Anda di halaman 1dari 10

Selasa, 25 Januari 2011

USD KURS 22-Jan-11 21-Jan-11 Change %


9,080 9,075 USD 9.059,00 9.075,00 -16,00 -0,18%
9,075 EURO 12.334,74 12.233,10 101,64 0,83%
9,070 9,065
9,065
9,068
GBP 14.466,33 14.436,07 30,26 0,21%
9,060
9,055
9,065 AUD 8.954,84 8.939,34 15,50 0,17%
9,050 9,059 JPY/100 10.957,38 10.932,43 24,95 0,23%
9,045
9,040
SGD 7.058,87 7.045,28 13,59 0,19%
9,044
9,035 HKD 1.161,93 1.165,56 -3,63 -0,31%
9,030
9,025 PHP 204,33 204,16 0,17 0,08%
17-Jan 18-Jan 19-Jan 20-Jan 21-Jan 22-Jan MYR 2.962,40 2.962,31 0,09 0,00%
CNY 1.375,01 1.377,38 -2,37 -0,17%

MAKROEKONOMI KOMODITAS 24-Jan-11 23-Jan-11 Change (%)


Alumunium (S/MT) 2.390 2.373 17,00 0,72%
SUKU BUNGA
Gas Alam (mmBtu) 4,80 4,74 0,06 1,27%
Dec-10 Nov-10 Change Emas (US$/Troy Oz) 1.346 1.370 24,00 -1,75%
BI Rate 6,50% 6,50% 0,00% CPO (RM/ton) 3.845 3.796 49,00 1,29%
30-Oct-10 29-Oct-10 Change Tembaga (US$/metric to 9.485 9.485 0,00 0,00%
SBI 1 bulan 6,26% 6,26% 0,00% Timah (US$/metric ton) 27.695 27.200 495,00 1,82%
SBI 3 bulan 6,36% 6,36% 0,00% Nikel ($/MT) 25.900 25.650 250,00 0,97%
Dec-10 Nov-10 Oct-10 Perak ($?Troy OZ) 27,46 28,79 1,33 -4,62%
Jagung (US$c/bushel) 657,25 654,00 3,25 0,50%
Kepemilikan Asing pada SBI
54,93 57,81 72,64 Gula (USd/lb.) 23,33 22,31 1,02 4,57%
(Triliun IDR)
Kopi (US$/lb) 240,40 231,80 8,60 3,71%
Kepemilikan Asing pada SUN Karet $/Kg 5,82 5,77 0,05 0,87%
195,76 191,2 191,99
(Triliun) ,
Komoditas:
Deposito 1 bulan 3 bulan 12 Bulan
IDR 6,50% 6,62% 6,71% Pergerakan harga beberapa komoditas pada perdagangan per
USD 0,00% 1,12% 0,97% 24 januari 2011 cenderung naik dengan rincian sebagai berikut:
harga Alumunium naik dari penutupan harga sebelumnya
INFLASI Des-10 Nop-10 sebesar ke harga US$ 2.390 per $/MT atau naik sebesar 17.00
Bulanan 0,92% 0,60% poin atau naik sebesar 0,72%, harga komoditi Gas Alam naik di
harga US$ 4.80 per $/mmBtu atau naik sebesar 1.27%.
Kumulatif 6,96% 5,98%
Year on Year 6,96% 6,33% Untuk harga komoditas mineral seperti Tembaga tetap ke harga
US$ 9.485 per $/MT.
Cadangan Devisa Des-00 Nop-10 Timah yang naik diharga US$ 27.695 per metric atau naik
sebesar 495.00 poin atau naik sebesar 1,82%.
Bulanan (Million $) 96,20 92,76 Nikel naik dari penutupan harga sebelumnya pada harga US$
25.900 per MT atau naik sebesar 0.97%.

Indonesia Sovereign Rating Rating Outlook Harga untuk beberapa komoditas pangan seperti Jagung naik
Moody's Investor Services Ba1 Positive diharga US$ 657.25.25 per cent/bu atau naik sebesar 0.50%,
pada bahan pangan Gula naik diharga US$ 23.33 per cent/llb.
Standard & Poor's BB Positive Dan untuk harga Karet naik diharga US$ 5.82 per Kg atau naik
Fitch Ratings BB+ Stable sebesar 0.87%.
Japan Credit Rating Agency BBB- Stable
Rating & Information Inc. BB+ Stable

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN Market Analysis:


IHSG
3.600,00 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Senin
3.550,00
(24/01) ditutup melemah 33,482 poin (1,00%) ke level
3.500,00
3.450,00
3.517,28 3.346,061. Sementara Indeks LQ 45 terkoreksi 5,016
3.400,00 3.548,64 3.454,12 3.346,06
poin (0,85%) ke level 585,220. Pada perdagangan hari
3.350,00 ini, tercatat transaksi di seluruh pasar mencapai 99.948
3.379,54
3.300,00 kali pada volume 2,549 miliar lembar saham senilai Rp
3.250,00 4,059 triliun. Sebanyak 72 saham naik, 163 saham turun
3.200,00 dan 75 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam


INDEKS 24-Jan-11 21-Jan-11 Change (%) jajaran top gainers diantaranya Sumi Kabel (IKBI) naik
IHSG 3,346.06 3,379.54 (33.48) -0.99% Rp 300 ke Rp 1.500, Inovisi (INVS) naik Rp 200 ke Rp
LQ45 585.22 590.24 (5.02) -0.85% 6.000, Smart (SMAR) naik Rp 200 ke Rp 5.200, dan
Tjiwi Kimia (TKIM) naik Rp 175 ke Rp 2.750.
Global 24-Jan-11 21-Jan-11 Change (%)
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan
DOW JONES 11,980.52 11,871.84 108.68 0.92%
masuk dalam katagori top losers antara lain Multi
NASDAQ 2,717.55 2,689.54 28.01 1.04%
Bintang (MLBI) turun Rp 4.500 ke Rp 270.000, Indo
NYSE 8,157.42 8,105.75 51.67 0.64% Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.850 ke Rp 46.050,
S&P 500 1,290.84 1,283.35 7.49 0.58% Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.050 ke Rp
FTSE 100 5,943.90 5,896.30 47.60 0.81% 21.250, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA)
CAC 40 4,033.21 4,017.45 15.76 0.39% turun Rp 850 ke Rp 19.700.
NIKKEI 225 10,345.11 10,274.52 70.59 0.69%
HANG SENG 23,801.78 23,876.86 (75.08) -0.31%
STI 3,185.76 3,184.60 1.16 0.04%
Highlight News:
EKUITAS 24-Jan-11 20-Jan-11 Change (%)
Top Volume ¾ PT Semen Tonasa menginginkan anak usahanya
BNBR 67 68 (1) -1.47% di bidang jasa angkutan pelayaran semen, PT
LPKR 550 570 (20) -3.51% Pelayaran Tonasa Lines segera go public. Ini
EMDE 186 193 (7) -3.63% diperlukan untuk mengefisiensikan kinerja
BJBR 1.130 1.140 (0) -0.88% Pelayaran Tonasa Lines. (detik.com)
BUMI 3.025 3.000 0 0.83% ¾ PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyatakan
Top Value keberatan denganmesin ata peralatan pabrik PT
BUMI 3.025 3.000 0 0.83% Chandra Asri sebagai harga berggerak sehingga
BBRI 4.875 4.700 0 3.72% menjadi obyek pajak PPh pasal 26.(inilah.com)
ASII 46.800 47.150 (0) -0.74% ¾ PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
BMRI 5.500 5.800 (0) -5.17% mengincar satu proyek pembangkit tenaga listrik
PGAS 3.900 4.075 (0) -4.29% lagi untuk PT Perusahaan Listrik Negara
(PLN).Proyek tersebut diharapkan bisa didapat
Top Gain
pada semester I-2011.(okezone.com)
CPIN 1.430 1.540 (0) -7.14%
BBRI 4.875 4.700 0 3.72%
PTBA 19.700 20.550 (1) -4.14%
BBTN 1.430 1.260 0 13.49%
BJBR 1.130 1.140 (0) -0.88%  
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

