Anda di halaman 1dari 5

Judul : Cara cerdas hafal Al-Qur’an (Dilengkapi Tips-tips Praktis)

Judul Asli : Kaifa Tahfazhul Qur’anil Karim Al-Qawa’id Adz-Dzahabiyyah


li Hifzhil Quran

Pengarang : 1. Dr. Raghib As-Sirjani

2. Dr. Abdurrahman Abdul Khaliq

Penerjemah: 1. Sarwedi Hasibuan, Lc.

2. Arif Mahmudi

Penerbit : AQWAM

Warna Sampul : Biru


Tebal : 128 halaman

Cetakan : III. Juni 2007 M/Jumadil Tsaniyah 1428 H

Ringkasan :

Al Qur’an adalah Kalamullah yang diturunkan kepada penutup para rasul,


Muhammad bin Abdullah. Allah telah menjadikan Al-Quran sebagai mukjizat
dalam penjelasan . Sehingga ia menjadi mukjizat yang kekal bagi Rasulullah.

Bab 1

WAJIB MEMPELAJARI BAHASA ARAB

Mempelajari Al-Qur’an membutuhkan kemampuan berbahasa Arab. Hal ini


mnjadi wajib hukumnya dalam memahami makna perkataan dan retorika Al-
Qur’an dalam ta’bir (pengungkapan) serta uslub (gaya bahasa)

Bab 2

MENGKAJI SIRAH RASULULLAH

Untuk memahami Al-Qur’an, kita harus mengkaji sirah Rasulullah, mngenai


akhlak dan karakter beliau, serta memahami sabda dan perbuatan beliau.
Karena, Rasulullah telah menafsirkan (menjelaskan) Al-Qur’an dengan sabda
beliau serta mengaplikasikannya dengan perbuatan dan budi pekerti.

Bab 3
BERUSAHA MEMAHAMI TAFSIR Al-QUR’AN

 Memahami Asbabun Nuzul

Dalam memahami Al-Qur’an kita perlu mengetahui sebab turunnya


ayat. Hal itu dikarenakan Al-Qur’an turun secara bertahap sesuai
dengan berbagai peristiwa dan kejadian. Sebagian ayat turun sebagai
jawaban terhadap sebuah pertanyaan, atau sebagai bantahan
terhadap syubhat yang dilontarkan.

 Banyak Mengkaji Kitab-kitab Tafsir

Penghulu para ahli tafsir adalah Ibnu Abbas

 Mempelajari Tafsir dari Para Ulama

Bab 4

TOTALITAS DALAM BELAJAR DAN MENGAMALKAN AL-QUR’AN

1) Menjadikan Al-Qur’an sebagai motivasi

2) Menerapkan ajaran Al-Qur’an secara tepat dalam realita kehidupan

3) Mengambil Ilmu dari Al-Qur’an dan mengamalkannya

4) Menyerahkan makna ayat-ayat mutasyabihat (samar) kepada Allah

TEKNIK DAN APLIKASI PRAKTIS MENGHAFAL AL-QUR’AN

Bab 1

MENGHAFAL AL-QUR’AN ADALAH MUKJIZAT

Anda akan melihat hal-hal sbb:

• Anak anak kecil di bawah usia 10 th, bahkan ada yang baru berusia 7
th menghafal Al-Quran. Mereka juga mampu menghafal Al-Qur’an
seluruhnya dlm usia dn. Inilah kenyataan yang trjd. Padahal, mereka
tak mengerti apa makna kalimat2 yg mrk baca.

• Kita jg srng menemukan orang2 yang buta hrf-tk bisa mmbc dan
menulis- ttp mrk bisa mnghafal Kitab yg mnkjubkan ini hnya dgn
mndngr dan dituntun saja.
• Kt jg srng mlihat orang yg tdk dkrunia nkmat penglihatan, ttp Allah
karuniakan atasnya nikmat Al-Qur’an.

