Anda di halaman 1dari 27

INSTALASI

TV KABEL DENGAI{ MENGGUI{AKAN


STANDARISASI
FALCOM TECHNOLOGY

MITRA KABEL MAKASSAR 2006

t:
DAruBsI
:

I. KOMPONIEN UTAMA DALAM


SISTEM {ARINGAryLV KABET
A. KOMPONEN PASIF ( PASSIVE DEVICE )
B. KOMPONEN AKTrF ( ACTTVE DEVTCE )

Itr" KONSEPDASAR SISTEM TV KABEL


DENGAN MENGUNAKAN
JARINGAN COAXIAL FALCOM
A. JARINGAN INDUK ( BACKBONE )
i B. SISTEM INSTALASI KE PELANGGAN ( IKR )

MITRA KABEL MAKASSAR 2 2006


-

I. KOMPONEI\ UTAMA DALAM


SISTEM JARII{GAN

A. KOMPONEN PASIF PASSIVE DEVICE


L.Kabel Coaxial
2. Splitter ( Splitter Outdo or I Indoor )
3.Power Inserter
4. Coupler I Tap-off ( Outdoor / Indoor )

B. KpMPONENAKTTF (ACTTVE DSVICE )


L.RF Amplifier Outdoor
2.Power Supply LInit

MITRA KABELMAKASSAR 2006


A. _KOMPONEN pASrF ( PASSTVE DEVTCE )

A.1. KABEI., ( KABEL KOAKSIAL DAN KABEL FIBER )

Jeniskabel Losqgo[1bel Wavelenght

KabelCoaksialRg# e BE 60% 13dB/{00m

Kabel0oaksialRg# 6 BE 90% 11dB/100m

KabelCoaksialR1# 11 BE 60% 6dB/100m -


KabelGoaksialRg# 1t BE 90% 5dB/100m

3,5 dB / 100 m
Kabel Trunk QR540

Jika lnput signal


100 dB
Jrka
uAu

!ehr
Itoai 0utput signal
*llil*- I esdB
lBE

MITRA KABEL MAKASSAR 2006


A. SPLITTER OUTDOOR 2 WAY t{c JEI{IS SPUTTER REDAilAN TIAP OUTFUT
**Splitter
Ouldoor berfungsi membagi sinyal pada 1 2WAY adB
jalur utarna dengan redaman yang sama pada tiap outputnya
"*Splitter Outdoor mempunyai fuse / sekring pada input dan
tiap outputnya berfungsi untuk mengaturtegangan yang lewat Jika input 90
Output = 86 dB

--> I
OUT -.-->
dB
+ ---->
N

our + -+
Output = 86 dB

B. SPLITTER OUTDOOR 3 WAY l{o JEIIIS SPUTTER REDATA}I TIAP OUTPUT

*Kegunaannya sama dengan splitter2way outdoor hanya perbedaan 1 SWAY 6dB


pada jumlah output

---.> N
I
OUT -+ Jika lnput = 90 dB
.--> I
N
OUT
Output = 84 dB
-.->
<_ OUT OUT -+ + OUT OUT --->
Output = 84 dB Output = &{ dB

C. DIRECTIONAL COUPLER
* Directional Coupler menpunyai satu input dan dua output , dimana
satu output berfungsi sebagai tap satu output berfungsi sebagai by
'* Directional Coupler mempunyai fuse / sekring pada input dan
tiap outputnya berfungsi untuk rnengatur tegangan yang lewqt

OutputTap =7666
.--->
TAP -+ TAP

SADC-G SADC-12-G
Jika lnput = 90 dB
---+ IN ouT
_> -..-> IN OUT
--->
Output by-pass = 88,4
dB

A.3. Power Inserter


* [( JENIS I€DAIIAN RF'AC
Power lngerter menpunyai satu input untuk Tegangan , dan dua lobang
b€rfungsl bisa untuk output atau input ( bolak - balik tergantung arah sinyal ) t POWER INAERTER ldB
* Pou€r lnserter menpunyai fuse / sekrlng pada tiap lobang untuk mengatur
tegangan yang lelvat
lnp.d t.grngrn drrl
FSU : e0 . t0 Vlo

---> AC ---+ AC
lnput
lnput

+ RF' RF' -.->


-.> RF'
AC
RF'
AC Jika lnput =
'("'.
90 dB
AC AC
Output - 89 dB
Arah sinyal bisa
{ bolak - balik
t

MITRA KABEL MAKASSAR


I
\s 2AA6
A.4. RF COUPLER / TAP (OUTDOOR/INDOOR )
A.4.1. COUPLER OUTDOOR

COUPLER OUTDOOR 2 WAY


SPESIFIKASI
JENIS lnsertlon loss /
NO
COUPLER Redaman pada by pass

1 08 dB 3.5 dB .

2 10 dB 2.5 dB
3 14 dB 1.5 dB
4 16 dB 1.5 dB t
5 18 dB 1.5 dB $
6 20 dB 1.0 dB 0

T. ir dN r\B t

COUPLER OUTDOOR 4 WAY


SPESIF'IKASI
JENIS lnsertion loss /
NO
COUPLER Redaman pada by pass
1 10 dB 3.7 dB
2 12 dB 2.5 dB
3 14 dB 2.5 dB
4 16 dB 1.5 dB
5 18 dB 1.5 dB
6 20 dB 1.0 dB

COUPLER OUTDOOR 8WAY


SPESIFIKASI
JENIS Insertlon loes /
NO
COUPLER Redaman pada by pass
1 10 dB 4.1 dB
2 12 dB 3.5 dB
3 14 dB 2.5 dB
4 16 dB 2.0 dB
5 18 dB 2.0 dB
5 20 dB 1.5 dB

* Coupler biasa juga disebut Tap-off ( contoh penulisan :Tap-off 4way 17 dB )


MITRA KABEL MAKASSAR 6 2006
Output derive / tap
Yang masuk ke TV (90d8-18d8 = 72dB)

Contoh jika _
INPUT OUTPUT (90 dB - 1,5 dB = 88,5 dB )
90 dB
- 88,5 dB
----f
-+
Maksimal Gurrent
Voltase : 90 Vac
Arus : 15 A

Hal yang perlu diperhatikan mengenai pemasangan coupler

*" Arah input Connector bisa di dari titik 'A " atau dari titik " B " ( Fig. 1
)
"* Pastikan pin connector didalam coupler terjepit rapat, kencangkan baut dari titik'A " atau " B "
* Longgarkan terlebih dahulu baut dari titik'A " atau " B ", jika akan melepas pin connector dari coupler
** Pastikan bagian antara connector dengan coupler diiseal / diisolasi
*" Pastikan Coupler tergantung dengan posisi derive / lobang tap menghadap ke bawah / tidak miring ( Fig. 2
)

-+
r.Arl

IBr.

Fig.l Fig.2

MITRA KABEL MAKASSAR 2006


A.4.2. COUPLER / TAP II\DOOR

l WAY
SPESIF'IK,A.SI
JENIS lnsertlon loss /
NO
COUPLER Redaman pada by paes

1 8dB 2,0 dB
2 't0 dB 2.0 dB ',

3 12 dB 1,5 dB
4 14 dB 1.5'dB
5 16 dB 1.5 dB
6 18 dB 1.0 dB
7 20 dB 1.0 dB

2 WAY
SPESIFIKASI
JENIS ln$ertlon loss /
NO
COUPLER Redaman pada by pass
1 8dB 2,5 dB
2 10 dB 2,0 dB
3 12 dB 2,0 dB
4 14 dB 1.5 dB
5 16 dB 1,5 dB
6 18 dB 1,5 dB
7 20 dB 1.0 dB

3 WAY
SPESIFIKASI
JENIS lnsertlon loss /
NO
COUPLER Redaman pada by pass
1 10 dB 3,0 dB
z 12 dA 2,5 dB
3 14 dB 2,0 dB
4 16 dB 2.0 dB
5 18 dB 1,0 dB
6 20 dB 1,0 dB

MITRA KABEL MAKASSAR 2006


4 WAY
SPESI['IKASI
JENIS lnsertion loss /
NO
COUPLER Redaman pada by pass

1 10 dB 3.7 dB
2 "t2dB 2.5 dB
3 14 dB 2,5 dB
4 16 dB 1,2.0 dB
5 18 dB 2.0 dB
6 20 dB 1.0 dB

MITRA KABEL MAKASSAR 2006


B. KOMPONBN AKTIF (ACTIVF DEVICE)
8.1. RF AMPLIFIER

I Input AMPLIFIER
Output

MITRA KABEL MAKASSAR 10 2006


8.2. POWER SUPPLY UNIT

Power supply unit berfungsi sebagai sumber catu daya


/tegangan yang
diinjeksikan kejaringan koaksial untuk menghidupkan amplifi er outdoor.

Type Power Supply:

o Power Supply Indoor


., Power Supply Outdoor

Spesikasi secara umum :

MITRA KABELMAKASSAR 11 2006


II. KONSEP DASAR SISTEM TV
KABEL DENGAT{ MENGGUNAKAN
JARII{GAN COAXIAL FALCOM

A. SISTEM INSTALASI STUDIO (HEAD-Eh[D)


B. JARINGAI{ INDUK ( BACKBONE )
L. Standar Input/Output Amplifier
2.Block Diagram Amplifier yang Digunakan
3.Standar Koneksi Pada Titik Amplifier
4.Pemasangan lN{ounting & Penyusunan
Perangkat di Titik Amplifier Outdoor
S.Desain Penempatan Power Supply

C. SISTEM II\STALASI KE PELAGGAN


/C
l.Standar Diagram Drop System
2.Standar Kabel Drop di Titik Tap

MITRAKABELMAKASSAR 12 2006
v
R<_
o-
.E z
z
9
z
H
&
<__
O:
\OE
o.9
te

n
rI1

!<_ E

z
a.
g
P
H3
6F
a --\ bI)
-----.*..-'trtr
ca
IJJ -g
o
I t\t a
o
EI
I
.L
n*
m,q
f,T

HfiE
o=f,
===

aR5
=E=
u, cn
=
{=e
H2=
g$e=
UfrA
-.#,-0o
<--

[n
o
# I

Iol o

E
rf,
oo

ct I

zrtt oo
f-

t
o
t.'l.t
.L
-
o
a
C

3
l'-
crt
u
CI'

o
E
lfl
V
I
(n
A. SISTEM INSTAI,ASI SEU*IO {HEAD-END}
A,I. PERALATAN ST[-IDI* {}IEAD-E]TD}

a.t-l. RF MODT]LATOR

Fixed-Channel Flqdulator
Fixed-charurel rnodulator berfungsi memo<iuiasi signai audio/video ke fiekuensi radio
(RF) yang berfungsi sebagai frekuensi pembawa. Setiapienis fixed-channsl modulator
memiliki char,nel RF yang tetap;'{ix. tidak clapat rJiubah,

Tampal, Depan

.:i:::, :., :: -:.


_.,r,: .: . i a : ri, : :

"*-:#i:;'=rr=i;".i.:;r::r: i::"i'lr'.:j.i:i . . .. ..
.*::+r--qri.-Ja:.?;r-: :- - -;r-.;.
- .. .: :-..-i. . ..'i.,-.=. :-;..-
.:::
i:-i
;.i
.::i: rR&.
GI &J
:-:: - t:.\),,.r, i;,1 ' :'::\. tl ;l! A'ji
ltIttl ,:!i .,,[,,. . ..i..: ..,:

It
lt
rl
tt

tt
ti
lt
i

+l
AB
++
CD

Keterangan Gambar.
A. RF Leyel : Ir.{eng*furbesar kecii signai RF yang dikeluarkan modulttor.
Lsvel maksimum rata-rata 112- 115 dBuV.
B. AV Actjust : Menjaga jarak ievei frek^uensi audio dan frekuensi video. Level
fre{iueflsi audr'c harus berada 15 dB sicl l8 dB dibawah frekuani video. Jika level
tiekuensi au'ilc' terlalu rendah, a':dio yarrg dhasilkan tidak akan jelas dan
trerdesis. Jika ievei frekuen".;i audio terialu tinggr, signai audio akan mengganggu
signal videa dan merusak kuaiita-s gamtlar.
C. I-ccel Audio : fu{errgalr;r tresar kecilnya signa} audio.
D, Le.vel Yidec : N{engalur besar keciinya signal video.

MITRA KAHtrI. MAKASSAR 15


Menggunakan lebih dari satu combiner

OUTPI]T
KE AMPLIFIER

Usahakan menutup input-input combiner yang tidak digunakan dengan dury*y


load/terminator 75 ohm. Jika tidak ada, bisa diganti dengan resistor 75 ohm %waIt.Hal
ini berguna untuk:

o Mencegah noise dan frekuensi bebas masuk ke input yang terbuka.


o Mencegah bocoran signal dari input yang digunakan.

r
re
-*._-..:- EffilTI
*sffi!€se€
qFDF€ffiS
S*aIl'-":.-rffi

terminator
Combiner tompok $omplng
Ke ground

MTTR A KARF,T. MAKASSAR 16


A.1..3, RF COMBINER

RF combiner berfungsi menggabungkan signal-signal RF dari modulator menjadi satu


output yang akan didistribusikan ke jaringan induk.

RF'combiner terdiri atas dua tipe:


e Active combiner : active combiner memilik R-F amplifier didalamnya yang
berfungsi menguatkan signal RF sebelum output. Activecombiner tidak
memerlukc.:r amplifier tambahan di studio.
o Passive combiner : passive combiner tidak memiliki RF arnplifier, dan
otomatis tidak memerlukan catu daya untuk menghidupkannya. Fassive combiner
memerlukan amplifier sebelum signal didistribusikan ke jaringan induk.

Active combiner tidak cocok digunakan untuk jaringan outdoor, sebab active combiner
tidak memiliki ekualisasi.
Active combiner biasanya hanya digunakan untuk jaringan tv kabel indoor, seperti hotel
dan pusat perkantoran.

Tarnpak belakang

Tabel Losses RF Combiner Falcom

NO COMBINER JUMLAH INPUT LOSSES OUTPUT


I Falcom C6812 12 Channel 14 dB

2 Falcom C6816 16 Channel 16-18d8


) Falcom C6824 24 Chanrrel 20 -22 dB

MTTR A KARF.I. MAKASSAR rr


Level output setiap rnodulator diukur dari output combiner, bukan dari output masing-
masing modulator.

NO CHANNEL LEVEL OUTPUT


I s-8 80 dB
2 s-9 80 dB
3 s-10 80 dB
4 E-5 80 dB
5 E-6 81 dB
6 E-7 8r dB
7 E-8 81 dB
8 E-9 81 dB
9 E-10 82 dB
10 E-l1 82 dB
l1 E.-12 82 dB
t2 s-r 1 82 dB
13 s-12 83 dB
l4 s-13 83 dB
15 s-14 83 dB
16 s-l 5 83 dB
17 s-16 84 dB
l8 s-17 84 dB
T9 s-l8 84 dB
20 s-19 84 dB

MTTR A KARtr,I, MAKASSAR 18


B. JARINGAN INDUK GACKLONE)
-\--

Distribution Amplifier
t04dB.108 dB

I
I
IGBEL GOAXIAT
I Att Ves i i

47 860 MHz 47 860lllHz 800 llHz

Att: Attenuator Veq : Variable equlizer

Note:
l.Standar level Input sinyal ke titik attenuator adalah 78dB - 84 dB
2.Besar level slope pada input attenuator sebaiknya < 4 dB
3.Standar level input sinyal ke hybrid amplifier ( transistor) adalah 72dB-74d8
4.Level siny{_ input pada hybrid amplifier ( transistor ) sebaiknya flat ( rata ), toleransi maks 8dB
5.Level ougtrl amplifier I 0 l.'dB-1 05dB
6.Level output dibuat flat ( rata ) toleransi maks 9dB
T.Level output amplifier bisa dibuat slope sekitar 7dB-10d8 jika amplifier memiliki fasilitas output
equalizer ( preemphasis) , slope dari frek. rendah ke tinggi

MITRA KABEL MAKASSAR 19 2046


8.2. BLOQK DIAGRAM AMPLIFIER YANG DIGUNAKAN

BLOCK DIAGRAM AMPLIFIER SGX 4OO

** TP Test Point
=

BLOCK DIAGRAM AMPLIFIER H3OO / HsOO

"" TP = Test Point

MITRA KABEL MAKASSAR


8,3. STAIIDAR KONEKSI PADA TITIK AMPLIFIER
Keseragaman sistem koneksi pada titik amplifier diperlukan untuk,
1. Memudahkan sistem instalasi
2. Kerapian pada tiang PLN ,perangkat tidak menumpuk pada satu titk tiang

3. Memudahkan identifikasi jika terjadi kerusakan , semua tehnisi yang terlibat

dalam sistem pemasangarylq4lerbaikan dapat mengerti mengenai sistem'


instalasi yang terpasang.

I
_/
Kabel Jumper

Note:
l.Ikbel jumper antara amplifier dengan splitter atau coupler yaitu l5 cm - 40 cm
2.Kabel jumper dirapikan jika ada spare, dibuat loop bundaran atau bentuk " V'o gunakan kabel NYA
untuk mengikat.

MITRA KABEL MAKASSAR Ll 2006


8.3.1. SISIEM SAMBUNGAN UNTUK AMPLIFIER DENGAN 3 OUTPUT UTAMA

JENIS .A,MPLIFIER: G-7000 D-800, D-800C

r0/5dB
_-
105 dB TAP i r04dB
105dB
20-........-
i

t----.--..*
AMP
-""i
. t05dB)r\ c --+
utL \

.,- )
totdB

'I
\.. t05 dB TAP I 04 dB
I

] 20'€ I

TAP
-+ AMP
dB 20
I

105 I 104 dB

3'f'E*o'
i
,
105
--)i
dB \

8.3.2. SISTEM SAMBTJNGAN UNTUK AMPLIFIER DENGAN 2 OUTPUT UTAMA

JENIS AMPTIFIER: G-400, G-300, G-200, D-500, 5-400

... 105 dB , TAP | 104 dB

\l 20-_
-----+ AMP
,.:.,
TAP r
--lbdF 20 foa os i'"oi"---+
-losd,), '-..- ) lol dB

t----
AMP
-+
"oi' ---499 dts
:-=*
l- l05dB'3 l'

MITRA KABEL MAKASSAR 22 2046


8.4. PEMASANGAN /},TOUNTING & PENYUSUNAN PERANGKAT DI TITIK
AMPLIFIER OUTDOOR

Maksimal 50 cm Maksimal 50 cm

Min 10 cm Min 10 cm

ffi

Note:

l.Maksimal bidang kerja atau posisi perangkat dari tiang maksimal 50 cm


2.Jankperangkat distibusi dari tiang minimal 10 cm
3.Kabel jumper antara amplifier dengan splitter atau coupler yaitu 1 5 cm - 40 cm
4.Kabel jumper dirapikan jika ada spare, dibuat loop bundaran atau bentuk'o V " gunakan kabel NYA
untuk merapikan
5.Pastikan ka-wat messenger kabel jaringan tidak terkelupas dan kontak dengan tiang besi
6.Posisi splitter atau tap menggantung rnenghadap kebawah ( tidak miring ) , pastikan baut unhrk
gantungan splitter atau tap dikencangkan dengan sempurna
Z.iita baut gantungan pada tap / splitter tidak terjepit dengan sempuma , khususnya pada kawat
or.rr.ng.iRg# fl ( ionggar) , gunakan penebal kawat messenger ( sisa jaket kabel , selang atau
bahan lain )

MITRA KABEL MAKASSAR aa 2006


8.5.1. CARA PEMASANGAN PSU (POWER SUPPL]N OUTDOOR PADA JARINGAN

Fusel0-20A

Dori Amplitier sebelumnyo Ke Amplifier berikutnyo

8.s.2. gARA PEMASANGAN PSq GOWER SUPPLIn TNpOOR PADA JARTNGAN

INDOOR
PSU

RF/AC
Ke omplifier
berikutnyo

Dori omplifier sebelumnyo

MITRA KABEL MAKASSAR 24 2006


z
o
z
T
E
-t
o
f,

O-
=
o-
at,
=)
u,
ltr
o
=
CL,
:'o.
z =
o
E 6z
-L o
e
rJt
EI A
5
5

-zrlt
=

o

O-
C. SISTEM INSTALASI KE
PEI-..ANGGAN/CUSTOMER ( IKR )

Standar sistem instalasi ke rumt ( IKR ) dibuat


dengan sistem yang seragam untuk semua pelanggan
agar :
1. Semua personnel teknik yang terlibat dalam
pengerjaan IKR mengerti pola sistem kerja yg
sama.
2. Keseragaman sistem IKR dapat membuat ciri
atau identifikasi tersendiri bahwa instalasi IKR
tersebut dilakukan oleh personnel / teknisi
perusahaan kita.
3. Mengurangi resiko terjadinya pelanggan illegal.
4. Memudahkan sistem perawatan / maintanance
pada waktu yang akan datang.
5. Mengurangi tingkat loss time ( jam kerja tidak
efisien ) tenaga tehnis fKR.
6. Target masa garansi setiap instalasi IKR
( minimal 5 tahun ) dapat dicapai.

MITRA KABEL MAKASSAR 25 2006


C.1. STANDAR DIAGRAM DROP SYSTEM KE TITIK PELANGGAN

RANGE LEVEL TAP SETTING GAMBAR TV

74-82dB CONTRAST : MAX 60%


BRIGHT : MAX 600lo
SHARP : MAX 60%
I(ABEL
-7 dB COLOR : MAX 60%
50M
STANDAR PAL B/G

STANDAR SIGNAL
C/N :4A- 50dB
At/ :12dB-14dB
SLOPE : freq, Rendoh - tinggi : < 7 dB

LEVEL SIGNAL JIKA PARALEL


RANGE LEVEL SIGNAL DI TV
2Wl -AdB=64dB-71 dB
68-75dB
3W-6dB=62dB-69dB
.---Tl'ote;
AWl -9dB:60dB-67dB
Levelsignol ke W min,60 - 70 dB,

MITRA KABELMAKASSAR 26 2006