Anda di halaman 1dari 22

PAPIL EDEMA

Pembimbing :
Dr. Siar Dyah Priyantini, Sp.M

Penyusun : Rachmawati Ayu Azhariya, S.Ked

12/08/21 1
DEFINISI
• Papil edema merupakan suatu pembengkakan
diskus saraf optik sebagai akibat sekunder dari
peningkatan tekanan intra kranial.

• Berbeda dengan penyebab lain dari


pembengkakan diskus saraf optik,
pengelihatan biasanya masih cukup baik pada
papil edema akut.

12/08/21 2
• Papil edema hampir selalu timbul sebagai
fenomena bilateral dan dapat berkembang dalam
beberapa jam sampai beberapa minggu.

• Istilah ini tidak dapat digunakan untuk


menggambarkan pembengkakkan diskus saraf
optik yang disebabkan oleh karena infeksi,
infiltratif, atau peradangan.1
 

12/08/21 3
ANATOMI
• Nervus Optikus adalah saraf yang membawa
rangsang dari retina menuju otak. Diskus
optikus (papilla N. Opticus) merupakan bagian
dari nervus optikus yang terdapat intra okuler
yang dapat dilihat dengan pemeriksaan
Ophthalmoscopy.

12/08/21 4
• N. Optikus mempunyai panjang sekitar 50
mm. Adapun bagian-bagian dari Nervus
Optikus itu adalah sebagai berikut :

 Bagian intra okuler sepanjang 0,70 mm =


PAPIL
 Bagian intra orbita sepanjang 33 mm = antara
bola mata dan foramen optik
 Bagian intra kanalikuler sepanjang 6 mm
 Bagian intra kranial sepanjang 10,00 mm =
antara foramen optik dan khiasma optikum1
12/08/21 5
PATOFISIOLOGI
• Pembengkakkan diskus saraf optik pada papil
edema disebabkan tertahannya aliran
aksoplasmik karena edema intra axonal pada
daerah diskus saraf optik.

• Ruang subarakhnoid pada otak dilanjutkan


langsung dengan pembungkus saraf optik. Oleh
karena itu, jika tekanan intrakranial meningkat,
maka tekanan diteruskan ke saraf optik, dan
pembungkus saraf optik bekerja sebagai suatu
torniket yang menghalangi transpor aksoplasmik.
12/08/21 6
• Papil edema dapat berkaitan dengan penurunan
penglihatan akut setelah dekompresi
intrakranium mendadak atau penurunan perfusi
sistolik.

• Pada papil edema kronik, diskus yang hiperemis


dan meninggi menjadi putih abu-abu akibat
gliosis astrositik dan atrofi saraf disertai konstriksi
sekunder pembuluh-pembuluh darah retina.
dapat muncul pembuluh darah kolateral
optikosiliaris dan eksudat halus atau drusen.2

12/08/21 7
ETIOLOGI
• (i) Kenaikan Tekanan Intra Kranial :

 Setiap tumor atau space-occupying lesions (SOL) pada susunan


saraf pusat, terutama yang letaknya infra tentorial seperti : tumor
serebrum, abses, hematom subdura, malformasi arteriovena,
tumor cerebellum (otak kecil), tumor pada ventrikel ke-IV, tumor
pada fossa cranii anterior dll
 Hipertensi intra kranial idiopatik
 Penurunan resorbsi LCS (pada thrombosis sinus venosus, proses
peradangan, meningitis, perdarahan subararaknoid)
 Peningkatan produksi LCS
 Obstruksi pada sistem ventrikular
 Edema serebri/encephalitis
12/08/21 8
• (ii) Pseudo Tumor Cerebri :
Thrombosis vena intra kranial, gangguan
endokrin seperti : Addison’s disease, Cushing’s
disease; abses otak, perdarahan subarakhnoid
atau perdarahan subdural, hydrocephallus.

• (iii) Penyakit-Penyakit Pada Orbita :


Tumor dari nervus optikus, thyroid
ophthalmopathy.
12/08/21 9
• (iv) Penyakit-Penyakit Pada Mata :
Glaukoma akut, uveitis.

• (v) Penyakit-Penyakit Sistemik :


Hipertensi maligna, blood dyscrasia, anemia
dan pulmonary insufficiency, uremia

12/08/21 10
DIAGNOSIS
• ANAMNESA
gejala yang terjadi pada pasien dengan papil
edema adalah akibat sekunder dari
peningkatan tekanan intra kranial yang
mendasarinya :
 Sakit kepala: memburuk ketika bangun tidur,
dan dieksaserbasi oleh batuk dan jenis
manuver Valsava lainnya.
 Mual dan muntah
12/08/21 11
• Gejala Visual seringkali tidak ditemukan, namun gejala-
gejala berikut dapat terjadi:

 Beberapa pasien mengalami gangguan visual transient


(adanya penglihatan memudar keabu-abuan, terutama
ketika bangun dari posisi duduk atau berbaring, atau
penglihatan jadi kerlap – kerlip seperti lampu saklar
yang dihidupmatikan secara cepat).
 Penglihatan kabur, konstriksi pada lapangan pandang
dan penurunan persepsi warna.
 Diplopia dapat ditemukan jika terjadi parese N.III, N.IV,
N.VI
 Tajam penglihatan biasanya tidak terganggu kecuali
pada penyakit yang sudah lanjut.
12/08/21 12
• PEMERIKSAAN FISIK

 Tanda-tanda vital, terutama tekanan darah untuk


menyingkirkan hipertensi maligna.
 Adanya gangguan neurologis dan penyakit yang
berhubungan dengan demam.
 Tajam penglihatan, penglihatan warna, dan
pemeriksaan pupil seharusnya normal. Defek
relatif aferen pupil biasanya tidak ditemukan.
Defisit abduksi sebagai akibat sekunder dari
kelumpuhan saraf kranialis keenam terkadang
dapat ditemukan berkaitan dengan peningkatan
tekanan intrakranial.
12/08/21 13
• Pemeriksaan fundus ditemukan tanda-tanda
berikut:
 
 Manifestasi awal

– Hiperemia diskus : tanda yang paling dini dari papil


edema, disebabkan karena dilatasi kapiler
– Edema. Sering dimulai pada daerah nasal dari diskus.
Bila terdapat dilatasi dan edema bersama-sama maka
akan berwarna merah abu-abu.
– Batas papil kabur, dimulai pada bagian atas dan
bawah, selanjutnya menjalar kebagian nasal. Sedang
batas papil bagian temporal biasanya masih baik dan
paling terakhir menjadi kabur. Akibatnya diameter
diskus optikus menjadi lebih besar.

12/08/21 14
– Perdarahan kecil pada lapisan serabut saraf.
Bentuk perdarahan berupa flame shaped dan
punctata/bercak. Bila perdarahan terlihat jelas,
maka hal ini menunjukkan bahwa papil edema
terjadi sangat cepat dan mendadak.

– Elevasi papil. Tinggi elevasi dari papil dapat


ditentukan dengan membandingkan pembuluh
darah papil yang terlihat jelas dengan melihat
terang pembuluh darah retina. Elevasi ini diukur
dengan Dioptri (biasanya lebih dari 2 Dioptri).
12/08/21 15
 Manifestasi lanjut

– Jika papil edema terus memburuk, pembengkakkan


lapisan serabut saraf akhirnya menutupi batas normal
diskus dan diskus secara kasar terlihat terangkat.
– Terjadi sumbatan vena, dan perdarahan peripapiler
menjadi lebih jelas, diikuti dengan eksudat dan cotton-
wool spots yang berada di atas atau di sekitar papil.
Keadaan ini disebabkan karena pembengkakan dan
degenerasi dari serabut-serabut saraf.
– Retina sensoris peripapiller dapat tumbuh secara
konsentris atau, terkadang, membentuk lipatan radial
yang dikenal sebagai Paton lines.
12/08/21 16
 Manifestasi kronis

– Jika papil edema menetap selama beberapa bulan,


hiperemia diskus perlahan menghilang,
memberikan gambaran abu-abu atau pucat pada
diskus yang sudah hilang central cup-nya.
– Seiring dengan waktu, diskus dapat
mengembangkan deposit kristalin yang mengkilat
(disc pseudodrusen).

12/08/21 17
PENATALAKSANAAN
• A. Medikamentosa

 Diuretik: obat carbonic anhydrase inhibitor,


acetazolamide (Diamox), dapat berguna pada
kasus tertentu, terutama pada kasus-kasus
hipertensi.

 Penurunan berat badan disarankan pada kasus


hipertensi.

 Kortikosteroid mungkin efektif dalam kasus yang


berkaitan dengan keadaan.
12/08/21 18
• B. Operatif

 Jika terdapat lesi massa yang mendasari maka harus


diangkat.
 ventriculoperitoneal shunt dapat digunakan untuk
memintas LCS.
 Dekompresi selubung saaf optik dapat dilakukan untuk
mengurangi pemburukan gejala okuler dalam kasus
hipertensi intra kranial idiopatik yang tidak terkontrol
dengan obat-obatan. Prosedur ini kemungkinan tidak
akan menghilangkan sakit kepala persisten yang terjadi.
12/08/21 19
PROGNOSIS
• Prognosis dari papil edema sangat tergantung
pada penyebabnya. Pasien dengan tumor otak
prognosisnya buruk. Pada penyakit obstruksi
ventrikuler dapat dibuat shunt dengan sukses.

• Bila papil edema timbul secara cepat maka


prognosanya kurang baik. Papil edema dengan
elevasi lebih dari 5 Dioptri, disertai dengan
perdarahan dan eksudat yang banyak akan
memperburuk prognosa penglihatan.
12/08/21 20
KESIMPULAN
 Diagnosis papil edema memerlukan penanganan yang
serius sampai keadaan patologi yang paling buruk
dapat disingkirkan. Konsultasi neurologis, bedah saraf,
atau neuroradiologis biasanya diperlukan.

 Terapi selalu ditujukan pada penyebabnya yaitu dengan


menurunkan tekanan intra kranial. Setelah penyebab
papiledema telah dihilangkan, maka papiledema akan
mereda dengan batas papil mulai jelas kembali bahkan
kadang-kadang tanpa meninggalkan bekas.

12/08/21 21
TERIMA KASIH

12/08/21 22