HARGA SAHAM LQ-45

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

REKSA DANA

24-Jan-11 21-Jan-11 CHANGE Return 1 thn Terakhir


Pendapatan Tetap
Reksa Dana CIMB - Principal Bond 12.724,13 12.475,73 248,40 1170,50%
MR Dollar(USD) 1,96 1,96 0,00 151,44%
Jatim Treasury Fund 0,00 0,00 0,00 41,86%
Investa Dana Dolar Mandiri 1,16 1,16 0,00 40,66%
cSi Dana Obligasi Maxima 2.022,78 2.026,94 (4,16) 69,36%
Schroder USD Bond Fund 1,23 1,23 0,00 38,98%
CIMB Principal Dollar Bond (Rp) 8.812,15 8.828,83 (16,68) 35,79%
Pendapatan Tetap Utama 2.520,04 2.514,86 5,18 35,68%
Tiga Pilar Dana Tetap 1.982,58 1.973,08 9,50 35,64%
First State Ind. Bond Fund 1.931,23 1.926,11 5,12 35,12%
Saham
cPratama Saham 3.657,00 3.671,41 (14,41) 198,16%
Trim Kapital Plus 2.109,60 2.138,16 (28,56) 171,33%
Panin Dana Prima 2.114,56 2.129,55 (14,99) 164,31%
Dana Pratama Ekuitas 5.614,63 5.640,14 (25,51) 153,99%
Reksa Dana Grow-2 Prosper 1.920,03 1.933,70 (13,67) 153,52%
GMT Dana Ekuitas 2.274,64 2.298,60 (23,96) 147,95%
BNP Paribas Solaris 1.539,85 1.560,64 (20,79) 136,78%
Batavia Dana Saham 34.392,26 34.756,57 (364,31) 128,74%
Reliance Equity Fund 1.718,26 1.731,65 (13,39) 149,22%
Si Dana Batavia Saham 0,00 0,00 0,00 135,36%
Pasar Uang
DPLK BRI Pasar Uang 0,00 0,00 0,00 12,38%
Trim Kas 2 1.000,00 1.000,00 0,00 11,40%
Si DanaKas Optimal 0,00 0,00 0,00 9,67%
Optima Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 9,62%
BIG Dana Lancar 1.000,00 1.000,00 0,00 9,41%
Si DanaKas Maxima 0,00 0,00 0,00 8,73%
Mandiri Investa Pasar Uang 1.000,00 1.000,00 0,00 8,66%
Danareksa Gebyar Dana Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 8,54%
Bahana Dana Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 7,94%
CIMB - Principal Money Market 0,00 0,00 0,00 7,61%
Campuran
Pratama Berimbang 2.573,72 2.583,16 (9,44) 150,73%
Semesta Dana Maxima 4.609,27 4.625,32 (16,05) 119,04%
Schroder Dana Prestasi 19.194,95 19.368,74 (173,79) 109,45%
Panin Dana Unggulan 3.856,30 3.875,04 (18,74) 109,42%
BNP Paribas Pesona 16.747,49 16.923,36 (175,87) 116,45%
Prospera Balance 3.933,55 3.968,74 (35,19) 112,21%
Panin Dana Unggulan 3.856,30 3.875,04 (18,74) 109,42%
Premier Optima 2.004,63 2.061,86 (57,23) 109,08%
MRS Flex Kresna 1.462,46 1.464,03 (1,57) 104,33%
Manulife Dana Tumbuh Berimbang 1.410,47 1.416,64 (6,17) 98,28%
Proteksi .
RD Terproteksi Manulife Dana Tetap Har 2.060,67 2.032,51 28,16 52,14%
Mahanusa Dragon Protect 1.574,97 1.574,97 0,00 50,37%
BNP Paribas Capital V 1.204,74 1.204,74 0,00 45,90%
VMahanusa Sovereign Bond Fund 1.416,84 1.574,97 (158,13) 45,20%
Bahana Optima Protected Fund 8 1.100,32 1.098,29 2,03 41,94%
Bahana Optima Protected Fund 5 1.071,28 1.071,28 0,00 41,93%
Si Dana Proteksi Global Bonds Fund 1.389,07 1.394,61 (5,54) 40,07%
Danareksa Proteksi Melati Optima V 1.107,63 1.129,51 (21,88) 39,29%
Trim Gebyar Terproteksi I 1.379,13 1.379,13 0,00 28,69%
Mandiri Cap. Prot. Income Fund 7 1.026,89 1.026,89 0,00 27,23%

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

INDEKS F-25 BC INDEKS F-25 BC

Indeks F-25 BC (Big Capitalization) adalah indeks yang


portofolionya terdiri dari 25 saham terpilih dengan nilai
kapitalisasi pasar besar.

