Anda di halaman 1dari 14

PROPOSAL PERENCANAAN

PADANG GOLF
TANJUNG SELOR
KALIMANTAN TIMUR

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Pedahuluan

Permainan Golf secara pasti tidak diketahui asal usulnya, namun para
Sejarawan yakin bentuk awal permainan golf berasal dari Yunani.

Bagaimanapun, permainan golf yang kita ketahui sekarang berasal dari


Saint Andrews, Skotlandia sekitar tahun 1744. Dan baru tahun 1888
lapangan dan perkumpulan Golf pertama resmi didirikan, di Yonkers,
New York, yang saat ini memiliki 18 hole dengan luas 250 acre.

Golf adalah salah satu permainan olahraga yang sangat menyenangkan


dan menarik terutama karena dilakukan diruang terbuka dengan suguhan
pemandangan alam yang diolah atau ditata dan dilengkapi dengan sangat
menarik dan nyaman.

Padang Golf memiliki karakter yang sangat bervariasi, biasanya dibuat


dengan menonjolkan potensi alam atau budaya pada kawasan atau daerah
sekitarnya. Namun memiliki batasan-batasan yang tertentu terutama
dalam kaitan arena Golf itu sendiri yang harus mendapatkan klasifikasi,
sertifikasi dan atau rekomendasi dari asosiasi cabang olahraga Golf.

Padang Golf atau Link dapat diwujudkan pada daerah perbukitan atau
daratan rendah hingga ditepi pantai, yang sangat luas, tetapi tetap
mempertimbangkan pemandangan atau panorama sekitar serta posisi
lintasan Matahari, Kecepatan Angin, Suhu, Temperatur, Udara dan Iklim.

Seperti cabang olahraga lainnya Golf dapat dilakukan sebagai


kegiatan/aktifitas perorangan, maupun berkelompok, yang bersifat
rekreasi, turnamen/lomba dari skala kecil hingga internasional

Dalam skala kecil/rekreasional padang Golf dibuat dipinggir kota dengan


jumlah permainan 9 hole dengan Par 35, yang dilengkapi dengan
prasarana dan sarana standar, seperti Driving Range, Club House dan
lain-lain.

Sedangkan untuk skala besar atau internasional selain prasarana dan


sarana standar masih dilengkapi dengan Golf Cart + GPS, Lodge, Tennis
court, Swimming pool, Spa dan bahkan berupa Resor, dimana jumlah
permainan golf hingga 3 x 18 hole Par 72. Hal ini tergantung komunitas
anggota dan kekuatan daya tarik/kenangan akan Padang Golf yang
diwujudkan.

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Setiap Pegolf memiliki kartu handicap karena, dapat memberikan
kredibilitas pada tingkat kemampuan, efektif untuk melacak
perkembangan permainan, membuat pertandingan menjadi adil dan
menghapus kecanggungan dalam bermain.

Pegolf diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan dengan segala


kemampuan yang dimiliki untuk mengatasi tantangan/hambatan yang
telah ditetapkan pada tiap-tiap sasaran dengan batasan-batasan tertentu.

Hal yang sangat penting dalam perwujudan Padang Golf adalah


perencanaan perletakan, posisi dan jarak dari Tee, Fairway, Green dan
Bunker, Sand, Rough, Water Hazard serta batas OOB.

Tidak jarang terjadi perubahan atau koreksi ulang dalam perjalanan


pemakaian Padang Golf walaupun telah dirancang oleh Team Specialist
karena handicap/challange/tingkat kesulitan/kemudahan nya terlalu
tinggi/rendah sehingga kurang diminati oleh kalangan Pegolf kategori
tertentu.
Untuk itu perlu pada awal perencanaan hendaknya diberikan batasan serta
sasaran pemakai/komunitas anggota yang diharapkan serta skala
peruntukan Padang Golf tersebut.

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Kebutuhan Standar Padang Golf

Tee Box
Adalah titik awal posisi pemukulan bola yang harus dipukul dari setiap
hole berakhir di Green. Tee Box biasa dibuat dua posisi dengan yang
terdekat merupakan alternative atau untuk Wanita.

Fairway
Adalah daerah antara Tee dan Green dimana daerah ini merupakan lokasi
yang dipilih untuk mendaratkan bola. Namun biasanya daerahnya
memiliki hambatan berupa daerah yang sempit dan atau luas memanjang
dengan batas dalam/Bounch tertentu, serta rumput tinggi/semak belukar
biasa disebut Rough, juga pepohonan daerah hutan dan bahkan pasir atau
kolam yang berbahaya/Hazards atau Trouble.

Bounchs
Adalah batas paling luar dari daerah fairway, biasanya diberikan tanda
berupa pagar/patok tiang.

Green
Adalah sasaran yang berupa daerah rerumputan dimana terdapat hole
dengan diameter 4 ¼ inch atau Cup, dan sekitarnya biasa terdapat
Bunker.

Bunker/Sand Trap/ Water Trap


Adalah lubang jebakan berupa kolam pasir dengan pola dinding tertentu
sehingga bola selalu akan turun pada permukaan pasir dibawahnya. Atau
berupa sungai alam/buatan.

Dimensi/jarak panjang
Golf dimainkan pada lapangan yang memiliki 9 atau 18 hole.
Panjang hole bervariasi dari 85 yard sampai dengan 600 yard, dan
biasanya dibagi menjadi;
Hole pendek 85 yard sampai 245 yard.
Hole menengah 245 yard sampai 445 yard dan
Hole panjang 445 yard sampai 600 yard sehingga, total panjang berkisar
5.600 yard hingga 7.200 yard dengan 18 hole.

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Driving Range
Adalah tempat latihan atau pemanasan memukul bola dari Tee untuk
memperoleh pukulan yang sesuai dan akurat sebelum terjun dalam
permainan yang dilakukan di Padang Golf. Dalam perkembangannya
dapat digunakan di malam hari.

Clubhouse
Adalah tempat ganti/lockers yang sejuk untuk pendinginan suhu badan,
santai/relaksasi dan ruang makan/minum serta ruang duduk yang tenang
dan nyaman. Dalam perkembangannya dapat berupa Resort, yang
dikaitkan dengan paket wisata golf.

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Tinjauan dalam Perencanaan dan Pembangunan
Padang Golf
Dalam Perencanaan dan Pembangunan Padang Golf terutama harus
ditetapkan peruntukan Padang Golf itu sendiri, karena hal ini akan terkait
pada fasilitas dan sarana yang akan melengkapi Padang Golf yang
direncanakan.

Seperti yang kita ketahui bahwa terdapat 2 macam Padang Golf, yaitu;
Padang Golf untuk Umum/ Public Golf Course dan Padang Golf
Terbatas/ Private Golf Course.
Tetapi dalam Perencanaan Tinjauan kedua macam Padang golf tersebut
pada dasarnya adalah sama, meliputi;

1. Pemilihan lahan untuk Padang Golf


Biasanya Perancang Padang Golf diberikan beberapa alternative
lahan, untuk kemudian ditetapkan salah satu yang paling sesuai
dengan peruntukan Padang Golf.

Dasar tinjauan adalah


1. Padang Golf yang baik sesuai kebutuhan dengan biaya
pembangunan dan pemeliharaan yang rendah.
2. Lahan tidak terlalu bervariasi, tetapi sedikit bergelombang dengan
beberapa pepohonan.

Dalam kondisi baik dan memenuhi standar kebutuhan lahan yang


diperlukan untuk;
Padang Golf dengan 9 Hole adalah 80 acres, dan
Padang Golf dengan 18 Holes adalah 160 acres
Sudah termasuk untuk Padang Golf Latihan Tee dan Green.

2. Kemudahan Pencapaian
• Dalam perencanaan Padang Golf khususnya pada kota kecil hendak
tidak dibuat pada daerah yang hanya memiliki jalan satu tujuan.
• Cukup dekat pusat kota dan berada diantara dua kota kecil.
• Memiliki jalur trasportasi umum yang cukup memadai.
• Diharapkan terdapat sebagian lahan dekat dengan jalan utama, hal
ini untuk memberi daya tarik bagi umum yang melintas.

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


3. Faktor Tanah.
Faktor Tanah sangat berkaitan pada aspek biaya perbaikan tanah dan
pemeliharaan Padang Golf, karena
• Faktor tanah sangat berkaitan dengan macam/jenis rumput truf yang
akan ditanam pada daerah fairway dan greens.
• Kondisi ideal adalah jenis tanah Sandy Loam.

4. Lingkungan dan Lahan


• Lahan yang digunakan bukan berasal dari lahan pertanian atau
perkebunan produktif.
• Merupakan satu kesatuan yang saling seimbang dan mendukung
dengan lingkungan sekitar lahan.

5. Air bersih dan Listrik.


Air bersih dan listrik sangat diperlukan walaupun untuk Padang Golf
yang kecil, untuk itu Padang Golf hendaknya;
• Memiliki supply air bersih dari PAM, Sumur dalam, sungai, danau
atau kombinasi, yang derajat keasamannya sesuai dengan Tanaman
Rumput truf.
• Sumber Listrik dari PLN dan Generator Set untuk darurat serta
latihan pada malam hari.

6. Lahan siap Pakai.


• Penyiapan lahan hendaknya tidak terlalu banyak mengadakan
pembersihan lokasi/land clearing
• Mempertahan dan memeliharan kondisi vegetasi lokasi dengan
maksimal.

7. Mempertahankan Lingkungan Alam


• Lembah, lereng, perbukitan, hutan, pepohonan, kolam dan rawa
yang merupakan potensi dari Padang Golf.
• Budaya sekitar juga merupakan bagian yang sangat diperlukan bagi
Padang Golf wisata.

8. Lokasi Clubhouse
Lokasi berdekatan dengan fasiltas, seperti;
• Jalan masuk/entrance
• Ruang Parkir
• Tennis Court
• Swimming Pool
• Golf Practice, tee, green, fairway dan trap.
Namun cukup jauh dari jalan utama, dan sebaiknya berada
diatas/daerah perbukitan. Tetapi karena merupakan titik awal dan

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


akhir permainan hendaknya tidak melelahkan Pegolf diakhir
permainan.

9. Pemetaan/pola Padang Golf


Padang Golf 9 holes idealnya;
• Berjarak antara 3,000 yard - 3,200 yard
• Dengan Jumlah Par 35, 36, atau 37, yang terdiri dari
• Dua Par 3 Hole, dengan jarak berkisar 130 yard sampai 160 yard.
• Dua Par 5 Hole, dengan jarak berkisar 480 yard dan lainnya
berkisar 520 – 550 yard dan
• Lima Par 4 hole, dengan jarak 251 yard
• Komposisi Par, 4-5-4-3-4-5-4-3-4
• No Man’s Land adalah jarak yang lebih jauh dari 251 yard hingga
350 yard, juga diperlukan sebagai tantangan di Par 4.

10.Perencanaan Padang Golf


Beberapa standar ringkas dalam perencanaan Padang Golf yang
berkaitan dengan pembuatan Layout Padang Golf.
• Jarak antara Green dari satu hole dan Tee ke green lainnya, tidak
lebih dari 75 yard dan jarak yang direkomendasi antara 20 hingga
30 yard. Tidak diharapkan jarak tersebut kurang dari 20 yard karena
akan berbahaya akibat pencapaian bola dari pegolf lainnya.
• Tee Pertama dan green ke sembilan hendaknya berdekatan dengan
lokasi Clubhouse.
• Diupayakan tidak ada Hole yang ditempatkan sejajar arah Mata
Angin Timur dan Barat secara langsung. Tetapi juga arah Barat
Daya adalah kurang baik.
• Hole Pertama hendaknya relative mudah, Par 4 dan tidak lebih dari
380 – 400 yard. Atau kurangi halangan hazards dan semak tinggi
• Secara umum, hole harus memiliki tingkat kesukaran yang
berkembang naik, dan tiga hole pertama sebagai pemanasan.
• Green harus datar dan terlihat berikut Hazards, Sand Trap dari
daerah asal tujuan, lebih kurang 125 yard.
• Jika terdapat jurang lembah yang dalam, letakan Tee ditepi jurang
dan Green ditepi seberang lainnya. Dalam permainan diizinkan
Pegolf “Bite Off”
• Secara umum Fairway yang memiliki kemiringan naik atau turun
disisi bukit adalah jelek
• Hole Par 3 hendaknya dirancang sehingga Pertama dari kedua
putaran tidak terlalu awal, dan tiga hole dan lainya tidak terlambat
dari delapan hole. Par 3 hole tidak harus berurutan.

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Pesan Asosiasi Arsitek Padang Golf Amerika

Backbone Holes dari padang golf modern adalah two-shotters dari 400
yard atau lebih. Hal ini memberikan Tantangan bagi Pegolf untuk
pengembangan Strategi dalam bermain.

Hole pendek hendaknya dibuat panjang dibawah 200 yard, untuk


memberikan kesempatan Par atau Birdie.

Hole hendaknya berbeda dalam panjang, karakter, dan type arsitektural,


sehingga tidak menimbulkan kejenuhan.

Tiga type dari Arsitektur Padang Golf, yaitu; Penal, Strategi dan Heroic
yang harus diterapkan secara proporsional.

• Type Penal Konstruksi, the traps guard the greens in bottle neck atau
Island fashion.
• Strategic, type utilitizes fewer traps, adroitly placed.
• Heroic adalah kombinasi dan campuran dari dua type sebelumnya.

