PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI DENGAN PENDEKATAN METODE DEMONSTRASI

Tugas Akhir Disusun untuk memenuhi syarat wisuda Untuk mencapai gelar Ahli Madya

oleh :

Nama NIM

: Erna Dwi Handayani : 1402204518

PENDIDIKAN GURU KELAS SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2006

Koestantoniah. NIP.Pd. 130530125 ii .130875761 Dra. Pembimbing. Drs. Tugas Akhir oleh : Nama NIM : Erna Dwi Handayani : 1402204518 September 2006 Disahkan Tanggal : Mengetahui Ketua UPP. M.HALAMAN PENGESAHAN Tugas akhir dengan judul “Peningkatan Keterampilan Membaca Puisi Dengan Pendekatan Metode Demonstrasi” ini telah disahkan oleh ketua UPP Karang Anyar UNNES Semarang dan Dosen Pembimbing.Pd. NIP. M. Jaino.

Semua pihak yang telah mendukung dan menginginkan keberhasilanku. Pengalaman adalah guru yang terbaik. 3.Spesial buat kandaku tersayang yang slalu mendoakan dan membantuku. 3. malas belajar akan ketinggalan.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto: 1. Hadapi masalah dengan sabar Persembahan: Tugas Akhir ini Penulis persembahkan pada: 1. berenang-renang ketepian. iii .Kedua orang tua dan semua keluargaku yang slalu menyayangiku. Malu bertanya sesat dijalan. 2. 2.Berakit-rakit kehulu. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. 4.

5. sehingga penulisan Tugas Akhir ini dapat selesai. Kepala Sekolah beserta Guru SD Koalisi Nasional Ngaliyan 01. dan nasehat-nasehatnya hingga terselesaikannya Tugas Akhir ini. Kedua Orang tua yang telah memberi dukungan. baik material maupun doa hingga terselesainya Tugas Akhir ini.07. Bpk.Sutaryono MPd. Tugas akhir ini disusun sebagai syarat kelulusan untuk memperoleh gelar Ahli Madya pada jurusan D2-PGKSD Universitas Negeri Semarang. 4. selaku Dosen Pembimbing PPL. yang telah memberikan dukungan baik tenaga maupun doa. selaku ketua UPP Karang Anyar. Rekan-rekan mahasiswa D2-PGKSD angkatan 2004-2006 UPP Karang Anyar. iv .Jaino MPd. 2. Kandaku tersayang yang slalu dihati. Bpk. selaku Ketua Prodi D2-PGSD Universitas Negeri Semarang. 6. Puji syukur disampaikan kehadirat Allah SWT atas taufik dan hidayahnya yang telah diberikan.03.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. Yang telah memberi bimbingan.Drs.Drs.Dra. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya.Koestantoniah MPd. 7. 3. Ibu. kepada: 1. Penulisan Tugas Akhir ini tidak terlepas dari bantuan beberapa pihak.

penulis sadar masih banyak kekurangan. Amien.Semoga bantuan dari semua pihak. untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran. guna perbaikan Tugas Akhir ini.khususnya mahasiswa D2-PGKSD. Dalam penulisan Tugas Akhir ini. menjadi amal kebajikan dan mendapat imbalan dari Allah SWT. September 2006 Penulis v . Semarang. Semoga Tugas Akhir ini bermanfaat bagi kita semua.

Pembelajaran Membaca Puisi di SD C. Paparan Hasil BAB IV. Perumusan Masalah D. Kesimpulan B. Masalah C. Latar Belakang B. Penutup A. Tujuan Penulisan E. Pembelajaran Membaca Puisi Dengan Pendekatan Metode Demonstrasi BAB III.DAFTAR ISI Halaman Judul Halaman Pengesahan Motto dan Persembahan Kata Pengantar Daftar Isi BAB I. Landasan Teori A. Saran Daftar Pustaka 12 12 13 9 5 5 6 1 3 4 4 4 i ii iii iv vi . Pendahuluan A. Manfaat Penulisan BAB II. Hakekat Puisi B.

07 mencapai 75% lebih. Pembelajaran membaca puisi adalah bagian dari pembelajaran apresiasi sastra. hal ini juga dipengaruhi oleh factor psikologis. karena sebenarnya pembelajaran puisi merupakan kegiatan pementasan karya seni yang memerlukan kemampuan khusus. Dikarenakan beberapa hal diantaranya. siswa yang merani tampil secara sukarela tidak ada. akan membaca jauh dari norma membaca puisi yang baik dan suasana kelas sama sekali tidak mendukung. Pada akhirnya dalam menikmati karya sastra akan mampu menerapkan di dalam kehidupan sehari-hari. merasa asing. Kegagalan pembelajaran membaca puisi pada siswa kelas VI C2 SD Koalisi Nasional Ngaliyan 01. Siswa tidak berani tampil dan membaca dengan baik. yang menjadikan proses pengenalan. merasa takut dan kurang percaya diri. Proses belajar mengajar di SD Koalisi Nasional Ngaliyan 01. Latar Belakang Masalah. merasa malu.BAB I PENDAHULUAN A. Pembelajaran sastra khususnya puisi dalam kegiatan belajar belum diupayakan secara maksimal.03. pemahaman dan penghayatan. 1 .07. mereka membaca sambil tertawa sendiri karena merasa lucu dan aneh. Sebagai gambaran antara lain.03. khususnya siswa kelas VI C2 dalam pembelajaran membaca puisi belum sepenuhnya menguasai. Pembelajaran apresiasi sastra merupakan proses antara guru dan siswa. seandainya ada yang berani tampil karena terpaksa.

Pemberian Tugas. Metode Ceramah. (3) Tidak setiap guru menjadi model yang baik dan tidak mudah mencari model yang baik di luar guru. Kerja Kelompok. ada beberapa macam metode mengajar. Sedangkan kelemahan metode ini antara lain.penampilan ketika membaca puisi. (2) Siswa menganggap model adalah yang paling baik. (4) Suasana kelas akan lebih hidup karena menghilangkan kejenuhan serta dapat dijadikan sebagai hiburan. Dalam buku Strategi Belajar Mengajar (2001:114). 2 . dan diharapkan dapat mengapresiasikan puisi melalui menulis atau menceritakan kembali dan memparafrasekan. Eksperimen. dengan mengajak siswa berdiskusi tentang puisi yang akan dibacakan. Berkaitan dengan pembelajaran membaca puisi. (1) Siswa cenderung meniru model tanpa kreatifitas sendiri. Tanya Jawab. intonasi dalam membaca puisi dengan baik. Kelebihan metode ini dalam pembelajaran membaca puisi adalah. antara lain. siswa biasa melihat langsung dengan kata lain dapat menggunakan metode demonstrasi. Diskusi. (1) Siswa dapat secara langsung mengamati bentuk pembacaan puisi. Demonstrasi. metode demonstrasi dapat dijadikan pilihan yang paling tepat dan efektif.Pembangkit motivasi siswa agar menyukai pembacaan puisi dapat ditempuh dengan langkah-langkah. (2) Siswa dapat secara langsung mengetahui pelafalan kata. (3) Siswa dapat secara langsung mengetahui pentingnya interpretasi.

Guru akan menjadi model didepan kelas. Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas muncul permasalahan yaitu.03. penghayatan dan penampilan sesuai dengan puisi yang dibacakan. Penyajian pembelajaran yang dipersiapkan dengan baik akan mendapat respon dari siswanya. dengan demikian guru akan berusaha meningkatkan kualitas diri. Dari peragaan ini siswa dapat memperoleh pengalaman secara langsung tentang pelafalan. Masalah Keterampilan membaca puisi merupakan kegiatan siswa yang tidak mudah. Dengan melalui metode demonstrasi siswa dapat menerima peragaan secara langsung oleh guru.07 masih sangat rendah. B. Kegiatan ini memerlukan keterampilan yang meliputi penghayatan puisi yang dibacakan.Dengan penyajian berulang-ulang dan selalu menarik akan menimbulkan motivasi siswa terhadap minat membaca puisi. kemampuan membaca puisi siswa kelas VI C2 SD Koalisi Nasional Ngaliyan 01.Pemilihan metode demonstrasi merupakan tantangan bagi guru. Kendala yang terjadi di SD Koalisi Nasional Ngaliyan 01.03. Pembelajaran melalui metode demonstrasi merupakan pilihan yang paling tepat.07 khususnya kelas VI C2 pembelajaran belum menggunakan metode yang mampu memotivasi siswa untuk membacakan puisi dengan baik. menyuarakan kata-kata dengan intonasi yang jelas dan penampilan sesuai dengan penjiwaan puisi itu. Hal ini dibuktikan ketika penulis mengajar tentang pembacaan puisi tanggal 25 Agustus 2006 dan diperoleh nilai rata-rata masih kurang. 3 .

Adapun tujuan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas VI C2 SD Koalisi Nasional Ngaliyan 01.07 tahun ajaran 2006/2007 ini. D. Manfaat Penulisan Hasil penelitian dapat dipergunakan sebagai salah satu usaha perbaikan khususnya dikelas VI C2 SD Koalisi Nasional Ngaliyan 01.07 dengan menggunakan pendekatan metode demonstrasi”. Tujuan Penulisan Suatu tindakan akan berhasil memuaskan apabila ada tujuan yang hendak dicapai sebab dengan adanya tujuan dapat mengendalikan berbagai pembahasan yang akan menyimpang. Perumusan masalah Berdasarkan masalah diatas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut. 4 .03.C. E.07 melalui pendekatan metode demonstrasi.03. Hal ini disebabkan karena penulisan Tugas Akhir tersebut mempunyai kaitan dengan perumusan yang dibahas. ”Seberapa besar peningkatan kemampuan membaca puisi kelas VI C2 SD Koalisi Nasional Ngaliyan 01. Karena dengan menggunakan metode demonstrasi pembelajaran membaca puisi di SD akan lebih mudah.03.

menimbulkan tanggapan yang jelas. Adapula yang mengatakan puisi adalah karangan bahasa yang khas yang memuat pengalaman yang disusun secara khas pula. atau dapat pula menimbulkan keharuan. Pembelajaran Membaca Puisi Di SD Guru dalam melaksanakan pembelajaran membaca puisi sesuai dengan jenjang kelas SD berdasarkan Kurikulum Pendidikan dan Garis-garis Besar Program Pengajaran Bahasa Indonesia.BAB II LANDASAN TEORI A. dan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia. mengapresiasikan sastra.Haryadi (1996:113). Pengalaman batin yang terkandung dalam puisi disusun dari peristiwa yang telah diberi makna yang ditafsirkan secara estetik. Puisi juga dapat disebut sebagai karya seni yang puitis karena puisi dapat membangkitkan perasaan. menarik perhatian. Definisi puisi Puisi adalah Jenis sastra yang bentuknya dipilih dan ditata dengan cermat sehingga mampu meningkatkan kesadaran orang akan suatu pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat bunyi. Perbandingan bobot pembelajaran bahasa dan sastra sebaiknya seimbang dan dapat disajikan secara terpadu. kemampuan memahami. dan makna khusus.Ruang lingkup mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia meliputi penguasaan kebahasaan. 5 . irama. B.

dari hal-yang dekat ke yang jauh. adakalanya siswa sulit menangkap hal-hal yang bersifat abstrak untuk itu perlu diberi peragaan supaya pembelajaran itu bersifat konkrit. Pembelajaran Puisi Dengan Pendekatan Metode Demonstrasi Dalam pembelajaran. C. guna mengatur pernafasan. dari yang mudah ke yang sukar. dari yang diketahui ke yang belum diketahui. Pada langkah saat membaca siswa diajak menyimak model yang mendemonstrasikan pembacaan puisi. dari yang konkrit ke yang abstrak.Pada pasca membaca siswa dapat menerapkan keterampilannya dengan pembacaan puisi yang lain atau bahkan prosa dengan aspek-aspek yang telah dipelajari dalam membaca puisi. Setelah persiapan pembelajaran dilakukan. penggunaan pendekatan metode demonstrasi merupakan pilihan yang tepat dan efektif dalam 6 . sasaran.dengan tidak lupa mendiskusikan apa yang siswa saksikan. Untuk menghindari semua itu dalam pengajaran bahasa diperlukan alat peraga seperti yang disarankan pada rambu-rambu pembelajaran bahasa perlu memperhatikan prinsip pengajaran. Antara lain. dilaksanakan pembelajaran membaca puisi melalui pendekatan metode demonstrasi dengan langkah pra membaca. saat membaca. Berkaitan dengan pembelajaran puisi.Dalam pembelajaran membaca puisi di SD hal yang perlu diperhatikan adalah siswa. Pada langkah pra membaca siswa diajak memahami puisi yang akan dibacakan dengan membicarakan kosakata yang dianggap sukar bagi siswa. dan pasca membaca. dari yang sederhana ke yang rumit. metode dan evaluasi. Kemudian dilanjutkan dengan memberi tanda jeda pada baris-baris puisi.

proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari dan pengalaman yang terkesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa. Pembelajaran pengamatan ini dapat terjadi melalui kondisi orang yang dialami orang lain. sesuai dengan apa yang didemonstrasikan. Menurut Syah (1995:209) Pendekatan metode demonstrasi adalah metode pengajaran dengan cara memperagakan barang. melalui pengamatannya siswa yang melihat kejadian tersebut akan meniru perilaku siswa yang mendapat pujian. aturan dan urutan melaksanakan suatu kegiatan. Dengan metode ini pembelajaran 7 . kejadian. baik secara langsung menggunakan media yang relavan dengan pokok bahasan atau materi yang disajikan. antara lain. Teori pembelajaran sosial memandang bahwa sebagian belajar yang dialami manusia dibentuk dari suatu model. Contohnya apabila seorang siswa melihat siswa lain dipuji oleh guru karena melakukan perbuatan tertentu. Jadi pendekatan metode demonstrasi adalah suatu metode pengajaran melalui peragaan materi tertentu atau melalui memperhatikan model. baik oleh guru atau suswa dengan tujuan mempengaruhi. perhatian siswa dapat lebih dipusatkan. Dengan kata lain seseorang dapat belajar melalui pengamatan dan meniru perilaku orang lain. Banyak keuntungan yang dapat diraih dengan menggunakan pendekatan metode demonstrasi.penyajiannya.

