Anda di halaman 1dari 21

m Daya dukung tanah adalah kemampuan tanah memikul tekanan

atau melawan penurunan akibat pembebanan,yaitu tahanan geser


yang disebarkan oleh tanah disepanjang bidang ±bidang gesernya.
Hasil dari penyelidikan daya dukung tanah digunakan dalam
perencanaan pondasi.
m Secara umum dirumuskan dalam bentuk
IJ = c + ı tan Ɏ
dimana :
IJ = tahanan geser tanah / daya dukung tanah
ı = tegangan normal
Ɏ = sudut geser dalam tanah
m Daya Dukung Tanah Yang Diizinkan
tekanan maksimum yang dapat diaplikasikan ketanah dimana
syarat dalam perencanaan pondasi telah dipenuhi.
Syarat perencanaan pondasi :
- Faktor aman terhdp keruntuhan akibat terlampauinya daya
dukung
harus terpenuhi. Umumnya digunakan faktor aman = 3
- Penurunana pondasi hrs masih dalam bts nilai yg
ditoleransikan.

m Daya Dukung Tanah Batas (Ultimate Bearing Cap)


tekanan minimum yang menyebabkan keruntuhan geser (shear
failure) pada tanah pendukung secara cepat kebawah
m Sifat ± sifat dasar tanah
Sifat ± sifat dasar tanah adalah faktor utama yang mempengaruhi
daya dukung tanah, hal ini berkaitan dengan bentuk butiran tanah
yang mempengaruhi kekuatan tanah,seperti tanah berbutir kasar
(granular soil) atau tanah berbutir halus (cohesion soil)
m Pengaruh air tanah
Berat volume tanah sangat dipengaruhi oleh kadar air dan
kedudukan air tanah karena itu juga berpengaruh pada daya
dukung tanah
m Bentuk Pondasi diatasnya
Bentuk pondasi juga berpengaruh dalam daya dukung tanah ,
dalam hal penyebaran beban dari bangunan atas kedalam tanah
nggapan dan dasar teori yang dipakai oleh Terzaghi
m Menghilangkan tahanan geser tanah diatas bidang horizontal yang
melewati dasar pondasi
m Berat tanah diatas dasar pondasi dapat digantikan dengan beban terbagi
rata
m Membagi distribusi tegangan dibawah pondasi menjadi tiga bagian

m Tanah adalah homogen dan isotropic

m Dasar pondasi menerus , kasar dan penyelesaian permasalahan adalah


dua dimensi
m Zona elastis dibatasi oleh bidang lurus bersudut ȕ = ij dengan horizontal ,
sedangkan zona plastis termobilisasi
m Total tekanan pasif Pp terdiri dari tiga komponen pembentuk , dimana
masing ± masing dpt dihitung sendiri ± sendiri , kemudian ketiga komponen
tersebut ditambahkan meskipun permukaan kritis masing ± masing
komponen tidak sama.
nalisis Terzaghi :
Dari gambar tampak pembagian
zona dari beban yang berkerja
yaitu ;
a.Zona 1
Zona yang langsung dibawah
pondasi,dicegah untuk bergerak
lateral oleh gaya friksi dan adhesi
antara tanah dan dasar pondasi
b.Zona 2
Zona geser radial, dikarenakan
zona ini terbentuk dari satu set
gaya ± gaya geser radial dengan
ujung dari dasar pondasi sebagai
titik pusat spiral logaritma yang
membentuk geser radial
c.Zona 3
Zona gaya geser linier, batas
dari zona 3 dengan bdg horizontal
bersdt 45 derajat ± ij/2
Dimana ;
m Faktor Daya Dukung Terzaghi , dengan tabel
m Faktor Daya Dukung Terzaghi , dengan diagram
Zona I merupakan daerah aktif (rankine) , zonaII merupakan daerah geser
radial ,d an zona III merupakan daerah pasif (rankine)
Daya dukung dari pondasi lajur
m nalisa daya dukung Meyerhof menganggap
sudut baji tidak sama dengan ij dan nilai ȕ > ij ,
akibatnya bentuk baji lebih memanjang kebawah
bila dibandingkan dengan analisis Terzaghi.
m Karena ȕ > ij , nilai faktor daya dukung Meyerhof
lebih rendah dari pada yang diberikan Terzaghi
m Meyerhof mempertimbangkan faktor pengaruh
kedalaman pondasi , sehingga daya dukungnya
menjadi lebih besar
Persamaan Daya Dukung Meyerhof
m Faktor daya dukung tanah menurut analisis Meyerhof
Zona tegangan yang terjadi dibawah pondasi dangkal akibat
pembebanan dimobilisasi sesuai dengan uraian metode Terzaghi,
dengan memasukkan semua faktor yang mempengaruhi analisa
kapasistas daya dukung , Hansen membuat persamaan umum
untuk menghitung daya dukung tanah sbb ;

untuk tanah berbutir halus , <ij = 0


Dimana ;

Anda mungkin juga menyukai