Anda di halaman 1dari 70

Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

MOTOR DIESEL OT
Ridwan Adam M Noor, S.pd
447

COMMON RAIL
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Garis besar Konfigurasi Sistem Pompa Suplai

1. Garis besar

Sensor tekanan bahan bakar Pembatas tekanan 1. Garis besar


Pipa injeksi Bahan bakar yang telah ditarik dari feed pump
yang terdapat didalam supply pump diberi tekanan
ke tekanan yang sesuai.
ECU
Plunger pada pompa menghasilkan tekanan
Common-rail injeksi yang dibutuhkan. Tekanan bervariasi
ECU sesuai dengan kondisi putaran dan beban mesin
dari 20 Mpa pada saat idle, ke 135 Mpa saat
Pipa inlet beban berat, kondisi operasi pada kecepatan
bahan tinggi. ( pada EFI- diesel konvensional, tekanan
bakar Pompa suplai
antara 10 dan 80 Mpa).
Feed pump
Injektor
ECU memerintahkan SCV (Suction Control Valve)
SCV untuk menyesuaikan volume bahan bakar yang
masuk ke supply pump.
Pengendap
dan ECU secara konstan mendeteksi tekanan bahan
penyaring bakar pada comon-rail dengan menggunakan fuel
bahan bakar pressure sensor, dan mempengaruhi kontrol
feedback.

(1/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Garis besar Konfigurasi Sistem Pompa Suplai

2.Parts name

Sensor tekanan bahan bakar Pembatas tekanan


Pipa injeksi

ECU

Common-rail
ECU

Pipa inlet
bahan
bakar Pompa suplai
Feed pump
Injektor
SCV

Pengendap
dan
penyaring
bahan bakar

(2/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Penampilan Pompa Suplai

1.Parts name

Penampilan Supplay pump

Kembali bahan bakar Sensor temperatur bahan


bakar
Regulator valve

Inlet

Outlet

Inner cam

SCV (Suction Control


valve)
Katup cek
(1/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Penampilan Pompa Suplai

2.2KD-FTV and 1ND-TV engine

MPROP
Kembali bahan bakar (Magnetic
Proportional valve)

Outlet

Inlet

Inlet

Kembali bahan bakar

SCV
Sensor temperatur
(Suction Control Valve) Outlet
bahan bakar

untuk Mesin 2KD-FTV untuk 1ND-TV engine

(2/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Konstruksi Internal Pompa Suplai

Konstruksi Internal Supply Pump


2. Feed pump

1.Katup regulator 7. Delivery valve

4. Katup cek

3. SCV
(Suction Control Valve)

• Konstruksi Internal
6. Inner cam
Supply Pump
• .Regulator valve
2. Feed pump
3. SCV (Suction Control
Valve)
5. Plunger
4. Check valve
5. Plunger
6. Inner cam
(1/1)
7. Delivery valve
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Aliran Bahan bakar Pompa Suplai

Aliran Bahan Bakar Supply Pump

Bahan bakar pada supply pump


Feed pump
mengalir dengan urutan sebagai
Delivery valve
berikut :
◙ Feed Pump
◙ SCV ( Suction Control Valve )
◙ Check valve
Katup cek ◙ Plunger
◙ Delivery valve

SCV (Suction Control Valve)


Plunger

(1/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Aliran Bahan bakar Pompa Suplai

ke tangki bahan bakar

SCV1 SCV2

ECU

Katup cek

Plungers

Delivery valve

ke Common-rail

Aliran Bahan bakar Supply Pump


Ada dua sistem jalur bahan bakar pada supply pump.
(2/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Aliran Bahan bakar Pompa Suplai

Mesin 2KD-FTV

Katup cek Untuk aliran bahan bakar


supply pump, yang digunakan
pada mesin 2KD-FTV, plunger
B menarik bahan bakar
Plunger sementara plunger A
A Eccentric cam memompa keluar.
Jadi, plunger A dan B mengirim
bahan bakar ke common-rail
dengan memmompa ke dalam
ke Common-rail dan keluar secara bergantian.

