P. 1
Komplemen

Komplemen

|Views: 243|Likes:
Dipublikasikan oleh Rifad Riger

More info:

Published by: Rifad Riger on Jan 24, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/20/2014

pdf

text

original

Komplemen Himpunan Komplemen himpunan A ádalah himpunan semua eleven yang menjadi anggota U dan tidak menjadi anggota

A. Dengan perkataan lain bahwa bahwa komplemen dari himpunan A ádalah himpunan baru yang anggota-anggotanya terdiri anggota bukan A. Komplemen dari statu himpunan A dilambangkan dengan “A” atau “A’” dibaca bukan A atau komplemen A. Jika dinyatakan dengan notasi pembentuk himpunan maka A = A’ = x x   dan x  A atau xx  A . Apabila dinyatakan dengan diagram Venn, komplemen A ditunjukkan dengan daerah yang diarsir. U A’ A

Perhatikan A’ ada diluar A. Jadi A A’, sehingga A  A’ =  dan A  A’ = U

Contoh 11. Diketahui U = x x bilangan cacah  10 A =  ,3,5,7 dan B = 4,5,6 1 Tunjukkan bahwa : a) (A  B)’ = A’  B’ b) (A  B)’ = A’  B’ dengan menggunakan diagram Venn

7.2.9 Dengan Diagram Venn (A  B)’ = A’  B’ A .4.6.6.6 .7 dan B = 4.2.5.3.1 .8.6 maka A’ = 0.4.2 Daerah yang diarsir Mendatar menunjukkan (A  B)’ Daerah yang diarsir tegak menunjukkan B’ yang diarsir mendatar menunjukkan A’ .9 B .8.6.3.1.4 .9 A’  B’ = 0.4 . b) (A’  B’) = 5 (A  B)’ = 0.9 A  B =  .6 .4.8.9 1 B’ = 0.3.7.5.8.9 Jadi (A  B)’ = A’  B’ .5.5.3 .Jawab: Diketahui: a) A =  .3.2.8.5 .1.4.2.5.7 1 Jadi (A  B)’ = A’  B’ (A  B)’ = 0.7 .2. Daerah yang arsir datar dan tegak menunjukkan A’  B’ Jadi daerah yang ditunjukkan (A  B)’ = daerah yang ditunjuk oleh A’  B’.1 .0 .5 .7 B A .7.6 .1.9 A’  B’ = 0.3.2.3 .8.6.

Sedangkan gambar sebelah kanan.6 . .2 Gambar sébelah kiri menyajikan daerah yang diarsir mendatar sebagai (A  B)’. Jadi daerah yang ditunjukkan (A  B)’ sama dengan yang ditunjukkan A’  B’.Dengan diagram Venn (A  B)’ = A’  B’ A .6 .5 .0 .7 B A .9 B .3 .4 . Daerah yang diarsir tegak dan mendatar merupakan daerah A’  B’.6 .4 . daerah yang diarsir mendatar sebagai A’ dan daerah yang diarsir tegak sebagai B’.1 .1 .5 .3 .7 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->