • • • • Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 77 . Non textbook SOP Departeme n Desain Menggambar Teknik. Keselamatan Kerja dan Tata Laksana Bengkel. IrSuarpraja Teja. Drs.

Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 78 . Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan bahan Bakar. Drs. Kode Modul Judul Modul 7 OPKR-10-006B Melaksanakan Prosedur Pengelasan. P3GT Bandung. Dikmenjur Pengerjaan Las Asetilen dan Las Listrik I. PT Toyota Astra Motor Penggunaan dan Pemeliharaan Permesinan otomotif. PT Toyota Astra Motor. Daryanto. Dikmenjur. Wayan Linas. 8 OPKR-40-008B Pemeriksaan Sistem Kemudi Buku Sumber • • • Petunjuk Kerja Las. Drs. Drs. Drs AP. Toyota Astra Astra Motor. I Wayan Linas. Pemeliharaan/Service dan Penggantian Baterai. Dikmenjur Dasar-dasar Otomobil. Kemudi dan Suspensi. Agus S. Perbaikan. Agus S. Wiganda. 11 12 OPKR-10-001B Pelaksanaan pemeliharaan/Service Komponen • • • 13 OPKR-10-013B Pelaksanaan • Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan • Kendaraan OPKR-10-014B Pelumasan Prosedur • Diagnosa • • 14 Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Daryanto. Gangguan dan Diagnosa Perbaikan teknik Mobil. BE. Non TextBook SOP • • 9. Step 3. Diagnosa dan Gangguan pada mesin dan Sistemnya. Hadi Soemarto Petunjuk Praktik Service dan Pengujian mesin. OPKR-40-012B Pemeriksaan Sistem Suspensi OPKR-40-019B Pembongkaran. • • • • • • • 10. Dikmenjur. OPKR-50-001B Pengujian. Pengetahuan Dasar Teknik. Drs. Pematrian. Patasik Pelajaran Teknik Mobil. New Step I. Patrick dan M Wiganda. Toyota Astra Motor. Drs I. Patioran. New Step I. Menyolder Sambungan Kabel. Agus S. Dikmenjur (34-36) Kemudi dan Suspensi. Pelumasan Mesn Mobil.No. Drs. BE. Pemotongan dengan Panas dan Pemanasan. Ir. dan Pemasangan Ban Luar dan Dalam. Drs. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif. Patasik dan M. Didik Suryana. Analisa Kerusakan.

PT Toyota Astra Motor. BE. T. Soenarno BE.. Agus Patasik. Melayani transmisi Manual. PT Toyota Astra Motor. H. Drs Agus S. P3GT Band ung. Drs. Yusuf Setiadiwiria Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. Sistem Bahan Bakar Motor Bensin. Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Service Otomobil. Patasik. Toyota Astra Motor. Dikmenjur. Wiganda BE. H Wiganda BE. Tune Up Motor Bensin. Wiganda.. Lovian. H. Drs. Abigail Pakpahan Pendinginan Mobil. PT Toyota Astra Motor Melayani unit Diferensial. Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Bahan Bakar Motor. Wiganda BE. BE. Drs. Patasik. Wiganda. Drs.No. PT Toyota Astra Motor. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Dasar-dasar Otomobil. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Bahan bakar motor Bensin. Northop. PT. Drs. PT Toyota Astra Motor 16 OPKR-20-010B Pemeliharaan/Service Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya 17 OPKR-20-014B Pemeliharaan/Service Sistem Bahan Bakar Bensin • • • • • • • • • • • 18 OPKR-20-017B Pemeliharaan/Service Sistem Injeksi Bahan Bakar Diesel. Yulius Ode. H. Kode Modul Judul Modul 15 OPKR-20-001B Pemeliharaan/Service Engine dan Komponenkomponennya Buku Sumber • • • • • • • Pemeliharaan dan perbaikan Motor Bensin I Drs. New Step 1. Agus Patasik dan H. P3GT Bandung. Agus S. Pengantar Teori Teknik Pendingin M. Pedoman Reparasi Mesin Toyota Kijang. Wiganda BE. 19 20 OPKR-30-001B Pemeliharaan/Service Unit Kopling dan Komponenkomponen Sistem pengoperasian OPKR-30-004B Pemeliharaan/Service Transmisi Manual 21 OPKR-30-010B Pemeliharaan/Service Unit Final Drive/Gardan Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 79 . RM. H.

Wiganda. PT. Pedomam Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. BE. Stockel. Drs. Pemeliharaan dan Perbaikan Kelistrikan Otomotif. BE. Rem dan Pengereman1. New Step 1. Agus S. Agus Patasik. Dikmenjur Rem dan Pengereman1. Martin W. H. Drs. Yayat Supriyatna. PT Toyota Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Kemudi dan Suspensi. Wiganda. Drs. Pedoman Reparasi Mesn Toyota Kijang – PT. Kode Modul Judul Modul 22 OPKR-30-013B Pemeliharaan/Service Poros penggerak Roda Buku Sumber • • • • • New Step1. Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. PT Toyota Astra Motor Petunjuk Praktek Chasis dan Bodi 1. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. PT Toyota Astra Motor Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Dikmenjur. I Wayan Linas dan H. BE. Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Sumarsono. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 .Astra Motor Pemeliharaan dan Perbaikan Motor Bensin. Sumarsono. PT Toyota Astra Motor. I wayan Linas dan H. Dikmenjur Listrik Otomotif 1. Drs. Patasik. PT Toyota Astra Motor. Pemeliharaan dan Perbaikan kemudi-Suspensi. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi kijang. Agus Patasik. 80 23 OPKR-40-001B Perakitan dan Pemasangan Sistem rem dan komponenkomponennya 24 OPKR-40-002B Pemeliharaan/ Service Sistem Rem • • • 25 OPKR-40-009B Pemeliharaan/ Service Sistem Kemudi • • • • • • • • • • 26 OPKR-40-014B Pemeliharaan/ Service Sistem Suspensi 27 OPKR-50-002B Perbaikan Ringan pada Rangkaian/Sistem kelistrikan 28 OPKR-20-002B Perbaikan Engine dan Komponenkomponennya • Auto Service dan Repair. PT Toyota Astra Motor. Wiganda. Toyota.No. Drs. Pedoman Reparasi Chasis dan Bodi Kijang. Drs.

Koichitsuda • Work Shop manual OM 352. Toyota-Astra Motor. Patasik. Sardijo. Wiranto Arismunandar.P. Indomobil Utama. A. PT.Patasik. Hayat S. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Wiganda. • Praktek Service dan Pengujian Otomotif. Kijang – PT. Kepala Silinder dan Blok Mesin. • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. PT. Patioran. Drs. Toyota – Astra Motor. Dikmenjur. • Penggunaan alat uji Pompa Injeksi Hartige 950. Drs. PT. Agus S. OPKR-30-005B Perbaikan Transmisi Manual • Pedoman Reparasi Mesin Toyota. Drs. Drs. BE. Agus S. Toyota-Astra Motor • Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Pendingin Motor. • Pendingin Mobil. Soemarsono. Drs.No. H. 29 Judul Modul Stockel. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Motor Diesel Putaran Tinggi. PT. Dikmenjur • Pedoman Reparasi Mesin Kijang. 30 OPKR-20-013B Pelaksanaan Perbaikan Radiator 31 OPKR-20-015B Perbaikan Komponen/ Sistem Bahan Bakar Bensin 32 OPKR-20-018B Perbaikan Sistem/Komponen Bahan Bakar Diesel 33 OPKR-30-002B Perbaikan Kopling dan Komponenkomponennya. Arifin Sidabutar. • Service Training Mekanik “C”. Yayat Supriatna.BE. R. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 81 . • Service Training Mekanik “C”. • Petunjuk Praktek Kerja Reparasi Motor Bensin/Diesel. PT.Astra Motor. Kode Modul Buku Sumber • Motor Bensin I. OPKR-20-011B Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponenkomponennya. Abigain Pakpahan • Non TextBook • Petunjuk Praktek Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Drs. • Penggunaan alat uji NozzleInjektor dan Gas Buang. Drs.. Star Motors Indonesia. Drs. 34. Arifin. Drs. Abigain Pakpahan. Drs. Soemarsono. Toyota. Drs.

Dikmenjur • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. VEDC Malang. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. 42. Toyota-Astra Motor • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1. OPKR-50-007B Pemasangan. Kode Modul Judul Modul 35 OPKR-30-011B Perbaikan Unit Final Drive/Gardan 36. Toyota-Astra Motor. PT. 38. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. • Perlengkapan Kelistrikan Bodi. Drs. • Memperbaiki Poros Penggerak P3GT Bandung. PT.No. PT. OPKR-30-014B Perbaikan Porosporos Penggerak Roda. PT. Dikmenjur. Toyota-Astra Motor. Dikmenjur. PT. • Sistem Pengisian Mobil. • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Dikmenjur. Yayat Supriatna. • Petunjuk Praktek Chasis & Bodi 1 dan 2. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2.2. 37. • Petunjuk Praktek Sistem Kelistrikan dan Bahan Bakar Otomotif 1 dan 2. Dikmenjur. OPKR-40-010B Perbaikan Sistem Kemudi 39. Toyots-Astra Motor. Toyota-Astra Motor. Pengujian dan Perbaikan Sistem Penerangan dan Wiring Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 82 . OPKR-40-003B Perbaikan Sistem Rem Buku Sumber • Pedoman Reparasi Chasis & Bodi. Dikmenjur. OPKR-40-013B Perbaikan Sistem Reparasi 40 OPKR-50-003B Perbaikan Sistem Kelistrikan OPKR-50-006B Perbaikan Sistem Stater dan Pengisian 41. Dikmenjur. • Pedoman Reparasi Mesin Kijang.

Jakarta. Jakarta. Kebijakan Teknis Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. Pedoman Evaluasi Belajar Sekolah menengah Kejuruan. 2001. 1999. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional KADIN. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Teknik Mesin Perkakas Edisi 1999. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Standard Kompetensi Mesin. Direktorat Dik menjur Depdiknas. Kurikulum SMK – Teknik Mekanik Otomotif 2004 83 . Surat Keputusan Mendikbud Nomor 080/U/1993 tanggal 27 Februari 1993. Indonesia Australia Partnership for Skills Development – Metals Project. Jakarta 2001. Standar Manual Pendidikan Menengah Kejuruan. Garis Garis Besar Program Pendidikan dan Pelatihan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknologi Pengerjaan Logam Tahun 1993. 1999. Jakarta. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Jakarta 1999. 2001. Direktorat Dikmenjur Depdiknas. Jakarta. Rencana Strategis Pendidikan Menengah Kejuruan 2001-2005. 1999. Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Sekolah menengah Kejuruan. 1994. Jakarta. Metals Project Competence Based Training Conference. Reposisi Pendidikan Kejuruan Menjelang 2020.DAFTAR PUSTAKA Balitbang Dirjen Dikdasmen Depdiknas. Jakarta 2002. 1999. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Undang Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan Edisi 1999. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful