P. 1
Radar Jember 5 Feb 2011

Radar Jember 5 Feb 2011

|Views: 826|Likes:
Dipublikasikan oleh dabdisetia

More info:

Published by: dabdisetia on Feb 06, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

SA BT U

5 Februari

2 0 1 1

Cerdas dan Inspiratif

33

Dzuhur 11:43

Ashar 14:59

Maghrib 17:55

Isya’ 19:05

Subuh 04:13

Lereng Argopuro Longsor
Ratusan Warga Mengungsi
PANTI – Hujan lebat yang mengguyur Bagian Tengah Lereng Selatan Pegunungan Hyang Argopuro mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Satu rumah warga di Dusun Besaran, Desa Pakis, Kecamatan Panti, hancur terkena longsoran, sementara puluhan rumah lainnya rusak berat. Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun ratusan warga di dusun tersebut memilih mengungsi. Terlebih, hujan lebat terus mengguyur daerah tersebut. Warga ketakutan akan terjadi longsor dan banjir susulan. Longsor dan banjir di Dusun Besaran, Desa Pakis, Kecamatan Panti, ini terjadi Kamis (3/2) sekitar pukul 15.00. Menurut Slamet, salah seorang warga dusun, sejak pagi hari, langit sudah mendung dan sekitar pukul 12.00 hujan mulai turun cukup deras disertai suara petir. ”Hujan sangat lebat. Gemuruh terus terjadi. Kami semua di sini takut 
Baca Lereng... Hal 43
BARID ISHOM/RJ

Pengembangan Sumber Daya Umat
DI Tahan Air ini terdapat 12.000 lebih pesantren yang tergabung dalam Rabithah Ma’ahid alIslami (RMI). Dengan jumlah sebanyak itu, pesantren memiliki potensi besar untuk berbuat banyak dalam pengembangan sumber daya umat Muslim Indonesia yang kini tertinggal jauh dari negara-negara di Asia. Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2007 mewartakan bahwa posisi Indonesia berada pada ranking ke-111 dari 177 negara Oleh: yang disurvei. Jangankan dengan SiERMA FATMAWATI * ngapura dan Korea Selatan, dengan negara Filipina saja republik ini masih kalah. Implikasinya, kita bangsa Indonesia acapkali menjadi ledekan sebagian negara tetangga, terutama Malaysia. Orang-orang Negeri Jiran itu sering bergumam, ”Indonesia adalah negara nomor satu, tapi dalam pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.” 
Baca Pengembangan... Hal 43

PERSPEKTIF

TERKENA LONGSORAN: Permukiman warga yang rusak setelah diterjang longsoran.

TURUN LANGSUNG: Tim Labfor Polda Jatim saat melakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab kebakaran di toko busana Wahaha.

Mudjoko Bebas Bersyarat
JEMBER - Mantan Kepala Bagian Hukum Pemkab Jember Mudjoko SH, terpidana korupsi dana bantuan hukum hari ini bisa menghirup udara bebas. Itu setelah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kanwil Jawa Timur mengabulkan permohonan cuti bersyarat yang diajukan Mudjoko. ”Permohonan cuti bersyarat saya memang dikabulkan. Besok (Hari ini, Red) Insyaallah saya bisa keluar lapas,” kata Mudjoko kepada RJ ketika mengurus administrasi di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Jember, kemarin. Mudjoko keluar lapas setelah menjalani hukuman penjara sepuluh bulan. Mudjoko divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember satu tahun dengan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan penjara. Lantaran tak mampu membayar denda, Mudjoko memilih menjalani hukuman pengganti satu bulan penjara 
Baca Mudjoko... Hal 43

Humoria Gayus

ILUSTRASI: BOBY/RJ

BELAJAR IT: Workshop yang digelar Hi Tech Mall banyak diikuti kalangan guru dan mahasiswa.

ARIMACS/RJ

ADU argumen koruptor dari peringkat 1 sampai 5 besar Guinness off record. Dalam sebuah konferensi pers para koruptor terbesar di dunia dari peringkat 1 sampai 5 besar yang terdiri dari negara Amerika, Prancis, Italia, Inggris, dan China terjadi adu argumen sesama koruptor. Mereka membahas wakil koruptor negara Indonesia kok bisa tidak masuk peringkat 5 besar, padahal nilai korupsi di Indonesia seharusnya masuk jajaran yang paling tinggi di dunia. Perwakilan koruptor Indonesia ”Gayus Tambunan” langsung menjawab dengan enteng: ”Itu sich gampang, caranya siapkan uang Anda sepantasnya dan berikan kepada para peneliti itu dengan permintaan supaya saya diturunkan dari peringkat 5 besar” Lalu para koruptor dari negara lain menggelengkan kepala sembari bertepuk tangan dan menceletuk: ”Ooh..., hebat. Itu baru namanya koruptor, hasil penelitian pun bisa dikorupsi” 081234715871

Konferensi Pers Koruptor Dunia

Guru Ramai-Ramai Belajar Power Point
TURUN LANGSUNG: Tim Labfor Polda Jatim melakukan pemeriksaan guna menyelidiki penyebab kebakaran di toko busana Wahaha. Hasilnya, korsleting kabel kulkas menjadi penyebab kebakaran.
FOTO-FOTO: JUMAI/RJ

Akibat Korsleting Kabel Kulkas
JEMBER - Penyebab kebakaran toko busana Wahaha Super Store yang berlokasi di jalan Diponegoro 83 menemui titik terang. Diketahui, kebakaran diakibatkan korsleting arus listrik pada kulkas. Hal ini didasarkan hasil pemeriksaan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim yang kemarin turun langsung di lokasi kebakaran. Tim Labfor yang turun dipimpin langsung AKBP Joko Siswanto, Kanit Fisika Kusus Kebakaran. Tim yang terdiri dari lima orang itu langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) sejak pukul 08.30 hingga pukul 14.30 
Baca Akibat... Hal 43

JEMBER Kesulitan membuat grafik untuk lembar presentasi? Datang saja ke pameran IT yang digelar Hi Tech Mall yang berlangsung sejak 2 Februari lalu hingga 15 Februari mendatang di gedung Ahmad Zainuri Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. Sebab, dalam workshop tersebut para guru bisa belajar banyak tentang Microsoft Word, Microsoft power point, sekaligus pengoperasian internet. Workshop yang berlangsung secara berkelanjutan selama 2 minggu penuh tersebut didukung dengan fasilitas modul dan notebook bagi masingmasing peserta 
Baca Guru... Hal 43

Sudah Berobat ke Mana-mana untuk Tangani Sakit Maag-nya
SALAH satu jenis penyakit yang paling banyak diderita orang saat ini adalah maag. Pada orang yang belum kena maag, terdapat keseimbangan antara daya tahan lapisan mukosa lambung dan enzim serta asam lambung. Dalam kondisi begini, keberadaan enzim dan asam lambung tak akan menimbulkan gangguan pada lapisan mukosa lambung. Tapi, bila timbul gangguan, akan terjadi kerusakan pada muPujianto kosa. Inilah yang menimbulkan nyeri pada penderita sakit maag, akibat rangsangan asam lambung terhadap mukosa. Dan itu biasanya dirasakan di daerah ulu hati, tapi kadang-kadang di dada atau punggung. Nyeri itu muncul bila lambung kosong, tapi akan hilang setelah diisi makanan. Bila gangguan terjadi terus-menerus, akan muncul luka pada mukosa. Selain nyeri, rangsangan asam lambung juga mengakibatkan mual 
Baca Sudah... Hal 43

ADVERTORIAL

Sajikan Tarian Cha-cha, Rumba hingga Country
Line Dance adalah sebuah nama klub tari yang anggotanya mayoritas orang-orang lanjut usia. Meski begitu, anggotanya tak ada yang tampak lesu. Yang ada hanya kelincahan dan kegembiraan kala menari. Bagaimana aktivitas line dance setelah setahun berjalan?
NUR FITRIANA, Jember USIA boleh tua, tapi semangat yang muncul dari rasa kekeluargaan tampak dari wajahwajah itu. Adalah Line Dance, sebuah klub tari yang mulai dirintis sejak 4 Februari 2010. Kebetulan, saat ini perayaan ulang tahun pertamanya bertepatan dengan perayaan Imlek. Dalam perjalanannya, Line Dance dimulai dengan lima orang pendiri. Nanik Wijayanti menjadi salah satunya. Dia ingin mempererat persaudaraan sekaligus memberikan semangat bagi para lanjut usia (lansia) untuk
LINE DANCE: Tarian polonaise, cha-cha, rumba, dan waltz menjadi alternatif bagi para lansia yang ingin tetap sehat di usia senja.

Mengenal Lebih Dekat Line Dance Menapak Usia Satu Tahun

ARIMACS/RJ

selalu memiliki performa tersendiri. Usia tua bagi perempuan yang kerap akrab disapa Nanik ini bukanlah halangan untuk menjalani hidup sehat. Apalagi, tarian yang dimunculkan dalam Line Dance ada beragam.

Mulai dari waltz, cha-cha, salsa hingga rumba serta country dan reggae. Semua itu melatih seluruh otot kaki dan tangan serta otak. Dalam tarian polonaise, misalnya, tarian itu jika dilihat sekilas cukup

sederhana, bahkan terkesan lebih mudah dibandingkan dengan tarian yang lain. Sebab, gerakannya tidak terlampau beragam. Tarian lambat asal Polandia ini para penarinya saling berpasangan sambil membentuk formasi lingkaran. Meski biasanya tari polonaise ditampilkan pada saat pesta pernikahan, tarian itu tetap tak kehilangan keceriannya ketika dilakukan secara bersamaan oleh personel Line Dance dalam agenda rutinnya demi menjaga kebugaran tubuh. Dalam polonaise hanya diperlukan konsentrasi. Sebab, tarian yang dilakukan sekaligus oleh 50 orang ini sesekali memecah langkah dan menyatukan langkah dengan sisi yang lainnya. Begitu seterusnya berulangulang. Namun, tarian ini cukup memeras keringat jika dilakukan. Gerakannya diiringi musik rancak dan juga tiupan peluit. Selain itu, ada pula permainan kereta api yang masuk dari satu terowongan yang dibentuk dengan tangkupan tangan dua orang. Selain itu, masih ada tarian waltz yang merupakan suatu jenis tarian ruangan (ballroom dance) dan tarian rakyat dalam ketukan 3/4 
Baca Sajikan... Hal 43

http://www.jawapos.co.id

e-mail: radarjember@gmail.com

30
Selamat pagi

JEMBER SEKITAR
PUGER- Indri, 23, warga Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Malang harus dilarikan ke IGD RSD dr Soebandi. Mereka terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena menjadi korban penusukan bagian perutnya hingga ususnya terburai sekitar pukul 10.00 kemarin Korban ditusuk oleh Mulyadi, 30, warga Dusun Krajan, Desa Puger Wetan. Menurut sumber RJ di lokasi kejadian, siang itu tersangka mengajak korban untuk tidur. Namun setelah tersangka melakukan penusukan terhadap korban, warga langsung menghakimi tersangka hingga babak belur. Saat itu korban bersama anaknya, tengah bertandang ke rumah Prihatin alias Titin, saudaranya yang berada di Dusun Krajan II, RT 3, RW 9, Desa Pugerkulon, Kecamatan Puger. ”Sudah dua hari ini korban di rumah bu liknya” kata Johan, saksi mata. Kebetulan pagi itu, tersangka sendirian jalan-jalan di pemukiman warga eks lokalisasi. Ketika duduk di ruang tamu, pelaku melihat korban keluar dari kamar menuju depan rumah. Mungkin tersangka tergiur dengan kemolekan tubuh korban yang saat itu keluar kamar.

