Anda di halaman 1dari 10

APRESIASI PEMBANGUNAN

ISLAMIC CENTER & BUSINESS CENTRE


SAMARINDA

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 1


Tinjauan Arsitektur Islam terhadap Rencana Pembangunan
Islamic Centre dan Business Centre Samarinda Kalimantan Timur

Pendahuluan

Dengan penuh rasa bangga dan bahagia, bahwa Samarinda sebagai Ibu Kota Propinsi
Kalimantan Timur, akan memiliki Islamic Centre dan Business Centre yang terbesar
di Asia Tenggara.

Setelah mempelajari secara sekilas, pada gambar perencanaan bahwa perwujudan


Islamic Centre Samarinda, diilhami oleh bentuk-bentuk Arsitektur Byzantine Akhir
atau Awal Arsitektur Islam yang berkembang, di Istambul/Constantinopel, Turki dan
khususnya Mesjid Sophia.

Maksud dan Tujuan.

Tanpa mengurangi rasa bangga dan hormat/salut kepada seluruh unsur terkait dalam
Perencanaan ini, mohon izinkan kami untuk sedikit turut dalam memberi masukan
atau meninjau hal-hal yang sederhana guna lebih meningkatkan karakteristik budaya
dan jaman saat ini yang terdapat pada daerah Kalimantan Timur dan khususnya
Sepanjang Tepian Mahakam.

Sejarah singkat Turki

Seperti yang kita ketahui bersama, Turki dalam sejarah adalah wilayah Anatolia
dengan batas utara, Pantai Selatan Laut Hitam, sebelah barat-utara dengan Bulgaria,
diselatan sebagian patai utara Laut Mediterania, Siria, Irak, dan sebelah timur dengan
Iran dan Rusia.

Anatolia sebelum Islam

Adalah dibawah Imperium Romawi di bawah Diocletian (284-304 M) dibagi dua


wilayah Barat dan Timur, dan dilanjutkan oleh Constantine yang kemudian
menjadikan Constantinopel sebagai Pusat Pemerintahan, Kebudayaan dan Agama
Kristen setelah dijadikan Agama Negara.

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 2


Jaman Muslim Awal di Turki.

Hubungan Turki dan Islam dimulai sejak 642 ketika konflik Turki-Arab. Dinasti
Muslim Pertama memerintah Turki adalah Yasaman Kutay abad IX (870 M). Secara
keseluruhan adaptasi Islam oleh Bangsa Turki terjadi antara 920-960. Hegemoni
Bangsa Turki ini semakin kuat pada masa dibawah Saljuk Yang Agung (Saljuk the
Great), pengikutnya kelompok suku Turcomans, Orang-orang Turki nomadic-pe-
rampok yang kemudian memeluk agama Islam. Dan selanjutnya periode-periode
sebagai berikut;
Saljuk (1070-1308); Danishemendid (1071-1177); Saltukid (1092-1202); Artuqid
(1102-1408); Mengujukid (1118-1252); Mongol (1243-1335); Qaramandid (1256-
1483), Beylik (akhir abad XIV- akhir abad XVI) dan Ottoman {1281-1924).

Perkembangan Arsitektur Turki

Bangunan Turki-Muslim lebih dekat dengan tradisi asli dibanding pengaruh luar.
Arsitektur Saljuk tercipta berakar pada budaya Padang Pasir Asia Tengah yang
beradaptasi dengan sangat baik dengan Pola Religius, secara bervariasi Shamanism,
Budha dan Islam. Saljuk mewarisi dan dipengaruhi dua peradapan Anatolia berbeda
Hittites dan Uraltus, dilain pihak oleh Peradaban Mesopotania dan Saljuk-Irak, dan
Siria.

Arsitektur Hagia Sophia (532-7)

Hagia Sophia artinya Penentu Kearifan atau Divine Wisdom, dahulu adalah Saint
Sophia sebuah Katedral yang dibangun berturut-turut oleh Constantine (280-337) dan
Thedosius II (401-450) dirancang oleh dua Arsitek Anthemius dan Isodorus,
kemudian pada jaman Ottoman berkuasa 1453 diubah menjadi Mesjid.

