MAKALAH SEJARAH

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan di Berbagai Daerah

Disusun Oleh :
Kelompok 2
Sri Wahyuni Sanda Rumaisha Maulidhinya A.A Inka Kania Azka Fatarani

XI IPA 3

2010-2011

Pada tanggal 29 September 1945 tentara Sekutu dan pasukan NICA (Netherland Indies Civil Administration) tiba di Indonesia dan mendarat di Pelabuhan Tanjung Priok. Biak. Rakyat Indonesia bangkit melawan tentara Sekutu dan NICA. Usaha tersebut mendapat rintangan dari pihak Jepang sehingga di beberapa tempat terjadi pertempuran antara tentar Jepang dengan rakyat Indonesia. Medan. Kedatangan pasukan sekutu di Surabaya . Tentara Sekutu membantu NICA yang ingin membatalkan kemerdekaan Indonesia. Tugas tersebut berlaku saat Sekutu datang ke Indonesia. Pertempuran Surabaya Kekuatan asing yang harus dihadapi Republik Indonesia setelah kemerdekaan Indonesia adalah Sekutu yang ditugaskan untuk menduduki wilayah Indonesia dan melucuti tentara Jepang. dan sebagainya 1. ada pihak-pihak yang tidak mengakui kedaulatan pemerintahan Republik Indonesia. tentara Jepang masih ada di Indonesia. Tujuan Belanda ingin menjajah kembali Indonesia. Manado. Surabaya. Berkobarlah pertempuran di mana-mana. Bandung. Ketika rakyat Indonesia sedang menghadapi Jepang. tentara sekutu mendarat di Tanjung Perak. dipimpin oleh laksamana Lord Louis Mountbatten. Yang melaksanakan tugas ini adalah Komando untuk Asia Tenggara. berusaha mengambil alih kekuasaan dari tangan Jepang. Ketika negara kita memproklamasikan kemerdekaan. Konflik Indonesia-Belanda banyak terjadi di daerah-daerah.Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Rakyat Indonesia yang menginginkan hak-haknya dipulihkan. Kemudian. Mountbatten membentuk suatu komando yang diberi nama Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) di bawah pimpinan Letnan Jendral Sir Philip Christison. Belanda (NICA) datang membonceng tentara Sekutu. Tanggal 25 Oktober 1945. Akan tetapi. Rakyat Indonesia menggunakan senjata rampasan dari Jepang dan senjata tradisional yang ada. Pertempuran-pertempuran tersebut menimbulkan korban di kedua belah pihak. Sekutu menugaskan Jepang untuk menjaga keadaan dan keamanan di Indonesia seperti sebelum Jepang menyerah kepada Sekutu. Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Jendral Mallaby. seperti pertempuran di Surabaya. Rakyat Indonesia tidak ingin lagi menjadi bangsa yang terjajah.

kantor pos besar. a. Terbukti pihak sekutu melakukan provokasi yang mengundang kemarahan rakyat Surabaya. Letnan Jendral Christison Panglima Sekutu di Indonesia. laut. Beliau bermusyawarah dengan pimpinan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dan para pemimpin perjuangan rakyat di Surabaya. Tentara Sekutu mendatangkan pemimpinpemimpin Indonesia untuk mengadakan gencatan senjata di Surabaya. b.menumbuhkan kecurigaan bagi pemerintah RI bahwa kedatangan sekutu diboncengi oleh NICA. Kota Surabaya akan diserang dari darat. Di bawah . Permintaan tersebut diikuti ultimatum dari Mayor Jendral Mansergh. Penyerbuan ini dilakukan pada tanggal 26 Oktober 1945. Pada tanggal 27 Oktober 1945 AFNEI menduduki tempat -tempat penting. Provokasi yang dilakukan sekutu (AFNEI) adalah sebagai berikut. meminta kepada pemerintah Indonesia menyerahkan orang-orang yang dicurigai membunuh Jendral Mallaby. dan tempat-tempat penting lainnya.00. Brigjen Mallaby terbunuh. Kecurigaan itu bisa diatasi setelah adanya kesepakatan antara Mallaby dan wakil pemerintah RI bahwa sekutu menjamin tidak ada pasukan Belanda (NICA) yang membonceng mereka dan tugas sekutu di Indonesia hanya melucuti tentara Jepang. Pada tanggal 27 Oktober 1945 pesawat terbang AFNEI menyebarkan pamflet yang isinya memerintahkan kepada rakyat Surabaya dan Jawa Timur untuk menyerahkan senjata yang dirampas dari Jepang. Isi ultimatum tersebut : ³Sekutu memerintahkan rakyat Surabaya menyerahkan senjatanya. Tentara Sekutu tidak menghormati gencatan senjata. diberi wewenang oleh pemerintah pusat untuk menentukan kebijaksanaannya. dan udara.00 WIB. Tanggal 10 November 1945 pukul 06. Pasukan AFNEI menyerbu penjara Kalisosok untuk membebaskan kolonel angkatan laut Belanda yang ditawan pemerintah RI. tentara Sekutu mengusulkan perdamaian. Ketika terdesak. Dalam insiden antara rakyat Surabaya dan tentara Sekutu. Tanggal 28 Oktober hingga 31 Oktober 1945 terjadi pertempuran yang hebat. Apabila ultimatum tersebut tidak dilaksanakan. laut maupun udara. Hasil musyawarah tersebut adalah rakyat Surabaya menolak ultimatum dan siap melawan ancaman Sekutu. Penyerahan paling lambat tanggal 9 November 1945 pukul 18. Namun kesepakatan tersebut diingkari oleh pihak sekutu. tentara Sekutu menggempur Surabaya dari darat.´ Gubernur Suryo. seperti pangkalan udara Tanjung Priok. c.

Pertempuran Ambarawa Pertempuran ini diawali dengan kedatangan tentara Inggris di bawah pimpinan Brigjen Bethel di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945 untuk membebaskan tentara Sekutu.D. Pemerintah menetapkan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan. Dalam peristiwa tersebut Letkol Isdiman gugur sebagai kusuma bangsa. proklamasi kemerdekaan baru diumumkan secara resmi di Medan pada tanggal 27 Agustus 1945 oleh Mr. Kurang lebih 2000 pasukan Jepang berhadapan dengan TKR dan para pemuda. Pertempuran Lima Hari di Semarang Pertempuran ini terjadi pada tanggal 15 Oktober 1945.E. Pada tanggal 9 Oktober 1945 pasukan AFNEI dibawah pimpinan Brigjen T. Pasukan Inggris akhirnya terdesak mundur ke Ambarawa. 3. Dengan pekik Allahu Akbar. karena Sekutu diboncengi oleh NICA dan membebaskan para tawanan Belanda secara sepihak maka terjadilah perlawanan dari TKR dan para pemuda. Kelly . Untuk memperingati peristiwa tersebut maka pemerintah membangun sebuah tugu yang diberi nama Tugu Muda. Karena jasanya maka pada tanggal 18 Desember 1945 Kolonel Sudirman diangkat menjadi Panglima Besar TKR dan berpangkat Jendral. Karyadi menjadi salah satu korban sehingga namanya diabadikan menjadi nama salah satu Rumah sakit di kota Semarang sampai sekarang. Hari Pahlawan untuk memperingati jasa para pahlawan. Dr.pimpinan Gubernur Suryo dan Sutomo (Bung Tomo) rakyat Surabaya tidak mau menyerahkan sejengkal tanah pun kepada tentara Sekutu. 4. Setelah itu menuju Magelang. Dalam pertempuran yang berlangsung sampai awal Desember itu gugur beribu-ribu pejuang Indonesia. Bung Tomo membakar semangat rakyat. Sampai sekarang setiap tanggal 15 Desember diperingati sebagai hari Infantri. 2. Pertempuran Medan Area Karena sulitnya komunikasi. Peristiwa ini memakan banyak korban dari kedua belah pihak. Perlawanan rakyat Surabaya mencerminkan tekad perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Teuku Muhammad Hasan selaku Gubernur Sumatra. Kemudian Kolonel Sudirman terjun langsung dalam pertempuran tersebut dan pada tanggal 15 Desember 1945 tentara Indonesia berhasil memukul mundur Sekutu sampai Semarang.

