Anda di halaman 1dari 3

TIPS INOVATIF UNTUK RUMAH SEHAT

Proses Pembangunan Konstruksi

1. Transportasi dari sumber ke lahan konstruksi

- Menjaga kualitas lingkungan


- Memperkecil konsumsi energi dan tingkat polusi
- Penggunaan material yang berkelanjutan

2. Mengoptimalkan penggunaan material termasuk sisanya

Menggunakan material seoptimal mungkin, untuk


mengurangi penumpukan limbah konstruksi. Unsur
dekoratif bisa dikreasikan dengan bahan material sisa.

3. Reuse dan recycle

- Memanfaatkan material bekas bongkaran untuk rumah selanjutnya


- Rumah ekonomis dan atraktif
Solusi rumah idaman
- Konsultasikan rancang bangunannya
4. Gunakan lahan sesedikit mungkin, efisiensi lahan
- Pilih bahan bangunannya
- Mafaatkan tenaganya
- Dapatkan akses pembiayaannya

5. Menggunakan air sesedikit mungkin dalam membangun konstruksi

- Menghemat biaya dan upaya menjalankan konservasi air bersih


- Menggunakan sumber air hujan, dengan menampungnya pada
pipa-pipa khusus ke bak penampungan
- Membuat sumur resapan, menyalurkan air ke tanah untuk
mengisi ulang suplai air tanah

Konstruksi berkelanjutan dalam konteks berarsitektur

1. Menggunakan lahan secukupnya atau seperlunya


2. Memperbanyak lahan hijau
3. Memanfaatkan sinar matahari sebagai penerangan siang hari
4. Membuat sirkulasi udara yang baik (penghawaan alami)
5. Membuat pembayangan pada bangunan
6. Menciptakan fasad yang kaya elemen hijau
7. Membuat sistem pembuangan air kotor mandiri pada lahan (pengolahan limbah dan sampah)
8. Memanfaatkan bahan material seoptimal mungkin, termasuk sisanya
9. Menggunakan material bekas untuk bangunan baru
TIPS INOVATIF UNTUK RUMAH SEHAT

Membangun RUMAH dengan KONSTRUKSI yang EFEKTIF

Dengan sistem konstruksi yang efektif dan efisien, banyak hal yang bisa dihemat. Selain

menghemat biaya dan waktu, dan juga ramah lingkungan.

Nyaman dan aman. Merupakan dua aspek penting yang haru dipertimbangkan saat membuat
sebuah rancangan rumah. Kenyamanan konstruksi rumah mungkin akan berbeda untuk setiap individu,
tergantung selera masing-masing. Namun tidak untuk masalah keamanan konstruksi bangunan. Harus
mengacu dan sesuai dengan kaidah-kaidah arsitektur.
Menerapkan sistem konstruksi yang efektif dan efisien, tidak hanya hemat dari segi biaya.
Pengerjaannya pun bisa lebih cepat. Mengingat biaya pembangunan rumah yang tidak sedikit, maka
adanya alternatif cara membangun, tentu patut dipertimbangkan.

KONSTRUKSI EFEKTIF

Sistem konstruksi yang efektif didasaran pada distribusi beban bangunan secara merata. Sebagai
contoh, dengan distribusi beban yang lebih merata, maka dinding dengan kolom berukuran besar dapat
dihindarkan. Dengan sistem yang mengurangi penggunaan cetakan/bekisting dan penggunaan
elemenpracetak, konstruksi menjadi lebih efisien, karena waktu, biaya, dan bahan dapat dikurangi.
Misalnya saja saat akan memasang dinding. Setelah pondasi
selesai dibuat, ahli bangunan (tukang) harus membuat cetakan sloof dari
kayu. Kemudian, setelah besi tulangan dipasang dan beton dicor, sloof
mesti ditunggu sampai mengeras sebelum cetakan kayunya dibuka, dan
dilanjutkan dengan pemasangan bata.
Bayangkan jika pemasangan bata sudah dapat dilakukan tanpa
perlu membuat cetakan kayu dan juga menunggu beton sloof mengeras.
Tentu efisien bukan? Sistem yang efisien seperti ini bisa dilakukan dengan
menggunakan material pracetak berbahan dasar semen seperti bataton.

KONSTRUKSI EFISIEN, Amankah??

Standar kelayakan suatukonstruksi rumah bukan hal yang bisa ditawar lagi. Efisien bukan berarti
memangkas elemen bangunan atau menggunakan material berkualitas rendah. Kostruksi yang efisien
justru menerapkan teknologi mutakhir dengan dukungan material berkualitas, sehingga memenuhi
standar konstruksi rumah sehat yang aman dan nyaman.
TIPS INOVATIF UNTUK RUMAH SEHAT

KONSTRUKSI INOVATIF

Konstuksi rumah yang efektif dan efisien, sedikitnya memiliki 5 sistem pengerjaan yang semuanya
terintegrasi dengan baik.

1. Sistem rangka dan dinding partisi. Dalam sistem ini, kolom dan balok menjadi sistem utama
pemikul beban.
2. Sistem dinding penahan beban. Untuk membangun dinding sekaligus memperkuat kolom.
3. Sistem atap. Untuk menutup struktur atap yang bisa dibangun dari kayu atau besi/baja ringan.
4. Sistem kusen pintu dan jendela. Utnuk membuat bukaan digunakan kusen pintu dan jendela
pracetak dengan engsel dan kunci yang terpadu
5. Sistem pelat. Untuk membuat pelat atap dan pelat lantai.

KEUNGGULAN SISTEM
Dengan menggunakan sistem konstruksi yang efektif dan efisien, pengembangan rumah di
kemudian hari (pengembangan modular) menjadi lebih mudah, waktu yang digunakan lebih cepat, tidak
menghabiskan banyak kayu, serta sedikit menghasilkan limbah konstruksi.

Konstruksi berkelanjutan dalam konteks berarsitektur adalah :

1. Arsitektur bukanlah suatu entitas yang


lepas dan mandiri
2. Berarsitektur dengan memperkuat
nilai-nilai kebersamaan
3. Berarsitektur dengan menghargai
ekspresi/identitas budaya sebagai
cerminan nilai-nilai transeden.
4. Menggunakan bahan dan ketrampilan
lokal
5. Menghargai pepohonan
6. Adaptif terhadap iklim secara arif dan
kreatif
7. Menggunakan bahan bekas dan
komponen lama
8. Menggunakan bahan daur ulang bekas
limbah
9. Menggunakan bahan secermat
mungkin tanpa sisa, tanpa limbah
10. Menggunakan desain padat karya agar dapat membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi penggunaan
bahan-bahan industri massal
11. Mendesain satu ruang dengan banyak fungsi
12. Desain open plan atau terbuka (tanpa sekat)
13. Membaca potensi masa depan : bambu menjadi pengganti kayu