Anda di halaman 1dari 5

Doa Rosario (katolik)

Doa Rosario adalah doa renungan. Sambil mendaras doa Salam Maria berulang-ulang (10 kali)
para pendoa merenungkan salah satu misteri yang dirangkai dalam rosario.

DOA-DOA POKOK DI DALAM DOA ROSARIO

I. Tanda Salib
Demi nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Amin

II. Aku Percaya


Aku percaya akan Allah, Bapa yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi. Dan akan Yesus
Kristus, PuteraNya yang tunggal, Tuhan kita. Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh
perawan Maria. Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat
dan dimakamkan. Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang
mati. Yang naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa. Dari situ Ia akan
datang mengadili orang hidup dan mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katholik yang
Kudus, Persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin

III. Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan sekarang selalu dan
sepanjang segala abad. Amin
Terpujilah nama Yesus, Maria dan Santo Yosef. Untuk selama-lamanya

IV. Bapa Kami


Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu. Datanglah KerajaanMu. Jadilah
kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rejeki pada hari ini, dan
ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan
janganlah masukkan kami ke dalam percobaan. Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.

V. Salam Maria
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau diantara wanita dan terpujialah
buah tubuhmu Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan
waktu kami. Amin.

Tata Cara Doa Rosario :

01. Tanda Salib


02. Aku Percaya
03. Kemuliaan
04. Bapa Kami
05. Salam Putri Allah Bapa, Salam Maria
06. Salam, Bunda Allah Putra, Salam Maria
07. Salam, Mempelai Allah Roh Kudus, Salam Maria
08. Kemulian
09. Pilih salah satu rangkaian peristiwa misteri rosario, disesuaikan dengan hari

Peristiwa Gembira : Dipakai pada hari Senin dan Kamis; pada masa Adven dan Natal.
Peristiwa Sedih : Dipakai pada hari Selasa dan Jumat; pada masa Puasa.
Persitiwa Mulia : Dipakai pada hari Rabu, Sabtu dan Minggu; pada masa Paska.
Doa-doa Katolik

Diambil dari buku Puji Syukur (Ps), cetakan ke-1, 1992, cetakan ke-30.
Penerbit Obor, Jakarta bekerja sama dengan Komisi Liturgi KWI.

1. Pengakuan Iman (1) [Ps no 1


hal 1] Pengakuan Iman (2) [Ps no 2 hal 2]
Syahadat Para Rasul Hasil Konsili Nikea Konstantinopel

Aku percaya akan Allah, Aku percaya akan satu Allah,


Bapa yang mahakuasa,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
Pencipta langit dan bumi; dan segala sesuatu yang
Dan akan Yesus Kristus, kelihatan
Putra-Nya yang tunggal, Tuhan dan tak kelihatan;
kita, dan akan satu Tuhan Yesus
Yang dikandung dari Roh Kudus, Kristus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria; Putra Allah yang tunggal.
Yang menderita sengsara Ia lahir dari Bapa sebelum segala
Dalam pemerintahan Pontius abad,
Pilatus Allah dari Allah,
Disalibkan, wafat, dan Terang dari Terang,
dimakamkan; Allah benar dari Allah benar.
yang turun ke tempat penantian Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
pada hari ketiga bangkit dari antara
segala sesuatu dijadikan oleh-
orang mati; Nya.
yang naik ke surga, Ia turun dari surga untuk kita
duduk disebelah kanan Allah Bapa manusia
yang mahakuasa; dan untuk keselamatan kita.
dari situ Ia akan datang mengadili Ia dikandung dari Roh Kudus,
orang yang hidup dan yang mati. Dilahirkan oleh Perawan Maria,
Aku percaya akan Roh Kudus, dan menjadi manusia.
Gereja katolik yang kudus, Ia pun disalibkan untuk kita,
persekutuan para kudus, waktu Pontius Pilatus;
pengampunan dosa, Ia menderita sampai wafat dan
kebangkitan badan, dimakamkan.
kehidup Pada hari ketiga Ia bangkit
menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi
Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan
yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan
para nabi.
aku percaya akan Gereja yang
satu, kudus, katolik dan
apostolic.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan
orang mati
dan hidup di akhirat.

Kebiasaan umat Kristen

3. Berpuasa dan Berpantang [Ps hal 9]


Puasa adalah ungkapan tobat, dan sekaligus
merupakan ulah doa yang hangat.
Dalam tradisi Gereja, puasa merupakan ibadat yang
penting, yang dilaksanakan umat sebagai persiapan
untuk perayaan-perayaan besar, khususnya Paskah.
Dalam tradisi Gereja, para katekumen berpuasa
sebelum dibaptis. Mendampingi mereka, seluruh umat
beriman juga berpuasa. Masa Puasa yang secara resmi
ditetapkan Gereja adalah Prapaskah. Tetapi, selama
Masa Prapaskah itu hari puasa resmi hanya dua, yakni
Rabu Abu dan Jumat Agung. Puasa Paskah harus
dipandang keramat dan dilaksanakan dimana-mana
pada hari Jumat Agung. Bila mungkin, puasa ini
hendaklah diperpanjang sampai hari Sabtu Suci (lihat
Konstitusi Liturgi (KL) 110). Namun Gereja sangat
menghargai warganya yang berpuasa penuh selama
40 hari menjelang Paskah meneladan cara berpuasa
Musa, Elia dan terutama Yesus. Di samping itu, secara
pribadi, umat Kristen disarankan untuk berpuasa pada
hari-hari yang dipilihnya sendiri, sebagai ungkapan
tobat dan laku tapa. Puasa ini juga bermanfaat untuk
membangun semangat pengendalian diri dan
menumbukan semangat setiakawan dengan sesame
yang berkekurangan.
Disamping berpuasa,…

Bapa Kami

5. Bapa Kami (2) [Ps no 11 hal 14] 6. Bapa Kami (3) [Ps no 12 hal
4. Bapa Kami (1) [Ps no 10 hal Mat6:9-13 14]
13] Luk11:2-4
Missale Romanum (lihat Mat6:9-
13)
Bapa Kami yang di surga,
dikuduskanlah nama-Mu, Bapa, dikuduskanlah
datanglah Kerajaan-Mu, nama-Mu,
Bapa kami yang ada di datanglah Kerajaan-Mu.
jadilah kehendak-Mu
surga, Berilah kami setiap hari
di bumi seperti di surga.
Dimuliakanlah nama-Mu. makanan kami yang
Berikanlah kami pada hari ini
Datanglah kerajaan-Mu. secukupnya,
makanan kami yang secukupnya,
Jadilah kehendak-Mu dan ampunilah kami akan
dan ampunilah kami akan
di atas bumi seperti di dalam dosa kami,
kesalahan kami,
surga. sebab kami pun
seperti kami juga mengampuni
Berilah kami rezeki pada mengampuni setiap orang
orang
hari ini,
dan ampunilah kesalahan
kami,
yang bersalah kepada kami;
seperti kamu pun
dan janganlah membawa kami ke
mengampuni yang bersalah
dalam pencobaan, yang bersalah kepada
kepada kami.
tetapi lepaskanlah kami dari pada kami;
Dan janganlah masukkan
yang jahat. dan janganlah membawa
kami
kami
ke dalam pencobaan,
(Karena Engkaulah yang ke dalam pencobaan.
tetapi bebaskanlah kami dari
empunya Kerajaan dan kuasa dan (Amin.)
yang jahat.
kemuliaan sampai selama-
lamanya.Amin.)
(Sebab Engkaulah raja yang
mulia dan berkuasa untuk
selama-lamanya. Amin).

Kemuliaan

7. Kemuliaan [Ps no 13 hal 14]


Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. (Amin.)

Doa Tobat
Terpujilah
9. Doa Tobat (1) [Ps no 25 hal
21] 10. Terpujilah [Ps no 20 hal 18]
Allah yang maharahim, aku Terpujilah nama Yesus, Maria,
menyesal atas dosa-dosaku. dan Yusuf, sekarang dan
Aku sungguh patut Engkau selama-lamanya. (Amin.)
hukum, terutama karena aku
telah tidak setia kepada Engkau 11. Doa Rosario [Ps no 213 hal
Salam Maria yang maha pengasih dan 260]
mahabaik bagiku. Rosario sebenarnya adalah doa
8. Salam Maria [Ps no 14 Aku benci akan segala dosaku, renungan atas misteri
hal 15] Luk1:28:42 dan berjanji dengan keselamatan (dari saat Yesus
Salam Maria, penuh pertolongan rahmat-Mu hendak mulai dikandung sampai Ia
rahmat, Tuhan sertamu, memperbaiki hidupku da tidak dimuliakan di surga dan
terpujilah engkau di antara akan berbuat dosa lagi. Allah mengutus Roh Kudus –
wanita, yang maha-murah, ampunilah seluruhnya 16 peristiwa).
dan terpujilah buah aku, orang berdosa. (Amin.) Sembari mendaras Salam Maria
tubuhmu, Yesus. berulang-ulang (10 kali), para
Santa Maria, bunda Allah, pendoa merenungkan salah satu
doakanlah kami yang misteri yang dirangkai dalam
berdosa ini rosario.
sekarang dan waktu kami Doa yang terus diulang-ulang
mati. (Amin.) ini sangat membantu
memusatkan perhatian pada
misteri keselamatan yang
direnungkan. Tetapi hendkanya
diingat bahwa doa-renungan ini
harus dibangun dan dipupuk
oleh iman; maka baik kaalu
bacaan-bacaan singkat,
renungan atau ayat-ayat
nyanyian disisipkan di antara
setiap dasa Salam Maria. Kalau
tidak dilandasi iman, ada bahaya
bahwa doa rosario menjadi
rentetan kata-kata yang kosong.