dan Wali Kota Medan memindahkan pusat pemerintahan ke Pematangsiantar.Namun dibalik itu. Gubernur. Pada tanggal 18 Oktober 1945 AFNEI mengeluarkan ultimatum yang memerintahkan TKR dan Laskar Perjuangan supaya menyerahkan senjata. serangan terhadap pasukan AFNEI menjadi lebih efektif. para pemuda membentuk kekuatan militer. Pertempuran tidak hanya terjadi di Medan. 5. para pemuda membentuk Laskar Perjuangan Pemuda Republik Indonesia Sumatra Timur. Tawanan yang dibebaskan itu. Hal tersebut memancing kemarahan para pemuda sehingga meletuslah pertempuran di Medan pada tanggal 13 Oktober 1945. para komandan yang berjuang di Medan mengadakan pertemuan di Tebing Tinggi dan membentuk satuan komando yang bernama Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. kemudian dipersenjatai dan dibentuk menjadi Batalyon KNIL di Medan. Dalam bulan April 1946. Karena tidak adanya komando yang jelas. Aksi ini menimbulkan reaksi tembak menembak dan pertempuran tidak bisa dihindari lagi. Pada saat . sehari setelah AFNEI mendarat di Belawan. Pertemuan ini berlangsung pada tanggal 19 Agustus 1946. pasukan AFNEI mendatangi kamp-kamp tawanan untuk membebaskan tawanan perang yang kebanyakan orang Belanda. pasukan AFNEI dan NICA mengadakan aksi pembersihan unsur-unsur RI diseluruh kota.mendarat di Belawan. melainkan menyebar ke kota-kota lain. mengakibatkan serangan para pejuang Indonesia terhadap AFNEI tidak berarti dan tidak membuahkan hasil yang baik. Tanggal 1 Desember 1945 AFNEI membatasi daerah Medan dengan memasang papan pembatas yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area (Batas Resmi Medan Area) di sudut-sudut pinggiran kota Medan. TKR. yaitu TKR Sumatra Timur yang dikomandani oleh Achmad Tahir. Kedatangan pasukan AFNEI disambut baik oleh pemerintah RI karena pemerintah RI menghormati tugas AFNEI di Indonesia. Kedatangan pasukan AFNEI ini diboncengi oleh pasukan NICA yang dipersiapkan untuk mengambil alih pemerintahan. kota Medan dikuasai oleh pasukan AFNEI. Juga. Dalam menghadapi kedatangan Sekutu dan NICA. Bandung Lautan Api Pada bulan Oktober 1945. Dengan terbentuknya Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Selain itu. seperti Pematangsiantar dan Brastagi. Tentara Republik Indonesia (TRI) dan pemuda serta rakyat sedang berjuang melawan tentara Jepang untuk merebut senjata dari tangan Jepang. Untuk mengefektifkan serangan terhadap pasukan AFNEI.

Pada hari itu juga. upaya penegakan kedaulatan Indonesia makin sulit. Sejak pasukan AFNEI mendarat di Menado yang diboncengi oleh pasukan NICA. tetapi kejadian tersebut tidak mengerutkan semangat para pejuang di armada. Ultimatum itu diperkuat dengan adanya perintah dari pemerintah pusat Jakarta supaya TRI meninggalkan Bandung. Pada pertengahan Januari 1946 PPI mengadakan rapat rahasia untuk menggalang aksi perlawanan. TRI harus mengosongkan kotra Bandung bagian utara paling lambat tanggal 29 Oktober 1945. Peristiwa Merah Putih di Menado Karena sulitnya komunikasi. Mantan anggota KNIL ini dikenal sebagai Tangsi Hitam yang kemudian membentuk Pasukan Pemuda Indonesia (PPI). proklamasi kemerdekaan di Menado mengalami keterlambatan seperti di daerah-daerah lain di luar pulau Jawa. PPI menyerbu kedudukan NICA di Teling. Pada tanggal 14 Februari 1946 tanpa dilengkapi senjata. Pertempuran itu berlanjut hingga memasuki tahun 1946. Namun kegiatan tersebut diketahui oleh NICA yang berakibat beberapa pimpinan PPI ditangkap. Senjata dari pasukan Tangsi Hitam dapat dilucuti oleh NICA. Tuntutan dari AFNEI tersebut tidak diindahkan oleh TRI maupun rakyat Bandung. 6. pasukan AFNEI sudah memasuki kota Bandung. Dipimpin oleh Arudji Kartawinata. pasukan NICA bertindak semena-mena dan melakukan penangkapan pada sejumlah tokoh RI. Peristiwa ini menandai peristiwa merah putih di Menado. Bendera itu dikibarkan di Tangsi Teling. Pada tanggal 23 maret 1946. Disamping itu. sebagian pejuang Indonesia mengambil bendera Belanda yang berada di pos penjagaan da merobek warna birunya sehingga yang masih ada hanya warna merah dan putih.itu. Pasukan AFNEI menuntut pasukan Indonesia untuk menyerahkan senjata. . Kedatangan pasukan AFNEI adalah untuk membebaskan anggota KNIL bekas tawanan Jepang yang kemudian dipersenjatai dan dikenal dengan nama Tangsi Putih. TRI dan pemuda Bandung melakukan serangan terhadap kedudukan AFNEI. Tindakan yang dilakukan NICA ini mengundang reaksi dari para pendukung RI.Untuk mengenang peristiwa tersebut Ismail Marzuki mengabadikannya dalam sebuah lagu yaitu Hallo-Hallo Bandung. Sejak saat itu. Mereka membebaskan para tokoh pejuang Indonesia yang ditawan dan mampu menawan komandan NICA beserta anak buahnya. terutama para pemuda dan mantan anggota KNIL yang berasal dari Indonesia. AFNEI kembali mengeluarkan ultimatum supaya TRI meninggalkan kota Bandung. Sejak akhir tahun 1945 pasukan AFNEI meninggalkan sulawesi utara dan kekuasaan diserahkan sepenuhnya kepada NICA.

