Anda di halaman 1dari 5

RESUME 3

RELIGION
GRADE V TERM 2
THEME :SIMPLE MACHINES
JANUARY 3th – MARCH 8th 2010
Teacher : Mr. RAFIQ
A. Membaca & Mengartikan Al-Quran Surah Pilihan

1. Surah Al-Fiil

Surah Al-Fiil terdiri dari 5 ayat. Surah ini

termasuk golongan surah-surah Makkiyah.

Nama Al-Fiil diambil dari kata Al-Fiil yang

terdapat pada ayat pertama surah Al-Fiil

berarti gajah.

Surah Al-Fiil menerangkan tentang

penyerangan yang dilakukan oleh pasukan

bergajah Yaman yang dipimpin oleh Abrahah.

Abrahah ingin menghancurkan Ka’bah di

Mekkah. Peristiwa ini terjadi pada tahun

kelahiran Nabi Muhammad SAW (571 M).

Tahun ini disebut tahun Gajah karena

bersamaan dengan peristiwa penyerangan

tentara bergajah tersebut.

Surah Al-Fiil mengajarkan kepada kita betapa besar kekuasaan

Allah SWT. Hal ini terbukti saat Allah SWT menghancurkan pasukan

bergajah hanya dengan mengirimkan kawanan burung Ababil.

ِ‫حيم‬
ِ ‫ن الّر‬ ِ ‫حَم‬
ْ ‫ل الّر‬ِّ ‫سِم ا‬ ْ ‫ِب‬
} ٍ‫ضِليل‬
ْ ‫ي َت‬
ِ ‫ل َكْيَدُهْم ف‬
ْ ‫جَع‬ْ ‫{ َأَلْم َي‬1} ‫ل‬ ِ ‫ب اْلِفي‬
ِ ‫حا‬ َ‫ص‬ ْ ‫ك ِبَأ‬
َ ‫ل َرّب‬ َ ‫ف َفَع‬َ ‫َأَلْم َتَر َكْي‬
{4} ‫ل‬ ٍ ‫جي‬
ّ‫س‬ِ ‫جاَرٍة ّمن‬ َ‫ح‬ ِ ‫{ َتْرِميِهم ِب‬3} ‫ل‬ َ ‫طْيًرا َأَباِبي‬
َ ‫عَلْيِهْم‬
َ ‫ل‬ َ‫س‬ َ ‫{ َوَأْر‬2
5} ٍ‫ف َمْأُكول‬ ٍ ‫ص‬ْ ‫جَعَلُهْم َكَع‬ َ ‫}َف‬
Artinya: Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana

Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? (1) Bukankah Dia

telah menjadikan tipu daya mereka [untuk menghancurkan Ka’bah] itu

sia-sia?, (2) Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang

berbondong-bondong, (3) yang melempari mereka dengan batu [berasal]

dari tanah yang terbakar, (4) Sehingga mereka dijadikan-Nya seperti

daun-daun yang dimakan [ulat]. (5)

2. Surah Al-Ma’un

Surah Al-Ma’un merupakan urutan surah yang ke-107 dalam Al-

Quran setelah surah At-Takatsur. Surah ini terdiri atas tujuh ayat.

Nama surah Al-Ma’un diambil dari ayat yang ke tujuh. Al-Ma’un berarti

barang-barang yang berguna.

Sebab-sebab turunnya (asbabun nuzul) surah Al-Ma’un, sebagai

berikut:

1. Orang-orang munafik memamerkan (riya) shalat kepada kaum

mukminin.

2. Orang-orang munafik meninggalkan shalat apabila tidak ada orang

yang melihatnya.

3. Mereka menolak memberikan bantuan, pertolongan, atau pun

pinjaman kepada orang lain.

Kandungan makna surah Al-Ma’un adalah sebagai berikut :

1. Penjelasan sifat-sifat buruk sebagai pendusta agama yang membawa

kesengsaraan, yaitu

a. Menghardik anak yatim

b. Tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

c. Enggan menolong dengan barang yang berguna.

2. Ancaman Allah SWT terhadap orang-orang yang mengerjakan shalat,

tetapi lalai dalam shalatnya.

3. Ancaman Allah SWT terhadap orang-orang yang berbuat pamer.


ِ‫حيم‬
ِ ‫ن الّر‬ ِ ‫حَم‬
ْ ‫ل الّر‬ ِّ ‫سِم ا‬
ْ ‫ِب‬
ّ ‫ح‬
‫ض‬ ُ ‫لَي‬
َ ‫{ َو‬2} ‫ع اْلَيِتيَم‬ ّ ‫ك اّلِذي َيُد‬ َ ‫{ َفَذِل‬1} ‫ن‬ ِ ‫ب ِبالّدي‬
ُ ‫ت اّلِذي ُيَكّذ‬َ ‫َأَرَءْي‬
‫لِتِهْم‬
َ‫ص‬َ ‫عن‬ َ ‫ن ُهْم‬ َ ‫{ اّلِذي‬4} ‫ن‬ َ ‫صّلي‬
َ ‫ل ّلْلُم‬ُ ‫{ َفَوْي‬3} ‫ن‬ ِ ‫سِكي‬
ْ ‫طَعاِم اْلِم‬
َ ‫عَلى‬ َ
7} ‫ن‬ َ ‫عو‬ُ ‫ن اْلَما‬
َ ‫{ َوَيمَْنُعو‬6} ‫ن‬ َ ‫ن ُهْم ُيَرآُءو‬ َ ‫{ اّلِذي‬5} ‫ن‬ َ ‫ساُهو‬ َ}

Artinya: Tahukah kamu [orang] yang mendustakan agama? (1) Itulah

orang yang menghardik anak yatim, (2) dan tidak menganjurkan

memberi makan orang miskin. (3) Maka kecelakaanlah bagi orang-

orang yang shalat, (4) [yaitu] orang-orang yang lalai dari shalatnya,

(5) orang-orang yang berbuat riya’ (6) dan enggan (memberikan

bantuan) dengan barang berguna (7).

