Anda di halaman 1dari 14

Nama : Aziz Khanifan

Kelas :B
Teknik Elektro
Pengertian Kaizen
• Kaizen (baca: kai-seng). Kai =
merubah dan Zen = lebih baik.
Secara sederhana pengertian
Kaizen adalah usaha perbaikan
berkelanjutan untuk menjadi lebih
baik dari kondisi sekarang.

Kinetics Integrated Manufacturing


Definisi lain dari kaizen adalah:
• Filsafat, sikap, cara berfikir, dan cara berperilaku serta
berpusat pada kekuatan kultur/kebudayaan.
• Suatu kebudayaan yang focus terhadap perbaikan secara
terus-menerus dengan menghilangkan waste di semua dan
proses, mulai dengan GEMBA (tempat kerja)
• Problem Solving Process.
• Mind set.

Kinetics Integrated Manufacturing


Kaizen identik dengan Siklus Rencana-Kerjakan-Periksa
Tindakan (Plan, Do, Check, Acts atau PDCA). PDCA
adalah prinsip dasar untuk perbaikan secara terus-
menerus.

Kinetics Integrated Manufacturing


Penjabaran dari siklus PDCA adalah sebagai berikut:
• Planning berarti memahami apa yang ingin dicapai, memahami bagaimana
melakukan suatu pekerjaan, berfokus pada masalah, menemukan akar permasalahan,
menciptakan solusi yang kreatif serta merencanakan implementasi yang terstruktur.
• Doing tidak semudah seperti yang dilihat. Didalamnya berisi pelatihan dan
manajemen aktivitas. Biasanya masalah besar dan mudah sering berubah pada saat-
saat terakhir. Bila terjadi kondisi seperti ini maka tidak dapat dilanjutkan lagi tetapi
harus mulai dari awal kembali.
• Checking berarti pengecekan terhadap hasil dan membandingkan sesuai dengan yang
diinginkan. Bila segala sesuatu menjadi buruk dan hasil baik tidak ditemukan, pada
bagian ini keberanian, kejujuran, kecerdasan sangat dibutuhkan untuk mengendalikan
proses. Kata kunci ketika hasil memburuk adalah "kenapa". Dengan dokumentasi
proses yang baik maka kita dapat kembali pada titik yang mana keputusan yang salah
dibuat.
• Acting berarti Menindak lanjuti atas apa yang didapatkan selama tahap pengecekan.
Arti lainnya adalah mencapai tujuan dan menstandarisasikan proses atau belajar dari
pengalaman untuk memulai lagi pada kondisi yang tepat.

Kinetics Integrated Manufacturing


Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini

Kinetics Integrated Manufacturing


ALAM

PERUBAH
TUNTUTAN AN LEBIH KEPUASAN
KAIZEN
KONSUMEN BAIK

NORMA
NORMA

Kinetics Integrated Manufacturing


Tujuan/
objective

Action Std Action Plan

Check Do Check Do

Kinetics Integrated Manufacturing


Siklus Deming (program solving)
• Plan = Aktifitas perencanaan
• Do = Melaksanakan sesuai rencana
• Check = Kontrol/ periksa hasil
• Action = Mengambil tindakan yang
diperlukan
• Standarisasi = Mencegah agar tidak terjadi lagi

Kinetics Integrated Manufacturing


Salah satu tujuan dari konsep kaizen adalah untuk mengurangi
sampai menghilangkan waste dalam proses produksi. Waste
tersebut ada tujuh macam, yaitu:
• Waste dalam transportasi
7
• Waste dalam proses Waste
• Waste dalam inventori
• Waste dalam gerakan:
• Waste akibat cacat produk;
• Waktu karena menunggu;
• Produksi yang berlebihan.

Kinetics Integrated Manufacturing


Dengan menggunakan konsep dasar kaizen dalam
melakukan berbagai aktivitas. Ada beberapa
keuntungan yang diperoleh antara lain:
• Peningkatan proses;
• Penggunaan paradigma baru;
• Mempercepat waktu proses;
• Zero investment;
• Human Development;
• Keamanan dan keselamatan kerja.

Kinetics Integrated Manufacturing


Keuntungandari kaizen adalah:
• Penggunaan sistem Plan-Do-Check-Action (PDCA)
mengakibatkan cepat dalam meningkatkan proses dan
menghilangkan masalah.
• Identitikasi, implementasi, monitor dan mengatur perubahan
menyebabkan dapat mencegah tcrjadinya masalah baru.
• Memfokuskan organisasi kepada kepuasan konsumen dan
berdasarkan fakta dalam mengambil keputusan.
• Membantu organisasi untuk menjadi lebih efisien pada proses
peningkatan dan pemecahan masalah dilakukan pada tingkat
optimal dan biaya yang rendah.

Kinetics Integrated Manufacturing


Kesimpulan

• Konsep Kaizen dibagi dalam 3 segmen, yaitu Pertama,


berorientasi pada manajemen. Manajemen Jepang umumnya
percaya bahwa seorang manajer harus menggunakan 50%
waktunya untuk penyempurnaan. Mulai dengan mengidentifikasi
"pemborosan" maupun "kinerja karyawan." Kedua, berorientasi
pada kelompok "gugus kendali mutu" dan "aktivitas kelompok
kecil" untuk mengidentifikasi penyebab masalah, menganalisis,
melaksanakan, mencoba tindakan baru, dan menetapkan standar/
prosedur baru. Ketiga, berorientasi pada individu, tercermin
dalam bentuk keterampilan karyawan dalam menyampaikan
pemikiran dan saran, sebagai upaya pengembangan diri karyawan.
Kinetics Integrated Manufacturing

Anda mungkin juga menyukai