P. 1
Susunan Saraf

Susunan Saraf

|Views: 809|Likes:
Dipublikasikan oleh gmuaniez
materi pembelajaran anatomi fisiologi keperawatan
materi pembelajaran anatomi fisiologi keperawatan

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: gmuaniez on Jan 27, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2013

pdf

text

original

Susunan Saraf

Siti Aspuah, S.Kep,.Ns

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Tujuan Intruksional Khusus
y y y y y y y y y

Neurologi Struktur sistem saraf Neuron = sel saraf Sinapsis = hubungan antar sel saraf Nukleus dan Ganglia Saraf / nervus Otak/encephalon Medulla Spinalis Fisiologi syaraf
NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Anatomi Otak i 2008

Neurologi :
Cabang ilmu kedokteran yang mempelajari fungsi normal dan kelainan dari sistim saraf

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Overview Organisasi Sistem Saraf
A. B.

Sistem Saraf Pusat (SSP)
Otak(cerebrum/cerebellum) dan medula spinalis

Sistem saraf perifer: saraf spinal/cranial /nervus
1. Divisi Sensoris (Afferent) - ke SSP a. Aferen somatik ² dari kulit, otot, sendi b. Aferen visiral ² dari membran & organ 2. Divisi Motorik (Efferent) ² dari SSP a. Sistem saraf somatik (Volunter) ² ke otot skeletal b. Sistem saraf otonom (Involunter) ² ke organ&kelenjar i. Divisi simpatis ii. Divisi Parasimpatis

Anatomi Otak i 2008

Anatomi Otak i 2008

Fungsi central neural system adalah :
1. Integrasi 2. Processing 3. Coordinating

Fungsi peripheral Neural system adalah :
-Mengirimkan input data ke otak -Menyampaikan perintah dari otak

NERVUS : Kumpulan serabut-serabut syaraf , terdapat di luar syaraf pusat Menurut asalnyadi bagi 2 : 1. Dari otak : nervus cranialis 1. Nervus opticus 2. Nervus olfactorius 3. Nervus

Komponen syaraf tepi di bagi 2, yaitu : 1. Neoron afferen megirimkan data ke otak (sensorik)««««.reseptor 2. Neuron efferen menerima perintah(motorik)««««««.effektor Neuron efferen terbagi 2 : 1. Somatic efferen 2. Outonomic efferen jantung, sekresi kelenjar gerak otot otot polos, otot

Reseptor pada afferen
y

Exteroseptic : tekanan, suhu, rabaan, sensasi sakit, penglihatan, pendengaran, pembauan Proprioseptic : posisi tubuh , persendian Interoseptic : monitor organ dalam thd tekanan, sakit

y

y

OUTONOMIC EFFEREN
SIMPATIS y PARASIMPATIS
y
jantung simpatis pencerna Pembulu an h darah pernapasa Kelenjar n keringat Sekresi Kelenjar lainnya Hiposekr esi

Kontraksi Dilatasi

Para simpatis

dilatasi

Kontraksi hiposekre sekresi si

Sistem saraf otonom
Organ Jantung Bronkhus Gaster Usus Pupil Simpatis Kontraksi > Dilatasi Relaksasi Relaksasi Midriasis Parasimpatis Kontraksi < Konstriksi Kontraksi Kontraksi Miosis

KOMPONEN SISTEM SYARAF:
1. NERVUS : KUMPULAN SERABUT-SERABUT SYARAF 2. NEURON : UNIT TERKECIL DARI SISTEM SYARAF - BADAN SEL - DENDRIT - AXON - SYNAPS 2. NEUROGLIA : PENYOKONG SIST. SYARAF

Selsaraf,12Selsaraf,12-04

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Neurons:
A.

Definisi:

‡ unit fungsional dasar dari sistem saraf ‡ Merupakan sel khusus sistem saraf yang membawa pesan dalam bentuk impuls listrik

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Sinapsis

Merupakan : titik hubung dan komunikasi diantara neuron-neuron.
NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Synapses,12Synapses,12-02

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Nukleus :
Merupakan kumpulan dari sel bodi neuron didalam otak atau medula spinalis (didalam SSP/CNS)

Ganglion :
Merupakan kumpulan dari sel bodi neuron diluar otak dan medula spinalis (diluar SSP/CNS)

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Saraf
Merupakan bundel yang berisi : y Ratusan sampai ribuan axon y Jaringan ikat dan y Pembuluh darah yang menyertainya

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

Perineurim dll,13-06 dll,13-

NEUROLOGI AKPER AL HIKMAH 2010

B. Sel-sel penyokong neuron Sel1.

Sel penyokong SSP (Glial Cells)
a. astrocytes ² mengatur lingkungan neuron dan transpor selektif dari kapiler b. microglia ² memakan mikroba yang menginfeksi SSP c. ependymal cells ² membatasi rongga pada otak dan medula spinalis, pada cairan serebrospinalis d. oligodendrocytes ² membentuk ´selubung mielinµ sepanjang akson SSP, meningkatkan kecepatan perambatan impuls

2.

Sel-sel penyokong pada sistem saraf perifer
a. Sel-sel Schwann membentuk ´selubung myelin" sepanjang akson, juga membantu regenarasi akson b. Sel-sel satelit ² kontrol lingkungan kimia

C. Karakteristik Neuron
1. amitotic - "not mitotic"; tidak bisa reproduksi atau regenerasi sesudah titik kehidupan tertentu 2. longevity - neurons dapat bertahan sepanjang hidup 3. Angka metaboliknya tinggi ² membutuhkan OXYGEN & GLUCOSE pada seluruh waktunya
4. Excitable: mudah terangsang - responsif terhadap stimuli - produksi dan menghantarkan impuls listrik - melepaskan regulator kimia

D. Struktur Neuron
1. Badan sel (soma) mengandung nukleus (tda informasi genetik) dll. Produksi neurotransmitter yang disimpan dalam vesikel sinap. 2. Dendrites ² menerima signal yang datang dari neuron lain. Tampak seperti akar. 3. Axons ² satu serat seperti tabung yang lebih tebal dan panjang dari dendrit. Digunakan untuk menjalarkan impuls listrik ke neuron lain. 4. Selubung Myelin ² lemak dengan substansi yang tumbuh sepanjang akson. Memepercepat penjalaran impuls dengan insulating axon (meningkatan konduksi). Tidak semua akson memiliki mielin. 5.Terminal Axon ² akhir dari axon. 6. Synapse - area antara terminal axon dan dendrites. Neurons tidak bersentuhan secara langsung dengan lainnya

Anatomi Otak i 2008

Perineurim dll,13-06 dll,13-

Anatomi Otak i 2008

NIKMAT ALLAH YANG MANA LAGI YANG KAMU INGKARI?