Dimensi
• Minimum Panjang untuk standar 18 hole adalah 6,200 yard.
• Panjang yang baik rata-rata 6,500 yard.
• Panjang Padang Golf untuk kejuaraan 6,700 yard atau lebih.
• Hole pendek berkisar antara 130 yard – 200 yard, Par 3 pada umumnya
4 hole kadang sampai 5 hole.
• Par 4 berkisar antara 350 yard sampai 470 yard pada umumnya 10
hole.
• Par 5 berkisar antara 471 yard sampai 550 yard, secara umum 4 hole.
• Lebar Fairway secara umum 60 yard, tetapi tergantung pada type
padang golf yang akan dirancang.
• Ukuran Green antara 5,000 ft – 8,000 ft, tergantung jarak hole dan
penetapan pukulan.
• Bentuk Green tergantung strategi dari disain, lokasi dan ukuran Trap
dan jarak pemukulan.
• Kemiringan Green dari depan ke belakang tidak lebih dari 5%, kecuali
terdapat habatan bias diperbesar hingga 10% sampai 15%.
• Kemiringan pada Platesued Green dapat hingga 20%
• Mounds and slopes bergerak di permukaan Green ke sisi atau belakang
dapat lebih 20%
• Kemiringan dari Traps bagian depan atau bagian samping bermain
kedepan Green bergerak dari 30% sampai 40%.
• Pada bagian entrance dari Traps tidak lebih dari 25%.

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Tinjauan terhadap biaya Padang Golf
Terdapat 4 faktor yang menentukan dalam rencana pembangunan Padang
Golf, meliputi;
• Biaya Lahan
• Asset Alam dan liability dari lahan terpilih
• Biaya pekerja dan biaya peralatan yang digunakan
• Type dari Padang Golf yang direncanakan.

Practice Area.
Dalam Padang Golf sebaiknya memiliki 250 hingga 300 yard panjang
untuk latihan pemukulan bola para Pegolf

Practice Putting Greens


Jika memungkinkan dalam padang Golf perlu dibuat arena latihan putting
green yang kondisinya sesuai dengan green sesungguhnya dan letaknya
tidak jauh dari Clubhouse.

Demikian juga Tennis Courts dan Children’s playground.

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Tinjauan pada Aspek Teknis Perencanaan.

1. Perencanaan Umum dan Data Perancangan


• Pendataan Elemen Perancangan
• Perizinan dan Peraturan-peraturan
• Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
• Kegiatan dan Aktifitas
• Transportasi diluar/didalam lokasi
• Faktor Alam, Lingkungan dan Budaya

2. Pekerjaan Disain Lahan


• Perencanaan Tanah, Vegetasi dan Tetangga
• Pengembangan dan Pengelolaan Lahan
• Pengembangan dan Pengelolaan Saluran
• Utilitas Lahan dan Lingkungan
• Perkerasan dan Penutup Permukaan lahan
• Site Improvements
• Site Furnishing
• Landscaping
• Earthwork
• Dinding/Pagar
• Fire Protection
• Lightening Protection

3. Pekerjaan Disain Bangunan Gedung


• Arsitektural
• Interior dan Furniture
• Struktural
• Plumbing dan Sanitasi
• Mekanikal
• Elektrikal
• Telekomunikasi dan Audio Visual

4. Pekerjaan Disain Padang Golf


• Pemetaan dan Pengukuran
• Pengolahan dan Pematangan lahan
• Pengolahan Data Fisik dan Non Fisik
• Perencanaan dan Perancangan Padang Golf
• Penetapan jarak, handicap dan Prasarana serta sarana

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


5. Pekerjaan Penunjang
• Presentasi dan konsultansi
• Study Banding
• Program Sertifikasi dan Rekomendasi

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Tinjauan Aspek Tenaga Kerja dan Peralatan

1. Tenaga Ahli, Ahli Profesi dan Ahli Madya


• Sipil
• Specialist Golf Course
• Pertanian
• Arsitek
• Landscape
• Mechanikal
• Electrikal
• Plumbing dan Sanitasi
• Lingkungan dan Environment
• Tenaga Administrasi dan Keuangan

2. Peralatan Kantor dan Alat Kerja


• Alat Ukur Tanah/Topografi Total Station
• Peralatan penyidikan Sifat Tanah
• Peralatan Penyidikan Daya Dukung Tanah
• Personal Komputer
• Printer
• Plotter
• Digital Camera
• Kendaraan Rd4 dan Rd2
• RTK

Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004


Proposal Padang Golf Tanjung Selor 2004