Plunger Ring cam


SCV B

dari
Feed
pump

REFERENCE:
•Fuel Flow of Pompa suplai untuk 1ND-TV Engine

(3/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Generasi Tekanan Bahan bakar dalam Pompa
Suplai

Pembangkitan Tekanan Bahan bakar


dalam supply Pump

Dua set plunger yang berseberangan


dikendalikan oleh inner cam melalui
roller.
Inner cam dikendalikan mesin melalui
timing belt.
Bagian dalam inner cam, yang
berbentuk elips, mengalami kontak
dengan roller.
Sewaktu inner cam berotasi, ia
menyebebkan plunger bergerak secara
resiprokal, dan penghisapan dan
pemompaan bahan bakar yang terjadi
menghasilkan tekanan.
(1/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Generasi Tekanan Bahan bakar dalam Pompa
Suplai

Mesin 2KD-FTV

Rotasi accentric cam


menyebebkan ring cam berotasi
dengan axis ofset. Ring cam
berotasi dan mendorong, satu dari
dua plunger ke atas saat ia
menarik plunger ke atas atau
sebaliknya arah kebawah.
Untuk supply pump, plunger B
didorong ke bawah untuk
memampatkan bahan bakar dan
mengirimnya ke common-rail, saat
plunger A ditarik kebawah untuk
menarik bahan bakar.
Sebaliknya , ketika plunger A
didorong keatas untuk
memampatkan bahan bakar dan
mengirim ke commmon-rail,
plunger B ditarik keatas untuk
menarik bahan bakar keatas.
(2/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Regulasi Tekanan Bahan bakar oleh Pompa
Suplai

Pengaturan Tekanan Bahan


1. SCV
ECU
2. Katup cek Bakar oleh Supply Pum
3. Plunger
4. Inner Cam
5. Delivery Valve 1. SCV
2. Check valve
3. Plunger
4. Inner cam
5. Delivery valve

Bahan bakar yang telah dipasok


oleh feed pump mengalir melalui
SCV dan check valve, menjadi
tertekan oleh plunger, dan
dipompa melalui delivery valve
ke common-rail.

REFERENCE:
SCV Control of the Pompa suplai

(1/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Regulasi Tekanan Bahan bakar oleh Pompa
Suplai

2KD-FTV and 1ND-TV Engine

Bahan bakar yang


ECU disupai oleh feed pump
SVC
Katup cek Katup cek ditarik melalui SCV
( atau MPROP) dan
check valve.
Kemudian ia dikompresi
oleh plunger, dan
Plunger
dipompa ke atas melalui
check valve melalui
delivery valve common-
rail.
Ring cam

Eccentric cam

(2/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Regulasi Tekanan Bahan bakar oleh Pompa
Suplai

ECU
Untuk meregulasi tekanan
TERBUKA bahan bakar, volume bahan
bakar yang memasuki supply
pump diregulasi dengan
memvariasi waktu buka atau
TERTUTUP
tutup SCV atau MPROP.

waktu buka/tutup SCV : long

ECU

TERBUKA

TERTUTUP

waktu buka/tutup SCV : short


(3/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Konstruksi Common-rail

Konstruksi common-rail
Untuk meregulasi generasi
tekanan bahan bakar, volume
bahan bakar yang memasuki
supply pump diregulasi dengan
memvariasikan waktu
buka/tutup Suction Control
Valve (SCV) atau Magnetic
Proportional Valve (MPROP).

REFERENCE:
•Operation of the Pembatas tekanan (1/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Konstruksi Common-rail

Fuel Pressure Sensor

Mendeteksi tekanan pada rail dan


memasoknya kembali ke ECU

(1/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Konstruksi Common-rail

Pressure Limiter
Pada kasus kegagalan sistem
dimana tekanan pada
common-rail naik hingga level
tidak normal, katup ini
membuka untuk melepaskan
tekanan.

(1/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Konstruksi Common-rail

Mesin 2KD-FTV

Sensor tekanan bahan bakar


Cara kerja Katup Pelepas Tekanan Fuel Pressure sensor
Pembatas tekanan Pressure Discharge valve
Pressure Limiter

: ke Injektor
: dariPompa suplai
: ke tangki bahan bakar

REFERENCE:
•Cara kerja Katup Pelepas Tekanan /Pressure Regulator (2/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Konstruksi Common-rail

1ND-TV Engine

Sensor
tekanan
bahan bakar

Konstruksi Common-rail
Mesin 1ND-TV
Regulator tekanan bahan bakar
: ke Injektor
menerima sinyal dari ECU mesin
Regulator
tekanan bahan dan menyesuaikan tekanan bahan
: dari Pompa suplai (tekanan tinggi) bakar
bakar di dalam common-rail.
: ke tangki bahan bakar

: dari Pompa suplai (Kembali bahan bakar)

REFERENCE:
•Operation of Cara kerja Katup Pelepas Tekanan /Pressure (3/3)
Regulator
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Injektor Pandangan Umum Injektor

Sinyal dari ECU dikuatkan oleh


EDU untuk mempromosikan
injektor.
Tegangan tinggi yang digunakan
terutama ketika katup terbuka
untuk membuka slang.
Volume dan waktu injeksi dikontrol
dengan menyesuaikan waktu buka
dan tutup injektor seperti pada
sistem EFI mesin bensin.
◙ Kontrol volume injeksi
◙ Kontrol waktu injeksi

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Injektor Konstruksi Injektor

Resistor koreksi ECU ECU

Katup solenoid

Return port

Orifice

Bilik kontrol

Jarum

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Injektor Resistor Koreksi Injektor

Dengan interval yang sama, varian mekanis


akan menyebabkan volume injeksi dari injektor
ke injektor berbeda.
Agar ECU dapat mengkoreksi varian ini,
Resistor
injektor dilengkapi reistor koreksi untuk tiap-tiap
koreksi injektor.
Berdasarkan infoemasi yang diterima dari tiap
Solenoid EDU
resistor koreksi, ECU mengkoreksi varian pada
ECU
volume injeksi di antara injektor.
Injektor
Resistor-resistor koreksi ini diberikan agar ECU
untuk 1ND-TV dapat mengenali injektor, dan tidak terkoneksi
ke rangkaian injektor.

Tanda identifikasi
untuk 1CD-FTV

REFERENCE:
Types of Injektor Resistor koreksi untuk 1CD-FTV E/G (1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Injektor Cara kerja Injektor
Cara Kerja Injektor
1.Sebelum operasi injektor
Bahan bakar yang telah dipasok dari common-rail
berpisah ke dalam Control chamber dan bagian bawah
Selenoid Coil Needle. Pada kondisi ini, needle didorong ke bawah oleh
tekanan pada control chamber dan oleh pegas, dan
lubang tetap tertutup.
Selenoid valve Selenoid Spring
Return Port 2. Saat Selenoid valve terbuka
Ketika tegangan aktuator diberikan ke ECU-ECU selenoid
valve membuka dan tekanan pada control chamber
Orifice berkurang.
3. Saat Needle terbuka
Control chamber Piston
Karena operasi dilubang, tekanan pada dasar needle
Needle Spring tetap tinggi, dan lubang membuka untuk menginjeksi
bahan bakar.
Needle valve
4. saat selenoid valve tertutup
Saat tegangan yang diberikan ke ECU-ECU berakhir,
gaya pegas menyebabkan selenoid valve tertutup dan
tekanan pada control chamber naik lagi.
5. Saar needle tertutup
Akibat tekanan pada control chamber dan gaya pegas,
needle turun dan menutup lubang untuk mengakhiri
injeksi
(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Peringatan saat Melepas dan Memasang
Kembali

Sistem common-rail terdiri dari


bagian presisi dan menggunakan
bahan bakar yang mendapat
tekanan tinggi. Karena itu, kita harus
Injektor sangat hati-hati untuk menjaga agar
partikel asing tidak masuk ke dalam
Pipa injeksi sistem.
1. Bersihkan dan cuci secara
menyeluruh area kerja untuk
meghilangkan debu atau karat
Pipa inlet bahan bakar sebelum membongkar bagian
manapun untuk mencegah interior
sistem bahan bakar terkontaminasi
selama membongkar.
Common-rail 2. Simpan part di dalam kantong
plastik untuk mencegah kontaminasi
Pompa suplai dan untuk melindungi permukaan
dari kerusakan selama
penyimpanan.
3. Bersihkan part secara
menyeluruh sebelum merakit,
pastikan permukaan bebas dari
partikel asing seperti debu atau
serpihan-serpihan.
(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Pemasangan Pipa Injeksi

Perhatikan peringatan yang diberikan


untuk memasang pipa injeksi
1. Untuk memasang kembali bagian
keposisi awalnya, cuci pipa injeksi dan
pastikan bahwa permukaan tertutup dan
bebas dari partikel asing atau serpihan-
serpihan sebelum memasang.
2. Pipa tidak boleh digunakan ulang pada
mesin yang berbeda, urutan selinder pada
injektor tidak boleh diubah.
3. untuk alasan yang sama, juga ganti
pipa dengan bagian yang baru apabila
bagian yang mempengaruhi pemasangan
harus diganti.
Kondisi dimana pipa injeksi harus
diganti :
Ketika injektor atau common-rail diganti.
Kondisi dimana pipa inlet bahan bakar
harus diganti :
Ketika supply pump atau common-rail
diganti

REFERENCE:
Pipe Fitting Conditions (1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Pemeriksaan Kebocoran Bahan Bakar

Periksa kebocoran bahan bakar setelah


mengencangkan .
Gunakan active mode pada tester
genggam untuk meningkatkan tekanan
bahan bakar untuk memeriksa
kebocoran bahan bakar,
Sebelum menghidupkan mesin, mula-
mula periksa kondisi rakitan.
Kemudian, operasikan mesin pada
kondisi idle untuk memeriksa kebocoran
bahan bakar. Akhirnya lakukan active
test.
Untuk melakukan active test, pilih Fuel
FUEL LEAK TEST ON Leak test pada active test Mode di
tester genggam.
Apabila tester genggam tidak ada,
tekan pedal gas sepenuhnya dengan
cepat untuk mengakselerasi hingga
putaran maksimal mesin, dan tahan
selama 2 detik. Ulangi prosedur ini(1/1)
beberapa kali.
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Pemeriksaan SCV

Periksa SCV Sebagai Berikut:

Pemeriksaan SCV sebagai


SCV1 SCV2
berikut :
Lepas konector SCV1 dan
SCV2.
Dengan menggunakan ohm
meter, ukur resistansi antara
terminal sperti diperlihatkan di
gambar.
Resistansi yang ditentukan : 1.5
~ 1.7 ohm pada 20° C, 68° F.
Apabila resistansi tidak sama
dengan nilai spesifik diatas,
ganti pompa.

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Common-rail

Common-rail, pressure limiter dan


fuel pressure sensor tidak boleh
dipakai ulang.
Baik pressure limiter maupun fuel
pressure sensor dipaskan dengan
deformasi plastis.
Karenanya, sekali dilepas, harus
diganti bersama dengan common-
rail.

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Pemasangan Injektor

Pemasangan injektor harus


dilakukan dengan hati-hati.
Dengan menggunakan bahan
bakar yang bersih, ccuci
permukaan tutup injektor dan
pipa injektor sebelum
memasang.
Pastikan untuk mengikuti
Pedoman reparasi sesuai
dengan modelnya.
Perhatikan sungguh-sungguh
arah pemasangan injektor dan
pengaturannya dengan kepala
selinder.

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Prosedur tes Power Balance

Dengan menggunakan
Active Test Mode pada tester
genggam, tes ini dilakukan
dengan mematikan injektor,
satu selinder setiap kali
Karena bahan bakr dalam
pipa mendapat tekanan
sangat tinggi, jangan pernah
menghidupkan mesin pada
saat gabungan pipa-pipa
injektor kendor.
Bahan bakar diinjeksikan
Injektor CUT #1  ON pada tekanan tinggi melalui
injektor yang dikontrol
secara elektronik, karena itu,
tes bukaan tekanan atau tes
pola semprotan ( pola
spray ) untuk nozzle mesin
diesel konvesional tidak
berlaku untuk injektor ini.(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Aliran bahan bakar Pompa Suplai

Mesin 1ND-TV

REFERENSI
Aliran Bahan Bakar Supply
Outer cam Plunger A Pump
Inner cam Mesin 1ND-TV
Supply Punmp yang
MPROP
digunakan pada mesin 1ND-
ke Common-rail
TV memiliki tiga plunger, dan
mengirimkan bahan bakar ke
common-rail dengan
memompa bahan bakar ke
dari dalam lalu keluar secara
Feed
pump
Plunger B
bergantian. Proses ini pada
dasarnya sama dengan pada
Plunger C
2KD-FTV .
Mesin 1ND-TV juga
mengontrol volume yang
ditarik kedalam plunger
dengan MPROP ( Magnetic
Propoortional Valve), yang
memiliki fungsi yang sama
(1/1)

dengan fungsi SCV ( Suction


Control Valve).
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Pompa suplai Kontrol SCV Pompa Suplai

REFERNS1

Kontrol SCV Supply


Pump

SCV beroperasi dibawah


kontrol duty-cycle ECU.
Pada saat yang sama,
SCV TERBUKA (Kontrol tugas)
kontrol arus dipengaruhi
untuk membatasi jumlah
SInyal tekanan bahan bakar arus listrik yang mengalir
selama periode ON,
sehingga menjaga
kumparan pada SCV dari
kerusakan.

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Cara Kerja Pembatas Tekanan

REFERENSI
Cara kerja Pressure
Limiter
Pressure Limiter
beroperasi secara mekanik
untuk melepaskan teknan
apabila tekanan pada
common-rail naik ke level
yang tidak normal.

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Cara kerja Katup Pelepas Tekanan/Regulator
Tekanan

REFERENSI
Cara kerja Pressure
OFF Discharge Valve/
Pressure regulator
Cara kerja
Katup Pelepas
Tekanan
ECU Saat tekanan pada
common-rail menjadi
lebih dari target
tekanan, pressure
discharge valve
menerima signal dari
ECU mesin, untuk
membuka katup dan
Common-rail mengirim kembali
bahan bakar ke tangki
bahan bakar agar
tekanan dapat kembali
ke tekanan target.
(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Cara kerja Katup Pelepas Tekanan/Regulator
Tekanan

1.Pada tekanan
target common-rail
OFF atau pada tekanan
Pressure
Discharge injeksi.
Valve
Cara kerja
Katup Pelepas ECU
Tekanan

Common-rail

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Cara kerja Katup Pelepas Tekanan/Regulator
Tekanan

2. Tekanan bahan
bakar yang ada di
ON
common-rai over
target.
Cara kerja
Katup Pelepas ECU
Tekanan

To Fuel tank

Common-rail

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Konstruksi Injektor

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Common-rail Cara kerja Katup Pelepas Tekanan/Regulator
Tekanan

Injector Correction Resistor


Dengan interval yang sama,
varian mekanis akan
menyebabkan volume injeksi dari
injektor ke injektor berbeda.
Agar ECU dapat mengkoreksi
varian ini, injektor dilengkapi
resistor koreksi untuk tiap
injektor.
Berdasarkan informasi yang
diterima dari tiap resistor koreksi,
ECU mengkoreksi varian pada
volume injeksi diantara injektor.
Resistor resistor koreksi ini
diberikan agar ECU dapat
mengenali injektor, dan tidak
terkoneksi ke rangkaian injektor

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Injektor Tipe-tipe Injektor Koreksi untuk 1CD-FTV E/G

Tip No. Resistance (Ω) Tip No. Resistance (Ω)


Ada 25 tipe injektor seperti
1 30.9 14 549
ditunjukan diselah, masing-
masing dilengkapi resistor
2 41.2 15 665
koreksi yang berbeda.
3 53.6 16 825
Ketika mengganti injektor,
4 68.1 17 1020
ECU secara otomatis
5 84.5 18 1240
membuat koreksi bahan
6 105 19 1540
bakar yang sesuai, sehingga
7 130 20 1910 tidak perlu menggantikannya
8 158 21 2370 dengan yang memiliki
9 196 22 3010 resistansi koreksi yang sama
10 243 23 4020
11 301 24 5760

12 365 25 9530
13 442

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Kondisi Pipe Fitting

Kondisi Pipe Fitting


Pipa Pipa Sistem common-rail EFI-diesel
menjaga bahan bakar pada
tekanan sangat tinggi.
Area dimana pipa dan bagian
Mur Mur dihubungkan menggunakan
tipe gabungan pipa yang
ditutup dengan mengubah
permukaan tertutupnya.

Untuk ini, apabila injektor,


Part common-rail, atau supply pump
diganti, pipa juga harus diganti
karena permukaannya telah
berganti. Kegagalan mengganti
pipa akan menyebabkan
kebocoran bahan bakar. (1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sekian Terima kasih


Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Diagram Sistem Kontrol Elektronik EFI-diesel


Garis Besar

Sensors Computer Actuators

Sensor Kecepatan Mesin EDU injektor


sensor suhu air
Accelerator pedal Fuel injection volume
Positioning sensor
sensor suhu intake air Fuel injection timing
Sensor tekanan turbo
sensor suhu bahan bakar ECU SCV
Sensor tekanan bahan bakar
tekanan bahan bakar
…etc generation control

Switches Other controls


Intake
A/C switch restriction
Ignition switch EGR
Accelerator pedal switch Glow plug
Blower switch Diagnosis Control
…etc
…etc Fail-safe

Diagram Sistem Kontrol Elektronik EFI-diesel


Sistem kontrol elektronik berbeda sesuai dengan tipe mesin.
Kontrol elektronik untuk EFI-diesel konvensional
(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Garis Besar Gambaran Umum ECU

Dalam hal kontrol elektronik, peranan


ECU adalah untuk menentukan volume
injeksi bahan bakar, dan volume air
ECU intake ( volume udara masuk ) yang
cocok untuk kondisi kendaraan,
berdasarkan signal yang diterima dari
berbagai sensor dan switch. Sebagai
Sensors tambahan, ECU meng-output signal
untuk mengeperasikan actuator, baik
Actuators untuk sistem EFI-diesel maupun sistem
common-rail.
Switches

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Garis Besar 2KD-FTV (Tipe Common-rail)

Sensors Actuators
NE #1 No. 1 injektor
Sensor posisi crankshaft E
#2 No. 2 injektor
#3 D
G No. 3 injektor
Sensor posisi camshaft #4 U
No. 4 injektor
INJF
VG
Air flow meter RINJ4
RINJ3
Atmospheric temp. sensor THA RINJ2
RINJ1
VELF
EGR valve position sensor
PCV Suction control valve
sensor suhu intake air THIA
PRV
THW Katup pelepas tekanan (pressure discharge valve)
sensor suhu air
PIM Intake restrictor control
Sensor tekanan turbo LU
+A,
PCR LU Throttle control motor
Sensor tekanan bahan bakar +B
-A,
LU EGR control
Sensor posisi VPA1 -B
EGR
pedal VPA2 E-VRV
E
akselerator
C OILM
Throttle valve THOP Monitor ECU
U
fully opened
switch Glow plug control
THF SREL
sensor suhu bahan bakar Glow plug relay
GIND Glow indicator light
Ignition switch STA
•Starting signal (ST terminal) EDUREL
IGSW EDU relay
•Ignition signal (IG terminal)
PA
VSV [for Sensor tekanan turbo ]
Combination meter SP1
•sinyal kecepatan kendaraan TACH
Tachometer
STP MREL
Stop light switch Main relay
ST-
DF W Malfunction indicator
Alternator
lamp
HSW
Warm up switch Exhaust gas control
TC, SIL HEXF1
Data link connector 3 VSV
WFSE

+B BATT
(1/1)
Main relay Battery
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

EDU Tentang EDU

EDU ( Electronic Driver Unit ) adalah alat


pembangkit tegangan tinggi. Terpasang
di antara ECU dan Actuator, EDU mem-
boost tegangan batere, dan
ECU EDU menggerakan SPV tipe direct-acting pada
Conventional EFI-disesl EFI-diesel, atau menggerakan injector
(Radial plunger type) pada sistem Common-rail berdasarkan
signal dari ECU.
[V]
Time
0

ECU EDU

Common-rail EFI-diesel

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Kondisi Pipe Fitting

(V)
150 Time
0

◙ ECU --> (Sinyal)--> EDU control circuit


◙ EDU control circuit --> (Sinyal) -->
Sirkuit pembangkit tegangan tinggi
(V)
(penguatan ).
5 Time
0 ◙ Sirkuit pembangkit tegangan tingg -->
(Tegangan tinggi ) --> SPV --> EDU -->
Massa.
◙ SPV --> (Sinyal verifikasi ) --> ECU

A. Sirkuit pembangkit voltase tinggi


B. Control circuit

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Posisi Mounted dari Sensor

5.2KD-FTV Engine

5 1. Fuel temperatur sensor


2. Pressure discharge valve
3 4
3. Fuel Pressure sensor
2 4. Air flow meter / intake air temperatur
6 sensor ( at air cleaner )
1 5. Accelerator pedal position sensor
6. Intake air temperatur sensor
7. water temperature sensor ( at intake
manifold )
7
9 8. Turbo sensor pressure
9. Camshaft position sensor
8 10. crankshaft posisition sensor
10

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Konstruksi dan Cara kerja Sensor

sensor akselerator

Sensor kecepatan

Sensor posisi crankshaft

Sensor posisi camshaft

Sensor suhu air

Sensor tekanan turbo ECU Actuators

Sensor suhu intake udara


Sensor suhu bahan bakar

Sensor tekanan bahan bakar

Meteran aliran udara

Other signals
(vehicle speed, starter,
air conditioner signal, etc)

Konstruksi dan Cara kerja Sensor


Sensor yang mengirim sinyal ke ECU mesin ditunjukkan di (1/1)
diagram sebelah atas.
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor Akselerator

Ada dua tipe accelerator sensor.


Output characteristics
Satu adalah accelerator pedal
[V]
position sensor, yang membentuk
rakitan bersama dengan pedal
5.0 akselerator.
Sensor ini yang merupakan tipe
elemen Hall, ini mendeteksi sudut
bukaan akselerator pedal.
Tegangan yang berhubungan
dengan sudut ini dapat dideteksi
Output pada terminal output.
Voltage

10 90
Sensor rotation angle (deg.)

(1/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor Akselerator

Output characteristics Satunya lagi adalah Throtle Position


(VA) sensor, yang dipasang pada venturi
4 dan adalah tipe yang menggunakan
variable resistor.

Fully close Fully open

Circuit

Close
Open

Open
Close

VC VA IDL E2

(2/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor Kecepatan Mesin

Mesin 1CD-FTV common rail


EFI-Disel menggunakan
crankshaft position sensor untuk
mendeteksi putaran mesin
seperti pada mesin EFI mesin
bensin, menggantikan engine
speed sensor pada mesin EFI-
diesel konvensional.
Crankshaft position sensor
mesin common-rail EFI-diesel
meng-output sinyal Ne yang
sama dengan yang dioutput oleh
engine speed sensor pada
mesin EFI-diesel konvensional.

(1/3)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor posisi crankshaft

Crangshaft Position sensor dipasang


pada blok mesin. Ia mendeteksi posisi
kumparan
Magnet referensi sudut crankshaft dalam bentuk
sinyal TDC.

PETUNJUK :
Crankshaft Position Sensor tipe common-
rail meng-output sinyal putaran mesin
( Ne ).
Pickup bracket Ia mendeteksi sudut crank berdasarkan
sinyal Ne ini.

Sensor posisi crankshaft


Protrusion

(2/3 )
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor posisi crankshaft

Pulsa dihasilkan ketika


protrusion (tonjolan) yang
terdapat pada crankshaft
berdekatan dengan sensor
360°CA akibat revolusi crankshaft.
Pulsa dihasilkan sekali setiap
revolusi crankshaft, dan ini
dideteksi dalam bentuk sinyal
posisi referensi sudut crankshaft.

( 3/3 )
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor posisi camshaft

Camshaft position sensor digunakan


pada beberapa jenis mesin ( 1CD-
FTV) menggantikan posisi referensi
sudut crankshaft dideteksi dalam
bentuk sinyal G.

(1/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor posisi camshaft

1ND-TV Engine
Untuk mesin 1ND-TV,
digunakan camshaft
position sensor tipe hall
elemen.
Timing sprocket
Timing trigger pada timing
sprocket mendeteksi posisi
camshaft dengan mengirim
satu sinyal setiap dua
G signal (720°CA) revolusi crankshaft
Timing trigger

Sensor posisi camshaft

( 2/2 )
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor tekanan turbo

Silicon chip
Vacuum chamber
Sensor ini dihubungkan ke intake
manifold melalui selang udara dan
VSV ( vacuum switching valve ), dan
mendeteksi tekanan intake manifold
( volume udara masuk ).

Electric circuit
Filter

(V)
3

Outp 2
ut 1
volta
ge
tekanan
Sisi beban (mmHg) Sisi turbo

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor Tekanan Turbo

VSC bekerja sesuai


dengan sinyal dari ECU
dan menukar tekanan
yang diberikan ke aktuator
Intake mainifold diantara atmosfir dan
vakum
◙ Vacuum
Vacuum
◙ Atmosfir
Sensor tekanan turbo

Atmosphere VSV

ECU

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Suhu Air/Suhu Intake Udara/Sensor Suhu


Sensor bahan bakar

Ada tiga tipe sensor


suhu yang digunakan
untuk mengontrol
EFI-diesel:
Sensor suhu air Sensor suhu bahan bakar
Ada tiga tipe sensor suhu yang
digunakan untuk mengontrol
EFI-Diesel :
Water temperature sensor
dipasang pada blok mesin untuk
mendeteksi suhu pendingin
mesin.
Intake air temperature sensor
dipasangkan pada pipa intake
mesin dan mendeteksi udara
masuk.
Fuel temperature sensor
dipasangkan pada pompa dan
mendeteksi suhu bahan bakar.

Sensor suhu intake udara

(1/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Suhu Air/Suhu Intake Udara/Sensor Suhu


Sensor bahan bakar

Tiap tipe sensor temperatur


memiliki termistor terpadu yang
Thermistor resistansinya berbeda sesuai
dengan suhu dan
karakteristiknya seperti
ditunjukan pada diagram

Characteristics
(kΩ) 30
20
10
5
3
Resistance 2
1
0.5
0.3
0.2
0.1
-20 0 20 40 6 80 100 120
0
temperatur pendingin (°C)

(2/2)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Sensor tekanan bahan bakar

5 Fuel Pressure Sensor


4 Fuel pressure sensor yang
digunakan pada tipe common-rail
Output 3
2V
diesel untuk mendeteksi tekanan
voltage
2 bahan bakar pada common-rail.
500MP Sesuai dengan sinyal dari tekanan
1 a bahan bakar, ECU mengontrol SCV
(Suction Control Valve ) untuk
menghasilkan tekanan yang
50 1 150 diinginkan sesuai dengan kondisi
Pressure PC 0 mengemudi.
(MPa) 0

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Sensor Meteran Aliran Udara

Air Flow Meter


Ari flow meter tipe hot-wire telah diadopsi
oleh common-rail EFI-diesel untuk
mendeteksi volume udara masuk.

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Fungsi-Fungsi Fungsi yang dikontrol oleh ECU

Outline

Other
Kontrol volume injeksi
Kontrol mesin
Kontrol waktu injeksi
ISC control
EGR control
Kontrol angka injeksi Idle vibration reduction
Control
Kontrol intake restrictor Main relay control

kontroGlow-plug l ECU transmission control


ECT control

Diagnosis function
Fail-safe function

Fungsi yang dikontrol oleh ECU


Garis Besar
(1/7)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Fungsi-Fungsi Fungsi yang dikontrol oleh ECU

Menentukan
Volume Injeksi and
waktu injeksi of
EFI-diesel
Konvensional EFI-diesel

sensor akselerator

Sensor kecepatan

Sensor posisi crankshaft

EDU SPV
Sensor tekanan turbo
ECU
sensor suhu air TCV

sensor suhu intake air

sensor suhu bahan bakar

sinyal kecepatan kendaraan

sinyal starter

Fungsi yang dikontrol oleh ECU


Menentukan volume dan waktu injeksi EFI-diesel konvensional

(2/7)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Fungsi-Fungsi Fungsi yang dikontrol oleh ECU

Kontrol volume injeksi

EFI-diesel

sensor akselerator

Sensor kecepatan

Sensor posisi crankshaft

Sensor tekanan turbo EDU SPV


ECU
sensor suhu air TCV

sensor suhu intake air

sensor suhu bahan bakar

sinyal kecepatan kendaraan

sinyal starter

(3/7)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Fungsi-Fungsi Fungsi yang dikontrol oleh ECU

Kontrol waktu injeksi

EFI-diesel

sensor akselerator

Sensor kecepatan

Sensor posisi crankshaft

Sensor tekanan turbo EDU SPV


ECU
sensor suhu air TCV

sensor suhu intake air

sensor suhu bahan bakar

sinyal kecepatan kendaraan

sinyal starter

(4/7)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Fungsi-Fungsi Fungsi yang dikontrol oleh ECU

Menentukan Volume
Injeksi and waktu
injeksi of common-rail
EFI-diesel

Common-rail EFI-diesel
sensor akselerator

Kecepatan mesin
(Sensor posisi crankshaft)

Sensor posisi camshaft

Sensor tekanan turbo /


air flow meter
(Intake air volume)
ECU EDU injektor
sensor suhu air

sensor suhu intake air

sensor suhu bahan bakar

Sensor tekanan bahan bakar

sinyal kecepatan kendaraan

sinyal starter

Fungsi yang dikontrol oleh ECU


Menentukan volume dan waktu injeksi common-rail (5/7)
EFI-diesel
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Fungsi-Fungsi Fungsi yang dikontrol oleh ECU

Kontrol volume injeksi

Common-rail EFI-diesel

sensor akselerator

Kecepatan mesin
(Sensor posisi crankshaft)

Sensor posisi camshaft

Sensor tekanan turbo /


air flow meter
(Intake air volume)
ECU EDU injektor
sensor suhu air

sensor suhu intake air

sensor suhu bahan bakar

Sensor tekanan
bahan bakar
sinyal kecepatan kendaraan

sinyal starter

(6/7)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel

Fungsi-Fungsi Fungsi yang dikontrol oleh ECU

Kontrol waktu injeksi

Common-rail EFI-
diesel
sensor
akselerator
Kecepatan mesin
(Sensor posisi crankshaft)

Sensor posisi camshaft

Sensor tekanan
turbo /
air flow meter
(Intake air volume) ECU EDU injektor
sensor suhu air

sensor suhu intake air

sensor suhu bahan bakar

Sensor tekanan bahan bakar

sinyal kecepatan kendaraan

sinyal starter

(7/7)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Kondisi Pipe Fitting

(1/1)
Diagnosis Technician >> Diesel Engine Control System >> Common-rail EFI Diesel
Petunjuk Servis Kondisi Pipe Fitting

(1/1)