W. Selain bermaksud melucuti tentara Jepang. yaitu . maka serangan mengalami kegagalan. dan Serui. Berita proklamasi kemerdekaan Indonesia di Irian (Papua Barat) disambut gembira. Sekutu menempuh cara lain. Dukungan terhadap proklamasi kemerdekaan bergema di kotakota. Taulu. Setelah kedudukan NICA dapat diambil alih oleh para pejuang Indonesia. Sejak berkobarnya semangat nasionalisme. Perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya. Kegiatan mereka menyusun kekuatan untuk melawan Belanda. dan sebagai residennya adalah B.Serangan PPI masih dilanjutkan dan berhasil menguasai markas NICA di Tomohon dan Tondano. Akhirnya. dan J. tentara sekutu datang ke Indonesia. 8. Agresi Militer Belanda Agresi militer Belanda yaitu serangan yang dilakukan oleh Belanda kepada Negara Republik Indonesia. Para tokoh-tokoh pejuang Irian membentuk Komite Nasilnal Daerah yang dipimpin oleh Martin Indey. para pemuda Irian menggunakan lencana merah putih. upaya untuk menegakkan kedaulatan Indonesia di Biak (Papua) mengalami hambatan dari pasukan NICA. kecuali dengan bertempur sampai titik darah penghabisan. Kaseger. Rakyat Indonesia tidak mempunyai pilihan lain untuk mempertahankan kemerdekaannya. Karena persenjataan NICA lebih unggul. dengan bantuan sekutu. Dalam pendaratannya di Indonesia. Mereka dengan berani mengibarkan sang merah putih dan menyelenggarakan rapat-rapat umum. Tiga orang pimpinan ditangkap dan diadili di Belanda. Di sebagian besar wilayah Indonesia. PPI juga membentuk TKR yang dipimpin oleh C. Pada tanggal 14 Maret 1948 para pejuang Irian menyerang tangsi militer Belanda di Sorido dan Biak yang dipimpin oleh Yoseph. Di Biak terbentuk pula Partai Indonesia Merdeka yang dipimpin oleh Lucas Roemkorem. Wuisan. Rakyat Indonesia tidak mau dijajah lagi. NICA ingin membatalkan kemerdekaan rakyat Indonesia. kompi KNIL Tangsi Hitam dijadikan Tentara Republik Indonesia 7. menyadarkan tentara Sekutu bahwa bangsa Indonesia tidak dapat dikalahkan hanya dengan kekuatan senjata. pada tanggal 16 Februari 1946 dibentuklah pemerintahan sipil. seperti Jayapura. Sorong. tentara sekutu membantu NICA mengembalikan Indonesia sebagai jajahannya. Lapian. Dua orang dihukum mati dan seorang dijatuhi hukuman seumur hidup. tentara Sekutu dan NICA harus menghadapi perlawanan pejuang-pejuang Indonesia. tentara sekutu diboncengi NICA. Peristiwa Merah Putih di Biak Seperti di daerah lain.H. Kurang lebih satu bulan setelah kemerdekaan Indonesia.