Pada perdagangan 24 Januari 2011, indeks F-25 BC ditutup


pada level 1,001.05 dengan rincian 5 saham emiten menguat , 3
saham emiten yang stagnan, dan 17 saham emiten melemah.

™Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 24 Januari


2011 diantaranya adalah PT Medco Energi International Tbk
(MEDC) dengan nilai return sebesar 4.88% dengan nilai
saham sebesar Rp3075 dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
(TLKM) dengan nilai return sebesar 1.95% dengan nilai saham
sebesar Rp 7700.

• Sedangkan emiten yang mengalami penurunan diantaranya


adalah PT Indika Energy Tbk. (INDY) dengan nilai return
sebesar -5.26% dengan nilai saham sebesar Rp 4275 dan PT
19-Jan 20-Jan 21-Jan 24-Jan Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dengan nilai return sebesar -
4.94% dengan nilai saham sebesar Rp 21250
F-25 BC 1,063.16 1,038.35 1,013.40 1,001.05
IHSG 3,517.28 3,454.12 3,379.54 3,346.06
• Untuk emiten yang mengalami stagnan adalah PT Indocement
LQ 45 617.66 605.72 590.24 585.22 Tunggal Prakasa Tbk (INTP) dengan nilai saham sebesar Rp
13500 dan PT International Nickel Ind .Tbk (INCO) dengan
Emiten yang tergolong dalam F-25 BC nilai saham sebesar Rp 4650.
TLKM ISAT TINS UNTR GGRM
UNVR BUMI JSMR INTP BYAN
PGAS INCO PTBA ITMG MEDC
ASII SMGR LPKR ANTM KLBF INDEKS FGSI (FBI Government Stock Index)
HMSP ADRO AALI INDF INDY
Indeks FGSI merupakan indeks yang berisikan saham-saham
milik pemerintah. Saat ini, dalam bursa terdapat 17 saham milik
pemerintah. Dari 17 saham inilah, FBI mencoba membuat
INDEKS FGSI indeksnya sehingga dapat mengetahui kinerja dari saham-saham
BUMN tersebut.
Perdagangan saham-saham di bursa penutupan hari Senin
IHSG LQ45 FGSI Return IHSG vs LQ45 vs FGSI (24/1), IHSG berada pada posisi 3.346,06 atau mengalami
8.00%
penurunan sebesar 33,48 poin atau sebesar 0,99 %. Sementara
indeks LQ45 berada pada posisi 585,22 atau mengalami
6.00%
penurunan sebesar 5,02 poin atau sebesar 0,85 %. Sedangkan
4.00% portfolio yang membentuk indeks bumn (FGSI) mengalami
penurunan sebesar 2,44 poin atau sebesar 0,37 % dibandingkan
2.00% dengan hari sebelumnya.
• Dari 17 saham tersebut, pada perdagangan tanggal 24 Januari
0.00%
2011, 6 saham mengalami kenaikan, 10 saham mengalami
-2.00%
penurunan, dan 1 saham tetap stagnan.
• Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya adalah
-4.00% TINS naik 25 point (1,00 %), TLKM naik 150 point (1,99 %),
BBNI naik 50 point (1,56 %).
-6.00% • Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan
diantaranya adalah SMGR turun 200 point (2,55 %), ANTM
-8.00%
turun 75 point (3,33 %), INAF turun 1 point (1,37 %).
04 2
07 2
2

13 2
16 2
2

22 2
25 2
2

31 2
03 2
06 1
1

12 1
15 1
1

21 1
24 1
1
/1
/1
/1
/1
/1
/1
/1
/1
/1
/1
/1
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
01

10

19

28

09

18

Code/Date 18-Jan-11 19-Jan-11 20-Jan-11 21-Jan-11 24-Jan-11


FGSI 683.31 679.79 667.39 651.07 648.63
IHSG 3,548.65 3,517.27 3,454.12 3,379.54 3,346.06
LQ45 624.32 621.74 605.72 590.24 585.22

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

INDEKS F-50 SC

F-50 SC IHSG LQ-45 Perbandingan Return INDEKS F-50 SC

0.01 Indeks F-50 SC (Small Capitalization) adalah indeks yang


portofolionya terdiri dari 50 saham terpilih dengan nilai
0.005 kapitalisasi pasar kecil.
0
Pada perdagangan 24 Januari 2011, indeks F-50 SC
-0.005 `
ditutup pada level 803.42 dengan rincian 15 saham
emiten yang menguat, 24 saham stagnan, dan 11 saham
-0.01 melemah.
-0.015
• Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 24
-0.02 Januari 2011 adalah Aneka Kemasindo Utama Tbk
-0.025 (AKKU) dengan nilai return sebesar 20.56% dengan
harga saham sebesar Rp 180 per lembar saham, Bayu
-0.03 Buana Tbk (BAYU) dengan nilai return sebesar 4.08%
17-Jan 18-Jan 19-Jan 20-Jan 21-Jan 24-Jan dengan harga saham sebesar Rp 245 per lembar
saham

• Sedangkan emiten yang mengalami penurunan


18-Jan 19-Jan 20-Jan 21-Jan 24-Jan
diantaranya adalah Kokoh Inti Arebama Tbk (KOIN)
dengan nilai return sebesar -5.26% dengan harga
F-50 SC 830.39 824.24 815.93 806.33 803.42 saham Rp 190 per lembar saham, Leo Invesments Tbk
IHSG 3548.65 3517.28 3454.12 3379.54 3346.06 (ITTG) dengan nilai return sebesar -5% dengan harga
LQ 45 624.32 617.66 605.72 590.24 585.22 saham Rp 100 per lembar saham.

• Untuk emiten yang mengalami stagnan diantaranya


adalah Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) dengan
Emiten yang tergolong dalam F-50 BC harga saham Rp 99 per lembar saham, Zebra
Nusantara Tbk (ZBRA) dengan harga saham sebesar
Rp 50 per lembar saham.
IATA CTTH AMAG BRNA IGAR APLI
MITI RAJA LPPS MYTX AKKU BTEK
MAMI TIRT DSFI SDRA WICO MYOH
HADE VRNA BPFI MRAT BAYU POLY
LCGP BIPP PYFA ALMI INAI WEHA
ZBRA INCI LPCK EKAD RBMS ITTG
SMMT MICE LMAS BEKS SIMA JKSW
BACA KOIN PRAS HOME INDX KDSI
AIMS PUDP

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

FIXED INCOME INFORMATION


sumber:FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA

• Pada penutupan perdagangan kemarin


hari Senin tanggal 24 Januari 2011. Pasar
SUN terlihat mengalami kenaikan. Setelah
sebelumnya selama sepekan pasar SUN
kita tergucang hebat akibat banyak nya
dana asing yang keluar. Masih besarnya
dana asing yang mendominasi pasar SUN
kita jelas menjadi catatan yang perlu
diwaspadai oleh investor lokal. Kami
memperkirakan gucangan hebat yang
terjadi selama sepekan akibat terus
keluarnya dana asing dari pasar SUN kita
masih akan berlanjut. Dari data yang
kami peroleh dari direktorat jenderal
pengelolaan utang negara yang pada
tanggal 7 Januari porsi kepemilikan asing
sebesar 198.75 dan pada tanggal 14
Januari hanya sebesar 191.34 Hal ini juga
berarti dalam sepekan dana asing yang
hengkang dari pasar SUN mencapai Rp
7,41 triliun turun 3,72%. Pada penutupan
perdagangan kemarin kami melihat
kenaikan sedikit dibantu dengan hasil
lelang yang terjadi di pasar SUN dan
pembelian kembali oleh pemerintah.
Kemungkinan besar pada perdagangan
hari ini pasar akan relatif bergerak stabil
meski bayang-bayang dana asing yang
bisa berpotensi akan hengkang.

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

TECHNICAL INDICATOR

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Selasa, 25 Januari 2011

RESEARCH TEAM

Frans Hamonangan -Banking-


Franky Oktober Nando -Bond-
David Raymond -Mutual Fund-
Josua Simorangkir -Technical Indicator-
Berton Manurung -Currency-
Nico -Mining-
Berman -Commodity-
Hendy Hafidz -Information Technology-

PT. FINANSIAL BISNIS INFORMASI


Komplek Mitra Matraman A1/17
Jl. Matraman Raya No. 148

+6221 859 18040 Ext. 105


risetfbi@finansialbisnis.com
www.finansialbisnis.com
+6221 859 18040 Ext. 105
risetfbi@finansialbisnis.com

+++jisfjisjfijifrisetfbi@finansialbisnis.com

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.