P. 1
rpp-matematika-klas-xiipa

rpp-matematika-klas-xiipa

|Views: 126|Likes:
Dipublikasikan oleh Cah GemBlung

More info:

Published by: Cah GemBlung on Jan 27, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/02/2014

pdf

text

original

Sections

  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 05
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 10
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 12
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 13
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 14
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 16
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 17
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 18
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 19
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 20
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 21

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO.

01 NAMA SEKOLAH : SMA KOLESE DE BRITTO MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KLS/PROGRAM/SEMESTER : XI/IPA/ 1 TAHUN PELAJARAN : 2008 - 2009 STANDAR KOMPETENSI : Menggunakan aturan statistika, kaidah pencacahan, dan sifat-sifat peluang dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR : Membaca data dalam bentuk table dan diagram batang, garis, lingkaran, dan ogive INDIKATOR : 1. Membaca sajian data dalam bentuk table, diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran, dan ogive 2. Mengidentifikasikan nilai suatu data yang ditampilkan pada table dan diagram ALOKASI WAKTU : 4 x 45 menit

A. MATERI PEMBELAJARAN: Diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran, Ogive B. METODE PEMBELAJARAN: 1. Inkuiri 2. Tanya jawab 3. Penugasan C. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Awal (Apersepsi) : Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan 2. Kegiatan inti : a. Siswa mengamati dan mengidentifikasi tentang data-data di sekitar sekolah b. Siswa mengidentifikasi data-data yang dinyatakan dalam berbagai model c. Mengelompokkan berbagai macam diagram dan table d. Menyimak konsep tentang penyajian data. 3. Kegiatan Akhir (Penutup) a. Siswa diharapkan memahami berbagai macam diagram b. Siswa mengerjakan tugas dari guru dan soal-soal latihan, PR.

1

D. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Buku pegangan siswa 2. Modul MGMP sekolah 3. LKS E. PENILAIAN 1. Tehnik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Berikut ini adalah diagram lingkaran dari hasil produksi rata-rata padi kering per hektar di lima daerah a. Daerah manakah yang hasil produksinya paling sedikit dan daerah manakah yang produksinya paling banyak? b. Berapa kuintal hasil produksi di daerah C jika jumlah hasil produksi di lima daerah tersebut adalah 500 kuintal? : Tes tertulis : Tes uraian :

D 10% 15% E C 20%

A 30%

B 25 %

2. Gambar di bawah ini adalah diagram garis dari hasil pencatatan suhu badan pasien tiap 3 jam selama 24 jam. Pada jam berapakah suhu pasien mencapai suhu paling tinggi? Derajat (0) 40 39 38 37 36

3 Mengetahui,

6

9

12 15 18 21 24

jam Sleman, 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Catur Supatmono, S.Pd
2

Drs. Th. Sukristiyono

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. 02 SEKOLAH : SMA KOLESE DE BRITTO MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KLS/PROGRAM/SEMESTER : XI/IPA/ 1 TAHUN PELAJARAN : 2008 - 2009 STANDAR KOMPETENSI : Menggunakan aturan statistika, kaidah pencacahan, dan sifat-sifat peluang dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR : Menyajikan data dalam bentuk table dan diagram batang, garis, lingkaran, dan ogive INDIKATOR : 1. Menyajikan data dalam bentuk diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran, dan ogive 2. Menafsirkan data dalam bentuk diagram batang, garis, lingkaran ALOKASI WAKTU : 4 x 45 menit A. MATERI PEMBELAJARAN: Penyajian data B. METODE PEMBELAJARAN: 1. Inkuiri 2. Tanya jawab 3. Penugasan C. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Awal (Apersepsi) : Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan 2. Kegiatan inti : a. Siswa mengamati dan mengidentifikasi tentang data-data di sekitar sekolah b. Siswa mengidentifikasi data-data yang dinyatakan dalam berbagai model c. Mengelompokkan berbagai macam diagram dan table d. Menyimak konsep tentang penyajian data. 3. Kegiatan Akhir (Penutup) a. Siswa diharapkan memahami berbagai macam diagram b. Siswa mengerjakan tugas dari guru dan soal-soal latihan, PR.

3

D. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Buku pegangan siswa 2. Modul MGMP sekolah 3. LKS E. PENILAIAN 1. Tehnik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Produksi beras yang dihasilkan oleh daerah-daerah penghasil beras pada tahun 2005-2006 ( dalam ribuan ton ) asalah sbb DAERAH Kabupaten A Kabupaten B Kabupaten C Kabupaten D 2005 70 90 100 80 2006 120 80 90 70 : Tes tertulis : Tes uraian :

Sajikan data di atas dalam diagram batang 2. Data berikut menunjukkan jumlah olahragawan di SMA X di sebuah kota Jenis Olahraga Sepak bola Basket Voly Bulu tangkis Tenis Meja Jumlah 50 45 60 25 20

a. Tentukan prosentase dari masing-masing jenis olahraga tersebut! b. Lukislah gambar diagram lingkarannya! 3. Berikut ini adalah Histogram daripengukuran tinggi badan (dalam cm) siswa kelas XI “SMA PERJUANGAN” sebanyak 80 siswa. Berapakah banyak siswa yang mempunyai tinggi kurang dari 168?

4

banyak siswa 20 18 16 14 12 10 8 6 4 2 153. Th.5 168. Drs. Catur Supatmono. Sukristiyono Guru Mata Pelajaran FX.5 162. S.5 159.5 156.Pd 5 .5 tinggi badan (cm) Sleman.5 165.5 171.5 174. 01 Juni 2007 Mengetahui.

