Anda di halaman 1dari 7

Ricky Ardian

09402209 – MIF B4/09

TUGAS : Inspeksi Pasar

Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen Komputer

Untuk tugas inspeksi pasar ini saya menerapkan konsep 5W1H, yang terdiri
dari Who, What, Where, When, Why dan How, sehingga semua poin-poin
penting mengenai inspeksi ini didapat secara struktural.

ð Who : PT. Djarum Indonesia

ð What : Produk hasil produksi dari PT. Djarum Indonesia berupa rokok

ð Where : Inspeksi dilakukan mulai dari warung kelontongan, pasar


tradisional hingga

mini market modern

ð When : Inspeksi dilakukan pada tanggal 30 September 2010

ð Why : Pemilihan PT. Djarum Indonesia sebagai objek inspeksi pasar


saya kali ini berlatar belakang ketertarikan saya terhadap
meningkatnya jumlah perokok setiap tahunnya, berbagai macam
varian rokok yang semakin marak diproduksi dan yang tidak kalah
menarik adalah semakin meningkatnya jumlah manusia yang
meninggal akibat merokok, baik merokok secara aktif maupun
merokok secara pasif. Alasan yang lebih spesifiknya adalah seperti
yang kita tahu bahwa rokok itu merupakan benda/produk yang sangat
membahayakan tubuh apabila dikonsumsi, bahkan di bungkus rokok
nya pun dituliskan bahaya-bahaya merokok, tetapi anehnya malah
semakin banyak saja jumlah perokok setiap tahunnya, bahkan
produsen rokok yang jelas-jelas tahu dan bahkan mencantumkan
bahaya-bahaya merokok pun malah memproduksi berbagai varian
rokok dengan beralasan inovasi produksi agar menarik minat
konsumen. Hal unik inilah yang membuat saya melakukan inspeksi
pasar dengan objek inspeksinya yaitu rokok.

ð How : inspeksi dilakukan dengan mengacu kepada beberapa poin,


diantaranya :

1. Konsumen rokok (jumlah pembeli, banyaknya membeli dan


usia pembeli)

2. Produk Rokok dalam satu Perusahaan (PT. Djarum Indonesia)

3. Varian Rokok dalam satu produk dari satu perusahaan (PT.


Djarum Indonesia)

4. Pesaing (Produk-produk pesaing)

1. Konsumen rokok

Inspeksi untuk poin ini dilakukan di warung kelontongan, yang sangat


mudah dicapai oleh konsumen, baik itu konsumen rokok, ataupun
konsumen produk lainnya. Dalam satu hari, tidak kurang dari 10 orang
membeli rokok dengan jumlah dan merk, juga varian yang berbeda-
beda. Konsumen mulai dari bapak-bapak, mahasiswa bahkan siswa
berseragam SMA atau SMP pun ada. Dan ternyata tidak hanya pria
yang notabene menjadi perokok, wanita pun ada yang merokok dan
tanpa malu membeli rokok.

2. Produk rokok dalam PT. Djarum Indonesia cukup banyak,


diantaranya :
- Djarum Super

Komposisi :

32mg Tar

1,8mg Nikotin

Djarum Coklat

Komposisi :

38mg Tar

2,4mg Nikotin

- Djarum 76

Djarum Black

Komposisi :

25mg Tar
1,6mg Nikotin

- L.A Lights

Komposisi :

15mg Tar

1mg Nikotin

Inspeksi untuk poin ini dilakukan di warung kelontongan, pasar


tradisional dan minimarket modern. Beberapa produk PT. Djarum
diatas adalah produk-produk yang dikenal oleh banyak masyarakat
dan tentunya lumayan banyak juga yang mengkonsumsinya.

3. Dari produk-produk rokok diatas, diproduksi lagi varian rokok guna


menarik minat konsumen dan meningkatkan inovasi produksi
perusahaan. Diantaranya :

- Dari Brand Djarum Black, ber-inovasi produksi dengan beberapa


varian, seperti :

Djarum Black Cappucino

Komposisi :

25mg Tar

1,6mg Nikotin

Djarum Black Tea


Komposisi :

20mg Tar

1,4mg Nikotin

Djarum Black Menthol

Komposisi :

25mg Tar

1,6mg Nikotin

- Dan dari brand L.A Lights, ber-inovasi produksi dengan 1 varian


lainnya, yakni

L.A Lights Menthol

Komposisi :

15mg Tar

1mg Nikotin

Untuk poin ini inspeksi dilakukan di warung kelontongan, pasar


tradisional dan minimarket modern. Perbedaan produk terdapat pada
rasa/perisa yang ditambahkan pada rokok, bukan pada tembakaunya,
tetapi pada filter nya. Seperti pada Djarum Black Cappucino yang
menambahkan rasa kopi cappuccino pada filter rokoknya, begitu pula
untuk rasa lainnya, namun pada L.A Lights menthol, rasa yang
ditambahkan adalah rasa mint segar (menthol) yang mengindikasikan
leganya saat bernafas dengan sedikit hangat ditenggorokkan.

4. Pesaing (Produk-produk pesaing)

Selain harus bersaing dengan produk-produk satu induk, PT. Djarum


Indonesiapun harus bersaing dengan produk-produk rokok keluaran
PT. lainnya seperti :

1. Sampoerna, dan varian diantaranya :

2. Marlboro, dan varian diantaranya :