Anda di halaman 1dari 15

HAKIKAT IPA DAN

UNIT 1
PEMBELAJARAN IPA SD
Wasih Djojosoediro

PENDAHULUAN

Selamat berjumpa Saudara Mahasiswa. Anda telah menjadi guru cukup lama,
bukan? Ketika Anda memilih suatu kejadian atau benda tertentu untuk diamati
atau dipelajari, pasti memiliki alasan, bukan? Apa alasan Anda mengamati yang
kejadian atau benda ini bukan kejadian atau benda yang itu? Banyak alasan yang
dapat diutarakan, misalnya: benda itu menarik, baru, bagus, aneh, atau benda itu
mengundang rasa ingin tahu Anda. Dapat dikatakan, rasa ingin tahu dan minat merupakan
salah satu pendorong untuk mengarahkan perhatian kita ke arah suatu kejadian atau suatu
benda tertentu.

Agar diperoleh data yang akurat, selain mengandalkan pancaindera, kita juga memerlukan
bantuan satu atau beberapa alat ukur. Misalnya, ketika Anda ingin mengetahui tentang
ukuran meja belajar yang Anda pakai saat ini, alat ukur apa saja yang perlu disiapkan?
Ya, Anda perlu meteran/penggaris. Dalam kaitan dengan penggunaan analisa dan
pembuktian dari apa yang kita amati, dalam Unit 1 ini Anda akan diajak untuk
mempelajari Hakikat IPA dan Pembelajaran IPA SD.

Kompetensi yang hendaknya dicapai setelah mempelajari Unit 1 ini,
adalah Anda dapat:
1. menjelaskan karakteristik IPA,
2. menjelaskan kedudukan IPA sebagai produk,proses, dan sikap,
3. membedakan pengertian belajar dan pembelajaran IPA menurut teori
behavioristik dan konstruktivistik, dan
4. menjelaskan dampak pengertian belajar dan pembelajaran IPA teori
behavioristik dan konstruktivistik terhadap pelaksanaan pembelajaran
IPA SD.

Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 1

Betul! Yang dicari adalah ciri-ciri khas dari binatang itu. Mungkin Anda menyiapkan kamera untuk mengambil gambarnya dari kejauhan. Mungkin Anda akan memperhatikan binatang itu. Atau. mengukur. 2. Dengan menemukan ciri-ciri khas dari binatang itu. kepalanya. moncongnya. Setelah Anda memperoleh banyak data dan informasi Anda mulai menganalisis data tersebut. mencatat. apakah yang Anda lakukan? Apa yang Anda lakukan pertama kali? Mungkin Anda mengendap-endap mendekatinya agar binatang itu tidak lari bersembunyi. apa yang ingin Anda cari?. Apa yang anda lakukan berikutnya? Nah. Kompetensi yang hendaknya dicapai setelah mempelajari Unit 1. Anda dapat menetapkan namanya. kini ada banyak kemungkinan dapat Anda lakukan. mungkin akan mengobservasi. tubuhnya. meraba. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 2 .1 ini. adalah Anda dapat: 1. Proses analisa dan pengambilan kesimpulan seperti di atas akan menjadi topik bahasan pada Unit 1. Menjelaskan karakteristik belajar IPA. Menjelaskan karakteristik IPA. dan 3. menimbang.1 HAKIKAT IPA PENDAHULUAN Bila Anda diminta mengamati seekor kelinci. Membedakan 2 konsep IPA yaitu metode khusus dan ilmiah. Anda mencoba mencari suatu posisi yang ‘tepat’ agar dapat mengamati binatang itu tanpa membuatnya ketakutan. matanya. dan sebagainya. bukan? Dengan menganalisis telinganya.1 ini. SUB UNIT 1. pakan yang ada di depannya dan seterunya. Anda menetapkan bahwa binatang itu adalah kelinci.