8 .membaca puisi diharapkan akan banyak menguntungkan siswa untuk meningkatkan apresiasinya.

P Amalia Putri Dimas ardianto Divy Tantri Dimas Aditia Erwin Sapto Endosyana N Eka Mayangsari Frista Grand Fajar Prasetyo Fajar Wicaksono Ginanjar P Gabriella Maulidita Giovani Sandi P Hemagita Septiani Hanif Ariawan Ikhsani Puji Herni 60 65 70 60 70 60 75 80 65 60 80 75 65 65 65 70 65 65 70 75 65 65 65 60 65 70 70 80 70 60 70 65 60 60 60 70 65 70 75 60 70 60 60 65 65 65 60 60 80 80 65 65 60 60 65 65 60 65 60 65 60 70 60 62 65 65 63 67 63 78 78 63 65 72 65 67 63 65 67 65 67 63 72 62 9 .BAB III PAPARAN HASIL Dalam pembelajaran membaca puisi yang dilakukan oleh penulis pada tanggal 25 Agustus 2006 diperoleh data sebagai berikut: No Nama Siswa Suara Intonasi/Jeda Penghayatan Nilai Ratarata 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Aditya Hermawan Agus Supriyanto Adryan Fahri Amanda Putri M Ambarani.

22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Lutfiah Mega Sukma Noor Adreawati Naufal Itjar Putri Ariani Pingka Silvia Qodrunnnada Riska Amalia Rovina Purnaleni Ronaldy Rena Gita Surya Ariwibawa Trendyana Varensa Marsella Vany Elvero. Dewinta Mentari Dewi 70 75 60 65 60 70 65 80 60 65 70 65 75 80 70 75 70 85 70 75 65 70 65 80 80 75 70 70 70 70 70 70 85 70 85 70 60 75 60 65 60 65 70 65 70 65 65 65 65 60 65 80 65 60 70 70 60 68 68 63 65 70 72 70 72 65 67 68 67 70 82 68 73 70 72 68 Kategori Penilaian: 80-90: A Baik 70-80: B Cukup 60-70: C Kurang 10 . A Alif Anggarda Tias Eka Rahmawati L.

03. 11 .Frekuensi Dari Data Diatas No 1 2 3 Kategori Baik Cukup Kurang Jumlah Nilai 80-90 70-80 60-70 Frekuensi 1 12 27 40 Presentase 2.5 % 30 % 67 % 100 Dari frekuensi data diatas dapat diambil kesimpulan bahwa siswa kelas VI C2 Koalisi Nasional Ngaliyan 01. 07 kemampuan membaca puisinya masih rendah atau di bawah rata-rata.

Pendekatan metode demontrasi tidak hanya mendukung peningkatan keterampilan membaca puisi dengan hanya menirukan model. Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. 2. B. tetapi dapat meningkatkan kreatifitas sesuai dengan kemampuan diri sendiri. Pendakatan metode demonstrasi yang didukung penampilan model dapat meningkatkan keterampilan membaca puisi.dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1.Untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam membaca puisi. 2. guru perlu mempersiapkan diri sebagai model. Kesimpulan Dari uraian diatas tentang keterampilan membaca puisi dengan pendekatan metode demonstrasi.BAB IV PENUTUP A.penulis memberikan saran-saran sebagai berikut: 1.Guna menunjang pendekatan metode demonstrasi. Supaya dapat mendemonstrasikan dengan baik dihadapan siswanya. hendaknya guru dapat menerapkan pendekatan metode demonstrasi dalam pembelajarannya. 12 .sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran membaca puisi.

Psikologi Pendidikan Suatu Pengantar Baru. Johar Permana. Syah. Pengantar Apresiasi Karya Sastra: Sinar Baru. Zamzani.2001.Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Bandung :CV Maulana.Bandung: Remaja Rosda Karya.1987. Aminuduin. 13 . Haryadi.1996.DAFTAR PUSTAKA Mulyani Sumantri.Strategi Belajar Mengajar.1995.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful