Jaringan Advokasi Tambang

Penolakan Pertambangan Batubara di Pulau Laut, Kotabaru, Kalsel
Hari 16 - 17 Juni 2010 lalu, dilangsungkan pertemuan pembahasan AMDAL beberapa perusahaan Pertambangan batubara di Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Padahal hingga saat ini, pertambangan yang sudah masuk dalam tahapan eksplorasi itu masih menjadi kontroversi di kalangan masyarakat. Saat ini ada setidaknya 5 izin KP eksplorasi diantaranya adalah PT. Sebuku Batubai Coal : 9.644 Ha, Lokasi Pulau Laut Utara, PT. Sebuku Tanjung Coal: 9.868 Ha lokasi Pulau Laut Tengah, PT. Sebuku Sejakah Coal: 25.101 Ha, lokasi Pulau Laut Timur, PT. Banjar Asri : 1.396 Ha, Pulau Laut Utara, dan PT. Ikatrio Sentosa belum lagi ditambah tambang bijih besi dan rencana pembangunan Pelsus PT. Baramega Cahaya Makmur luas 19.948 Ha Lokasi desa batu tunau, Pulau Laut Timur.

*** Nomor Lampiran Perihal : : : 025 /B/WALHI-Kalsel/VI/2010 Penolakan Pertambangan Batubara di Pulau Laut, Kotabaru, Kalsel

Kepada Yth : Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Di,Jakarta

Dengan Hormat,

Hari ini tanggal 16 dan besok tanggal 17 sedang dilangsungkan pertemuan pembahasan AMDAL beberapa perusahaan Pertambangan batubara di Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Padahal hingga saat ini, pertambangan yang sudah masuk dalam tahapan eksplorasi itu masih menjadi kontroversi di kalangan masyarakat.

Saat ini ada setidaknya 5 izin KP eksplorasi diantaranya adalah PT. Sebuku Batubai Coal : 9.644 Ha, Lokasi Pulau Laut Utara, PT. Sebuku Tanjung Coal: 9.868 Ha lokasi Pulau Laut Tengah, PT. Sebuku Sejakah Coal: 25.101 Ha, lokasi Pulau Laut Timur, PT. Banjar Asri : 1.396 Ha, Pulau Laut Utara, dan PT. Ikatrio Sentosa belum lagi ditambah tambang bijih besi dan rencana pembangunan Pelsus PT. Baramega Cahaya Makmur luas 19.948 Ha Lokasi desa batu tunau, Pulau Laut Timur. Pemerintah Kabupaten melalui Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Akhmad Rivai, (28/3) mengatakan persyaratan untuk menambang di pulau laut adalah membiayai pembangunan jembatan yang menghubungkan daratan Kalimantan dengan Pulau Laut, membangun pembangkit listrik dan membangun fasilitas publik lainnya.

Padahal dari hearing dengan DPRD Kabupaten Kotabaru pada tanggal 16 Desember 2009 yang ditindaklanjuti dengan keluarnya surat DPRD Kotabaru bernomor 300/663-HMS/DPRD lalu ada 3 hal yang setidaknya menjadi tuntutan dari legislatif untuk eksekutif yang harus lakukan yaitu : Sepakat menolak aktivitas pertambangan di Pulau Laut Kabupaten Kotabaru, Meminta Pemerintah Daerah untuk mencabut KP yang telah dikeluarkan dan segera memerintahkan untuk menghentikan aktifitas eksplorasi yang telah dilakukan di Pulau Laut., Meminta Pemerintah Daerah untuk meningkatkan Peraturan Bupati Nomor 30 tahun 2004 tentang larangan melakukan aktifitas pertambangan di Kabupaten Kotabaru
http://www.jatam.org Powered by Joomla! Generated: 16 January, 2011, 22:53

org . Saat ini menurut beberapa pertimbangan kami dengan memperhatikan aspek ekologis.jatam. seandainya perbup itu dicabut tentu pertimbangan awal adanya perbup itu tentang aspek ekologi. izin yang ada sudah terlanjur diberikan. Menteri Kehutanan Republik Indonesia di Jakarta. ekonomi. 2. maka akan menjadi mentah kembali. Berkaitan dengan keberadaan izin eksplorasi sesuai dengan RTRWP yang ada dan SK Menhut No. ada beberapa hal yang janggal dari adanya rencana pertambangan di pulau laut ini seperti : 1.080 km2. namun terlihat jelas ada yang tidak beres jika celah ini dimanfaatkan oleh para pengambil kebijakan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih Salam Lestari! Banjarbaru.5 Lebar. sehingga wajib dilakukan pengelolaan pelestariannya bukan malah di tambang. sosial dan daya dukung lingkungan. 22:53 http://www. dan juga jika terjemahan dari 2000 Km2 itu adalah luasan persegi (PxL) maka harus memenuhi persyaratan 45. Jika disebutkan oleh Bappeda Kotabaru saat dialog publik. 2011. sedangkan dilihat dari bentuk dan lebarnya pulau laut tidak memenuhi terjemahan dari 2000 km2 tersebut. hal ini bisa dibantah karena luas ini masih bisa dikatakan sama dengan 2000 km2. Berkaitan dengan UU 27/2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.5 km panjang dan 45. artinya jelas ini masih masuk dalam wilayah pulau kecil. Sosial budaya dan juga aspek hukum. Powered by Joomla! Generated: 16 January. ini diperkuat dengan pasal 35 huruf K dan L. berdasarkan pasal 1. 16 Juni 2010 Hegar Wahyu Hidayat Direktur Eksekutif Tembusan : 1. maka pulau laut termasuk dalam golongan pulau kecil yang berarti tidak dibenarkan adanya pertambangan di pulau laut. 3. pulau laut luasnya sekitar 2. ekonomi. sehingga jika peraturan pelaksananya telah ada.Jaringan Advokasi Tambang menjadi peraturan Daerah Kabupaten Kotabaru. Terkait dengan UU 32/2009 maka pertambangan ini juga bertentangan karena saat ini pulau laut belum memilik Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan izin lingkungan walaupun saat ini belum ada peraturan pelaksananya.435/MenhutII/2009 maka sebagian kawasan tambang berada di kawasan hutan lindung dan suaka alam dan tentu saja ini betentangan dengan peraturan peruntukan kawasan yang sudah ditetapkan. Demikian Surat Penolakan ini kami sampaikan. Berkaitan dengan Peraturan Bupati Nomor 30 tahun 2004 tentang larangan melakukan aktifitas pertambangan di Kabupaten Kotabaru tentang adanya larangan aktivitas penambangan di pulalaut maka apapun bentuknya tidak ada pertambangan batubara yang beroperasi walaupun masih sebatas ekplorasi. 4.

6. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta Eksekutif Nasional WALHI di Jakarta Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Nasional di Jakarta Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin Bupati Kabupaten Kotabaru di Kotabaru DPRD Kabupaten Kotabaru di Kotabaru Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kotabaru di Kotabaru Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Kotabaru di Kotabaru Jaringan WALHI di Daerah dan Nasional Media Massa.org Powered by Joomla! Generated: 16 January. 2011. 11.jatam. 9. 7. 3. 4. 13. 22:53 . http://www. 8. 12. 14. 5. 10.Jaringan Advokasi Tambang 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful