Anda di halaman 1dari 4

A.

PENGERTIAN LEMPENG

Lempeng adalah berbagai luasan area yang terbentuk dari pechaan kerak bumi
yang masing-masing memiliki gerakan ke arah tertentu akibat konveksi di dalam
bumi (astenosfer).

Lempeng – lempeng di dunia mempunyai 3 macam, yaitu :

1. Lempeng Eurasia adalah lempeng tektonik terbesar ketiga yang berada di


daerah Eurasia, daratan yang terdiri dari benua Eropa dan Asia kecuali di daerah
India, Jazirah Arab, dan timur Pegunungan Verkhoyansk di Siberia Timur. Sisi
timurnya dibatasi Lempeng Amerika Utara dan Lempeng Filipina. Sisi selatannya
dibatasi Lempeng Afrika, Lempeng Arab dan Lempeng Indo-Australia. Sisi
baratnya dibatasi oleh Lempeng Amerika Utara. Lempeng Sunda merupakan
bagian dari Lempeng Eurasia yang rumit secara tektonik dan aktif secara
seismik.

2. Lempeng Pasifik ialah lempeng tektonik samudra di dasar Samudra Pasifik.


Ke utara di sisi timur ada batas divergen dengan Lempeng Penjelajah, Juan de
Fuca dan Gorda yang berturut-turut membentuk Punggung Penjelajah, Juan de
Fuca dan Gorda. Ke tengah di bagian sisi timur ada batas peralihan dengan
Lempeng Amerika Utara sepanjang Patahan San Andreas dan batas dengan
Lempeng Cocos. Ke selatan di bagian timur ada batas divergen dengan
Lempeng Nazca yang membentuk Tanjakan Pasifik Timur. Di bagian selatan ada
batas divergen dengan Lempeng Antarktika yang membentuk Punggung Pasifik-
Antarktika. Di bagian barat ada batas konvergen yang mensubduksi di bawah
Lempeng Eurasia ke utara dan Lempeng Filipina di tengah yang membentuk
Parit Mariana. Di selatan, Lempeng Pasifik memiliki batas yang kompleks namun
umumnya konvergen dengan Lempeng Indo-Australia, yang mensubduksi di
bawahnya ke utara Selandia Baru. Patahan Alpen menandai batas peralihan
antara 2 lempeng, dan lebih lanjut ke utara Lempeng Indo-Australia
mensubduksi di bawah Lempeng Pasifik. Di bagian utara ada batas konvergen
yang mensubduksi di bawah Lempeng Amerika Utara yang membentuk Parit
Aleut dan Kepulauan Aleut di dekatnya. Lempeng Pasifik memuat interior hot
spot dalam yang membentuk Kepulauan Hawaii.
3. Lempeng Indo-Australia ialah nama untuk 2 lempeng tektonik yang
termasuk benua Australia dan samudra di sekelilingnya yang memanjang ke
barat laut sampai termasuk anak benua India dan perairan di sekelilingnya.
Terbagi atas 2 lempeng sepanjang perbatasan yang kurang aktif: lempeng
Australia dan lempeng India yang lebih kecil. Kedua lempeng itu bergabung
bersama antara 50 sampai 55 juta tahun abad, sebelum masa itu, kedua
lempeng itu bergerak sendiri-sendiri.

