Anda di halaman 1dari 10
Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011
USD 9,075 9,068 9,070 9,065 9,065 9,060 9,065 9,064 9,055 9,050 9,045 9,040 9,044 9,038
USD
9,075
9,068
9,070
9,065
9,065
9,060
9,065
9,064
9,055
9,050
9,045
9,040
9,044
9,038
9,035
9,030
9,025
9,020
13-Jan 14-Jan 17-Jan 18-Jan 19-Jan 20-Jan
MAKROEKONOMI

SUKUBUNGA

 

Dec-10

Nov-10

Change

BI Rate

6,50%

6,50%

0,00%

 

30-Oct-10

29-Oct-10

Change

SBI 1 bulan SBI 3 bulan

6,26%

6,26%

0,00%

6,36%

6,36%

0,00%

 

Dec-10

Nov-10

Oct-10

Kepemilikan Asing pada SBI (Triliun IDR)

 

54,93

57,81

72,64

Kepemilikan Asing padaSUN (Triliun)

195,76

191,2

191,99

Deposito

1 bulan

3 bulan

12 Bulan

 

IDR

6,50%

6,62%

6,71%

USD

0,00%

1,12%

0,97%

INFLASI

Des-10

Nop-10

Bulanan Kumulatif Year on Year

0,92%

0,60%

6,96%

5,98%

6,96%

6,33%

Cadangan Devisa

Des-00

Nop-10

Bulanan (Million $)

96,20

92,76

Indonesia Sovereign Rating

Rating

Outlook

Moody'sInvestor Services Standard & Poor's Fitch Ratings

Ba1

Positive

BB

Positive

BB+

Stable

Japan Credit

Rating Agency

BBB-

Stable

Rating & InformationInc.

BB+

Stable

KURS

20-Jan-11

19-Jan-11

Change

%

USD

9.068,00

9.044,00

24,00

0,27%

EURO

12.187,40

12.151,98

35,42

0,29%

GBP

14.475,26

14.474,75

0,51

0,00%

AUD

9.028,55

9.071,59

-43,04

-0,47%

JPY/100

11.032,99

11.011,45

21,54

0,20%

SGD

7.051,88

7.055,72

-3,84

-0,05%

HKD

1.165,87

1.162,84

3,03

0,26%

PHP

204,23

203,64

0,59

0,29%

MYR

2.970,69

2.961,36

9,33

0,32%

CNY

1.376,38

1.372,69

3,69

0,27%

KOMODITAS

19-Jan-11

18-Jan-11

Change

(%)

Alumunium (S/MT) Gas Alam (mmBtu) Emas (US$/Troy Oz) CPO (RM/ton) Tembaga (US$/metric t Timah (US$/metric ton) Nikel ($/MT) Perak ($?Troy OZ) Jagung (US$c/bushel) Gula (USd/lb.) Kopi (US$/lb) Karet $/Kg

2.444

2.439

5,00

0,21%

4,45

4,42

0,03

0,68%

1.360

1.386

26,00

-1,88%

3.771

3.715

56,00

1,51%

9.740

9.690

50,00

0,52%

27.020

27.005

15,00

0,06%

26.360

25.990

370,00

1,42%

28,31

29,25

0,94

-3,21%

659,50

648,75

10,75

1,66%

31,53

31,12

0,41

1,32%

236,50

235,35

1,15

0,49%

5,68

5,51

0,17

3,09%

Komoditas:

,

Pergerakan harga beberapa komoditas pada perdagangan per 19 Januari 2011 cenderung naik dengan rincian sebagai berikut:

harga Alumunium naik dari penutupan harga sebelumnya sebesar ke harga US$ 2.444 per $/MT atau naik sebesar 5.00 poin atau naik sebesar 0,21%, harga komoditi Gas Alam naik di harga US$ 4.45 per $/mmBtu atau naik sebesar 0.68%.

Untuk harga komoditas mineral seperti Tembaga naik ke harga US$ 9.740 per $/MT atau naik sebesar 50.00 poin atau naik sebesar 0,52%. Timah yang naik diharga US$ 27.020 per metric atau naik sebesar 15.00 poin atau naik sebesar 0,06%. Nikel naik dari penutupan harga sebelumnya pada harga US$ 26.360 per MT atau naik sebesar 1.42%.

Harga untuk beberapa komoditas pangan seperti Jagung naik diharga US$ 659.50 per cent/bu atau naik sebesar 10.75%, pada bahan pangan Gula naik diharga US$ 31.53 per cent/llb. Dan untuk harga Karet naik diharga US$ 5.68 per Kg atau naik sebesar 3.09%.

Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN

IHSG 3,600.00 3,550.00 3,517.28 3,564.94 3,560.61 3,548.64 3,500.00 3,535.73 3,450.00 3,454.12 3,400.00
IHSG
3,600.00
3,550.00
3,517.28
3,564.94
3,560.61
3,548.64
3,500.00
3,535.73
3,450.00
3,454.12
3,400.00
3,350.00

Market Analysis:

Pada perdagangan, Rabu (19/1/2011), IHSG melemah 14,36 poin (0,40%) ke level 3.534,284. Indeks LQ 45 melemah 2,58 poin ke level 621,74. Sebelum penutupan, IHSG sempat terganggu oleh matinya datafeed sehingga informasi data saham terhenti, namun kini sudah pulih.

Kondisi bursa regional yang belum sehat membuat investor masih enggan untuk mengambil transaksi yang besar. IHSG pada perdagangan Kamis (20/1/2011) diprediksi masih akan bergerak lesu di teritori negatif.

INDEKS

19-Jan-11

18-Jan-11

Change

(%)

IHSG

3,517.28

3,548.65

(31.37)

-0.88%

LQ45

617.66

624.32

(6.66)

-1.07%

Global

19-Jan-11

18-Jan-11

Change

(%)

DOWJONES

11,822.80

11,837.93

(15.13)

-0.13%

NASDAQ

2,704.29

2,765.85

(61.56)

-2.23%

NYSE

8,104.92

8,174.12

(69.20)

-0.85%

S&P500

1,280.26

1,295.02

(14.76)

-1.14%

FTSE100

5,867.90

6,056.40

(188.50)

-3.11%

CAC 40

3,964.84

4,012.68

(47.84)

-1.19%

NIKKEI 225

10,437.31

10,518.98

(81.67)

-0.78%

HANGSENG

24,003.70

24,153.98

(150.28)

-0.62%

STI

3,205.48

3,249.58

(44.10)

-1.36%

EKUITAS

19-Jan-11

18-Jan-11

Change

(%)

TopVolume

BNBR

69

71

(2)

-2.82%

BUMI

3.050

3.150

(0)

-3.17%

ENRG

112

117

(5)

-4.27%

BHIT

177

183

(6)

-3.28%

ASRI

245

265

(20)

-7.55%

TopValue

BUMI

3.050

3.150

(0)

-3.17%

BMRI

5.800

5.700

0

1.75%

ASII

47.400

48.400

(1)

-2.07%

UNTR

21.500

22.000

(1)

-2.27%

ADRO

2.450

2.600

(0)

-5.77%

TopGain

ELSA

315

315

0

0.00%

ADRO

2.450

2.600

(0)

-5.77%

BJBR

1.140

1.200

(0)

-5.00%

BMRI

5.800

5.700

0

1.75%

BUMI

3.050

3.150

(0)

-3.17%

Pada perdagangan Rabu (19/1/2011), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) tercatat melemah tipis 12,64 poin (0,11%) ke level 11.825,29. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 13,10 poin (1,01%) ke level 1.281,92 dan Nasdaq melemah 40,49 poin (1,46%) ke level 2.725,36.

Highlight News:

PT CIMB Securities mengincar bisnis penjaminan emisi saham baru (IPO) atau obligasi sebesar Rp 2 triliun di tahun 2011. Jumlah ini meningkat 2 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. (detik.com) UBS AG Singapore Non-Treatry Omnibus Account menambah kepemilikannya di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). UBS AG telah mengingkatkan kepemilikannya dari 301.250.000 saham (15,06%) menjadi 302.250.000 saham (15,11%). (inilah.com) Penawaran saham terbatas atau right issue PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dikabarkan akan mengalami oversubscribe atau kelebihan permintaan sebanyak lebih dari dua kali. (okezone.com)

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011

HARGA SAHAM LQ-45

Jumat, 21 Januari 2011 HARGA SAHAM LQ-45 Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan r
Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011

REKSA DANA

c

c

V

 

20-Jan-11

19-Jan-11

CHANGE

eturn 1 thn Terakhi

Pendapatan Tetap

 

Reksa Dana CIMB - Principal Bond

12.688,07

12.962,93

(274,86)

1170,50%

MR Dollar(USD)

1,96

1,96

0,00

151,44%

Jatim Treasury Fund

0,00

0,00

0,00

41,86%

Investa Dana Dolar Mandiri

1,17

1,17

(0,00)

40,66%

Si Dana Obligasi Maxima

2.025,12

2.030,68

(5,56)

