Anda di halaman 1dari 10

c

c
c

ccc


c  c 
c  c 
cc cc c  c c  c c
 c 
cc  
c c

c c

cc c cc c
 c c

c

cc c c 

c
c 
c 
c c c c

! c c"cc 
c

# c $c %
c  c" c c
"
c

& c c 
c

'c
 
 c c
cc 
c  c c c

c  c

c 

c c c  c c c 
 c  c c 
c
c c  
c
 c

cc c 
 c 
c c   c  c

c ""c (c  c c
 c c c  c

c ) c c  c  *c c 
 c
cccc*c
 c c

cc(c
cc

c
c

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i

BAB I PENDAHULUAN

A.c LATAR BELAKANG 1

B.c TUJUAN PENUISAN 1

C.c MEKANISME PENULISAN 1

D.c SISTEMATIKA PENULISAN 1

BAB II KESRANADA

A.c TINGKAT KESADARAN 2

B.c PENGERTIAN 2

C.c BENTUK KESADARAN 2

D.c ALAM TAK SADAR

E.c BAB III PENUTUP

A.c KESIMPULAN 4

B.c KRITIK DAN SARAN 4

DAFTAR PUSTAKA

c
c

O O

   

c vcv c


  c"c c
 c
c 
cc c
c  c$c c  c
"c
 c
c
c  c
c 

c
c
c )+)c)v$'c
!c )+)c))c
) c 
c %% c c 
%,$c c " c c
 c
#c )+)c -)')'c
àc c
%,$cc
cc
cc  c
àc ) c
cc c c
c
.c )cv$ )c
cc
 cc c

c 
c cc  c
c
/c 0/c)v$'c
"c 
c c c  c

c  c  c   c c
 c c c c  c c
 c c 

c c c
  c c

c
c
c '$'$ c)v$'c
/c
c c

*c 
c c c cc"
c c 
c
c

c
O O


  


A.c TINGKAT KESADARAN


1.c Alam sadar
Alam yang ditandai dengan adanya proses sensoris dan adanya proses matoris dalam
diri manusia.
Contohnya : individu melakukan segala aktivitas.
2.c Alam ambang sadar
Alam yang dipengaruhi perilaku manusia dengan ciri menurunnya kesadaran karena
baik pada proses sensoris maupun motoris berprosesnya lamban/tidak seperti pada
kondisi alam sadar di dalam menerima stimulas dan merespon proses sensoris dan
motorisnnya lamban.
Contoh : melamun, mengantuk, tindihan/reprep, bloking dan sebagainya.
3.c Alam tak sadar
Berhentinya proses menerima stimulas dan merespon walaupun pusat saraf dan
jantung manusia masih bekerja. Jadi, proses sensoris dan motoris tidak ada.
Contoh : tidur, pingsan, koma, orang yang terhipnose dan sebagainya.
B.c PENGERTIAN
Kesadaran merupakan kemampuan individu mengadakan hubungan dengan
lingkungannya serta dengan dirinya sendiri (melalui pancaindranya) dan mengadakan
pembatasan terhadap lingkungannya serta terhadap dirinya sendiri (melalui perhatian).
C.c BENTUK KESADARAN
1.c Kesadaran normal yaitu suatu bentuk kesadaran yang ditandai individu sadar tentang
diri dan lingkungannya sehingga daya ingat, perhatian, dan orientasinya mencakup
ruang, waktu, dan orang dalam keadaan baik.
2.c Kesadaran yang menurun yaitu suatu bentuk kesadaran yang berkurang secara
keseluruhan, kemampuan persepsi, perhatian, dan pemikiran.
Tingkatnya menurunnya kesadaran :
a.c Amnesia , menurunnya kesadaran ditandai dengan hilangnya ingatan atau lupa
tentang suatu kejadian tertentu.
b.c Apatis, menurunnya kesadaran ditandai dengan acuh tak acuh terhadap stimulas
yang masuk (mulai mengantuk).
c.c Somnolensi , menurunnya kesadaran ditandai dengan mengantuk (rasa malas dan
ingin tidur).
d.c Sopor, menurunnya kesadaran ditandai dengan hilangnya ingatan, orientasi dan
pertimbangan.
e.c Sub koma dan koma, mnurunnya kesadaran ditandai dengan tidak ada respon
terhadap rangsang yang keras
3.c Kesadaran Yang Meninggi yaitu bentuk kesadaran dengan respon yang meninggi
terhadap rangsang.
4.c Kesadaran waktu tidur yaitu suatu bentuk kesadaran yang ditandai dengan menurunnya
kesadaran secara reversibel, biasanya disertai posisi berbaringdan tidak bergerak.
5.c Kesadaran waktu disosiasi yaitu suatu bentuk kesadaran ditandai dengan kleadaan
memisahkan sebagian tingkah laku atau kejadian dirinya secara psikologik dari
kesadaran. Bentuk disosiasi :
a.c Trance yaitu keadaan kesadaran tanpa reaksi yang jelas terhadap lingkungan yang
biasanya mulai dengan mendadak .
b.c Senjakala histerik atau hysterical twilight state, yaitu kehilangan ingatan atas daras
psikologi ditandai kesadaran menurun dan menyempit .
c.c Fugue yaitu, suatu periode penurunan kesadaran dengan pelarian secara fisik dari
suatu keadaan yang menimbulkaqn banyak stres ( ada keinginan besar untuk
mengembara ).
d.c Serangan histerik yaitu suatu penampilan emosional yang jelas, dengan unsur
menarik perhatian dan kelihatannya tidak ada kontak dengan lingkungan .
6.c Hipnosis adalah kesadaran yang disengaja diubah melalui sugesti .

D.c ALAM TAK SADAR


Pengertian
Alam tak sadar adalah daerah kesadaran yang berisi berbagai ide dan afek yang ditekan,
yang tidak dapat diingat kembali karena ditahan oleh alam prasadar sebagai sensor .
Ciri-ciri alam tak sadar :
a.c Mengandung ide dan afek yang ditekan .
b.c Hal-hal yang terdapat dalam alam taksadar tidak dapat diingat kembali .
c.c Apabila mau muncul kealam sadar harus melewati sensor alam prasadar .
d.c Memiliki prinsip kesenangan dengan tujuan memuaskan keinginan .
e.c Berhubungan erat dengan naluri terutama naluri seksual .
E.c TEORI ALAM SADAR DAN ALAM TAK SADAR .
1.c TEORI SIGMUND FREUD ( 1856-1939 )
Menurut freud bahwa kesadaran hanyalah sebagian kecil dari seluruh kehidupan
psikis. Psikis diibaratka fenomena gunung es ditangh lautan luas dan yang terlihat
dipermukaan air laut mengambarakn hal-hal yang ada didaklam alam sadar atau
kesadarn, sedangkan yang berada dibawah permukaan air laut dan merupakan bagian
terbesar adalah hal-hal yang tidak disadari atau ketidak sadaran.
2.c TEORI CARL GUSTAF JUNG
Menurut jung yang terkenal dengan psikologi analitiknya bahwa jiwa ( psikis )
manusia yang merupakn totalitas kehidupan jiwa terdiri dari 2 alam yaitu :
a.c Alam sadar ( kesadaran ), yang berfungsi untuk adaptasi terhadap dunia luar
(lahiriah)
b.c Alam taksadar, ( ketidak sadaran ), yang berfungsi untuk adaptasi terhadap dunia
dalam ( batiniah ) . ketidak sadaran merupakan tenaga utama dari kehidupan
manusia.
F.c SRTUKTUR KESADARAN
Kesadaran mempunyai 2 komponen pokok yaitu fungsi jiwa dan sikap jiwa, yang masing-
masing mempunyai peranan penting dalam orientasi manusia dalam dunianya. Yang
dimaksud fungsi jiwa menurut jung suatu aktifitas kejiwaan yang secara teori tidak
berubah dalam lingkungan yang berbeda-beda . jung membedakan 4 fungsi jiwa yanh 2
rasional yuaitu pikiran dan persaan sedangkan yang 2 lagi irasional yaitu pendirian dan
institusi . dalm menggunakan fungsi rasional bekerja dengan penilaian yaitu benar atau
salah, sedang perasaan menilai atas dara menmyenangkan dan tidakmenmyenangkan . ke2
fungsi rasional dalm berfungsinya tidak memberikan penilaian melainkan semata-mata
pengamatan dengan alam sadar sedangkan institusi mendapat pengamatan secara taksadar
naluriah .
Pengarian sifat jiwa adalah arah dari pada energi psikis umum atau libido yang
menjelma dalm bentuk orienrtasi manusia terhadap dunianya . arah aktifitas energi psikis
itu dapat keluat maupun kedalam pula arah orientasi manusia terhadap dunianya dapat
keluiar dan kedalam . tisap orang mengadakan orientsi terhadap dunia sekitarnay, namun
dalam caranya mengadakan orientasi itu orang yang satu berbeda dengan orang lain.
G.c STRUKTUR KETIDAK SADARAN .
Ketidak sadaran mempunyai 2 lingkaran yaitu ketidaksadaran pribadi dan ketidaksadaran
kolektif. Ketidaksadarasn pribadi diperoleh individu selama hidup, meliputi hal-hal yang
terdesak atau tertekan dan hal-hal yang terlupakan sert hal-hal yang teramati terfikir dan
terasa dibawah ambang kesadaran . ketidaksadaraqn kolektif mengandung isi-isi yang
diperoleh selam pertumbuhan jiwa seluruhnya, yaitu pertumbuhan jiwa seluruh jenis
manusia, melalui generasi terdahulu. Ini merupakan endapan cara-cara reaksi kemanusiaan
yang khas sejak zaman dahulu didalam manusia menghadapi situasi-situasi ketakutan,
bahaya, perjuangan,kelahiran,kematian. Daerah yang paling atas langsung dibawah
ketidaksadaran pribadi berisi emosi-emosi afek-afek serta dorongan-dorongan primitif,
apabila isi-isi manifes orang masih dapat mengontrolnya. Daerah dibawahnya lagi
berisikan invasi yaitu erupsi dari bagian terdalam dari ketidaksadaran serta hal-hal yang
samasekali tak dapat dibuat sadar,manifestasi dari hal-hal ini dialami oleh individu sebagai
sesuatu yang asing .

c
c

c$$$c
ccccccc))c
c
c
c
A.cKESIMPULAN
Kesadaran merupakan kemampuan individu mengadakan hubungan dengan
lingkungannya serta dengan dirinya sendiri.

B.cSARAN
Setelah mempelajari kesadaran diharapkan mahasiswa/mahasiswi dapat
memberikan dan mengerti tentang kesadaran. Saran dari penyusunan makalah ini, saya
selaku penulis menyadari bahwa makalah ini kurang dari sempurna untuk itu kami selaku
penulis mengharapkan saran dan kritiknya yang bersifat membangun dalam
penyempurnaan makalah ini.
c
c
c
c
c
c
c
c
c
c

c c c c c 1c
c

c
c
/2c)' c
c
c
Purwanto, Heri.1999.Pengantar Perilaku Manusia.Jakarta : Buku Kedokteran EGC

Drs. Sunaryo, M.Kes.2004.Psikologi Untuk Keperawatan.Jakarta : Buku Kedokteran EGC

Rusmi Widiyatun, Tri.1999.Ilmu Perilaku. PT.Fajar Interpratama