P. 1
ADVOKASI GIZI RS

ADVOKASI GIZI RS

|Views: 434|Likes:
Dipublikasikan oleh boelank

More info:

Published by: boelank on Feb 04, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2013

pdf

text

original

PELAYANAN GIZI PELAYANAN GIZI RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT

dr.Benny Soegianto.MPH

BERBAGAI MASALAH GIZI DI RS
1. 20 % PENDERITA DI UNIT RAWAT SEKITAR JALAN MENGALAMI GANGGUAN GIZI. NAMUN HAL INI JARANG TERDETEKSI, OLEH KARENA JARANG DILAKUKAN PENGUKURAN STATUS GIZI 2. 25 – 30 % PENDERITA DI UNIT RAWAT SEKITAR INAP MENGALAMI GANGGUAN GIZI. NAMUN DATA INI MASIH JARANG DIJADIKAN BAHAN PERTIMBANGAN DALAM PENGOBATAN PENDERITA 3. DAPAT TERJADI 15 %, GANGGUAN SEKITAR GIZI “IATROGENIC” / “HOSPITAL INDUCED MALNUTRITION”. NAMUN JARANG DIKETAHUI, KARENA PENGUKURAN SEBELUM PENDERITA PULANG, STATUS GIZI JARANG DILAKUKA N 25/ 11/ 20 08 2

1

MASALAH ASUPAN ZAT GIZI ORANG SAKIT

1. ADA PENINGKATAN KEBUTUHAN ZAT GIZI, OLEH KARENA :
a) KATABOLISME – BMR TINGGI b) DEFISIENSI / DEPLESI ZAT GIZI

2. TERDAPAT KESULITAN “INTAKE”, OLEH KARENA :
a) TIDAK SUKA MAKAN (ANOREKSIA) b) TIDAK DAPAT MAKAN c) TIDAK BOLEH MAKAN

25/ 11/ 20 08

3

PROBLEM KONSUMSI MAKANAN DI RS
1. ANOREKSIA 2. LINGKUNGAN DENGAN LINGKUNGAN RUMAH 3. KEBIASAAN BERBEDA : a) TATACARA
b) WAKTU c) JUMLAH d) CITA RASA e) JENIS f) TABU / PANTANGAN g) AGAMA

RS

YANG

BERBEDA YANG

MAKANAN

25/ 11/ 20 08

4

2

DARI PENEKANAN PADA PENYEDIAAN MAKANAN DAN ZAT GIZI PENEKANAN PADA JUMLAH MAKANAN DAN ZAT GIZI YANG DAPAT DIKONSUMSI 2. KAJIAN DAN MODULASI MAKANAN / LOKAL TRADISIONAL.PERKEMBANGAN PELAYANAN GIZI RS 1. SERANGGA DLL MENYEBARKAN PENYAKIT 25/ 11/ 20 08 6 3 . PERUBAHAN PARADIGMA. YANG MUDAH DITERIMA PASIEN. PENYEDIAAN ZAT GIZI / MAKANAN UMUMNYA CUKU P 2. NAMUN KURANG KEPADATAN AGA GIZINYA R MENJADI LEBIH PADAT KANDUNGAN GIZINYA 25/ 11/ 20 08 5 MASALAH EFISIENSI ANGGARAN GIZI DI RS a) TIMBUL WASTE YANG BANYAK 1. b) WASTE TERSEBUT MENIMBULKAN MASALAH LINGKUNGAN MENGUNDANG RODENT. MAKANAN / ZAT GIZI DIKONSUMSI YANG SEDIKIT SEHINGGA BERAKIBAT : PADA .

PENYEBAB SISA MAKANAN (WASTE) DI RS 1. MAKANAN KURANG ENAK 5. MAKANAN TERLALU BANYAK 25/ 11/ 20 08 7 PELAYANAN KESEHATAN PARIPURNA DI RS ASUHAN MEDIS ASUHAN KEPERAWATAN ASUHAN GIZI 25/ 11/ 20 08 8 4 . ANOREKSIA 2. INPUT DI LUAR DIET 3. MOTIVASI RENDAH 4.

VISI: A. utk meningkatkan & mengembangkan mutu pelayanan gizi di RS. MISI : Meningkatkan profesionalisme SDM. VISI: gizi yg bermutu di RS yg bersifat paripurna Pelayanan Pelayanan gizi yg bermutu di RS yg bersifat paripurna RS kelas dan jenis sesuai dgn RS kelas dan jenis sesuai dgn B. rehabilitatif KONSEP KONSEP PGRS C. Meningkatkan profesionalisme SDM. kuratif. kuratif. Menyelenggarakan pelayanan gizi yg promotif. TUJUAN: PGRS TUJUAN UMUM: Terciptanya sistem pelayanan gizi di RS dengan memperhatikan berbagai aspek gizi dan penyakit. serta merupakan bagian dari yankes secara menyeluruh. kepuasan klien berorientasi padarehabilitatif preventif. MISI : B.KONSEP PGRS KONSEP PGRS A. berorientasi pada kepuasan klien promotif. Mengembangkan penelitian sesuai dgn perkembangan Mengembangkan penelitian pelayanan gizi yg IPTEK. preventif. 5 . Menyelenggarakan sesuai dgn perkembangan IPTEK.

(preskripsi Penentuan pembelian jenis. jumlah bahan makanan cara dan pengolahannya. Mekanisme RS Pasien RS Rwt Inap Pasien RS Rwt Inap Rwt Jalan Beresiko mslh gizi? Ya Beresiko ? Ya Dirawat mslh gizi? Dirawat ? Pelayanan Gizi Rwt Jalan Tidak Ya Pengkajian diet Tidak Tidak Perencn mkn biasa Perencn mkn khusus Terapi diet? Pengolahan makanan biasa dan khusus Tidak Tidak Penyuluhan Penyuluhan PUGS Ya PUGS Ya Ya Penyajian makanan biasa dan khusus Pemantauan asupan makanan Konseling (Klinik Gizi) Mslh gizi ? Penyesuaian diet ? Tidak Tidak Tindak lanjut? Tidak Konseling Ya Kunjungan rumah STOP STOP 6 . Penciptaan standar diet khusus. penyediaan & pengolahan. dengan kebutuhan dan kondisi sesuai pasien. makan. Penentuan kebutuhan gizi sesuai kondisi pasien diet). Penterjemahan preskripsi diet.KONSEP PGRS KONSEP PGRS TUJUAN KHUSUS: Penegakan diagnosa: melalui kajian antropometrik. Melakukan evaluasi terhadap preskripsi diet sesuai kondisi klinis. dietetik dan pola klinis. mutu. biokimia tubuh. status gizi dan status perubahan laboratorium. Penelitian aplikatif gizi & dietetik. dan konseling Penyuluhan gizi.

PERAWAT. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ASUHAN GIZI 1. 2.KEGIATAN PGRS KEGIATAN PGRS 1. AGAR KEBUTUHAN GIZI YANG DIPERLUKAN DAPAT TERCAPAI 25/ 11/ 20 08 14 7 . 1. AHLI GIZI DAN TENAGA PENDUKUNG. ASUHAN GIZI PENYELENGGARAAN MAKANAN 2. PENYELENGGARAAN MAKANAN 3. MELIBATKAN PENDERITA 4. DILAKUKAN OLEH DOKTER. ASUHAN GIZI 2. DENGAN TUJUAN. SUATU UPAYA BERSAMA DAN TERINTEGRASI. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN 3. 3.

MENENTUKAN STATUS GIZI PASIEN 4. MEMBERIKAN PENJELASAN KEPADA PASIEN DAN KELUARGANYA TENTANG MANFAAT TERAPI DIET 6.ASUHAN GIZI DI RS ASUHAN GIZI DI RS (DI RUANG RAWAT INAP) (DI RUANG RAWAT INAP) Diagnosa Diagnosagizi masalah masalah gizi Evaluasi / Menentukan Evaluasi / pemantauan Menentukan kebutuhan pemantauan respons pasien kebutuhan gizi Didukung respons pasien gizi Didukung oleh: oleh: medik Rekam Rekam medik Administrasi Administrasi Farmasi. dll Farmasi. BERTANGGUNG JAWAB DARI SEGI MEDIK 2. MENEGAKKAN DIAGNOSA 3. MENENTUKAN DIET PASIEN BERSAMA AHLI GIZI 5. MENGIRIM PASIEN UNTUK KONSULTASI GIZI 25/ 11/ 20 08 16 8 . dll Memberikan makanan / zat gizi Memberikan makananenteral / medisinal secara konseling dan oral / / zat gizi medisinal secara konseling dan oral / enteral / parenteral penyuluhan gizi parenteral penyuluhan gizi PERAN DOKTER DALAM ASUHAN GIZI 1.

MEMELIHARA JALUR KOMUNIKASI DENGAN DOKTER AHLI DAN GIZI UNTUK MEMPERHATIKAN KEBUTUHAN GIZI PASIEN : a) MEMINTA TERAPI DIET PASIEN KEPADA DOKTER JIKA BELUM ADA DAN MENGATUR PEMBERIAN MAKANAN PASIEN b) MEMBERIKAN INFORMASI KEPADA DOKTER DAN AHLI GIZI TENTANG RESPON PASIEN TERHADAP DIETNYA c) MEMPERLANCAR HUBUNGAN PASIEN DENGAN DOKTER DAN AHLI GIZI 2. TERMASUK MAKANAN 25/ 11/ 20 08 17 PERAN PERAWAT DALAM ASUHAN GIZI 3. MEMBANTU PASIEN PADA WAKTU MAKAN : a) MENCIPTAKAN SUASANA YANG MENYENANGKAN PADA WAKTU PASIEN MAKAN b) MENYIAPKAN MAKANAN PASIEN c) MENDORONG / MEMBUJUK AGAR PASIEN MAU MAKAN d) MEMBERIKAN PERTOLONGAN SESEUAI SESUAI YANG DIPERLUKAN OLEH PASIEN.PERAN PERAWAT DALAM ASUHAN GIZI 1. MEMBERI INTERPERTASI DIET KEPADA PASIEN : a) MEMBERIKAN CONTOH-CONTOH ALASAN MODIFIKASI DIET b) MENJAWAB BERBAGAI PERTANYAAN TENTANG MAKANAN PASIEN SESUAI DENGAN KEMAMPUANNYA c) MEMPERLANCAR HUBUNGAN PASIEN DENGAN DAKTER DAN AHLI GIZI 25/ 11/ 20 08 18 9 .

jumlah sesuai Menyediakan makanan bermutu baik. jumlah sesuai kebutuhan. MENGKAJI STATUS GIZI PASIEN 2. MENTERJEMAHKAN DIET KE DALAM BENTUK MAKANAN YANG DISESUAIKAN DENGAN KEBIASAAN MAKAN SERTA KEPERLUAN TERAPI 4. MENCATAT KONSUMSI DAN MEMBUAT PENYESUAIAN DIET 25/ 11/ 20 08 19 PENYELENGGARAAN MAKANAN DI RS PENYELENGGARAAN MAKANAN DI RS PENGERTIAN : Suat u rangkaian kegiatan mulai perencanaan menu s/d distribusi makanan kepada konsumen. MEMBUAT EVALUASI STATUS GIZI PASIEN SECARA BERKALA. serta pelayanan yang layak kebutuhan. MEMBERIKAN PENYULUHAN DAN KONSULTASI GIZI 7. MELAKUKAN KUNJUNGAN KELILING BERSAMA TIM ATAU MANDIRI 8. TUJUAN: TUJUAN: Menyediakan makanan bermutu baik. dalam rangka pencapaian status kesehatan yang opt imal melalui pemberian diet yg tepat.PERAN AHLI GIZI DALAM ASUHAN GIZI 1. Sesuai degan kondisi RS. dapat untuk pengunjung (keluarga pasien atau juga pasienjalan) rawat 10 . MEMBERIKAN MOTIVASI AGAR PASIEN MAU MAKAN 6. MEMPERHATIKAN KEADAAN UMUM DAN GIZI PASIEN 5. MENGKAJI RIWAYAT GIZI PASIEN 3. serta pelayanan yang layak SASARAN : Pasien dan karyawan.

c) Mengembangkan teori. Pemesanan dan d. b) Evaluasi kegiatan PGRS. Perencanaan anggaran a. b) Kerjasama dgn unit lain atau instansi terkait . Pelaksanaan: a) Mandiri. 11 . Persiapan bahan makanan makanan g. Perhitungan kebutuhan bahan makanan d. penyimpanan danpenyaluran penyaluran f. Perencanaan menu menu c. Out MEKANISME KERJA: MEKANISME KERJA: a. Pendistribusia h. Pengertian: Pendukung kegiatan PGRS yang dilaksanakan terencana dan terus-menerus. Swakelola. Penerimaan. Perhitungan kebutuhan bahan c. Perencanaan b. penyimpanan dan e. tatalaksana dan standar baru. Tujuan: Sebagai bahan masukan perencanaan a) PGRS. b. Perencanaan anggaran b. sourcing. Pengolahan h. Pemesanan dan pembelian pembelian e. luar c) Di RS. 3. Pendistribusian n PENELITIAN & PENGEMBANGAN GIZI TERAPAN RS PENELITIAN & PENGEMBANGAN GIZI TERAPAN RS 1. dalam rangka meningkatkan mutu PGRS 2. Persiapan bahan f. .PENYELENGGARAAN MAKANAN DI RS PENYELENGGARAAN MAKANAN DI RS BENTUK PENYELENGGARAAN: a. Penerimaan. Pengolahan g.

b) Pengembangan standar sarana dan prasarana (tingkat kebisingan. 5. kereta makan. mutu 12 . 9. 8. efektif itas konsultasi pada pasien rawat jalan. mobilisasi pasien. 6. 4. 3. Penerimaan terhadap hidangan. Standar 2. Standar kecukupan bahan makanan pasien. Spesifikasi bahan makanan. Pengembangan SDM. dll. konseling d) Pengembangan teknologi pengolahan e) Pengembangan seni kuliner. Ruang lingkup pengembangan: a) Pengembangan standar terapi diet. PENELITIAN & PENGEMBANGAN GIZI TERAPAN RS PENELITIAN & PENGEMBANGAN GIZI TERAPAN RS Beberapa contoh topik penelitian: 1. Tugas-tugas tenaga gizi. dll. baik konsultasi/ gizi. porsi. resep. alat pengolahan). formula. 7.PENELITIAN & PENGEMBANGAN GIZI TERAPAN RS PENELITIAN & PENGEMBANGAN GIZI TERAPAN RS 4. porsi hidangan. Alat peraga penyuluhan gizi. c) Komputerisasi pelayanan gizi. Hospital malnutrition pada pasien rawat inap. dll. Kepatuhan diet. logistik.

formulir dan leaflet diet. alat makan lengkap. bukubuku pedoman. dll. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN SARANA. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN A. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN B. bak cuci ganda.SARANA. BB. lemari makan gantung. meja distribusi. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN SARANA. LILA. lemari alat-alat. water heater. dll. Standar antropometri. Rawat Jalan / Ruang Konseling Gizi Banguna Kelas A dan B minimal 3 x 4 2 n m Kelas C minimal 2 x 2½ 2 m Peralatan Meja + kursi konseling. dll. alat-alat ukur : TB. microwave. Inap Rawat 3 x 4 m2 atau 2 x 2½ m tiap ruangan. dll. Lemari peraga. tempat sampah. komputer + printer. bangku tunggu. kantor Peralatan Konsultasi Peralatan antropometri telepon.). PB. 25/ 11/ 20 08 26 13 . Tinggi lutut. LIKA. 25 25/ 11/ 20 08 SARANA. kulkas. Lingkar pinggul. OHP. blender. AVA. pemanas makanan (panci. Banguna n Peralatan 2 Kompor gas. food model. software konseling.

PERALATAN DAN PERLENGKAPAN SARANA. c) Ruang Rapat.SARANA. f) Locker. d) Tempat Pemasakan dan Distribusi makanan. e) Tempat Pencucian dan Penyimpanan Alat. 25/ 11/ 20 08 27 SARANA. h) Ruang Pengawas. Unit Pelayanan Gizi 1) Ruang Penyelenggaraan Makanan Ruang yang dibutuhkan di Unit Pelayanan Gizi meliputi: a) Tempat Penerimaan bahan makanan. Unit Pelayanan Gizi 2) Ruang Perkantoran Ruang yang dibutuhkan untuk perkantoran meliputi: a) Ruang Kepala Instalasi/Unit Pelayanan Gizi & Staf. c) Tempat persiapan bahan makanan. b) Ruang Administrasi Penyelenggaraan makanan. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN C. Toilet. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN C. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN SARANA. 25/ 11/ 20 08 28 14 . d) Ruang Perpustakaan. Kamar Mandi. g) Ruang Ganti/Istirahat Pegawai. b) Ruang Penyimpanan bahan makanan. e) Ruang Penyuluhan Gizi. f) Tempat Pembuangan Sampah.

Biaya tenaga ker ja merupakan biaya tetap. d) Honorarium.PERHITUNGAN PEMBIAYAAN MAKANAN PERHITUNGAN PEMBIAYAAN MAKANAN 1) Biaya Bahan Makanan a) Pengelompokkan konsumen. d) Mengalihkan harga makanan/orang/hari dengan kebutuhan jenis dan jumlah bahan makanan/hari. c) Rekapitulasi jenis & jumlah bahan makanan tiap kelompok untuk satu siklus menu. 25/ 11/ 20 08 29 PERHITUNGAN PEMBIAYAAN MAKANAN PERHITUNGAN PEMBIAYAAN MAKANAN 2) Biaya Tenaga Kerja a) Gaji. b) Menyusun harga makanan per orang per hari. c) Upah lembur. kar ena pada batas tertentu tidak dipengaruhi oleh jumlah makanan yang dihasilkan 25/ 11/ 20 08 30 15 . e) Insentif. b) Tunjangan. dll. e) Menghitung biaya bahan makanan selama sebulan untuk seluruh kelompok.

sehingga dapat memperbaiki bila perlu. 4) Alat makan. 2) Perawatan peralatan operasional. b) Pengendalian upaya perbaikan pelaksanaan sesuai dgn arah yang ditetapkan.. dll. pedoman. 2) Bahan bakar.PERHITUNGAN PEMBIAYAAN MAKANAN PERHITUNGAN PEMBIAYAAN MAKANAN 3) Biaya Overhead a) Biaya Barang. utk operasional penyelenggaraan: 1) ATK. 25/ 11/ 20 08 32 16 . c) Evaluasi Menilai pelaksanaan kegiatan sesuai dgn rencana dan kebijakan. 5) Alat rumah tangga. listrik dan air 3) Alat masak. standar. dll. b) Biaya Pemeliharaan: 1) Perawatan gedung. 25/ 11/ 20 08 31 PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN MUTU PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN MUTU PELAYANAN GIZI PELAYANAN GIZI a) Pengawasan kegiatan terlaksana sesuai dgn rencana.

• Menganalisis biaya thd harga sesungguhnya. g) Akurat/tepat. d) Pengendalian biaya Mencegah pemborosan. i) Diterima oleh semua pegawai. • Menyediakan data utk laporan.BENTUK PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN BENTUK PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN a) Pencatatan dan pelaporan • Pengadaan Makanan • Penyelenggaraan Makanan • Peralatan Instalasi Gizi • Anggaran belanja bahan makanan • Pelayanan gizi ruang rawat inap • Penyuluhan dan konsultasi gizi/poliklinik gizi. 25/ 11/ 20 08 34 17 . f) Realistik secar a organisasi. d) Fleksibel. c) Pengawasan har ga Kebijakan keuangan. • Menilai harga penawaran. dpt memberikan informasi langsung kpd atasan. b) Pengawasan standar porsi Standar mutu. • Mencegah banyaknya sisa bahan makanan. h) Tepat waktu. 25/ 11/ 20 08 33 CIRI SISTEM PENGENDALIAN EFEKTIF CIRI SISTEM PENGENDALIAN EFEKTIF a) Terkoordinasi dgn arus kerja. c) Obyektif dan menyeluruh. e) Realistik secar a ekonomi. b) Terfokus pada titik strategis.

penyediaan dan pengolahan sesuai dgn kebutuhan e) Terlaksananya evaluasi thd preskripsi diet sesuai perubahan kondisi. g) Terlaksananya penelitian aplikasi bidang gizi dan dietetik. 25/ 11/ 20 08 35 KETENAGAAN KETENAGAAN A. Lulusan S2. biokimia tubuh. 36 Kelas 25/ 11/ 20 08 18 . Kualifikasi Tenaga 1. atau minimal D3-Gizi dgn pengalaman kerja tertentu.Gizi/Kes atau S1-Gizi/Kes dgn A RS B RS C Kelas dasar D3-Gizi. pemilihan. pengolahan dan pemberian makanan. Kepala Unit Pelayanan Kelas RS Kualifikasi Tenaga RS Kelas Lulusan S2.Gizi/Kes dgn dasar D3-Gizi. c) Terlaksananya pembelian bahan makanan.INDIKATOR KEBERHASILAN INDIKATOR KEBERHASILAN a) Terselenggaranya diagnosis masalah gizi melalui pengkajian antropometri. klinis. atau minimal D4-Gizi. Lulusan S1. h) Terwujudnya standar diet khusus. d) Terlaksananya penerjemahan preskripsi diet. b) Terwujudnya penentuan kebutuhan gizi sesuai kondisi pasien. dietetik dan pola makan.Gizi/Kes atau S1-Gizi/Kes dgn dasar D3-Gizi. atau minimal D4-Gizi dgn pengalaman kerja tertentu. atau lulusan D4-Gizi. f) Terlaksananya penyuluhan dan konseling ttg gizi/diet.

Lulusan S2.KETENAGAAN 2. Supervisor Kelas RS Kualifikasi Tenaga RS Kelas Lulusan S1.Gizi/Kes dgn dasar D3-Gizi. Lulusan S1.Gizi/Kes dgn dasar D3-Gizi. atau minimal lulusan D4-Gizi. Lulusan D3-Perhotelan. Lulusan S1.Gizi/Kes atau S1-Gizi/Kes dgn dasar D3-Gizi. 38 Kelas 25/ 11/ 20 08 19 . atau minimal lulusan D4-Gizi. atau minimal SMKTataboga + pengalaman kerja = 3 th. Koordinator UnitUnit Kelas RS Kualifikasi Tenaga RS Kelas Lulusan S2. Lulusan D3-Perhotelan. Lulusan S1. Lulusan D4-Gizi atau minimal D3-Gizi. atau lulusan D4-Gizi. A RS B RS C Kelas Lulusan D4-Gizi atau minimal D3-Gizi.Gizi/Kes atau S1-Gizi/Kes dgn A RS B RS C Kelas dasar D3-Gizi. Kelas 25/ 11/ 20 08 37 KETENAGAAN 3.Gizi/Kes dgn dasar D3-Gizi. Lulusan D3-Perhotelan. atau minimal D3-Gizi. Lulusan D4-Gizi atau minimal D3-Gizi.Gizi/Kes dgn dasar D3-Gizi.

pembukuan keuangan. D1-Gizi. SMU + Kursus Memasak atau SMU Kelas B Kelas C SMK-Tataboga. atau sederajat. Juru masak b.KETENAGAAN 4. Urusan Gudang SMK-Tataboga. SMU. atau Kelas A D3-Gizi. Pekarya Untuk : Membantu pelaksanaan tugas-tugas operasional di pengolahan dan ruang rawat inap. atau SMU D1-Gizi. D1-Gizi. atau SMU + Kursus Memasak SMU atau SMP/SLTP + Kursus Memasak D3-Gizi. penyiapan laporan. Tata Usaha Untuk : Registrasi pesanan. yang 25/ 11/ 20 08 39 KETENAGAAN 4. dan penataan administrasi kepegawaian. pengorganisasian data dan pelaporan. Pelaksana Kelas RS a. 25/ 11/ 20 08 40 20 . Pelaksana Tenaga Uraian Operator komputer Diperlukan pada unit perencanaan dan evaluasi.

Tenaga Kebutuhan ABC ++ +++ +++ D3-Gizi +++ D1-Gizi +++ +++ SMU + Kursus administrasi +++ SMU/SLTP + kursus Tataboga + 41 42 .B.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->