69,36%

Schroder USD Bond Fund

1,24

1,25

(0,00)

38,98%

CIMB Principal Dollar Bond (Rp)

8.866,90

8.861,50

5,40

35,79%

Pendapatan Tetap Utama

2.531,31

2.564,67

(33,36)

35,68%

Tiga Pilar Dana Tetap

1.982,58

2.028,91

(46,33)

35,64%

First State Ind. Bond Fund

1.942,24

1.980,50

(38,26)

35,12%

Saham

Pratama Saham

3.756,46

3.873,01

(116,55)

198,16%

Trim Kapital Plus

2.193,92

2.274,54

(80,62)

171,33%

Panin Dana Prima

2.161,27

2.214,27

(53,00)

164,31%

Dana Pratama Ekuitas

5.762,80

5.927,58

(164,78)

153,99%

Reksa Dana Grow-2 Prosper

1.976,18

2.035,51

(59,33)

153,52%

GMT Dana Ekuitas

2.347,70

2.396,52

(48,82)

147,95%

BNP Paribas Solaris

1.590,14

1.639,95

(49,81)

136,78%

Batavia Dana Saham

35.578,59

36.545,07

(966,48)

128,74%

Reliance Equity Fund

1.761,93

1.816,18

(54,25)

149,22%

Si Dana Batavia Saham

0,00

0,00

0,00

135,36%

Pasar Uang

 

DPLK BRI Pasar Uang

0,00

0,00

0,00

12,38%

Trim Kas 2

1.000,00

1.000,00

0,00

11,40%

Si DanaKas Optimal

0,00

0,00

0,00

9,67%

Optima Likuid BIG Dana Lancar Si DanaKas Maxima Mandiri Investa Pasar Uang Danareksa Gebyar Dana Likuid Bahana Dana Likuid CIMB - Principal Money Market

1.000,00

1.000,00

0,00

9,62%

1.000,00

1.000,00

0,00

9,41%

0,00

0,00

0,00

8,73%

1.000,00

1.000,00

0,00

8,66%

1.000,00

1.000,00

0,00

8,54%

1.000,00

1.000,00

0,00

7,94%

0,00

0,00

0,00

7,61%

Campuran

Pratama Berimbang Semesta Dana Maxima Schroder Dana Prestasi Panin Dana Unggulan BNP Paribas Pesona Prospera Balance Panin Dana Unggulan Premier Optima MRS Flex Kresna Manulife Dana Tumbuh Berimbang

2.633,93

2.706,67

(72,74)

150,73%

4.648,57

4.718,10

(69,53)

119,04%

19.789,25

20.377,23

(587,98)

109,45%

3.908,72

3.986,80

(78,08)

109,42%

17.315,76

17.785,09

(469,33)

116,45%

4.070,35

4.211,83

(141,48)

112,21%

3.908,72

3.986,80

(78,08)

109,42%

2.092,56

2.131,87

(39,31)

109,08%

1.494,10

1.515,97

(21,87)

104,33%

1.447,41

1.479,16

(31,75)

98,28%

Proteksi

.

RD Terproteksi Manulife Dana Tetap Har Mahanusa Dragon Protect BNP Paribas Capital V

2.061,26

2.097,97

(36,71)

52,14%

1.574,97

1.562,51

12,46

50,37%

1.204,74

1.204,74

0,00

45,90%

Mahanusa Sovereign Bond Fund Bahana Optima Protected Fund 8 Bahana Optima Protected Fund 5

1.416,84

1.388,57

28,27

45,20%

1.107,77

1.109,56

(1,79)

41,94%

1.071,28

1.071,28

0,00

41,93%

Si Dana

Proteksi Global Bonds Fund

1.392,99

1.388,70

4,29

40,07%

Danareksa Proteksi Melati Optima V

1.129,51

1.129,51

0,00

39,29%

Trim Gebyar Terproteksi I Mandiri Cap. Prot. Income Fund 7

1.379,13

1.379,13

0,00

28,69%

1.026,89

1.026,89

0,00

27,23%

Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011
INDEKS F-25 BC F-25 BC IHSG LQ-45 Perbandingan Return 0.04 0.03 0.02 0.01 0 -0.01
INDEKS F-25 BC
F-25 BC
IHSG
LQ-45
Perbandingan Return
0.04
0.03
0.02
0.01
0
-0.01
-0.02
-0.03
11-Jan 12-Jan 13-Jan 14-Jan 17-Jan 18-Jan 19-Jan 20-Jan
 

17-Jan

18-Jan

19-Jan

20-Jan

F-25 BC

1,067.87

1,072.19

1,063.16

1,038.35

IHSG

3,535.73

3,548.65

3,517.28

3,454.12

LQ 45

622.29

624.32

617.66

605.72

Emiten yang tergolong dalam F-25 BC

TLKM ISAT TINS UNTR GGRM UNVR BUMI JSMR INTP BYAN PGAS INCO PTBA ITMG MEDC
TLKM
ISAT
TINS
UNTR
GGRM
UNVR
BUMI
JSMR
INTP
BYAN
PGAS
INCO
PTBA
ITMG
MEDC
ASII
SMGR
LPKR
ANTM
KLBF
HMSP
ADRO
AALI
INDF
INDY
INDEKS FGSI
IHSG
LQ45
FGSI
Return IHSG vs LQ45 vs FGSI
8.00%
6.00%
4.00%
2.00%
0.00%
-2.00%
-4.00%
-6.00%
-8.00%
01/12
04/12
07/12
10/12
13/12
16/12
19/12
22/12
25/12
28/12
31/12
03/01
06/01
09/01
12/01
15/01
18/01
28/12 31/12 03/01 06/01 09/01 12/01 15/01 18/01 INDEKS F-25 BC Indeks F-25 BC ( Big

INDEKS F-25 BC

Indeks F-25 BC (Big Capitalization) adalah indeks yang portofolionya terdiri dari 25 saham terpilih dengan nilai kapitalisasi pasar besar.

Pada perdagangan 20 Januari 2011, indeks F-25 BC ditutup pada level 1,038.35 dengan rincian 2 saham emiten menguat , tidak ada saham emiten yang stagnan, dan 23 saham emiten melemah.

Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 20 Januari 2011 diantaranya PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dengan nilai return sebesar 0.76% dengan nilai saham sebesar Rp 3275 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan nilai return sebesar 0.58% dengan nilai saham sebesar Rp 4275.

Sedangkan emiten yang mengalami penurunan diantaranya adalah PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) dengan nilai return sebesar -6.12% dengan nilai saham sebesar Rp 2450 dan PT Indika Energy Tbk (INDY) dengan nilai return sebesar -6.04% dengan nilai saham sebesar Rp 4550

Untuk emiten yang mengalami stagnan TIDAK ADA .

INDEKS FGSI (FBI Government Stock Index)

Indeks FGSI merupakan indeks yang berisikan saham-saham milik pemerintah. Saat ini, dalam bursa terdapat 17 saham milik pemerintah. Dari 17 saham inilah, FBI mencoba membuat indeksnya sehingga dapat mengetahui kinerja dari saham-saham BUMN tersebut. Perdagangan saham-saham di bursa penutupan hari Kamis (20/1), IHSG berada pada posisi 3.454,12 atau mengalami penurunan sebesar 63,15 poin atau sebesar 1,80 %. Sementara indeks LQ45 berada pada posisi 605,72 atau mengalami penurunan sebesar 16,02 poin atau sebesar 2,58 %. Sedangkan portfolio yang membentuk indeks bumn (FGSI) mengalami penurunan sebesar 12,40 poin atau sebesar 1,82 % dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Dari 17 saham tersebut, pada perdagangan tanggal 20 Januari 2011, 2 saham mengalami kenaikan, 15 saham mengalami penurunan.

Saham yang mengalami kenaikan diantaranya adalah BMRI naik 50 point (0,87 %), JSMR naik 25 point (0,77 %).

Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan diantaranya adalah SMGR turun 300 point (3,57 %), TINS turun 75 point (2,83 %), TLKM turun 250 point (3,21 %).

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011

INDEKS F-50 SC

Perbandingan Return F-50 SC IHSG LQ-45 0.01 0.005 0 ` -0.005 -0.01 -0.015 -0.02 -0.025
Perbandingan Return
F-50 SC
IHSG
LQ-45
0.01
0.005
0
`
-0.005
-0.01
-0.015
-0.02
-0.025
13-Jan
14-Jan
17-Jan
18-Jan
19-Jan
20-Jan
 

14-Jan

17-Jan

18-Jan

19-Jan

20-Jan

F-50 SC

824.00

824.16

830.39

824.24

815.93

IHSG

3569.14

3535.73

3548.65

3517.28

3454.12

LQ 45

629.07

622.29

624.32

617.66

605.72

Emiten yang tergolong dalam F-50 BC

IATA

CTTH

AMAG

BRNA

IGAR

APLI

MITI

RAJA

LPPS

MYTX

AKKU

BTEK

MAMI

TIRT

DSFI

SDRA

WICO

MYOH

HADE

VRNA

BPFI

MRAT

BAYU

POLY

LCGP

BIPP

PYFA

ALMI

INAI

WEHA

ZBRA

INCI

LPCK

EKAD

RBMS

ITTG

SMMT

MICE

LMAS

BEKS

SIMA

JKSW

BACA

KOIN

PRAS

HOME

INDX

KDSI

AIMS

PUDP

       

INDEKS F-50 SC

Indeks F-50 SC (Small Capitalization) adalah indeks yang portofolionya terdiri dari 50 saham terpilih dengan nilai kapitalisasi pasar kecil.

Pada perdagangan 20 Januari 2011, indeks F-50 SC ditutup pada level 815.93 dengan rincian 5 saham emiten yang menguat, 24 saham stagnan, dan 21 saham melemah.

Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 19 Januari 2011 adalah Aneka Kemasindo Utama Tbk (AKKU) dengan nilai return sebesar 19.58% dengan harga saham sebesar Rp 143 per lembar saham, Pudjiadi Prestige Limited Tbk (PUDP) dengan nilai return sebesar 1.47% dengan harga saham sebesar Rp 340 per lembar saham

Sedangkan emiten yang mengalami penurunan diantaranya adalah Bayu Buana Tbk (BAYU) dengan nilai return sebesar -8.70% dengan harga saham Rp 230 per lembar saham, Leo Invesments Tbk (ITTG) dengan nilai return sebesar -8.64% dengan harga saham Rp 81 per lembar saham.

Untuk emiten yang mengalami stagnan diantaranya adalah Prima Alloy Steel Tbk (PRAS) dengan harga saham Rp 91 per lembar saham, Siwani Makmur Tbk (SIMA) dengan harga saham sebesar Rp 128 per lembar saham.

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011

FIXED INCOME INFORMATION

 

sumber:

FBI ‘s Government Bond Yield Curve

  sumber: FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA • Pada penutupan perdagangan kemarin
  sumber: FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA • Pada penutupan perdagangan kemarin

BERITA DAN ANALISA

FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA • Pada penutupan perdagangan kemarin hari Selasa

Pada penutupan perdagangan kemarin hari Selasa tanggal 18 Januari 2011. Pasar SUN terlihat mengalami kenaikan tipis. Setelah sebelumnya selama sepekan pasar SUN kita tergucang hebat akibat banyak nya dana asing yang keluar. Masih besarnya dana asing yang mendominasi pasar SUN kita jelas menjadi catatan yang perlu diwaspadai oleh investor lokal. Kami memperkirakan gucangan hebat yang terjadi selama sepekan akibat terus keluarnya dana asing dari pasar SUN kita masih akan berlanjut. Dari data yang kami peroleh dari direktorat jenderal pengelolaan utang negara yang pada tanggal 7 Januari porsi kepemilikan asing sebesar 198.75 dan pada tanggal 14 Januari hanya sebesar 191.34 Hal ini juga berarti dalam sepekan dana asing yang hengkang dari pasar SUN mencapai Rp 7,41 triliun turun 3,72%. Pada penutupan perdagangan kemarin kami melihat kenaikan sedikit dibantu dengan hasil lelang yang terjadi di pasar SUN dan pembelian kembali oleh pemerintah. Kemungkinan besar pada perdagangan hari ini pasar akan relatif bergerak stabil meski bayang-bayang dana asing yang bisa berpotensi akan hengkang.

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011 Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada ins
Jumat, 21 Januari 2011 Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada ins

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011

TECHNICAL INDICATOR

Jumat, 21 Januari 2011 TECHNICAL INDICATOR Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.

Jumat, 21 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011

RESEARCH TEAM

Jumat, 21 Januari 2011 RESEARCH TEAM Frans Hamonangan Franky Oktober Nando David Raymond Josua Simorangkir Berton

Frans Hamonangan Franky Oktober Nando David Raymond Josua Simorangkir Berton Manurung Nico Berman Hendy Hafidz

-Banking- -Bond- -Mutual Fund- -Technical Indicator- -Currency- -Mining- -Commodity- -Information Technology-

PT. FINANSIAL BISNIS INFORMASI

Komplek Mitra Matraman A1/17 Jl. Matraman Raya No. 148

+6221 859 18040 Ext. 105 risetfbi@finansialbisnis.com www.finansialbisnis.com

+6221 859 18040 Ext. 105

+++jisfjisjfijifrisetfbi@finansialbisnis.com

risetfbi@finansialbisnis.com

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.