Anda di halaman 1dari 10

Senin, 24 Januari 2011

USD KURS 21-Jan-11 20-Jan-11 Change %


9,080 9,075 USD 9.075,00 9.068,00 7,00 0,08%
9,075
9,070 9,065
EURO 12.233,10 12.187,40 45,70 0,37%
9,065
9,068
GBP 14.436,07 14.475,26 -39,19 -0,27%
9,060
9,055 9,064 9,065 AUD 8.939,34 9.028,55 -89,21 -0,99%
9,050 JPY/100 10.932,43 11.032,99 -100,56 -0,91%
9,045
9,040 SGD 7.045,28 7.051,88 -6,60 -0,09%
9,035 9,044
9,030 HKD 1.165,56 1.165,87 -0,31 -0,03%
9,025 PHP 204,16 204,23 -0,07 -0,03%
14-Jan 17-Jan 18-Jan 19-Jan 20-Jan 21-Jan
MYR 2.962,31 2.970,69 -8,38 -0,28%
CNY 1.377,38 1.376,38 1,00 0,07%
KOMODITAS 23-Jan-11 21-Jan-11 Change (%)
MAKROEKONOMI Alumunium (S/MT) 2.390 2.373 17,00 0,72%
SUKU BUNGA Gas Alam (mmBtu) 4,72 4,69 0,03 0,64%
Dec-10 Nov-10 Change Emas (US$/Troy Oz) 1.346 1.370 24,00 -1,75%
BI Rate 6,50% 6,50% 0,00% CPO (RM/ton) 3.796 3.780 16,00 0,42%
Tembaga (US$/metric to 9.485 9.485 0,00 0,00%
30-Oct-10 29-Oct-10 Change
Timah (US$/metric ton) 27.695 27.200 495,00 1,82%
SBI 1 bulan 6,26% 6,26% 0,00%
Nikel ($/MT) 25.900 25.650 250,00 0,97%
SBI 3 bulan 6,36% 6,36% 0,00%
Perak ($?Troy OZ) 27,46 28,79 1,33 -4,62%
Dec-10 Nov-10 Oct-10
Jagung (US$c/bushel) 657,25 654,00 3,25 0,50%
Kepemilikan Asing pada SBI Gula (USd/lb.) 32,36 31,31 1,05 3,35%
54,93 57,81 72,64
(Triliun IDR) Kopi (US$/lb) 240,35 231,80 8,55 3,69%
Kepemilikan Asing pada SUN Karet $/Kg 5,79 5,64 0,15 2,66%
195,76 191,2 191,99
(Triliun) ,
Komoditas:
Deposito 1 bulan 3 bulan 12 Bulan
IDR 6,50% 6,62% 6,71% Pergerakan harga beberapa komoditas pada perdagangan per
USD 0,00% 1,12% 0,97% 23 januari 2011 cenderung naik dengan rincian sebagai berikut:
harga Alumunium naik dari penutupan harga sebelumnya
INFLASI Des-10 Nop-10 sebesar ke harga US$ 2.390 per $/MT atau naik sebesar 17.00
Bulanan 0,92% 0,60% poin atau naik sebesar 0,72%, harga komoditi Gas Alam naik di
harga US$ 4.72 per $/mmBtu atau naik sebesar 0.64%.
Kumulatif 6,96% 5,98%
Year on Year 6,96% 6,33% Untuk harga komoditas mineral seperti Tembaga tetap ke harga
US$ 9.485 per $/MT.
Cadangan Devisa Des-00 Nop-10 Timah yang naik diharga US$ 27.695 per metric atau naik
sebesar 495.00 poin atau naik sebesar 1,82%.
Bulanan (Million $) 96,20 92,76 Nikel naik dari penutupan harga sebelumnya pada harga US$
25.900 per MT atau naik sebesar 0.97%.

Indonesia Sovereign Rating Rating Outlook Harga untuk beberapa komoditas pangan seperti Jagung naik
Moody's Investor Services Ba1 Positive diharga US$ 657.25 per cent/bu atau naik sebesar 0.50%, pada
bahan pangan Gula naik diharga US$ 32.36 per cent/llb. Dan
Standard & Poor's BB Positive untuk harga Karet naik diharga US$ 5.79 per Kg atau naik
Fitch Ratings BB+ Stable sebesar 2.66%.
Japan Credit Rating Agency BBB- Stable
Rating & Information Inc. BB+ Stable
 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN Market Analysis:


IHSG
3.600,00 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Jum'at
3.550,00 (21/01) ditutup melemah 74,575 poin (2,16%) ke level
3.500,00 3.535,73 3.548,64 3.454,12 3.379,543. Sementara Indeks LQ 45 ambruk 15,481
3.517,28
3.450,00 poin (2,56%) ke level 590,236. Pada perdagangan hari
3.560,61
3.400,00 ini, tercatat transaksi di seluruh pasar mencapai 119.204
3.350,00 kali pada volume 3,824 miliar lembar saham senilai Rp
3.379,54
3.300,00 6,853 triliun. Sebanyak 48 saham naik, 179 saham turun
3.250,00 dan 78 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam


jajaran top gainers diantaranya Bank Danamon (BDMN)
INDEKS 21-Jan-11 20-Jan-11 Change (%) naik Rp 150 ke Rp 6.000, Modern Internasional
IHSG 3.379,54 3.454,12 (74,58) -2,16% (MDRN) naik Rp 125 ke Rp 2.375, Samudera Indonesia
LQ45 590,24 605,72 (15,48) -2,56% (SMDR) naik Rp 100 ke Rp 4.250, dan Matahari
Global 21-Jan-11 20-Jan-11 Change (%) (MPPA) naik Rp 100 ke Rp 1.740.
DOW JONES 11.871,84 11.822,80 49,04 0,41%
NASDAQ 2.689,54 2.704,29 (14,75) -0,55% Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan
NYSE 8.105,75 8.104,92 0,83 0,01% masuk dalam katagori top losers antara lain Tambang
S&P 500 1.283,35 1.280,26 3,09 0,24% Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 1.400 ke Rp
FTSE 100 5.896,30 5.867,90 28,40 0,48% 20.550, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.150 ke
CAC 40 4.017,45 3.964,84 52,61 1,33% Rp 22.300, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.050 ke
NIKKEI 225 10.274,52 10.437,31 (162,79) -1,56% Rp 20.450, dan Unilever (UNVR) turun Rp 1.000 ke Rp
HANG SENG 23.876,86 24.003,70 (126,84) -0,53% 14.250.
STI 3.184,60 3.205,48 (20,88) -0,65%
EKUITAS 21-Jan-11 20-Jan-11 Change (%)
Top Volume
BNBR 68 69 (1) -1,45% Highlight News:
BUMI 3,000 3,050 (0) -1,64%
ELTY 138 141 (3) -2,13% ¾ Laba bersih PT Matahari Putra Prima Tbk
ENRG 109 112 (3) -2,68% (MPPA) melonjak lebih dari 19 kali lipat dari Rp
UNSP 360 365 (5) -1,37% 300,5 miliar di tahun 2009 menjadi Rp 5,8 triliun
Top Value di tahun 2010. Dengan demikian, laba bersih per
BUMI 3,050 3,150 (0) -3,17% saham setara Rp 1.122 per lembar. (detik.com)
BMRI 5,600 5,800 (0) -3,45% ¾ PT New Century Development Tbk (PTRA)
ASII 47,150 47,400 (0) -0,53% resmi dihapus dari pencatatan efek (delisting).
BBRI 4,700 4,775 (0) -1,57% Bila perseroan ingin kembali mencatatkan
UNTR 20,450 21,500 (1) -4,88% sahamnya di BEI, maka proses pencatatan saham
Top Gain dapat dilakukan paling cepat 6 bulan sejak
ASII 47,150 47,400 (0) -0,53% dilakukan delisting oleh bursa.(inilah.com)
ITMG 47,900 48,850 (1) -1,94% ¾ PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membantah
BBCA 5,450 5,700 (0) -4,39% kabar yang menyebutkan pihaknya akan
SMGR 7,850 8,100 (0) -3,09% mengakusisi saham PT Mandala Airlines yang
BMRI 5,600 5,800 (0) -3,45% ki i t h h d i l h k
 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

HARGA SAHAM LQ-45


TICKER EMITEN 21-Jan-10 20-Jan-10 CHANGE (%)
AGRICULTURE
AALI PT. ASTRA AGRO LESTARI TBK 22,300 23,450 (1,150) -4.90%
LSIP PT. PP LONDON SUMATERA TBK 11,300 11,700 (400) -3.42%
UNSP PT. BAKRIE SUMATRA PLANTATIONS TBK 360 365 (5) -1.37%
NATURAL RESOURCES
ADRO PT. ADARO ENERGY TBK 2,350 2,450 (100) -4.08%
ANTM PT. ANEKA TAMBANG (PERSERO) TBK 2,250 2,275 (25) -1.10%
BIPI PT. BENAKAT PETROLEUM ENERGY TBK 100 101 (1) -0.99%
BUMI PT. BUMI RESOURCES TBK 3,000 3,050 (50) -1.64%
ELSA PT. ELNUSA TBK 305 315 (10) -3.17%
ENRG PT. ENERGI MEGA PERSADA TBK 109 112 (3) -2.68%
INCO PT. INTERNATIONAL NICKEL INDONESIA TBK 4,650 4,750 (100) -2.11%
INDY PT. INDIKA ENERGY TBK 4,500 4,550 (50) -1.10%
ITMG PT. INDO TAMBANGRAYA MEGAH TBK 47,900 48,850 (950) -1.94%
MEDC PT. MEDCO ENERGI INTERNATIONAL TBK 2,925 3,050 (125) -4.10%
PGAS PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA (PERSERO) TBK 4,075 4,275 (200) -4.68%
PTBA PT. TAMBANG BATUBARA BUKIT ASAM TBK 20,550 21,950 (1,400) -6.38%
TINS PT. TIMAH TBK 2,500 2,575 (75) -2.91%
BASIC INDUSTRY
INTP PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA TBK 13,500 13,800 (300) -2.17%
SMCB PT. HOLCIM INDONESIA TBK 1,960 1,930 30 1.55%
SMGR PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) TBK 7,850 8,100 (250) -3.09%
MISC. INDUSTRY
ASII PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK 47,150 47,800 (650) -1.36%
BNBR PT. BAKRIE & BROTHERS TBK 68 69 (1) -1.45%
DOID PT. DELTA DUNIA MAKMUR TBK 1,280 1,300 (20) -1.54%
BRPT PT. BARITO PACIFIC TBK 1,030 1,070 (40) -3.74%
CONSUMER GOODS
GGRM PT. GUDANG GARAM TBK 36,200 36,200 0 0.00%
INDF PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK 4,525 4,550 (25) -0.55%
KLBF PT. KALBE FARMA TBK 2,750 2,875 (125) -4.35%
UNVR PT. UNILEVER INDONESIA TBK 14,250 15,250 (1,000) -6.56%
PROPERTY
ELTY PT. BAKRIELAND DEVELOPMENT TBK 138 141 (3) -2.13%
LPKR PT. LIPPO KARAWACI TBK 570 570 0 0.00%
BSDE PT. BUMI SERPONG DAMAI TBK 740 770 (30) -3.90%
ASRI PT. ALAM SUTERA REALTY TBK 240 245 (5) -2.04%
FINANCE
BBCA PT. BANK CENTRAL ASIA TBK 5,450 5,700 (250) -4.39%
BBNI PT. BANK NEGARA INDONESIA TBK 3,200 3,225 (25) -0.78%
BBRI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK 4,700 4,775 (75) -1.57%
BBTN PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK 1,260 1,270 (10) -0.79%
BDMN PT. BANK DANAMON INDONESIA TBK 6,000 5,850 150 2.56%
BMRI PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK 5,600 5,800 (200) -3.45%
INFRASTRUCTURE
DEWA PT. DARMA HENWA TBK 62 65 (3) -4.62%
BMTR PT. GLOBAL MEDIACOM TBK 600 620 (20) -3.23%
JSMR PT. JASA MARGA TBK 3,175 3,275 (100) -3.05%
SERVICES & TELECOMMUNICATION
BTEL PT. BAKRIE TELECOM TBK 220 220 0 0.00%
ISAT PT. INDOSAT TBK 5,000 5,000 0 0.00%
TLKM PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK 7,550 7,550 0 0.00%
UNTR PT. UNITED TRACTORS TBK 20,450 21,500 (1,050) -4.88%
TRUB PT. TRUBA ALAM MANUNGGAL ENGINEERING TBK 67 70 (3) -4.29%

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

REKSA DANA
21-Jan-11 20-Jan-11 CHANGE Return 1 thn Terakhir
Pendapatan Tetap
Reksa Dana CIMB - Principal Bond 12.475,73 12.688,07 (212,34) 1170,50%
MR Dollar(USD) 1,96 1,96 0,00 151,44%
Jatim Treasury Fund 0,00 0,00 0,00 41,86%
Investa Dana Dolar Mandiri 1,16 1,17 (0,01) 40,66%
Si Dana Obligasi Maxima 2.026,94 2.025,12 1,82 69,36%
c Schroder USD Bond Fund 1,23 1,24 (0,01) 38,98%
CIMB Principal Dollar Bond (Rp) 8.828,83 8.866,90 (38,07) 35,79%
Pendapatan Tetap Utama 2.514,86 2.531,31 (16,45) 35,68%
Tiga Pilar Dana Tetap 1.973,08 1.982,58 (9,50) 35,64%
First State Ind. Bond Fund 1.926,11 1.942,24 (16,13) 35,12%
Saham
Pratama Saham 3.671,41 3.756,46 (85,05) 198,16%
c Trim Kapital Plus 2.138,16 2.193,92 (55,76) 171,33%
Panin Dana Prima 2.129,55 2.161,27 (31,72) 164,31%
Dana Pratama Ekuitas 5.640,14 5.762,80 (122,66) 153,99%
Reksa Dana Grow-2 Prosper 1.933,70 1.976,18 (42,48) 153,52%
GMT Dana Ekuitas 2.298,60 2.347,70 (49,10) 147,95%
BNP Paribas Solaris 1.560,64 1.590,14 (29,50) 136,78%
Batavia Dana Saham 34.756,57 35.578,59 (822,02) 128,74%
Reliance Equity Fund 1.731,65 1.761,93 (30,28) 149,22%
Si Dana Batavia Saham 0,00 0,00 0,00 135,36%
Pasar Uang
DPLK BRI Pasar Uang 0,00 0,00 0,00 12,38%
Trim Kas 2 1.000,00 1.000,00 0,00 11,40%
Si DanaKas Optimal 0,00 0,00 0,00 9,67%
Optima Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 9,62%
BIG Dana Lancar 1.000,00 1.000,00 0,00 9,41%
Si DanaKas Maxima 0,00 0,00 0,00 8,73%
Mandiri Investa Pasar Uang 1.000,00 1.000,00 0,00 8,66%
Danareksa Gebyar Dana Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 8,54%
Bahana Dana Likuid 1.000,00 1.000,00 0,00 7,94%
CIMB - Principal Money Market 0,00 0,00 0,00 7,61%
Campuran
Pratama Berimbang 2.583,16 2.633,93 (50,77) 150,73%
Semesta Dana Maxima 4.625,32 4.648,57 (23,25) 119,04%
Schroder Dana Prestasi 19.368,74 19.789,25 (420,51) 109,45%
Panin Dana Unggulan 3.875,04 3.908,72 (33,68) 109,42%
BNP Paribas Pesona 16.923,36 17.315,76 (392,40) 116,45%
Prospera Balance 3.968,74 4.070,35 (101,61) 112,21%
Panin Dana Unggulan 3.875,04 3.908,72 (33,68) 109,42%
Premier Optima 2.061,86 2.092,56 (30,70) 109,08%
MRS Flex Kresna 1.464,03 1.494,10 (30,07) 104,33%
Manulife Dana Tumbuh Berimbang 1.416,64 1.447,41 (30,77) 98,28%
Proteksi .
RD Terproteksi Manulife Dana Tetap Har 2.032,51 2.061,26 (28,75) 52,14%
Mahanusa Dragon Protect 1.574,97 1.574,97 0,00 50,37%
BNP Paribas Capital V 1.204,74 1.204,74 0,00 45,90%
V Mahanusa Sovereign Bond Fund 1.574,97 1.416,84 158,13 45,20%
Bahana Optima Protected Fund 8 1.098,29 1.107,77 (9,48) 41,94%
Bahana Optima Protected Fund 5 1.071,28 1.071,28 0,00 41,93%
Si Dana Proteksi Global Bonds Fund 1.394,61 1.392,99 1,62 40,07%
Danareksa Proteksi Melati Optima V 1.129,51 1.129,51 0,00 39,29%
Trim Gebyar Terproteksi I 1.379,13 1.379,13 0,00 28,69%
Mandiri Cap. Prot. Income Fund 7 1.026,89 1.026,89 0,00 27,23%

 
Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

INDEKS F-25 BC INDEKS F-25 BC

Indeks F-25 BC (Big Capitalization) adalah indeks yang


F-25 BC IHSG LQ-45 Perbandingan Return
portofolionya terdiri dari 25 saham terpilih dengan nilai
kapitalisasi pasar besar.

0.04 Pada perdagangan 21 Januari 2011, indeks F-25 BC ditutup


pada level 1,013.40 dengan rincian 0 saham emiten menguat , 5
0.03
saham emiten yang stagnan, dan 20 saham emiten melemah.
0.02
0.01 ™Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 21 Januari
2011 TIDAK ADA SAHAM YANG MENGUAT.
0
-0.01 • Sedangkan emiten yang mengalami penurunan diantaranya
-0.02 adalah PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dengan nilai return
-0.03 sebesar -7.02% dengan nilai saham sebesar Rp 14250 dan PT
Tambang Batubara Bukit AsamTbk (PTBA) dengan nilai return
n n n n n n n n n sebesar -6.81% dengan nilai saham sebesar Rp 20550
-Ja -Ja -Ja -Ja -Ja -Ja -Ja -Ja -Ja
11 12 13 14 17 18 19 20 21

• Untuk emiten yang mengalami stagnan adalah PT Gudang


18-Jan 19-Jan 20-Jan 21-Jan Garam Tbk (GGRM) dengan nilai saham sebesar Rp 36200
dan PTH M Sampoerna Tbk (HMSP) dengan nilai saham
sebesar Rp 26000 .
F-25 BC 1,072.19 1,063.16 1,038.35 1,013.40
IHSG 3,548.65 3,517.28 3,454.12 3,379.54
LQ 45 624.32 617.66 605.72 590.24
INDEKS FGSI (FBI Government Stock Index)

Emiten yang tergolong dalam F-25 BC Indeks FGSI merupakan indeks yang berisikan saham-saham
TLKM ISAT TINS UNTR GGRM milik pemerintah. Saat ini, dalam bursa terdapat 17 saham milik
UNVR BUMI JSMR INTP BYAN
pemerintah. Dari 17 saham inilah, FBI mencoba membuat
PGAS INCO PTBA ITMG MEDC
ASII SMGR LPKR ANTM KLBF indeksnya sehingga dapat mengetahui kinerja dari saham-saham
HMSP ADRO AALI INDF INDY BUMN tersebut.
Perdagangan saham-saham di bursa penutupan hari Jumat
(21/1), IHSG berada pada posisi 3.379,54 atau mengalami
penurunan sebesar 74,58 poin atau sebesar 2,16 %. Sementara
INDEKS FGSI indeks LQ45 berada pada posisi 590,24 atau mengalami
penurunan sebesar 15,48 poin atau sebesar 2,56 %. Sedangkan
portfolio yang membentuk indeks bumn (FGSI) mengalami
IHSG LQ45 FGSI Return IHSG vs LQ45 vs FGSI penurunan sebesar 16,31 poin atau sebesar 2,44 %
8.00% dibandingkan dengan hari sebelumnya.
• Dari 17 saham tersebut, pada perdagangan tanggal 21 Januari
6.00% 2011, tidak ada saham yang mengalami kenaikan, 16 saham
mengalami penurunan, dan 1 saham tetap stagnan.
4.00%
• Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan
2.00% diantaranya adalah SMGR turun 250 point (3,09 %), TINS
turun 75 point (2,91 %), BBNI turun 25 point (0,78 %).
0.00%

-2.00%

-4.00%

-6.00%

-8.00%
2
2

2
2
2
2

2
2
2

2
2
1

1
1
1
1

1
1
/1
/1

/1
/1
/1
/1

/1
/1
/1

/1
/1
/0

/0
/0
/0
/0

/0
/0
01
04

07
10
13
16

19
22
25

28
31
03

06
09
12
15

18
21

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

INDEKS F-50 SC

F-50 SC IHSG LQ-45 Perbandingan Return INDEKS F-50 SC

0.01 Indeks F-50 SC (Small Capitalization) adalah indeks yang


portofolionya terdiri dari 50 saham terpilih dengan nilai
0.005 kapitalisasi pasar kecil.
0
Pada perdagangan 21 Januari 2011, indeks F-50 SC
-0.005 `
ditutup pada level 806.33 dengan rincian 5 saham emiten
yang menguat, 28 saham stagnan, dan 17 saham
-0.01 melemah.
-0.015
• Emiten yang menguat pada penutupan tanggal 21
-0.02 Januari 2011 adalah Leo Invesments Tbk (ITTG)
dengan nilai return sebesar 22.86% dengan harga
-0.025
saham sebesar Rp 103 per lembar saham, Indal
-0.03 Aluminium Industry Tbk (INAI) dengan nilai return
14-Jan 17-Jan 18-Jan 19-Jan 20-Jan 21-Jan sebesar 4.84% dengan harga saham sebesar Rp 310
per lembar saham

