P. 1
Satuan Acara Penyuluhan Diare

Satuan Acara Penyuluhan Diare

|Views: 1,478|Likes:
Dipublikasikan oleh Sebatik Young
D III Keperawatan Universitas Borneo Tarakan
D III Keperawatan Universitas Borneo Tarakan

More info:

Published by: Sebatik Young on Jan 27, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/07/2013

pdf

text

original

SATUAN ACARA PENYULUHAN Topik Hari/Tanggal Waktu Tempat Peserta : Diare & Penanganan : Jumat, 21 Januari 2011 : 10.

00 WITA ±10.30 WITA : Di Ruang Bermain Melati RSUD Tarakan : Keluarga pasien

A. LATAR BELAKANG

: Masih kurangnya pengetahuan orang tua klien tentang penanganan penyakit diare pada anak

B. TUJUAN 1. Tujuan Umum : Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 1x30 menit peserta atau pengunjung dapat

meningkatkan pengetahuan tentang penanganan diare 2. Tujuan Khusus : Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 1x30 menit peserta atau pengunjung dapat : a. Menjelaskan tentang pengertian Diare b. Menyebutkan penyebab Diare c. Menyebutkan tanda dan gejala Diare d. Menyebutkan Ciri-ciri Anak kekurangan cairan e. Menjelaskan cara penularan Diare f. Menyebutkan pencegahan Diare g. Menyebutkan penanganan diare dirumah h. Mendemonstrasikan cara pembuatan larutan gula garam C. MATERI : 1. Pengertian diare 2. Penyebab diare 3. Tanda dan gejala diare 4. Ciri-ciri Anak kekurangan cairan

1

5. Cara penularan diare 6. Pencegahan Diare 7. Penanganan diare dirumah 8. cara pembuatan larutan gula garam D. M ODE : Ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi : Leaflet, AVA, dan alat demonstrasi larutan gula garam F. PENGORGANISASIAN
: Fasilitat /

E. MEDIA

ahasiswa

Pelaksana : C Lahan & C Instit si : Peserta
: Media

: Penyaji : Moderator : Operator 1. Moderator 2. Penyaji 3. Fasilitator : Yahya : Syahidah : Sherli Carolina Sri Wagiati Sur Dwi Astuti Taufik Akbar Titik Muryani Yuli sanda Yunita 4. Operator 5. Observer : Suriyadi : Nurjannah : Observer

2

G. KEGIATAN PENYULUHAN

No 1.

Fase Pra interaksi

Kegiatan penyuluh  Salam terapeutik  Perkenalan  Menjelaskan topik dan tujuan penyuluhan  Membuat kontrak waktu

Waktu 5 menit

2.

Kerja 

Menjelaskan pengertian Diare  Menyebutkan Penyebab Diare  Menyebutkan tanda dan gejala Diare  Menyebutkan ciri-ciri anak kekurangan cairan  Menjelaskan cara penularan Diare  Menyebutkan Pencegahan Diare  Menyebutkan Penanganan diare dirumah

15 menit

3.

Terminasi 

Memberikan kesempatan pada peserta untuk bertanya  Mengevaluasi pemahaman peserta dengan memberikan pertanyaan lisan dan peserta menjawab atau memberikan pertanyaan.  Menjelaskan hal-hal yang tidak dimengerti dari penyampaian  Mengucapkan terima kasih dan salam penutup

10 menit

3

H. Evaluasi 1. Evaluasi struktur Alat ± alat penyuluhan berupa leaflet, AVA, dan alat demonstrasi larutan gula garam tersedia sebelum di lakukan penyuluhan. 2. Evaluasi proses a. Waktu penyuluhan dimulai pukul 10.00 WITA dan berakhir pukul 10.30 WITA, peserta/pengunjung mendengarkan dan menyampaikan

pertanyaan tentang Diare dan perawatannya. b. 70% Peserta/pengunjung yang mengikuti penyuluhan dapat berperan serta secara aktif dalam penyuluhan dan diskusi. c. Selama kegiatan berlangsung tidak ada penyimpangan dari tujuan yang telah ditetapkan. d. Selama kegiatan berlangsung peserta/pengunjung tidak meninggalkan tempat. 3. Evaluasi hasil Setelah dilakukan tindakan penyuluhan kesehatan, peserta dapat : a) Menjelaskan tentang pengertian Diare b) Menyebutkan 3 dari 6 penyebab Diare c) Menyebutkan 4 dari 8 tanda dan gejala Diare d) Menyebutkan 3 dari 5 Ciri-ciri Anak kekurangan cairan e) Menjelaskan cara penularan Diare f) Menyebutkan 4 dari 7 cara pencegahan Diare g) Menyebutkan penanganan diare dirumah h) Mendemonstrasikan cara pembuatan larutan gula garam

4

Materi Terlampir

A. Pengertian Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengan padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Menurut WHO (1980), diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Diare terbagi dua berdasarkan mula dan lamanya, yaitu diare akut dan kronis (Mansjoer,A.1999,501). B. Penyebab 1. 2. 3. 4. 5. 6. Infeksi: Virus, Bakteri, Parasit Non infeksi: Kelainan fungsi alat pencernaan Gangguan penyerapan makanan pada usus Menurunnya kekebalan tubuh /daya tahan tubuh Makanan basi/beracun Alergi terhadap makanan

C. Tanda dan gejala 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Tinja cair, mungkin berisi lendir /darah Muntah Dehidrasi/kekurangan cairan Demam Sangat haus Anak menjadi gelisah dan rewel Anak manjadi susah makan Berat badan menurun

D. Ciri-ciri Anak Kekurangan cairan 1. 2. 3. 4. 5. Merasa haus Bibir kering Kencing sedikit Kelenturan kulit menurun Rewel Gelisah

5

6.

Mata cekung

E. Penularan Diare 1. Melalui makanan dan minuman yang tercemar kuman atau makanan yang tidak bersih. 2. 3. 4. Tangan yang kurang bersih Cara memasak makanan yang kurang memenuhi syarat kesehatan Lingkungan yang kurang bersih

F. Pencegahan Diare 1. 2. 3. 4. 5. 6. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan Menutup makanan dan minuman Mencuci makanan/sayuran Selalu minum air yang sudah dimasak Menjaga kebersihan diri Menjaga kebersihan lingkungan : Rumah, saluran air, sampah di buang pada tempatnya dan ditutup 7. Makan-makanan yang sehat dan bergizi

G. Penanganan Diare Di Rumah 1. 2. 3. Minum larutan gula garam/oralit untuk mengganti kehilangan cairan Tetap berikan makan dan minum Istirahat yang cukup

6

Daftar Pustaka Ngastiyah. 2005. Perawatan Anak Sakit,edisi 2. Jakarta: EGC Smeltzer,Suzanne G. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, edisi 8. Jakarta: EGC

7

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->