2009 Menggunakan aturan statistika. dan sifat-sifat peluang dalam pemecahan masalah : Menghitung ukuran pemusatan. kaidah pencacahan. MATERI PEMBELAJARAN:  Ukuran Pemusatan : rataan. simpangan kuartil. 03 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 1 2008 . modus. ukuran letak. dan simpangan baku B. dan ukuran penyebaran data. serta penafsirannya : 1. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. menentukan rataan. Penugasan C. dan median  Ukuran letak : desil dan kuartil  Ukuran penyebaran : Jangkauan.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. median dan modus 2. Kegiatan Inti − Siswa mendiskusikan pentingnya penyajian data dalam bentuk histogram dan ogive − Siswa membuat tabel distribusi frekuensi dari data tertentu − Siswa menggambar grafik histogram dari tabel frekuensi − Siswa menghitung ukuran pemusatan data baik data tunggal maupun data bergolong 6 . variansi. Inkuiri 2. menberikan tafsiran terhadap ukuran pemusatan : 6 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. METODE PEMBELAJARAN: 1. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Membahas PR − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya 2. Tanya jawab 3.

LKS E. Tentukan a. median dan modus b. PENILAIAN 1. Jangkauan kuartil 2. Tehnik 2. Soal Instrumen : Tes tertulis : Tes uraian : Contoh soal: 1. msedian dan modusnya! nilai frekuensi 31-35 1 36-40 2 41-45 3 46-50 7 51-55 12 56-60 10 61-65 5 3. mean. Bentuk Instrumen 3. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas D. kuartil bawah dan kuartil atas c. Modul MGMP sekolah 3. Dari data di bawah ini. Diketahui data : 9 8 7 8 5 6 7 9 10 9. tentukan mean.− Siswa menyelesaikan soal-soal tentang ukuran pemusatan data dan disajikan dalam bentuk diagram 3. Buku pegangan siswa 2. Tentukan modus dari histogram berikut! f 16 14 8 7 3 12 17 22 27 32 37 7 .

MATERI PEMBELAJARAN: Peluang  Aturan perkalian  permutasi  kombinasi B. : Menggunakan aturan perkalian. 04 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 1 2008 .RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. permutasi dan kombinasi dalam pemecahan masalah : 1. Kegiatan Awal (Apersepsi) − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Membahas PR 2. permutasi dan kombinasi : 6 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. permutasi dan kombinasi untuk menyelesaikan soal 8 .2009 Menggunakan aturan statistika. kaidah pencacahan. METODE PEMBELAJARAN: 1. permutasi dan kombinasi 2. Inkuiri 2. Menggunakan aturan perkalian. dan sifat-sifat peluang dalam pemecahan masalah. Menyusun aturan perkalian. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. permutasi dan kombinasi − Siswa menerapkan rumus aturan perkalian. Tanya jawab 3. Penugasan C. Kegiatan Inti − Siswa menentukan berbagai kemungkinan pengisian tempat ( filling slot ) dalam permainan atau masalah tertentu − Siswa berdiskusi mengenai kaidah pencacahan yang mengarah pada aturan perkalian.

6. 5.Pd : Tes tertulis : Tes uraian : 9 . SUMBER PEMBELAJARAN 1.5C3 ! Mengetahui. Dari angka 3. S. Dengan berapa cara orang akan pergi dari kota A ke kota C melalui kota B! 2. permutasi dan kombinasi 3. atau r. Modul MGMP sekolah 3. PENILAIAN 1.− Siswa menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan aturan perkalian. LKS E. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Th. Rute perjalanan dari kota A ke kota B dapat dengan 3 cara : melalui p. 4P1 ! 5. Sukristiyono Sleman. Dan bilangan-bilangan tersebut harus kurang dari 400. Buku pegangan siswa 2. tentukan banyaknya bilangan yang dapat dibuat ! 3. Soal Instrumen Contoh soal: 1. 7. Drs. Hitunglah 10C3. Catur Supatmono. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas D. q. Hitunglah 6P3. Tentukan banyaknya permutasi semua huruf pada kata “ALIYAH”! 4. Bentuk Instrumen 3. dan 9 dibuat bilangan yang terdiri atas 3 angka yang berbeda. Tehnik 2. sedangkan dari kota B ke kota C ada 2 cara yaitu melaui x dan y.

Penugasan C. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas 10 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. : Menentukan ruang sampel suatu percobaan : 1. kaidah pencacahan. METODE PEMBELAJARAN: 1. dan sifat-sifat peluang dalam pemecahan masalah. Menentukan banyaknya kemungkinan kejadian dari berbagai situasi 2. 05 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 1 2008 . Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. Menuliskan himpunan kejadian dari suatu percobaan : 8 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. Inkuiri 2. MATERI PEMBELAJARAN: Ruang Sampel B. Kegiatan Inti − Siswa mendaftar titik-titik sampel dari suatu percobaan acak − Siswa menentukan ruang sampel dari percobaan acak tunggal dan kombinasi − Siswa menentukan titik sampel 3. Tanya jawab 3.2009 Menggunakan aturan statistika.

