Anda di halaman 1dari 1

Abstrak

Keadaan angkutan kota di kota Surabaya beberapa tahun belakangan ini sangat
memprihatinkan. Tingginya supply angkutan kota bila dibandingkan dengan demand
angkutan kota menyebabkan load factor angkutan kota di kota Surabaya rendah..

Dalam penghitungan tarif angkutan kota terdapat beberapa komponen yang


dimasukkan di dalamnya antara lain biaya operasional harian, biaya Bahan Bakar
Minyak, biaya modal, biaya bunga modal, dan beban penyusutan. Harga BBM
berpengaruh paling besar terhadap perhitungan tarif angkutan kota.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadi atau tidak keseimbangan antara
supply dan demand angkutan kota, mengetahui komponen – komponen yang
mempengaruhi penentuan besarnya tarif, dan mengetahui besarnya pengaruh harga
BBM terhadap penghitungan tarif. Penentuan tarif angkutan yang tepat diharapkan
tidak memberatkan masyarakat dan tidak membuat pengusaha – pengusaha angkutan
kota menjadi rugi.

Kata kunci : supply, demand, load factor, tarif, biaya operasional harian, harga BBM,
dan biaya modal.