Anda di halaman 1dari 27
p   p   Siti O Yandra Stephen Wisnu Yusron Sundari ÷ edudukan Titik,aris,dan Bidang dalam Ruang ÷  edudukan Titik pada aris dalam Bidang Perhatikan gambar 7  Ê Titik Pdan Tterletak pada garis PQ ni menunjukkan bahwa melalui dua titik dapat dibuat sebuah garis Ê Titik Sterletak diluar garis PQ Titik-titik S,P,dan Qberada pada bidang ÷BCD ni menunjukkan bahwa melalui sebuah garis dan sebuah titik di luar garis tersebut dapat dibuat tepat sebuah bidang Perhatikan kembali titik-titik S,P,dan Q Titik-titik ini tidak segaris Sebagai akibat kaidah sebelumnya, kita dapat mengatakan bahwa melalui tiga titik yangtidak segaris dapat dibuat tepat sebuah bidang „ ambar 7  ÷  edudukan Titik pada Bidang dalam Ruang Perhatikan letak titik-titik pada gambar 7  Ê Titik-titik ÷,D,dan Eterletak pada bidang ÷DE Ê Titik-titik B,C,,dan Fterletak di luar bidang ÷DE Titik Bdi luar bidang ÷DEdan titik Bberada pada bidang BCF Bidang ÷DEsejajar dengan bidang BCF ni menunjukkan bahwa melalui sebuah bidang dan sebuah titik di luar bidang tersebut dapat dibuat tepat sebuah bidang yangsejajar dengan bidang tersebut        ÷ ambar 7  ÷  edudukan Dua aris dalam Ruamg a Dua garis sejajar Pada gambar 7 tampak EF// edua garis ini terletak pada bidang EF, sehingga dapat dikatakan melalui garis EFdan yangsejajar dapat dibuat bidang EF Secara umum dapat dikatakan,melalui dua garis yangsejajar dapat dibuat tepat satu bidang b Dua garis berpotongan Pada gambar 7 tampak garis ÷Cberpotongan dengan garis BDdi titik T edua garis ini terletak pada bidang ÷BCDsehingga dapat berpotongan  adi,kita dapat mengatakan bahwa melalui dua garis yangberpotongan dapat dibuat tepat satu bidang C Dua garis bersilang Pada gambar 7 tampak garis ÷Cdan Bbersilang dan tidak sebidang itadapat mengatakan bahwa melalui dua garis yangbersilang seperti ÷Cdan Bini tidak dapat dibuat sebidang  adi secara umum,melalui dua garis yangbersilang tidak dapat dibuat sebuah bidang       ÷ ÷ edudukan aris terhadap Bidang dalam Ruang a aris terletak pada bidang Pada gambar 7 tampak garis gterletak pada bidang ÷BCD Semua titik pada garis g terletak pada bidang ÷BCD,Sehingga kita dapat mengatakan sebuah garis terletak pada sebuah bidang jika semua titik pada garis tersebut terletak pada bidang itu b aris sejajar dengan bidang Pada gambar 7 garis gterletak pada bidang ÷BCD aris gini sejajar dengan garis lyang terletak di luar bidang ÷BCD ÷kibatnya,garis lsejajar dengan bidang ÷BCD  adi,dapat dikatakan bahwa sebuah garis sejajar dengan salah satu garis pada bidang itu C aris menembus bidang Pada gambar 7 garis TEmenembus bidang ÷BCDdi titik E Titik Eterletak pada garis g sedangkan garis gpada bidang ÷BCD  leh karena itu,titik Emerupakan titik potong antara garis TEdan bidang ÷BCD aris TEini disebut menembus bidang ÷BCD  adi,sebuah garis menembus sebuah bidang jika terdapat tepat satu titik persekutuan (titik potong)antara garis dan bidang tersebut   6   O ambar 7  6  ambar 7 O ÷ edudukan Dua Bidang dalam Ruang a Dua bidang sejajar Pada gambar 7 7tampak garis ÷//B Bidang ÷Bmerupakan persegi panjang ÷pada bidang ÷DE,sedangkan Bpada bidang BCF Dikatakan bahwa bidang ÷DEsejajar bidang BCF B Dua bidang berpotongan Pada gambar 7 garis gmerupakan garis potong antara bidang Œ dan bidang sehingga dikatakan bidang Œ berpotongan dengan bidang  aris potong ini disebut garis tumpuan adi,diperoleh kesimpulan bahwa dua bidang berpotongan jika memiliki tepat satu garis persekutuan atau garis berpotongan C Dua bidang berimpit Dua bidang dikatakan saling berimpit apabila setiap titik pada bidang yangsatu juga terletak pada bidang lain Pada gambar 7 ,bidang Œ berimpit dengan bidang B aris Tegak Lurus pada Bidang Suatu garis gtegak lurus pada suatu bidang Œ apabila garis gtegak lurus pada dua buah garis berpotongan yangmembentuk bidang Œ Perhatikan gambar 7   ika garis gtegak lurus pada garis hdan lmaka garis gtegak lurus bidang