• Akan ttp yang lbh unik dan mnkjubkan lagi ialah ia sama skali tdk bisa
brbicara dngn bahasa Arab, ttp mmp menghafalkan kitab brbahasa
Arab ini bahakan secara tartil

Salah seorang sahabat yang mulia Abdullah bin Mas’ud menuturkan,”


Hendaknya seorang pengmban Al-Qur’an :

• Meprhatikan malamnya (dgn qiyamul lail ) di kala orang lain


terlelap dalam buaian mimpi dan tidur dan memperhatikan
siangnya ( dngn shaum ) di kala manusia berbuka

• Memperhatikan sedih dan dukanya di kala orang lain bergmbira ria


dan rintihan tangisnya di kala orang lainbercengkerama; dan

• Khusyuk di kala orang lain tidur dalam khayalan

Bab 2

KAIDAH POKOK DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN

 Kaidah 1 Ikhlas

Ada beberapa niat yang dapat anda tanamkan:

 Berniat memperbanyak dan sering membaca Al-Quran

 Berniat melaksanakan qiyamul lail dengan hafalannya

 Berniat memproleh kemuliaan seorang hafizh Al-Qur’an di sisi


Allah

 Berniat agar kedua orang tua dikenakan mahkota kemuliaan


pada hari kiamat kelak

 Berniat membentengi diri dari azab akhirat

 Berniat mengajarkannya kepada orang lain

 Berniat menjadi seorang suri tauladan yang baik bagi soraang


muslim dan non muslim

 Kaidah 2 Tekad yang kuat dan bulat


 Kaidah 3 Pahamilah besarnya nilai amalan anda

 Kaidah 4 Amlakan apa yang anda hafalkan

 Kaidah 5 Membentengi diri dari jerat-jerat dosa

 Kaidah 6 Berdoalah

 Kaidah 7 Pahamilah makna ayat dengan benar

 Kaidah 8 Menguasai ilmu tajwid

 Kaidah 9 Sering mengulang – ulang bacaan

 Kaidah 10 Melakukan shalat secara khusyuk dengan ayat-ayat (surat)


yang telah dihafal

Bab 3

KAIDAH PENDUKUNG DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN

 Kaidah pendukung 1 Membuat perencanaan yang jelas

 Kaidah pendukung 2 Bergabunglah dengan sebuah kelompok

 Kaidah pendukung 3 Bawalah Al-Qur’an kecil dalam saku anda

 Kaidah pendukung 4 Dengarkanlah bacaan imam shalat baik-baik

 Kaidah pendukung 5 Mulailah dari juz-juz Al-Qur’an yang mudah


dihafal

 Kaidah pendukung 6 Gunakanlah 1 jenis mushaf Al-Qur’an dalam


menghafal

 Kaidah pendukung 7 Jangan berpindah hafalan sebelum benar-benar


hafal

 Kaidah pendukung 8 Membagi-bagi surat yang panjang

 Kaidah pendukung 9 Memprhatikan ayat-ayat mutasyabihat

Ayat – ayat mutasyabihat lebih dari 2000 ayat

 Kaidah pendukung 10 Perlombaan menghafal Al-Qur’an Al-Karim


KAIDAH-KAIDAH EMAS DALAM MENGHAFAL AL-QUR’ANUL KARIM

 Hendaknya anda membatasi porsi hafalan setiap harinya

 Jangan mengahafal melebihi batas harian, sampai anda menghafalnya


secara sempurna

 Jangan beralih ke surat lain sebelum anda benar-benar menghafalnya

 Senantiasa memperdengarkan hafalan anda

Memperdengarkan kepada hafizh (tasmi’) yang lain atau mencocokkan


dengan mushaf

 Manfaatkanlah usia emas dalam menghafal

Usia tersebut adalah usia antara 5 sampai 23 tahun. Di bawah 5 tahun


kemampuan menghafal manusia masih lemah. Setelah usia 23 th
kmampuan mnghafal mulai menurun, kemampuan memahami dan
menelaah meningkat.