Citra Gereja

Tradisi umat Kristen melihat dalam bangunan Gereja sebagai suatu lambang dari
Bunda Maria, Ibu Yesus; Gereja selaku Alma Mater atau Bunda Tersayang yang
Menyayangi dari umat terutama dari para pendosa.
Dalam gereja-gereja katedral citra Alma Mater terungkap sebagai Regina (ratu)
khususnya Regina Pacis (Ratu Kedamaian). dengan Keanggunan dan Transparansi
cahaya melalui bidang-bidang kaca.
Citra yang menentukan dalam gereja-gereja Abad Pertengahan yang disebut bergaya
Gotik juga ekspresif mengungkapkan cita rasa lambang “Cahaya yang datang di
dalam Kegelapan” (Yo,1)
Vertikalis karena pandangan hidup Kristen dimasa itu berpendapat, hanya dunia
bakalah yang sejati, sedang dimensi horizontal selalu dalam pengertian mistik, abdi
dari arah vertikal.
Citra Suci dari bahasa Yunani Icon, berupa warna emas melambangkan Kebesaran,
Suci; Jingga melambangkan Kekuatan; merah tua melambangkan Darah Yesus; hijau
dan cokelat melambangkan kerendahan hati.

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 3


Citra Mesjid

Citra Mesjid Arab

Manusia Arab yang dalam budayanya tidak mengenal hirarki menggunung seperti di
Cina. Manusia Arab dari alamnya manusia Demokratik.
Di hadapan Allah Mahabesar, setiap manusia sederajat, tidak ada yang tinggi atau
rendah.
Penghayatan Arsitektural yang menonjol dibagian Benua Timur Tengah, adalah
Hiasan atau Ornamen dalam bentuk kaligrafi ayat-ayat Al Qur’an yang melebur diri
dan kehilangan “ego” mereka ke dalam suatu kesatuan kosmik menjadi penghayatan
kehadiran Kalam Illahi jiwa manusia islam, yang berseru: “La-ilaha ill-Allah”

Citra Mesjid Cina

Berbeda dengan budaya bangsa Arab, kaum Muslimin Cina mengemukakan aspek
religiolitas ke Tuhanan menuju Allah yang hanya dapat dilalui melewati tahap-tahap
kesempurnaan diri dan pemahaman diri. Dimana diingatkan kepada perjalanan
seorang Salik yang melalui jalan Tariqat tertentu,melangkah perlahan Maqamat,
orang yang mencari Talib untuk menjadi manusia yang memahami Arif dan Tawaqal
(menyerah kepada Allah).
Simbolik empat tingkatan pemahaman al Qur’an.
Petunjuk Harafiah (ibarah)
Petunjuk Perbandingan(isyarah)
Petunjuk kiasan/tersembunyi (lata’if)
Petunjuk Kebenaran Spiritual (haqa’if)

Citra Tradisi India

Semua yang dapat ditangkap melalui Pancaindera adalah “Maya” seperti orang
Yunani, sehingga mereka berupaya tidak terperosok pada Maya itu.
Filsafat India selalu terdiri dari 3 lapisan pokok;
• Kama Datu penuh keinginan/nafsu/hasrat
• Rupa Datu Sadar semu/serba ramai/membingungkan/konflik.
• Arupa Datu Kesadaran sejati/hening/tanpa rupa/tahap kemutlakan.

Citra Mesjid di Indonesia.

Khususnya di Jawa tidak lepas dan dipengaruhi budaya lokal, karena manusia
Indonesia seumumnya bersifat eklektik (suka campuran), maka mesjid bercampur
dengan sisa-sisa kebudayaan Hindu bergaya campuran India, Turki dan
Pakistan/Gujarat.

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 4


Citra Arsitektur Barat abad 19-20

Kurun zaman, serba mempesona tanpa tanggung jawab dan puas diri penuh akal.
Masyarakat Borjuis pada akhir abad 19 adalah masyarakat kapitaslis dengan tujuan
tunggal; Produksi, bukan penciptaan dan nurani yang gelisah.

Pergantian abad 19- ke 20 l’Art Nouveau, arsitek menjadi ahli dekorasi, sehingga
terjadi “Recourse was made to catalogue of the past, to all the brick-abrack of the
history”. Dan akhirnya ialah “an eclecticismus inevitably became the key of the taste”
Eclecticismus adalah suatu semangat menjiplak serba campur aduk, dari semua unsur
yang disenangi. Disebabkan oleh kemalasan budi untuk menggali inti-inti yang
pokok, terhadap kosmos semesta alam, dan pada akhirnya erat sekali kaitannya
dengan penghayatan keyakinan ke Tuhanan

Hal ini terjadi kerena Barat sedang mengalami krisis dari dalam, yang terutama
datang dari perombakan struktur-struktur lama oleh revolusi teknologi dan industri.

Masjid sekilas

Mesjid Pertama

Mesjid pertama di dunia adalah rumah Nabi Muhammad SAW. Atau yang dikenal
dengan Mesjid Quba atau Mesjid Qiblatain, 5 Km dari Mesjid Nabawi di Medinah,
bentuk terdiri dari dinding/tembok keliling segi-empat mengelilingi halaman dan
kamar-kamar untuk Nabi dan Keluarga. Terdapat bagian Mihrab yang menghadap
Kiblat Mekah, yang sebelumnya kearah Aqsa di Yerusalem.dibuat oleh Omar Ibn
Abdul Aziz. Kemudian dibuatkan Mimbar dengan tiga tangga, dimana Nabi duduk
berkotbah. Pintu masuk ditandai dengan Gapura. Pada halaman dihiasi oleh air
mancur berfungsi juga sebagai tempat wudu. Sedangkan Minaret/menara dan
balkon/mezzanine oleh Abdul al Aziz.

Masjid Jami Cordoba 785 M Spanyol

Kapasitas 80.000 jemaah, didirikan oleh Abdurrahman Ad-Dakhil (khalifah


Abdurrahman I) keturunan Bani Umayyah yang lari dari Damascus.Suriah.
Panjang Utara-Selatan 175 m. Lebarnya Timur ke Barat 134 m dan Tinggi 20 m.
Dalam masjid terdapat 20 ruang besar. Mihrab, dibuat dengan empat tiang
bertentangan dua diantaranya terbuat dari batu pualam warna hijau dan dua lainnya
berwarna biru langit. Didalamnya terdapat tujuh buah arcade. Dikiri Mihrab terdapat
ruang Khasanah dan Mimbar yang terpisah disebelah kanannya.
Disebelah Utara terdapat Saumah tempat iktikaf dan dzikir, diatasnya terdapat
ruangan dengan 4 buah pintu, tempat muazin yang berjumlah 16 orang. Diatas sekali
terdapat tempat azan, berbentuk persegi empat, terdiri dari lima tingkat dengan tinggi
93 m dan lebar 12 m. Ruang kiblat masjid jami ini lebarnya 7 m dan tinggi 16 m
dengan mihrab ditengahnya. Gapuranya yang bernama Bab al Manarah tinggi 10 m
lebar 8 m dengan ukiran tembaga. Dibangun selama 2 abad. Tahun1236 mesjid ini
dirubah menjadi gereja dan dikenal dengan nama La Mazquita.

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 5


Masjid Raja Sevilla didirikan tahun 1171, dalam masa pemerintahan Abu Ya’kup
Yusup bin Abdul Mu’min, pada tahun 1248 dirubah menjadi gereja Santa Maria de la
Sede. Menara dengan tinggi 70 m didirikan oleh Sultan Abu Yusuf Yakub al Mansur,
sekarang dinamai La Tour de Giralda. Dan sama halnya dengan gereja Santo Cristo de
la Luz, gereja Santa Maria, gereja Santa Maria de Torenzito dan gereja Santo Tome
adalah berasal dari bangunan masjid, dan hingga kini masih berfungsi.