100.000.000.000

Anatomi Otak i 2008

Anatomi Otak i 2008

Anatomi Otak
Organ yang terbesar ditubuh (1300 gram) y Mengandung 100 bilyun neuron dan y Satu trilyun neuroglia (sel penyokong). y Otak merupakan pusat : a) pendaftaran sensasi, hubungan diantara satu sama lain dan menyimpan informasi, membuat keputusan dan melakukan tindakan. b) fungsi luhur : intellektual, emosi, tingkah laku & ingatan. Homo Sapiens ² Manusia Pemikir
y

Anatomi Otak i 2008

Pelindung otak :
Tulang otak/Tengkorak y Selaput otak/Cranial meninges. y Liquor Cerebro spinalis
y

Anatomi Otak i 2008

Meningea Kranialis :
selubung jaringan ikat non sarafi yang membungkus otak dan Medulla Spinalis. Sebagai syok absorber : isi LCS
1. Duramater Lapisan terluar, selaput padat, keras, tak terentang Terdiri 2 lapis mengelilingi otak dan selapis mengelilingi MS y Lamina endostealis (lemb. Luar) ± membran jar. Ikat y Lamina meningealis (lemb. Dalam) ± lipat mjd lapisan rangkap (duplikatur 2. Arachnoidmater Membran halus, dibawah & mengikuti duramater, tak masuk ke sulcus/fissura kecuali pada fissura longitudinalis. Mgd tonjolan yg ber-invaginasi ke dalam duramater membentuk granulatio arachnoidalis Pacchioni terutama daerah sinus sagitalis : klep satu arah sbg transpor zat dari LCS menuju sinus venosus (tak sebaliknya) 3. Piamater Terdalam, melekat erat di permukaan otak dan MS, mengikuti tiap lekukan, mgd vasa kecil yang memberi makan jaringan saraf
Anatomi Otak i 2008

14_04a

Anatomi Otak i 2008

1414-05

Anatomi Otak i 2008

Liquor Cerebrospinalis
Merupakan suatu cairan jernih, tak berwarna ,terdapat dalam sistem ventrikuler dan spatium subarachnoidale Mengapungkan otak dan MS : otak dg berat 1, 4 Kg akan mempunyai berat 50 -100 g dlm LCS Fungsi :syok absorber shg dapat menahan tekanan akibat gerakan kepala yang cepat, fungsi nutritif dan membuang limbah produk metabolik sarafi Volume : 125 ml orang dewasa (25 ml dalam ventriculi dan 75 ml dalam sacculus luimbalis/cisterna)Tiap hari diproduksi 600-700 ml. Jika dikeluarkan : nyeri kepala hebat tiap gerakan kepala Gejala normal kembali saat volume kembali normal

Anatomi Otak i 2008

Sistem ventrikel :
serangkaian rongga dalam otak yang permukaannya dilapisi oleh ependim, berisi LCS
y Ventrikel

lateralis pada tiap hemisfer, y Ventrikel tertius/III Aqueductus cerebri Sylvii y Ventrikel quartus/IV

Anatomi Otak i 2008

1414-03a

14-03a,03b,04b,05

Anatomi Otak i 2008

Pembuatan LCS :
Oleh Pleksus choroideus, pleksus vasculosa/anyaman jaringan kapiler piamater yang meninjol ke dinding ventrikel yang membentuk saringan semipermiabel antara darah arteri dan LCS. Membran yang terdiri dari piamater, pleksus vaskulosa dan ependim disebut tela choroidea. Dilapisi oleh sel ependim, yang menghasilkan cairan cerebrospinal dari plasma darah secara filtrasi dan sekresi.
Anatomi Otak i 2008

Pembuatan LCS :
Pleksus choroideus terdapat pada : y Ventriculus Lateralis ; pada corpus dan cornu inferius ² melanjut melalui foramen interventriculare Monroe sebagai pleksus choroideus di atap ventriculus tertius y Ventrikel tertius/III y Ventriculus quartus : diatap MO

Anatomi Otak i 2008

Jalur liquor :
Mulai dari ventrikel lateral kanan & kiri via Foramen interventrikular Monroe masuk ke y Ventrikel III via Aqueductus Cerebri Sylvii menuju ke y Ventrikel IV via 2 foramen Luscha (apertura lateralis) dan 1 foramen Magendi (apertura mediana) ke y Sisterna magna dan mengalir lambat ke rostral melalui spatium subarachnoidale menuju sinus sagitalis superior
y
Anatomi Otak i 2008

5.Villi arachnoidales Pacchioni (sbg klep yang sensitif thd tekanan ² aliran searah) ; jk tekanan LCS turun aliran darah yang kembali dari sinus ke spatium subarachnoidale bisa dicegah karena klep menutup. 6. Sebagian LCS diabsorbsi darah lewat Villi arachnoidales Pacchioni, suatu juluran dari arachnoid yang mirip jari-jari yang meluas kedalam sinus venosus dari duramater, terutama superior sagittal sinus & sebagian menuju sirkulasi darah sistemik

Anatomi Otak i 2008

1414-05

Anatomi Otak i 2008

Anatomi Otak i 2008

Cerebrum :
Mempunyai kedudukan penting dalam inteligensi, memberikan kemampuan untuk :
membaca, menulis dan berbicara, membuat kalkulasi dan mengarang musik serta kemampuan untuk mengingat masa lalu, rencana kedepan dan imaginasi barang-barang yang belum pernah ada. Berupa : a. Kortex cerebri : berupa substansia grisea (kelabu : banyaknya sel bodi, vaskularisasi & tak mengandung neurit bermyelin) b. Substansia medularis / substansia alba (putih).
Anatomi Otak i 2008

Pertumbuhan cerebrum :
Pertumbuhan substansia grisea(abu-abu) lebih cepat dari pada substansia alba, sehingga regio korteks menggulung dan melipat. Lipatan ini disebut gyrus/ konvulasi. y Celah yang paling dalam, diantara lipatan disebut fisura, celah yang lebih dangkal diantara lipatan-lipatan disebut sulci. Fisura Longitudinalis : fisura yang paling dalam yg memisahkan cerebrum menjadi setengah bagian kiri dan kanan ( hemisfer serebri) Hemisfer :Terhubung secara intern oleh corpus callosum, suatu pita dari substansia alba/putih yang mengandung akson yang meluas diantara hemisfer
y
Anatomi Otak i 2008

Permukaan luar otak manusia: manusia: bagian dorsal didominasi CEREBRUM Korteks: Permukaan luar orteks: y Gyri (gyrus): lembah/puncak gyrus): lembah/ y Sulci (sulcus): parit/dataran sulcus): parit/ rendah y Fissura: sulcus yg sgt dalam Fissura: y Tanda yang sgt jelas: fissura jelas: longitudinal, fissura lateralis, lateralis, fissura centralis Dua bagian hemisfer cerebri : y Dibagi oleh fissura longitudinalis y Dihubungkan oleh corpus callosum (sistem serabut saraf) saraf) y dibagi 4 lobus

Anatomi Otak i 2008

AreaArea-area dalam Korteks Serebri
Terdiri dari : Area sensoris menerima dan mengartikan impuls sensoris. Area motoris mengawali gerak Area asosiasi berhubungan dengan fungsi integrasi lebih komplek, seperti memori, emosi, alasan, keinginan, keputusan, kepribadian, karakter seseorang dan kepandaian.
Anatomi Otak i 2008

Lobus frontalis: Fungsi motorik

Anterior sulcus sentralis
yGyrus precentralis: korteks motor primer: y mengatur sisi contralateral y organisasi somatotopik; µmotor homunculus¶ y mengatur gerakan yang disadari & trampil

Arah lebih anterior /rostral: Korteks premotor & supplementary motor area: Gerakan bilateral, gerakan kurang trampil , mengatur postur ‡ berhubungan dg korteks motor primer via serabut assosiasi
Area Broca¶s area: area bicara motorik, koordinasi dg pengucapan y Paling anterior: korteks prefrontal y Kaya koneksi dg lobus lain y Tingkat fungsi kognitif / intelektual yang tinggi
Anatomi Otak i 2008

Korteks Motor Primer

Anatomi Otak i 2008

Lobus Parietalis: Fungsi & Asosiasi Somatosensoris
Gyrus postsentral : korteks somatosensori primer y Sentuhan/raba lembut, tekanan, nyeri & suhu, sensasi umum di kepala y sensory µhomunculus¶ (representasi disproporsional)
y

Arah posterior korteks korteks assosiasi : ‡ interpretasi informasi sensoris umum ‡kesadaran sebagian tubuh kontralateral ‡ rusak/lesi menyebabkan µ sensory neglect¶/lupa sensoris
Anatomi Otak i 2008

Somatic Sensory Cortex

Anatomi Otak i 2008

Lobus Occipitalis : Visual
yPermukaan medial : korteks visual primer y input: thalamus (nukleus geniculatum laterale) y representasi kontralateral y sisanya : korteks asosiasi visual : interpretasi thd rangsang

Anatomi Otak i 2008

Lobus Temporalia : Fungsi Dengar & Ingatan
Gyrus Temporalis Superior : korteks auditori primer yrepresentasi suara y persepsi sadar akan suara (bilateral) y input: talamus (nukleus geniculatum medial) Arah Posterior : korteks asosiasi auditory (proses dengar lbh lnjt) & area Wernicke ( pemahaman akan bahasa )
Anatomi Otak i 2008

Gambar 14_12a

Anatomi Otak i 2008

Hemisfer lateralisasi OTAK KANAN DAN KIRI

Anatomi Otak i 2008

MODEL BERPIKIR OTAK KIRI
1. CENDERUNG

DETAIL 2. SUKA MELAKUKAN PERENCANAAN 3. SUKA HAL-HAL YANG LOGIS 4. SUKA MELAKUKAN ANALISIS MASALAH

Anatomi Otak i 2008

MODEL BERPIKIR OTAK KANAN
1. BERPIKIR

CENDERUNG MENYELURUH 2. DIPENGARUHI EMOSI 3. SERING MENGGUNAKAN INTUISI 4. SUKA CARA KERJA YANG BERBEDA-BEDA
Anatomi Otak i 2008

PROSES PENYEIMBANGAN (PEMIKIR OTAK KIRI)
y y y y

MEMELIHARA HEWAN MENCOBA BERBAGAI RESEP MENCOBA BERBAGAI ROUTE YANG BERBEDA MENDENGARKAN MUSIK

Anatomi Otak i 2008

PROSES PENYEIMBANGAN (PEMIKIR OTAK KANAN)
y y y y

MERANGKAI RAKITAN MERENCANAKAN SESUATU MENGATUR FOTO, PERANGKO, DLL MENGANALISA SESUATU

Anatomi Otak i 2008

Phineas Gage

Anatomi Otak i 2008

Kelley et al. (2002): Is the Self Located in the MPFC?

medial prefrontal cortex
Anatomi Otak i 2008

Korteks Prefrontal (area Broadman 9912)
Pengatur ´depth of feelingµ ² perasaan yang berhubungan dengan sensasi Jika dipotong: Kurang peka,kurang kreatif, motivasi terganggu, Sembuh dari kecemasan dan nyeri ² nyeri tak hilang tp perasaan psikis yang berhubungan dg nyeri telah hilang
Anatomi Otak i 2008

Basal ganglia :
menerima input dan memberikan output pada : y Korteks serebri y talamus y hipotalamus
Fungsi : mengatur output motorik disadari dari SSP Mengatur postur dan gerakan Bagian dari µsistem motorik Extrapyramidal ¶ i 2008 Anatomi Otak

Sistem limbik :
Merupakan kumpulan struktur yang terletak pada batas dalam dari serebrum dan dasar dari diencephalon, yang berbentuk cincin. y Otak viseral & emosional : melibatkan kognisi, afeksi, motivasi & perubahan fisik y Fungsi berhubungan dg olfaksi, perilaku makan, emosi dan memori
y

Anatomi Otak i 2008

Karakter sistem limbik
Hubungan antar dan antara unsur dg neocorteks sangat rumit y Tak dapat ´turned on and turned off at willµ y ´Prolonged after dischargeµ
y

Anatomi Otak i 2008

B. Substansia medularis : 3 tipe serabut utama :
1. Serabut assosiasi : saling menghubungkan daerah korteks cerebri pada hemisfer yang sama (intra-cortical connections) pendek, bentuk serabut U dibawah sulcus & panjang menembus substansia alba mis : serabut penghubung antara area sensoris primer dg area asosiasi 2. Serabut komisural : menyilang linea mediana dan saling menghubungkan daerah korteks sama di hemisfer cerebri kanan ² kiri (intra hemisfer)
a. Corpus callosum b. Anterior Commissura (hubungkan area temporal) c. Posterior Commissura

d. Comisura Hippocampus (Fornix) 3. Serabut proyeksi berupa : hubungkan daerah corteks cerebri dengan daerah subkortikal (intrakortikal) Serabut membentuk : corona radiata (susunan mirip kipas angin) menyebar dan bergabung membentuk capsula interna
a. Serabut ascendens b. Serabut descendens
Anatomi Otak i 2008

Gambar 14_7a

Anatomi Otak i 2008

Gambar 14_7b

Anatomi Otak i 2008

Brainstem/Batang otak
y

y

Hubungkan medula spinalis dg otak Terdiri dari : 
Medulla oblongata  Pons  Midbrain/mesenceph alon 3. Tempat keluarnya N.cranialis 3 -12 4. Diperdarahi oleh sistem vertebrobasilaris

Anatomi Otak i 2008

Other brainstem structures : CRANIAL NERVES III - XII are attached to the brain stem Motor nuclei for muscles of the head (in red) and sensory nuclei (in blue).

Anatomi Otak i 2008

Med. Oblongata :
Pusat Kardiovascular (detak jantung, perubahan diameter pembuluh darah) y Area Ritmisitas Pernapasan y Pusat2 lain pengaturan : reflek muntah, bersin, batuk, cegukan, menelan,  Pyramids: serabut motorik, decussasio
y

Anatomi Otak i 2008

Mengendung nuclei perantara sistem Pons visual auditori dan Tempat nucleus motrik facialis N. C 7 (ekspresi wajah) dan nucleus motorik triogeminal NC 5 (mengunyah) Tempat keluarnya NC 5 ² 8 y N. Trigeminus (V) y N. Abducens (VI) y N. Facialis (VII) y N. Vestibulocochlearis (VIII)

Anatomi Otak i 2008

Midbrain/mesencephalon :
Perantara refleks auditori dan visual y Tedapat CN 3 & 4 y Tedapat substansia nigra : degenerasi ² Parkinson y Mengandung formasio reticularis paramedian : jika rusak ² coma y Mengandung Nucleus ruber (red nuclei),
y

Anatomi Otak i 2008

Midbrain :
Bagian posterior dari mid brain : disebut tectum, terdiri dari 4 corpora quadrigemina, yaitu : 1. Colliculus superior (colliculi),
pusat reflex terhadap stimuli visual dan stimuli lain. 2. Colliculus inferior, pusat reflex terhadap stimuli pendengaran.
Anatomi Otak i 2008

Cerebellum :
Fungsi memelihara tonus otot, keseimbangan dan aktivitas motorik yang sedang berlangsung y Terbagi : a. Corteks cerebelli b. Medulla (centrum medullare/substansia alba) c.Nuclei cerebelli, tdr 4 ps nucleus - nucleus fastigii - nucleus globosus - nucleus emboliformis nukleus interpositus - nukleus dentatus d. 3 Pedunculus cerebri e. 2 hemisfer & vermis
y

Anatomi Otak i 2008

2 Hemisfer & vermis
Lobus lateral (=cerebellar hemispheres) yang terbagi menjadi : - Lobus Anterior : menerima input dari reseptor regang dan tendon Golgi via traktus spinocerebelaris : mengatur tonus otot - Lobus Posterior : menerima input darui neocorteks via traktus corticopontocerebellaris : mengatur koordinasi aktivitas motorik yang disadari - Lobus Floculonodularis : terdiri vermid dan flocculus, menerima input dari sistem vestibularis Mengatur postur dan keseimbangan
Anatomi Otak i 2008

Diencefalon :
Terdiri dari : y Thalamus y Hypothalamus y Epithalamus y Subthalamus

Anatomi Otak i 2008

Gambar i686

Posterior
Anatomi Otak i 2008

Medulla Spinalis
Letak : dalam canalis vertebralis Panjang :40-50 cm Skeletopis : foramen occipatale magnum/setinggi decusasio pyramidum sampai setinggi V. Lumbal 1-2
Anatomi Otak i 2008

Segmen-2 dari Segmenmedulla spinalis
Ada 31 pasang yaitu : y N. Cervicalis C1 ± C8 y N. Thoracalis T1 ± T12 y N. Lumbalis L1 ± L5 y N. Sacralis S1 ± S5 y N. Coccygeus 1 pasang. Berakhir pd conus medullaris (ujung MS yang meruncing) Caudal ± filum terminale (penebalan piameter, berupa benang halus dan tak ada persyarafan) Cauda equina ; serabut saraf motorik & otonom regio lumbosacral dari radiks spinales asenden/anterior Difiksir : ligamentum denticulatum

Anatomi Otak i 2008

Anatomi Otak i 2008

Struktur pelindung :
Terdiri dari : y Tulang vertebra, y Meninges, yang terdiri dari : 
Duramater spinalis terdiri 1 lapis saja, berakhir pd VS2  Arachnoid berakhir pada VS2  Piamater berakhir pd VL1-2
y

Cairan Serebrospinal
Anatomi Otak i 2008

12 Pasang Saraf Kranialis Fungsi Sensorik& Motorik Pada Leher & Kepala

Anatomi Otak i 2008

Saraf Kranialis
Nama saraf fungsi organ yang dipersarafi __________________________________________ I. Olfactorius bau bulbus dan traktus olfactorius II. Opticus penglihatan chiasma & tractus opticus III. Oculomotorius gerakan mata 4 otot mata IV. Trochlearis gerakan mata V. Trigeminus mengunyah sentuhan propriosepsi reflek mengunyah nyeri & suhu di wajah