India, Meganesia (Australia, Nugini, dan Tasmania), Selandia Baru, dan


Kaledonia Baru adalah fragmen benua kuno Gondwana. Penyebaran dasar
lautan memisahkan benua-benua itu satu sama lain, namun seperti pusat
penyebaran ini tidak aktif yang diperkirakan telah bergabung menjadi lempeng
tunggal. Penelitian terkini mengindikasikan bahwa lempeng-lempeng itu sedang
memisah, namun akan memakan waktu untuk mempublikasikan fakta ini
dengan benar. Pengukuran GPS terkini di Australia menyatakan bahwa gerakan
lempeng sebesar 35 derajat timur utara dengan kecepatan 67 mm/th. Catat juga
arah dan kecepatan yang sama untuk titik di Auckland, Pulau Natal dan India
selatan. Kemungkinan perubahan kecil ke arah Auckland karena lengkungan
kecil lempeng di sana, di mana lengkungan itu ditekan lempeng Pasifik. Bagian
timur ialah batas konvergen dengan lempeng Pasifik yang mensubduksi.
Lempeng Pasifik yang mensubduksi di bawah lempeng Australia membentuk
Parit Kermadec, busar laut Tonga dan Kermadec. Selandia Baru membujur
sepanjang batas tenggara lempeng. Selandia Baru dan Kaledonia Baru ialah
ujung selatan dan utara bekas benua Tasmantis, yang berpisah dari Australia 85
juta tahun lalu. Bagian tengah Tasmantis tenggelam di laut, dan kini merupakan
Tanjakan Lord Howe. Bagian selatannya ialah batas divergen dengan lempeng
Antarktika. Batas barat dibatasi dengan lempeng India yang membentuk
perbatasan dengan dengan lempeng Arab ke utara dan lempeng Afrika ke
selatan. Batas utara lempeng India ialah batas konvergen dengan lempeng
Eurasia yang membentuk pegunungan Himalaya dan Hindu Kush. Bagian timur
laut lempeng Australia membentuk batas subduksi dengan lempeng Eurasia di
batas Lautan Hindia dari Bangladesh, ke Myanmar (bekas Burma) ke barat daya
pulau Sumatera dan Kalimantan di Indonesia. Batas subduksi yang melalui
Indonesia dibelokkan di garis Wallace biogeografis yang memisahkan fauna asli
Asia dari Australasia.

Selain itu lempeng juga mempunyai berbagai macam gerakan yang berbeda, yaitu :

1. Transform (transform boundaries) terjadi jika lempeng bergerak dan


mengalami gesekan satu sama lain secara menyamping di sepanjang sesar
transform (transform fault). Gerakan relatif kedua lempeng bisa sinistral (ke kiri
di sisi yang berlawanan dengan pengamat) ataupun dekstral (ke kanan di sisi
yang berlawanan dengan pengamat). Contoh sesar jenis ini adalah Sesar San
Andreas di California.

2. Divergen/konstruktif (divergent/constructive boundaries) terjadi


ketika dua lempeng bergerak menjauh satu sama lain. Mid-oceanic ridge dan
zona retakan (rifting) yang aktif adalah contoh batas divergen.

3. Konvergen/destruktif (convergent/destructive boundaries) terjadi jika


dua lempeng bergesekan mendekati satu sama lain sehingga membentuk zona
subduksi jika salah satu lempeng bergerak di bawah yang lain, atau tabrakan
benua (continental collision) jika kedua lempeng mengandung kerak benua.
Palung laut yang dalam biasanya berada di zona subduksi, di mana potongan
lempeng yang terhunjam mengandung banyak bersifat hidrat (mengandung air),
sehingga kandungan air ini dilepaskan saat pemanasan terjadi bercampur
dengan mantel dan menyebabkan pencairan sehingga menyebabkan aktivitas
vulkanik. Contoh kasus ini dapat kita lihat di Pegunungan Andes di Amerika
Selatan dan busur pulau Jepang (Japanese island arc).

B. Adakah kaitan antara persebaran gunung api dan gempa bumi dengan lempeng
tektonik

Ya, tentu ada. Gempa bumi, aktivitas vulkanik, pembentukan gunung, dan pembentukan
palung samudera semuanya umumnya terjadi di daerah sepanjang batas lempeng. Dua
lempeng akan bertemu di sepanjang batas lempeng (plate boundary), yaitu daerah di mana
aktivitas geologis umumnya terjadi seperti gempa bumi dan pembentukan kenampakan
topografis seperti gunung, gunung berapi, dan palung samudera. Kebanyakan gunung
berapi yang aktif di dunia berada di atas batas lempeng, seperti Cincin Api Pasifik (Pacific
Ring of Fire) di Lempeng Pasifik yang paling aktif dan dikenal luas. Seperti Negara Indonesia
juga dilalui Lempeng Pasifik sehingga di Indonesia terdapat banyak gempa dan gunung
berapi yang banyak tersebar di Indonesia.

Kemudian interaksi lempeng India-Australia, Eurasia dan Pasifik yang bertemu di


Banda serta pertemuan lempeng Pasifik-Asia di Sulawesi dan Halmahera. Karena
dilewati cincin api