Tehnik 2. Himpunan kejadia A dan B 2.Pd 11 . Sukristiyono Sleman.D. Banyaknya kejadian A dan B b. Pada pelemparan sebuah uang logam dan sebuah dadu. Bentuk Instrumen 3. Himpunan kejadian A dan B : Tes tertulis : Tes uraian : Mengetahui. Banyaknya kejadian A dan B b. A adalah kejadian muncul mata dadu berjumlah <11 dan B adalah kejadian selisih antara mata dadu merah dan putih = 6. Drs. LKS E. B adalah kejadian munculnya gambar dan suatu bilangan prima. Tentukan a. S. PENILAIAN 1. Catur Supatmono. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Dua buah dadu merah dan putih dilempar sekaligus satu kali. Tentukan a. A adalah kejadian munculnya gambar dan suatu bilangan genap. Th. Buku pegangan siswa 2. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Modul MGMP sekolah 3. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX.

Menentukan peluang kejadian melalui percobaan 2. METODE PEMBELAJARAN: 1. 06 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 1 2008 . MATERI PEMBELAJARAN: Peluang Kejadian B. Penugasan C. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2. Inkuiri 2.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO.2009 Menggunakan aturan statistika. Tanya jawab 3. Kegiatan Inti − Siswa merancang dan melakukan percobaan untuk menentukan peluang suatu kejadian − Siswa menyimpulkan peluang kejadian dari percobaan untuk mendukung peluang kejadian secara teoritis − Siswa menentukan peluang suatu kejadian. kaidah pencacahan. dan sifat-sifat peluang dalam pemecahan masalah : Menentukan peluang suatu kejadian dan penafsirannya : 1. Menentukan peluang suatu kejadian secara teoritis : 8 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. peluang komplemen suatu kejadian − siswa menyelesaikan soal.soal peluang suatu kejadian 12 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1.

5 bola merah. Tehnik 2. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Bola hitam pada pengambilan pertama. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas D. Buku pegangan siswa 2. Modul MGMP sekolah 3. bola merah pada pengambilan kedua dan bola putih pada pengambilan ketiga : Tes tertulis : Tes uraian : 13 . Dari dalam kotak itu diambil 3 buah bola satu demi satu tanpa pengembalian. Tentukan peluang terambilnya kedua bola itu merah! 2. dan 4 bola putih. kedua dan ketiga b. Dalam sebuah kotak berisi 11 bola hitam. Sebuah kantong berisi 4 bola merah dan 5 bola putih. Hitunglah nilai peluang jika yang terambil itu adalah a.3. Bentuk Instrumen 3. PENILAIAN 1. Soal Instrumen Contoh soal: 1. LKS E. Jika 2 bola diambil dari kantong satu persatu dengan tidak mengembalikan setiap pengambilan. Bola hitam pada pengambilan pertama.

kosinus dan tangen − Siswa menurunkan rumus sinus jumlah dan selisih dua sudut − Siswa menurunkan rumus kosinus jumlah dan selisih dua sudut − Siswa menerapkan rumus sinus dan kosinus jumlah dan selisih dua sudut untuk menyelesaikan soal 3. Tanya jawab 3. Menggunakan rumus sinus jumlah dan selisih dua sudut 2. Inkuiri 2. 07 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 1 2008 . Penugasan C. Kegiatan Inti − Mengulang kembali tentang konsep perbandingan sinus. selisih dua sudut. MATERI PEMBELAJARAN: Trigonometri jumlah dan selisih dua sudut B. Kegiatan Awal (Apersepsi) : Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan 2. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Menggunakan rumus kosinus jumlah dan selisih dua sudut : 4 x 45 menit INDIKATOR ALOKASI WAKTU A. dan sudut ganda untuk menghitung sinus dan kosinus sudut tertentu : 1.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian Tugas 14 .2009 Menurunkan rumus trigonometri dan penggunaanya : Menggunakan rumus sinus dan kosinus jumlah dua sudut. METODE PEMBELAJARAN: 1.

Th. Bentuk Instrumen 3. Soal Instrumen Contoh soal: 1. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Modul MGMP sekolah 3. Tentukan nilai cos (a+b) dan cos (a-b) jika diketahui a dan b adalah sudut-sudut 5 3 di kuadran I dengan nilai perbandingan trigonometri sin a = 1 dan sin b = 4 5 ! : Tes tertulis : Tes uraian : 2. LKS E.D. PENILAIAN 1. Tehnik 2. Tentukan nilai sin (a+b) dan sin (a-b) jika diketahui a dan b adalah sudut-sudut 8 24 lancip dengan nilai perbandingan trigonometri cos a = 17 dan cos b = 25 ! Mengetahui. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX.Pd 15 . Catur Supatmono. Sukristiyono Sleman. Drs. S. Buku pegangan siswa 2.

METODE PEMBELAJARAN: 1. Kegiatan Inti − Siswa menurunkan rumus jumlah dan selisih sinus − Siswa menurunkan rumus jumlah dan selisih kosinus − Siswa menerapkan perkalian sinus dan kosinus dalam menelesaikan soal − Siswa menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan rumus –rumus jumalah sdan selisih dua sinus dan kosinusnya 16 . Menggunakan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut dalam pemecahan masalah 3. cosinus dan tangen ) B. Inkuiri 2.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Penugasan C. Membuktikan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut ALOKASI WAKTU : 6 x 45 menit A. MATERI PEMBELAJARAN: Trigonometri ( Jumlah dan selisih sinus. 08 SEKOLAH : SMA KOLESE DE BRITTO MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KLS/PROGRAM/SEMESTER : XI/IPA/ 1 TAHUN PELAJARAN : 2008 .2009 STANDAR KOMPETENSI : menurunkan rumus trigonometri dan penggunaannya KOMPETENSI DASAR : Menurunkan rumus jumlah dan selisih sinus dan kosinus INDIKATOR : 1. Tanya jawab 3. Menyatakan perkalian sinus dan kosinus dalam jumlah atau selisih sinus atau kosinus 2. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2.

Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas D. Jika (A-B) = 30 dan sin C = 6 . A. PENILAIAN 1. LKS E. cos B! Mengetahui. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Modul MGMP sekolah 3. Tehnik 2.Pd 17 . S. kosinus dan tangen pada sudut ganda 3. B. C adalah sudut-sudut pada sutu segitiga. Drs. Nyatakan perkalian 2 cos (x+450) sin (x-450) sebagai bentuk penjumlahan atau pengurangan sinus dan kemudian sederhanakan! 5 2. SUMBER PEMBELAJARAN 1.− Siswa menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan rumus sinis. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Bentuk Instrumen 3. Buku pegangan siswa 2. Sukristiyono Sleman. Th. Catur Supatmono. 0 : Tes tertulis : Tes uraian : Tentukan nialai sin A.

Tanya jawab 3. Kosinus dan Tangen  Identitas Trigonometri B. Penugasan C. Kegiatan Inti − Siswa membuktikan identitas trigonometri sederhana − Siswa menyelesaikan soal-soal yang berkaitan identitas trigonometri − Siswa menghitung nilai trigonometri sudut dengan menggunakan rumus jumlah dan selisih sinus dan kosinus 3. Merancang dan membuktikan identitas trigonometri 2. 09 SEKOLAH : SMA KOLESE DE BRITTO MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KLS/PROGRAM/SEMESTER : XI/IPA/ 1 TAHUN PELAJARAN : 2008 . Menyelesaikan masalah yang melibatkan rumus jumlah dan selisih dua sudut ALOKASI WAKTU : 8 x 45 menit A. MATERI PEMBELAJARAN:  Penerapan jumlah dan selisih Sinus. Inkuiri 2. METODE PEMBELAJARAN: 1. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2.2009 STANDAR KOMPETENSI : Menurunkan rumus trigonometri dan penggunaanya KOMPETENSI DASAR : Menggunakan rumus jumlah dan selisih sinus dan kosinus INDIKATOR : 1.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum 18 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1.

S.− Pemberian Tugas D. Catur Supatmono. Buku pegangan siswa 2. Drs. LKS E. Tunjukkan bahwa cos 3x + cos 5 x ! : Tes tertulis : Tes uraian : 2. Tehnik 2.Pd Mengetahui. Soal Instrumen Contoh soal: sin 3 x + sin 5 x = tan 4 x 1. Modul MGMP sekolah 3. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Th. Bentuk Instrumen 3. Buktikan bahwa : 2 sin 3A sin 4A + 2 cos 5A cos 2A – cos 3A = cos A Sleman. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Sukristiyono 19 . PENILAIAN 1.

0) dengan menggunakan teorema phitagoras Siswa menurunkan persamaan lingkaran berpusat di (a. Kegiatan Akhir (Penutup) 20 . Menentukan pusat dan jari-jari lingkaran yang persamaannya diketahui 3. Penugasan C.b) Siswa menyatakan bentuk umum persamaan lingkaran Siswa menentukan persamaan lingkaran jika titik pusat dan jari-jarinya diketahui Siswa menyusun persamaan lingkaran yang memenuhi kriteria tertentu 3. Tanya jawab 3. MATERI PEMBELAJARAN: Persamaan Lingkaran B. METODE PEMBELAJARAN: 1.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. menentukan persamaan lingkaran yang memenuhi kriteria tertentu : 8 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. Merumuskan persamaan lingkaran berpusat di (0. Inkuiri 2.b) 2. 10 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 1 2008 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Awal (Apersepsi) : Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − − − − − 2.2009 Menyusun persamaan lingkaran dan garis singgungnya : Menyusun persamaan lingkaran yang memenuhi persyaratan yang ditentukan : 1.0) dan (a. Kegiatan Inti Menentukan persamaan lingkaran berpusat di (0.

Modul MGMP sekolah 3. B(0. Catur Supatmono. Tentukan persamaan lingkaran yang melalui titik A(2. Drs. Tehnik 2. LKS E.3)! 2.− Merangkum − Pemberian tugas D.0) ! Sleman.-1) dan C(3. Bentuk Instrumen 3. Sukristiyono RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 21 . S.0) jika melalui titik A(5.1) dengan panjang jari-jari r=3 ! 3.Pd : Tes tertulis : Tes uraian : Mengetahui. Th.3). Tentukan persamaan lingkaran yang berpusat di titik P(-2. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. SUMBER PEMBELAJARAN 1. PENILAIAN 1. Buku pegangan siswa 2. Soal Instrumen Contoh soal : 1. Tentukan persamaan lingkaran yang berpusat di titik O(0. Tentukan pusat dan jari-jari lingkaran yang persamaannya: x2+y2+8x-9=0 ! 4.

