Anda di halaman 1dari 7

Menyembuhkan luka sejarah

Refleksi kaum muda atas tragedy 1965

Noda Sejarah

Rangkuman

Bahasan tentang Noda Sejarah kelam 30 September 1965 dapat disimpulkan sebagai berikut:
bahwa setelah orde baru tumbang, penguasa reformasi memberi kebebasan mengemukakan
pendapat, sehingga versi orde baru tentang tragedi 1965 diragukan dan harus di kaji ulang. Untuk
mewujudkan rekonsiliasi harus dipuyakan 5 poin alternatif: 1. Ketidakbenaran identifikasi phobia
laten komunis, 2. Memberikan pendidikan yang benar kepada generasi muda tentang paham
komunis, 3. Perilaku mantan PKI dan keluarga harus baik dan agamais, 4. Menjadikan Sejarah
sebagai salah satu paradigma dalam membangun bangsa, 5. Mengambil hikmah dari Sejarah.

1

karena banyak peristiwa-peristiwa yang menjadikan sejarah kelam bagi sebagian rakyat Indonesia. Nyawa manusia PKI kala itu tidak lebih mulia dari nyawa kecoa. Ironis memang. Laki-perempuan dimana dan kapanpun ditemukan harus diberantas. Dan sejak peristiwa tersebut dengan Supersemar-nya orde baru berkuasa lebih dari 30 tahun yang berpolakan otoritarian itu akibat dari tragedi G 30 S/GESTAPU itu sungguh sangat mengecewakan rakyat Indonesia. demikian sejarah Versi Orde Baru. selama orde baru berkuasa selama itu noda sejarah dipertontonkan kepada dunia. diskriminasi hak-hak sipil mereka yang diduga mantan anggota PKI atau terlahir sebagai anak PKI dan pembungkaman suara-suara kritis dilakukan oleh penguasa dengan bebas. karena katanya ketiga unsur itu landasan bermasyarakat dan bernegara yang paling sempurna. Pancasila dan GBHN selalu di agung-agungkan dan dipaksakan kepada masyarakat luas untuk penataran. Pembantaian. Tua-muda. Presiden RI dari kudeta yang akan dilakukan oleh para Jendral TNI-AD. Percobaan menguasai ibu Kota Jakarta dilakukan oleh sekelompok orang PKI yang dipimpin oleh Untung. terutama bagi para mantan anggota PKI sekeluarga dan para simpatisan PKI lainnya. seorang Letnan Kolonel TNI-AD dengan alasan menyelamatkan Bung Karno. dan memang kandungan isi UUD 45 juga pancasila seluruhnya sempurna mengatur seluruhnya cara menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia dan menjamin hak-hak asasi manusia dilindungi oleh negara. 2 . Pemberantasan manusia PKI terjadi di hampir seluruh daerah tanah air dan yang lebih mengerikan lagi ideologi PKI katanya mental pribadi seseorang yang mendarah daging pada anak cucunya. NODA SEJARAH Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau lebih dikenal tragedi G 30 S/GESTAPU memang salah satu tindakan yang tidak manusiawi. paling untung dipukuli beramai-ramai kemudian dijebloskan ke penjara bagaikan ayam yang dimasukan kedalam kandang yang sewaktu-waktu bisa disembelih. Tindakan itu jelas pemberontakan PKI kedua setelah tahun 1948. Tujuh jendral TNI-AD dibantai dengan tidak berperi kemanusiaan pada hari yang sama dan kambing hitamnya PKI. Namun usahanya gagal karena tidak adanya dukungan dari masyarakat. tapi apa nyatanya. banyak anak-anak yang berprestasi tidak dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lantaran orang tuanya mantan anggota PKI dan bahkan terbentur menjadi pengangguran karena untuk dapatnya bekerja harus mempunyai surat keterangan bebas G 30 S/PKI Selama masa orde baru UUD 45.

karena bila dilihat dari berbagai sudut pandang dan fakta yang telah dilakukan oleh rezim orde baru. Bahkan china kini telah menjadi negara maju di segala bidang sejajar dengan negara amerika atau negara- negara maju lainnya di dunia. anarkis dan anti tuhan. karena itu semua hanyalah bahasa politik untuk menjatuhkan lawan dan bukan bahasa hati nurani. versinya perlu di koreksi sulastomo. Paling-paling yang terjadi masalah tuntutan keadilan atas pelanggaran HAM peristiwa TRI SAKTI. Tanjung Priok dan Semanggi atau tuntutan keadilan lain yang levelnya jauh di bawah tragedi 30 September 1965 dengan segala akibatnya. teroris perampokan atau bentrok antar warga seduh biasa terjadi. sementara kesalahan sendiri tidak pernah dikoreksi. masa lalu terus dijadikan alasan untuk membunuh hak-hak orang lain. 2) Kudeta Soeharto kepada Soekarno. tapi belum ada orang atau kelompok yang menggugat masalah pelanggaran HAM itu. mutulasi dan pembunuhan. anarkis bukan lagi hal yang tabu. Masyarakat luas bangsa Indonesia didalam mempertahankan kekuasaan dan politik penguasa orde baru. Lihat Rusia atau China dimana faham komunismenya dijadikan landasan hidup berbangsa dan bernegara. pembunuh dan sebuah mental yang dapat menurun ke anak cucu. Kelima teori itu adalah: 1) Konflik internal angkatan darat. Ketuhanan hanyalah sebagai “Kedok” untuk menutupi aib sendiri dan korupsi sudah membudaya di semua lapisan penguasa. Kita jangan munafik. dan PKI merupakan bahaya laten komunis yang akan menggerogoti UUD 45 dan pancasila. penulis buku “ DI BALIK TRAGEDI 1965” yang telah di terima beredar di masyarakat mengajukan 5 teori yang tentunya memiliki landasan analisis dan fakta yang mendukung tentang terjadinya tragedi 1965 itu. Diperkirakan jutaan anak bangsa menjadi korban pembantaian selama masa orde baru. Di era reformasi sekarang ini. anarkis. Apakah itu semua watak orang-orang yang berfaham komunis saja? Sebagai bangsa yang bermartabat yang berpegang prinsip norma agama. padahal kini dan sejak masa reformasi dicanangkan kebebasan mengemukakan pendapat sudah dimiliki masyarakat luas. perhatikan situasi masa kini. Karena kata penguasa orde baru komunisme identik dengan pembunuhan. Hal ini tentunya akan menimbulkan pertanyaan “ Mengapa” ? Pertanyaan itu sebenarnya bisa di jawab secara spontan yaitu karena masih adanya kekhawatiran akan bangkitnya lagi faham komunisme di Indonesia. 3 . Seolah selalu benar sendiri. Toh rakyatnya biasa hidup damai dan tentram dalam bermasyarakat. sudah seharusnya membuang jauh-jauh kebodohan berpikir bahwa PKI anti tuhan. seharusnya kita arif dalam mengambil sikaf atas kebenaran sejarah tragedi 30 September 1965 yang di kemukakan orde baru itu. kejam lainnya.

Ini kiranya salah satu penyembuhan luka sejarah yang selama ini terabaikan. dialog macam apapun akan mengalami jalan buntu. Tidakkah lebih baik bila memikirkan terlebih dahulu dan menindak lanjuti dengan karya-karya nyata bagaimana sebaiknya menanggulangi efek psikologis generasi mantan anggota PKI akibat tindakan orde baru terhadap orang-orang tua mereka dulu. Kecuali ada pertolongan Tuhan ada pihak yang mau berkorban mengeyampingkan Ego Politik Pribadi dan Kelompoknya. oleh karena itu kunci utama penentang rekonsiliasi inilah yang harus di cari upaya menghilangkannya. Memang rekonsiliasi. 4 . sehingga masyarakat tidak di hantui momok bahaya laten komunis dan lainnya yang di identikan pada PKI. 4) Rekayasa Soekarno untuk menyingkirkan TNI. Hanya dengan pengorbanan yang tulus ikhlas mengeyampingkan Ego individu atau kelompok segala masalah akan terselesaikan. kini seharusnya arif memilih mana yang lebih penting: mengusahakan diadakannya perdebatan dalam dijadikan acuan Tuhan. Oleh karena itu banyak-banyak berdo’a agar masalah besar ini segera memperoleh jalan keluarnya. Tuhan maha kuasa atas segalanya. maka rekonsiliasi baru dapat berjalan. Namun satu hal yang harus di perhatikan yaitu harus adanya pengorbanan. tentunya dengan menunjukan fakta-fakta kekejaman rezim orde baru dalam membantai manusia PKI di masa lalu. namun harus diingat kendala paling dominan yang menjadi tantangan terwujudnya rekonsiliasi tersebut ialah karena masih adanya pola pikir PKI sebagai Pembunuh. perlu di adakan untuk mencari kebenaran sejarah kelam 1965. 5) Pemberontakan PKI. Tidak mudah menghilangkan phobia itu. atau masalah kemanusiaan. Serta bejiwa besar mengedepankan kemanusiaan. Terlepas dari siapapun yang salah dan siapapun yang benar. Upaya-upaya yang harus di lakukan antara lain: 1. Menjelaskan kepada masyarakat luas bahwa phobia. terjadinya kelam Bangsa Indonesia itu. bahaya laten komunis atau ap-apa yang di identikan kepada PKI itu tidak benar. Anarkis dan Anti Tuhan dan bahaya laten komunis di kalangan masyarakat.3) Operasi intelejen AS untuk menggulingkan Soekarno. Teori-teori yang di ajukan penulis Sulastomo itu seharusnya ada tanggapan dari berbagai pihak agar adanya pengungkapan sejarah kepada masyarakat secara benar. Memang selama penyakit ketakutan akan kata-kata “ Bahaya laten Komunis” dan lainnya itu masih ada dalam pola pikir masyarakat. tapi kalu terus diupayakan Insya alloh akan bisa di atasi.

