Anda di halaman 1dari 43

Materi Pelajaran Bahasa Indonesia

Aspek : Berbicara

Kompetensi Dasar : 2.1 Berwawancara dengan narasumber dan berbagai kalangan dengan memperhatikan
etika berwawancara.

Tujuan
• Mampu membuat daftar pertanyäan untuk wawancara.
• Mampu melakukan wawancara dengan narasumber dari berbagai kalangan.
• Mampu mencatat pokok-pokok hasil jawaban wawancara.
• Mampu merangkum dan menyampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang
mudah dipahami.

MATERI
Wawancara adalah percakapan antara dua pihak dengan rnaksud untuk mencari informasi tentang sesuatu
déngan maksud tertentu. Orang yang mewawancarai dinamakan pewawancará, sedangkan yang
diwawancaral disebut narasumber. . . .
Sebelum melakukan wawancara, seorang pewawancara harus menentukan topik dan memilih narasumber.
Topik wawancara harus ditentukan agar wawancara tidak melebar pada permasalahan yang lain.
Setelah menentukan topik dan narasumber , langkah berikutnya adalah membuat daftar pertanyaan
wawancara.

Jenis-jenis wawancara: V
1.Wawancara serta merta, dikakukan secara spontan dan dilakukan dalam situasi
alamiah.
2.Wawancara dengan petunjuk umum, pewawancara membuat kerangka atau pokok
permasalahan yang akan ditanyakan dalam proses wawancara.
3.Wawancara dengan menggunakan seperangkat pertanyaan yang telah dibakukan.
Urutan kata-kata serta cara penyajian pertanyaan untuk jenis wawancara ini sudah
ditetapkan. Pihak pewawancara hanya membacakan pertanyaan yang telah
disiapkan.

Tahap-tahap peIaksanaan wawancara


1. Tahap pembukaan
Pewawancara memperkenalkan diri, sekaligus mengemukakan maksud dan tujuan
wawancara dengan mengikuti tata aturan dan kesopanan, baik dalam penampilan
maupun penggunaan bahasa, dengan penampilan rapi, bersih, dan enak dipandang.

2. Tahapan Inti
Ajukan pertanyaan secara sistematis, pertanyaannya jelas dan singkat,.jumlah
pertanyaannya disesuaikän dengan situasi waktu.

3. Tahapan akhir
Akhiri kegiatan wawancara dengan kesan yang baik dan menyenangkan.
Pewawancara menyatakan ucapan terima kasih. Tambahkan pula pengharapan
agar kedua pihak dapat bertemu pada kesempatan lain. Tetaplah pelihara
hubungan baik.

Jenis-jenis pertanyaan dalam wawancara

1. Pertanyaan terbuka, yaitu pertanyaan yang jawabannya berupa uraian panjang,


biasanya berupa pendapat (opini) narasumber tentang suatu hal. Pertanyaan ini
diawali dengan kata mengapa dan bagaimana.
2. Pertanyaan tertutup, yaitu pertanyaan yang jawabannya singkat. Pertanyaan diawali
dengan kata tanya siapa, kapan, di mana, dan berapa.
3. Pertanyaan Konfirmatif, yaitu pertanyaan untuk memastikan kebenaran tentang
sesuatu hal. Pertanyaan ini diawali dengan kata benarkah.
4. Pertanyaan eksploratif/investigatif, yaitu petanyaan untuk menungkap lnformasi

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
1
secara lebih luas dan mendalam.

Petunjuk melakukan wawancara

1. Lakukan persiapan dan perencanaan dengan matang meliputi


* Menentukan topik wawancara dan narasumber.
• Menentukan tempat dan waktu wawancara. .
• Mempersiapkan daftar pentanyaan yang akan diajukan.
* Mempersiapkan sarana pendukung : alat tulis, tape recorder, kamera dan lain-
lain.

2. Ajukan pentanyaan dengan tegas dan kritis


* Simak secara sungguh-sungguh uraian jawaban yang diberikan nrasumber.
• Catat butir-butir pokok jawaban narasumber dengan. cepat dan cermat.
• Setelah se!esai, berikan catatan jawaban wawancara kepada nanasumber untuk
diperiksa. Bila narsumber menyetujuinya mintalah paraf atau
menandatanganinya.

Merangkum dan menyampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah


dipahami.

1. Bentuk dialog.
Dalam model ini hasil wawancana ditampilkan seperti teks drama. Pertanyaan
yang diajukan dan jawaban nasumber ditampilkan dalam kalirnat langsung.

2. Bentuk prosa narasi.


Dalam model ini, hasil wawancara disusun menjadi sebuah karangan. Jawaban
narasumber diubah dalam kalimat tidak langsung atau diceritakah kembali oleh
pewawancara.

Perhatikan contoh wawancara berikut !


Berbagai pengalaman menarik diceriterakan oleh Mayjen TNI Budiman. Jendral berbintang dua ini
sejak kecil sudah menjadi pemimpin. Beliau, pria kelahiran Jakarta, 25 September 1956, menyambut baik
ketika kami mewawancarainya. Simak wawancara Wartawan Yunior dengan beliau berikut ini.
Pengalaman menarik apa yang pernah Bapak alami selama menjadi TNI?
Selama di TNI , yaitu memimpin orang banyak. Karena tiap orang berbeda-beda, mulai pertama kali
memimpin 35 orang, lalu 150 orang, naik lagi 300 orang, 670 orang, dan sampai sekarang anak buah
Bapak 35.000 orang. Itu menjadi pengalaman menarik karena tiap orang kan berbeda-beda. Ada yang baik
ada sebagian kecil yang nakal jadi itu macem-macem
Mengapa Bapak bergabung di TNI dan bagaimana bisa menjadi Pangdam di Jawa Tengah?
Waktu kecil Bapak itu cita-cita Bapak ingin menjadi pemimpin., nah untuk bisa jadi pemimpin, jadi
tentara. Terus sekarang jadi Pangdam karena Bapak kerja keras dan berbuat baik untuk negara dan bangsa
sehingga dipercaya menjadi Pangdam. O ya , dulu sebelum ke sekolah dagang dulu, jualan singkong
goreng, combro, misro, tales goreng. Jualan keliling pagi-pagi habis subuh, kalau tidak habis bawa ke
sekolah. Ke sekolah berboncengan sepeda dengan ayah.Sebelum sampai sekolah dagang dulu, diteruskan
setelah pulang sekolah. Habis itu baru main.Meski begitu Bapak selalu juara di sekolah dari SD SMP SMA
sampai di Taruna Akabri, Bapak juara terus.
Apa harapan Bapak kepada anak-anak?
Harapan kepada anak-anak, menjadi generasi yang sehat, bertakwa pada Tuhan Yang Mahaesa, dan
mandiri, kalau sudah besar diharapkan berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, negara dan bangsa, agama
serta bagi seluruh umat manusia.Amin.
(Suara merdeka,Minggu,21 Maret 2010)
..
EVALUASI
A.1. Berbagilah peran dengan temanmu, Seorang menjadi wartawan dan seorang
temanmu menjadi narasumber berdasarkan teks wawancara tersebut!
2.Catatlah pokok-pokok hasil jawaban wawancara !
3. Rangkum dan sampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
2
mudah dipahami!

B. 1. Susunlah daftar pertanyaan untuk wawancara tentang informasi pekerjaan!


Kalian dapat memilih narasumber yang ada di lingkungan
kalian tinggal sesuai dengan profesi/pekerjaan yang kalian cita-citakan.
Misalkan, kepala desa, dokter, guru, perawat, polisi dll.
2. Catatlah pokok-pokok hasil jawaban wawancara !
3. Rangkum dan sampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang
mudah dipahami!

BERBICARA

Kompetensi Dasar : 2.2 Menyampaikan laporan secara lisan dengan bahasa yang benar.
Tujuán
• Mampu mencatat pokok-pokok laporan-laporan berdasarkan pola urutan
waktu, ruang atau topik.
* Mampu menyampaikan laporan secara lisan.

MATERI

Pada pembelajaran sebelumnya, kalian telah mempelajari cara menganalisis


dan menulis laporan perjalanan. Pada pembelajaran kalia ini, kalian akan
melaksanakan pembelajaran menyampaikan laporan perjalanan secara lisan
dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
Terdapat beberapa hal yang harus kalian perhatikan agar kalian berhasil
menyampaikan laporan secara lisan dengan baik, yäitu:
* kelengkapan isi laporan * ketepatan lafal, intonasi, dan jeda
• keberanian dalam berbicara • keruntutan dan
• volume suara • kebulatan isi laporan

Bacalah Iaporan perjalanan berikut!

Losari yang Asri

Kegiatan tengah semester, kami mendapat tugas dari guru melakukan kegiatan perjalanan
mengunjungi tempat wisata. Saya bersama sembilan teman dalam satu kelompok menentukan pilihan ke
tempat wisata Losari. Kami berangkat dari lokasi sekolah sekitar pukul 06.00. Dengan harapan kembali ke
rumah tidak kemalaman.

Berbanggalah menjadi warga Jawa Tengah. Untuk urusan plesiran,

provinsi “sentral” ini nggak lagi sekadar memiliki Candi Borobudur dan Dataran Tinggi Dieng. Karena kini
ada Losari. Sebuah kawasan agrowisata bertaraf internasional yang layak dibanggakan. Ada apa saja di
tempat refreshing impian bernuansa nostalgia ini?

Menyimak namanya, Losari memang sangat berkonotasi pedesaan dengan pemandangan nan asri.
Maklum saja, Losari kawasan wisata ini berada di desa Losari , Grabag-Magelang, yang kebetulan juga
nggak terlalu jauh dari jauh dari lokasi Musium Kereta Api Ambarawa.

Namun, demi memenuhi tuntutan kebutuhan yang bersifat mendunia, kawasan agrowisata yang terletak di
Bedono, Ambarawa ini digelar dengan nama mentereng : Losari Coffee Plantation Resort and Spa .

Pilihan nama itu, tentunya nggak asal comot. Sebab, resor ini dibuka untuk melayani tuntutan jagad
plesiran yang makin eksklusif . Selain masih menjaga sisi-sisi alamiah , Losari juga merupakan tawaran
menarik bagi wisatawan yang mendambakan wisata nostalgia. Keberadaannya benar-benar dilingkupi
naturalitas kawasan, yang masih sangat asri dengan hamparan kebun kopi dan suasana alam Jawa masa
lampau.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
3
Saat mengunjungi kawasan ini, kesan pertama sudah angat menakjubkan. Sambutan ramah para
petugas, dengan latar belakang suasana eksotis kebun kopi nan asri, dan vila-vila nyaman , benar-benar
merupakan suguhan awal yang menyentuh hati.

Secara keseluruhan , kawasan ini merupakan sebuah hamparan lokasi berpanorama indah yang di
atasnya berdiri 26 vila, dengan nama Vila Losari. Semua vila berasitektur Jawa unik dengan latar belakang
kebun kopi.

EVALUASI

1. Tulislah pokok-pokok laporan perjalanan yang telah kalian lakukan !

…………………………………………………

…………………………………………………

……………………………………………………….

2. Sampaikan laporan perjalanan tersebut secara lisan !

Unsur
Keleng Sika Volu Lafa Intona Jed Keruntu Kebulat
kapan p me l si a tan an Isi
isi suara
N
Nama Jumlah
o

1 …………………
….
2
…………………
3 …..

4 …………………
…..
5
…………………
…..

…………………
……..

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
4
Kompetensi Dasar : Menanggapi isi laporan.
Tujuan :
• Mampu menanggapi laporan perjalanan teman dengan. mengajukan
pertanyaan atau pendapat.
* Mampu memberikan masukan terhadap laporan perjalanan teman.

MATERI

Memberikan masukan terhadap pembacaan laporan perjalanan

Laporan merupakan.dokumen yang digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai suatu masalah.
Pada pelajaran yang lalu kalian telah menyampaikan laporan perjalanan secara lisan.Sekarang kalian akan
mendengarkan penyampaian laporan dari kelompok lain.Ajukan pertanyaan atau pendapat terhadap
pembacaan laporan perjalanan temanmu. Kemudian berikan masukan terhadap laporan perjalanan tersebut.
Untuk memberikan masukan terhadap pembacaan laporan perjalanan kelompok lain yang harus dilakukan
adalah :

1. dengarkan dengan seksama


2. catatlah hal-hal penting saat mendengarkan laporan perjalanan (kelengkapan isi, kebulatan isi)
3. ajukan pertanyaan berdasarkan pembacaan laporan perjalanan temanmu
4. catat bagaimana cara temanmu menyampaikan laporannya (sikap, volume, intonasi, jeda,
keruntutan)
5. apakah ia lancar menyampaikan laporannya, tidak tersendat-sendat? Berilah masukan agar
lancar.

Hal yang harus termuat dalam penulisan laporan perjalanan/kunjungan


(kelengkapan isi)
1. Judul
2. Tujuan kunjungan
3. Lama kegiatan, waktu atau jadwal kegiatan
4. Bentuk /jenis kegiatan
5. Hasil yang diperoleh

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
5
BERBICARA

Kornpetensi Dasar
6.1 Bermain peran sesuai dengan naskah yang ditulis siswa.
Tujuan
1. Mampu menentukan karakter tokoh dalam naskah yang telah ditulis siswa.
2. Mampu memerankan tokoh sesuai karakter yang dituntut dengan lafal yang
jelas dan intonasi yang tepat.

‘MATERI

Sebelum mementaskan naskah drama, terlebih dahulu kalian mengidentifikasi karakter tokoh cerita
dalam drama tersebut. Hal-hal yang perlu diperhatikan:ketika memerankan drama diantaranya
adaIah:
1 .Pernahaman isi cerita atau naskah drama secara utuh. - -
2. Kemampuan menjelmakan, baik dalam hal karakter/watak maupun
penampilan tokoh sesuai dengan cerita drama bersankutan.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mententaskan naskah drama adalah sebagai berikut.
• Pilihlah naskah drama untuk dipentaskan oleh kelompok.
* Tetapkan sutradaranya untuk membagi peran yang cocok bagi setiap
Anggota kelompok.
• Semua pemeran membaca naskah naskah drama.
• Semua pemeran mendiskusikan naskah drama untuk memahami tema,
Konflik, dan watak tokoh- tokohnya.
• Melaksanakan pemilihan pemeran (casting) yang sesuai dengan karakter
tokoh dalam naskah.
• Setiap pemeran berlatih melafalkan dialog diertai ekpresi wajah dan gerak
(acting) sesuai dengan perannya.
• Semua pemeran berlatih bersama melafalkan dialog, ekspresi wajah, gerak,
dan penempatän (block ing).
• Melaksanakan pementasan drama, bila perlu disertai ilustrasi/iringan musik.

Contoh naskah drama karya siswa!

Oleh-oleh
Suatu hari di teras depan kelas, dua orang murid sedang asyik bercakap-cakap.

Mila : Apakah kalian melihat Roni? Dari tadi aku tidak melihatnya.
Rumi : (Menggeleng-gelengkan kepalanya)Tidak tahu..
Nahwi : Halo, semua! Aku baru pulang dari Lampung nih!
Rumi : Mana oleh-olehnya dari Lampung?
Mila : Sabar, dong, Rum! Nahwi kan belum duduk kamu sudah
minta oleh-olehnya.
Nahwi : lya, nih, Rumi tidak sabaran, kalau saya mmbawa oleh-oleh
pasti kalian semua kuberi, Ya enggak, Mil?
Mila : Ooo... so pasti dong... (sambil menahan tawa)
Rumi : Iya, nih, jangan pelit dong!
Nahwi : (Membuka tasnya) Tenang saja, aku bawa oleh-oleh untuk
kalian semua.
Mila : Apa, nih, oleh-olehnya?
Rumi : Kayaknya enak nih!
Nahwi : Nih, aku bawakan dodol Lampung Cobain ... enak, Iho,
rasnya. Pasti kamu ketagihan.
Mila, Rumi : Terimakasih ya !Sering-sering, dong, begini ... !
Tiba-tiba be! masuk darl istira hat berbunyi. Mereka bertiga berjalan santai masuk kembali ke
dalam kelas untuk mengikuti peiajaran selanjutnya.

EVALUASI
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
6
Perankanlah drama di atas bersama kelompokmu. Jangan lupa, sebelum memerankan diskusikan
dengan temanmu karakter tokoh yang ada dalam drama tersebut agar kamu dapat memerankannya
dengan baik.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
7
BERBICARA

Kompetensi Dasar : Bermain peran dengan cara improvisasi sesuai dengan

kerangka naskah yang ditulis siswa.

Tujuan
• Mampu menentukan karakter tokoh. .
• Mampu berimprovisasi berdasarkan kerangka naskah.

MATERI
1. Menentukan karakter tokoh.
Karkter tokoh dapat diketahui melalui bentuk fisik, cara berbicara, cara bertingkah

laku, cara berpakaian, kebiasaannya, dan kata-kata tokoh lain, dan tempat

tinggalnya, dan sebagainya. Sebelum bermain peran, karakter tokoh ini harus

sudah ditentukan. Hal mi untuk mempermudah dalam memerankan seorang tokoh

yang sesuai dengan kerangka naskah drama.

2. Berimprovisasi berdaarkan kerangka naskah

Sebelum bermain peran, siswa perlu mempelajari kerangka naskah drama. Hal-hal

yang perlu dipelajari antara lain:


a. Menentukan karakter tokoh yang dapat dikernbangkan sesuai kerangka naskah

drama.
b. Menentukan konflik-konflik apa saja yang dapat dimunculkan berdasarkan

kerangka naskah.

c. Mengembangkan dialog yang sesuai dengan kerangka naskah.


d. Menentukan akhir naskah yang sesuai dengan kerangka naskah.
e. Berlatih bermain peran dengan cara improvisasi sesuai pengembangan

kerangka naskah drama.

Contoh Kerangka naskah Drama

Santi seorang pelajar , tampak tengah duduk di salah satu bangku itu. Ia

menekuni sebuah buku pelajaran. Rupanya seusai pelajaran di sekolah ia tidak

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
8
segera pulang. Arin teman sekelasnya mengetahui hal itu. Arin tahu bahwa Santi

sedang punya masalah di keluarganya. Karena masalah itulah sampai-sampai ia

ditegur guru matematika karena tak mengerjakan PR . Padahal, Santi adalah

siswa yang rajin dan pintar terutama pada mata pelajaran matematika. Oleh

karena itu, Arin berusaha agar Santi berterus terang menceriterakan

masalahnya.Arin bermaksud bisa membantu Santi menemukan solusinya.

EVALUASI

1. Bentuklah kelompok yang terdiri atas Iima sampai enarn orang! -


2. Susunlah sebuah kerangka naskah drama!
3. Tentukan karakter setiap tokoh seperti yang terdapat di dalam kerangka naskah

drama!

4. Perankan tokoh sesuai dengan karakter dan kerangka cerita dengan cara improvisasi!

MELAPORKAN SECARA LISAN BERBAGAI PERISTIWA


Kompetensi Dasar
2.2 Melaporkan secara lisan berbagai peristiwa dengan mengguna-kan kalimat yang jelas
Indikator
o mendeskripsikan peristiwa secara rinci
o melaporkan bebagai peristiwa dengan kalimat yang jelas

Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran ini siswa diharapkan :
1. Mampu mendeskripsikan peristiwa secara rinci
2. Mampu melaporkan secara lisan bebagai peristiwa dengan kalimat yang jelas

Ringkasan Materi
Setelah melihat, mendengar, atau mengetahui suatu perstiwa yang terjadi di sekitarmu, kamu tentu akan
menceritakan atau melaporkan perstiwa tesebut kepada orang lain atau temanmu.
Agar dapat menceritakan atau melaporkan perstiwa tesebut kepada orang lain atau temanmu dengan jelas,
kamu harus mampu mendeskripsikan peristiwa itu secara rinci.
Mendeskripsikan adalah penggambaran atau melukiskan suatu peristiwa dengan kata-kata sendiri dengan
jelas dan rinci kepada orang lain sehingga orang tersebut seolah-olah mengalami sendiri peristiwa itu.
Deskripsi yang baik biasanya mengandung hal-hal berikut ini.
1. Apa peristiwa yang terjadi
2. Waktu terjadinya peristiwa
3. Tempat terjadinya peristiwa
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
9
4. Bagaimana terjadinya peristiwa
5. Akibat terjadinya peristiwa

Perhatikan deskripsi peristiwa berikut ini.


Semarang - Polisi melansir 15 orang tewas dalam 2 kecelakaan maut di jalur Pantai Utara Batang, Jawa
Tengah. Namun dari jumlah tersebut, baru 7 korban tewas yang telah diketahui identitasnya.
Berdasarkan informasi dari RSUD Soewondo, Kendal, Rabu (17/3/2010), sepuluh korban tewas akibat
kecelakaan antara truk dan bus Adi Jaya tersebar di beberapa tempat, yakni RSUD Soewondo, Rumah Sakit
Islam (RSI) Weleri, dan Puskesmas Rowosari, Kendal. Berikut daftar kesepuluh korban tewas tersebut:
Belasan korban luka juga dirawat di sejumlah rumah sakit dan puskesmas. Di RSUD Soewondo terdapat 16
korban luka, RSI Weleri 14 orang luka, Puskesmas Subah 2 korban luka dan Puskesmas Limpung 2 korban
luka.
Sementara itu, lima anak punk yang tewas dalam kecelakaan di daerah tanjakan Plelen, Gringsing, Batang,
jenazah kelimanya saat ini berada di RSUD Batang.
(www.peristiwa kecelakaan batang.com)

Setelah membaca laporan deskripsi tentang korban kecelakaan, tentukan hal-hal berikut ini.
1. Peristiwa apa yang terjadi :.....................................................................
2. Waktu terjadinya peristiwa :.....................................................................
3. Tempat terjadinya peristiwa :.....................................................................
4. Bagaimana terjadinya peristiwa :.....................................................................
5. Akibat terjadinya peristiwa :.....................................................................

Perhatikan gambar peristiwa yang dipertujukkan oleh gurumu !


Deskrepsikan secara lisan peristiwa yang terjadi pada gambar!

Kerjakan kegiatan berikut ini!


1. Perhatikan peristiwa yang terjadi di sekitarmu beberapa waktu ini!
2. Catatlah peristiwa tersebut dengan baik!
3. Deskrepsikan secara lisan peristiwa yang terjadi di sekitarmu dengan baik!

Rubrik Penilaian
No. Aspek dinilai Skor Skor
Perolehan
1. Kelancaran melaporkan 1–5
2. Kejelasan kalimat yang digunakan 1–5
3. Keruntutan laporan 1–5
4. Kelengkapan laporan 1-5

NILAI = Jumlah skor perolehan / jumlah skor x 100


Berbicara

MENCERITAKAN PENGALAMAN YANG PALING BERKESAN

Kompetensi Dasar :
2.1. Menceritakan pengalaman yang paling mengesankan dengan menggunakan
pilihan kata dan kalimat efektif.

Indikator :
- Mampu mendata pokok-pokok cerita pengalaman yang mengesankan .
- Mampu menyusun pokok-pokok cerita menjadi rangkaian cerita pengalaman melalui tanya jawab.
- Mampu menceritakan pengalaman yang paling mengesankan berdasarkan pokok rangkaian cerita
dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan kalimat yang efektif.

*MATERI
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
10
Setiap orang tentu memiliki pengalaman yang mengesankan dalam hidupnya. Pengalaman dapat
diartikan segala sesuatu yang pernah dialami oleh seseorang dan itu merupakan suatu hal yang sangat
mengesankan serta tidak terlupakan. Pengalaman yang mengesankan itu bias berupa pengalaman yang
menyenangkan maupun menyedihkan, menggelikan ataupun memalukan. Pengalaman tersebut dapat kalian
jadikan bahan untuk diceritakan padaorang lain. Mungkin cerita ada manfaatnya bagi orang yang mendengar.
Sebelum bercerita tentang pengalaman yang paling mengesankan, terlebih dahulu kalian
harus mencari, memilih, dan memutuskan pengalaman yang akan diceritakan. Agar pengalaman yang
mengesankan itu dapat di ungkapkan lebih menarik, hal-hal yang perlu di perhatikan adalah :
- Pilihlah kata-kata yang tepat.
- Gunakan majas yang sesuai.
- Gambarkan secara terperinci (detail).
- Jika perlu gunakan kalimat langsung.

Untuk lebih memudahkan kalian menceritakan pengalaman tersebut, dapat menggunakan


bantuan beberapa pertanyaan seperti :
a. Apa yang terjadi ?
b. Mengapa peristiwa iu terjadi ?
c. Siapa yang mengalami peristiwa itu terjadi ?
d. Kapan peristiwa itu terjadi ?
e. Di mana pristiwa itu terjadi ?
f. Bagaimana peristiwa itu terjadi ?
Dari jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas, kalian dapat mengeembangkanya menjadi cerita yang
utuh dan lengkap.

Bacalah contoh pengalaman berikut ini !

Katak dalam Sepatu

Saat ini aku sudah duduk di kelas VII sebuah SMP favorit di kotaku. Meski begitu aku
masih mempunyai kebiasaan yang buruk. Setiap pulang sekolah, sepatu, tas, dan baju aku lempar begitu saja.
Sampai pada suatu hari, sebelum aku pergi ke sekolah, aku ribut mencari-cari sepatu.E…,
ternyata sepatu itu masih berserakan diluar. Padahal semalam turun hujan. Untung sepatu itu tidak basah.
Dengan tersesa-gesa kupakai sepatu itu. Saat memakai sepatu sebelah kanan, kakiku bisa masuk, aman deh.
Tetapi ketika aku mamakai sepatu yang sebelah kiri, seperti ada yang mengganjal dan
bergerak-gerak. Kaki kiriku tidak bisa masuk. Waktu aku melihat, ternyata ada katak di dalam sepatuku. Aku
kaget setengah mati. Aku berteriak ketakutan. Aku pun langsung saja melempar sepatu itu sampai akhirnya
katak itu keluar dari sepatu. Aku paling jijik dan takut dengan katak.
Sejak peristiwa itu, aku tidak pernah lagi sembarangan meletakkan sepatu dan alat-alat
sekolah. Aku takut ada sepatuku kemasukkan katak lagi.

*EVALUASI

Kalian pasti memiliki pengalaman yang paling berkesan, bukan? Sekarang kalian akan belajar
menceritakanya kepada orang lain.

Ikutilah langkah-langkah berikut ini :


1. Ingatlah kembali peristiwa yang pernah kalian alami !
2. Identifikasi pokok-pokok cerita mengenai pengalaman kalian tersebut !
3. Susunlah pokok-pokok cerita tersebut menjadi rangkaian cerita pengalamanmu yang paling mengesankan
!
4. Setelah siap, ceritakan pengalamanmu yang paling mengesankan tersebut di depan kelas secara lisan !
5. Teman lain dapat menilainya dengan menggunakan format penilaian berikut ini !

Lafal Intonasi Ekspresi


No Nama
B S K B S K B S K
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
11
1 Andala Bentang A. √ √ √
2 Camelia Qonita √ √ √
3
4
dst

Keterangan : B : Baik
S : Sedang
K : Kurang

Berbicara

MENYAMPAIKAN PENGUMUMAN

Kompetensi Dasar :
2.2. Menyampaikan pengumuman dengan intonasi yang tepat serta menggunakan kalimat-kalimat yang
lugas dan sederhana.

Indikator :
- Mampu Menetukan pokok-pokok pengumuman.
- Mampu merangkai pokok-pokok pengumuman menjadi sebuah pengumuman.
- Mampu mengumumkan dengan intonasi yang tepat serta menggunakan kalimat yang lugas dan
sederhana.

*MATERI

Kamu tentu sering mendengar dan membaca sebuah pengumuman. Pengumuman bisa
disampaikan lewat radio, televisi, media cetak, maupun dibacakan secara langsung dihadapan khalayak.
Mungkin kamu pun pernah menyampaikan sebuah pengumuman di depan teman- temanmu.
Menyampaikan pengumuman berarti suatu kegiatan memberitahukan atau menyebarluaskan
sebuah informasi kepada orang banyak. Apabila kamu ditugaskan untuk menyampaikan pengumuman, kamu
tidak perlu cemas. Rajinlah berlatih. Agar orang yang mendengarkan pengumuman lebih mudah memahami
isi pengumuman, maka dalam mengumumkan, seseorang harus :
1. Mampu menyampaikan isi pengumuman dengan intonasi yang tepat.
2. Mampu menggunakan kalimat yang mudah dipahami ( komunikatif ).

Yang dimaksud dengan intonasi dalam mengumumkan yaitu berkaitan dengan ketepatan penyajian
pengumuman. Irama dapat di peroleh dengan memerhatikan jenis-jenis tekanan nada berikut ini :
1. Tekanan Dinamik
Tekanan dinamik adalah tekanan (ucapan keras) pada kata yang di pentingkan, yaitu kata yang menjadi
intisari kalimat pengumuman tersebut.
2. Tekanan Nada
Tekanan nada adalah tekanan tinggi rendah suara.
3. Tekanan Tempo
Tekanan tempo adalah cepat lambatnya pengucapan suatu kata atau kalimat.

SMP BAKTI UTAMA


Jalan Hayam Wuruk No.55
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
12
Batang

Nomor :112/BU-PENG/V/2010
Hal : Pengumuman

Dalam rangka Perpisahan Siswa Kelas IX, seluruh siswa SMP Bakti Utama wajib menghadiri acara
tersebut yang akan dilaksanakan pada :
Hari, tanggal : Kamis, 29 Mei 2010
Pukul : 09.00 wib
Tempat : Ruang Pertemuan SMP Bakti Utama

Demikian pengumuman ini disampaikan, atas partisipasi para siswa kami mengucapkan terimakasih.

Mengetahui Pembina OSIS


Kepala Sekolah

Fadhil Muhamad, S.Pd. Iko Yulian, S.Pd


NIP. NIP.

*EVALUASI

Kerjakan tugas-tugas berikut.


1. Sampaikan isi dan pengumuman di atas dengan menggunakan intonasi dan kalimat yang mudah di
pahami !
2. Berilah penilaian terhadap penampilan temanmu dengan format penilaian berikut !

Intonasi
Kalimat
Tekanan Tekanan Tekanan
No. Nama Dinamik Nada Tempo
Tidak
ku ku ku Komuni
ti ti ti Kurang Komuni
tepat ran tepat ran tepat ran katif
dak dak dak katif
g g g
1 Farah √ √ √ √
2
3
4
dst

3. Buatlah sebuah pengumuman tentang kegiatan yang akan diselenggarakan di sekolah Anda, dengan
cara :
- Tentukan terlebih dahulu pokok-pokok pengumuman !
- Rangkaikanlah pokok-pokok pengumuman itu menjadi sebuah pengumuman !
- Sampaikan pengumuman tersebut secara lisan di depan kelas !

Berbicara

MENYAMPAIKAN CERITA

Kompetensi Dasar
6.1. Berbicara dengan urutan yang baik, suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat.

Indikator :
- Mampu menentukan pokok-pokok cerita.
- Mampu merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang baik dan menarik.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
13
- Mampu bercerita dengan urutan yang baik, suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat.

*MATERI

Di perpustakaan sekolahmu tentu tersedia buku-buku cerita yang menarik untuk kamu baca.
Buku-buku cerita tersebut dapat berupa dongeng, roman, novel, maupun cerpen. Pernahkah kamu
menceritakan kembali cerita-cerita yang pernah kamu baca kepada teman-teman atau adikmu ? Selain dari
buku-buku, kamu pun bisa menyampaikan cerita yang berupa pengalaman yang pernah kamu alami, peristiwa
yang kamu lihat, atau kamu dengar.
Kalau kamu akan menympaikan sebuah cerita yang telah kamu baca, ada tiga langkah yang
harus ditempuh, yaitu :
1. Membaca cerita secara cermat agar kamu “menguasai” cerita tersebut dengan baik.
“Menguasai” dalam arti memahami alur ceritanya, latarnya, pokok persoalan yang ada di dalamnya
( temanya ) dan merasakan suasana dan gerak batin tokoh-tokohnya.
2. Membuat kerangka pokok cerita.
Kerangka pokok cerita merupakan urutan peristiwa dalam cerita secara garis besar. Kerangka pokok
cerita inilah yang nantinya akan digunakan sebagai panduan dalam menceritakan kembali isi cerita.
3. Menceritakan kembali isi cerita.

Dalam bercerita kalian harus menggunakan suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik, yang tepat agar
pendengar tertarik pada cerita kalian. Suara yang jelas maksudnya suara yang kalian keluarkan terdengar jelas
di telinga pendengar. Lafal adalah cara seseorang mngucapkan bunyi bahasa. Intonasi merupakan tinggi
rendah / keras lembut suaranya. Gestur adalah gerakan badan yang digunakan dalam bercerita. Kalian dapat
menggunakan gerak tangan, kepala, maupun badan untuk mempertegas isi cerita. Mimik adalah ekspresi
wajah (air muka) untuk menunjukan perasaan yang terkandung dalam isi cerita.

Bacalah cerita di bawah ini !

ASAL MULA TERJADINYA DANAU TOBA

Pada zaman dahulu, disebuah desa Sumatera hiduplah seorang petani. Dia petani yang rajin
bekerja. Meskipun lahan pertaniannya tidak luas, dia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil lahan pertanian
itu. Usia petani itu sebenarnya sudah cukup untuk menikah. Namun, dia tetap memilih hidup sendiri.
Suatu hari ia memancing ikan di sungai. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, seekor
ikan menelan umpan di kailnya. Dia segera menarik kailnya. Petani itu girang bukan kepalang karena
mendapat seekor ikan yang cukup besar. Melihat warna sisik ikan yang indah, dia merasa heran. Sisik ikan
itu kuning emas kemerahan. Belum hilang kekaguman petani itu terhadap ikan yang berhasil di pancingnya,
tiba-tiba si Ikan itu berkata “ Tunggu, jangan makan aku. Jika kau tidak memakanku, aku akan bersedia
menemanimu, “ kata ikan itu. “ Baiklah,” jawab si Petani. Lantas dia meletakan ikan itu di tanah.
Tak lama kemudian, si Ikan berubah wujud menjadi seorang gadis cantik jelita. “ Jangan
takut. Aku juga manusia seperti dirimu. Aku berhutang budi kepadamu. Kau telah menyelamtkan aku dari
kutukan Dewata, “ kata si Gadis. Masih dengan penuh rasa heran, petani itu berkata, “ Siapakah gerangan
engkau ini?” ”Namaku Puteri. Aku tidak keberatan menjadi istrimu,” Kata si Gadis. “ Benarkah?” kata si
Petani. Gadis itu mengangguk. “ Asal kau penuhi syaratnya,” kata gadis itu kemudian. “ Syarat apakah
gerangan yang harus kupenuhi?” Tanya si Petani. “Engkau tidak boleh menceritakan kepada siapa pun
bahwa asal-usulku adalah seekor ikan. Jika janji itu engkau langgar, maka akan terjadi musibah besar,”
jelas si Gadis. Petani itu menyanggupi syarat yang di ajukan Puteri, gadis yang berasal dari ikan itu. Singkat
cerita, mereka pun menikah dan hidup sebagai suami istri.
Petani itu kini sangat bahagia. Dari hasil kerja keras mengelola lahan pertanianya, dia bisa
hidup cukup mapan. Rupanya ada warga desa yang merasa iri kepada keberhasilan petani itu, lebih-lebih
setelah dia memiliki seorang istri yang cantik jelita.
Fitnah pun mulai disebarkan kepada petani itu. Salah satunya adalah desas-desus bahwa
petani itu memelihara mahluk halus, yaitu istrinya. Dengan demikian, tak heran jika hasil pertanian petani itu
selalu melimpah dan kini hidup berkecukupan. Kabar itu sampai ke telinga petani dan istrinya. Namun,
mereka tidak tersinggung. Petani itu dan istrinya hidup seperti biasa.
Waktu terus berjalan hingga suatu saat lahirlah seorang bayi laki-laki dari perut istri petani
itu. Kebahagian mereka bertambah. Kini lengkap sudah kebahagian petani itu. Singkat cerita, putra pasangan
petani itu tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat. Namun, anak itu agak nakal. Dia juga punya kebiasaan

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
14
yang aneh yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan sekeluarga dapat di habiskannya
sendiri. Putera petani itu kerjaanya hanya bermalas-malasan. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia
selalu menolak.
Pada suatu hari, anak itu mendapat tugas mengantar makanan dan minuman ke sawah tempat
mana ayahnya bekerja. Namun, anak itu tidak melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya. Lama petani
itu menunggu kiriman makanan dan minuman dari rumah. Karena sudah tak tahan menahan haus dan lapar,
ia pun pulang. Di tengah perjalana, petani itu melihat anaknya sedang bermain bola. Petani itu sangat marah.
Dia lantas menjewer telinga anaknya sambil berkata, “ Anak tidak tahu diuntung. Tak tahu diri.Dasar anak
ikan!”
Aneh, seketika itu juga anak dan istri petani itu lenyap. Dari bekas injakan kaki anaknya,
muncul semburan air yang sangat deras. Lama-lama semburan itu bertambah deras. Desa si Petani dan desa
sekitarnya hilang terendam air. Genangan itu semakin meluas hingga terbentuklah sebuah danau dengan
sebuah pulau di tengahnya. Danau itu dikenal dengan nama Danau Toba, sedangkan pulau di tengahnya
dikenal dengan nama Pulau Samosir.

Sumber : Mengenal Dongeng dan Prosa Lama

*EVALUASI

Kerjakanlah tugas berikut dengan baik !


1. Carilah cerita yang menarik di perpustakaan sekolahmu, kemudian tentukan pokok-pokok ceritanya !
2. Rangkailah pokok-pokok cerita tersebut menjadi urutan cerita !
3. Kembangkan pokok-pokok ceritatersebut sehingga menjadi cerita yang lengkap dengan kalimatmu
sendiri !
4. Ceritakan di depan kelas dengan urutan yang baik serta suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang
tepat !

Format penilaian menyampaikan cerita

Aspek yang dinilai


No Nama Siswa Judul Cerita Mimik dan Jumlah
Intonasi Lafal
Gestur

Keterangan :
- Nilai makasimal intonasi : 30
- Nilai Maksimal lafal : 30
- Nilai maksimal mimik dan gestur : 40

Bercerita

PENYAMPAIAN CERITA DENGAN ALAT PERAGA


Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
15
Kompetensi Dasar
6.2. Berbicara dengan urutan yang baik, suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat.

Indikator :
1. Mampu menentukan pokok-pokok cerita.
2. Mampu Merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang menarik.
3. Mampu bercerita dengan menggunakan alat peraga berdasarkan pokok-pokok cerita.

*MATERI

Bercerita adalah kegiatan yang sering kalian lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kalian
dapat menceritakan aktivitas, pengalaman maupun isi suatu cerita. Sebuah cerita yang diceritakan dengan
menarik dan lucu, tentu akan mampu menarik perhatian pendengarnya. Kalian dapat menggunakan berbagai
media untuk mengekspresikan cerita yang kalian bawakan. Media tersebut dapat berupa penggunaan boneka
maupun peralatan lainya. Bercerita dengan alat peraga bisa dilakukan dengan cara membacakan buku cerita
bergambar sambil memainkan boneka, foto-foto, potongan-potongan gambar, atau adegan fragmen.
Alat peraga yang berupa foto-foto atau potongan-potongan gambar harus kalian pilih yang
mengandung pokok cerita. Dari situlah kalian bisa mengembangkan menjadi cerita yang utuh.

Perhatikan contoh berikut !

BJ. Habibie Si Jenius dari Pare-Pare

1.
Bacharuddin Jusuf Habibie, yang akrab di panggil BJ. Habibie, lahir di pare-
pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Ayahnya Bernama Alwi Abdul Jalil
Habibie, dan ibunya RA. Tuti Marini. Habibie adalah anak keempat dari
delapan bersaudara.

2.
Habibie kecil sangatlah suka dan kagum dengan kecanggihan pesawat terbang.
Saat usia remaja, kekagumanya terhadap pesawat makin besar. Inilah yang
membawanya kuliah di ITB.

3.
Karena Habibie memiliki kecerdasan yang luar biasa, ia mendapat bea siswa
untuk belajar di Jerman mengambil jurusan konstruksi pesawat terbang.

4.
Berkat kerja keras dan doa-doanya, akhirnya ia diangkat menjadi menteri. Ia
pun pernah di percaya menjadi Wakil Presiden RI, kemudian menjadi Presiden
RI setelah Bapak Soeharto.

*EVALUASI

Perhatikan potongan-potongan gambar dari cerita yang berjudul “PUTRI SALJU’, kemudian kerjakan tugas
berikut ini !

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
16
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
17
1.Tentukan pokok-pokok cerita berdasarkan gambar di atas !
2.Rangkailah pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang menarik !
3.Ceritakan dengan kalimatmu sendiri potongan gambar-gambar tersebut di depan
Kelas !

Daftar Pustaka

Atikah Anindyarini dan Sri Ningsih.2008.Bahasa Indonesia


untuk SMP/MTS kelas VII. Jakarta : Depdiknas.

Eko Sugiarto.2009.Mengenal Dongeng dan Prosa Lama. Jakarta :


Pustaka Widyatama.

Imam, dkk.2004.Materi Pelatihan Terintegrasi Bahasa


Indonesia. Jakarta : Depdiknas.

Wulan Darmanto.2010.Mengenal dan meneladani BJ Habibie.


Tangerang : Kinimedia.

Materi Pelajaran Bahasa Indonesia

Kelas/Semester : VIII/I
Aspek : Berbicara

Kompetensi Dasar : 2.1 Berwawancara dengan narasumber dan berbagai kalangan dengan memperhatikan
etika berwawancara.

Tujuan
• Mampu membuat daftar pertanyäan untuk wawancara.
• Mampu melakukan wawancara dengan narasumber dari berbagai kalangan.
• Mampu mencatat pokok-pokok hasil jawaban wawancara.
• Mampu merangkum dan menyampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang
mudah dipahami.

MATERI
Wawancara adalah percakapan antara dua pihak dengan rnaksud untuk mencari informasi tentang sesuatu
déngan maksud tertentu. Orang yang mewawancarai dinamakan pewawancará, sedangkan yang
diwawancaral disebut narasumber. . . .
Sebelum melakukan wawancara, seorang pewawancara harus menentukan topik dan memilih narasumber.
Topik wawancara harus ditentukan agar wawancara tidak melebar pada permasalahan yang lain.
Setelah menentukan topik dan narasumber , langkah berikutnya adalah membuat daftar pertanyaan
wawancara.

Jenis-jenis wawancara: V
1.Wawancara serta merta, dikakukan secara spontan dan dilakukan dalam situasi
alamiah.
2.Wawancara dengan petunjuk umum, pewawancara membuat kerangka atau pokok
permasalahan yang akan ditanyakan dalam proses wawancara.
3.Wawancara dengan menggunakan seperangkat pertanyaan yang telah dibakukan.
Urutan kata-kata serta cara penyajian pertanyaan untuk jenis wawancara ini sudah
ditetapkan. Pihak pewawancara hanya membacakan pertanyaan yang telah
disiapkan.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
18
Tahap-tahap peIaksanaan wawancara
1. Tahap pembukaan
Pewawancara memperkenalkan diri, sekaligus mengemukakan maksud dan tujuan
wawancara dengan mengikuti tata aturan dan kesopanan, baik dalam penampilan
maupun penggunaan bahasa, dengan penampilan rapi, bersih, dan enak dipandang.

2. Tahapan Inti
Ajukan pertanyaan secara sistematis, pertanyaannya jelas dan singkat,.jumlah
pertanyaannya disesuaikän dengan situasi waktu.

3. Tahapan akhir
Akhiri kegiatan wawancara dengan kesan yang baik dan menyenangkan.
Pewawancara menyatakan ucapan terima kasih. Tambahkan pula pengharapan
agar kedua pihak dapat bertemu pada kesempatan lain. Tetaplah pelihara
hubungan baik.

Jenis-jenis pertanyaan dalam wawancara

1. Pertanyaan terbuka, yaitu pertanyaan yang jawabannya berupa uraian panjang,


biasanya berupa pendapat (opini) narasumber tentang suatu hal. Pertanyaan ini
diawali dengan kata mengapa dan bagaimana.
2. Pertanyaan tertutup, yaitu pertanyaan yang jawabannya singkat. Pertanyaan diawali
dengan kata tanya siapa, kapan, di mana, dan berapa.
3. Pertanyaan Konfirmatif, yaitu pertanyaan untuk memastikan kebenaran tentang
sesuatu hal. Pertanyaan ini diawali dengan kata benarkah.
4. Pertanyaan eksploratif/investigatif, yaitu petanyaan untuk menungkap lnformasi
secara lebih luas dan mendalam.

Petunjuk melakukan wawancara

1. Lakukan persiapan dan perencanaan dengan matang meliputi


* Menentukan topik wawancara dan narasumber.
• Menentukan tempat dan waktu wawancara. .
• Mempersiapkan daftar pentanyaan yang akan diajukan.
* Mempersiapkan sarana pendukung : alat tulis, tape recorder, kamera dan lain-
lain.

2. Ajukan pentanyaan dengan tegas dan kritis


* Simak secara sungguh-sungguh uraian jawaban yang diberikan nrasumber.
• Catat butir-butir pokok jawaban narasumber dengan. cepat dan cermat.
• Setelah se!esai, berikan catatan jawaban wawancara kepada nanasumber untuk
diperiksa. Bila narsumber menyetujuinya mintalah paraf atau
menandatanganinya.

Merangkum dan menyampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang mudah


dipahami.

1. Bentuk dialog.
Dalam model ini hasil wawancana ditampilkan seperti teks drama. Pertanyaan
yang diajukan dan jawaban nasumber ditampilkan dalam kalirnat langsung.

2. Bentuk prosa narasi.


Dalam model ini, hasil wawancara disusun menjadi sebuah karangan. Jawaban
narasumber diubah dalam kalimat tidak langsung atau diceritakah kembali oleh
pewawancara.

Perhatikan contoh wawancara berikut !

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
19
Berbagai pengalaman menarik diceriterakan oleh Mayjen TNI Budiman. Jendral berbintang dua ini
sejak kecil sudah menjadi pemimpin. Beliau, pria kelahiran Jakarta, 25 September 1956, menyambut baik
ketika kami mewawancarainya. Simak wawancara Wartawan Yunior dengan beliau berikut ini.
Pengalaman menarik apa yang pernah Bapak alami selama menjadi TNI?
Selama di TNI , yaitu memimpin orang banyak. Karena tiap orang berbeda-beda, mulai pertama kali
memimpin 35 orang, lalu 150 orang, naik lagi 300 orang, 670 orang, dan sampai sekarang anak buah
Bapak 35.000 orang. Itu menjadi pengalaman menarik karena tiap orang kan berbeda-beda. Ada yang baik
ada sebagian kecil yang nakal jadi itu macem-macem
Mengapa Bapak bergabung di TNI dan bagaimana bisa menjadi Pangdam di Jawa Tengah?
Waktu kecil Bapak itu cita-cita Bapak ingin menjadi pemimpin., nah untuk bisa jadi pemimpin, jadi
tentara. Terus sekarang jadi Pangdam karena Bapak kerja keras dan berbuat baik untuk negara dan bangsa
sehingga dipercaya menjadi Pangdam. O ya , dulu sebelum ke sekolah dagang dulu, jualan singkong
goreng, combro, misro, tales goreng. Jualan keliling pagi-pagi habis subuh, kalau tidak habis bawa ke
sekolah. Ke sekolah berboncengan sepeda dengan ayah.Sebelum sampai sekolah dagang dulu, diteruskan
setelah pulang sekolah. Habis itu baru main.Meski begitu Bapak selalu juara di sekolah dari SD SMP SMA
sampai di Taruna Akabri, Bapak juara terus.
Apa harapan Bapak kepada anak-anak?
Harapan kepada anak-anak, menjadi generasi yang sehat, bertakwa pada Tuhan Yang Maha esa, dan
mandiri, kalau sudah besar diharapkan berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, negara dan bangsa, agama
serta bagi seluruh umat manusia.Amin.
(Suara merdeka,Minggu,21 Maret 2010)
..
EVALUASI
A.1. Berbagilah peran dengan temanmu, Seorang menjadi wartawan dan seorang
temanmu menjadi narasumber berdasarkan teks wawancara tersebut!
2.Catatlah pokok-pokok hasil jawaban wawancara !
3. Rangkum dan sampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang
mudah dipahami!

B. 1. Susunlah daftar pertanyaan untuk wawancara tentang informasi pekerjaan!


Kalian dapat memilih narasumber yang ada di lingkungan
kalian tinggal sesuai dengan profesi/pekerjaan yang kalian cita-citakan.
Misalkan, kepala desa, dokter, guru, perawat, polisi dll.
2. Catatlah pokok-pokok hasil jawaban wawancara !
3. Rangkum dan sampaikan hasil wawancara dengan bahasa yang
mudah dipahami!

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
20
BERBICARA

Kompetensi Dasar : 2.2 Menyampaikan laporan secara lisan dengan bahasa


yang
benar.
Tujuán
• Mampu mencatat pokok-pokok laporan-laporan berdasarkan pola urutan
waktu, ruang atau topik.
* Mampu menyampaikan laporan secara lisan.

MATERI

Pada pembelajaran sebelumnya, kalian telah mempelajari cara menganalisis


dan menulis laporan perjalanan. Pada pembelajaran kalia ini, kalian akan
melaksanakan pembelajaran menyampaikan laporan perjalanan secara lisan
dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
Terdapat beberapa hal yang harus kalian perhatikan agar kalian berhasil
menyampaikan laporan secara lisan dengan baik, yäitu:
* kelengkapan isi laporan * ketepatan lafal, intonasi, dan jeda
• keberanian dalam berbicara • keruntutan dan
• volume suara • kebulatan isi laporan

Bacalah Iaporan perjalanan berikut!

Losari yang Asri

Kegiatan tengah semester, kami mendapat tugas dari guru melakukan kegiatan perjalanan
mengunjungi tempat wisata. Saya bersama sembilan teman dalam satu kelompok menentukan pilihan ke
tempat wisata Losari. Kami berangkat dari lokasi sekolah sekitar pukul 06.00. Dengan harapan kembali ke
rumah tidak kemalaman.

Berbanggalah menjadi warga Jawa Tengah. Untuk urusan plesiran,

provinsi “sentral” ini nggak lagi sekadar memiliki Candi Borobudur dan Dataran Tinggi Dieng. Karena kini
ada Losari. Sebuah kawasan agrowisata bertaraf internasional yang layak dibanggakan. Ada apa saja di
tempat refreshing impian bernuansa nostalgia ini?

Menyimak namanya, Losari memang sangat berkonotasi pedesaan dengan pemandangan nan asri.
Maklum saja, Losari kawasan wisata ini berada di desa Losari , Grabag-Magelang, yang kebetulan juga
nggak terlalu jauh dari jauh dari lokasi Musium Kereta Api Ambarawa.

Namun, demi memenuhi tuntutan kebutuhan yang bersifat mendunia, kawasan agrowisata yang terletak di
Bedono, Ambarawa ini digelar dengan nama mentereng : Losari Coffee Plantation Resort and Spa .

Pilihan nama itu, tentunya nggak asal comot. Sebab, resor ini dibuka untuk melayani tuntutan jagad
plesiran yang makin eksklusif . Selain masih menjaga sisi-sisi alamiah , Losari juga merupakan tawaran
menarik bagi wisatawan yang mendambakan wisata nostalgia. Keberadaannya benar-benar dilingkupi
naturalitas kawasan, yang masih sangat asri dengan hamparan kebun kopi dan suasana alam Jawa masa
lampau.

Saat mengunjungi kawasan ini, kesan pertama sudah angat menakjubkan. Sambutan ramah para
petugas, dengan latar belakang suasana eksotis kebun kopi nan asri, dan vila-vila nyaman , benar-benar
merupakan suguhan awal yang menyentuh hati.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
21
Secara keseluruhan , kawasan ini merupakan sebuah hamparan lokasi berpanorama indah yang di
atasnya berdiri 26 vila, dengan nama Vila Losari. Semua vila berasitektur Jawa unik dengan latar belakang
kebun kopi.

EVALUASI

1. Tulislah pokok-pokok laporan perjalanan yang telah kalian lakukan !

…………………………………………………

…………………………………………………

……………………………………………………….

2. Sampaikan laporan perjalanan tersebut secara lisan !

Unsur
Keleng Sika Volu Lafa Intona Jed Keruntu Kebulat
kapan p me l si a tan an Isi
isi suara
N
Nama Jumlah
o

1 …………………
….
2
…………………
3 …..

4 …………………
…..
5
…………………
…..

…………………
……..

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
22
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
23
Kompetensi Dasar : Menanggapi isi laporan.
Tujuan :
• Mampu menanggapi laporan perjalanan teman dengan. mengajukan
pertanyaan atau pendapat.
* Mampu memberikan masukan terhadap laporan perjalanan teman.

MATERI

Memberikan masukan terhadap pembacaan laporan perjalanan

Laporan merupakan.dokumen yang digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai suatu masalah.
Pada pelajaran yang lalu kalian telah menyampaikan laporan perjalanan secara lisan.Sekarang kalian akan
mendengarkan penyampaian laporan dari kelompok lain.Ajukan pertanyaan atau pendapat terhadap
pembacaan laporan perjalanan temanmu. Kemudian berikan masukan terhadap laporan perjalanan tersebut.
Untuk memberikan masukan terhadap pembacaan laporan perjalanan kelompok lain yang harus dilakukan
adalah :

· dengarkan dengan seksama


· catatlah hal-hal penting saat mendengarkan laporan perjalanan (kelengkapan isi, kebulatan isi)
· ajukan pertanyaan berdasarkan pembacaan laporan perjalanan temanmu
· catat bagaimana cara temanmu menyampaikan laporannya (sikap, volume, intonasi, jeda,
keruntutan)
· apakah ia lancar menyampaikan laporannya, tidak tersendat-sendat? Berilah masukan agar lancar.

Hal yang harus termuat dalam penulisan laporan perjalanan/kunjungan


(kelengkapan isi)
· Judul
· Tujuan kunjungan
· Lama kegiatan, waktu atau jadwal kegiatan
· Bentuk /jenis kegiatan
· Hasil yang diperoleh

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
24
BERBICARA

Kornpetensi Dasar
6.1 Bermain peran sesuai dengan naskah yang ditulis siswa.
Tujuan
1. Mampu menentukan karakter tokoh dalam naskah yang telah ditulis siswa.
2. Mampu memerankan tokoh sesuai karakter yang dituntut dengan lafal yang
jelas dan intonasi yang tepat.

‘MATERI

Sebelum mementaskan naskah drama, terlebih dahulu kalian mengidentifikasi karakter tokoh cerita
dalam drama tersebut. Hal-hal yang perlu diperhatikan:ketika memerankan drama diantaranya
adaIah:
1 .Pernahaman isi cerita atau naskah drama secara utuh. - -
2. Kemampuan menjelmakan, baik dalam hal karakter/watak maupun
penampilan tokoh sesuai dengan cerita drama bersankutan.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mententaskan naskah drama adalah sebagai berikut.
• Pilihlah naskah drama untuk dipentaskan oleh kelompok.
* Tetapkan sutradaranya untuk membagi peran yang cocok bagi setiap
Anggota kelompok.
• Semua pemeran membaca naskah naskah drama.
• Semua pemeran mendiskusikan naskah drama untuk memahami tema,
Konflik, dan watak tokoh- tokohnya.
• Melaksanakan pemilihan pemeran (casting) yang sesuai dengan karakter
tokoh dalam naskah.
• Setiap pemeran berlatih melafalkan dialog diertai ekpresi wajah dan gerak
(acting) sesuai dengan perannya.
• Semua pemeran berlatih bersama melafalkan dialog, ekspresi wajah, gerak,
dan penempatän (block ing).
• Melaksanakan pementasan drama, bila perlu disertai ilustrasi/iringan musik.

Contoh naskah drama karya siswa!

Oleh-oleh
Suatu hari di teras depan kelas, dua orang murid sedang asyik bercakap-cakap.

Mila : Apakah kalian melihat Roni? Dari tadi aku tidak melihatnya.
Rumi : (Menggeleng-gelengkan kepalanya)Tidak tahu..
Nahwi : Halo, semua! Aku baru pulang dari Lampung nih!
Rumi : Mana oleh-olehnya dari Lampung?
Mila : Sabar, dong, Rum! Nahwi kan belum duduk kamu sudah
minta oleh-olehnya.
Nahwi : lya, nih, Rumi tidak sabaran, kalau saya mmbawa oleh-oleh
pasti kalian semua kuberi, Ya enggak, Mil?
Mila : Ooo... so pasti dong... (sambil menahan tawa)
Rumi : Iya, nih, jangan pelit dong!
Nahwi : (Membuka tasnya) Tenang saja, aku bawa oleh-oleh untuk
kalian semua.
Mila : Apa, nih, oleh-olehnya?
Rumi : Kayaknya enak nih!
Nahwi : Nih, aku bawakan dodol Lampung Cobain ... enak, Iho,
rasnya. Pasti kamu ketagihan.
Mila, Rumi : Terimakasih ya !Sering-sering, dong, begini ... !
Tiba-tiba be! masuk darl istira hat berbunyi. Mereka bertiga berjalan santai masuk kembali ke
dalam kelas untuk mengikuti peiajaran selanjutnya.

EVALUASI
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
25
Perankanlah drama di atas bersama kelompokmu. Jangan lupa, sebelum memerankan diskusikan
dengan temanmu karakter tokoh yang ada dalam drama tersebut agar kamu dapat memerankannya
dengan baik.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
26
BERBICARA

Kompetensi Dasar : Bermain peran dengan cara improvisasi sesuai dengan

kerangka naskah yang ditulis siswa.

Tujuan
• Mampu menentukan karakter tokoh. .
• Mampu berimprovisasi berdasarkan kerangka naskah.

MATERI
1. Menentukan karakter tokoh.
Karkter tokoh dapat diketahui melalui bentuk fisik, cara berbicara, cara bertingkah

laku, cara berpakaian, kebiasaannya, dan kata-kata tokoh lain, dan tempat

tinggalnya, dan sebagainya. Sebelum bermain peran, karakter tokoh ini harus

sudah ditentukan. Hal mi untuk mempermudah dalam memerankan seorang tokoh

yang sesuai dengan kerangka naskah drama.

2. Berimprovisasi berdaarkan kerangka naskah

Sebelum bermain peran, siswa perlu mempelajari kerangka naskah drama. Hal-hal

yang perlu dipelajari antara lain:


a. Menentukan karakter tokoh yang dapat dikernbangkan sesuai kerangka naskah

drama.
b. Menentukan konflik-konflik apa saja yang dapat dimunculkan berdasarkan

kerangka naskah.

c. Mengembangkan dialog yang sesuai dengan kerangka naskah.


d. Menentukan akhir naskah yang sesuai dengan kerangka naskah.
e. Berlatih bermain peran dengan cara improvisasi sesuai pengembangan

kerangka naskah drama.

Contoh Kerangka naskah Drama

Santi seorang pelajar , tampak tengah duduk di salah satu bangku itu. Ia
menekuni sebuah buku pelajaran. Rupanya seusai pelajaran di sekolah ia tidak
segera pulang. Arin teman sekelasnya mengetahui hal itu. Arin tahu bahwa Santi
sedang punya masalah di keluarganya. Karena masalah itulah sampai-sampai ia
ditegur guru matematika karena tak mengerjakan PR . Padahal, Santi adalah
siswa yang rajin dan pintar terutama pada mata pelajaran matematika. Oleh
karena itu, Arin berusaha agar Santi berterus terang menceriterakan
masalahnya.Arin bermaksud bisa membantu Santi menemukan solusinya.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
27
EVALUASI

1. Bentuklah kelompok yang terdiri atas Iima sampai enarn orang! -


2. Susunlah sebuah kerangka naskah drama!
3. Tentukan karakter setiap tokoh seperti yang terdapat di dalam kerangka naskah

drama!

4. Perankan tokoh sesuai dengan karakter dan kerangka cerita dengan cara improvisasi!

UNIT 1
A. MEMBACA
Kompetensi Dasar : Membedakan antara fakta dan opini dalam teks iklan di
surat kabar melalui kegiatan membaca intensif.
Indikator : * Mampu mendata fakta yang ada dalam teks iklan
* Mampu mendata opini yang ada dalam teks iklan
* Mampu membedakan antara fakta dan opini
Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menentukan fakta dan opini yang terdapat
dalam teks iklan di surat kabar .

1. MATERI
Iklan atau advertensi adalah suatu pemberitahuan dari seseorang atau badan
usaha yang ditujukan kepada khalayak ramai mengenai barang atau jasa yang dijual.
Menurut medianya, iklan dibagi atas tiga macam yakni iklan yang bersifat audio, iklan visual
dan iklan audio visual. Iklan yang bersifat visual (lewat media penglihatan) misalnya iklan yang
dipasang di majalah, surat kabar,bulletin, pamphlet, poster, reklame, dan spanduk. Iklan yang bersifat
audio (lewat media pendengaran) misalnya iklan dari radio, iklan langsung lewat promosi atau
pengeras suara. Sedangkan yang bersifat audio visual (lewat media pendengaran dan penglihatan)
misalnya iklan lewat film, televise, dan lain-lain.
Menurut jenisnya iklan dibedakan atas : 1) Iklan niaga, misalnya penawaran produk minuman;
2) Iklan layanan masyarakat, misalnya imbauan menjaga kebersihan lingkungan; serta iklan 3) Iklan
keluarga, misalnya duka cita.
Berbagai kalimat yang digunakan dalam iklan-iklan itu dibuat sedemikian rupa sehingga mampu
mempropaganda atau membujuk khalayak agar terpengaruh dan mengikuti ajakan iklan. Dengan
demikian, apabila kamu cermati, di dalam iklan yang berwujud teks atau wacana, sering kita jumpai
kalimat-kalimat opini, walaupun ada pula kalimat yang berwujud fakta.
Opini adalah pendapat, pikiran, anggapan, merupakan sesuatu yang belum pasti kebenarannya.
Kalimat opini sering menggunakan kata biasanya, seandainya, mungkin, kira-kira, akan tampak,
barangkali, dan yang bersifat subjektif lainnya.
Fakta adalah hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan, sesuatu yang benar- benar
nyata/terjadi.

2. Kegiatan Siswa
Setelah memahami perbedaan antara fakta dengan opini perhatikanlah iklan berikut dengan
seksama beserta penjelasannya sebagai bahan referensi kalian!

Pusat Pengobatan Tradisional China Harapan Baru


KANKER HEPATOSELULAR
Hati merupakan salah satu organ terbesar yang terdapat pada tubuh manusia. Terletak

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
28
pada perut kanan atas dan dilindungi sebagian oleh tulang rusuk. Hati memili fungsi
penting terutama dalam metabolisme makanan menjadi energi serta sebagai organ
penyimpan darah. Kanker Hati atau serinng disebut dengan Kanker Hepatoselular adalah
kanker yang tumbuh dan berkembang pada sel atau jaringan hati. Kanker ini bukan
merupakan hasil metastase dari kanker yang terjadi pada organ lain.
Sampai detik ini, tidak ada satu pun dokter yang dapat memastikan apa yang
menyebabkan seseorang menderita kanker. Setiap individu mempunyai keunikan atau
sensitifitas yang berbeda-beda terhadap kanker.
TCM HARAPAN BARU didukung ahli yang berkualitas dan berpengalaman hadir
dengan 5 langkah jitu atasi kanker dan tumor, yaitu:
1. Herbal meningkatkan daya tahan tubuh, menetralkan racun dan memperkuat pro ses
terapi kanker; 2. K.A. Biology Element Theraphy: 3. Detoxitika sel-sel kan ker; 4. Terapi
Microwave, Akupuntur; 5. Formula unggul anti kanker”Al ZHI”. Sehing ga memiliki hasil
yang optimal. Selain Kanker dan Tumor. Klinik kami juga dapat membantu Anda mengatsi
Kencing Manis, Stroke, Rematik, Urologi dll.HHH

Hotline : 081225458222

Sumber : Suara Merdeka, 8 Maret 2010

Berdasarkan iklan di atas, kalian dapat mencermati kalimat-kalimat yang termasuk fakta dan opini.
Fakta dalam teks di atas terdapat pada kalimat berikut :
1. Hati merupakan salah satu organ terbesar yang terdapat pada tubuh manusia.
2. Terletak pada perut kanan atas dan dilindungi sebagian oleh tulang rusuk,
3. Hati memiliki fungsi penting terutama dalam metabol;isme makanan menjadi energi serta sebagai
organ penyimpan darah.
4. Kanker hati atau sering disebut kanker hepatoselular adalah kanker yang tumbuh dan berkembang
pada sel atau jaringan hati.
5. Kanker ini bukan merupakan hasil metaphase dari kanker yang terjadi pada organ lain.

Sedangkan opini dalam teks di atas :


1. Sampai detik ini tidak ada satupun dokter yang dapat memastikan apa yang menyebabkan seseorang
menderita kanker.
2. Setiap individu mempunyai keunikan atau sensifitas yang berbeda-beda terhadap kanker
3. TCM HARAPAN BARU didukung ahli yang berkualitas dan berpengalaman hadir dengan lima
langkah jitu atasi kanker dan tumor, yaitu : 1. Herbal meningkatkan daya tahan tubuh, menetralkan racun
dan memperkuat pro ses terapi kanker; 2. K.A. Biology Element Theraphy: 3. Detoxitika sel-sel kan ker;
4. Terapi Microwave, Akupuntur; 5. Formula unggul anti kanker”Al ZHI”. Sehing ga memiliki hasil
yang optimal. Selain Kanker dan Tumor. Klinik kami juga dapat membantu Anda mengatsi Kencing
Manis, Stroke, Rematik, Urologi dll.HHH

3. UJI KEMAMPUAN
Cermati teks iklan di bawah ini !

Pilih Program Terbaik Untuk Perampingan


dan Perawatan Tubuh Anda
Impressions menawarkan anda sebuah konsep terbaik program perampingan yang efektif dan terpadu,
selain membuat langsing, andapun menjadi sehat dan bugar.

Dengan program Detoksifikasi, penemuan Dr. Christopher MH (Master Herbalist terkenal dari Amerika)
yang kini dipraktekkan di pusat- pusat kesehatan di dunia, tubuh anda akan dibersihkan dari toksin-toksin/
sisa-sisa bahan kimia yang tidak tercerna yang selama ini mengganggu fungsi metabokisme tubuh.

Dengan berfungsinya kembali metabolisme tubuh secara normal, maka lemak secara alamiah akan
dibakar oleh tubuh menjadi energi sehingga secara gradual berat tubuh anda menjadi turun, tubuh anda
menjadi bugar kembali, merasa fit, hilang rasa pusing, lesu, tidur menjadi nyenyak, lancar buang air besar,
nafas akan lebih teratur dan tidak ngos-ngosan bila berlari atau menaiki tangga serta denyut jantung lebih
teratur.
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
29
Telp. (024)8442386
( Suara Merdeka, 9 Maret 2010 )
Kerjakan sesuai perintah di buku tugasmu!
1. Tulislah pernyataan yang berupa fakta dari iklan di atas!
2. Tulislah pernyataan yang berupa opini dari iklan di atas!
3. Jelaskanlah penanda fakta dan opini dalam pernyataan tersebut!
4. Carilah sebuah teks iklan di media massa cetak !
5. Cermati pernyataan yang berupa fakta kemudian tulislah pernyataan tersebut!
6. Cermati pernyataan yang berupa opini, kemudian tuliskan pernyataan tersebut!
7. Jelaskan penanda fakta dan opini dalam pernyataan tersebut!

UNIT 2
A. MEMBACA

Kompetensi Dasar : 3.2 Menemukan informasi yang diperlukan secara cepat dan
Tepat dari indeks buku melalui kegiatan membaca memin
dai.
Indikator : (1) Siswa dapat menemukan kata dalam buku yang dirujuk da
lam indeks
(2) Siswa menemukan informasi dengan panduan indeks
Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menemukan informasi dari indeks buku melalui
kegiatan membaca memindai

1. MATERI
Informasi atau penjelasan kata tertentu dalam buku yang telatif tebal dapat ditemukan dengan
cepat dengan teknik membaca memindai melalui indeks. Indeks adalah daftar kata atau istilah
penting yang terdapat dalam buku, biasanya terletak di bagian akhir buku tersusun menurut abjad
yang memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan.
Membaca memindai adalah suatu tenik membaca untuk menemukan informasi dari bacaan
secara cepat dengan cara menyapu kata demi kata dan halaman demi halaman secara merata. Mata
bergerak cepat, meloncat-loncat, dan melihat kata demi kata . Setelah menemukan bagian yang
dibutuhkan , gerakan mata berhenti. Selanjutnya informasi yang debutuhkan dicermati.
Kamu tentu pernah mencari kata atau istilah dalam buku yang tebal dengan waktu yang trbatas.
Bagaimana kamu melakukannya? Apakah kamu akan membaca buku yang tebal itu baris demi baris,
halaman demi halaman? Jika demikian yang kamu lakukan,m tentu tidak akan menemukannya dalam
waktu cepat. Untuk menemukan iformasi yang dimaksud dalam waktu singkat ikutilah kegiatan
berikut ini!
Cermatilah contoh indeks dalam buku Bahasa Indonesia Kelas IX , karangan Atikah
Anindyarini, dkk., berikut !

A.A. Navis 116 mantra 60


Ajip Rosidi 179 Maria Theresia Lahur 46
akselerasi 39,40,41,42,54 mendura 24
alomorf 13 Merari Siregar 98,155.166
bidal 60 moneter 3
deskripsi 121 monolog
dialog 45,98,154,155,170 NH. Dini 170
ensiklopedi 14 pantun 170
epilog 26,122 pelitur 5
fiktif 6 reporter 77,78,87
gurindam 60 seloka 60
Hamzah Fansuri 20,60 stimulan 120
indeks 18.19, 25,26,32,35,37,74 tarikh 20
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
30
karmina 60 Yant Mujianto 22,23
lakon 154,155 zahir 21

2. KEGIATAN SISWA
a. Tentukan istilah apa yang akan kamu cari dalam buku tersebut. Misalnya kamu akan mencari
penjelasan kata “alomorf” .
b. Carilah istilah “alomorf” pada daftar indeks tersebut . Gerakkan mata secara sistematis dan
cepat ; seperti anak panah, langsung ke tengah meluncur ke bawah dengan pola zigzag.
c. Setelah kamu temukan, lambatkan kecepatan membaca untuk meyakinkan kebenaran dari
istilah yang kamu cari. Kamu akan menemukan istilah tersebut tertulis alomorf 13 artinya
kata alomorf terdapat pada halaman 13.
d. Selanjutnya pandangan mata kamu dapat langsung meluncur mencari istilah itu dengan
membuka buku tersebut pada halaman 13 untuk mencari istilah tersebut.
e. Sudah kamu temukan bukan ? Ya, ternyata istilah “alomorf” terletak di halaman 13, yang
mengandung maksud variasi bentuk. Cepat bukan ? Kamu hanya membutuhkan waktu
kurang lebih 3 menit untuk menemukan istilah tersebut tidak menggunakan indeks, tentu
akan memerlukan waktu yang cukup lama.

3. UJI KEMAMPUAN
a. Bentuklah kelompok diskusi yang terdiri atas empat atau lima orang, gunakan
Buku Pelengkap Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX, karangan Atikah Anindyarini, dkk.
atau buku Pelengkap Pelajaran Bahasa Indonesia yang lain yang berindeks.
b. Temukan makna kata berikut ini dalam buku tersebut dengan teknik membaca
memindai melalui indeks.
1) artikel 2) deskripsi 3) ensiklopedi 4) gurindam
5) interpretasi 6) koherensi 7) morfofonemik 8) property
9) resensi 10) stimulant
c. Carilah salah satu buku berindeks di perpustakaan sekolahmu, kemudian
tuliskan 10 istilah secara variatif abjadnya, dan berilah penjelasan maksud
istilah tersebut !

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
31
UNIT 3
A. MEMBACA
Standar Kompetensi : 7.1 Menemukan tema, latar, penokohan pada cerpen- cerpen
dalam satu buku kumpulan cerpen.
Indikator : (1) Siswa dapat menyimpulkan tema cerpen
(2) Siswa dapat menemukan latar cerpen dengan bukti factual
(3) Siswa dapat menemukan karakter tokoh cerpen dengan bukti
yang meyakinkan.
Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menentukan tema, latar serta penokohan
dalam cerpen yang dibaca pada buku kumpulan cerpen.

1. MATERI
Cerpen merupakan salah satu bentuk karya satra yang berwujud prosa. Cerpen/cerita pendek pada
dasarnya karangan fiktif yang relatif pendek bentuknya. Biasanya hanya ditulis beberapa halaman saja.
Cerita yang ditampilkan dalam sebuah cerpen biasanya hanya sepenggal peristiwa yang terjadi pada
seseorang dan fokus cerita terletak pada tokoh utamanya. Cerpen dapat dibukukan dalam bentuk
kumpulan cerpen/antologi cerpen.
Cerpen dibangun oleh unsur-unsur intrinsik ( unsur dalam ) yang meliputi: tema,latar, penokohan,
alur, amanat,sudut pandang.
Berikut ini penjelasan singkat mengenai unsure-unsur intrinsik cerpen.
a. Tema
Tema adalah gagasan pokok yang mendasari suatu cerita. Misalnya tema moral, sosial, ketuhanan,
dan lain-lain.
b. Latar/Setting
Latar menunjukkan tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita.
c. Penokohan
Hal menarik dalam sebuah cerita berupa diciptakannya konflik antarpelaku akibat gesekan perbedaan
karakter atau watak para tokoh. Hal itu disebut dengan penokohan atau perwatakan. Pemberian
karakter tokoh atau pelaku dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Penokohan langsung
artinya dalam menuturkan ceritanya pengarang menyebutkan secara langsung perwatakan tokohnya.
Dalam teknik penokohan jenis ini, pembaca tidak perlu menyimpulkan perwatakan pelaku .
Penokohan tidak langsung, artiny dalam menuturkan ceritanya, pengarang tidak secara langsung
meyebutkan watak tokohnya. Pengarang melukiskannya melalui tingkah laku, sikap, lingkungan,
maupun gambaran fisik tokoh, Bahkan, bisa juga melaui reaksi tokoh lai terhadap tokoh yang
dimaksud. Dalam teknik penokohan jenis ini, pembaca harus menyimpulkan sendiri perwatakan
tokoh.
d. Alur
Cerita dibangun atas jalinan peristiwa yang sambung menyambung membentuk satu kesatuan cerita
yang disebut alur cerita. Alur terbagi atas tahapan-tahapan, seperti; perkenalan, konfok, klimaks,
antiklimaks, dan penyelesaian.
e. Sudut Pandang
Sudut Pandang adalah posisi pengarang saat menuturkan cerita. Pengarang dapat memerankan
dirinya sebagai pelaku yang seolah-olah menceritakan kisahnya sendiri (sudut pandang orang
pertama) atau pengarang sebagai pengamat yang menceritakan kisah orang lain (sudut pandang orang
ketiga).
f. Amanat
Amanat adalah pesan moral yang terdapat dalam cerita.

2. KEGIATAN SISWA
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
32
a. Bacalah cerpen di bawah ini dengan cermat!
Cerpen pertama

FERINA

Ferina tiba-tiba bosan menjadi penari.Tiga tahun dirasakannya telah terlalu lama. Dalam tiga tahun
itu saja ia tyelah menjelajah ke beberapa kota dan sudah dua kali keluar negeri.
“ Lantas maju jadi apa ?” tanya ayahnya.
“ Wartawan “
“ Bisa ?”
“Pasti.”
Dialog anak-ayah itu tidak berlanjut. Sang Ayah sadar betul, putrinya memili ki banyak
kemauan. Ia bisa menari, menyanyi, mengarang, berpidato, melukis, main piano, dan mengutak-atik
mesin mobil.
Jadilah Ferina seorang wartawan. Pembimbingnya tidak perlu terlalu repot. Ferina dengan
mudah menangkap apa saja yang diinginkan dirinya. Sebagai pemula, prestasinya mengejutkan.
Tanpa banyak kesulitan ia dapat menulis sebuah laporan ten tang kampanye pemilihan Presiden
Amerika dari bahan-bahan yang ditumpuk di meja nya. Laporan yang merupakan kompilasi dari
berbagai bahan tertulis itu, disajikan de ngan jernih dan sistematis. Bahasanya lugas dan eanak
dibaca.
Pembim,bingnya memberi tugas lain, mewawancarai seorang menteri yang su dah lama
tidak ditemui wartawan. Ferina mendapat petunjuk tentang masalah yang akan dinyatakan, dan garis-
garis besar pertanyaan yang bisa dikembangkan di lapang an. Ferina kembali dengan membawa hasil
wawancara terekam. Secara keseluruhan, hasil wawancara itu sangat memuaskan dan lebih dari yang
diharapkan.
Ketika kemudian Ferina menurunkan tulisan tentang wawancara itu dalam ben tuk jadi dan
siap cetak, pembim,bingnya menggelengkan kepala. Pemimpin redaksi majalah tempat ia bekerja
tidak bisa menulis sebaik itu.
“Mestinya kamu mengganti dia.”kata pembimbing itu.
“Siapa, Pak?” sahut pembimbingnya.
Ferina, gadis cantik yang baru berusia dua puluh tiga tahun itu maklum. Ia tahu siapa yang
dimaksudkan. Sebelum ia bekerja di sana sebagai wartawan, ia ba nyak mendengar kabar burung
tentang orang itu. Ia merasa itu bukan urusannya. Ia ingin jadi wartawan dan kini mendapat
kesempatan, tanpa melalui masa percobaan enam bulan, Apa lagi ?.
“Gadis cantik dengan tubuh tinggi ramping seperti kamu mestinya jadi pera gawati, bukan
jadi wartawan,” ujar seorang pengusaha yang diwawancarai Ferina.
“Maksud Bapak tidak Ideal?” tanya Ferina
“Oh, bukan, bukan. Terus terang, saya tidak tahu apa pesyaratan ideal bagi seo rang
wartawan. Apalagi secara fisik. Khususnya untuk wanita. Komentar saya tadi cu ma berdasarkan
pengamatan. Biasanya, orang yang fisiknya seperti kamu lebih suka menjadi peragawati.”
Ferina dan pengusaha iu tertawa. Setelah itu, wawancara pun berjalan lancar. Ketika Ferina
mengemas alat perekamnya setelah wawancara selesai, pengusaha itu bertanya lagi, “Mengapa kamu
memilih profesi sebagai wartawan?”
Ferina terkejut. Ya, mengapa? Selama ini tidak ia pernah memikirkan itu. Pilihan itu datang
spontan, dan begitu saja.
“Saya tidak tahu,”sahutnya.
Pengusha itu tertawa dan menggelengkan kepala. Ferina menyambutnya de ngan mengangkat
bahu.
“Saya ingin menulis invertigative report tentang Palestina, Pak,” katanya kepa da pimpinan
redaksi majalah itu.
“Artinya kamu harus pergi ketepi barat Sungai Yordan dan Jalur Gaza.”
“Itulah maksud saya, Pak.”
Pemimpin redaksi majalah itu tersenyum daqn menatap Ferina dalam-dalam
“Kamu mimpi apa tadi malam?” Tanya pemimpin redaksi itu.
“Berjabatan tangan dengan Yaser Arafat.”
Pemimpin redaksi itu tertawa lagi.
“Saya percaya. Saya percaya. Kemarin dulu saya melihat biografi pemimpin Palestina itu
menjamu. Mungkin kau terpengaruh. Mungkin kau bersimpati dengan perjuangan rakyat Palestina.
Tetapi, itu saja tidak cukup untuk menjadi dasar pengi rimanmu ke sana. Masih banyak tugas-tugas
lain yang dapat kaukerjakan di sini.
“Dia mengangggap enteng karena kau wanita remaja yang dianggap ingusan.”

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
33
“Bukan begitu, Nak. Jalur Gaza dan Tepi barat itu adalah daerah yang sedang bergolak.
Keadaan di sana setengah perang. Untuk tugas di daerah seperti wartawan perang yang harus pergi,
bukan wartawan pemula seperti kamu. Maksud atasanmu itu, kan baik,” sahut ayah Ferina
“ Lagi pula mengapa harus pergi ke daerah berbahaya?” sambung ibunya. “Masih banyak
berita-berita penting yang bisa ditulis tentang negeri ini.
“Aku ingin kerja lebih matang.”
“Kerja menantang itu terdapat di mana-mana, bukan hanya di Palestina itu,” ujar ayahnya
pelan.
“Mengapa kamu tidak pergi saja ke pedalaman Kalimantan. Mengenal kehi dupan saudara-
saudaramu di daerah terpencil di tengah hutan belantara di sana?” sam bung ibunya.
Ferina pun meminta ditugaskan ke Kalimantan. Atasannya mengabulkan.
Kemudian ia meminta ditugaskan ke Irian dan Maluku. Juga diberikan. Setelah itu Ferina
menjelajah Sulawesi. Akhirnya, Jakarta disapunya bersih dengan laporan-laporan pendek yang
memikat.
Jiwa kewartawanan telah mengalir di seluruh urat-urat darahnya, dan menem bus sumsum
tulangnya. Ia telah jatuh cinta yang tiada taranya pada profesi ini. Tiga tahun yang telah dilaluinya
dirasakannya bagaikan perjalanan tiga hari. Ia merasa semua tantangan berat telah dilaluinya denagn
sukses. Padahal sebenarnya tidak. Begitulah menurut atasannya.
“Kamu belum pernah menulis gossip?”
“Gosip?”
“Ya.”
“Untuk apa?”
“Untuk menjadi bumbu penyedap di majalah kita yang serius ini.”
Ferina terhenyak di kursinya. Peluru yang dilepas serdadu Israel dari moncong senjata
mereka ketia menghadap rakyat Pelestina di Tepi Barat, lebih menjadi pilihan nya daripada harus
menulis gossip. Risiko kematian diberondong peluru kesasar lebih disukainya daripada menulis
tentang tetek bengek yang dianggap sebagai bumbu pe nyedap itu. Tugas ini sangat sepele. Ironisnya,
inilah merupakan yang menjadi tan tangan terberat.
“Itulah buktinya tugas wartawan itu tidak ringan,” kata ayahnya. “Seorang wartawan dituntut
memiliki keberanian moril yang tidak kepalang tanggung. Risiko kalah dan persaingan merupakan
urusan bisnis erusahaan. Risiko majalah ditutup kare na melanggar aturan main yang disepakati
adalah urusan kekuasaan dan pelaksanaan peraturan. Akakn tetapi, menulis gossip, menulis sesuatu
yang tidak benar dengan sengaja, adalah urusan tanggung jawab moril. Kau tinggal memilih.”
“Betapapun gosip itu terkadang banyak yang benar, bukan Cuma desas-desus tanpa dasar.
Menggosipkan orang, apalgi dalam media jelas bukan pekerjaan yang ba ik,”sambung ibunya.
Ferina merasa ditampar kebingungan. Pertanyaan pengusahan yang dulu diwa wancarainya,
kini dirasakannya sebagai menuntut sesuatu. Bukan hanya jawaban, teta pi pertanggungjawaban.
“Mengapa kamu memilih profesi sebagai wartawan?”. Ya, mengapa. Ferina tetap tidak bisa
menjawabnya. Tetapi, mengapa aku mencoba menja wabnya, dengan menerima tantangan kali ini?
Pikirnya.
Gosip itu akhirnya muncul di majalahnya. Sebuah kisah cinta hubungan seo rang besar
dengan seorang wanita, istri seorang besar yang lain. Redaksi membaca mengalir bagai arus deras
dengan sikap pro dan kontra terhadap penyiaran gosip itu. Ini sebuah noda, kata sebagian pembaca.
Ini pembeberan kebenaran yang berani, kata yang lain.
Anehnya, kedua orang besar yang dikisahkan tetap tutup mulut, begitu pula wanita yang
menjalin kisah cinta itu. Pembaca menunggu-nunggu, kapan bantahan akan datang atau kapan kedua
orang besar dan wanita itu akan mengajukan tuntutan ke pengadilan, karena gossip yang tidak masuk
akal itu. Penantian itu sia-sia karena tidak ada apa pun yang terjadi
Pagi ityu Ferina menyerahkan kartu wartawannya dan meminta berhenti. Terlalu berat
baginya bercerai dengan profesi yang telah mengaliri semua urat-urat darahnya dan menembus
sumsum tulangnya itu. Tetapi, untuk sementara ia lebih memilih berpisah daripada menodai cintanya.
“Orang-orang besar dan wanita itu sudah dilupakan orang. Mereka yang dulu nya menjadi
berita hampir setiap hari ini kini hilang dari peredaran. Sindrom publisi tas ternyata menghantui
mereka bertiga. Mereka, kedua orang besar itu memang orang besar, tetapi tidak penting lagi untuk
menjadi berita. Sindrom yang menggang gu itu memaksa mereka untuk kembali menjadi berita.
Mereka bertiga pun mengatur strategi dan menghubungi atasanku. Berita tidak itu pun dibuat tanpa
rasa malu sedi kit pun. Ah, zaman telah demikian majunya, atau begitu mundurnya. Celakanya, aku
yang mendapat tugas untuk melakukannya.”
Ferina menceritakan kisah itu dengan suara lirih kepada ayah dan ibunya. Ia merasa
kehilangan sesuatu yang sangat dicintainya, yaitu profesi yang selama ini membuatnya menjadi
berarti dan bahagia. Tetapi, salah satu tugas yang diterimanya dalam profesi itu pulalah yang

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
34
dianggapnya menghancurkannya. Karena itu ia suka memilih berpisah, paling tidak untuk sementara.
Siapa tahu, suatu ketika nanti, mung kin ia akan memasuki profesi itu kembali dengan mental yang
lebih siap. Keputusan ini mungkin diambilnya semata-mata karena kecewa.
Melihat ayah ibunya termenung, Ferina segera berupaya mengusir suasana murung itu.
“Mobil ayah aku dengar batuk-batuk. Kukira mengutak-atik mesin itu lebih mudah
ketimbang mengutak-atik sesuatu yang tidak benar menjadi benar. Besok siang bisa dipastikan mobil
itu tidak akan batuk-batuk. Karena Tanganku ini,” ujar ferina.

Sumber Pustaka : “Titik Temu, Kumpulan Cerpen”


Oleh : Sori Siregar

Cerpen 2
Nasi Goreng
Oleh : Duryatin Amal

Rima dan Ramli tinggal bertiga dengan ibu mereka. Rima kini baru masuk SMA. Dan Ramli naik ke
kelas VII SMP. Ibu mereka bekerja sebabi pencuci pakaian di bebebrapa rumah besar. Walaupun demikian,
Rima dan Ramli tetap bercita-cita tinggi. Mereka sealalu rajin belajar dan tidak putus asa.
Tahun ini, Rima sangat bangga, karena ia diterma disalah satu SMA favorit. Rima harus menjalani
mOS (Masa Orientasi Siswa) selam tiga hari pertama. Pada masa itu, ia bisa berkenalan dengan siswa
lainnya. Juga dengan kakak kelas dan dengan program sekolahnya.
Pada hari kedua MOS, Kak Mimi, salah satu kaka OSIS memberi pengumuman, “ Adik-adik kelas
sepuluh, besaok ada acara tukaran makanan. Jadi kalian semua harus bawa makanan sendiri-sendiri. Nantinya
akan saling ditukarkan!”
“Kak, makanannya misalnya apa, Kak?” Tanya salah seorang anak.
“Oh, ya! Harus nasi lengkap lengkap dengan lauk dan sayuran. Harganya minimal Rp. 2.000,00.”
Setelah kak Mimi pergi, Rima jadi bingung sendiri. Dia kan membawa nasi dan lauk apa? Di
rumnahnya tak ada lauk yang enak dan istimewa. Paling hanya temped an tahu. Di rumah biasanya Rima
menambahkan kecap di nasi putihnya. Itu sudah terasa nikmat sekali baginya. Tapi kalau Rima membawa
menu seperti itu ke sekolah, ia takut diejek kawan-kawannya.
Setiba di rumah, Rima menceritakan tugas itu kepada ibu.
“Rim, sekarang ibu mau kerja dulu. Kamu saja yang memikirkan menu apa yang akan kamu bawa.
Kalau bisa yang murah-murah saja. Agar ibu sanggup membelinya,” kata ibu.
Namun, sampai ibunya pulang kerja, Rima belum juga menemukan jalan keluarnya> untungnya pada
saat sedang belajar malam, ia menemukan ide. Rima bergegas menemui ibunya.
“ Bu, bagaimana kalau besok Rima membawa nasi goring saja? Murah dan mudah kan, Bu?”ujar
Rima.
“Benar juga. Kalau begitu, besok pagi-pagi akan ibu buatkan nasi goring,” kata ibu sambil menguap.
Rima iba melihat ibunya. Ibu Rima sebenarnya belum terlalu tua. Namun karena ia bekerja sangat
keras wajahnya tampak lebih tua dari usia sebenarnya.
Paginya, Rima membantu ibunya memasak nasi goring. Nasi goring itu lalu dibungkus dengan daun
pisang yang diambil dari kebunnya.
“Terima kasih, ya Bu. Rima berangkat dulu, ya!” pamit Rima pada ibunya.
Dengan gembira ia mengayuh sepeda tuanya menuju ke sekolah. Beberapa saat kemudian, Rima
sudah berada di dalam kelas. Setelah beberapa saat berlalu, akhirnya tibalah acara yang dinanti-nanti Rima.
Acara pertukaran makanan.
“Adik-adik kelas sepuluh, sudah bawa makanan semua, kan?” tanya kakak OSIS.
“Sudah Kak 1 ‘ jawab murid-murid kelas sepuluh serentak.
Makanan yang dibawa murid-murid lalu dikumpulkan di meja guru. Rima mulai tegang.
Bagaimana jika makanannya jatuh pada temannya yang kaya? Apa dia mau memakan nasi gorengnya
yang sederhana? Rima takut kalau-kalau teman-temannya mencemooh masakan itu.
Akhirnya saat pembagian makanan pun tiba. Rima mendapat makanan dari Rio. Sedangkan nasi
goring bungkusannya diterima mIranda. Rima tidak langsung membuka kotak bekal dari Rio. Ia melirik kea
rah Miranda yang membuka bungkusan nasi gorengnya itu.
“Wow, nasi goring! Aku suka sekali nasi goring! Wah kelihatannya enak!” sorak Miranda. Rima
melihat Miranda memakan sesendok nasi gorengnya.
“Wow, enak sekali! Punya siapa ini?” tanya Miranda.
“Itu punyaku,” jawab Rima.
“Oh, kamu Rima, ya?”

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
35
“Iya,” jawab Rima singkat.
“Rim, siapa yang memasak nasi goring ini?” tanya Miranda.
“Ibuku, sahut Rima sedikit lega.
“Kebetulan, lusa ulang tahunku. Aku sedanng cari makanan katering. Apa ibumu mau menerima
pesanan nasi goring seperti ini?” tanya Miranda.
“Bisa! Tentu saja bisa! Nanti akan aku bicarakan dengan ibuku,” sahut Rima senang. Rosa dan Maya
mendekati Miranda dan Rima.
“Oh, ini ya, nasi gortengnya! Boleh kucoba?” kata Rosa sambil emnyendok sedikit nasi goring.
“Wah, enak sekali ! Ibuku kan bekerja dikantor. Kebetulan ibu sedang bingung mencari catering untuk makan
siang di kantornya! Ibuku pasti senang kalau bisa memesan nasi goring seperti ini, “ kata Rosa.
“Oh, tentu saja bisa!” jawab Rima.
Kabar ini cepat menyebar. Sampai pada saat istirahat kedua, saat Rima sedang jalan di kantin, ibu
penjual di kantin bertanya.
“Kamu Rima, ya?” tanya.
“Iya, Ada apa, Bu?” tanya Rima heran.
“Begini, ibu mau pesan nasi goring buatan ibumu yang katanya enak itu. Mau ibu jual di kantin ini.
Kalau bisa, lusa ibu pesan limapuluh bungkus dulu. Kalau laris, nanti ibu akan pesan lebih banyak lagi!”.
“Oh, ya?” Baiklah, nanti saya tanyakan ke ibu!” jawab Rima senang.
“Oh, ya nanti modalnya ini ada sedikit uang,” ibu kantin menyodorkan sejumlah uang. Sampai di
rumah, Rima berlari-lari mendekati ibunya yang sedang memasak. Ia bercerita tentang pesanan nasi goring
yang diterima tadi.
“Oh, ibu senang sekali!” Ibu memeluk Rima. Mereka sangat bersyukur untuk berkat Tuhan hari ini.

####

1). Berbagilah menjadi 6 kelompok. Untuk masing-masing kelompok lakukan kegiatan berikut :
1). Kelompok I berdiskusi menemukan tema cerpen pertama
Kelompok II berdiskusi menemukan tema cerpen kedua
Dalam melakukan kegiatan tersebut, gunakan panduan berikut:
a) Pokok pikiran apa saja yang dikemukakan pengarang dalam cerita tersebut ?
b) Bagaimanakah sikap pengarang terhadap pokok pikiran yang ditampilkan dalam cerita tersebut ?
c) Berdasarkan pokok pikiran dan sikap pengarang tersebut, apakah tema yang dikemukakan pengarang
dalam cerpen tersebut !
Hasil diskusimu tulislah dalam format berikut!
Kelompok I dan II

Topik : Tema Cerpen

Aspek Uraian Paragraf ke


1. Pokok pikiran yang
dikemukakan pengarang …………………………………… …………………

2. Sikap pengarang terhadap


pokok pikiran …………………………………… …………………

3. Tema yang dikemukakan


pengarang …………………………………… …………………

2). Kelompok III berdiskusi latar cerpen pertama


Kelompok IV berdiskusi latar cerpen kedua
Dalam berdiskusi menggunakan panduan berikut :
a). Peristiwa apa saja yang ada dalam cerpen tersebut ?
b). Dimanakah tempat terjadinya peristiwa tersebut ?
c). Kapan peristiwa itu terjadi ?

Tulislah hasil diskusimu dalam format berikut !


Kelompok III dan IV

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
36
Topik : Setting/Latar Peristiwa
Aspek Uraian Paragraf ke
1. Peristiwa-peristiwa yang
ada …………………………………… …………………

2. Tempat terjadinya
peristiwa …………………………………… …………………

3. Waktu terjadinya
peristiwa …………………………………… …………………

3). Kelompok V berdiskusi tentang tokoh dan penokohan cerpen pertama


Kelompok IV berdiskusi tentang tokoh dan penokohan cerpen kedua
Dalam berdiskusi menggunakan panduan berikut :
a). Siapakah tokoh yang mendukung cerita tersebut ?
b). Bagaiamanakah watak masing-masing tokoh cerita di atas ?
c). Siapakah tokoh cerita di atas yang berwatak baik siapa pula yang berwatak jelek ?
d). Siapakah tokoh utama dan siapa pula tokoh sampingannya ?

Tulislah hasil diskusimu dalam format berikut

Format Identifikasi Sifat/Watak Tokoh


No. Nama Tokoh Sifat/Watak Penjelasan yang
menyimpulkan hal itu
…. ………………………. ……………………….. …………………………
…. ………………………. ………………………. ………………………..
…. ………………………. ………………………. …………………………
…. ………………………. ………………………… …………………………
…. ………………………. ………………………… …………………………

4) Tukarkan hasil diskusimu dengan kelompok lain yang bertopik sama.


Lakukan penilaian sesuai dengan rubrik berikut:
4. RUBRIK PENILAIAN

No. Aspek Penilaian Skor


1 Menyimpulkan tema cerpen 100
- tepat 70-100
- agak tepat 30-69
- kurang tepat <30
2 Menemukan latar cerpen 100
- latar dan bukti benar 70-100
- latar benar, bukti salah atau sebaliknya 30-69
- latar dan bukti salah semua <30
3.. Menemukan karakter tokoh (penokohan ) 100
- penokohan dan bukti benar 70-100
- penokohan benar, bukti salah atau sebaliknya 30-69
- penokohan dan bukti salah <30
Jumlah skor maksimal 300
Nilai= Skor Perolehan : 3

4. Uji Kompetensi
Lengkapilah dengan jawaban yang tepat!
1. …
Masrul dan Musllina ternyata tidak berbahagia. Masrul ingin kembali kepada Rasmani, tetapi
Rasmani menolak. Kemudian Masrul menceraikan istrinya, Muslina. Masrul pindah pekerjaan
untuk mendekati Rasmani. Mendengar kabar bahwa Masrul akan melamar Rasmani, alangkah
terkejutnya Rasmani yang mengakibatkan Rasmani sakit parah. Masrul diminta segera menemui
Rasmani, tapi apa yang harus dikatakan, Masrul dating trlambat dan Rasmani telah pergi uyntuk

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
37
selama-lamanya. Masrul meratapi kepergian Rasmani. Tapi semua itu telah menjadi takdir mereka.
(karya Selasih)

Jenis konflik yang terdapat pada kutipang cerita tersebut adalah….


2. Tokoh cerita dalam sebuah cerpen yang menjadi pemeran utama (baik) disebut….
3. Tokoh cerita yang berperan meleraikan konflik antartokoh dalam sebuah cerpen disebut….
4. Rankaian jalinan cerita yang dimulai dari tahapan perkenalan tokoh dan berakhir dengan tahapan
penyelesaian disebut ….
5. …
Ketika tembakan pertama di Gang Jaksa memecah kesunyian pagi. Guru Isa sedamg
berka;am ,emiki selp;ajmua do Tamah Abang. Selintas masuk de dalam pikirannya rasa wa-was
tentang keselamatan istri dan anaknya. Ah,Fatimah akan hati-hati, pikirnya kemudian, telah
kusuruh dia jangan keluar rumah. Teriak sea! Siap yang gemuruh disahut oleh kampong-kampung
sekitar Laan Hole dan Jalan Asam Lama, hingga akhirnyakedua jalan besar itu sunyi orang yang
tidak dikenalnya, tetapi orang-orang rumah itu amat baik, dan menyilakan dua roang ikut
tersembunyi ke dalam rumah mereka.

Latar (tempat dan waktu ) yang terdapat dalam penggalan cerita tersebut adalah…

UNIT 4
MEMBACA

Standar Kompetensi : 7. Memahami wacana satra melalui kegiatan membaca buku


Kumpulan cerita pendek (cerpen)
Kompetensi Dasar : 7.2 Menganalisis nilai-nilai kehidupan pada cerpen-cerpen dalam
satu buku kumpulan cerpen
Indikator : (1) Siswa mampu membaca dengan pemahaman buku kumpulan
Cerpen
(2) Siswa mampu mendiskusikan nilai kehidupan yang positif dan
negative dalam kumpulan cerpen
(3) Siswa mampu membandingkan nilai kehidupan dalam cerpen
dengan nilai kehidupan siswa
(4) Siswa mampu menyimpulkan nilai kehidupan dalam cerpen
Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menganalisis nilai-nilai kehidupan pada cerpen
cerpen dalam satu buku kumpulan cerpen

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
38
1. MATERI
Sebuah cerpen memiliki unsur amanat atau pesan-pesan moral yang ingin disampai kan pengarang
kepada pembacanya. Apabila kalian cermati kalian akan menemukan nilai-nilai kehidupan yang terkandung
dalam pesan moral. Pesan moral tersebut senantiasa berhu bungan dengan sifat-sifat luhur manusia serta
memperjuangkan hak dan martabat manusia.
Perhatikan cerpen berikut!

Percayai Aku Bunda


Oleh : Emi Rahmawati

“Hampir sampai nih !” Jingga menepuk bahu Galih yang dari tadi bengong. Galih menoleh sambil
tersenyum, berusaha menyembunyikan kekagetannya. “Tapi,astaga !” Galih menepuk dahinya. “Kenapa
Lih?” Jingga heran. “Aku lupa minta ongkos pada Bunda,” Galih kebingungan. “Ya sudah pakai uangku
saja,” Jingga memutuskan.
Begini jadinya kalau terlambat bangun, batin Galih. Pegi terburu-buru, tanpa sarapan serta lupa minta
uang pada Bunda. Bunda juga lupa sepertinya, padahal pergi dan pulang sekolah Galih harus naik bis kota.
Belum lagi kalau lapar harus jajan.
Tadi malan Galih memang susah tidur dia terus memikirkan sikap bundanya yang tidak percaya
padanya. Bunda menganggap Galih pemboros tak pandai mengatur uang, suka belanja dan banyak lagi
julukan lain yang diberikan pada Galih. Yang membuat Galih paling kesal Bunda memperlakukannya seperti
anak SD. Uang saku diberikan setiap mau berangkat sekolah.
“ Bunda tidak mau memberiku uang saku bulanan. Padahal kan repot, kalau kejdian seperti ini
terjadi. Untung ada kamu. Kalau tidak, akau tidak tahu harus berbuat apa,” Galih melontarkan kekesalannya
saat turun dari bis kota. Jingga tersenyum. “ Masih untung kamu masih dapat uang saku harian. Coba kalau
tidak dapat sama sekali, kan lebih parah, mungkin bundamu punya pertimbangan lain, “ sambung Jingga.
“Pertimbangan apa? Pertimbangan pelit?” kata Galih.
“Ya siapa tahu kamu pernah melakukan kesalahan, sehingga bundamu menganggap kamu pemboros.
Coba ingat-ingat jawab Jingga.
“Mmm, aku memang pernah melakukan kesalahan. Dulu bunda selalu memberiku uang saku untuk
seminggu. Tapi baru hari keempat uang itu selalu sudah habis. Sejak itu bunda memberiku uang saku harian.”
“Nah, itu kamu tahu penyebabnya. Jadi memang ada alasannya kan, bunddamu tidak memberi uang bulanan,
“ sahut Jingga.
“Ya, tapi kan dulu Ngga! Masak sekarang bunda masih belum bisa mempercayai aku,” bantah Galih.
Jingga tersenyum, “ Galih kamu harus berusaha mengembalikan kepercayaan bunda dengan melakukan
sesuatu.”
Galih mengernyit,”Melakukan apa?” Coba kamu sisihkan sebagian uang sakumu setiap hari.
Tunjukan pada bunda, kamu bisa mengatur uang saku. Mudah-mudahan bundamu akan berubah pikiran
tentang kamu, “kata Jingga memberi saran.

*****
Ya, memang tidak ada salahnya mengikuti saran Jingga, pikir Galih, lagi pula sarannya masuk akal.
Mencoba mendapat kepercayaan bunda dengan melakukan sesuatu. Bukan dengan janji-janji. Galihpun mulai
menyisihkan uang sakunya. Ia juga mulai mencatat pengeluaran dan pemasukan uangnya sekecil apapun.
Tanpa terasa dua minggupun berlalu.
“Aha!” Galih menarik napas lega memandangi lembaran ribuan dikotak bekas coklat di atas meja
belajarnya. “Coba dari dulu aku menabung,” Galih bergumam lirih. “Tak perlu menyesal tak ada kata
terlambat untuk melakukan kebaikan, sayang .”suara merdu berbisik di telinga Galih. Galih menoleh.”
Bunda. “
Bunda tersenyum sambil mengusap rambut Galih. “Bunda tahu kamu sedang berusaha berubah.
Daiam-diam selalu mengikuti apa yang kamu lakukan.”
“Terima kasih Bunda. Cuma… “ Galih menggaruk-garuk kepalanya. “Cuma apa?” Bunda
mengerutkan dahinya. “ Bunda jangan buat aku harus berhutang pada kondektur bus dong! Gara-gara bunda
lupa memberi uang saku,” kata Galih.
“Ha…ha…ha…itu tak akan terjadi lagi, saying. Mulai besok kamu akan mendapat uang bulanan.
Jadi, kalau kamu lupa bawa ongkos, bukan tanggung jawab Bunda lagi!” Bunda menjentik hidung Galih.
Galih memeluk bundanya erat-erat. Galih sangat bahagia. Bukan cuma karena ia mendapat uang
bulanan, tapi kepercayaan Bunda pada dirinya.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
39
Sumber : Suara Merdeka, 31 Januari 2010

Berikut ini nilai-nilai kehidupan yang terdapat pada cerpen di atas :


1. Memberi saran kepada teman yang sedang menghadapi masalah.
2. Tidak membiasakan hidup boros.
3. Pandai dalam mengatur keuangan untuk mengembalikan kepercayaan bunda.
4. Orang tua memberikan imbalan yamng pantas ketika perilaku anak semakin membaik.

2. KEGIATAN SISWA.
Bacalah cerpen berikut dengan seksama !
Prestasi Perdanaku
Oleh Syaiful Mustaqim
De;apan kali lomba penulisan kuikuti, mulai dari cerpen, artikel, reportase hingga re sensi belum
sekalipun membuahkan hasil. Setiap dari perlombaan, aku pulang dengan tangan hampa. Aku tak
memboyong piala juara.
Aku dan sekolahku harus mengakui keunggulan peserta dari sekolah-sekolah ternama dan terbilang
favorit. Maklum tempat kumenuntut ilmu di pelosok pedesaan.Gedung sekolah masih minim, apalagi fasilitas
teknologi seperti intrnet. Berbeda dengan siswa sekolah lain yang kerap memenangi lomba, kebutuhan
informasi melalui dunia maya sudah terpenuhi, sar pras sekolah juga komplet.
Kondisi sekolah serba minim itu tak menuurutkan semangat bu Hanna, Pembina bidang ulis menulis
di seolahku. Bagiku, bu Hanna adalah guru yang luar biasa. Dua tahun duduk di bangku sekolah menengah
pertama, dia yang mengajariku mengenal dumia penulisan. Ketertarikanku mengikuti kestrakurikuler
jurnalistik berawal ketika pertama melihat sosoknya yang anggun. Bu Hanna selalu berbusana muslimah dan
ramah terhadap siapa pun, utamanya pada anak-anak.
Meski hanya menuntaskan sekolahmenengah atas, bu Hanna memiliki semangat belajar tinggi. Ilmu
tulis-menulis di raihnya masa saat SMA. Waktu itu ia bergabung dengan ekstra kurikuler jurnalistik.
Selanjutnya kemampuan jurnalistik diasahnya secara otodikdak. Setiap libur sekolah, bu Hanna
memanfaatkan berkunjung keperpustakaan daerah. Buku-buku jurnalistik menjadi tujuan utama ke perpus.
Dicatatnya hal-hal penting yang dibacanya dilembaran buku hariannya. Dia juga memiliki kebiasaan unik.
Membeli bacaan bekas dari tukang loak, lalu mengklipingnya. Pengalaman menarik itulah yang membuatku
juga ingin berkecimpung di dunia jurnalistik.
Saking aktifnya, aku dipercaya menjadi ketua dan menjadi pemimpin majalah dinding yang terbit
setiap satu bulan. Setiap ada lomba penulisan, sekolah menunjuk aku untuk ikut.
Putus asa serta frustasu selalu menghinggapi tatkala gagal dalam setiap perlombaan. Namun
kehadiran bu Hanna selalu memotivasiku . “Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.” Itulah ungkapan
darinya yang tertanam di benakku.

******

Minggu besok aku ditunjuk kembali dalam lomba penulisan. Lomba kali ini diadakan oleh
perpustakaan kabupaten. Selama dua minggu berjalan bu Hanna mengajariku materi yang akan dilombakan.
Selain belajar teori juga praktik langsung. Terhitung sudah empat kali aku membuat synopsis dari buku-buku
perpus sekolah. Namanya juga latihan, bu Hanna selalu memberikan koreksi berupa kritik, saran serta
komentar di setiap karyaku.
Hari ini latihan terakhir kalinya. Saat itu, dia memberi tips dan trik. “Cara membuat ringkasan buku:
baca serta pahami judul buku. Lalu hayati ringkasan yang ada di belakang. Kemudian, baca dan pahami bab
yang berakitan dengan judul.” Terang bu Hanna. Kutulis penjelaan itu di buku catatan dan kuingat-ingat hal
penting yang didampaikannya. “Judul synopsis harus berbeda dengan judul buku. Meski berbeda, tetap ada
kemiripan maksud.” Kata bu Hanna.
Pada latihan kali terakhir BuHanna berpesan,”Lakukan yang terbaik untuk besok dan harumkan nama
sekolah ini.”

*********
Hari ini, kesembilan kalinya aku mengikuti lomba. Seperti biasa sekolah-sekolah ternama dan
terbilang favorit turut serta memeriahkan. Setelah kudapat selembar kertas putih dan buku materi lomba, aku
bergegas mengerjakan soal. Sesuai ilmu bu Hanna saat latihan., synopsis bisa kurampungkan sebelum waktu
lomba berakhir. Kukumpulkan kertas isian beserta buku kepada panitia.
Senin pagi, seperti biasa semua siswa mengikuti upacara bendera. Selain itu, karyawan dan dewan
guru juga mengikuti upacara rutin itu. Pak Romdhon, kepala sekolah yang bertindak sebagai inspektur
upacara menyampaikan sambutan serta kabar baik tentang hasil lomba. Tepuk tangan membahana setelah
bapak kepala sekolah mengabarkan sinopsisku menjadi juara pertama.

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
40
Namaku disebut untuk maju ke depan. Bu Hanna didampingi pak Romdhon menyerahkan piala,
bingkisan, serta uang pembinaan kepadaku. Tepuk tangan peserta upacara kembali membahana. Hari ini
adalah prestasi pertama yang kuraih. Prestasi yang kutorehkan berkat jasa besar sosok kebanggaanku, bu
Hanna.

Sumber : Suara Merdeka


Minggu, 12 Februari 2010.
Kerjakan soal berikut di buku tugasmu!
1. Temukan nilai-nilai kehidupan yang positif pada cerpen di atas !
2. Temukan nilai-nilai kehidupan yang negative pada cerpen di atas!
3. Bandingkanlah nilai kehidupan dalam cerpen di atas dengan nilai kehidupannm !
4. Simpulkan nilai kehidupan dalam cerpen yang dapat menjadi teladanmu!

3. UJI KOMPETENSI
Bacalah cerpen berikut!
Balon-Balon Harapan
Oleh Richa Miskiyya

SMP Tunas Bangsa tampak tenang, sudah pukul tujuh lebih seperempat . Rani terlihat resah. Winda
yang duduk di belakang Ranipun meliht kegelisahn Rani.”Kamu kenapa Ran?Kok gelisah sekali,”tanya
Winda. “Ohiya, Dewi mana?”tanyanya lagi. Rani melihat kursi di sebelahnya masih kosong, padahal bel
tanda masuk sudah berbunyi lima belas menit yang lalu. “Justru itu Win…aku nggak tahu Dewi di mana,
makanyaaku dari tadi gelisah, ujar Rani. “Mungkin Dewi sakit,”kata Ayu, teman sebangku Winda.
Dewi, Rani, Ayu, dan Winda adalah empat sekawan, mereka sahabat sejak mulai masuk SMP,
mereka belajar bersama, bermain bersama. Mereka sahabat dalam suka dan duka.
******

Pulang sekolah Rani, Ayu, dan Winda berjalan beriringan. “Sepi ya nggak ada Dewi…”ujar Ayu membuka
obrolan. “Iya ya…sepei…biasanya kan Dewi yang bisa bikin kita tertawa dengan cerita-cerita lucunya, kata
Winda. “Ada apaya dengan dia, sepertinya ada sesuatu yang dia sembunyikan dari kita,”kata Rani. “Stop,
stio!”perintah Ayu seraya menghentikan langkahnya tiba-tiba. “Ada apa Yu?” Tanya Rani dan Winda hampir
bersamaan.
Ayu mengarahkan telunjunya ke depan, Rani dan Winda pun mengikuti arah yang ditunjuk Ayu.
Rani, Ayu, dan Winda pun kaget melihat apa yang ada di depannya. Mereka melihat seorang gadis seumuran
merekan menjajakan balon-balon di depan pasar.
Dan tidak salah lagi, itu adalah Dewi, sahabat mereka. “Dewi!”panggil mereka bersamaan. Tapi
yang dipanggil justru ketakutan dan lari menjauh membawa balon deganganny. “Kok lari?”Berarti benar ada
yang Dewi sembunyikan dari kita,”kata Rani. “Ayo kita cari tahu!,” ajak Ayu. “Tapi sore ini kita ka nada les,
“kata Winda.
“Oiya, kalu begitu besok saja, besok kan hari Minggu, kita ke rumah Dewi, kumpul di rumahku jam
delapan,oke,”kata Ayu. “Oke, oke, oke,”kata Rani menirukan gaya Ipin yang ada di TV.
******
Tepat jam delapan mereka sudah berkumpul di rumah Rani. “Yuk ke rumah Dewi, udah siap sumua
kan?”Tanya Winda. “Yuk” jawab Rani dan Ayu. Mereka pun langsung mengayuh sepeda menuju ke rumah
Dewi. Mereka memilih naik sepeda karena rumah Dewi tidak begitu jauh.
Rumah Dewi di perkampungan, berbeda dengan rumah Rani, Ayu, dan Winda yang berada di
perumahan. Sesampainya di depan rumah Dewi. “Kok sepi ya?” Tanya Rani
“Assalamualaikum.” “Waalaikumsalam, eh nak Winda, Rani, dan Ayu, masuk nak…,jawab ibu Dewi seraya
mempersilakan masuk.
“Dewi ke mana ya Bu? Sudah beberapa hhari Dewi tidak masuk sekolah, kalau boleh tahu, kenapa ya
Bu?” Tanya Winda.Ibu Dewi hanya diam, mata beliau tampak berkaca-kaca.
“Sudah sebulan bapakya Dewi sakit, tulang punggung keluarga tidak ada, jadi terpaksa Dewi yang
membantu Ibu untuk mencari penghasilan tambahan dengan berjualan balon di pasar menggantikan
bapaknya, “jelas Ibu Dewi.
Sekarng mereka tahu kenapa Dewi tidak masuk sekolah, dan justru lari ketika bertemu dengan
mereka. Setelah mendapat penjelasan dari Ibu Dewi, merekapun bergegas menyusul Dewi ke pasr. “Terima
kasih Bu, kami akan menyusul Dewi ke pasar, kami pamit dulu.”
Dewi sedang duduk-duduk di samping dagangannya, balon yang ia jual terlihat masih banyak. “Hai
Dewi!”seru Rani yang tiba-tiba berdiri di depannya. Tak hanya Rani, tapi juga ada Winda dan Ayudi
depannya. “Kalian ngapain di sini?” Tanya Dewi. “Kami sudah tahu semua dari Ibumu, kenapa kamu

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
41
menyembunyikan masalahmu dari kami?” Tanya Winda. “Aku tak ingin merepotkan kalian,” kat Dewi
sambil menunduk.
Akhirnya Ayu, Rani, dan Winda membantu Dewi untuk berjualan balon. Tempat yang mereka tuju
untuk berjualan balon adalh di rumah sakit, tempat kerja Mamanya Ayu.
“Kkok di rumah sakit Yu? Emang ada yang mau beli?”Tanya Rani. “Pasti ada, kita lihat saja, aku sudah
minta toltong mamaku untuk memintakan izin ke pegelola rumah sakit agar kita bisa berjualan di sini,”kata
Ayu.
Ayu kemudian menulis sesuatu di karton besar yang tadi ia beli sebelum ke rumah sakit. “DISINI
JUAL BALON HARAPAN” “Balon harapan itu apa dik? Ini kan balon biasa?”tanua seorang ibu yang
melihat tulisan yang ditulis Ayu.
“Ini balon harapan bu, Ibu bisa menulikskan harapan Ibu di kertas kecil ini, dan nanti kertas kecil ini
akan diselipkan di ujung tali balon, nantinya Ibu bisa nelepaskan balon ini ke langit sambil berdoa semoga
harapan ibu dapat terkabul,”jelas Ayu. “boleh deh, saya beli satu ya, “kat Ibu pembeli.
Tak lama berselang semakin banyak yang membeli balon harapan, rata-rata yang mereka tuliskan
adalha harapan semoga keluarga mereka yang sakit di rumah sakit bisa lekas sembuh. “Kamu jenius Yu, lihat
aja, balon harapannya laku, terjual semua, “ puji Winda. “Ah, biasa aja,”kata Ayu tersipu. “Eh, balon
harapannya tinggal satu, ini untuk kita saja ya, kita menuliskan harapan kita masing-masing satu balon ini
untuk kita berempat,”usul Rani.
Mereka berempat pun menuliskan harapan mereka masing-masing lalu ditempelkan ke balon dan
mereka lepaskan ke langit. Dalam hati mereka berdoa semoga harapan dn cita-cita mereka dapat tercapai.
(Suara Merdeka, 7 Februari 2010)

A. Kerjakan soal berikut di buku tugasmu!


1. Temukan nilai-nilai kehidupan yang positif pada cerpen di atas !
2. Temukan nilai-nilai kehidupan yang negative pada cerpen di atas!
3. Bandingkanlah nilai kehidupan dalam cerpen di atas dengan nilai kehidupannm !
4. Simpulkan nilai kehidupan dalam cerpen yang dapat menjadi teladanmu!

B. Kerjakan tugas berikut di buku tugasmu!


1. Bacalah cerpen-cerpen dari sebuah buku kumpulan cerpen!
2. Analisislah nilai-nilai kehidupan yang terdapat pada cerpen – cerpen dalam kumpulan cerpen tesebut!
3. Bandingkanlah nilai-nilai kehidupan yang terdapat pada cerpen dengan nilai kehidupanmu!
4. Tentukan nilai-nilai khidupan dalam cerpen-cerpen tersebut yang menjadi teladan siswa!

Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
42
Bahan Ajar Bhs. Indonesia Kls VIII Semester 1 Tahun Pelajaran 2010/2011 MGMP Bhs. Indonesia
SMP Kab. Batang
43