MATERI PEMBELAJARAN: Persamaan garis Singgung Lingkaran B. METODE PEMBELAJARAN: 1. siswa menentukan persamaan garis singgung pada lingkaran 3 Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum 22 .NO. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 Kegiatan Awal (Apersepsi) − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR − − − − 2 Kegiatan Inti Siswa menyelidiki sifat dari garis-garis baik menyinggung maupun tidak menyinggung lingkaran Siswa menurunkan teorema tentang persamaan garis singgung lingkaran Siswa menentukan persamaan garis singgung lingkaran pada suatu lingkaran Dengan diskriminan.2009 STANDAR KOMPETENSI : Menyusun persamaan Lingkaran dan garis singgungnya KOMPETENSI DASAR : Menentukan persamaan garis singgung pada lingkaran dalam berbagai situasi INDIKATOR : 1 melukis garis yang menyinggung lingkaran dan menentukan sifat-sifatnya 2 merumuskan persamaan garis singgung yang melalui suatu titik pada lingkaran 3 merumuskan persamaan garis singgung yang gradiennya diketahui ALOKASI WAKTU : 12 x 45 menit A. Penugasan C. 11 SEKOLAH : SMA KOLESE DE BRITTO MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KLS/PROGRAM/SEMESTER : XI/IPA/ 1 TAHUN PELAJARAN : 2008 . Inkuiri 2. Tanya jawab 3.

Drs.-1) terletak di dalam. Tentukan persamaan garis singgung lingkaran : x2 + y2 + 4x + 2y . Buku pegangan siswa 2.-3) ! 3. Tehnik 2. PENILAIAN 1. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX.2x + 2y -2 = 0 jika diketahui gradien garis singgungnya 2 ! Mengetahui. Th. 12 23 . pada. Catur Supatmono. SUMBER PEMBELAJARAN 1. LKS E. Sukristiyono Sleman.− Pemberian tugas D.3) ! 4. Modul MGMP sekolah 3. Soal Instrumen Contoh soal: 1.Pd : Tes tertulis : Tes uraian : RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO.8 = 0 di titik (-5. Tentukan persamaan garis singgung pada lingkaran x2 + y2 = 9 yang dapat dibuat melalui titik (2.4y + 4 = 0 ! 2. atau di luar lingkaran dengan persamaan L = x2 + y2 + 6x . Selidikilah apakah titik (-4. S. Bentuk Instrumen 3. Tentukan persamaan garis singgung lingkaran x2 + y2 .

Penugasan C. METODE PEMBELAJARAN: 1. Inkuiri 2.SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 2 2008 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 Kegiatan Awal (Apersepsi) Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − − − − 2 Kegiatan Inti Siswa membagi suku banyak dengan suku banyak lain dengan derajatnya lebih rendah Siswa melakukan algoritma pembagian suku banyak dengan pembagi bentuk linear atau kuadrat Siswa melakukan latihan soal-soal algoritma pembagian Menggunakan algoritma pembagian suku bnayak untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan hasil bagi dan sisa pembagian 3 Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum 24 .2009 Menggunakan aturan suku banyak dalam penyelesaian masalah : Menggunakan algoritma pembagian suku banyak untuk menentukan hasil bagi dan sisa pembagian : 1 menjelaskan algoritma pembagian suku banyak 2 menentukan derajat sukubanyak hasil bagi dan sisa pembagian dalam algoritma pembagian 3 menentukan hasil bagi dan sisa pembagian sukubanyak oleh bentuk linear atau kuadrat : 12 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. Tanya jawab 3. MATERI PEMBELAJARAN: Algoritma pembagian suku banyak B.

01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX.− Pemberian tugas D. Tentukan nilai p dan q jika diketahui sbb a. Soal Instrumen Contoh soal: 1. SUMBER PEMBELAJARAN 1. LKS E. Catur Supatmono. (2x3 + x2 +3x + 6) : (x2 + x -1) 2. Buku pegangan siswa 2. (2x2 +3x + 4x + 1): (x + 1) b. Drs. S. Tentukan hasil bagi dan sisa pembagian : a. Sukristiyono Sleman. Suku banyak x5+px3+q dibagi x2-1 sisanya 2x+1 b. Suku banyak x4-px3+3x2+qx+1 dibagi (x2+2x-3) sisanya 43-36x Mengetahui. Tehnik 2. Th. Bentuk Instrumen 3.Pd : Tes tertulis : Tes uraian : 25 . PENILAIAN 1. Modul MGMP sekolah 3.

: 1. 13 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 2 2008 .2009 Menggunakan aturan sukubanyak dalam pemecahan masalah : Menggunakan teorema sisa dan teorema faktor dalam pemecahan masalah. Penugasan C. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2. menentukan faktor linear dari sukubanyak dengan teorema faktor 3. Kegiatan Inti − Siswa menurunkan teorema sisa dan teorema faktor − Siswa menggunakan teorema sisa dan teorema faktor untuk menyelesaikan soal 3. Menyelesaikan persamaan sukubanyak dengan menggunakan teorema faktor : 18 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. MATERI PEMBELAJARAN: Teorema Sisa dan Teorema Faktor B. Menentukan sisa pembagian sukubanyak oleh bentuk linear dan kuadrat dengan teorema sisa 2. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas 26 .RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. Inkuiri 2. METODE PEMBELAJARAN: 1. Tanya jawab 3.

01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Sukristiyono Sleman. Bentuk Instrumen 3. LKS E. Catur Supatmono.5. Tentukan nilai p dan q jika x = 1 dan x = -1 merupakan akar persamaan dari x 8 – px3 –q = 0 ! : Tes tertulis : Tes uraian : Mengetahui.Pd 27 . Th. Modul MGMP sekolah 3. Tentukan akar-akar bulat dari x3-6x2+9x-2=0 kemudian tentukan faktorfaktorlinearnya! 4. Tentukan sisanya jika f(x) dibagi 2x2 – 7x +3 ! 2. PENILAIAN 1.D. Buku pegangan siswa 2. Sukubanyak f(x) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 5 dan jika dibagi (2x-1) sisanya 2. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Drs. Tehnik 2. SUMBER PEMBELAJARAN 1. S. Tentukan faktor-faktor dari suku banyak : x3+2x2+2x+1! 3.

MATERI PEMBELAJARAN: Fungsi Komposisi B. Inkuiri 2. Tanya jawab 3. Penugasan C.2009 Menentukan komposisi dua fungsi dan invers suatu fungsi : Menentukan komposisi fungsi dari dua fungsi : 1. Menentukan syarat dan aturan fungsi yang dapat dikomposisikan 2. Kegiatan Awal (Apersepsi) : Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − − − − − − − − 2. menentukan komponen pembentuk fungsi komposisi apabila fungsi komposisi dan komponen lainnya diketahui : 6 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. 14 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 2 2008 . menyebutkan sifat-sifat komposisi fungsi 4. METODE PEMBELAJARAN: 1. menentukan fungsi komposisi dari beberapa fungsi 3. Kegiatan Inti Siswa mengingat kembali pengartian fungsi Menjelaskan arti komposisi fungsi secara aljabar Siswa mengidentifikasi fungsi-fungsi baik yang dapat atau tidak dapat dikomposisikan melalui contoh Siswa menyimpulkan syarat komposisi fungsi Siswa melakukan latihan soal fungsi komposisi Siswa menyelidiki sifat-sifat fungsi komposisi melalui contoh Siswa menggunakan aturan komposisi dari beberapa fungsi untuk menyelesaikan masalah Siswa menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan fungsi komposisi 28 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO.

Diketahui f(x)=x+1 dan (fog)(x)=3x2+4. h(x)=x2 maka tentukan (fog)(x) dan (fogoh)(x) ! 3. Sukristiyono Sleman.3. LKS E.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 29 . Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas D. PENILAIAN 1. Sebutkan sifat-sifat komposisi fungsi ! 4. g(x)=x-5. Soal Instrumen Contoh soal: 1. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Th. Tentukan syarat-syarat agar fungsi f(x) dan g(x) dapat dikomposisikan! 2. Buku pegangan siswa 2. S. Modul MGMP sekolah 3. Tehnik 2. Drs. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Catur Supatmono. Diketahui fungsi f(x)=2x+3. tentukan g(x) ! 5. Bentuk Instrumen 3. Diketahui f(x)= x-2 dan (gof)(x)=x2-4x+1 tentukan g(x) ! : Tes tertulis : Tes uraian : Mengetahui.

menggambarkan grafik fungsi invers dari grafik fungsi asalnya 3. 15 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 2 2008 . Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas 30 . MATERI PEMBELAJARAN: Fungsi Invers B.NO. METODE PEMBELAJARAN: 1. Inkuiri 2. Penugasan C. A. Tanya jawab 3. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR − − − − − 2. menjelaskan syarat agar suatu fungsi mempunyai invers 2.2009 Menentukan komposisi dua fungsi dan invers suatu fungsi KOMPETENSI DASAR : menentukan invers suatu fungsi INDIKATOR : 1. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Inti Siswa menggambar sketsa grafik invers dari grafik fungsi asalnya Siswa menentukan fungsi invers dan grafiknya secara aljabar Siswa menyelidiki sifat invers dari fungsi melalui contoh Menentukan invers dari komposisi fungsi Siswa menerapkan aturan fungsi invers untuk menyelesaikan masalah 3. menentukan fungsi invers dari suatu fungsi mengidentifikasi sifat-sifat fungsi invers ALOKASI WAKTU : 8 x 45 menit 4.

PENILAIAN 1. Sukristiyono Sleman. Tentukan f(1). 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Bentuk Instrumen 3. f -1(3). Soal Instrumen Contoh soal : 1. f(3). LKS E. Tentukan f -1(x) dan buatlah sketsa fungsi f(x) dan f -1(x) ! 2. Modul MGMP sekolah 3. (f -1of ) (3). f(4) b.D. f(2). SUMBER PEMBELAJARAN 1. f -1(2). Drs. x ≠3 x −3 Mengetahui. Catur Supatmono. Buku pegangan siswa 2. f -1(4) c. Tehnik 2. S. Tentukan (f -1of ) (1). Fungsi f : R → R ditentukan oleh f(x)= ½ x -2. Diketahui fungsi f sebagai berikut 1 2 3 4 f(x) a. (f -1of ) (4) 3. Tentukan invers dari fungsi berikut a. (f -1of ) (2). : Tes tertulis : Tes uraian : p q r s 2x +1 .Pd 31 . Tentukan f -1 (1). 3x-2 b. Th.

Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas 32 . Penugasan C.2009 Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah : menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga : 1 menjelaskan arti limit fungsi di satu titik melalui perhitungan nilai-nilai di sekitar titik tersebut 2 menjelaskan arti limit fungsi di tak berhingga melalui grafik dan perhitungan : 2 x 45 menit ALOKASI WAKTU A. Kegiatan Awal (Apersepsi) : Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan 2. Kegiatan Inti − Siswa mendiskusikan arti limit fungsi di satu titik melalui perhitungan nilai-nilai di sekitar titik tersebut − Siswa mendiskusikan arti limit fungsi di tak berhingga melalui perhitungan nilai-nilai di sekitar titik tersebut − Siswa menentukan definisi limit fungsi 3. Tanya jawab 3. 16 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 2 2008 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Inkuiri 2. METODE PEMBELAJARAN: 1.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. MATERI PEMBELAJARAN: Pengertian limit fungsi B.

Berapakah nilai f(x) untuk x mendekati 1 ! 2. LKS E. Drs. Bentuk Instrumen 3. Modul MGMP sekolah 3. Catur Supatmono.D. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Tehnik 2. Dengan menggunakan pengertian limit secara intuitif. Diketahui fungsi f(x)=3x-2 untuk x bilangan real. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Sukristiyono Sleman. S. x→2 Lim b. PENILAIAN 1. Buku pegangan siswa 2.Pd 33 . Th. SUMBER PEMBELAJARAN 1. x →3 x 2 − x − 12 x −3 Mengetahui. tentukan nilai limit berikut: : Tes tertulis : Tes uraian : Lim( x 2 − 2) a.

Menghitung limit fungsi aljabar dan trigonometri dengan menggunakan sifatsifat limit ALOKASI WAKTU : 2 x 45 menit A. 17 SEKOLAH : SMA KOLESE DE BRITTO MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KLS/PROGRAM/SEMESTER : XI/IPA/ 2 TAHUN PELAJARAN : 2008 .2009 STANDAR KOMPETENSI : Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. MATERI PEMBELAJARAN:  Sifat Limit Fungsi  Bentuk Taktentu B. Penugasan C. Menjelaskan sifat-sifat yang digunakan dalam perhitungan limit 3. Inkuiri 2. METODE PEMBELAJARAN: 1. Tanya jawab 3. KOMPETENSI DASAR : Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri INDIKATOR : 1. Kegiatan Awal (Apersepsi) − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2. Kegiatan Inti − Siswa menghitung limit fungsi aljabar dan trigonometri 34 . Menghitung limit fungsi aljabar dan trigonometri di satu titik 2. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan arti bentuk taktentu dari limit fungsi 4.

x →0 Lim b.Pd 35 . Bentuk Instrumen 3.− Siswa mengenal macam-macam bentuk taktentu − Siswa melakukan perhitungan limit dengan manipulasi aljabar − Siswa menghitung limit fungsi aljabar dan trigonometri dengan menggunakan sifat-sifat limit fungsi 3. S. tentukan limit-limit berikut : Lim ( 4 x − 5) a. x4 + x2 Lim x →0 9x 2 2. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Dengan menggunakan sifat-sifat limit. LKS E. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Hitunglah Lim ( x − 2) a. x →0 : Tes tertulis : Tes uraian : Lim b. Th. Buku pegangan siswa 2. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Catur Supatmono. Modul MGMP sekolah 3. x →2 x2 + x − 6 x−2 c. PENILAIAN 1. Tehnik 2. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas D. Drs. x →0 x −1 x −1 Mengetahui. Sukristiyono Sleman.

Menjelaskan arti turunan sebagai laju perubahan dan secara geometri di satu titik 3. Menentukan turunan fungsi aljabar dan geometri dengan menggunakan sifat-sifat turunan 6. Menghitung turunan fungsi yang sederhana dengan menggunakan definisi turunan 4.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. Inkuiri 2. MATERI PEMBELAJARAN: Turunan fungsi B. Tanya jawab 3. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2. 18 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 2 2008 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. METODE PEMBELAJARAN: 1. Penugasan C. Kegiatan Inti 36 . : Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi : 1. Menentukan sifat-sifat turunan fungsi 5. Menentukan turunan fungsi komposisi dengan aturan rantai : 2 x 45 menit ALOKASI WAKTU A.2009 Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah. Menghitung limit fungsi yang mengarah ke konsep turunan 2.

Dengan menggunakan rumus fungsi f(x) = 3x2 ! 4. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Catur Supatmono. Dengan menggunakan f(x) = (2x+3)(x2+x) Mengetahui. Lim h →0 = -2 dengan menghitung 3. tentukan laju perubahan fungsi pada x f ( −2 + h) − f ( −2) Lim h →0 h bila f(x)= 3x2-4x. Buku pegangan siswa 2. Sukristiyono sifat f ( x + h) − f ( x ) h tentukan turunan dari turunan. Th.− − − − − − − Siswa menentukan konsep laju perubahan nilai fungsi dan gambaran geometrisnya Dengan menggunakan konsep limit siswa merumuskan pengertian turunan fungsi Siswa menghitung turunan fungsi aljabar dengan menggunakan aturan turunan Siswa menurunkan sifat-sifat turunan dengan menggunakan sifat limit Siswa menentukan berbagai turunan fungsi aljabar dan geometri Siswa menentukan turunan fungsi dengan menggunakan aturan rantai Siswa menyelesaikan soal-soal turunan fungsi 3. LKS E. tentukan turunan dari fungsi Sleman. Tentukan nilai dari f ( x + h) − f ( x ) h ! 2.Pd 37 . Drs. S. PENILAIAN 1. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas D. Modul MGMP sekolah 3. Tehnik 2. Soal Instrumen Contoh soal: Lim h →0 : Tes tertulis : Tes uraian : 1. Bentuk Instrumen 3. Diketahui f(x) = 5x + 2.

2009 STANDAR KOMPETENSI : Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR : menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah INDIKATOR : 1. menggambar grafik fungsi dengan menggunakan sifat-sifat turunan 3. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2. Tanya jawab 3. Penugasan C. 19 SEKOLAH : SMA KOLESE DE BRITTO MATA PELAJARAN : MATEMATIKA KLS/PROGRAM/SEMESTER : XI/IPA/ 2 TAHUN PELAJARAN : 2008 .RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. MATERI PEMBELAJARAN: Karakteristik Grafik Fungsi B. Inkuiri 2. Kegiatan Inti − Siswa menggambar fungsi naik dan turun − Siswa mengidentifikasi fungsi naik atau turun menggunakan aturan turunan 38 . LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. menentukan titik ekstrem grafik fungsi 4. menentukan persamaan garis singgung dari sebuah fungsi ALOKASI WAKTU : 4 x 45 menit A. METODE PEMBELAJARAN: 1. menentukan fungsi monoton naik dan turun dengan menggunakan konsep turunan pertama 2.

LKS E.− Siswa menggambar grafik fungsi dengan menetukan nperpotongan sumbu koordinat. Buku pegangan siswa 2. Drs.4) Sleman. Tentukan selang (interval) dimana fungsi f yang f(x)=2x3 – 9x2 +12x+15 untuk fungsi naik dan turun ! 2. PENILAIAN 1. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Catur Supatmono. Tehnik 2. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas D.Pd ditentukan oleh : Tes tertulis : Tes uraian : Mengetahui. Modul MGMP sekolah 3. Tentukan persamaan garis singgung kurva y = x3 –x2 – 2x + 4 di titik (0. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX.f(x)= (x-2)2 4. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Th. S. titik stasioner atau kemonotonanya − Menentukan titik stasioner suatu fungsi beserta jenis ekstremnya − Menyelesaikan persamaan garis singgung fungsi 3. Tentukan titik stasioner dan jenisnya dari a. f(x) = 3x –x2 b. Sukristiyono 39 . Bentuk Instrumen 3. Gambarlah sketsa grafik fungsi f(x)=x(x-1)2 3.

Kegiatan Inti − Siswa menyebutkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan konsep turunan − Siswa menentukan variabel-variabel dari masalah ekstrem fungsi − Siswa merumuskan model matematika dari masalah ekstrem fungsi 3.2009 Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah : Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrem fungsi : 1. 20 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 2 2008 .RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. METODE PEMBELAJARAN: 1. Kegiatan Akhir (Penutup) 40 . merumuskan model matematika dari masalah ekstrem fungsi : x 45 menit ALOKASI WAKTU A. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2. Inkuiri 2. mengidentifokasi masalah-masalah yang bisa diselesaikan dengan konsep ekstrem fungsi 2. MATERI PEMBELAJARAN: Model Matematika Ekstrem Fungsi B. Penugasan C. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Tanya jawab 3.

Segitiga OPQ dilukiskan pada bidang cartesius seperti gambar di bawah dengan OP= p cm dan OQ = q cm akan dibuat persegi panjang OKLM dengan K pada OP dan M pada OQ. S.y) P(p. Drs. Catur Supatmono. Modul MGMP sekolah 3. hasil kalinya adalah p a. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX. Tehnik 2. tulislah persamaan yang menyatakan hubungan x dan y b. Misalkan L mempunyai koordinat (x.− Merangkum − Pemberian tugas D. nyatakan p dalam x c. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Bentuk Instrumen 3. Sukristiyono 41 . Th. PENILAIAN 1. LKS E.q) : Tes tertulis : Tes uraian : K O M L(x. Buku pegangan siswa 2.y). tentukan kedua bilangan tersebut agar mempunyai hasil kali terbesar 2. Soal Instrumen Contoh soal: 1. Jumlah bilangan x dan y adalah 10.Pd Mengetahui. Nyatakan luas persegi panjang OKLM sebagai fungsi dari x y Q(0.0) x Sleman.

42 .

Penugasan C. METODE PEMBELAJARAN: 1. Inkuiri 2. 21 SEKOLAH : MATA PELAJARAN : KLS/PROGRAM/SEMESTER : TAHUN PELAJARAN : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR INDIKATOR SMA KOLESE DE BRITTO MATEMATIKA XI/IPA/ 2 2008 .2009 Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO. menyelesaikan model matematika dari masalah ekstrem fungsi 2. : Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrem fungsi dan penafsirannya : 1. Kegiatan Awal (Apersepsi) : − Motivasi siswa sesuai dengan pokok bahasan − Mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya − Membahas PR 2. Kegiatan Inti − Siswa mendiskusikan secara kelompok membahas mengenai soal aplikatif dengan menggunakan konsep turunan − Siswa menentukan penyelesaian dari model matematika beserta penafsirannya 3. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Akhir (Penutup) − Merangkum − Pemberian tugas 43 . MATERI PEMBELAJARAN: Solusi masalah ekstrem fungsi B. Tanya jawab 3. menafsirkan solusi dari masalah nilai ekstrem : x 45 menit ALOKASI WAKTU A.

Buku pegangan siswa 2. Sebutir peluru ditembakkan tegak lurus ke atas hingga mencapai ketinggian h meter dalam waktu t detik. Th. Modul MGMP sekolah 3. Sukristiyono Sleman. PENILAIAN 1. Bentuk Instrumen 3. Pada keempat titik sudutnya dibuat potongan berbentuk persegi dengan ukuran sama.D.Pd : Tes tertulis : Tes uraian : 44 . LKS E. tentukan nilai t sehingga h mencapai maksimum e. Tehnik 2. Mengetahui. Selembar kertas berbentuk persegi dengan panjang sisi 24 cm. Tentukan volume kotak terbesar yang dapat dibuat. Sisa potongan dilipat keatas sehingga diperoleh sebuah bentuk kotak terbuka. SUMBER PEMBELAJARAN 1. Drs. Catur Supatmono. Tentukan ketinggian maksimum yang dicapai 2. Soal Instrumen Contoh soal: 1. S. hingga h dapat ditentukan dengan persamaan h(t)=48t-16t2 d. 01 Juni 2007 Guru Mata Pelajaran FX.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->