Masjid Agung Demak

Masjid tertua di Indonesia dan pertama di Jawa berada dikota Demak 22 km sebelah
Timur Semarang, Jawa Tengah. Menurut legenda didirikan oleh Wali Songo secara
bersama-sama dalam satu malam pada tahun Saka 1399 (1477).
Bahan bangunan kayu Jati ukuran 31 x 31 m dengan bagian serambi 31 m x 15 m,.
Atap tengahnya ditopang oleh 4 (empat) buah tiang besar, yang masing-masing
dibuat oleh; Sunan Ampel, saka sebelah Tenggara, Sunan Gunung Jati, saka sebelah
Barat Daya, Sunan Bonang, saka sebelah Barat Laut dan Sunan Kalijaga, saka sebelah
Timur Laut, yang berupa ikatan beberapa balok kayu kecil yang menjadi satu, saka
besar. Serambi dengan delapan buah tiang adalah tambahan bangunan pada zaman
Adipati Yunus.1520. Sunan Kalijaga sangat berperan dalam membetulkan arah
Kiblat, saat itu.
Bangunan Masjid Agung Demak mempunyai unsur kebudayaan Hindu Jawa. karena
memiliki bentuk yang meruncing keatas mirip candi.
Motif-motif hiasan didalamnya tampak punya hubungan dengan Kerajaan Majapahit.
Kerajaan Islam Demak didirikan oleh Raden Fatah, adalah bangsawan kerajaan
Majapahit yang menjabat Adipati kerajaan besar Hindu di Bintoro Demak.
Ciri lain dari mesjid ini adalah Masjid Makam yang diliputi oleh suasana mistik.
Atap bersusun 3 (tiga) tingkat melambangkan Islam, Iman dan Ikhsan. Jumlah
Pintunya 5 (lima) melambangkan Rukun Islam dan Jendelanya berjumlah 6 (enam)
melambangkan Rukun Iman.

Pengaruh Kesultanan Demak hingga ke Banjar

Kerajaan Islam Kalimantan, Kesultanan Banjar/Kerajaan Daha (sekarang Negara)


di Kalimantan Selatan dan selanjutnya Kotawaringin Kalimantan Tengah menjadi
Islam 1620 dan Kalimantan Timur di Kesultanan Kutai 1700. dan Kesultanan Pasir
kerajaan Sadurangas 1521 Miladiyah

Citra/Icon Ulama Banjar

Pada masa Sultan Tahlilullah 1700-1745 penguasa Kesultanan Banjar. Pada tahun
1717, mengangkat anak yang masih berusia 7 tahun dari pasangan Abdullah dan
Aminah dari daerah Lok Gabang, yang kemudian di usia 30 tahun Sultan
mengirimnya ke Mekah untuk menuntut ilmu dengan biaya kerajaan. Selama 30 tahun
beliau menuntuk ilmu dan diberi kepercayaan mengajar dan memberi fatwa di
Masjidilharam. Kemudian melajutkan pelajaran di Medinah selama 5 tahun. Sebelum
kembali ke Banjar beliau sempat membetulkan beberapa mesjid di Jakarta yang

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 6


menurut pengetahuannya dan keyakinannya tidak tepat yaitu Mesjid Jembatan Lima,
Masjid Luar Batang, dan Masjid Pekojan. Beliau sangat aktif menulis, salah satu
karya tulis yang terbesar berjudul “Sabilal-Muhtadin” (jalan orang-orang yang
mendapat petunjuk). Hingga akhirnya beliau wafat tahun 1812 dan dimakamkan di
Pelampayan kota kelahirannya 56 km dari Kotamadya Banjarmasin.

Mesjid di Kalimantan Timur

Mesjid Dasoi Tanah di wilayah kerajaan Sadurangas Kesultanan Pasir Tahun 1521
Miladiyah, Tanah Grogot. Kalimantan Timur.
Awal peristiwa permulaan abad XVI, di kerajaan Kuripan dan Daha sedang
memerintah seorang Raja bernama Sukarama 1555-1585 yang terkenal sangat kejam.
Raja Sukarama sampai hati melakukan pembunuhan pada kakak kandungnya yang
menjadi raja di Kuripan dan Daha dan berkedudukan di Candi Agung (AmuntaI)
dengan nama Sang Sakar Sungsang, hal ini dilakukan untuk memenuhi hasratnya
kepada kakak iparnya yang bernama Ratu Permai Suri atau Ibu Pangeran Samudra
yang kemudian bernama Sultan Suriansyah.

Untuk menghindar dan menyelamatkan putri tunggalnya dari upaya gangguan Raja
Sukarama dan Pangeran Mangku Bumi1585-1588, bekas Panglima Perang kerajaan
Kuripan dan Daha yang bernama Ariya Manau dan adiknya Geruntung Manau pergi
meninggalkan wilayah Kuripan dan Daha, menuju utara dan berhendi di kepala
Sungai Kandilo kerena banjir. Kemudian mendirikan kerajaan Sadurangas yang
berarti Kerajaan Inti Kekuatan, dengan mengangkat putri tunggalnya yang dikenal
oleh rakyatnya sebagai Puteri di dalam Petung ini terjadi pada tahun 921 H atau 1516
Miladiyah.

Tahun 1521 Miladiyah berlabuh kapal berbendera warna hijau berlambang Bulan
Sabit warna putih, bertulis huruf arab warna emas dengan kalimat Laa Ilaha Illallah
Muhammadar Rasulullah, dari Giri yang dipimpin oleh Abu Mansur Indra Jaya yang
kemudian nikah dengan Puteri Dalam Petung. Yang kelak kemudian membantu
Pangeran Samudra atau Pangeran Suriansyah setelah masuk Islam. Pada tahun 1595
perang saudara merebut kerajaan Kuripan dan Daha dari Pengeran Tumengung 1588-
1598.

Perwujudan bentuk Arsitektural sebagai Ciri Keagamaan.

Kubah bawang yang banyak terdapat di Nusantara biasa dipergunakan sebagai


mahkota menara Gereja di Jerman Selatan dan Austria.sejak jaman Barok Rokoko
abad 18.

London mendapat sebutan kota menara dan kubah sebagai bangunan Gereja di
Inggris, dirancang oleh Christopher Wren tahun 1663

Pada bagian puncak Menara/minaret awalnya merupakan tempat meletakan jenazah


yang berorientasi ke Matahari.

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 7


Menara atau tugu juga sebagai perlambang/symbol poros, atau sila adalah satu-
satunya unsur yang paling pokok/utama, yang kemudian berkembang mejadi tempat
mengumandangkan Adzan seruan untuk waktu sholat bagi umat Islam.

Denah persegi empat sama sisi, dengan tambahan tonjolan pada masing-masing
sisinya menyerupai Stupa Budha dan Candi Hindu.

Banjarmasin dikenal dengan sebutan Kota dengan seribu surau.

Pesan-pesan.

Baik dalam dunia Islam maupun Kristen pada hakekatnya seluruh alam raya dan
tempat manapun di bumi adalah sah dan suci untuk beribadat, karena tiada tempat
satupun di luar jangkauan Rahmat dan Berkat Tuhan. Pelambangan dan ekspresi
arstekturalnya dapat bermacam-macam wujud. Sewajarnya Mesjid, Gereja atau Kuil
mencari citranya sendiri sesuai dengan penghayatan segi-segi konkret riil yang paling
berbicara bagi bangsa kita.

Dalam menguraikan bentuk, pola tata ruang, dekorasi dan seterusnya dapat dilihat
dari konsepnya dan tidak perlu dipermasalahkan apalagi diperdebatkan asal usulnya,
dan yang terpenting adalah niat dari seseorang atau kelompok muslim untuk
mendirikan mesjid.

Sesungguhnya Mesjid itu adalah milik Allah, karena itu jangan menyembah selain
Allah sesuatupun. Alquran, surat Al-Jin [72]: 18.

Konsep arsitektural asli di tanah air, adalah penyesuaian diri, pelarasan diri dengan
alam.

Catatan

Ideas generate form and form communicates ideas, dimana ide atau konsep itu
berpijak atau hanya memindahkan Pesona Turki.

Dalam membangun Mesjid hendaknya sesuai dengan fungsi sebenarnya yaitu


ketakwaan.

Rasulullah SAW dengan tentara muslim pernah berperang di Mu’tah 1.100 km dari
Madinah dan di Tabuk 112 km dari Madinah melawan Tentara Romawi dan Persia
atau Iran sekarang.

Ahlulbait terdiri dari 5; Rasulullah SAW, Fatimah, Ali, Hasan dan Husein.

Dalam kaum Syiah dikenal 12 Imam, lahir setelah Rasulullah SAW wafat yang terdiri
dari; Ali bin Abi Talib; Hasan bin Ali bin Abi Talib; Husen bin Ali bin Abi Talib; Ali
bin Husein Zainal Abidin; Muhammad al Baqir; Ja’far as Sidiq;

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 8


Musa al Kazim; Ali ar Rida; Muhammad al Jawad; Ali al Hadi; Hasan al Askari;
Muhammad al Muntazar (al Mahdi)

Rohulkudus / Ruh al Qudus =Roh Suci menurut filsuf Farabi Ibnu Sina berarti Akal
Kesepuluh atau menurut ajaran Islam adalah Malaikat Jibril.

Perkembangan Islam ke wilayah Timur berbeda dengan perkembangan Islam ke


wilayah Barat. (sejarah filsafat Islam Al-Ghazali).

Pesan Umar bin Khattab ra. dalam Pembangunan Mesjid hendaknya tidak digunakan
warna Merah dan Kuning agar Umat tidak mudah marah.

Nabi Ibrahim AS
Lahir di Babylonia Selatan Mesopotania sekarang Irak. Adalah nenek-moyang bangsa
Arab dan Yahudi. Pada masa Raja Namrud dakwah dihambat hijrah ke Palestina yang
penduduknya menyembah Dewa Bintang. Dengan atas restu Siti Sarah menikahi Siti
Hajar berputra Ismail. Ka’bah dan Zamzam dan Penyembelihan hewan kurban pada
Idul Adha.

Nabi Musa AS
Lahir di Mesir pada zaman kejayaan Fir’aun, Ibu Musa Yakabad, Ayah Imron bin
Qahat bin Lawi bi Yakup, dari Bani Israel yang tertindas. Diasuh oleh Istri Fir’aun
yang bernama Asiah, tetapi atas kuasa Allah SWT bayi yang dihayutkan hanya
berkenan diasuh dan disusui oleh Ibunya sendiri sebagai inang di kerajaan Fir’aun.
Setelah dewasa Musa pergi ke Madyan tempat tinggal Nabi Syu’aib AS, dan menikah
dengan putrinya. Kembali ke Mesir tiba di bukit (Tur) Sina, menerima wahyu, dan
mukjizat. Kitabnya Taurat sebagai pedoman kaum Bani Israel.

Nabi Daud AS
Keturunan ke 13 dari Nabi Ibrahim, bermukim di Betlehem, adalah Raja Bani Israel.
Kitabnya Zabur. Keistimewaan atas perintah Allah SWT berzikir pagi dan senja
bersama alam. Hari Sabtu merupakan hari Besar sebagaimana disampaikan Nabi
Musa AS. Sebagai Raja selama 40 tahun.

Nabi Sauleman AS,


Putra dari Nabi Daud AS, diberi keistimewaan memerintah bukan saja pada manusia
tetapi juga semua jenis binatang dan Jin. Kisah Ratu Balqis dari kerajaan Saba
Membangun rumah suci di Yerusalem yang diberi nama Baitulmakdis.

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 9


Data Pustaka
• Alain Cheneviere, The Mediterranean, lands of the Olive Tree, Culture &
Civilizations, 1997.
• A.S. Assegaff, Sejarah Sadurangas atau Kesultanan Pasir. 1982
• Josep Prijotomo, Ideas and Form of Javanese Architecture, 1984
• Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Eksiklopedi Islam Cetakan 4 Jakarta
Ichtiar Baru Van Hoeve 1997.
• Oxford, ensiklopedi Pelajar, 1992.
• Seyyed Hossein Nasr, Oliver Leaman. Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam Buku
Pertama, London dan New york 1996
• Y.B.Mangunwijaya, Wastu Citra, Pengantar ke Ilmu Budaya Bentuk Arsitektur,
Sendi-sendi filasatnya beserta contoh-contoh Praktis. 1988
• Yulianto Sumalyo, Arsitektur Mesjid dan Monumen Sejarah Muslim, 2000.

Aspirasi Islamic 6-8-2OO4 Page 10