tiap Wehrkreise (wilayah) harus mampu menyusup ke belakang garis pertahanan musuh dan membentuk kantong pertahanan di dalam daerah musuh. Sumatra selatan. dilakukan pengungsian dengan membumihanguskan tempat tersebut. c) Selain menggalang pertahanan. Perang gerilya yaitu taktik perang menyerang musuh yang dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi. dan Sumatra. Apabila musuh mendesak untuk menyerang. Tanggal 21 Juli 1947 Belanda melancarkan serangan militer ke daerah-daerah yang termasuk wilayah RI. Perjanjian Renville sangat merugikan pihak Indonesia. delegasi Indonesia dipimpin oleh Perdana Menteri Amir Syarifudin dan delegasi belanda dipimpin oleh Raden Abdul Kadir Widjojoatmodjo. Dalam perundingan ini. Komisi itu disebut Komisi Tiga Negara (KTN). Indonesia dan Belanda kembali ke meja perundingan. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) berusaha menengahi pertikaian Indonesia dengan Belanda. Daerah-daerah tersebut antara lain Sumatra Timur. Tujuannya adalah menghambat gerak pasukan Belanda.mempertemukan Indonesia dan Belanda di meja perundingan. Serangan tersebut terkenal dengan nama Agresi Militer Belanda I. Berkat usaha Komisi Tiga Negara. Perundingan ini menghasilkan pengakuan Belanda atas kedaulatan Republik Indonesia. Belanda ternyata melanggar isi Persetujuan Linggarjati. Perundingan tersebut dinamakan Perundingan Linggarjati. Agresi Militer Belanda I bertujuan menguasai daerah-daerah perkebunan dan pertambangan. Rakyat melakukan taktik perang gerilya. Komisi itu beranggotakan tiga negara. Madura. Belgia. Priangan. PBB membentuk komisi perdamaian. Hasil perundingan dinamakan Persetujuan Linggarjati. b) Tiap wilayah memiliki pemerintahan sekaligus pertahanan gerilya yang melibatkan semua kekuatan. Jawa Barat. Perundingan dilaksanakan tanggal 10 November 1946 di Desa Linggarjati sebelah selatan Cirebon. rakyat berjuang mempertahankan tanah airnya. a) Suatu wilayah terbagi menjadi lingkaran pertahanan yang dapat berdiri sendiri. Hasil perundingan tersebut dinamakan Perjanjian Renville. dan Amerika serikat. Kedaulatan tersebut meliputi wilayah Jawa. Wilayah tersebut terletak di kawasan luar kota dan pegunungan. Kapal tersebut bernama USS Renville. Perundingan dilaksanakan mulai tanggal 8 Desember 1947 di atas kapal perang Amerika Serikat. Ciri-ciri perang gerilya sebagai berikut . yaitu Australia. Salah satu isi Perjanjian Renville adalah Republik Indonesia harus mengakui wilayah yang telah direbut Belanda dalam Agresi . Menghadapi serangan Belanda itu. Malang dan Besuki.

. Agresi Militer Belanda II bertujuan menghapuskan pemerintahan RI dengan menduduki kota-kota penting di Pulau Jawa. Rakyat tetap melakukan perang gerilya. wakil presiden dan pejabat tinggi negara yang ditawan. Yogyakarta dan menahan Presiden Soekarno. Belanda di bawah Dewan Keamanan PBB meninggalkan Yogyakarta serta membebaskan presiden. Aksi militer Belanda tersebut menimbulkan protes keras dari kalangan anggota PBB. Dalam Agresi Militer II. Tanggal 19 Desember 1948 Belanda melancarkan Agresi Militer II. Oleh karena itu. Dewan keamanan PBB mengadakan sidang pada tanggal 24 Januari 1949. Agresi Militer Belanda adalah serangan yang dilancarkan oleh pasukan Belanda kepada Indonesia untuk menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 21 Juli 1947 dan 19 Desember 1948. Dengan semboyan sekali merdeka tetap merdeka. dan memerintahkan Belanda agar menghentikan agresinya. rakyat berjuang sampai titik darah penghabisan. pasukan Belanda menyerang Ibu Kota Republik Indonesia. Wakil Presiden Mohammad Hatta dan beberapa pejabat tinggi negara.Militer Belanda I. Rakyat Indonesia pantang menyerah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful