Anda di halaman 1dari 4

Jagalah Lisanmu!

Written by Shodiq Ramadhan
Tuesday, 04 January 2011 13:20 -

Mu’az bin Jabal ra bertanya tentang perbuatan yang dapat memasukkan ke surga dan
menjauhkan dari neraka.  Rasululloh saw bersabda: …beribadah kepada Allah dan tidak
menyekutukannya sedikitpun, shalat, zakat, puasa Ramadhan dan haji. Pintu-pintu surga
adajah puasa, sodaqoh dan shalat malam.  Pokok segala perkara adalah Islam, tiangnya
adalah shalat dan puncaknya adalah Jihad. Sesuatu dapatmembuat kalian memiliki semua itu.
Rasulullah memegang lidahnya lalu bersabda: Jagalah ini. Muadz bertanya: Ya Nabi, apakah
kita akan dihukum atas apa yang kita ucapkan?  Beliau bersabda: …adakah yang
menyebabkan seseorang terjungkal wajahnya di neraka selain buah dari lisan mereka (HR
Tirmizi)

Sahabat bertanya tentang seorang wanita ahli sholat malam namun suka menganggu
tetangga dengan lisannya. Rasulullah berkata,” Dia di neraka!” Kemudian sahabat bertanya
tentang seseorang yang sedikit ibadahnya namun tidak suka menganggu tetangga dengan
lisannya.  Rasulullah bersabda,”Dia di surga!”.

Hati-hati dengan Lisan

Lisan jauh lebih tajam dari pedang. Luka karena pedang dapat disembuhkan. Luka karena
lisan akan terus terkenang.  Doa orang yang terzalimi cepat diijabah Allah.  “Yang paling
banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah dua lubang, yaitu mulut dan farji” (HR
Tirmidzi). 

“Orang yang paling banyak dosanya di hari kiamat adalah orang yang paling banyak terlibat
dalam pembicaraan batil” (HR Ibnu Abiddunya.)

“Seorang hamba jika berbicara dengan satu kalimat yg tidak benar maka tergelincir ke neraka
yg lebih jauh antara timur dan barat.”.  “Sesungguhnya ada orang yang bicara dengan ucapan
yang Allah murkai, ia tidak menduga akibatnya, lalu Allah catat itu dalam murka Allah hingga
hari kiamat”(HR Ibnu Majah)

"Tidak istiqomah iman seseorang sebelum istiqomah hatinya, dan tidak akan istiqomah
hatinya sebelum istiqomah lisannya"(HR Ahmad).

Kejahatan Lisan

Lisan menimbulkan 2 bencana besar.  Pertama: diam terhadap kebenaran (setan
bisu).“Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran maka rubahlah dengan
tangannya, jika dia tidak mampu maka rubahlaha dengan lisannya…”.   Kedua: bicara  yang
bathil (setan bicara).  Kejahatan lisan bermacam-macam bentuknya.
Ghibah.  "Engkau membicarakan saudaramu tentang hal yang dia benci.  Jika benar ada