• Sedangkan emiten yang mengalami penurunan


17-Jan 18-Jan 19-Jan 20-Jan 21-Jan diantaranya adalah Alumindo Light Metal Inds.Tbk
(ALMI) dengan nilai return sebesar -10.81% dengan
F-50 SC 824.16 830.39 824.24 815.93 806.33 harga saham Rp 740 per lembar saham, Polysindo Eka
IHSG 3535.73 3548.65 3517.28 3454.12 3379.54 Perkasa Tbk (POLY) dengan nilai return sebesar -
LQ 45 622.29 624.32 617.66 605.72 590.24 4.88% dengan harga saham Rp 205 per lembar saham.

• Untuk emiten yang mengalami stagnan diantaranya


adalah Kageo Igar Jaya Tbk (IGAR) dengan harga
Emiten yang tergolong dalam F-50 BC saham Rp 170 per lembar saham, Ristia Bintang
Mahkotasejati Tbk (RBMS) dengan harga saham
sebesar Rp 72 per lembar saham.
IATA CTTH AMAG BRNA IGAR APLI
MITI RAJA LPPS MYTX AKKU BTEK
MAMI TIRT DSFI SDRA WICO MYOH
HADE VRNA BPFI MRAT BAYU POLY
LCGP BIPP PYFA ALMI INAI WEHA
ZBRA INCI LPCK EKAD RBMS ITTG
SMMT MICE LMAS BEKS SIMA JKSW
BACA KOIN PRAS HOME INDX KDSI
AIMS PUDP

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

FIXED INCOME INFORMATION


sumber:FBI ‘s Government Bond Yield Curve BERITA DAN ANALISA

• Pada penutupan perdagangan kemarin


hari Jumat tanggal 21 Januari 2011. Pasar
SUN terlihat mengalami penurunan.
Setelah sebelumnya selama sepekan pasar
SUN kita tergucang hebat akibat banyak
nya dana asing yang keluar. Masih
besarnya dana asing yang mendominasi
pasar SUN kita jelas menjadi catatan
yang perlu diwaspadai oleh investor lokal.
Kami memperkirakan gucangan hebat
yang terjadi selama sepekan akibat terus
keluarnya dana asing dari pasar SUN kita
masih akan berlanjut. Dari data yang
kami peroleh dari direktorat jenderal
pengelolaan utang negara yang pada
tanggal 7 Januari porsi kepemilikan asing
sebesar 198.75 dan pada tanggal 14
Januari hanya sebesar 191.34 Hal ini juga
berarti dalam sepekan dana asing yang
hengkang dari pasar SUN mencapai Rp
7,41 triliun turun 3,72%. Pada penutupan
perdagangan kemarin kami melihat
kenaikan sedikit dibantu dengan hasil
lelang yang terjadi di pasar SUN dan
pembelian kembali oleh pemerintah.
Kemungkinan besar pada perdagangan
hari ini pasar akan relatif bergerak stabil
meski bayang-bayang dana asing yang
bisa berpotensi akan hengkang.

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

TECHNICAL INDICATOR

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia. 
Senin, 24 Januari 2011

RESEARCH TEAM

Frans Hamonangan -Banking-


Franky Oktober Nando -Bond-
David Raymond -Mutual Fund-
Josua Simorangkir -Technical Indicator-
Berton Manurung -Currency-
Nico -Mining-
Berman -Commodity-
Hendy Hafidz -Information Technology-

PT. FINANSIAL BISNIS INFORMASI


Komplek Mitra Matraman A1/17
Jl. Matraman Raya No. 148

+6221 859 18040 Ext. 105


risetfbi@finansialbisnis.com
www.finansialbisnis.com
+6221 859 18040 Ext. 105
risetfbi@finansialbisnis.com

+++jisfjisjfijifrisetfbi@finansialbisnis.com

Data terlampir dapat dipergunakan sebagai referensi dan bukan rekomendasi berinvestasi pada instrumen investasi tertentu. Hasil penelitian berdasarkan berbagai data yang diperoleh dari 
Bloomberg, BEI, BI, BPS, dan BAPEPAM yang selanjutnya diolah dengan beberapa metodologi penelitian. PT. Finansial Bisnis Informasi tidak dapat dituntut atas keputusan investasi yang 
dilakukan berdasarkan penggunaan data yang tersedia.