P. 1
Sistem Pemerintahan

Sistem Pemerintahan

|Views: 391|Likes:
Dipublikasikan oleh asenk_too1244

More info:

Published by: asenk_too1244 on Jan 21, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2014

pdf

text

original

SISTEM PEMERINTAHAN

Mengevaluasi berbagai sistem pemerintahan 
Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai negara  Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan negara Indonesia  Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain
Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Muna Sukri, M.Pd.) 1

Sistem
susunan kesatuan yang masing-masing tidak berdiri sendiri-sendiri tetapi berfungsi membentuk kestuan secara keseluruhan (KUBI); sekelompok bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud (WJS. Poerwadarminta); suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian; hubungan yang berlangsung antara satuansatuan atau komponen-komponen secara teratur (Tatang M. Amirin); Susunan, jaringan, cara (KBII);
Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Muna Sukri, M.Pd.) 2

Unsur-unsur dalam sistem
seperangkat komponen, elemen, bagian saling berkaitan dan tergantung kesatuan yang terintegrasi (terkait dan menyatu) memiliki peran dan tujuan tertentu

Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Muna Sukri, M.Pd.)

3

) 4 . M. Muna Sukri.Pd.Ciri-ciri sistem dalam alur kerja LINGKUNGAN INPUT PROSES OUTPUT LINGKUNGAN Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.

) 5 .Pd. Dalam konteks Pemerintahan negara. Sistem dapat juga berarti susunan yang teratur dari pandangan. Muna Sukri. Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Rusaknya salah satu bagian akan mengganggu kestabilan sistem itu sendiri. teori atau asas tentang pemerintahan negara.Kesimpulan Sistem adalah kesatuan yang utuh dari suatu rangkaian. yang kait mengkait satu sama lain. M.

hal.Pd. daerah atau negara. Pemerintahan : perbuatan. M. cara. Pemerintah : kekuasaan yang memerintah suatu wilayah. Muna Sukri.) 6 . Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. urusan dalam memerintah.Istilah Perintah : perkataan yang bermakna menyuruh melakukan sesuatu.

yaitu proses membuat dan menegakkan hukum dalam suatu negara. Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Muna Sukri.Menurut Austin Ranney Pemerintah adalah sekelompok orang atau sejumlah lembaga yang membuat dan menegakkan hukum dalam suatu negara.) 7 . M. Pemerintahan adalah proses kegiatan pemerintah. Kesimpulan : pemerintahan adalah suatu tindakan atau kegiatan pemerintah dalam menyelenggarakan pembuatan dan penegakan hukum guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kepentingan negara.Pd.

M. Muna Sukri.) 8 . wapres bersama-sama dengan menteri-menteri (UUDS 1950) Arti Luas : Semua organ negara termasuk DPR Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.Pd.PEMERINTAH Arti sempit : Presiden + wapres + para menteri (UUD 1945) Presiden bersama menteri-menteri (konstitusi RIS 1949) Presiden.

M.PEMERINTAHAN Perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan eksekutif. Perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara (dalam arti sempit) Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. dan yudikatif di suatu negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara (dalam arti luas). Muna Sukri.) 9 . legislatif.Pd.

dan yudikatif) ada pelaku (pemimpin yang bertanggung jawab atas pelaksanaan suatu kewenangan padanya) Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.) 10 . PP. Perpres. Muna Sukri.Pd. eksekutif. UU/Perpu.10/2004 ada lembaga-lembaga negara (legislatif.Pemerintah sebagai suatu sistem mencakup tiga komponen utama (Ryaas Rasyid) : ada aturan (UUD 1945. Perda) : UU No. M.

Pd. Sistem pemerintahan menyangkut bagaimana bekerjanya komponen-komponen utama dalam suatu negara legislatif. eksekutif. dan yudikatif dalam menyelenggarakan pemerintahan suatu negara.) 11 .Kesimpulan Sistem pemerintahan negara : susunan yang teratur dari prinsif-prinsif yang melandasi berbagai kegiatan atau hubungan kerja antara lembaga legislatif. Muna Sukri. dan yudikatif Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. eksekutif. M.