RadaR JembeR

• Sabtu 6 Februari 2011

Promosi tanpa Tanding
KONGRES PSSI 2011 membawa berkah bagi Persid Jember. Kongres memutuskan menambah zona dari tiga menjadi empat, yang membuat Persid terkatrol ke pentas Divisi Utama PSSI. Persid menjadi tim ke-13, dari 14 tim yang diberkahi promosi naik dari divisi I ini. Karena posisi Persid satu strip di atas Persepar Palangkaraya Kalteng, yang juga mendapat berkah naik ke divisi utama. Kepastian tersebut di-dok oleh seluruh peserta kongres yang berjumlah sekitar 108 anggota. Intinya, dengan penambahan kuota, maka musim kompetisi divisi utama tahun ini ada penambahan dari 36 tim menjadi total 44 tim. Dengan kebijakan kongres seperti ini, dari Provinsi Jawa Timur saja ada lima tim yang berhak naik promosi. Yakni, Persid Jember, Persewangi Banyuwangi, Persepam Pamekasan, PSBK Blitar Kota dengan PS Madiun Putra. Jumlah itu belum ditambah dengan tim lain yang sudah lebih dulu berlaga di divisi utama seperti PBSI Blitar, Persekam Kabupaten Malang, Persekabpas, dan Gresik United. Keputusan ini pantas disyukuri. Karena sudah bertahun-tahun Persid selalu gagal promosi. Hanya saja, sekarang yang perlu disiapkan adalah bagaimana membentuk tim kelas divisi utama ini. Jangan asal comot pemain, apalagi pemain asing. Pengalaman masa lalu, beberapa pemain asing yang ikut Persid banyak tak cocok atau sering rewel. Karena itulah, manajemen yang akan dirancang sekarang benar-benar harus diperhatikan secara profesional. Karena kini Persid harus berlaga di level profesional pula. (*)

Tolak Ditiduri, Pisau Bicara

puger

Lagi, Laka Dua Tewas
KECELAKAAN maut kembali terjadi di jalan raya jurusan Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, menuju Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari. Jika tiga hari sebelumnya kecelakaan yang membawa dua korban jiwa juga terjadi di jalur Jember – Surabaya, tepatnya di depan Kantor Balai Desa Patung, Kecamatan Bangsalsari, kali ini di jalur desa jurusan Kasiyan – Gambirobno siang kemarin. Dua pengendara sepeda motor terlibat tewas, yakni Paiman, 36, warga Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, yang mengendarai sepeda Yamaha Vega P 3759 KE. Lawannya Irfan Junaedi, 19, warga Desa Kasiyan, Kecamatan Puger. Dia mengendarai Suzuki Thunder P 4926 LY. Menurut sumber RJ, di jalur yang lurus, tepatnya di utara kantor balai Desa Wringin Telu, Paiman melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Sesampai di TKP (tempat kejadian perkara), Paiman bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Irfan. Memang saat itu pengendara Irfan juga mengendarai motornya dengan kencang. Begitu sampai di TKP motornya oleng ke kanan. Kerasnya benturan sehingga dua pengendara sepeda motor yang adu depan itu sama-sama terlempar ke jalan aspal dan tidak sadarkan diri. Bahkan dua pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal di lokasi kejadian. Menurut Kanitlaka Ipda Gatot Sudarto, meninggalnya dua pengendara motor itu diduga kerasnya benturan. Dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan mengalami rusak berat di bagian depannya. (jum)

NAHAS: Indri jadi korban penusukan dilarikan ke RSD dr Soebandi Jember

JUMAI/RJ

Melihat korban keluar, tersangka langsung memanggil korban. Setelah terjadi percaka-

pan, tersangka langsung mengajak korban untuk tidur. Mungkin korban dikira PSK

(pekerja seks komersial), sehingga diajak tidur dengan pelaku. Karena korban menolak,

pelaku tetap saja memaksa kor ban untuk mau dijak tidur. Bahkan kali ini pelaku memaksa korban dengan cara memegangi tubuhnya hingga terjadi aksi saling tarik-menarik. Korban tetap bersikukuh menolah ajakan pelaku, sehingga pelaku mengeluarkan sebilah pisau. Pelaku langsung menusukan pisau yang digenggamnya ke perut korban. Tak ayal, usai ditusuk korban pun sempat berteriak meminta tolong. Tak lama kemudian korban pun ambruk. Sedangkan pelaku usai kejadian itu langsung melarikan diri. Ternyata teriakan korban ini terdengar oleh beberapa warga, pelaku yang melarikan diri dengan menggenggam pisau akhirnya dikejar oleh puluhan warga. Setelah tersangka oleh warga, tersangka menjadi bulan-bulanan warga penghuni rumah eks lokalisasi Puger. Kanitreskrim Polsek Puger, Aiptu Didik Budiono, menjelaskan bahwa saat itu pelaku masih belum bisa dimintai keterangannya. ”Karena tersangka masih mengaku sakit kepala,” ujarnya. Sementara korban yang menjadi korban penusukan langsung dlarikan ke Puskesmas Puger. Tetapi sayang karena luka yang cukup parah korban dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember. (jum/fid)

Lapas Jember Masih Memburu Napi Yang Kabur
JEMBER – Iskandar, narapidana perampokan Sukowono yang melarikan diri dari Lapas Jember belum tertangkap. Pengejaran yang dilakukan aparat ke Bondowoso dan Situbondo belum membuahkan hasil. Namun, pihak Lapas Jember mengaku sudah menemukan jejak warga Prajekan Bondowoso tersebut. Kepala Pengamanan Lapas Jember, Wachid Wibowo kepada wartawan mengaku Iskandar belum tertangkap. ”Memang Iskandar belum tertangkap. Kami terus melakukan pencarian,” kata Wachid. Dia menjelaskan, bekerja sama dengan aparat Polres Jember, Bondowoso dan Situbondo untuk melakukan pencarian. ”Dibantu aparat Jember, Bondowoso dan Situbondo kami akan melakukan crosscheck. Kami mendapatkan informasi keberadaan Iskandar,” ungkapnya. Saat ini, petugas Lapas dan aparat kepolisian sedang mengcrosscheck informasi keberadaan Iskandar. ”Jika ada informasi yang masuk tentang keberadaan Iskandar tentu akan kami crosscheck,” ungkapnya. Selain punya rumah di Prajekan, Iskandar diketahui juga punya istri lagi di Situbondo. Wachid berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan Iskandar untuk melaporkan kepada pihak yang berwenang. ”Kalau ada yang mengetahui bisa lapor ke polisi atau ke lapas langsung. Meski sekadar informasi pasti akan kami tindak lanjuti,” imbuhnya. Di tengah upaya penegakan hukum, lembaga pemasyarakatan Jember kecolongan. Narapidana perampokan atas nama Iskandar, warga Prajekan Bondowoso kabur dari dalam Lapas Jember. pelaku kabur dari ruang tahanannya di blok B Kamar 1 lapas kelas IIA Jember. Iskandar adalah narapidana perkara perampokan di Sukowono Jember. Bersama tiga kawanan perampok berhasil ditangkap aparat kepolisian Jember. Setelah melalui serangkaian persidangan, masing-masing kawanan perampokan itu diputus bersalah dengan hukuman tiga tahun penjara. Keempat komplotan perampok itu baru sekitar satu tahun menjalani masa hukumannya. Diperkirakan, Iskandar kabur dengan melompat tempat setinggi empat meter yang mengelilingi Lapas Kelas II A Jember. Sebab, di dekat pos ke tiga lapas kelas IIA ditemukan sandal jepit warna merah. Selain itu, di tembok bagian luar ditemukan tali rafia warna merah juga menggantung. Diperkirakan, tali rafia yang telah digulung tersebut digunakan pelaku untuk melompati tembok. (aro)

Angka Pertumbuhan Ekonomi Membaik
PARA pekerja tak perlu khawatir lagi. Meski, selama dua tahun belakangan bayang-bayang pemutusan hubungan kerja (PHK) menghantui karena pengaruh krisis ekonomi di luar negeri, kini kondisi perekonomian mulai membaik. Selain itu, kondisi perekonomian di Jember juga diprediksi terus membaik. Menurut Kepala Bidang Perselisihan Hubungan Kerja Disnakertrans Jember Budi Utami, tahun 2011 ini, bisa menjadi titik balik bagi perusahaan-perusahaan di Jember. “Kondisi ekonomi membaik. Sehingga kesejahteraan pekerja juga membaik. Dan PHK diperkirakan akan menurun,” katanya. Kondisi ini tentu menjadi angin segar bagi para pekerja yang sebelumnya dilanda kekhawatiran ancaman PHK. Khususnya bagi pekerja di perusahaan yang modalnya banyak menggunakan modal asing dan pekerja perusahaan yang mengekspor barang ke luar negeri. Pasalnya, selama dua tahun belakangan ini, banyak perusahaan yang melakukan ekspor ke luar negeri gulung tikar, sehingga memutuskan hubungan kerja karyawannya. Budi menyebutkan bahwa selama tahun 2009, terjadi 49 kasus PHK yang terdiri dari 10 kasus PHK karena perusahaan tutup akibat pengaruh krisis ekonomi di luar negeri. Dalam 10 kasus ini, sebanyak 139 orang telah kehilangan pekerjaan mereka. “Kasus ini terjadi pada semester pertama. Khususnya perusahaan ekspor, seperti mebel dan tembakau,” katanya. Selanjutnya pada semester dua, terjadi 33 kasus PHK karena kesalahan pegawai ringan maupun berat. Untuk kasus ini, sebanyak 39 orang telah di-PHK. Ada juga satu kasus PHK karena perusahaan tutup yang mem-PHK 109 karyawannya. “Ada juga lima kasus pensiun untuk lima orang,”sambungnya. Di tahun 2010, PHK karena pengaruh krisis mulai menurun. Hanya ada 41 kasus PHK yang terjadi di Jember. Itupun karena kesalahan karyawan dan kesalahan perusahaan. Untuk 41 kasus ini, sebanyak 52 orang terpaksa kehilangan pekerjaannya. “Memang PHK itu kebanyakan karena kesalahan karyawan. Namun, bukan berarti, perusahaan tidak salah. Karena pada dasarnya perusahaan banyak yang melakukan kesalahan khususnya pada masalah kontrak. Budi menambahkan bahwa di Jember, hampir sebagian besar perusahaannya salah dalam menerapkan sistem kontrak sehingga banyak yang merugikan karyawan. Dan ketika karyawan mempermasalahkan hal tersebut, perusahaan akan memilih jalur yang mudah, memecat karyawannya itu. “Lagi-lagi yang dirugikan ya pegawainya. Karena begitu mereka mempermasalahkan, mereka akan langsung dipecat,” katanya. (lie)

ekonomi

Pemimpin Redaksi: Winardi Nawa Putra. Redaktur Pelaksana: Wahyudi Widodo. Koordinator Liputan: Hari Setiawan. Redaktur: Hari Setiawan, Hadi Sumarsono. Redaktur Senior: Shodiq Syarif. Staf Redaksi: Barid Ishom, Narto, Elita Sitorini, Nur Fitriana, Eko Setia Budi, Rangga Tri Andika. Biro Lumajang: Akhmad Ridwan (Kabiro), Rangga Mahardika. Biro Bondowoso: Guido Saphan (Kabiro), Eko Saputro. Fotografer: Jumai, Heru Putranto. Copy Editor: Yerri A Aji. Sekretaris Redaksi: Linda Harsanti. Pracetak: Dzikri Abdi Setia, Roudlatus Sholihin, Tri Joko Santoso, Boby Pramudya. Penerbit: PT Jember Intermedia Pers. SIUPP: 1531/SK/MENPENSIUPP 1999. General Manager: Samsudin Adlawi. Iklan: Achmad Mulyadi, Hengky Kurniawan, Irman Granada, Indra Agustian. Pemasaran: MS Rasyid (Jember), Slamet Herwandi(Lumajang), Anton Nuryanto(Bondowoso). Keuangan : Citra Indah Palupi, Nurma Latifa. Alamat Redaksi/Iklan & Pemasaran: Graha Pena Radar Jember Jl. Ahmad Yani 99, Jember. Telepon & Fax Redaksi: (0331) 483545, Hunting: (0331) 486894. Telepon & Fax Iklan & Admin: (0331) 486894. e-mail: radarjember@gmail.com (redaksi), iklan.radarjbr@gmail.com (iklan). Bank: BCA Cab Jember 024.396.7799 Bondowoso: Jl Pelita no. 10 Telp: (0331) 7819444; Lumajang: Jl. Kolonel Suruji Timur No 189. Telepon: (0334) 884247 Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt 15, Jl. Ahmad Yani 88, Telp: (031) 8202259, Fax: (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl. Raya Kebayoran Lama 17, Telp: (021) 5349311-5 Fax: (021) 5349207. Tarif iklan umum: Rp. 28.000,- /mmk full colour (hal depan). Rp.26.000,-/mmk full colour (hal dalam). Rp. 16.000,- /mmk hitam putih. lowongan: Rp. 17.000,- /mmk hitam putih, . Iklan keluarga/sosial: Rp. 14.000,- / mmk. Iklan baris: Rp. 18.000,- / baris. Lowongan baris: Rp. 37.500,- / baris. Advertorial: Rp. 18.000,- / mmk full colour. Rp. 12.000,-/mmk bw. Percetakan: Temprina Media Grafika. Wartawan Radar Jember selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan meminta atau menerima uang maupun barang dari sumber berita.

sabtu 6 februari TAHUN 2011

RADAR BONDOWOSO

31

Ditipu Polisi, Lapor Polisi
BONDOWOSO- Seorang polisi berinisial NP, 25, warga Desa/ Kecamatan Sempol melaporkan sesama anggota polisi berinisial RD, 24, warga Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel ke Polres Bondowoso. Pelapor yang dinas di salah satu satuan Polres Bondowoso, ini melaporkan rekannya yang dinas di salah satu polsek ke polisi tersebut, dengan tuduhan melakukan penipuan dan penggelapan. Dalam laporannya, pelapor NP mengaku telah dirugikan atas ulah rekannya sesama anggota polisi yang tidak mengembalikan uang sisa penjualan rumah di Perum Kembang Asri Desa Kembang, Kecamatan Kota Bondowoso. Sebab, akibat perbuatan terlapor, pelapor kehilangan uang sisa hasil penjualan rumah, ini sebesar Rp 20 juta. Informasi dihimpun RJ, sebenarnya NP sudah memberikan waktu cukup panjang kepada RD untuk mengembalikan uang sisa hasil penjualan rumah sebesar Rp 20 juta. Namun, setiap kali diminta untuk mengembalikan uang tersebut, RD selalu mencari alasan dan tidak pernah ada itikad baik. ”Mungin karena berbelit-belit, akhirnya korban melaporkan kasus ke polisi,” kata Kasubag Humas Polres Bondowoso, Iptu Ichwanto kemarin sore. Peristiwa ini sebenarnya sudah berlangsung pertengahan 2010. Saat itu NP meminta tolong RD menjualkan rumah di Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso. Dari hasil penjualan rumah tersebut, terlapor tidak memberikan uang sisa hasil penjualan rumah kepada pelapor sebesar Rp 20 juta. Namun, dalam perjalanan, ternyata RD tidak ada niatan baik untuk segera mengembalikan uang sisa penjualan rumah kepada NP. Padahal, NP tidak hanya sekali menagih dan meminta uangnya untuk segera dikembalikan. ”Kasus anggota polisi melaporkan anggota polisi, ini sudah ditindaklanjuti polres,” tandas Iptu Ichwanto. (ido)

kriminalitas

MeraNa: suasana stasiun ka bondowoso saat ini. dimanfaatkan oleh para tunawisma untuk berteduh.

eko saputro/rJ

Kereta Wisata Bakal Dihidupkan
BONDOWOSO - Tidak lama lagi, kereta wisata jurusan Kalisat - Bondowoso- Panarukan, akan dihidupkan lagi. Kereta wisata itu lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat yang ingin melihat potensi wisata di Bondowoso. Namun, kereta api wisata itu akan dijalankan setiap hari Sabtu dan Minggu saja. Kesepakatan itu tercapai, setelah ada pembicaraan serius antara Direktorat Kereta Api dari PT KA Bandung, Mulyanta S dengan Drs Sigit Purnomo, Kepala Dinas Pariwisata, Seni Budaya, Olah Raga, Pemuda dan Perhubungan di Kantor Stasiun KA Bondowoso, Jumat sore kemarin (4/2). ”Kesepakatan antara PT KA Bandung dengan Pemkab Bondowoso, sudah tercapai. Tinggal menunggu MoU saja,” ujar Mulyanta kepada RJ. Untuk realisasi pengoperasian kereta wisata itu, pihaknya melalui Daops 9 Jember, segera membereskan jalur rel kereta api, dari Kalisat Jember, Bondowoso hingga Panarukan, Situbondo. ”Tentunya, infrastruktur berupa rel, akan segera diperbaiki. Sebab, jalur rel dari Kalisat hingga ke Panarukan, banyak yang rusak,” katanya. Sebelumnya, dalam pembicaraan itu, sempat muncul untuk mengoperasikan kereta jenis lori. Sebab, lori cocok untuk kereta wisata. Namun, pihak pemkab Bondowoso dan PT KA Bandung sepakat, menggunakan kereta api seperti kereta api penumpang pada umumnya. ”Biayanya memang besar. Namun, kami berharap, jumlah wisatawan yang naik kereta wisata ini, cukup banyak, sehingga PT KA tidak rugi,” katanya. Menurut Mulyanta, banyak kereta wisata yang beroperasi meraih sukses. Misalkan, kereta wisata Ambara, Jawa Tengah dan kereta wisata Sawahlunto Sumatera Barat. ”Kami berharap, kereta wisata di Bondowoso, yang juga mengenang Gerbong Maut, bisa sukses,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Seni Budaya, Olah Raga, Pemuda dan Perhubungan, Sigit Purnomo mengatakan, pihaknya memang sudah lama menjajaki dihidupkannya lagi kereta wisata. Itu sebagai bentuk untuk mengenalkan potensi wisata di Bondowoso. Di antaranya, Ijen Sempol, Rafting, Kerajinan Kuningan Cindogo, dan lainnya. Oleh sebab itu, lanjut Sigit, dengan dihidupkannya kereta wisata, pihaknya berharap, para turis asing dan lokal, datang melihat Bondowoso. Sehingga, tempat wisata di Bondowoso dikunjungi banyak orang. ”Perlu diketahui, dalam setahun saja, dari catatan kami, ada sekitar 35 ribu turis asing dan lokal yang mengunjungi tempat-tempat wisata di Bondowoso,” katanya. Sigit siap membantu PT KA Bandung dalam usahanya menghidupkan jalur rel kereta api, Kalisat, Bondowoso, Panarukan.(eko)

imlek

BONDOWOSO - Abu Bakar, 51, warga Kelurahan Kademangan, Kecamatan Bondowoso, ditangkap anggota Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Bondowoso. Pria keturunan Arab, ini ditangkap setelah kedapatan membawa sabu-sabu (SS) dibungkus plastik di saku bajunya. Kasat Narkoba AKP Heri Budiono usai melapor Kapolres AKBP Bonny Djianto kemarin mengatakan, anggota reskoba menangkap tersangka Abu Bakar, berawal informasi masyarakat. Informasi, ini langsung ditindaklanjuti anggota reskoba dengan mengamati gerakgerik tersangka. Setelah cukup bukti, anggota reskoba akhirnya menangkap tersangka pelaku yang kedapatan membawa sabu-sabu di Jalan Raya Pakisan, Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang.

Tertangkap Basah Bawa Sabu - Sabu

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti satu paket SS seberat 0,25 gram dibungkus plastik warna hitam dan seperangkat alat isap atau bong. Polisi juga mengamankan tersangka di sel tahanan Mapolres Bondowoso, guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. ”Tersangka tidak dapat mengelak telah membawa SS. Karena itu, tersangka akan dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba,” terang Heri. Hingga kemarin, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik narkoba Polres Bondowoso. Sebab, polisi menduga tersangka terlibat jaringan pengedar dan pemakai narkoba jenis SS di Bondowoso dan sekitarnya. ”Makanya, kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka pembawa SS itu,” jelas mantan Kapolsek Sukosari itu. (ido)

eko saputro/rJ

GuiDo/rJ

NUANSA IMLEK
kaNtor bank rakyat indonesia (bri) bondowoso tidak hanya memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabahnya dalam melakukan transaksi uang. bank milik pemerintah, ini juga selalu menghargai hari raya besar agama maupun kepercayaan para nasabahnya yang beragam etnis dan golongan. tak heran, kantor bri bondowoso selalu berhias setiap perayaan hari besar agama maupun kepercayaan. seperti perayaan tahun baru imlek 2562 bagi warga keturunan tionghoa pada 3 februari lalu, kantor bri bondowoso dipenuhi hiasan lampion dan pernik-pernik serba warna merah dan kuning emas serta tulisan tiongkok. (ido)

boNDoWoso-para pelajar dan mahasiswa di bondowoso, selalu menyempatkan diri untuk melakukan browsing atau akses internet, disebuah area hot spot milik sebuah stasiun radio swasta di bondowoso. Mereka, asyik berdiskusi dengan sesame pelajar atau mahasiswa, sambil membuka laptop masing masing. (eko)

Manfaatkan Area Hot Spot

3 Barang + Gratis Kirim
Dalam Kota hanya

IKL AN
Hubungi:

Pasang

(0331) 483545
Hi –TecH Mall
Kali ini, setelah berhasil dihelat di beberapa kota, Jember terpilih menjadi kota yang bakal dikunjungi Mall IT terbesar dan terlengkap di Indonesia ini. Hingga 15 Februari mendatang, penggemar IT Jember bakal dimanjakan dengan berbagai produk terbaik, terbaru dan termurah di kelasnya di pameran Bazzar IT bertempat di Gedung Serba Guna, Universitas Muhammadiyah Jember. Nikmati kemudahan transaksi belanja lewat cashbak gede, hadiah seru selalu menanti anda. Mulai dari notebook mulai Rp 2jutaan, PC rakitan mulai Rp 1jutaan, berbagai macam aksesories mulai Rp 5ribuan, workshop gratis, kompetisi game online hingga bersih – bersih virus gratis dari Kaspersky. Dan tentu saja berbagai macam hadiah langsung mulai card reader, mouse, headset, speaker, printer hingga netbook bisa anda bawa pulang dengan hanya membeli produk IT minimal Rp 2juta selama event berlangsung. Serta dapatkan mug cantik untuk pembelian Rp 1.000.000 selama pameran. Berbagai merek nomor wahid seperti Acer, Samsung, Byon, Asus, Toshiba, Lenovo,

Hi – Tech Mall Bazzar IT hadir di Jember
Axioo, Epson, HP Printer maupun Anti virus Kaspersky siap menggemparkan publik kota festival itu. Soal harga? Tentu saja, Hi-Tech Mall tetap biangnya produk IT murah. Lihat saja, produk anyar Acer Aspire One Happy ditawarkan cuma 2 jutaan. Asus 1015PEM (N550) pun ditawarkan hanya Rp 2.900.000. Disusul Samsung Netbook NF 208 Ivory (Shark) N550 juga turun dari Rp. 3.650.000 menjadi Rp.3.450.000. Seperti tak mau ketinggalan, kali ini seri paling hot Zyrex notebook LE4741 (Intel core i3) cukup dibayar dengan Rp 3.999.000 setelah sebelumnya dipatok dengan harga Rp 5.599.000. Untuk pembelian seri M8341 G/L P6200 seharga Rp 3.880.000 anda bisa mendapatkan mouse keren gratis. Dan jika anda memilih seri S8631 SU4100 yang turun harga dari Rp 4.790.000 jadi Rp 3.890.000, mouse dan printer gratis jadi milik anda. Masih ingat dengan kehandalan core i3? Seri Asus terlarisnya A42JC-VX113D (Core i3) hanya dipatok Rp 6.000.000. Sementara itu, Acer memberikan cashback US$20 untuk tipe Acer Aspire 4738 Z dari Rp 4.600.000 turun ke Rp 4.400.000. Sedangkan untuk modem GSM advance dan perdana Telkomsel flash unlimited berisi pulsa 55rb, hanya dengan harga Rp 380.000. Beli Printer Gratis Handphone, Workshop Gratis hingga Kompetisi Game Online Selain menawarkan beragam produk notebook, bursa asesoris juga melenggang di lantai pameran dengan penawaran spesial mulai 5 ribuan. Serunya lagi, ada event “Bersih - Bersih Virus Gratis”. Lewat even ini anda bisa bawa notebook, Harddisk, dan flashdisk anda yang bermasalah dengan virus. Pemeran ini juga menyediakan PC hemat komplet mulai 2 jutaan. Wow, jika anda memutuskan membeli printer HP tipe tertentu, handphone gratis berhak anda miliki secara langsung. Peng hobby selancar di dunia maya dapat menikmati ragam produk modem canggih terbaru. Paket produk menarik Modem dan kartu ditawarkan mulai 100 ribuan. Paket Modem CDMA Venus VT80 bundle dengan Flexinet bahkan hanya dibandrol Rp. 499.000,- ( Free Unlimited 1 Year ). Sedangkan dari Indosat IM2 anda bisa mendapatkan

pembelian Toshiba notebook seperti tipe C640 (Intel Core i3) dari harga Rp 5.700.000 menjadi Rp 5.500.000. Axioo CNC 3422

(Core i3) dari Rp 4.499.000 menjadi Rp 4.299.000. Hebohnya lagi, setiap pembelian laptop di Kotakom anda bisa mendapatkan

paket internet unlimited hanya Rp 27.500. Dan untuk setiap pembeliam modem anda bisa mendapatkan free internetan unlimited selama 30hari dari Flexinet. Selain pameran, di event Hi – Tech Mall Bazzar IT ini juga diadakan berbagai macam workshop tentang IT. Ya, workshop IT multi talent bakal dihadirkan secara khusus untuk penggemar IT. Mulai dari Workshop membuat Web Blog yang Praktis, Design Animasi dengan Flash Multimedia Player dan Instalasi Linux Dasar. Bagi para guru – guru terbaik di kota Jember, Hi – Tech Mall juga mengadakan berbagai macam workshop IT seperti workshop Optimalisasi Power Point untuk media belajar, workshop Microsoft Word dan Internet. Bagi para gamers, uji kemampuan anda dalam kompetisi game online. Game yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah itu meliputi perlombaan Point Blank, DotA, Ayo Dance dan Lineage. Ayo kesempatan emas ini sayang kalau dilewatkan begitu saja, mumpung Hi-Tech Mall mengunjungi kota anda. Buktikan sendiri kehandalan harga dan kualitas produk-produknya. Ingat IT, Ingat Hi_tech Mall. (*)

36

OLAHRAGA
Pencoretan Akan Terus Dilakukan
PaTranG – Seleksi pemain sepak bola tim Porprov Jember makin mengerucut. Sampai seleksi Kamis (3/2) lalu, pemain tersisa masih 47 pemain. Jumlah itu menurun tajam dibanding seleksi hari pertama dan kedua yang jumlahnya mencapai ratusan.

RadaR JembeR

• Sabtu 5 Februari 2011

Seleksi Porprov Tinggal 47 Pemain
mASTer iNTerNASiONAL: Seelah tampil di BBj Agustus 2009 lalu, ronny Gunawan akan kembali turun di iCCri Cup i, jumat malam kemarin.

Santoso Pribadi, pelatih kepala tim Porprov sepak bola Jember menjelaskan, jumlah 47 pemain tersebut masih akan dikerucutkan lagi sampai menjadi 30 –an. ”Pokoknya pencoretan masih terus berlangsung sampai mencapai jumlah ideal,” katanya. Dari 47 pemain ini, posisi kiper masih dominan. Jika awalnya ia menyimpan 16 kiper, sekarang tinggal 8 kiper saja. Ke depan, akan dicari tiga kiper terbaik yang akan mengawal gawang tim Porprov

Jember. Ia mengakui, banyaknya peserta seleksi, ditambah waktu yang mepet menjadi kendala tersendiri baginya. Karena ia dan timnya tidak memiliki waktu banyak untuk melihat dan menilai keseluruhan kualitas pemain yang akan diasuhnya. Di hari pertama misalnya. Di seleksi Jumat (28/1) lalu sudah diikuti 94 pemain. Lalu, keesokan harinya bertambah jadi 126 pemain. Bahkan hari ketiga jumlahnya makin membengkak menjadi 137 pemain. (hdi)

Utut Dikeroyok 40 Pecatur
JEmBEr – Grand master (GM) Utut Adianto dari Jakarta harus meladeni 40 pecatur, di Puslit Kopi dan Kakao Jember, pagi ini. Catur simultan tersebut, adalah salah satu rangkaian Kejuaraan Catur Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI) Cup I, yang dibuka kemarin malam. Billah MN, salah satu panitia pelaksana menjelaskan, dari 40 pecatur simultan ini, 10 diantaranya berasal dari karyawan Puslit Kopi dan Kakao Jember sendiri. Lalu, 10 pecatur junior, 10 pecatur lokal Jember ditambah 10 pengurus Percasi yang ikut di simultan tersebut. ”Acara simultan ini untuk menggenapi momen kedatangan GM Utut Adianto di Jember,” katanya. ICCRI) Cup I itu sendiri, diikuti oleh total 132 pecatur senior dan 36 pecatur junior, yang datang dari 8 provinsi se Indonesia. Master tertinggi peserta adalah master internasional (MI) yang disandang oleh Ronny Gunawan MI dan Khoirul Anam MI. Peserta terjauh datang dari Makassar yakni Sofyan Jakfar MN dan pecatur Papua Risman Siahaan MN. Di hari pertama kemarin malam, seluruh pecatur harus menyelesaikan dua babak, dari sembilan babak yang harus diselesaikan sampai pertandingan usai. ”Untuk sementara, posisi Khoirul Anam banyak diunggulkan. Karena ia juga ikut tim Pelatnas Sea Games,” kata Billah. ICCRI Cup di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember ini memperebutkan hadiah sekitar Rp 15 juta. Billah MN mengatakan, dengan tampilnya para master catur ini dipastikan kualitas

HerU pUTrANTO/rj

kejuaraan ICCRI Cup ini akan ketat karena kualitas pertandingan lebih berbobot. Jumlah hadiah yang relatif besar (sekitar Rp 15 juta) menjadi daya tarik tersendiri bagi semua pecatur nasional itu. Dari Jawa Timur sendiri, hampir semua pecatur terbaik tak akan melewatkan momen berharga ini. M Toha MN dari Tuban sudah lebih dulu mendaftarkan diri. Lalu ada Pranata, Laksana Agusta, Benny T, Rahman MN yang semuanya merupakan master nasional asal Surabaya. Dari Madura, hampir semua master juga siap tampil seperti Zainal Arifin, M Holil, Agus Yanto, Ahmad Basofi MN (mantan pecatur Jember), serta Abdul Maafi MN. ”Bagi Ahmad Basofi, main di Jember ini ibarat pulang kampung lagi. Sebab, dia muncul pertama dari Kalisat, Jember,” lanjutnya. (hdi)

SSB rajawali, Sentra pembinaan Sepak Bola di Kawasan jember Utara

Jika Darurat, Sekretariat Dijadikan Mess Pemain
Umurnya belum genap setahun. Namun, Sekolah Sepak Bola (SSB) Rajawali Jumerto langsung kebanjiran peminat. Inilah salah satu pusat kegiatan sepak bola di Jember bagian Utara.
Hadi SumarSono, Jember adalaH Frans Suyono dan Indra, dua tokoh penting di balik berdirinya SSB Rajawali. Sampai sekarang, SSB di desa Jumerto kecamatan Patrang ini tetap eksis, bahkan mulai diperhitungkan dia kancah persepakboalan usia dini di Jember. Keduanya bukan pemain sepak bola, namun penggemar dunia bola. Frans adalah juragan buahbuahan yang bisnisnya mendominasi kawasan Jember, Bondowoso sampai Situbondo. Di SSB Rajawali laki-laki usia 30 tahun ini didapuk sebagai manajer tim. Dialah yang mengendalikan tim Rajawali di lapangan. Baik saat pertandingan maupun latihan rutin. Urusan rumah tangga tim, juga di bawah kendali Frans ini. ”Di luar, urusan dengan buah. Di dalam ngurusi bola,” seloroh Frans, kemarin. Sementara Indra didapuk menjadi ketua klub. PNS di kecamatan Patrang inilah yang bertanggung jawab sepenuhnya kelangsungan sekolah sepak bola yang mereka bina. Indra, ketua klub menjelaskan, ada ratusan pemain yang tergabung di tim Rajawali Jumerto. Rata-rata mereka masih usia sekolah dasar. ”Yang kecil-kecil (usia anak-anak, Red) ini ada sekitar 70 pemain. Kalau yang besar (usia remaja) sekitar 40 pemain,” jelas Indra. Awalnya, klub tersebut hanya iseng-iseng saja. Namun lamalama peminatnya makin banyak. Sehingga, bersama warga Jumerto lain, sepakat didirikan sebuah klub; Rajawali. ”Nama Rajawali ini diambil dari jalan desa di Jumerto ini,” jelas Indra. Makin lama, nama Rajawali sebagai klub kuat mulai ngetop. Pemain bukan hanya berasal dari Jumerto saja. Banyak yang datang dari desa Banjar Sengon, Baratan, Slawu, Gebang. Dan bahkan, desa lain yang nota bene cukup jauh dari Jumerto juga banyak yang tertarik. ”Yang terjauh datang dari Sempolan,” jelasnya. Terpaksa, jika pemain Sempolan ini pulang terlalu malam setelah latihan atau memperkuat tim, langsung
TANpA BAjU: pemain usia dini mendapat briefing dari pelatih dodik, usai berlatih game di lapangan Sonodiharjo desa jumerto, patrang.
HAdi SUmArSONO/rj

menginap di sekretariat klub, yakni di rumah Indra sendiri.

Yang membuat Indra dan Frans terharu, banyak pemain yang

datang diantar orang tua sendiri. Pemain ini tidak memakai sepatu. Terpaksa, karena kasihan pemain yang masih usia SD ini dibelikan sepatu oleh pengurus. ”kami kasihan. Ia punya semangat latihan,” lanjutnya. Untuk mengintensifkan pembinaan, seluruh pemain tiga kali seminggu di lapangan Sonodiharjo, sebuah lapangan desa Jumerto. Pengurus pun mendatangkan pelatih khusus dari Jember, yakni Dodik. ”Urusan teknis kami serahkan ke Dodik sebagai pelatih kepala,” kata Indra. (*)

“Bagi yang punya keluhan memiliki efek samping. Habpenyakit seperti saya, atau batussauda mengandung penyakit lainnya… minumlah antibiotik alami yang bisa Gentong Mas!” Seru SUYberpengaruh cepat dalam ANTO, yang akrab disapa tubuh dan tidak mempunyai YANTO ketika ditemui di keefek samping yang negatif. diamannya di Jl. Kramatan, Dengan demikian, luka pada Kebon Agung, Malang. bibir anus sehubungan wasir, Telah 10 tahun lamanya, tidak akan mengalami infeksi. Yanto menderita wasir. PaAntibiotik alami disertai betadahal, pekerjaannya sebagai sisterol yang dikandung Genseorang supir pribadi menuntong Mas, efektif mengusir tut dirinya untuk selalu duduk bakteri. berkendara. “Dulu saya perGula Aren mengandung nah coba berobat alternaprotein kasar, mineral, dan SUYANTO tif, tapi nggak sembuh. Di vitamin, warna cokelatnya opname juga pernah sekitar ternyata adalah kandungan 3 kali. Seperti umumnya orang yang sakit serat makanan yang bermanfaat untuk keswasir, ketika buang air besar, pasti keluar ehatan pencernaan. darah dari anus saya, yang pasti perih dan Pencernaan sehat, tentu akan membuat tidak enak kalau sakitnya sudah kambuh.” Anda mudah buang air besar. Tidak perlu Keluh Yanto membuka perbincangan. mengejan, sehingga wasir bisa diantisipasi. Rupanya selain wasir, ayah 4 orang ini juga Ketika wasir telah terjadi dan Anda mengkonmenderita hipertensi dan diabetes. “Usia sumsi Gentong Mas untuk penyembuhan, itu sudah di atas 50 itu memang rentan terkena langkah yang tepat karena Habbatussauda penyakit. Selain wasir, saya ini punya dia- turut berfungsi mengempiskan bengkak pada betes dan hipertensi. Tekanan saya pernah bibir anus. sampai 200.” Jelasnya menjelaskan penyakit Banyaknya manfaat Gula Aren dan Habyang dideritanya Merasakan terganggunya batussauda pada Gentong Mas, memang aktifitas karena memiliki penyakit seperti bukan hanya mampu mengobati wasir saja. itu, pria berusia 59 tahun ini akhirnya tertarik Dengan indeks Glisemik yang rendah, Genuntuk mencoba ramuan herbal Gentong tong Mas menjaga dan merawat Pankreas Mas. “Saya dapat informasi dari Koran, ada agar tetap berfungsi dengan baik. Selain ramuan herbal Gentong Mas. Karena tertarik, itu, unsur Fiber pada Gentong Mas efektif saya pun membeli. Alhamdullillah setelah mencegah dan mengatasi diabetes. Kandunmengkonsumsi Gentong Mas 3 bulan, wasir gan Gentong Mas seperti Potasium dan Arsaya sudah tidak kumat lagi, badan terasa ginine pun berfungsi sebagai anti hipertensi. bugar dan stamina menjadi fit!” Terang kakek Gentong Mas juga mengandung Omega 3 dari 5 orang cucu ini yang sekarang dapat dan 6 yang baik untuk mengurangi hipertensi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunbekerja dengan tenang tanpa gangguan jungi www.gentongmas.com. wasirnya akan kambuh. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Gentong Mas merupakan salah satu Mas bisa didapatkan di apotek/toko obat alternatif untuk menyembuhkan wasir terdekat atau hubungi: karena Gentong Mas berbahan pokok HabJember: 08133861104 batussauda dan Gula Aren beserta zat lain, Lumajang:081336191009 yang bermanfaat bagi kesehatan dan tidak Depkes:P-IRT.812.3205.01.114

Setelah 3 Bulan, Wasir Saya Sembuh

RadaR JembeR

• Sabtu 5 Februari 2011

banyuwangi-situbondo

37

laka lantas

Anggaran Kecil, Wadul Dewan
SITUBONDO-Para kepala desa (kades) yang tergabung dalam forum kepala desa Kabupaten (Forkab) Situbondo, mengadu ke komisi 1 DPRD kemarin pagi. Para petinggi ini menganggap, plafon perencanaan anggaran sementara (PPAS) untuk pemerintah desa dinilai kecil. Dalam pertemuan itu, para kades ini minta pada wakil rakyat untuk memperjuangkan anggaran desa yang masih jauh dari kelayakan ini. “Untuk bisa membangun daerah lebih baik, harusnya diperkuat pembangunan desanya,” cetus kordinator Forkab Situbondo Umami. Pemerintah desa, imbuh Kades Kendit, Kecamatan Kendit ini, sebenarnya ujung tombak dalam pembangunan daerah. Harusnya, ini diperhatikan lebih serius. “Kalau semua pemerintah desa mogok, pembangunan daerah tidak akan bisa jalan,” ungkapnya dengan nada mengancam. Pada PPAS yang sudah dibuat eksekutif, terang dia, anggaran untuk pemerintah desa banyak yang berkurang. Sesuai dengan regulasi yang ada, jelas dia, dana pemerintah desa harusnya Rp 26 miliar lebih, tapi yang ada di PPAS hanya Rp 23 miliar lebih. “Yang Rp 3 miliar itu kemana?,” katanya. Umami juga menanyakan dalam PPAS 2011 ini tidak ada rincian pendapatan desa yang jelas melalui pajak dan retribusi. “Dana ADD pada 2011 yang hanya Rp 9,4 miliar itu masih kurang, dan ini tidak cukup untuk membangun desa,” ungkapnya. Rendahnya dana ADD ini, masih kata dia, membuat para kades kelimpungan dalam membagi pada program pembangunan yang ada di desanya. “Program pembangunan desa itu banyak, bisa gagal semua ini,” sebutnya. Dihadapan ketua DPRD Zeiniye, ketua komisi 1 Syaiful Bahri dan anggota lainnya, para kades ini juga minta tunjangan untuk para perangkat desa dinaikkan. “Di kabupaten lain, tunjangan ini bisa cair setiap bulannya, kenapa di Situbondo harus menunggu pengajuan dulu,” ujarnya. Permintaan lain yang juga disampaikan pada dewan, para kades meminta motor dinas baru. Motor milik kades yang ada, dianggap sudah tidak layak. “Wilayah desa itu banyak yang pegunungan, jadi motor dinas yang ada sudah banyak yang rusak,” ungkapnya. Menanggapi pengaduan yang disampaikan Forkab Situbondo ini, ketua komisi 1 Syaifullah Bahri berjanji akan menindaklanjuti. Pihaknya, akan segera menggelar rapat khusus untuk memperjuangkan nasib pemerintah desa ini. “Desa memiliki peran yang besar dalam PAD, sudah layaknya anggaran untuk pemerintah desa dinaikkan,” katanya. Ketua DPRD Zeiniye menyambung, permohonan yang berhubungan dengan regulasi, ini bisa direalisasikan dalam waktu yang cepat. “Tapi kita tetap akan berusaha untuk memperjuangkan,” janjinya. Mengenai rincian pendapatan desa dari pajak dan retribusi pada PPAS itu, lanjut dia, pihaknya sudah membahas dalam komisi. Dan masalah ini, sedang dipertanyakan pada pihak eksekutif. “Kita juga Tanya rumus dalam pembagian dengan desa,” ungkapnya.(abi/jpnn)