B. Kisah Sahabat Nabi Muhammad SAW


1. Khalifah Abu Bakar r.a.

Abu Bakar mempunyai nama lengkap Abdullah bin Abi Quhafah.

Sebelum memeluk Islam, beliau adalah seorang saudagar kaya dari

keluarga bangsawan yang sangat dihormati oleh masyarakat Quraisy,

beliau juga dikenal berakhlaq mulia dan tidak pernah minum-minuman

keras sebagaimana lazimnya para pembesar pada masa itu.

Abu Bakar telah menjalin persahabatan dengan Rasulullah SAW

jauh sebelum Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul. Beliaulah tokoh

yangbanyak berkorban untuk menegakkan agama Islam di samping Nabi

Muhammad SAW. Abu Bakar yang artinya “Bapak Pagi” adalah nama

julukan yang diberikan kepadanya oleh Nabi Muhammad SAW, karena

beliaulah seorang bapak yang pertama memeluk Islam di antara sahabat

Nabi yang bergelar “Assabiqunal Awwalun”, artinya generasi pertama

yang memeluk Islam. Setelah peristiwa Isra-Mi’raj, Abu Bakar diberi

gelar As-Siddiq karena beliau orang yang selalu membenarkan dan

membela segala tindakan dan ajaran Nabi Muhammad SAW.


Abu Bakar adalah khalifah pertama dari empat orang khalifah

setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar As-Siddiq

memerintah menjadi khalifah selama 2 (dua) tahun, yakni 632-634 M.

Walaupun kepemimpinan Abu Bakar cukup singkat, sumbangan pemikiran

dan hartanya terhadap perkembangan Islam tidaklah sedikit.

Di antaranya adalah keberhasilannya menumpas golongan Riddah

(orang-orang yang murtad), orang-orang yang tidak mau membayar

zakat, dan orang-orang yang mengaku dirinya sebagai nabi. Perluasan

wilayah kekuasaan Islam dan pengumpulan lembar-lembar Al-Quran juga

dimulai pada masa Khalifah Abu Bakar.

2. Khalifah Umar bin Khattab r.a.

Umar bin Khattab adalah sahabat Rasulullah SAW yang menempati

urutan kedua sebagai pejuang Islam sesudah Abu Bakar As-Siddiq.

Beliau adalah tokoh kenamaan pada suku Qurasiy. Sebelum masuk Islam,

Umar merupakan orang yang paling kejam dan keras memusuhi Islam.

Pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar As-Siddiq r.a., Umar

menjadi penasihat Abu Bakar. Abu Bakar mencalonkan Umar sebagai

penggantinya sebelum kematiannya pada tahun 634 M. Dengan begitu

Umar bin Khattab menjadi khalifah Islam kedua bagi umat Islam.

Setelah dilantik menjadi khalifah, Umar bin Khattab segera

mengambil kebijaksanaan dalam memajukan Pemeritahan Islam di

Madinah. Selain melanjukan perjuangan perluasan wilayah kekuasaan

Islam yang telah dilakukan oleh Abu Bakar, seperti membebaskan Baitul

Maqdis di Yerusalem dari kekuasaan Romawi Timur. Umar bin Khattab

menjadi khalifah kurang lebih 10 tahun. Pemerintahan Islam pada masa

itu meliputi wilayah Mesir, Palestina, Syiria, Afrika Utara, Armenia, dan

Asia Kecil. Walaupun Umar bin Khattab memiliki kekuasaan yang sangat

luas, namun beliau tetap hidup dalam kesederhanaan.


Khalifah Umar bin Khattab wafat pada tahun 644 M karena

dibunuh oleh seorang budak dari Persia yang bernama Abu Lu’luah. Dia

menikam Khalifah Umar bin Khattab saat mengimami shalat subuh di

Masjid Nabawi, Madinah. Makamnya berdampingan dengan makam Nabi

Muhammad SAW dan Abu Bakar As-Siddiq.

Sumber :
1. Achmad Farichi, dkk, Khazanah Pendidikan Agama Islam 2,
Yudistira : 2006.
2. Bambang Murtedjo, Sirin, Cinta Agama Islam untuk SD Kelas 2,
Ganexa Exact : 2007.
3. M. A. Maksum, Khazanah Pendidikan Agama Islam 2, Tiga Serangkai
: 2007
4. New Teaching Resource, Pendidikan Agama Islam untuk kelas 2,
Esis : 2004.
5. Ariany Syurfah, Muliti Intelligences for Islamic Teaching, Syamil
Publishing : 2007
6. M. Thohir, SEI, Binaul Ibadah, 2007.