Anatomi Otak i 2008

Saraf Kranialis
geraskan mata penutupan kelopak mata ekspresi wajah salivation VIII Vestibulocochlearis pendengaran & keseimbangan IX Glossopharyngeal bau, menelan, air liur, pelebaran pembuluh darah X Vagus Rasa, sensasi dari leher, toraks & perut XI Accessorius Gerakan bahu, kepala dan organ dalam XII Hypoglossal Sensasi otot lidah & menggerakkan lidah VI. Abducens VII. Facialis

Anatomi Otak i 2008

Anatomi Otak i 2008

Anatomi Otak i 2008

MEDULA SPINALIS
@. MERUPAKAN BAGIAN DARI SISTEM SYARAF PUSAT @. TERBAGI ATAS 31 SEGMEN @. TERDAPAT PEMBESARAN DI REGIO CERVICAL $ LUMBAL @. FILUM TERMINALE @. CAUDA EQUINA : SEPEERTI EKOR KUDA @. LUMBAL PUNGSI : ELAH ANTARA LUMBAL 3-4 / 4-5

MEDULA SPINALIS

PLEXUS CERVICALIS: - dari C1-C5 -menginervasi kulit leher, sebagian thorax -

Anatomi Otak i 2008

y y

Receives information Integrates information~

Stimuli

Axon carries information away from soma y Electrical signal y Axon terminal releases chemical message~
y

Tahapan pembentukan potensial aksi:
1. Depolarisasi yang disebabkan terbukanya saluran Na+ Ketika membran pada akson hillock terdepolarisasi mencapai treshold/ambang (-50 mV), voltage-gated Na+ channels terangsang untuk terbuka, mengijinkan Na+ bergerak cepat masuk ke dalam, menyebabkan depolarisasi dan lebih banyak saluran Na+ terbuka. ´positive feedback loopµ ini disebut ´Hodgkin Cycleµ. Fenomena ini menyebar secara berseri sepanjang akson dalam bentuk "all-ornone´ 2. Penutupan segera voltage-gated Na+ channels Hanya 3 ms setelah ´voltage-dependent Na+ channelµ terbuka, kemudain Na+ tidak bisa lebih lama lagi masuk ke dalam sel, (potnsial keseimbangan Na+: +30 mV 3. repolarization dengan terbukanya saluran K+ saat saluran Na+ tertutup, voltage-dependent K+ channels terbuka, mengijinkan lebih banyak K+ bergerak cepat ke luar sel, sampai terjadi hiperpolarisasi ikutan, Pompa Na+-K+ mengembalikan seperti potensial membran istirahat

D. Faktor yang mepengaruhi kecepatan potensial aksi
1. Diameter akson ² semakin besar diameter = semakin kecil resistensi=semakin cepat impuls 2. Selubung mielin ² meningkatkan kecepatan efek domino (50 X), impuls meloncat diantara nodes Ranvier (disebut saltatory conduction)
a. multiple sclerosis - loss of myelin

E. Klassifikasi serabut saraf (Nerve Fibers)
1. Group A fibers ² diameter besar/mielin tebal (serabut sensoris dan mototris kulit, otot, sendi): 120 m?det= 432 km/jam 2. Group B fibers ² diameter medium/mielin tipis 3. Group C fibers ² diameter kecil/tidak bermielin : 0.7 m/det=2,52 km/jam; persarafan sal cerna Berhubungan dengan urgensi informasi yg disampaikan

Repair

Sinap: bertemunya terminal akson dengan sel postinaptik
A.sinap ² pertemuan neuron yang mengijinkan pengiriman pesan ke "postsynaptic cell" (eg. another neuron, muscle fiber, gland, etc.)
1. axodendritic - axon terminal -> dendrite 2. axosomatic - axon terminal -> neuron cell body 3. axonaxonic - axon terminal -> another axon 4. dendrodendritic - dendrite -> dendrite 5. dendrosomatic - dendrite -> neuron cell body 6. neuromuscular junction - axon terminal -> muscle 7. neuroglandular junction - axon terminal ->gland 8. presynaptic neuron - "before" the synapse; the neuron that is sending the signal 9. postsynaptic neuron - "after" the synapse; the affected cell receiving the signal

B. Macam sinap
1. Sinap elektrik "electrically coupled"
x sel mempunyai jempatan penghubung/"bridged junctions´ x Mengijinkan pengiriman langsung ion dari satu sel ke sel berkut x Mengijinkan sinkronisasi aktivitas secara langsung

2. Chemical Synapse
x Sinap yang penyampaian informasinya dalam bentuk "neurotransmitter" (eg.ACh) melewati celah sinaptik, kemudian berikatan dengan chemically-gated ion channels pada sel postsynaptic

Klasifikasi Neurotransmitters
A. Karakteristik umum Neurotransmitters
1. Kebanyakan neuron hanya melepaskan 1 neurotransmitter, tapi ada beberpa yang melepaskan 2 atau lebih. 2. Sudah diketahui > 100 neurotransmitter 3. Neurotransmitter disintesa pada akson terminal, atau pada badan sel kemudian diangkut.

NEUROFISIOLOGI DIVISI AFEREN

y

Informasi dari lingkungan dapat dideteksi tubuh melalui reseptor. tersebar luas dalam tubuh yang menerima sensasi somatik (indra umum/general senses: nyeri, suhu, raba, tekanan, getaran dan proprioseptif) terlokalisasi yang disebut indra khusus (special senses), mempunyai kekhususan, mempunyai jalur khusus dan berespon terhadap rangsangan tertentu. Indra khusus meliputi penglihatan, pendengaran, keseimbangan, pengecapan dan penghidu.

Reseptor
Reseptor sensoris merupakan sel khusus yang dapat mendeteksi stimulus dari dalam maupun luar tubuh, y stimulus tersebut kemudian diubah menjadi potensial aksi yang diteruskan ke susunan saraf pusat menjadi persepsi tertentu. y Proses perubahan suatu stimulus/rangsangan tertentu menjadi potensial aksi (sinyal elektrik) disebut transduksi siyal (signal transduction).
y

Reseptor
y

y

Transduksi dimulai ketika stimulus mengubah potensial transmembran sel reseptor. Perubahan ini disebut potensial reseptor (receptor potensial), yang dapat berupa depolarisasi atau hiperpolarisasi. Semakin besar stimulus semakin besar potensial reseptornya. Potensial reseptor yang mendepolarisasi membran sel membawa membran mendekati ambang (threshold). Potensial reseptor yang dapat memproduksi potensial aksi (action potensial) disebut potensial generator (generator potensial).

Reseptor
y

Klasifikasi secara umum: x Eksteroseptor: memberi informasi tentang lingkungan eksternal x Proprioseptor: memberi informasi tentang otot skeletal dan sendi x Interoseptor: memonitor fungsi organ viseral

y

Klasifikasi berdasar sifat stimulus: a. Mekanoreseptor, sensitif terhadap rabaan, tekanan, vibrasi dan regangan (Reseptor taktil,
Baroreseptor, Proprioseptor)

Reseptor kulit

b.

Termoreseptors respon terhadap perubahan temperatur. Terletak di dermis kulit, otot skeletal, hati, serta hipotalamus 2 tipe receptors pada kulit: 1. Reseptor panas:merespon suhu antara 30°43°C. Potensial aksi muncul ketika terjadi peningkatan suhu 2. Reseptor dingin:potensial aksi distimulasi oleh sedikit penurunan suhu

c.

Fotoreseptors ² respon terhadap cahaya (retina) Kemoreseptors respon terhadap molekul berbeda dalam darah, ginjal, lidah, hidung, dll. Dapat mendeteksi perubahan kecil konsentrasi bahan kimia spesifik. Merespon zat yang dapat larut dalam air dan lemak.

d.

Kemoreseptor yang termasuk dalam indra umum ini tidak menyampaikan informasi sensorisnya ke kortek sensoris primer, sehingga sensasinya tidak disadari, tetapi dikirim ke batang otak berhubungan kontrol otonom fungsi pernapasan dan kardiovaskuler.
e.

Nosiseptors ² respon terhadap stimulus yang membahayakan (nyeri): panas, dingin, tekanan, kimia. Terletak di permukaan kulit, kapsul sendi, periosteum tulang, dan sepanjang dinding pembuluh darah

NEUROFISIOLOGI SUSUNAN SARAF PUSAT

SSP
‡ Terdiri atas:
± Otak (Brain) ± Medula spinalis (Spinal cord).

‡ Menerima masukan (input) dari neuron sensoris ‡ Langsung mengaktifkan neuron motoris. ‡ Neuron Asosiasi menjaga homeostasis lingkungan dalam (internal)

DIVISI UTAMA OTAK
Forebrain (Prosencephalon). ‡ Telencephalon (cerebral hemispheres, corpus striatum, internal capsule). ‡ Diencephalon (epitalamus, thalamus, hypothalamus). Midbrain (Mesencephalon) Hindbrain:(Rhombencephalon) Hindbrain:(Rhombencephalon) ‡ Metencephalon= Pons + cerebellum ‡ Myelencephalon= Medulla oblongata

Telencephalon:
Cerebral
Struktur telencephalon. Bagian terbesar otak (80% masa). Bagian paling berkembang pada manusia Bertanggung jawab pada fungsi luhur (higher mental functions). ‡ Inisiasi gerakan volunter, persepsi sensorik
akhir, berpkir sadar, bahasa, sifat kepribadian, ~ pikiran intelektual

‡ ‡ ‡ ‡

Korteks Serebri

Lobus frontalis (Frontal lobe):
± Di bagian depan masing-masing hemisfer serebri ± Fungsi: 1. Aktivitas motorik volunter 2. Kemampuan berbicara 3. Elaborasi pikiran ‡ Body regions with the greatest number of motor innervation are represented by largest areas of motor cortex.. (homunkulus motorik) yg sifatnya plastis

Koordinasi gerakan kompleks yg melibatkan kontraksi simultan byk otot
x Daerah lebih tinggi yg terlibat dalam pengambilan keputusan volunter: daerah mototrik suplementer, korteks pramototrik, kortek parietalis posterior; mengendalikan korteks motorik primer x Area motorik primer juga menerima masukan dari serebelum yang berperan dalam, merencanakan, menentukan waktu jenis gerakan tertentu

Kemampuan bahasa:
x Melibatkan ekspresi dan pemahaman x Daerah primer:
x Daerah Broca di frontal kiri ( kontrol otot penting untuk artikulasi) x Daerah Wenicke di lobus kiri, pertemuan temporalis, parietalis, ocipitalis (pemahaman bahasa). Menerima masukan dari kortek visual, korteks auditorius yagn disaluirakan ke daerah broca

x Gangguan area spesifik ini disebut afasia

Lobus parietalis (Parietal lobe):
± Area primer yang bertanggung jawab pada persepsi sensasi somatestetik dan propioseptik (kesadaran posisi tubuh) ± Body regions with highest densities of receptors are represented by largest areas of sensory cortex. (homunkulus sensorik) ± Menrima masukan sensorik dari sisi yg berlawanan ± Kesadaran somatosensorik dideteksi talamus, korteks sensorik menjadikan persepsi somatosensorik yg utuh

‡ Lobus temporalis (Temporal lobe):
± Terdapat pusat pendengangaran (auditory centers) yang menerima serabut sensoris dari cochlea ± Interpretasi dan assosiasi informasi pendengaran dan visual (penglihatan).

‡ Lobus occipitalis (Occipital Lobe):
± Area primer yang bertanggung jawab untuk penglihatan dan koordinasi gerakan mata.

‡ Insula:
± Implikasi dalam memory encoding. ± Integrasi informasi sensoris dengan respon viseral. ± koordinasi respon cardiovascular terhadap stress.

Korteks serebri
y

Daerah motorik, sensorik, bahasa hanya ½ korteks serebri , sisnya adalah area asosiasi yg berperan dlm fungsi luhur:
Korteks asosiasi prafrontalis:
x perencenaan motorik, penentuan pilihan pada situasi sosial dan fisik, sifat kepribadian

Korteks asosiasi parietalis-temporalis-ocipitalis
x Integrasi sensasi somatik, auditorik, visual bahasa untuk pengolahan persepsi kompleks

Korteks asosiasi Limbik
x Motivasi dan emosi

Korteks serebri
y

Hemisfer serebri sedikit mempunyai spesialisasi
Kiri:
x daerah bahasa dan kontrol motorik halus x Tugas logis, analititk, sekuensial, verbal: matematika, bahasa, filsafat x Mengolah informasi cenderung fragmenter

Kanan:
x Ketrampilan non bahasa, persepsi spasial, artistik, musik. x Mengolah informasi secara holistik

Korteks serebri
y

Elektroensefalografi: catatan aktivitas pascasinapdi neron2 korteks
Fungsi:
x Perangkat diagnosis disfungsi serebri x Membedakan stadium tidur x Penentuan kematian otak secara legal

Sub korteks
‡ Ganglia basal: ‡ Penting dalam: ‡ Keseimbangan tonus otot (menghambat) di selurruh tubuh ‡ Memilih & memepertahan gerakan yg berguna serta menekan gerakan tak berguna ‡ Membantu memantau kontraksi menetap yg berhub dg postur ‡ Penyakit parkinson: defisiensi dopamin (neurotransmiter pd ganglia basalis) ‡ Peningkatan tonus otot (rigid) ‡ Gerakan volunter tak berguna: tremor istirahat ‡ Perlambatan inisisi perilaku mototrik yg berbeda

Diencephalon :
Thalamus:
± Menyusun 4/5 diencephalon. ± Bagian terbesar dari dinding vetrikel 3. ± Merupakan pusat relay yang dilewati semua informasi sensoris (kecuali penghidu/olfactory) sebelum sampai ke korteks serebri

Bersama batang otak & korteks untuk mengarahkan perhatian pada rangsang yg menarik Kesadaran kasar berbagai sensasi

Diencephalon :
Thalamus and Epithalamus
‡ Epithalamus terdiri atas:
± Pleksus Choroid plexus yaitu tempat pembentukan CSF (cairan serebrospinalis) ± Kelenjar pineal yang mensekresikan melatonin

Diencephalon :
Hypothalamus
‡ Kontrol homeostasis untuk stabilitas lingkungan internal ‡ Penghubung penting sistem saraf ototnom dan endokrin ‡ Penting dalam: 1. Kontrol suhu tubuh (pusat termoregulasi) 2. Kontrol rasa haus dan pengeluaran urin (pusat haus dan produksi ADH) 3. Kontrol asupan makanan (pusat lapar dan kenyang)

Diencephalon :
Hypothalamus
4. Kontrol sekresi hormon hipofisis anterior 5. Menghasilkan hormon hiposfisi posterior 6. Kontrok kontraksi uterus dan pengeluaran susu (oksitosin) 7. Pusat koordinasi sistem saraf otonom utama, pengaruhi, otot polos, otot jantung, kelj eksokrin 8. Pola perilaku dan emosi: Terlibat dalam regulasi tidur, jaga, emosi, sexual arousal, marah, takut, kawatir, nyeri dan rasa senang.

Diencephalon :
Pituitary Gland
‡ Posterior pituitary: ± Menyimpan dan melepaskan ADH (vasopressin) and oxytocin. ‡ Anterior pituitary: ± Hypothalamus meregulasi sekresi anterior hormones. ± Pituitari anterior meregulasi sekresi hormon dari kelenjar endokrin lain.

y

Sistem limbik:
Lobus2 korteks serebri, ganglia basal, talamus, hipotalamus Dihubungkan jalur saraf rumit berkaitan dengan: emosi, pola perilaku sosioseksual, kelangsungan hidup dasar, motivasi, belajar Emosi: persaan emosional subjektif dan suasana hati (marah, takut, bahagia, sengan, nikmat, puas, putus asa, cemas) serta respon fisiknya Pola perilaku: ditujukan untuk kelangsungan hidup individu (berkelahi, bersetubuh)

y

Sistem limbik:
Pusat penghargaan dan pusat hukuman: memperkuat/menekan perilaku terntentu sesuai pengalaman Motivasi: kamampuan mengarahkan perilaku ke tujuan spesifik Neurotransmiter yang berpran di jalur dorongan emosi dan perilaku:
x serotonin x Norefrineprin dan dopamin (gol katekolamin

y

Sistem limbik:
Amfetamin: meningkatkan aktivitas sinap katekolamin: mempengaruhi suasana hati dan motivasi diri Schizopren: dopamin>>> Depresi: defisiensi serotonin dan norepinefrin: suasana hati tidak senang dan kehilangan motivasi

y

Belajar:
Adlh: akuisisi pengetahuan atau ketrampilan sbg konsekuensi dari pengalaman, isntruksi atau keduanya.

y

Ingatan (memori):
Adalh simpanan pengetahuan yang didapat untuk sewaktu-waktu dipanggil kembali (memori) Belajar dan ingatan memebentuk dasar bagi individu utnuk mengadaptasikan perilaku sesuai lingkungan Perubahan saraf yang berperan dalam retensi atau penyimpanan pengetahuan disebut memori trace, yang disimpan adalah konsep bukan kata-kata

y

Ingatan:
Tahap penyimpanan informasi:
x Ingatan jangka pendek: beberapa detik sampai jam x Ingatan jangka panjang: tersimpan berhari-hari sampai tahun

Konsolidasi:
x Proses pemindahan dan fiksasi jejak ingatan jangka pendek menjadi simpanan ingatan jangka panjang x Melalui latihan aktif dan pengulangan

Working memori:
x Pembandingan data sensorik sedang berjalan dengan simpanan pengetahuan yang relevan dan manipulasi informasi tersebut

y

Ingatan:
Lupa: ketidakmampuan memperoleh kembali informasi yang telah disimpan Amnesia: kekurangan daya ingat yang melibatkan bagian waktu keseluruhan
x retrograd: thdp kejadian yg baru berlalu x Antegrad: ketidakmampuan menyimpan ingatan menajdi simpanan jangka panjang untuk dingat kembali pd masa datang

Ingatan deklaratif-ingatan prosedural

Midbrain
‡ Corpora quadrigemina: 
Superior colliculi:
± Terlibat dalam visual reflexes. 

Inferior colliculi:
± Pusat relay auditory information.

‡ Cerebral peduncles: 
Tersusun atas serabut traktus ascending and descending

‡ Substantia nigra: 
motor coordination.

‡ Red nucleus: 
Mempertahankan hubungan dalam cerebrum and cerebellum.
± motor coordination..