DIAMANKAN: Mobil Pik Up Nopol P 8190 RL diamankan di Mapolsek Genteng, kemarin

ABDUL AZIZ/JPNN

Motor Oleng, Kaki dan Tangan Patah
GENTENG- Sungguh malang nasib yang menimpa Susilo, 28, warga Dusun Krajan, Desa Setail, Kecamatan Genteng. Tangan dan kakinya sebelah kanan, harus patah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Jember, Desa Setail, kemarin sore. Diperoleh keterangan, kecelakaan lalu lintas tersebut bermula ketika Susilo, mengendarai motor Yamaha Jupiter Nopol P 6073 WI dari arah timur, beriringan dengan beberapa kendaraan teman-temannya. Tanpa sebab yang jelas, ketika laju kendaraannya sampai di jalan raya depan Hotel AJM Genteng, mendadak motornya oleng ke kanan. Parahnya, saat bersamaan ada mobil pik up Nopol P 8190 RL melaju dari arah berlawanan. Diduga karena oleng terlalu ke kanan, motor yang dikemudikan Susilo, membentur spion mobil pik up yang dikemudikan Ali, 40, warga Desa Karangkedawung, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Begitu kendaraannya membentur spion mobil, Susilo langsung tersungkur ke jalan aspal. Telapak kakinya sebelah kanan patah, begitu juga dengan lengan tangan kanannya juga patah tulang. Kontan saja, kejadian tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Mereka langsung bergerombol, berusaha menolong korban yang terus menjerit kesakitan. Selang beberapa manit kemudian, petugas Pos Lantas Genteng, datang dengan membawa mobil patroli, lalu mengangkut Susilo ke RSUD Genteng, untuk mendapat pertolongan intensif. ‘’Namun karena lukanya cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke RS dokter Soebandi, Jember,” kata Kanitlantas Genteng, Aiptu Dwi Edi Sujarwo. Sementara itu, untuk kepentingan hukum lebih lanjut, polisi mengamankan barang bukti berupa kendaraan korban dan mobil pik up milik Ali, ke Mapolsek Genteng. (azi/jpnn)

AGUS BAIHAQI/JPNN WADUL : Pengurus Forkab saat mengaduk ke komisi 1 DPRD kemarin

42

ekonomi bisnis

RadaR JembeR

• Sabtu 5 Februari 2011

Jaga Kualitas Untuk Mempertahankan Pasar
JEMBER- Banyaknya pelaku bisnis di bidang fashion dan aksesoris membuat persaingan di bisnis tersebut sangat ketat. Masing-masing pelaku bisnis berusaha menarik sebanyakbanyaknya konsumen. Untuk mempertahankan pasar, mereka mati-matian menjaga kualitas. Lely Pemilik Butik Lely di Jalan Kartini harus jauh-jauh hari mempersiapkan tokonya untuk menyambut Imlek yang jatuh Kamis (3/11). Sudah hampir satu bulan setengah, took merangkap butik itu telah menyediakan aneka pernak-pernik Imlek. Dan untuk mempertahankan kualitas, Lely tak mau sembarangan. Dia memilih untuk merakit sendiri pohon-pohon sakura, aneka lampion, dan pernak-pernik Imlek lainnya. “Sekarang ini sudah banyak orang yang punya bisnis seperti saya. Kalau bukan kita sendiri yang berusaha, kita akan mati,” katanya. Kreativitas dan disiplin dalam mempertahankan kualitas menjadi salah satu prinsip yang dia pegang teguh. Dia meyakini meski mematok harga lumayan mahal, namun dia memberi jaminan bahwa produk buatannya eksklusif dan berkualitas terbaik. Misalnya, untuk membuat pelanggannya senang dan tetap menggunakan jasa tokonya, Lely tidak hanya bersedia melayani pemesanan bunga sakura untuk hiasan Imlek. Namun, dia juga menyediakan jasa pencucian dan perawatan bunga sakura itu. Sehingga pemilik tidak perlu bersusah-susah mencuci sendiri bunga yang mulai kusam karena debu. Lely juga tidak segan-segan pergi ke Surabaya dan memesan bunga hidup dengan kualitas terbaik, yang tidak mudah layu dan rontok untuk memenuhi pesanan ketika Hari Valentine. “Kalau tidak begitu, kami tidak akan dilayani. Karena toko di sana melayani banyak pesanan dan barangnya juga terbatas,” katanya. Hal yang sama juga dilakukan Elly salah seorang pelaku bisnis online, Dia selalu berusaha memilih barang yang sekiranya dia suka dan diperkirakan akan disukai oleh pasar. Bukan asal memilih dan akhirnya membuat barangnya tertimbun. “Alhamdulillah, akhir-akhir ini barang saya selalu sold out,” katanya bahagia. Baik Lely dan Elly tidak masalah mereka harus menambah biaya perjalanan untuk memilih sendiri barang yang akan mereka jual. Sebab, dari pilihan mereka itulah bisnis mereka bergantung. Pilihan yang salah akan membuat bisnis mereka ditinggal konsumen dan berakhir dengan kolaps. Berdasarkan pengamatan RJ di lapangan, sudah banyak distro di kawasan kampus yang berakhir dengan penutupan. Semua itu berawal dari sepinya pengunjung di toko mereka. “Jangan pernah berharap barang kita laku, kalau kita tidak suka dengan barang yang kita jual. Makanya saya tidak asal memajang barang dagangan. Harus yang benar-benar saya suka,” pungkasnya. (lie)

properti

Tingkat Kunjungan ke Jember Meningkat
JEMBER – Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat kunjungan wisatawan domestik maupun asing ke Jember terus mengalami peningkatan yang signifikan. Selain wisata alam, berbagai wisata kreatif juga membuat tingkat kunjungan wisatawan ke Jember meningkat. Hal tersebut cukup bagus dalam memberikan peluang investasi, khususnya di sektor jasa penginapan. Berdasar data Kantor Pariwisata Jember, jumlah kunjungan wisatawan asing maupun domestik di berbagai tempat wisata di Jember sepanjang tahun 2009 lalu mencapai 534.436 orang. Jumlah kunjungan tersebut meningkat pada tahun 2010 yang mencapai 534.436 orang. Arief Tjahjono, kepala Kantor Pariwisata Pemkab Jember mengatakan, pertumbuhan tingkat kunjungan ke tempat-tempat wisata di Jember tersebut cukup bagus. Bahkan pada tahun 2010, tingkat kunjungan wisatawan di Jember menduduki peringkat ke-7 di Jawa Timur. Menurut dia, saat ini Jember mulai menyejajarkan diri dengan berbagai kabupaten lain di Jatim yang selama ini menjadi daerah favorit wisatawan, sep-

Dikontrakkan: Ruko 3Lt Jl.Trunojoyo Jbr Hub 08113500368 Disewa/Jual Ruko 11x36 Jl.Raya Situbondo, Tenggarang. Jual Tnh 9x17 Jl Raya Sukowiryo Hub 081945737300

RUko/tAnAh
BoNDoWoSo

cash/Kredit Digital Copy IR5000, 5070, 6570,6545 Dll 90% Ex.USA,Toner 82500 Kusuma Jbr 0331-322262,Bwi 0333-423282 kost VIP,Baru Dekat Kampus Unmuh Jember Parkir Luas Kamar AC&Non AC Kamar Mandi Dalam Spring Bed.Hubungi 0331-7772324/486625

foto copy kosT

HArGA DiAtAS 100 JUtA
JEMBEr
• DIJUAL •
Dijual Rumah Jl. Mundu I/11 Perumnas Patrang Jbr. Harga Nego. Tanpa Perantara. SHM LT/LB 152M2. Hub: Dr Lucky 08121648199

otomotif

LowongAn
DcR Salesman Domisili Jbr Pny Spd Mtr Hub:Jaya Abadi Mtr Jl Gajah Mada 237Jbr Dicari Agen Minuman Susu Untuk Wilayah Jawa Timur Hub.081358829000 Dbthkan Sls Pglmn Max 25-30th Jmn BPKB Pres Kecap & Saus Ratu Tumar 15 Jbr Tlp 0331-339610 bth Cpt Cln Guru Tk/Pg Kreatif U/Cab Bru Wnt Singli Ibu Rt Hub:08124909052 bth Cpt Tng Pnjualan Bs Memasak Wnt SMA/SMK Lmr Krh Jl.Kh.Wahid Hasym X/ 53 Dibutuhkan Marketing. Min SMA, Max 25Th. Kirim CV Lengkap ke Dick-art creative. Villa Tegal Besar Blok A-50. max 10 Feb 2011 Dicari Tenaga Pengajar Fisika, Kimia,Bhs Indonesia, Min Sarjana. Kirim Ke LPBB Inovatif Jl. Gandrung 88 Banyuwangi

JEMBER

rUMAH
Jual Rmh Pesona Rgncy Patrang Tipe70 Istmw Siap Huni Hub 081330723794 Bu. rmh Lt/Lb 222/97 Shm Tlp Pam Jl Dr Sutomo Jbr 325Jt Nego Hub 08568550005 Rmh Lt/Lb 222/97 Shm Telp Pam Jl. Dr Sutomo Jbr H 325Jt Hub Pmlik 08568550005

OKUPAnsi iKUT meninGKAT: Kunjungan wisatawan asing maupun domestik di jember sepanjang 2010 lalu meningkat mencapai 534.436 orang.

ArimAcs wilAnder/rj

HArGA DibAwAH 100 JUtA
mobIL
Taf Gt 88 Damtruk 97 Ps120 Hub: 081348433033/0331-3521112

erti Malang, Batu, maupun Pasuruan. Apalagi, selain memiliki tempat-tempat wisata eksotis, Jember juga memiliki even wisata kreatif yang berlangsung rutin setiap tahunnya yaitu Jember Fashion Carnaval (JFC) Gelaran JFC sendiri, lanjut Arif, memiliki kontribusi besar dalam menarik wisatawan baik asing maupun Nusantara untuk datang ke Jember. Dia mencontohkan, pada tahun 2009 lalu, even JFC hanya dikunjungi oleh sekitar 150 orang. Namun pada tahun 2010, JFC sudah dikunjungi oleh sedikitnya 250 pengunjung. Meningkatnya tingkat kunjungan di Jember sendiri menurutnya cukup bagus dalam

membuka peluang di bidang investasi. Mulai dari restoran, aneka kerajinan dan handicraft hingga investasi di bidang jasa tempat penginapan. Khusus untuk peluang investasi di bidang jasa penginapan seperti hotel maupun villa, kata Arif, sebenarnya sudah banyak ditangkap oleh para investor. Hal itu terlihat dari pesatnya pertumbuhan hotel di Jember. Menurut dia, dalam lima tahun terakhir, terdapat sedikitnya 5 hotel baru yang berdiri di Jember. Berdasar data yang dia miliki, hingga saat ini, terdapat 36 tempat penginapan atau hotel di Jember. (esb)

HArGA DibAwAH 100 JUtA
rUMAH
• DIJUAL • pRoboLInggo

• DIJUAL •

Rumah Dijual (TNP PERANTARA) Hub 0821 4101 4242 : Jl Kahuripan AD 1 Bkt Permai, Kebonsari, Sumbersari, Jember. Lt(SHM) :147 m2, Lb: ± 110 m2, Listrik: 900 Watt, Air : Sumur bor, R Tamu, 2 Kmr Tdr, R Keluarga, R Makan+Dapur, Grs mobil+Grs Motor, Loteng, halaman depan luas+Kanopi, AC.

AnekA kebUtUHAn

BANyUWANGI

Rumah Dikontrakkan Jl Gub Suryo Utara Blok D-35 Langsung 2 Tahun 8Jt /Tahun Hub 081330646926 Tanpa Perantara Djl. Rmh Lt.249 M ,Fas:1 R.Tamu,5 K.Tidur,2 K.Mandi,1 Dapur Jl PB Sudirman, 1B-STB Hub.0338-672014 Jam 09.00-16.00 Dijual/over Kredit 65 Juta Lt. 104 Bgn Full Griya Wiyata C-B10 Bu (0817381796)
2

LAIn-LAIn
hny 200Rb Bs Trading Micro Forex Hub Jember Forek Community 085233810459

bAnyUwAngI

JEMBER

Dijual Cepat Rmh Luas 20x20m Kt8, Km4, Dp2,Garasi Tengah, Linstrik Daya @1300Kvah, SHM, Alamat Sebelah Barat Gudang Bulog Rambipuji Hb. 081358610891-081336130451

RUko/tAnAh
• DIJUAL •
Dijual Tanah L297M2 Perum Ps Milenia Bel Polsek Mangli Hub:085857380333

JEMBER

obral CPU 500Rb HD20=90Rb HD40=140Rb HD80=200Rb MB 1.7=160Rb MB 2.4=190Rb CS Computer Jl. Karimata No 29 Tlp 0331-330104 Hp 081913335369

ELEktRonIk koMpUTEr

kEhILAngAn
honda 2010 Nosin:JBGIE2111237.NP:P4722QM NK:MHIJB9126AK131503 An LulukS bpkb No 6034388J Spdmtr Ktm P4218TG An Hj Fathijjah Jl Khsidiq 41 23 Jr Stnk NPP-4045-TF KMH8BE4DFA8J656581 NSE451ID679676 An Maimunah

JEMBER

RADAR JEMBER

• Sabtu 5 Februari 2011

RADAR JEMBER
HALAMAN SAMBUNGAN

43
Perda dibutuhkan untuk me­ ngatur keberadaan kos­kosan yang kian menjamur di Jember. ”Kos­kosan semakin bertam­ bah banyak. Itu memang perlu diatur oleh pemerintah,” ung­ kapnya. Dengan cara demiki­ an, kos­kosan tidak digunakan untuk hal­hal yang negatif oleh mahasiswa. Sementara itu, Tim Teknis Verifikasi kos­kosan kemarin kembali turun ke lapangan. Tim teknis verifikasi melaku­ kan verifikasi terhadap kos­ kosan yang telah mengajukan izin ke Dinsos Pemkab Jember. Sasaran pertama, kos­kosan yang berada di seputar kampus Universitas Jember (Unej). Kasatpol PP Pemkab Jember Sunjoto kepada RJ menyatakan, anggotanya yang masuk tim teknis verifikasi kos­kosan juga diterjunkan untuk kembali ke lapangan. ”Tim pagi ini (kemarin, Red) kembali turun untuk verifikasi kos­kosan yang sudah mengajukan permohonan izin ke dinsos,” kata Sunjoto. Dia menjelaskan, verifikasi dilakukan di beberapa titik kos­ kosan di sekitar kampus Unej. ”Tim ke kos­kosan di kampus Unej. Setelah itu ke tempat lain,” ungkap Sunjoto. Tim teknis verifikasi mengkaji kelayakan kos­kosan yang disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2008 tentang Rumah Pemondokan. Sunjoto menambahkan, tim teknis verifikasi akan kembali turun ke lapangan. ”Semua kos­kosan yang mengajukan izin tentu akan diverifikasi. Itu berarti tim teknis akan turun ke kos­kosan secara langsung,” ungkapnya. Diakui, untuk verifikasi membutuhkan waktu cukup lama. Ini meng­ ingat, sudah ada ratusan kos­ kosan yang mengajukan izin ke bupati Jember melalui Din­ sos Pemkab Jember. Seperti diberitakan sebe­ lumnya, dalam menegakkan Perda Nomor 7 Tahun 2008 Tentang Rumah Pemondokan, Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Jember tak hanya melibatkan polres dan satpol PP. Dinsos juga segera mengumpulkan semua perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN dan PTS) di Jember. (aro)

Temukan Tujuh Titik Longsoran
 LERENG...
Sambungan dari Hal 33 Peristiwa ini seperti beberapa tahun silam (saat terjadi banjir bandang dan longsoran 1 Januari 2006 lalu),” katanya. Warga sempat mengecek kon­ disi sungai yang lokasinya tak jauh dari permukiman warga. Debit air sungai meningkat dan berwarna kecokelatan. Itu me­ nandakan telah terjadi longsoran di lereng Gunung Argopuro. Warga pun waspada dan terus memantau perkembangan arus sungai. Tak lama kemudian, lereng di belakang perkampungan warga mulai longsor. Banjir bercampur lumpur terjadi dan kayu ukuran besar ikut hanyut terbawa arus. Salah satu yang menjadi korban adalah rumah milik Heri, 50, warga setempat. Longsoran tanah juga mengenai 47 rumah warga lainnya. ”Kami berjaga di sungai depan. Ternyata malah dari belakang terjadi longsoran,” kata Slamet. Tak pelak, warga panik dan langsung mencari tempat aman untuk mengungsi. Mereka men­ dirikan tenda ala kadarnya di tempat aman. ”Lokasi itu berada di lereng bukit lainnya. Kondi­ sinya dianggap aman oleh warga,” kata Slamet. Sampai kemarin, sebagian be­ sar warga yang mengungsi belum berani kembali ke rumah. Mes­ kipun ada yang kembali, hanya sekadar mengecek kondisi ru­ mah. Ketika hujan turun lagi, warga memilih kembali lagi ke lokasi pengungsian yang dirasa aman. Pantauan RJ di lapangan, dae­ rah yang longsor berada di kebun milik Perusahaan Daerah Per­ kebunan (PDP) Pemkab Jember. Akibat longsoran, jalur menuju lokasi terisolasi karena jalan tertutup longsoran. Biasanya, warga masih bisa menggunakan jalan kampung yang masuk wilayah Perhutani untuk menuju tempat tersebut. Pasca kejadian, warga tidak bisa lagi melewati jalur tersebut. Ter­ lebih, debit air sungai mening­ kat dan arusnya sangat deras. Meskipun ada jalur alternatif, kondisinya cukup berbahaya. Selain, jalur sempit, kondisi jalan sangat licin. Untuk menuju per­ kampungan warga yang terimbas longsoran, terpaksa ditempuh dengan jalan kaki dengan me­ nempuh jarak sekitar dua kilo­ meter ”Jalur besaran dengan Pakis putus. Sungai tidak bersahabat. Untuk menuju ke Besaran, kami jalan kaki,” kata Zaini, Kades Pakis, Kecamatan Panti. Zaini mengungkapkan, bila hujan terus mengguyur wilayah Panti, tidak menutup kemung­ kinan bakal terjadi longsoran lagi. ”Akibat hujan, sedikitnya sudah ada tujuh titik longsor. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi,” katanya. Kerawanan warga terhadap terjadinya longsor ini tidak ber­ lebihan. Apalagi, pohon besar penyangga longsoran, sudah banyak yang ditebangi. ”Kami masih takut, sebab tidak ada penyangga. Pohon besar sudah jarang,” kata Sumi, salah seorang warga. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Panti juga sempat membuat warga Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, waswas. Ini mengingat, banjir disertai longsoran juga menerjang perkampungan mereka. Ratusan rumah warga ikut te­ rendam dan jalan raya tergenang air. Jalur menuju Gugut tidak bisa dilalui karena sungai Dinoyo meluap. Air bercampur lumpur masuk ke permukiman warga akibat tangkis sungai tergerus. Sampai kemarin, masih terlihat banyak genangan di desa ter­ sebut. Bahkan, luapan lumpur tampak jalan raya jurusan Gugut, Rambigundam. ”Ini sisa kemarin. Kalau ke­ marin air sangat deras. Jalan ini seperti sungai, arusnya deras,” kata Kasman, salah seorang warga Desa Gugut kemarin. Untuk diketahui, sehari sebe­ lumnya, hujan lebat sempat mengguyur bagian tengah Lereng Selatan Pegunungan Hyang Ar­ gopuro. Akibatnya, debit air di tiga anak Sungai Bedadung me­ ningkat dan 55 rumah warga dan hektaran sawah di Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, terendam banjir. Tiga anak Sungai Bedadung yang debitnya meningkat itu terjadi di Sungai Jompo. Sungai ini melintas di tengah kota Jem­ ber. Kondisi tak jauh beda terjadi di Sungai Semangir. Sungai ini melintas dari hulu hingga hilir. Sungai ini melintas di Kecamatan Kaliwates dan Mangli. Arus sungai cukup deras dan warnanya sangat keruh. Untungnya, tangkis sungai sudah dibenahi bersamaan pem­ benahan jembatan kereta api beberapa waktu lalu. ”Sungai diperbesar, dan tangkis di ting­ gikan, sehingga tidak sampai masuk airnya,” kata Mahmud, salah seorang warga Mangli. Kondisi parah dialami warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Dinoyo di Kecamatan Rambipuji. ”Sudah lama tidak ada penge­ rukan,” kata Nur Salim, Kepala Desa Gugut, Kecamatan Ram­ bipuji. Hujan deras telah meng­ akibatkan air sungai meluber hingga masuk ke permukiman warga. ”Setidaknya ada 55 rumah di desa ini terendam. Belum lagi sawah dan areal pertanian lain juga terendam,” kata Nur. Sementara, di daerah Kaliputih, Kecamatan Rambipuji, banyak warga keluar rumah. ”Ini hampir sama dengan peristiwa banjir 2006 lalu. Awalnya juga segini. Tapi menjelang malam kian besar dan kami khawatir,” kata Jarwo, salah seorang warga Kali­ putih. Selain air sungai terlihat keruh, banyak kayu besar terbawa arus sungai. ”Kalau hujan terus mengguyur, kami khawatir banjir Panti 2006 kembali terjadi,” kata Jarwo lagi. (rid)

Polije Dukung Penertiban Kos-kosan
JEMBER ­ Langkah Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Jem­ ber yang memberlakukan Perda tentang Rumah Pemon­ dokan di Kabupaten Jember mendapat dukungan penuh dari Perguruan Tinggi (PT). Dukungan ini salah satunya dari Politeknik Negeri Jember (Polije) Jember. Pembantu Direktur III Polije Jember Bambang Poerwanto STP menyatakan, pihaknya mendukung adanya pener­ tiban kos­kosan. ”Kami me­ nyambut Perda tentang Rumah Pemondokan. Apalagi saat ini muncul fenomena AK (Mahasiswi yang nyambi se­ bagai Ayam Kampus),” ungkap Bambang Poerwanto, kemarin. Bambang Poerwanto yang akrab dipanggil Totok ini me­ nilai, Perda tentang Rumah Pemondokan perlu diberla­ kukan untuk kebaikan pemilik/ pengusaha dan penghuni kos­ kosan yang kebanyakan ma­ hasiswa. ”Itu untuk kebaikan semua. Baik pemilik dan ma­ hasiswa yang kos ada jaminan perlindungan,” terangnya. Dia mengakui, keberadaan