recorded and unrecorded. kalau sejarah dianggap mengajarkan semua hal pada kita. Kesimpulan dari tragedi 30 September 1965 adalah noda sejarah yang terjadi akan cepat tersembuhkan apabila ada pihak yang mau berkorban mengeyampingkan ego pribadi atau golongan. nyaman. Last but not least. tertib dan terjaminnya kesejahteraan rakyat niscaya ke depan tragedi seperti G 30 S 1965 takkan terulang lagi. harus menunjuk sikaf dan prilaku yang baik di lingkungan masyarakat luas dan beragama. Mengambil hikmah. in its many varieties”. serta mengutamakan kemanusiaan dari pada ambisi pribadi 5 . Mantan tipol sekeluarga dan generasi mantan anggota PKI yang tewas. Demikian 5 poin alternatif yang mudah-mudahan dapat di jadikan bahan upaya untuk terwujudnya rekonsiliasi sekaligus dapat menyembuhkan Noda sejarah bangsa Indonesia. berarti ada makna yang yang terkandung di setiap peristiwa Moment dijadikan bahan evaluasi buat semuanya. 4. Ketika mengkaji sejarah. Memberikan pendidikan yang benar dan nyata kepada anak-anak mulai dari SD hingga perguruan tinggi tentang faham komunis 3. 2. kita akan dihadapkan pada berbagai dimensi kehidupan manusia merangkum dengan baik catatan hitam-putihnya perjalanan suatu bangsa dan dijadikan pelajaran (ibroh) untuk kehidupan yang lebih baik 5. Menjadikan Sejarah sebagai salah satu paradigma dalam membangun bangsa “History is past human behavior. menciptakan kondisi yang aman.

2004. Asyi Warman. Adam . 6 . 2008. Mematahkan Pewarisan Ingatan. 2007. Wacana Anti-Komunis dan Politik Rekonsiliasi Pasca-Soeharto. Beberapa Pandangan tentang G 30 S/PKI. Dalih pembunuhan massal : Gerakan 30 september dan kudeta Suharto. Daftar Pustaka Budiawan. Jakarta: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM). dalam kompas 29 September 2007. John. Jakarta: Institute sejarah social Indonesia dan hasta mitra. 2006. Sulastomo. Jakarta: yayasan pustaka umat Roosa. Di balik tragedy 1965.

02 Rw. Cimahi Selatan Kota Cimahi Alamat E-mail : ariezabdillah@yahoo. Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya 7 . 22 Maret 1994 Pekerjaan : Pelajar Domisili (Alamat Surat) : Jl. 06 Kelurahan Cibeber. kec. LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA Judul Naskah Esay : Noda Sejarah Nama Peserta/Penulis : Aris Abdillah Tempat Tanggal Lahir : Cimahi. maka serta merta tulisan /naskah saya di anggap gugur. Apabila dikemudian hari terjadi tulisan/naskah saya tidak sesuai dengan pernyataan tersebut diatas. Ciseupan Rt.com No telepon : 082115227038 Dengan ini saya nyatakan tulisan naskah yang saya ikutkan adalah benar-benar hasil karya saya sendiri dan belum pernah diikutkan dalam dalam segala bentuk perlombaan serta belum pernah dimuat dimanapun.