Anda di halaman 1dari 47

TUGAS TIK

PENJASKES

DISUSUN OLEH :
ASEP NUGROHO
10 015 097
RENANG
Tujuan Pembelajaran
 Mempraktikan gerak dasar meluncur, menggerakkan
tungkai atau lengan, renang gaya dada dengan
koordinasi gerak yang lebih baik;
 Mempraktikan cara bernafas pada salah satu gaya
renang;
 Mempraktikan gerak lengan dan tungkai dalam
renang gaya dada;
 Mempraktikan dasar-dasar keselamatan di air.
Renang

A. Keterampilan B. Keterampilan Dasar C. Dasar-dasar


Dasar Gaya Bebas Renang gaya Dada Keselamatan di Air

a. Gerakan Renang a. Gerakan Renang


Gaya Bebas Gaya Dada

b. Berenang Gaya
Bebas Lebih dari
25 m
A. Keterampilan Dasar Gaya Bebas

a. Gerakan Renang Gaya Bebas b.Berenang Gaya Bebas Lebih dari 25 m


a. Gerakan Renang Gaya Bebas

I. Gerakan Lengan II. Gerakan Kaki III. Pernafasan


I. Gerakan Lengan
Latihan ini berguna untuk memperkecil tekanan air,
mendapatkan laju luncuran dengan cepat, dan
menghemat tenaga. Gerakan ini merupakan teknik yang
paling efisien, hal yang perlu di perhatikan dalam gerakan
gaya bebas ialah mengankat lengan dan kepala secara
bersamaan. Hal ini agar tubuh bisa terapung di air.
Posisi menyamping, telapak tangan diputar menghadap
keatas tekuk siku hingga 90 derajat sambil mengangkat
lengan ke depan. Luruskan lengan tetap meluncur, begitu
pula dengan lengan yang lain. Saat gerakan dilakukan
muka tetap di air. Pernafasan pada satu sisi dan dilakukan
scara berirama.
II. Gerakan Kaki
Saat kaki memukul air ke atas dan ke bawah,
kaki sampai pangkal paha harus lurus di bawah
air. Lakukan gerkan ini secara bergantian
berulang ulang agar dapat dikuasai dengan baik.
III. Pernafasan
Pernafasan dapat dilakukan dengan
memutar kepala ke kanan atau ke kiri.
dalam putaran ini cukup sebagian mulut
yang keluar pada permukaan air. Posisi
badan jangan berubah saat pengambilan
nafas. Nafas dikeluarkan saat mulut
berada dalam air. Lakukan teknik
mengambil nafas saat menarik lengan ke
belakang.
b. Berenang Gaya Bebas Lebih dari 25 Meter
Renang gaya bebas dengan jarak 25 meter,
dapat dilakukan bila kamu pandai mengayun
lengan sehingga sehingga dapat meluncur
dengan cepat. Gerakan kaki harus dijaga agar
jangan terlalu masuk ke air. Pengambilan nafas
harus lancar, agar bisa bertahan sampai finis.
B.
Keterempil a. Gaya
an Dasar Dada
Gaya Dada
a. Gaya Dada

Lakukan gerkan meluncur telungkup dengan kedua


lengan di julurkan ke depan, lalu, tarik kembali
kebelakang dengan memutar pergelangan tangan.
Jari menghadap ke bawah dengan siku ditekuk
sedikit, saat tangan melakukan tarikan dagu
diangkat, tangan lebih rendah dari siku. Dorong
dan julurkan kedua lengan agar tarikan telapak
tangan membuat luncuran yang datar dan lurus.
C. Dasar-Dasar Keselamatan Di Air
• Mempelajari kemampuan berenang dengan baik
sehingga kita dapat menyelamatkan diri sendiri
maupun orang lain.
• Hendaklah berenang secara bersama agar ada.
yang memberi pertolongan jika terjadi bahaya.
• Berenang di tempat yang aman.
• Mengetahui kemampuan diri sendiri.
• Mematuhi petunjuk Instruktur.
• Minta tolong.
Penjelajah Perkampungan di
Sekitar Sekolah
Tujuan Pembelajaran :
 Mempraktikan aktivitas penjelajahan
di alam bebas secara sederhana;
 Mempraktikan pemanasan kemah
bersama.
Penjelajah Perkampungan di Sekitar Sekolah

A. Keterampilan Berkemah B. Menjelajah Perkampungan


A. Keterampilan Berkemah

3. Menentukan
2. Perlatan Yang
kan Lokasi 5. Membuat Api 4.Men
Diperlukan untuk
Berkemah Berkemah yang Unggun Ke
h Aman
1. Merencanakan Kegiatan
Berkemah
Perencanaan itu dapat Meliputi :
 Hari.
 Tanggal.
 Peserta.
 Jadwal Kegiatan.
 Biaya.
 Transportasi.
 Akomodasi.
2. Peralatan yang Diperlukan Untuk Berkemah

I. Persiapan Kelompok II. Persiapan Pribadi


I. Persiapan Kelompok

 Tenda.
 Tali.
 Tonkat.
 Patok.
 Tikar.
 Alat Masak.
 P3K.
II. Persiapan Pribadi

 Pakaian.
 Alat tulis.
 Peralatan makan.
 Perlengkapan mandi.
 Perlengkapan ibadah.
 Peralatan tidur.
3. Menentukan Lokasi Berkemah yang
Aman
 Berada di perkampungan.
 Dekat dengan perkampungan penduduk.
 Transportasi mudah dijangkau.
 Ada penerangan.
 Dekat dengan sumber air. Tersedia tempat ibadah,
tempat belanja, dan pelayanan kesehatan.
 Berada di alam bebas.
 Jangan ada di tempat yang mudah longsor.
 Banyak pohon agar udaranya sejuk.
4. Mendirikan Kemah
Cara mendirikan tenda
 Tenda direntangkan diatas tanah.
 Ambil dua buah tiang yang tinggi dan besarnya sama.
Tiang satu diletakan di ujung tenda, dan yang satu di
ujung yang lain.
 Ambilah tali lalu ikatkan ke ujung tiang pertama.
Masukan tali lewat bawah tenda sampai ujung tiang
yang satu.
 Tarik tali diujung tiang. Gunakan patok agar tidak
lepas.
 Angkat kedua tiang dan tenda sampai posisinya tegak.
 Ambil tali, kemudian ikat ke lubang kecil dipinggir
tenda.
 Tarik tenda kesamping kiri dan kanan hingga
berbentuk (^) lalu di patok.
5. Membuat Api Unggun

Kita dapat membuat api unggun pada


saat berkemah. Bahanya dari kayu
bakar ranting ranting yang sudah
kering. Saat kemah biasanya api
unggun dinyalakan pada malam hari.
Ketika api sudah menyala dapat
diadakan atraksi atau pentas seni.
Menyalakan api unggun dapat
menjadikan suasana hangat, terang
dan menyenangkan.
B.
B.
Menjelajah
Menjelajah
Perkamunga
Perkamunga
n
n

5.Memiliki
Kepedulia
n

1.
4. Menjaga
Kebersihan
Menentu
kan Jalan

3. 2.
Mematuhi Memecahk
Tata tertib an Masalah
1. Menentukan Jalan

Jalan yang akan dilalui hendaknya sudah


dipertimbangkan tingkat kesulitannya.
Tentukan terlebih dulu apakah ada jalan
yang membahayakan. Misal licin, terjal,
bahkan terlalu curam atau banyak
kendaraan yang berlalu lalang sehingga
keselamatan peserta kurang terjamin.
Carilah jalan yang dapat membantu
peserta belajar. Misalnya, perkampungan
petani atau perkampungan nelayan.
2. Memecahkan Masalah

Jika seandainya dalam perjalanan


terjadi masalah, maka pecahkanlah
secara bersama-sama dengan teman
satu kelompokmu, apabila masalah
itu sulit dipecahkan maka mintalah
bantuan Bapak atau Ibu guru dalam
memecahkan masalah yang ada
dalam perjalananmu.
3. Mematuhi Tata tertib

Sebelum berngkat kamu akan diberi


pengarahan terlebih dulu oleh Bapak dan Ibu
guru. Seluruh peserta harus mematuhinya.
Jalanya sudah ditentukan, peserta tidak boleh
mengambil jalan pintas karena itu menyalahi
aturan. Ketika berjalan diwajibkan berderet dua
kebelakang jangan berebut apalagi sampai
memenuhi jalan, jangan berteriak teriak, karna
tidak sopan. Jalan adalah milik orang banyak
bukan hanya milik kita sendiri. Jadi, harus
secara bersama memberikesempatan untuk
lewat dengan aman.
4. Menjaga Kebersihan

Bersih adalah sehat, kebersihan


adalah pangkal ksehatan. Jadi,
marilah kita sama-sama menjaga
lingkungan kita, membersihkan
lingkungan dapat dilakukan dengan
cara berikut; membersihkan parit,
membuang sampah pada tempatnya,
menyapu halaman, mencabut rumput
liar yang tumbuh disekitar.
5. Memiliki Kepedulian

Dalam hidup ini hendaknya kita


memiliki kepedulian terhadap diri kita
sendiri maupun orang lain. Setiap
perbuatan harus dipikirkan akibatnya.
Kalau ada orang yang terkena
musibah kita wajib menolongnya,
tidak perlu mengharap imbalan dari
orang yang kita tolong. Hindari sifat
egois karena dapat merugikan diri
sendiri.
Sepak` bola

Menendang Bola Mengontrol Bola Menyundul Bola Menggiring Bola


Sepak Bola
Sepak Bola adalah Permainan yang sangat
populer dimainkan, yang masing masing di
mainkan oleh sebelas orang
Menendang Bola

Teknik menendang dalam permainan


sepak bola ada bermacam-macam.
Ada yang menggunakan kaki bagian
dalam, baik kaki kiri maupun kanan.
Gerakanya adalah kaki tumpu berada
disebelah bola. Mata melihat bola dan
berat badan berada pada kaki tumpu.
Ayunkan kaki kearah tujuan bola.
Dorong ujung kaki dengan bagian
dalam menyentuh bagian tengah bola.
Mengon
trol Bola

Menggunakan
Kaki Bagian
Dalam

Mengguna Mengguna
kan Paha kan Kepala

Menggunak
an Kaki
Bagian Luar
Mengontrol Bola Menggunakan Kaki Bagian
Dalam
Latihan mengontrol bola
memerlukan persiapan yang matang.
Lakukan latihan secara hati-hati agar
bola bisa dikendalikan saat bergulir
dan dan dapat dihentikan.
Gunakan kaki tumpu untuk
menyangga berat badan.
Selanjutnya, kontrol bola didepan
kaki tumpu dengan pandangan selalu
melihat bola.
Mengontrol Bola dengan Menggunakan Kaki
Bagian Luar
Bola dikontrol di depan kaki
tumpu dengan kaki bagian luar.
Berat badan berada diatas kaki
tumpu, tangan terbuka serta
pandangan kearah bola.
Mengontrol Bola dengan Paha

Bola juga dapat dikontrol dengan


paha. Caranya, lutut ditekuk pada
saat bola datang. Selanjutnya, paha
menikuti arah jalanya bola agar bola
tidak mental, namun jatuh ke
lapangan permainan.
Mengontrol Bola dengan Kepala

Kepala dan badan atas ditarik


kebelakang untuk mengikuti arah
jalanya bola. Lalu kontrol bola
dengan kepala. Ini dimaksudkan
agar bola tidak mental ke udara,
namun jatuh ke tanah untuk di
mainkan langsung.
Menyundul bola

Menyundul bola dilakukan pada saat


kita mendapat umpan lambung diatas
bahu,selain itu menyundul bola
dilakukan ketika tendangan sudut
berlangsung, pemain yang berdiri
didepan gawang akan menggunakan
kepalanya untuk menyundul bola
agar dapat mencetak goal.
Menggiring bola
Menggiring adalah teknik
membawa bola dengan ditendang
kecil-kecil sambil dibawa lari,
dengan mengontrol bola tetap
berada dalam kendali kaki, bisa
menggunakan kaki bagian dalam
maupun bagian luar. Namun bila
kamu masih pemula cobalah
menggunakan kaki bagian dalam
terlebih dahulu.
Peraturan Sepak Bola

1. Lapangan sepak bola.


2. Bola.
3. Jumlah pemain.
4. Peralatan pemain.
5. Wasit yang mengatur pertandingan.
6. Asisten wasit.
7. Lama permainan.
8. Bola keluar dan masuk dalam lapangan.
9. Cara mendapat angka.
10.Offside.
11.Pelanggaran tendangan bebas.
12.Tendangan gawang.
Tujuan Permainan

Dua tim yang masing-masing


terdiri dari 11 orang bertanding
untuk memasukkan sebuah bola
bundar (mencetak gol).
Lapangan Permainan
1. P 100-110 m x L 64-75m
2. Daerah pinalti : busur 18 m dari setiap pos
3. Garis pinalti : …m dari titik tengah garis
gawang
4. Zona pergantian : daerah…m pada sisi
tribun dari pelemparan
5. gawang. : L 7 m X t 2,5 m
Bola

1. Ukuran : 68-70 cm
2. Keliling : 10 cm
3. Berat : 410-450 g
4. Lambungan : 1000 cm pada
pantulan pertama
5. Bahan : karet atau karet sintetis
Tim

1. Jumlah pemain maksimal untuk


memulai pertandingan 11 orang
2. Jumlah pemain maksimal keluar 4
3. Jumlah pemain cadangan maksimal
12
4. Jumlah wasit 1
5. Jumlah hakim garis 2-4
6. Batas pergantian pemain maksimal 3
x kecuali uji coba
Perlengkapan Pemain

1. Kaos bernomor sejak(1954)


2. Celana pendek
3. Kaos kaki
4. Pelindung tulang kering
5. Alas kaki bersolkan karet
Lama Permainan

1. Lama normal : 2x45 menit


2. Lama istirahat : 10-15 menit
3. Lama perpanjangan waktu 2x15 menit
4. Ada adu penalti bila jumlah gol saat
perpanjangan waktu sama
5. Time out : 1 per tim per babak ada
dalam waktu tambahan
6. Waktu pergantian babak maksimal 15
menit
Wasit

Wasit yang memimpin


pertandingan sejumlah 1 orang, di
bantu oleh 2 orang hakim garis.
Kemudian di bantu wasit cadangan
yang membantu apabila terjadi
pergantian pemain atau
memngumumkan tambahan waktu
Kejuaraan Sepak Bola

1. World cup
2. Euro
3. Copa Amerika
4. Piala Afrika
5. Piala Asia
6. Piala Emas
CONCACAF
7. Piala Oseania
8. Liga Indonesia dll