IPA merupakan cabang pengetahuan yang berawal dari fenomena alam. Science kemudian berkembang menjadi social science yang dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan ilmu pengetahuan sosial (IPS) dan natural science yang dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan ilmu pengetahuan alam (IPA). konsep. Sumber lain menyatakan bahwa natural science didefinisikan sebagai a piece of theoretical knowledge atau sejenis pengetahuan teoritis. Definisi ini memberi pengertian bahwa IPA merupakan cabang pengetahuan yang dibangun berdasarkan pengamatan dan klasifikasi data. Kata sains ini berasal dari bahasa Latin yaitu scientia yang berarti ”saya tahu”. Dengan demikian. pada hakikatnya IPA merupakan ilmu pengetahuan tentang gejala alam yang dituangkan berupa fakta. natural science didefinisikan sebagai: systematic and formulated knowledge dealing with material phenomena and based mainly on observation and induction (yang diartikan bahwa ilmu pengetahuan alam didefinisikan sebagai: pengetahuan yang sistematis dan disusun dengan menghubungkan gejala-gejala alam yang bersifat kebendaan dan didasarkan pada hasil pengamatan dan induksi). yang melibatkan aplikasi penalaran matematis dan analisis data terhadap gejala-gejala alam. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 3 . dan biasanya disusun dan diverifikasi dalam hukum-hukum yang bersifat kuantitatif. KONSEP IPA Istilah Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA dikenal juga dengan istilah sains.1. prinsip dan hukum yang teruji kebenarannya dan melalui suatu rangkaian kegiatan dalam metode ilmiah. Dalam kamus Fowler (1951). IPA didefinisikan sebagai sekumpulan pengetahuan tentang objek dan fenomena alam yang diperoleh dari hasil pemikiran dan penyelidikan ilmuwan yang dilakukan dengan keterampilan bereksperimen dengan menggunakan metode ilmiah. kata sains berasal dari kata science yang berarti ”pengetahuan”. Dalam bahasa Inggris.

knowledge and a process (Trowbridge and Secara umum. Namun dalam hal-hal tertentu. produk dan Hal yang membedakan metode ilmiah dalam IPA dengan ilmu proses. sehingga suatu teori tidak dapat berdiri sendiri. tanpa membuat suatu alat atau tanpa melakukan observasi. Seorang ahli IPA (ilmuwan) dapat memberikan sumbangan besar kepada IPA tanpa harus melakukan sendiri suatu percobaan. a. IPA merupakan pengetahuan Pengetahuan tersebut diperoleh berdasarkan gejala-gejala teoritis yang diperoleh dengan alam. Atau dapat dikatakan bahwa Planet Neptunus tidak ditemukan berdasarkan hasil observasi melainkan melalui perhitungan- perhitungan Demikian halnya dengan pembuktian teori Einstein yang secara ekperimental tidak dilakukan oleh Albert Einstein (1879-1955) Einstein. Dalam perkembangan selanjutnya. metode ilmiah tidak hanya IPA sebagai berlaku bagi IPA tetapi juga berlaku untuk bidang ilmu lainnya. Pengetahuan berupa teori yang diperoleh melalui hasil metode khusus perhitungan atau pemikiran tidak akan bertahan kalau tidak (Nokes. Planet Neptunus tidak akan dapat ditemukan secara teoritis jika sebelumnya tidak ada pengamatan yang menyaksikan suatu keanehan dalam lintasan planet lainya.ly/5oGQfz Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 4 . sesuai dengan hasil observasi. konsep IPA adalah hasil tanggapan pikiran manusia atas gejala yang terjadi di alam. kegiatan dalam IPA berhubungan dengan Sund. 1973:2) eksperimen. Teori selalu didasari oleh hasil pengamatan. 1941). Science is both of lainnya adalah cakupan dan proses perolehannya. http://bit. IPA sebagai Metode Khusus Metode khusus yang dimaksud merupakan langkah-langkah seorang ilmuwan dalam memperoleh pengetahuan.

juga mempunyai ciri khusus/karakteristik. observasi dan seterusnya. Ciri-ciri khusus tersebut dipaparkan berikut ini. a. http://51- 374. eksperimentasi. maka cara tersebut dapat berupa observasi.com/2009/04/stanza-lilin- kecil. b. 1989: 93).blogspot. 2. pembentukan teori. KARAKTERISTIK IPA IPA disiplin ilmu memiliki ciri-ciri sebagaimana disiplin ilmu lainnya. IPA mempunyai nilai ilmiah artinya kebenaran dalam IPA dapat dibuktikan lagi oleh semua orang dengan menggunakan metode ilmiah dan prosedur seperti yang dilakukan terdahulu oleh penemunya. Contoh : nilai ilmiah ”perubahan kimia” pada lilin yang dibakar. Fakta-fakta tersebut disusun secara sistematis serta dinyatakan dengan bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dicari kembali dan dimengerti untuk komunikasi (Prawirohartono. Setiap disiplin ilmu selain mempunyai ciri umum. Artinya benda yang mengalami perubahan kimia. pengambilan kesimpulan. IPA sebagai Metode Ilmiah Jika IPA merupakan suatu jenis pengetahuan teoritis yang diperoleh dengan cara yang khusus. Cara yang demikian ini dikenal dengan metode ilmiah (scientific method). mengakibatkan benda hasil perubahan sudah tidak dapat dikembalikan ke sifat benda sebelum mengalami perubahan atau Perubahan kimia: lilin yang dibakar tidak dapat dikembalikan ke sifat semula. Adapun ciri umum dari suatu ilmu pengetahuan adalah merupakan himpunan fakta serta aturan yang yang menyatakan hubungan antara satu dengan lainnya.html Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 5 .

penyimpulan. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 6 . metode ilmiah meliputi pengamatan. penyusunan hipotesis. evaluasi. yaitu dengan melakukan observasi. IPA merupakan pengetahuan teoritis. prinsip. observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain d. eksperimentasi. IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan. teori. Dengan bagan-bagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimen dan observasi. IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis. Aplikasi merupakan penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari. Produk dapat berupa fakta. pengujian hipotesis melalui eksperimentasi. makhluk hidup. proses. percobaan atau penyelidikan. c. Proses merupakan prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah. dan dalam penggunaannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. perancangan eksperimen. penyusunan teori. dan hukum. e. yaitu produk. pengukuran. yang bermanfaat untuk eksperimentasi dan observasi lebih lanjut (Depdiknas. 2006). eksperimentasi. b. dan penarikan kesimpulan. Sikap merupakan rasa ingin tahu tentang obyek. serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar. IPA meliputi empat unsur. fenomena alam. Teori IPA diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus. aplikasi dan sikap.

Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 7 . Kegiatan 1. IPA merupakan pengetahuan teoritis …………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………. Pemahaman tentang karakteristik IPA ini berdampak pada proses belajar IPA di sekolah. atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. IPA merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis ……………………………………………………………………………………. IPA merupakan suatu rangkaian konsep yang saling berkaitan …………………………………………………………………………………….. 3. IPA mempunyai nilai ilmiah: ……………………………………………………………………………………. sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta. IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. ……………………………………………………………………………………. ……………………………………………………………………………………. 2. 3... 4.. 5 karakteristik IPA. konsep-konsep.. Karakteristik Belajar IPA Berdasarkan karakteristiknya. Cobalah jelaskan kembali ke 5 karakteristik IPA tersebut! 1..1 (1): Anda telah membaca dan mempelajari dengan baik.

observasi. Cakupan dan proses belajar IPA di sekolah memiliki karakteristik tersendiri.com /2009/03/10/termometer/ Contoh : pengamatan untuk mengukur suhu benda diperlukan alat bantu pengukur suhu yaitu termometer. dan berbagai macam gerakan otot. eksplorasi. luas. IPA di sekolah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. atau volume). Belajar IPA dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik). cakupan IPA yang dipelajari di sekolah tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga proses perolehan fakta yang didasarkan pada kemampuan menggunakan pengetahuan dasar IPA untuk memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena yang berbeda. akan memberikan hasil yang kurang obyektif. serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. terutama untuk membantu pengamatan. Belajar IPA memerlukan berbagai macam alat. a. Termometer http://fakhrul92. Berdasarkan karakteristik IPA pula. dan eksperimentasi. Misalnya. Contoh : untuk mempelajari pemuaian pada benda. agar diperoleh data pengukuran kuantitatif yang akurat. Uraian karakteristik belajar IPA dapat diuraikan sebagi berikut. Hal ini dilakukan karena kemampuan alat indera manusia itu sangat terbatas. melibatkan gerakan otot untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan benda yang diukur dan cara pengukuran yang benar. ada hal-hal tertentu bila data yang kita peroleh hanya berdasarkan pengamatan dengan indera.wordpress. kita perlu melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan indera penglihat untuk mengamati perubahan ukuran benda (panjang. Sesuai dengan karakteristik IPA. b. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 8 . Proses belajar IPA melibatkan hampir semua alat indera. sementara itu IPA mengutamakan obyektivitas. seluruh proses berpikir. Selain itu. c.

menyusun penjelasan tentang gejala alam. dan mengkomunikasikan gagasannya pada pihak lain. Dalam belajar IPA. bukan sesuatu yang dilakukan untuk siswa. e. Belajar IPA merupakan sesuatu yang harus siswa lakukan. atau bahkan sampai tingkat internasional untuk dikomunikasikan dan dipertahankan dengan menghadirkan ahlinya. Keaktifan secara fisik saja tidak cukup untuk belajar IPA. pada dua segi. maka temuan tersebut harus dibawa ke persidangan ilmiah lokal. yaitu ranah on (NRC. studi kepustakaan. psikomotorik. dan yang lainnya. Belajar IPA seringkali melibatkan kegiatan-kegiatan temu ilmiah (misal seminar. melibatkan siswa dalam berbagai ranah. Belajar IPA merupakan proses aktif. Kegiatan tersebut kita lakukan semata-mata dalam rangka untuk memperoleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. konferensi atau simposium). yaitu aktif bertindak Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA secara fisik atau menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya hands-on dan aktif berpikir atau minds. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 9 . memperoleh pengetahuan. siswa juga harus memperoleh pengalaman Keaktifan dalam belajar IPA terletak berpikir melalui kebiasaan berpikir dalam belajar IPA. mengunjungi suatu objek. Contoh : sebuah temuan ilmiah baru untuk memperoleh pengakuan kebenaran. nasional. d. penyusunan hipotesis. siswa mengamati obyek dan peristiwa. dan afektif. 1996:20) kognitif. mengajukan pertanyaan. regional. menguji penjelasan tersebut dengan cara- cara yang berbeda.

Hal ini dikuatkan dalam kurikulum IPA yang menganjurkan bahwa pembelajaran IPA di sekolah melibatkan siswa dalam penyelidikan yang berorientasi inkuiri. ……………………………………………………………………………………………. perencanaan. ……………………………………………………………………………………………. siswa menggunakan pengetahuannya dalam pemecahan masalah. dengan interaksi antara siswa dengan guru dan siswa lainnya. ……………………………………………………………………………………………. KESIMPULAN Para ahli pendidikan dan pembelajaran IPA menyatakan bahwa pembelajaran IPA seyogianya melibatkan siswa dalam berbagai ranah.1 (2): Karakteristik belajar manakah yang Anda gunakan ketika Anda belajar fenomena gerak jatuh bebas? Mengapa demikian? ……………………………………………………………………………………………. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 10 . Melalui kegiatan penyelidikan. membuat keputusan. psikomotorik. Kegiatan 1. siswa menerapkan materi IPA untuk mengajukan pertanyaan. diskusi kelompok. siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan pengetahuan ilmiah yang ditemukannya pada berbagai sumber. yaitu ranah kognitif. dan siswa memperoleh asesmen yang konsisten dengan suatu pendekatan aktif untuk belajar. dan afektif.

Ditinjau dari isi dan pendekatan kurikulum pendidikan sekolah tingkat pendidikan dasar dan pendidikan menengah yang berlaku saat ini maupun sebelumnya. Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan. 1996:20). dan masyarakat) yang diarahkan pada pengalaman belajar untuk merancang dan membuat suatu karya melalui penerapan konsep IPA dan kompetensi bekerja ilmiah secara bijaksana. Hal ini disebabkan karena IPA diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasikan. Dengan cara ini diharapkan pemahaman dan pengetahuan siswa menjadi lebih baik. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 11 . pembelajaran di sekolah dititikberatkan pada aktivitas siswa. Bila siswa aktif berkegiatan. pembelajaran IPA di sekolah yang berpusat pada siswa dan menekankan pentingnya belajar aktif berarti mengubah persepsi tentang guru yang selalu memberikan informasi dan menjadi sumber pengetahuan bagi siswa (NRC. Kenyataan di lapangan. maka dianggap pembelajaran sudah menerapkan pendekatan yang aktif. Di tingkat SD/MI diharapkan pembelajaran IPA ada penekanan pembelajaran Salingtemas (sains. aktivitas siswa sering diartikan sempit. Proses pembelajaran IPA di sekolah menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. teknologi. walaupun siswa sendiri tidak mengetahui (merasa pasti) untuk apa berbuat sesuatu selama pembelajaran. lingkungan.Dengan demikian.

eksplorasi. b. Karakteristik belajar IPA meliputi: a. IPA merupakan kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis tentang yang berkaitan dengan gejala-gejala alam. d. IPA memiliki karakteristik tersendiri yang membedakannya dengan bidang ilmu lain. dan sikap. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 12 . RANGKUMAN 1. alat bantu pengamatan untuk memperoleh data yang obyektif. proses aktif. d. artinya belajar IPA merupakan suatu yang harus dilakukan siswa. IPA mempunyai nilai ilmiah. c. observasi demikian seterusnya sehingga saling terkait satu sama lain. aplikasi. dan e. artinya kebenaran-kebenaran IPA dapat dibuktikan kembali oleh semua orang dengan melakukan prosedur yang sama seperti yang dilakukan penemunya. penyimpulan. seluruh proses berpikir. seperti observasi. eksperimentasi. dan penyusunan hipotesis untuk mempeloleh pengakuan kebenaran temuan yang benar-benar obyektif. eksperimen. 2. a. kegiatan temu ilmiah. c. sesuai sifat IPA yang mengutamakan obyektivitas. b. mengunjungi objek. IPA merupakan pengetahuan teoritis yang diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus yaitu denga melakukan observasi. bukan suatu yang dilakukan untuk siswa. penyusunan teori. studi pustaka. produk. berbagai teknik (cara). Karakteristik IPA tersebut yaitu. hampir semua indera. dan eksperimentasi. IPA meliputi 4 unsur yaitu proses. dan berbagai gerakan otot.

Jelaskan 5 (lima) karakteristik Pembelajaran IPA dan berikanlah contoh masing-masing! 4. Jelaskan karakteristik IPA! 3. Mengapa pengukuran panjang benda dengan menggunakan alat ukur jengkal tidak obyektif? Jelaskan! Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 13 . TES FORMATIF Dalam tes formatif ini terdiri dari 2 bagian. karakteristik IPA dan belajar IPA.Jelaskan! 5. • Untuk soal nomer 4 dan 5 merupakan soal yang akan membutuhkan analisa Anda dari teori yang telah dipelajari. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan memberikan uraian secara runtut dan jelas! 1. yaitu: • Soal-soal pada nomer 1 sampai dengan 3 adalah soal untuk mengukur kompetensi Anda dalam memahami teori dari konsep IPA. Jelaskan secara runtut mengapa IPA dikatakan mempunyai nilai ilmiah? 2. Apa yang seharusnya dilakukan oleh seseorang agar temuannya di bidang IPA mempunyai nilai obyektivitas yang tinggi?.

setiap butir soal diberi skor 5. Anda harus mempelajari kembali materi sub-Unit 1. Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 14 . Rumus: Skor jawaban Anda yang benar Tingkat penguasaan = X 100% Skor total (25) Penentuan Skor : Setiap butir soal yang dijawab dengan benar (100%) diberi skor berbeda. Arti tingkat penguasaan yang Anda capai : 90 – 100% = baik sekali 80 . Gunakanlah rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi sub-Unit 1.1 terutama bagian yang belum Anda kuasai. Jika jawaban benar.1 yang terdapat pada bagian akhir unit ini. Hitunglah jawaban Anda yang benar. UMPAN BALIK Cocokkanlah jawaban anda dengan kunci jawaban sub-Unit 1. Selamat untuk Anda! Tetapi apabila tingkat penguasaan Anda masih di bawah 80%.1.89% = baik 70 – 79% = cukup < 70% = kurang Bila Anda mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih. Anda dapat melanjutkan dengan Unit selanjutnya.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini melalui diskusi kelompok! Pertanyaan 1. Cobalah anda cari alternatif lain untuk dapat menunjukkan perubahan panjang batang logam yang dipanaskan seperti pada fenomena yang ditampilkan pada website? Mengapa anda memilih alternatif demikian?. LEMBAR DISKUSI MAHASISWA Petujuk Umum: 1. Ketika anda melihat tayangan proses ”pemuaian atau gelombang”. apa alasan anda? Pengembangan dan Pembelajaran IPA SD 15 . aktivitas-aktivitas mental dan fisik apa yang anda alami?. Sebutkan! 2. Jelaskan! 3. apakah materi tayangan tersebut menunjukkan karakteristik IPA? Jika ya. Berdasarkan pemahaman anda terhadap karakteristik IPA. Amati simulasi fenomena pemuaian dan gelombang pada website matakuliah Pengembangan Pembelajaran IPA SD yang disediakan! 2.