Hindbrain

Metencephalon:
Pons:
‡ Surface fibers connect to cerebellum, and deeper fibers are part of motor and sensory tracts. ‡ Contains several nuclei associated with cranial nerves V, VI, VII. ‡ Contains the apneustic and pneumotaxic respiratory centers.

Metencephalon:
Cerebellum:
‡ Pemeliharaan posisi tubuh dalam ruang & koordinasi bawah sadar aktivitas motorik ‡ Menerima input dari proprioceptors. ‡ Penting dalam motor learning, coordinating different joints during movement, and limb movements.

Metencephalon:
Cerebellum: 1. Vestibuloserebelum: memperthankan kesimbangan dan kontrol gerakan mata 2. Spinoserebelum: mengatur tonus otot dan gerkan volunter trampil & terkoordinasi 3. Serebroserebelum: perencanaan dan inisiasi aktivitas volunter, berperan pada ingatan prosedural

Metencephalon:
Cerebellum:
‡ Beda serebelum dan ganglia basal: ‡ Serebelum: keseimbangan, memeprhalus aktivitas motorik fase cepat, meningaktkan tonus otot ‡ Ganglia basal: koordinasi gerakan lambat yang menetap yg berkaitan dg postur dan peninjang, menghambat tonus otot

Myelencephalon (medSemua serabut traktus descending and
ascending antara meduala spinalis dan otak harus melewati medulla. Nuclei contained within the medulla include VIII, IX, X, XI, XII. Pyramids: Fiber tracts cross to contralateral side. Daerah paling tua dan paling kecil Mengatur fungsi vegetatif: pernafasan, vegetatif: pernafasan, kardiovaskuler, kardiovaskuler, pencernaanulla oblongata) oblongata)

Batang otak: Pons, MO, midbrain
y

y

Terdapat pusat vegetatif, mengatur reflek otot untuk keseimbagan dan postur, memodulasi sensasi nyeri, dilewati oleh 12 pasang saraf kranial Terdapat jaringan neuron saling berhubungan: formatio retikularis
Menerima dan mengintegrasikan semua masukan sinap Serat asenden: mengatifkan dan membangunkan korteks serebri, serat ini menyusun sistem aktivasi retikuler (RAS), mengontrol derajat kewaspadaan kortek & mengarahkan perhatian

y

Kontrol siklus tidur bangun

MEDULA SPINALIS
y y y y y y y

Grey Matter (nerve cells) White Matter (nerve fibers) Some processing menyampaikan pesan ke dan dari otak mengorganisasi informasi ke dan dari otak mengorganisasi refleks menghasilkan komponen ritmik dari gerakan lokomotor

Refleks 
Merupakan

respons motorik yang cepat terhadap stimulus spesifik yang bersifat involunter dan subconscious sangat penting dalam menegakkan diagnosis dan lokasi lesi2 neurologik. 

Refleks

Anatomi Refleks
y y y

Reseptor : stimulus diterima Neuron aferen= neuron sensoris: transmits the signal from receptors to the CNS Neuron intercallatus
a. monosynaptic pathway - sensory neurons synapse directly with the motor neuron b. polysynaptic pathway - one or more "interneurons" between sensory and motor neurons

y y

Neuron eferen: transmits motor signal from CNS to the effector organ via EFFERENT nerve Efektor: the muscle or organ that responds to signal of the motor neuron

Lengkung refleks sederhana

Proses terjadinya refleks
yAdanya

stimulus mengaktifkan reseptor sensoris (aferen) di SSP (kortek/medula spinalis)* mototris

yAktivasi neuron

yPemrosesan informasi yAktivasi neuron yRespon efektor

*An interneuron in the spinal cord simultaneously sends impulse to: 1. Motor neuron in the finger 2. to the brain Consequently, you react before the message reaches the brain. Thus you feel no pain as you react, but feel it afterwards.

Refleks spinal, reflek polisinap: reflek menarik

Reflek monosinap: refleks regang

Sistem saraf perifer:
yDari

SSP ke seluruh tubuh (efferen)

Autonom (simpatis & parasimpatis) somatik
yDari

seluruh tubuh ke SSP

Sistem sensorik (afferen)

Sistem Saraf Outonom (SSO)

I. Overview SSO
A.Fungsi utama: mempertahankan performa optimal organ viseral, kelenjar, otot polos, dan otot jantung untuk menjaga homeostasis dalam tubuh.
1.Sistem saraf involunter ² tidak dibawah kontrol sadar. Meregulasi denyut jantung, pernafasan, tekanan darah, temperatur tubuh, kontraksi otot polos, fungsi dan sekresi kelenjar 2.Sistem motorik viseral umum ² kebanyakan ´effectorsµ (pengaturan organs & jaringan) adalah viseral (berlawanan dengan somatik: otot skeletal dan sendi) 3. Fungsi effector agak tidak tergantung input saraf. Signal dari sistem saraf otonom meregulasi aktivitas efektor ² tapi tidak mengawali aktivitas

Neurotransmitter Activity
y

Preganglionic fibers:
Symp = ACh Para = ACh

y

Postganglionic fibers:
Symp = NE*
*a

few release ACh, e.g. blood vessels in skeletal muscles, sweat glands.

Para = ACh..

Abnormalities of Autonomic Control Mechanisms
A. hypertension - increased blood pressure due to overstimulation of sympathetics that results from stress; NE blockers to treat B.Raynaud·s disease - abnormal vasoconstriction of vessels in the extremities; surgery to sever sympathetic fibers used to treat this problem C. autonomic hyperflexia - massive reflex activation of all autonomics that occurs in response to spinal injury; can cause death due to loss of control of visceral function

SPINAL CORD AND PERIPHERAL NERVOUS SYSTEM PNS: 23 PAIRS OF SPINAL NERVES SYMPATHETIC AND PARASYMPATHETIC NERVES
SYMPATHETIC GANGLIA DORSAL & VENTRAL ROOT CENTRAL GRAY WHITE MATTER (MYELIN STAIN)

NERVE: BUNDLE OF AXONS IN PNS GANGLION: CELL BODIES IN PNS

12 PAIRS OF CRANIAL NERVES SENSORY AND MOTOR FUNCTIONS OF HEAD AND NECK

Sekian dan terimakasih
Anatomi Otak i 2008

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->