Ciri-ciri kepemerintahan yang baik.) 12 . menurut Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000 : profesionalitas akuntabilitas transparansi pelayanan prima demokrasi efisiensi efektivitas dan supremasi hukum dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. M.Pd. Muna Sukri.

Pd. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas KKN Asas-asas umum pemerintahan : kepastian hukum (kepatuhan. menurut UU No. dan keseimbangan ) keterbukaan (membuka diri terhadap hak rakyat) kepentingan umum (utamakan kesejahteraan) proporsionalitas (keseimbangan antara hak dan kewajiban penyelenggara negara) profesionalitas (keahlian) akuntabilitas (dapat dipertanggungjawabkan) Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. keadilan dalam menjalankan hukum/aturan) tertib penyelenggaraan negara (keteraturan.) 13 . keserasian. Muna Sukri. M.Prinsif-prinsif penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

Muna Sukri.) 14 .Pd.Sistem pemerintahan presidensial Ciri-ciri : Fungsi kepala negara dan kepala pemerintahan dilaksanakan oleh orang yang sama Presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen Prediden tidak dapat dibubarkan parlemen Presiden dalam melaksanakan pemerintahan dibantu oleh para menteri yang ditunjuk dan diangkat oleh presiden Para menteri tidak bertanggung jawab kepada parlemen tetapi kepada presiden Masa jabatan kabinet. Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. M. yaitu presiden beserta para menterinya sesuai dengan masa jabatannya.

) 15 . M.Sistem pemerintahan presidensial Kelebihannya :  Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya  Lama masa jabatan eksekutif lebih jelas dan dalam jangka waktu tertentu  Penyusunan program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya  Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan.Pd. Muna Sukri.jabatan eksekutif Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.

Pd. pada umumnya merupakan hasil tawar menawar antara eksekutif dan legislative sehingga dapat menjadi keputusan yang tidak tegas dan memerlukan waktu yang lama Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.) 16 . Muna Sukri. M.Sistem pemerintahan presidensial Kekurangannya :  Sistem pertanggung jawabannya kurang jelas  Kekuasaan eksekutif di luar pengawasan langsung legislative sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak  Pembuatan keputusan/kebijakan publik.

Filipina. Korea Utara.Pd. dan Pakistan. Indonesia dan Amerika Serikat memiliki kesamaan dalam hal bentuk pemerintahan (Republik) dan sistem pemerintahan (presidensial).) 17 . Mesir. Korea Selatan. Brasil. M. Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Argentina. Muna Sukri.Contoh negara-negara yang menganut sistem pemerintahan presidensial antara lain : USA.

Muna Sukri. yaitu perdana menteri dapat membubarkan parlemen Lama masa jabatan kabinet tidak dapat ditentukan meskipun memiliki masa jabatan dalam waktu tertentu Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. sedangkan kepala pemerintahan adalan perdana menteri Parlemen dapat menjatuhkan kabinet melalui mosi tidak percaya Kepala Negara atas saran pemerintah.Pd. M. yaitu para menteri di bawah pimpinan perdana menteri yang bertanggung jawab kepada parlemen Presiden adalah kepala negara.) 18 .Sistem pemerintahan parlementer Ciri-cirinya : Kabinet.

dengan kata lain adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga menjadikan kabinet perlu berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan.Sistem pemerintahan parlementer Kelebihannya : Sistem pertanggung jawaban dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas/transparan Kontrol terhadap kekuasaan eksekutif dapat dilakukan secara efektif melalui parlemen. M. Muna Sukri.Pd. Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara tuntas karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislative Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.) 19 .

) 20 . Muna Sukri. M.Sistem pemerintahan parlementer Kekurangan/kelemahannya: Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada dukungan dan kepercayaan parlemen Masa jabatan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhirnya atau sesuai dengan masa jabatannya Parlemen menjadi tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif Dapat terjadi kabinet cenderung mengendalikan parlemen Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.Pd.

Pd. M. dan Australia. Jepang. India. Malaysia.) 21 . Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.Contoh negara-negara yang menganut sistem pemerintahan parlementer antara lain : Inggris. Muna Sukri.

M.Pd. 12. 13.) 22 . 14. 15. berhak juga mengajukan RUU) Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.Sistem pemerintahan NKRI Kekuasaan Eksekutif : dipegang oleh presiden UUD 1945 : pasal 4 (Kepala Pemerintahan) UUD 1945 : pasal 10. Muna Sukri. 11.17 UUD 1945 : pasal 5 (Kepala legislative.

M. Muna Sukri.Sistem pemerintahan NKRI Kekuasaan legislative : dipegang oleh DPR/DPD UUD 1945 : pasal 20 UUD 1945 : pasal 20 A UUD 1945 : pasal 22D Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.) 23 .Pd.

Pd. Jadi KY bukanlah pelaksana kekuasaan kehakiman. tetapi tugas dan peranannyaberkaitan dengan kekuasaan kehakiman. keluhuran martabat.Sistem pemerintahan NKRI Kekuasaan Yudikatif : MA dan MK UUD 1945 : pasal 24 (2) UUD 1945 : pasal 24 B (1) : Komisi Yudisial bersifat mandiri yang berwenang mengusulkan pangangkatan hakim agung dan mempunyai wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormata. M. Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.) 24 . Muna Sukri. serta perilaku hakim.

sistem pemerintahan negara kesatuan RI menggunakan sistem pemerintahan presidensial. dan Nepotisme (KKN). Perubahan (amandemen) UUD 1945 membawa dampak pada kekuasaan presiden. Muna Sukri. M. Kolusi.Menurut UUD 1945. Secara histories. hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kekuasaan yang mutlak atau sewenang-wenang. Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. yang paling menonjol adalah tumbuh suburnya praktik Korupsi.Pd.) 25 . sistem pemerintahan negara RI mengalami pernah perubahan sesuai dengan konstitusi yang berlaku (menurut perkembangan ketatanegaraan RI) saat itu. Pada masa pelaksanaan sistem pemerintahan Orde Baru banyak kelemahan yang tampak.

14-11-1945 27-12-1949 : bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik serta sistem pemerintahan parlementer. b.Periode perkembangan ketatanegaraan di Indonesia secara formal a. Konstitusi RIS 1949 (UUD RIS 1949) : 27-12-1949 17-8-1950 dengan bentuk negara serikat/federal dan bentuk pemerintahan uni republik dan sistem pemerintahannya parlementer (demokrasi Liberal) Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. M.) 26 . UUD 1945 (18 Agustus 1945 27 Desember 1949) : 18-8-1945 14-11-1945 : bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik serta sistem pemerintahan presidensial. Muna Sukri.Pd.

Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.Pd. M.Periode perkembangan ketatanegaraan di Indonesia secara formal c. UUDS 1950 (17-8-1950 5-7-1959) : bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik serta sistem pemerintahan parlementer (demokrasi Liberal). Muna Sukri. Catatan : pada konstitusi RIS dan UUDS 1950 saat itu sebenarnya digunakan demokrasi parlementer atau demokrasi liberal dan ini jelas tidak sesuai dengan demokrasi Pancasila karena demokrasi tersebut terlalu mengutamakan atau memfokuskan pada kebebasan individu dengan landasan individualisme.) 27 .

Orde baru (11 Maaret 1966 21 Mei 1998) : sistem pemerintahan tetap presidensial dengan demokrasi Pancasila. 28 Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Pemerintahan Orde Baru sarat dengan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) Reformasi (21 Mei 1998 sekarang). Muna Sukri.Pd. M.Periode perkembangan ketatanegaraan di Indonesia secara formal d. Kembali ke UUD 1945 (5 juli 1959 sekarang) Orde lama (5 Juli 1959 11 Maret 1966) : sistem pemerintahan presidensial (setelah dekrit presiden berlaku demokrasi Terpimpin).) .

5. Tanda kehormatan (pasal 15 UUD 1945) Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. (pasal 12 UUD 1945). 3. DPR (pasal 14 (2) UUD 1945). Memberi gelar.. Dengan persetujuan DPR menyatakan perang. 4. M.KEDUDUKAN PRESIDEN RI (1) a. Kekuasaannya antara lain : 1.Pd. Presiden sebagai kepala Negara. dll.) 29 . dan udara (pasal 10 UUD 1945).. Muna Sukri.. Memberi amnesti dan abolisi . tanda jasa. Memberi grasi dan rehabilitasi dengan memperhatikan pertimbangan MA (pasal 14 (1) UUD 1945). membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain (Pasal 11 (1) UUD 1945). laut.. 2. artinya presiden bertanggung jawab penuh atas keberadaan dan tetap berdirinya negara. Menyatakan keadaan bahaya . Pertimb. 7. 6. Memegang kekuasaan yang tertinggi atas angkatan darat. Mengangkat duta dan konsul (pasal 13 (1) UUD 1945).

dalam hal ikhwal kepentingan yang memaksa (pasal 22 (1) UUD 1945).Pd. (c) Mengangkat dan memberhentikan menteri (pasal 17 (2) UUD 1945). 2. (b) Menetapkan PP untuk menjalankan UU (pasal 5 (3) UUD 1945). Kekuasaannya antara lain : 1. Presiden sebagai Kepala Pemerintahan . artinya presiden bertanggung jawab atas jalannya kekuasaan pemerintahan.) 30 . Di bidang Eksekutif (Pemerintahan) (a) Memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD (pasal 4 (1) UUD 1945). M. Di bidang Legislatif (pembuatan UU) (a) Berhak mengajukan RUU kepada DPR (Pasal 5 (1) (b) Berhak menetapkan perpu. (c) Mengajukan RUU APBN untuk dibahas bersama DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD (pasal 23 (2) UUD 1945) Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.KEDUDUKAN PRESIDEN RI (2) b. Muna Sukri.

Muna Sukri.. (b) Memberi amnesti dan abolisi . Di bidang yudikatif (Peradilan) (a) Memberi grasi dan rehabilitasi dengan memperhatikan pertimbangan MA (pasal 14 (1) UUD 1945).) 31 .KEDUDUKAN PRESIDEN RI (3) Kekuasaannya antara lain : 3.Pd. M. karena adanya bukti yang menyatakan bahwa ia tidak bersalah. Abolisi . DPR (pasal 14 (2) UUD 1945). pembatalan atau peniadaan hukuman (pemberhentian proses hukum) yang diberikan kepala negara kepada seseorang. status. Grasi : pengampunan yang diberikan kepala negara kepada seseorang yang sedang melakukan upaya hukum (vonis belum mencapai kekuatan hukum tetap) Rehabilitasi : pengembalian nama baik. Amnesti : pengampunan yang diberikan kepala negara kepada seseorang atau sekelompok orang sedang menjalani pidana (hukuman). Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. dan hak-haknya kepada seseorang atau sekelompok orang yang sedang menjalani pidana (hukuman). Pertimb. (c) Memberi remisi (pengurangan hukuman) kepada seseorang atau sekelompok orang sedang menjalani pidana (hukuman)..

Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.Pd. M.) 32 . Muna Sukri.

Muna Sukri.) 33 . M.Pd.Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.

Pd.) 34 . M.Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Muna Sukri.

M. Muna Sukri.Pd.Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.) 35 .

Pd.Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Muna Sukri.) 36 . M.

) 37 . Muna Sukri.Pd.Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. M.

Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs. Muna Sukri.) 38 .Pd. M.

) 39 .Civics Education : SMA Negeri 1 Kota Pontianak (By : Drs.Pd. Muna Sukri. M.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->