1/4

Muslim). Fitnah (membicarakan aib orang tetapi tidak ada faktanya). “Orang yang paling dibenci Allah adalah yang suka bermusuhan dan bertengkar”(HR Al Bukhari) “Orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku di hari kiamat adalah yang buruk akhlaknya. mengutuk.) “Tidak tersesat suatu kaum setelah mendapat hidayah kecuali mereka berdebat” (HR Tirmidzi). berkata keji dan jorok” (HR Tirmidzi) “Barang siapa yang mencela dosa saudaranya yang telah bertaubat. maka ia tidak akan mati sebelum melakukannya” (HR Tirmidzi).”  ” Para sahabat bertanya : “Bagaimana seseorang mencaci maki orang tua sendiri? Jawab Nabi: “Dia mencaci maki orang tua orang lain.  Imam Malik berkata : “Perdebatan akan mengeraskan hati dan mewariskan kekesalan”. Maka dosanya ada padanya dan pahalanya ada padamu.  Janganlah kamu mencaci maki siapapun” (HR Ahmad.  “Siapa yang melaknat seorang Mukmin maka ia seperti membunuhnya” (HR Bukhari).  beliau malah memberi mangkok dan memerintahkan untuk memuntahkan apa yang telah mereka makan ke dalam mangkok. lalu orang itu berbalik mencaci maki orang tuanya”(HR Ahmad).  “Janganlah kalian mencaci orang-orang yang telah meninggal karena mereka telah menemui (balasan dari) perbuatan mereka.” (HR Bukhari).  Di masa Rasulullah saw ada 2 wanita yang hampir pingsan karena puasa Ramadhan. dan menfasih-fasihkan kata”(HR Ahmad) “Orang mukmin bukanlah orang yang suka menghujat.  Ghibah termasuk dosa besar yang tak diampuni Allah sebelum dimaafkan oleh orang ybs. Naminah/adu domba (menyebarkan ucapan satu kaum kepada kaum yang lain untuk merusak keduanya). Ucapan laknat bisa kembali kepada orang yang mengucapkannya”. Jibril mengatakan: “Mereka telah memakan daging orang dan mencela kehormatan orang”. Mereka membatalkan puasa dengan melakukan larangan Alloh.  "Tidak akan masuk surga orang yang mengadu domba” (HR Bukhari) Mengutuk/melaknat.  Mereka memuntahkan darah segar dan daging lunak hingga mangkok penuh. yaitu banyak bicara. yaitu bergunjing”. Rasul melihat kaum yang berkuku tembaga mencakar wajah dan dada mereka. Mencela/mencaci Maki.  Ketika ditanyakan tentang kebolehan membatalkan puasa.  Ketika mi'raj.    “Jika ada orang yang mencela kekuranganmu. jangan kau balas dengan mencela kekurangannya. dosanya lebih keji daripada membunuh (QS Al-Baqoroh:217). menekan-nekan suara.  “Jangan mencela makanan yang sudah tersaji” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi) 2/4 .Jagalah Lisanmu! Written by Shodiq Ramadhan Tuesday. 04 January 2011 13:20 - padanya maka engkau telah ghibah…" (HR.

Lalu dikatakan kepadanya.  “Jauhilah olehmu perbuatan hasud. Maka ia tidak datang lagi ke pintu itu"(HR. Al Hujurat 49:11). "Hai orang-orang yang beriman! Janganlah segolongan kalian menghina golongan yang lain. “Setiap ucapan Bani Adam membahayakan dirinya.  "Tiga ciri orang munafik.  Qotadah berkata. boleh jadi (mereka yang dihina) lebih baik (dari yang menghina)" (QS. maka sunnahnya adalah diam. Ibnu Abi Dunya) Menceritakan rahasia suami-isteri. "Mari. karena sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa” (QS Al Hujurat: ) “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Ketika sampai. apabila berjanji mengingkari dan apabila dipercaya berkhianat” (HR Bukhari dan Muslim).Jagalah Lisanmu! Written by Shodiq Ramadhan Tuesday.  “Ada orang yang mengucapkan kata-kata agar teman-temannya tertawa namun kata-kata itu menjerumuskannya (ke neraka)…”(HR Ahmad). “Seseorang yang membuat muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya” (HR Muslim).   Bila bicara dan diam sama maslahatnya.  “Orang yang paling buruk tempatnya di hari kiamat.  Kesaksian palsu. Terus menerus demikian. marilah!"  Orang itu datang dengan kesusahan dan kegundahannya. Gurauan bohong. lalu dikatakan kepadanya. “Celaka orang berbicara dusta untuk ditertawakan orang…” (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi). 04 January 2011 13:20 - "Orang-orang yang memperolok-olok manusia akan dibukakan pintu surga.” (QS al Isra:36). hendaknya ia mengucapkan kata-kata yang baik atau diam” (HR Bukhari Muslim). ‘Aku tahu demikian’ padahal tidak mengetahuinya”. Tidak menghina. adalah laki-laki yang telah menggauli istrinya. kemudian ia ceritakan rahasianya”(HR. Marilah!". "Mari. “…jauhilah kebanyakan prasangka. Muslim yang paling baik adalah. sehingga pintu itu dibukakan bagi orang tersebut. Muslim) “Dusta akan mendorong untuk curang. Tips Menjaga Lisan. apabila bicara berdusta.  Selalu husnudzan (berbaik sangka). Kecurangan akan mendorong ke neraka. karena menghilangkan kebaikan seperti api memakan kayu bakar”.  Mereka menjaga lisannya dari segala ucapan yang bisa menyakiti hati orang. pintu surga itu terkunci buat dia. kecuali amar ma’ruf nahi munkar dan 3/4 . ‘Aku mendengar demikian’ padahal tidak mendengarnya. Pembicaraan yang mubah bisa masuk dalam pembicaraan yang haram/dibenci”. “Jangan mengatakan ‘Aku melihat demikian’ padahal tidak melihatnya.  “Sesungguhnya orang munafik itu tempatnya di kerak neraka”. Orang yang berdusta akan terus berdusta hingga dicatat Allah sebagai pendusta” (Muttafaq alaih.).  “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Tidak su’udzon.

Al Fushilat : 33) Dengarkan pembicaraan yang haq. Tidak kasar dalam berbicara.  Hati-hatilah. kadang kelihatannya seperti memberi nasehat tetapi ternyata mencaci maki (mengutuk/mencela) anak/suami/istri/murid/bawahan.  Jika mendengar kebatilan. Abu Daud dan Tirmidzi). 04 January 2011 13:20 - Dzikrullah” (HR Trimidzi) “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah. “ Sesungguhnya aku termasuk muslim. “Tidak ada kebaikan dalam hidup ini kecuali diam namun berpikir atau berbicara dengan ilmu. Nabi bersabda : "Janganlah kamu memaki mereka. kita harus menolong orang yang zalim dan dizalimi dengan mengalihkan pembicaraan.. (HR. Manusia diberi dua telinga dan satu mulut supaya lebih banyak mendengar daripada bicara. Ketika ada orang kafir terbunuh dalam perang Badar.” (QS. mengerjakan amal shalih dan berkata. menghentikan.  Jika mudharat/ragu-ragu. Jika maslahat bicaralah.” Sufyan Ats-Tsauri Ibnu As-Sammak berkata. karena bisa menfitnah siapa saja yang lewat di depanmu. "Demi Allah Aku tidak suka menceritakan tentang seseorang". menyebut  perkara dimana kesalahanmu lebih darinya. menyebut perkara yang ada padamu. Tiap perkataan ada tempat terbaiknya dan tiap tempat ada perkataan terbaiknya. kecuali tiga hal yang menghalangimu.4:114) Imam Asy-Syafi'I berkata.Jagalah Lisanmu! Written by Shodiq Ramadhan Tuesday. "Diantara tanda kebaikan akhlak muslim adalah meninggalkan apa yang tidak perlu"(HR Tirmidzi). atau perdamaian di antara manusia” (QS. menyebut urusan dimana Allah telah memaafkanmu. “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan mereka kecuali bisikan dari orang yang menyuruh bersedekah. berbuat ma'ruf.  "…berkatalah dengan perkataan yang benar". atau meninggalkannya. "Binatang buasmu ada di lisanmu. Ummu Hafizh   4/4 . karena dapat menyakiti orang-orang yang hidup" (HR An Nasai) Berkata yang bermanfaat. diamlah. (QS Al Baqarah:263) Berkata sesuai tempatnya. "Berpikirlah dahulu sebelum bicara.