Œ Sifat-Sifat aris Tegak Lurus Bidang a  ika sebuah garis tegak lurus pada sebuah bidang maka garis tersebut tegak lurus pada semua garis yangterletak pada bidang itu Perhikan gambar 7  b  ika sebuah garis tegak lurus pada dua garis yangberpotongan,garis tersebut tegak lurus pada sebuah bidang yangmelalui kedua garis yangberpotongan itu Perhatikan gambar 7  c  ika dari sebuah titik pada sebuah garis dibuat garis-garis yangtegak lurus pada garis itu,garis-garis tersebut terletak pada sebuah bidang datar yangtegak lurus pada garis itu Perhatikan gambar 7  d  ika salah satu dari dua garis sejajar tegak lurus pada sebuah bidang,garis yangkedua juga tegak lurus pada bidang tersebut Perhatikan gambar 7  e ika dua garis tegak lurus pada suatu bidang,kedua garis tersebut saling sejajar Pada gambar 7  , garis gbi O dangŒ  ika garis lb O idang Œ maka garis g//l f emulai sebuah titik di luar sebuah garis hanya dapat di buat sebuah bidang yangtegak lurus garis tersebut Perhatikan gambar 7  g elalui sebuah titik pada sebuah bidang hanya dapat dibuat sebuah garis yangtegak lurus bidang tersebut Perhatikan gambar 7 7 C Proyeksi Pada Bidang a Proyeksi Titik pada Bidang §Darititik Pdi luar bidang ditarik garis g O  aris g menembus bidang  di titik P· Titik P·adalah proyeksi titik Pdi bidang  6 § w b Proyeksi aris pada Bidang Proyeksi sebuah garis ke sebuah bidang dapat diperoleh dengan memproyek-sikan titik-titik yang terletak pada garis itu ke bidang ÷ adi proyeksi garis gpada bidang adalah g· 6 ÷ 6 w Sifat-SF÷TProyeksi aris pada Bidang  Proyeksi garis pada bidang umumnya berupa garis   ika garis h O maka proyeksi garis h pada bidang berupa titik   ika garis g // bidang maka g· yaitu proyeksi garis g pada dan sejajar garis g D  arak dalam Dimensi Tiga a  arak antara dua titik arak antara dua titik adalah panjang ruas garis yang menghubungkan kedua titik tersebut Pada gambar di samping,menunjukan jarak titik ÷ke B,adalah panjang ruas garis yangmenghubungkantitik ÷ke B ÷ w b  arak antara titik dan garis arak antara titik dan garis adalah panjang ruas garis tegak lurus yangditarik dari titik tersebut ke garis  Pada gambar dibawah ini,menunjukan jarak ÷ titik ÷ke garis gadalah panjang ruas garis yangditarik dari titik ÷dan tegak lurus garis g   c  arak antara titik dan bidang arak antara titik dan bidang adalah panjang ruas garis tegak lurus yangmenghubungkan titik tersebut dengan bidang enunjukan jarak antara titik ÷ke bidang Vadalahpanjang ruas garis yangmenghubungkantegak lurus titik ÷ke bidang V ÷ ‰ w d  arak antara garis dan garis arak antara garis dan garis adalah panjang ruas garis yangtegak lurus terhadap kedua garis tersebut enunjukan jarak antara garis g ke garis h adalah panjang ruas garis yangmenghubungkan tegak lurus kedua garis tersebut 6 §  e  arak antara garis dan bidang arak antara garis dan bidang adalah panjang ruas garis yangtegak lurus terhadap garis dan tegak lurus terhadap bidang tersebut Pada gambar disamping,menunjukan arak antara garis g ke 6 bidang Vadalahpanjang ruas garis yangmenghubungkan tegak lurus garis dan bidang  f  arak antara bidang dan bidang arak antara bidang dan bidang adalah panjang ruas garis yangtegak lurus terhadap terhadap kedua bidang tersebut Pada gambar disamping,  menunjukan jarak antara bidang W dengan bidang V adalah panjang ruas garis yang tegak lurus bidang W dan tegak lurus bidang V   E Sudut dalam Dimensi Tiga a Sudut antara Dua aris Yangdimaksud dengan besar sudut antara dua garis adalah besar sudut terkecil yangdibentuk oleh kedua garis tersebut m  b Sudut antara aris dan Bidang § Sudut antara garis adan bidang dilambangkan (a, )adalah sudut antara garis adan proyeksinya pada Sudut antara garis PQdengan V sudut antara PQdengan P·Q  PQP·  §  c Sudut antara Bidang dan Bidang Sudut antara bidang ? dan bidang adalah sudut antara garis g dan h,dimana g O (?, ) dan h O (?, ) ?, )garis potong bidang ? dan  0?  ? 6