Model Top Down Tak Tepat untuk Pesantren
 PENGEMBANGAN...
Sambungan dari Hal 33 Kita tersinggung, itu wajar. Namun, fakta jutaan tenaga kerja di Malaysia, suka tidak suka, harus kita terima. Jika warga negara Indonesia bekerja di luar negeri sebagai direktur, manajer, supervisor, dan sejenisnya, kita boleh membusungkan dada. Sebaliknya, apakah kita ber­ bangga hati jika TKI yang mengais rezeki di negeri rantau itu bekerja sebagai cleaning service, kuli bangunan, tukang cuci piring dan sejenis pekerjaan babu lain­ nya? Dalam kaitannya dengan pe­ santren sebagai salah satu insti­ tusi pendidikan Islam di Indo­ nesia, rasanya tidak relevan lagi memperbincangkan proporsi pengetahuan agama dan umum. Yang penting adalah apa dan bagaimana respons pesantren di era globalisasi, yang masya­ rakatnya­meminjam istilah fu­ turolog Alvin Toffler­­ mulai menjejakkan kakinya pada fase informasi. Informasi berikut perantinya menjadi primadona semua orang, mulai anak­anak hingga dewasa, baik yang tinggal di kota maupun di desa. John Naisbitt, dalam Megatrends Asia: Eight Mengatrends that are Responding Our World (1996), mengajukan delapan kecende­ rungan utama yang sedang ber­ langsung di kawasan Asia dan berpengaruh terhadap dinamika dunia: 1) peralihan dari negara bangsa menuju sistem jaringan, 2) peralihan dari tradisi menuju pilihan­pilihan, 3) peralihan dari orientasi ekspor menuju orientasi konsumen, 4) peralihan dari kontrol pemerintah menuju kendali pasar, 5) peralihan dari pertanian menuju kota super, 6) peralihan dari padat karya menuju teknologi tinggi, 7) peralihan dari dominasi pria menuju kebangkitan perempuan, dan 8) peralihan dari “Barat” menuju “Timur” . Menyadari perubahan super­ cepat itu, negara­negara di dunia ini berlomba memacu kualitas sumber daya manusianya. Nega­ ra­negara yang mampu mela­ hirkan manusia­manusia ber­ kualitaslah yang akan bisa mam­ pu memenangkan kompetisi. Negara­negara yang gagal meng­ hasilkan manusia­manusia ber­ kualitas sehingga tingkat pro­ duktivitasnya juga rendah, mereka pada akhirnya hanya akan menjadi penonton, atau maksimal menjadi customer setia dari produk­produk yang dihasilkan negara­negara maju. Pada titik ini, sangat disadari bahwa penyiapan sumber daya umat yang berkualitas merupakan kewajiban yang penting dan mendesak. Dalam upaya pengembangan sumber daya umat ini, pesantren memiliki ”kelebihan” yang praktis tidak dimiliki oleh institusi­ins­ titusi pendidikan lain, yang be­ rupa nilai­nilai moralitas, reli­ giusitas, kebersamaan, dan kesahajaan. Nilai­nilai itu men­ jadi sangat luar biasa apabila disandingkan dengan keluasan sains­teknologi dan kecakapan skill setiap individu yang dididik di pesantren. Pesantren bukan lagi institusi pendidikan Islam tradisional yang berkutat dengan masalah­masalah keagamaan saja, tetapi juga mampu men­ dedikasikan dirinya dalam pe­ ngembangan sains­teknologi. Adapun model pengembangan patut dipilih pesantren haruslah melalui proses­proses yang di­ mulai dari munculnya sumber ide, kemudian dilakukan pen­ dampingan, lalu disusun dengan desain pembelajaran secara matang, untuk selanjutnya di­ aplikasikan secara benar. Yang terakhir dilakukan evaluasi secara menyeluruh terkait apakah pro­ ses yang dijalankan sesuai de­ ngan rencana atau belum. Jika belum sesuai dengan rencana, maka harus dilakukan lagi, begitu seterusnya, sehingga ditemukan model pembelajaran yang pas dan sesuai harapan. Dengan model pengembangan seperti ini, diharapkan output pesantren benar­benar siap berkompetisi dengan dunia di luar pesantren. Hal demikian sekaligus me­ negaskan segala bentuk anggapan minor tentang pesantren, yang tradisional, kolot, jumud, dan berbagai labelitas miring ten­ tangnya. Dengan demikian, pesantren akan senantiasa me­ ngalami kemajuan seiring dengan ritme perkembangan zaman yang terjadi, sesuai dengan ada­ gium yang dipeganginya, yaitu “melestarikan hal­hal lama yang baik serta mengambil dan me­ ngembangkan hal­hal baru yang lebih baik” . Secara praksis, link and match merupakan pilihan bijaksana bagi pesantren, sehingga pem­ belajaran pesantren bukan se­ mata­mata akhirat oriented tetapi juga dunia oriented. Keduanya seimbang dalam rangka opti­ malisasi tanggung jawab manusia sebagai abdullah dan khali­ fatullah. Bagi pesantren yang memiliki madrasah/sekolah, link and match diposisikan sebagai pe­ nyempurna kurikulum yang ada di madrasah/sekolah, sebab kurikulum madrasah/sekolah sebagian besar merupakan paket dari sistem pendidikan nasional. Sementara itu, pesantren yang tidak memiliki madrasah/seko­ lah, dapat mendesain link and match dalam pendidikannya secara mandiri tanpa intervensi pemerintah. Link and match akan berhasil dengan baik apabila manajemen dan kepemimpinan di pesantren juga baik. Upaya pengembangan sumber daya umat sangat sulit tercapai jika manajemen pesan­ tren masih acak­acakan. Pengem­ bangan sumber daya umat me­ merlukan manajemen profesio­ nal, bukan manajemen tradisio­ nal sebagaimana yang ada di pe santren­pesantren pada umumnya. Terciptanya manajemen pro­ fesional sangat tergantung ke­ pada model kepemimpinan di pesantren tersebut. Model kepemimpinan sentralistik dan top down bukan model yang tepat bagi pesantren dalam usa­ hanya untuk pengembangan sumber daya umat. Model kepe­ mimpinan yang ideal adalah model desentralistik dan bottom up. Dalam konteks ini, kiai diposi­ sikan sebagai leader dan manager yang mengupayakan pengem­ bangan sumber daya umat di pesantrennya secara bersama­ sama dengan pihak­pihak inter­ nal maupun eksternal dari pe­ santren tersebut. Dengan demikian, pesantren dalam jangka panjang akan me­ lahirkan sosok yang seimbang antara pengetahuan agama, pe­ nguasaan sains­teknologi, dan kecakapan skill. Profil inilah yang diharapkan oleh umat di era globalisasi saat ini. *) Erma Fatmawati adalah Mahasiswa Pascasarjana STAIN Jember dan Guru MIN Sumbersari.

Karyawan Dimintai Keterangan
 AKIBAT...
Sambungan dari Hal 33 Beberapa saksi termasuk pe­ nanggung jawab toko Wahaha sempat dimintai keterangan, sekaligus mendampingi petugas saat olah TKP. Tim labfor juga sempat memanggil beberapa karyawan Wahaha. Oleh TKP dilakukan hingga belakang toko busana Wahaha. Tim Labfor yang kemarin me­ ninjau bersama Kasatreskrim Polres Jember AKP Kusworo Wibowo juga melakukan penga­ matan awal mula munculnya percikan api di dalam ruangan. Awalnya, petugas menuju lantai dua untuk mencari pe­ nyebab kebakaran. Petugas sempat mengambil sampel abu dan potongan kabel yang ikut terbakar. Setelah beberapa jam melakukan pemeriksaan, sekitar pukul 14.30, tim labfor menyim­ pulkan bahwa penyebab keba­ karan bermula dari kabel kulkas yang korsleting. Hal ini juga dibenarkan Kasatreskrim Polres Jember AKP Kusworo Wibowo saat mendampingi tim labfor dari Polda Jatim. Masih menurut Kusworo, untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran Wahaha Super Store, pihaknya sengaja mendatangkan Tim Labfor Polda Jatim. Apalagi, pemilik Wahaha Super Store, kata dia, telah mengasuransikan. ”Sehingga perlu dilakukan pe­ nelitian dengan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebaka­ ran,” katanya. (jum)

Mudjoko Masih Harus Wajib Lapor
 MUDJOKO...
Sambungan dari Hal 33 ”Saya tidak membayar denda. Subsider satu bulan kurungan juga sudah saya jalani,” ungkap­ nya. Setelah keluar penjara, Mudjoko mengaku ingin segera bertemu dengan keluarganya. Setelah mendekam sepuluh bulan di Lapas Kelas IIA Jember, Mudjoko mengaku kangen bertemu ke­ luarganya. ”Saya senang. Saya bisa segera berkumpul dengan keluarga,” ungkapnya. Kepala Bapas Kelas II Jember Marselina Budiningsih menje­ laskan, Mudjoko memang sudah berhak mengajukan cuti ber­ syarat. ”Ini sudah sesuai prosedur. Pak Mudjoko berhak mengajukan cuti bersyarat setelah menjalani hukuman di atas enam bulan,” ungkapnya. Dia menjelaskan, persetujuan untuk cuti bersyarat tidak perlu sampai Kemenkumham di Ja­ karta. ”Cukup Kemenkumham Kanwil Jatim. Karena cuti ber­ syarat untuk terpidana di atas enam bulan dan di bawah satu tahun. Kalau pembebasan ber­ syarat untuk hukuman satu tahun ke atas, itu harus ke Kemen­ kumham pusat,” ungkapnya. Marselina Budiningsih men­ jelaskan, hingga 6 April 2011, Mudjoko masih harus wajib lapor ke Bapas Kelas II Jember. ”Pak Mudjoko mulai besok (hari ini, Red) menjadi klien kami. Jika di lapas narapidana bagi kami mereka klien,” ungkapnya. Perempuan kelahiran Cilacap Jawa Tengah (Jateng) itu men­ jelaskan, hingga 6 April 2011, Mudjoko masih dalam penga­ wasan Bapas Kelas II Jember. ”Jika terlibat kejahatan atau ke­ tahuan berada di arena perjudian, Pak Mudjoko akan kami serahkan kembali ke lapas untuk menjalani masa tahanannya,” terangnya. Pantauan RJ, Mudjoko kemarin tiba di Bapas kelas II Jember dengan diantar petugas. Mudjoko langsung mengurus administrasi cuti bersyaratnya. ”Pak Mudjoko saat ini (kemarin, Red) mengurus administrasi cuti bersyarat. Ke­ betulan besok Bapas Kelas II Jember libur karena lima hari kerja. Tetapi Pak Mudjoko baru keluar lapas besok,” ungkapnya. Mudjoko menjadi terpidana perkara bankum pimpinan DPRD Jember yang keluar dari Lapas kelas IIA Jember. Sebelumnya, mantan Sekretaris Kabupaten Jember (Sekkab) Djoewito juga keluar penjara setelah menjalani hukuman dua tahun penjara denda Rp 50 juta dan diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 514 juta. Mahkamah Agung (MA) menerima kasasi Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Sedangkan tiga terdakwa per­ kara bankum lain, kini masih dalam proses kasasi ke MA RI. Antara lain, mantan ketua DPRD Jember KH Madini Farouq, man­ tan wakil ketua DPRD Jember Mahmud Sardjujono dan terbaru mantan penjabat bupati Jember yang kini menjadi bupati Lu­ majang nonaktif Sjahrazad Masdar. Sjahrazad Masdar tahun lalu divonis bebas oleh majelis hakim PN Jember. Majelis hakim me­ nyatakan Sjahrazad Masdar tidak terbukti ikut serta dalam perkara korupsi bankum DPRD Jember. Atas putusan bebas itu, JPU dari Kejari Jember mengajukan kasasi MA. Hingga kini, putusan kasasi dari MA belum turun. (aro)

Pelaksanaan Workshop Bersertifikat
 GURU...
Sambungan dari Hal 33 ”Workshop ini gratis untuk gu­ ru, mahasiswa dan pelajar. Hanya saja materinya berbeda­beda,” ujar Gloria, pengelola sasana budaya Hi Tech Mall. Dalam dua minggu, workshop akan digelar selama dua sesi. Khusus untuk guru, lanjut dia, workshop digelar mulai jam 10 pagi hingga jam 3 sore. Sedangkan untuk mahasiswa dan pelajar, kata Gloria, akan dilaksanakan mulai pukul 3 sore hingga jam 8 malam. Dikatakan, materi yang dibe­ rikan pun berbeda. Khusus untuk guru, pengoperasian internet, Microsoft word dan Microsoft power point menjadi pembela­ jaran utamanya. ”Untuk mahasiswa dan pelajar, materi yang diberikan dalam workshop adalah web, animasi flash dan instalasi Linux. Tutor­ nya sih berasal dari STIKOM Surabaya dan yang jelas work­ shop ini bersertifikat,” jelasnya. Menurut Gloria, untuk me­ ngikuti workshop cukup mudah, calon peserta hanya harus men­ daftar dengan menyerahkan guntingan ballot dari koran Radar Jember di kantor Radar Jember di Jalan Ahmad Yani Nomor 99 atau juga langsung datang ke pameran. Sementara itu, menurut Fa­ dhilah, salah seorang guru TK Baitul Amin yang menjadi salah seorang peserta mengatakan, pengoperasian Microsoft power point memang cukup sulit. Na­ mun, pengajaran yang diberikan tutor workshop cukup membantu. Apalagi, kata dia, masing­masing memegang satu notebook. ”Kita butuh banget ini power point. Biasanya minta tolong anak­anak. Biasanya kami membutuhkan power point untuk membuat grafik jumlah murid dari tahun ke tahun,” tandasnya. (fit)

ADVERTORIAL
 SUDAH...
Sambungan dari Hal 33 hilang,” kata penduduk Desa Numpang, Kecamatan Mlarat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, ini saat ditemui 6 Mei 2010 yang lalu di perusahaan milik kakaknya, Toko Obat Mulia Farma, tak jauh dari pertigaan Pondok Modern Gontor I Darussalam. Untunglah sejak 2007 silam ia rutin mengonsumsi MDL­ 525 dua kali sehari. Dan menurut pengakuannya, satu bulan setelah meminum kedelai bubuk instan yang kini telah berganti nama dengan New Mandala 525 itu, gejala sakit maag­nya tadi sudah jarang muncul. “Sampai sekarang sudah jarang kambuh. Yang penting, jangan sering­sering memakan pantangannya,” ujarnya. Meskipun demikian, menjalankan pola hidup sehat lainnya tentu saja tetap penting untuk dilakukan. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar, namun New Mandala 525 sangat laku karena manfaatnya yang nyata. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi, kunjungi purwati­s@centrin.net. id atau telepon (021) 70288540 dan Jember:
0331­7889300 Lumajang: 0334­7714770 Bondowoso: 0332­7732063. (*)

Berawal Lima Orang, Kini Anggotanya Lima Puluh
 SAJIKAN...
Sambungan dari Hal 33 Biasanya, tarian ini dilakukan terutama dalam posisi tertutup (closed position). Gerakan dasar utama dari suatu waltz adalah suatu putaran penuh dengan dua tahap dengan tiga langkah per tahap. Tarian yang menjadi populer diWina sekitar 1780­an ini memang sedikit lebih rancak daripada gerakan polonaise, tapi tak satu pun lansia yang absen dari tarian satu ini. Senyum membayang di wajah­ wajah para lansia itu. Langkah dan tubuh mereka masih tegak dan terlihat kuat. ”Kami memang ingin mendi­ rikan Line Dance kali pertama untuk menjalin keakraban dan memberi tempat bagi para lansia untuk ikut serta di dalamnya,” ujar Nanik. Pemilik Hotel Panorama Jember ini mengaku dalam perjalanan­ nya, Line Dance memang ma­ yoritas diperuntukkan bagi para lansia yang ingin hidup sehat dan bahagia selalu di hari tuanya dengan banyak menjalin per­ saudaraan. Setiap Rabu sore, ballroom Phoenix Hotel Panorama menjadi saksi kegembiraan mereka yang seringkali saling berceloteh riang dengan sesekali menggunakan Bahasa Mandarin sebagai tanda keakraban etnis Tionghoa. Pesertanya pun tak hanya ber­ asal dari wilayah perkotaan Jember saja melainkan dari Ma­ yang, Tanggul, dan juga Arjasa. Meski jauh, mereka tak pernah mengeluh untuk datang. Bahkan, beberapa dari mereka selalu menantikan hari Rabu sore saat Line Dance beraksi. Sebab, di dalam Line Dance tak hanya kebugaran yang mereka dapatkan melainkan saling ber­ tukar cerita tentang kegemaran dan rutinitas masing­masing juga dilakukan. ”Inginnya sih selama tahun­ tahun berikutnya, kami bisa terus menerus menambah anggota baru. Karena kan memperbanyak saudara itu bagus. Apalagi me­ ngikuti Line Dance tidak dipungut biaya sedikitpun,” lanjut Nanik. Perempuan berambut ikal ini juga berharap, tahun kelinci emas kali ini bisa memberikan banyak berkah termasuk juga bagi Line Dance. Selain itu, keberkahan juga menyertai keakraban yang terjalin pada seluruh anggota Line Dance Jember. (*)

Sedangkan gejala khas pada gangguan di duodenum adalah nyeri yang muncul di malam hari. Mengonsumsi kedelai, yang tinggi kadar isoflavonnya, bisa sebagai salah satu terapi untuk mengatasi masalah ini. Seorang peneliti, Dr. Hery Winarsi, mengatakan bahwa isoflavon mampu melindungi sel dari kerusakan. Ia juga bisa membuat sel berfungsi dengan baik dan sistem imun meningkat. Imunitas yang meningkat mengawali tubuh untuk mampu bertahan dari serangan penyakit. Untuk penderita maag, isoflavon akan memperbaiki kulit lambung yang rusak. Berkaitan dengan itu, yang dialami seorang lelaki 34 tahun yang bernama Pujianto ini penting untuk disimak. Ayah dua anak ini menderita sakit maag sejak tahun 2005 yang silam. Oleh sebab itu, memakan makanan yang pedas­pedas, sayur nangka, buah durian, dan beberapa lainnya, termasuk meminum kopi, tak lagi ia lakukan. “Meskipun saya sudah berobat ke mana­mana, penyakit itu tak hilang­

44

RADAR LUMAJANG

sabtu 5 februari TAHUN 2011

Terancam Tak Kirim Atlet Porprov
Karena Tidak Dibahas RAPBD
LUMAJANG – Ironis. Satu kata yang menggambarkan na­ sib atlet­atlet muda Lumajang yang sebenarnya memiliki peluang memperbaiki peringkat 11 pada Porprov 2009. Namun, karena pergolakan politik leg­ islatif dan eksekutif sehingga menyebabkan RAPBD 2011 belum dibahas. Akibatnya, berimbas pada terancam buyarnya mimpi ribuan atlet yang hendak berangkat ke Pra Porprov di Surabaya Maret 2011 serta Porprov 2011 di Kediri Juli mendatang. Menurut Kepala Kantor Pemu­ da dan Olahraga (Kanpora) Lumajang Mahmud Nazarudi, karena dana tidak didok, maka pihaknya tidak memberangkat­ kan atlet dalam porprov men­ datang. Dia mengharap kon­ disi tersebut dimaklumi oleh atlet. Sebab, papar dia, kan­ pora selaku wakil pemerintah memang saat ini tidak ada dana dari pemerintah karena RAPBD 2011 yang belum juga dibahas oleh dewan sebab belum ad­ anya kesempatan dengan pemer­ intah. Jangankan untuk memberang­ katkan atlet untuk mengikuti porprov, untuk operasional sehari­hari saja pihaknya tidak memiliki anggaran. ”Apa boleh buat,” ungkapnya pasrah. Kepu­ tusan tidak memberangkatkan atlet tersebut juga telah diketa­ hui oleh KONI, selaku induk olahraga. ”Padahal, masing­masing olahraga, terutama lima cabor yang mengikuti pra porprov sudah menjalani seleksi awal,” tuturnya. Lima cabor tersebut antara lain sepak bola, voli, basket, catur dan pencak silat. Jadi, kata dia, saat ini tinggal menjalani pemusatan latihan (training centre/TC). Hal sena­ da diakui oleh ketua KONI Lumajang Muhammad Yusuf kemarin. Pihaknya mengakui jika persiapan tim Lumajang menjelang pra porprov dan porprov yang sudah dirancang pihaknya amburadul. ”Padahal, untuk even pra porprov sudah mendesak di depan mata yakni 25­31 Maret 2011 ini,” ungkapnya. Namun, hingga saat ini belum ada pe­ musatan latihan terhadap lima cabor tersebut, karena pemer­ intah tidak menyediakan dana. Jika tanpa dana, imbuh dia, bagaimana bisa melaksanakan program yang dibuat oleh pi­ haknya. Meskipun begitu, pi­ haknya tetap memberikan semangat kepada cabor untuk tetap semangat membina atlet­ atletnya, jika siapa tahu menjelang detik­detik pem­ berangkatan ada malaikat yang siap membantu keberangkatan atlet­atlet Lumajang tersebut. ”Yang jelas, jika tidak segera memberikan kepastian be­ rangkat, saya akan dipanggil KONI Jatim,” tandasnya. Pi­ haknya akan jujur jika ketida­ kbisaannya tim Porprov Luma­ jang ikut serta dalam even dua tahunan tersebut karena tidak memiliki dana sama sekali. Jika sudah demikian, kata dia, siapa yang kalah kalau bukan rakyat kecil (atlet) Lumajang sendiri, bukan para elite poli­ tik di Lumajang. (ram)

warninG: Polisi akhirnya memasang banner black spot therapy di sepanjang jalan Klakah-Lumajang.

riDwan/rJ

Kurangi Kecelakaan, Terapkan Black Spot Therapy
LUMAJANG – Kilometer 17 dan 18 Kecamatan Klakah menjadi penyumbang terbanyak angka kecelakaan di Lumajang selama tahun 2010 kemarin. Salah satunya yang menjadi penyebab kecelakaan maut hingga dua orang meninggal du_nia di Klakah pertengahan tahun lalu. Untuk itu, pihak Polres Lumajang melalui Satuan Lalu Lintas melakukan Black Spot Therapy dalam rangka upaya menurunkan laka di tempat ters­ ebut. ”Black Spot Therapy sengaja kami lakukan di sana. Karena tahun lalu banyak ke­celakaan yang terjadi,” kata AKP Imara Utama, Kasatlantas Polres Lumajang kepada RJ kemarin. Pihaknya mengakui, lokasi di utara pintu kereta Klakah tersebut memang cukup rawan karena kondisi jalannya yang curam sekaligus lumayan licin. Belum lagi ditambah dengan padatnya kendaraan yang lewat. Oleh karena itu, berbagai tindakan dilakukan dalam Black Spot Therapy tersebut. ”Antara lain pemasangan banner tanda bahaya di sepanjang kanan­kiri jalan,” jelasnya. Panjang pinggir jalan yang dipasangi banner tersebut cukup jauh, sehingga tidak ada kata terlambat untuk mengurangi kecepatan jika memasuki daerah berbahaya tersebut. ”Kira­kira satu kilo meter dari pusat black spot,” jelasnya. Selain itu, pihaknya juga meningkatkan patroli pengawasan terhadap kendaraan yang melaju di kawasan tersebut. Hal tersebut berguna untuk meningkatkan kesadaran berkendara yang baik dan benar bagi masyarakat, sehingga bisa untuk mengurangi risiko kematian saat kecelakaan. Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan pihaknya agar masyarakat lebih hati­hati dalam berkendara di daerah tersebut. Maka diharapkan dapat me­ nurunkan angka kecelakaan di lokasi tersebut. Sementara itu, diakui pihaknya jika selama ini memang kesadaran masyarakat Lumajang cukup rendah, sehingga angka pelanggaran lalu lintas tinggi. Hal tersebut tampak dengan tingginya warga yang sidang tilang tiap hari Rabu di PN Lumajang. (ram)

Orang Tua Waswas Perbekalan Anak
Karena Bank Banyak Tutup, ATM Sulit Diakses
LUMAJANG – Kondisi Mesir yang semakin genting membuat warga Indonesia yang memiliki keluarga di Mesir semakin was­ was. Apalagi, keadaan genting ini sudah berjalan hampir se­ pekan. Pihak keluarga meng­ khawatirkan perbekalan atau persediaan logistik bagi kelu­ arganya yang berada di tengah konflik di negeri padang pasir tersebut. Salah satunya seperti yang dialami Mastur, 56, dan Sumawa­ ti, 50, pasangan suami istri yang putranya Kundaru Adi Sabara menempuh pendidikan S1 Fakultas Syari’ah Universitas Al­Azhar Kairo, Mesir. ”Meski­ pun sudah diberi tahu kondis­ disi sudah hiruk pikuk seperti itu, pasti bisa dipastikan tidak ada orang yang berjualan di sekitar apartemen anaknya yang berada di dekat daerah yang rusuh tersebut. Selain itu, dit­ ambah juga dengan pasokan dari daerah tentu juga akan terhambat. Oleh karena itu, pihaknya sangat khawatir lo­ gistik terhadap para mahasiswa yang bertahan di apartemennya tersebut. ”Belum lagi, berdasar pen­ gakuan putra kami, uangnya sudah menipis,” imbuhnya. Padahal, ATM serta perbankan lumpuh total. Dengan demiki­ an, bagaimana anaknya me­ menuhi kebutuhan logistiknya. Selain itu, dia juga dalam ko­ munikasi terakhir dengan anaknya kemarin (4/2) kondisi di sekitar apartemen anaknya juga mulai tidak kondusif. Para mahasiswa tidak berani keluar rumah jika tidak benar­benar penting. Mastur juga mengkritik lam­ bannya pemerintah menge­ vakuasi sekitar 6.000 WNI yang ada di sana. ”Masak, sekitar 6.000 warga, pesawat carteran yang digunakan untuk evakuasi hanya satu pesawat,” ungkapnya. Bahkan, dalam sepuluh hari konflik baru dua kali pesawat tersebut melakukan evakuasi WNI yang ada di sana untuk dibawa ke tanah air. Rasio pe­ sawat dengan jumlah warga yang semakin membuat pihaknya geram kepada Pemerintah In­ donesia khususnya. (ram)

Cemas: Orang tua mahasiswa yang kuliah di mesir dilanda kegelisahan.

ranGGa/rJ

inya aman dan selamat, namun tetap saja khawatir,” katanya. Mereka mengkhawatirkan kon­ disi politik negeri tersebut yang

tidak kunjung membaik dalam sepekan terakhir, bahkan sep­ ertinya semakin memburuk. Dia mengatakan, jika kon­

LUMAJANG – Bank Jatim Lumajang kemarin pagi (04/2) meluncurkan Kartu Pegawai Elektronik (KPE) untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Lumajang. Dalam acara yang dibarengkan dengan acara Pembinaan Mental Spiritual di Gedung Pendopo Bupati Lumajang tersebut sebagai jawaban setelah menunggu hampir dua setengah tahun sejak program tersebut dicanangkan 2008 lalu. “Sebenarnya KPE ini sudah selesai akhir 2009 lalu,” kata Agus Sulianto, Pemimpin Bank Jatim lumajang dalam sambutannya kemarin. Namun, baru bisa diluncurkan awal tahun ini karena masih menunggu dari pusat. Agus menambahkan, jika KPE tersebut merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan antara Badan kepegawaian Nasional (BKN) dengan Gubernur Jatim pada 3 Juni 2009 lalu. Jawa Timur menjadi propinsi pertama yang telah melakukan KPE di bidang kepegawaiannya. “Sedangkan Lumajang menjadi kabupaten ke sembilan yang bisa menerapkan KPE,” imbuhnya. Dalam acara tersebut, pihak Bank Jatim Lumajang menyerahkan sekitar 4424 KPE dari 6777 KPE yang sudah siap dibagikan kepada pegawai di lingkungan Pemkab Lumajang. “Sisanya masih diajukan ke pusat,” ungkapnya. Agus menambahkan, KPE tersebut bukanlah kartu biasa, karena fungsi KPE juga bisa sebagai kartu ATM. Sehingga bisa digunakan sebagai alat transfer antar bank, membayar biaya air, listrik, telepon serta cicilan rumah tanpa ditarik biaya. Untuk sementara, gaji yang sudah ditransfer melalui KPE antara lain

BANK Jatim Lumajang Luncurkan KPE

suprapto, Kepala bKD Lumajang mencoba KPe. DLH, Kantor Diklat, Kantor Pariwisata dan Seni Budaya, Kantor Sosial, Dinas Pendidikan dan RSD dr. Haryoto Lumajang. Sementara itu, Suprapto, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang menyambut baik peluncuran KPE tersebut, karena memang banyak manfaatnya bagi para pegawai di lingkungan Pemkab Lumajang. “Ke depan, KPE ini diharapkan bisa menjadi layanan kesehatan seperti kartu askes serta tabungan perumahan,” imbuhnya. Namun, pihaknya juga mewanti-wanti kepada para pegawai untuk tidak meninggalkan kartu pegawai yang cukup penting sebagai identitas. Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan KPE secara simbolis oleh Wakil Bupati Lumajang As’at Malik kepada kepala BKD Suprapto dan kepala DPKD Masudi. Selain itu, selesai acara para pegawai melakukan praktek KPE baru tersebut dengan mobil ATM yang dibawa oleh pihak bank. (*)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->