P. 1
FATOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN INDONESIA

FATOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN INDONESIA

|Views: 10,014|Likes:
Dipublikasikan oleh Jimmy Sean Hutauruk

More info:

Published by: Jimmy Sean Hutauruk on Feb 05, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/16/2013

pdf

text

original

Jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode 2002-2006 di

Indonesia berfluktuasi dari tahun ketahun.Jumlah penduduk miskin pada tahun

2002 sekitar38,40 juta jiwa (sekitar25,10 juta jiwadi perdesaan, dan sekitar

13,30 juta jiwa diperkotaan). Angka ini pada tahun2003berkurang hingga

menjadi sekitar37,30 jutajiwa,penurunan hanya terjadi di perkotaan yaitu

menurun menjadi 12,20 juta jiwa, sedangkan di perdesaan tidak mengalami

penurunan.Pada tahun2004 jumlah pendudukmiskinmengalami penurunan

sekitar 1,2 juta jiwa yaituberkurang hingga menjadi36,10 juta jiwa (sekitar11,40

juta jiwa diperkotaan, dan sekitar24,80 juta jiwa diperdesaan), atau berkurang

sekitarsekitar1,54 persen dari tahun 2002.Pada tahun2005 jumlah penduduk

miskin terus mengalami penurunan hingga menjadi 35,10 juta jiwa penurunan

hanya terjadi di perdesaan yaitu menurun sebesat 2,1 juta jiwa sedangkan di

perkotaan meningkat sekitar 1,0 juta jiwa dari tahun 2004. Pada tahun 2006

jumlah penduduk miskin mengalami peningkatan hingga mencapai 39,30 juta

jiwa, peningkatan terjadi di perkotaan dan perdesasan (sekitar14,49 juta jiwa di

41

perkotaan, dan sekitar 39,30 di perdesaan). Dibandingkan dengan tahun2002,

jumlah penduduk miskin meningkat sekitar 0.9 juta jiwa.

Tabel 4.2 PerkembanganJumlah Penduduk MiskinTahun2002-2006

Penduduk miskin (juta Jiwa)

% Penduduk miskin

Tahun

Kota

Desa

Total

Kota

Desa

Total

2002

13,30

25,10

38,40

14,46

21,10

35,56

2003

12,20

25,10

37,30

13,57

20,23

33,80

2004

11,40

24,80

36,10

12,13

20,11

32,24

2005

12,40

22,70

35,10

11,37

19,51

30,88

2006

14,49

24,81

39,30

13,47

21,81

35,28

Sumber : BPS, 2007

4.4.Perkembangan Tingkat Pengangguran Terbuka dan Angka Melek
Huruf

Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia cenderung mengalami

peningkatan dari tahun ke tahun. pada tahun 2002 tingkat pengangguran terbuka

di Indonesia sebesar 9,1 persen. Angka ini meningkat sebesar 0,2 persen dari 9,7

persen pada tahun 2003 menjadi 9,9persen pada tahun 2004, kemudian seiring

dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi tingkat pengangguran terbukajuga

meningkat hingga mencapai 11,2 persen pada tahun 2005 dan menurunkembali

menjadi 10,3persenpada tahun 2006.

Selanjutnya, untuk angka melek huruf di Indonesiacenderungmengalami

peningkatan secara terus menerus dari tahun ke tahun, dimana pada tahun 2002

angka melek huruf hanya sebesar 91,11 persen, meningkat menjadi91,21persen

pada tahun 2003 dan meningkat hingga mencapai92,45persenpada tahun 2005

dan merun kembali pada tahun 2006 hingga menjadi 91,45. Angka melek huruf

ini lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun 2004.

42

Tabel 4.3 PerkembanganAngka Melek Huruf, dan Tingkat Pengangguran
Terbuka 2002-2006

Tahun

Angka Melek Huruf (%)

Tingkat Pengangguran
terbuka (%)

2002

91,11

9,1

2003

91,21

9,7

2004

91,79

9,9

2005

92,39

11,2

2006

91,45

10,3

Sumber : BPS, 2007

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->