Anda di halaman 1dari 36

Training Center

ISSUED - 4/17/2004 1
Training Center

Tujuan

Peserta dapat memahami jenis spesifikasi kabel tembaga dan


asesoris yang digunakan di TELKOM, sehingga diperoleh
keseragaman dalam pelaksanaan prosedur instalasi dan
spesifikasi teknik maupun elektris yang dipersyaratkan untuk
dapat memenuhi standar yang dipersyaratkan.

ISSUED - 4/17/2004 2
Training Center

PENGANTAR.

Spesifikasi adalah merupakan standar mutu barang atau jasa.

Standar adalah suatu persyaratan sistim mutu yang ditetapkan


terutama pada pencapaian kepuasan pelanggan melalui
pencegahan ketidaksesuaian pada seluruh tahapan dari produksi
sampai ke pelayanan.

Standar ini dapat diterapkan dalam situasi apabila :

a). Desain diisyaratkan dan persyaratan produk dinyatakan


dalam bentuk unjuk kerja, atau perlu ditetapkan.
b). Keyakinan terhadap kesesuaian produk dapat diperoleh
melalui peragaan yang memadai akan kemampuan
pemasok dalam desain, pengembangan produksi,
pemasangan dan pelayanan.

ISSUED - 4/17/2004 3
Training Center

KABEL TEMBAGA MULTI PAIR


Jenis Kabel Tembaga multi pair
Ø Menurut cara pemasangan / instalasinya:
© Kabel Tanah Tanam Langsung (KTTL)
© Kabel Duct.
© Kabel Udara (KU)
© Kabel Rumah (Indoor Cable)

Ø Menurut isolasi konduktor pada kabel:


© Kabel dengan isolasi Polyethylen
© Kabel dengan isolasi Foam Skin
© Kabel dengan isolasi Poly Vynil Chloride (PVC)

ISSUED - 4/17/2004 4
Training Center

Struktur Kabel Tembaga

q Kabel Tanah Tanam Langsung (KTTL)

1 Keterangan :
2 1. Urat kabel
3 2. Isolasi berwarna
4 3. Pita pelilit kode warna
4. Pembungkus inti kabel
5
5. Lapisan aluminium foil
6
6. Kulit dalam P E hitam
7. Armouring baja
7
8. Kulit luar P E hitam
8

ISSUED - 4/17/2004 5
Training Center

q Kabel Duct :

1
Keterangan :
2
1. Urat- urat kabel
3
2. Isolasi berwarna

4
3. Pita pelilit kode warna
4. Pembungkus inti kabel
5 5. Lapisan aluminium foil
6. Kulit kabel (PE)

ISSUED - 4/17/2004 6
Training Center

q Kabel Udara :

1 Keterangan :
8 2 1. Urat-urat kabel
2. Isolasi berwarna
3
3. Pita pelilit kode warna
4 4. Pembungkus inti kabel
7
5. Lapisan aluminium fo
il
5 6. Kulit kabel
7. Bearer (penggantung)
6 8. Kawat Cu (untuk arde)

ISSUED - 4/17/2004 7
Training Center

ü Fungsi Lapisan Kabel


:

§ Urat Kabel
Sebagaipenghantar yang menyambungkan terminal dengan sentral
§ Isolasi
© Sebagai pembungkus dan isolator antar penghantar
© Sebagai kode warna dalam perhitungan urat kabel
§ Pita Pelilit / Pengikat Kode Warna
Untuk mengikat dan mempermudah perhitungan urat kabel
§ Pembungkus Inti Kabel
© Untuk membalut inti kabel supaya bulat, padat
© Sebagai bantalan antara urat kabel dan lapisan aluminium
© Sebagai pencegah lelehnya isolasi penghantar pada saat pembuatan kulit kabel.

ISSUED - 4/17/2004 8
Training Center

§ Aluminium Foil

Sebagai pelindung elektris terhadapuksi


ind tegangan asing
§ Kulit Dalam (PE Hitam)

© Sebagai pelindung kemungkinan masuknya air


© Sebagai bantalan antara armouring baja dengan lapisan aluminium
§ Armouring Baja

© Sebagai pelindung mekanis terhadap benturan benda keras


© Sebagai pelindung elektris terhadap induksi tegangan asing
§ Kulit Luar Kabel (PE Hitam) atau PVC Abu-abu

© Sebagai pelindung kemungkinan masuknya air


© Sebagai bantalan pada waktu penarikan

ISSUED - 4/17/2004 9
Training Center

Kapasitas Kabel Tembaga Multipair

ð Kabel Tanah Tanam Langsung

Kapasitas
No. Jenis Isolasi
0,4 mm 0,6 mm 0,8 mm

1. Polyethelene (PE) 10“ s/d 1200” 10“ s/d 800” 10“ s/d 400”

2. PE + Foam Skin 100“ s/d 2400” 100“ s/d 1400” 100“ s/d 800”

ð Kabel Duct Tanpa Jelly

No. Jenis Isolasi Kapasitas


0,4 mm 0,6 mm 0,8 mm

1. Polyethelene (Pe) 150“ s/d 1200” 150“ s/d 1200” 150“ s/d 600”

2. Pe + Foam Skin 100“ s/d 2400” 100“ s/d 1800” 100“ s/d 1000”

ISSUED - 4/17/2004 10
Training Center

ð Kapasitas Kabel Duct Berisi Jelly

No. Jenis Isolasi Kapasitas


0,4 mm 0,6 mm 0,8 mm

1. Polyethelene (Pe) 100“ s/d 1200” 100“ s/d 800” 100“ s/d 400”

2. Pe + Foam Skin 100“ s/d 2400” 100“ s/d 1400” 100“ s/d 800”

ð Kapasitas Kabel Udara

No. Jenis Isolasi Kapasitas


0,4 mm 0,6 mm 0,8 mm
1. Polyethelene (Pe) 10“ s/d 120” 10“ s/d 120” 10“ s/d 120”

ISSUED - 4/17/2004 11
Training Center

Perhitungan Urat Kabel

Susunan Urat – urat kabel


© Setiappenghantar/ urat kabel dibungkus dengan
isolasi PVCberwarna
© Setiapdua penghantardipilin membentuk
satu pasangan(pair).
© Setiap empat penghantar(2 pair) dipilin be rsama-sama membentuksatu empatan
(quad)yang simetris
© Setiaplima quaddipilin membentuksatuan dasar 10 pair/pasang (unit atau sub unit)
yang diikat dengan pita berwarna.
© Setiap lima sub unit membentuk satuan dasar (unit) 50 pair/pasang yang diikat
dengan pita berwarna.
© Setiapsepuluh sub unitmembentuksatuan dasar (unit) 100 pair/pasang
yang diikat
dengan pita berwarna.

ISSUED - 4/17/2004 12
Training Center

a
a

b b

c d
1 pair 1 quad Satuan Dasar 10 ”

Satuan dasar 50 ” Satuan dasar 100 ”

ISSUED - 4/17/2004 13
Training Center

ð Katagori Kabel

Katagori I (Kapasitas 10 - 120


- pair)
1 2
1 2
1 2
1 2 5 3
4 3
3 4

20 Pair 30 Pair 40 Pair 50 Pair

12 5
10 4
8
6 2 11 6
7 3 9 2 5 1 2
1
1 1 2
5 3 3 10 4 3 7
6 4 8 6
4
5 7 9 8

60 Pair 80 Pair 100 Pair 120 Pair

ISSUED - 4/17/2004 14
Training Center

Katagori II (Kapasitas 150 – 300 pair)

6 2

1 2
1 2 1
1 2 5 3
5 3
4 3 4
3 4

150 Pair 200 Pair 250 Pair 300 Pair

ISSUED - 4/17/2004 15
Training Center

© Katagori III (Kapasitas 400


- – 2400 pair)
8
6 2
1 2 7 3
1 2 1 1 2
5 3
5 3 6 4
4 3 4
4 5

400 Pair 500 Pair 600 Pair 800 Pair

14 5
10 4 12 5
13 6
9 5 11 1 2 6 1 2
1 2
12 7
3 3 4 3
8 6 10 4 7 11 8
7
9 8 10 9

1000 Pai
r 1200 Pair 1400 Pair

ISSUED - 4/17/2004 16
Training Center

18 8 20 9
16 7 19 10
17 2 9 3
15 2 8 18 8 4 11
16 7 3 10
6 3 1 1 2
14 1 9 4
15 6 17 7 5 12
5 11
5 4
13 10 6
14 12 16 13
12 11 13
15 14

1600 Pair 1800 Pair 2000 Pair

24 13 24 13
22 11
23 14 23 14
21 12 12
10 4 12 5 4
20 13 22 11 6 15 22 11 5 15
1 2 1 2
9 1 2 5
10 6
19 3 14 21 10 4 3 7 16 21 3 16
8 6
9 8 9 7
7 20 20 8
18 15 17 17
17 16 19 18 19 18

2200 Pair 2400 Pair 2400 Pair

ISSUED - 4/17/2004 17
Training Center

Warna Isolasi Urat Kabel

Warna isolasi dalam satu unit / sub unit adalah sebagai berikut :

Pasangan /Pair Ganjil Pasangan / Pair Genap


Nomor Quad
Urat a Urat b Urat a Urat b

1. Putih Biru Merah Hitam

2. Putih Orange Merah Hitam

3. Putih Hijau Merah Hitam

4. Putih Coklat Merah Hitam

5. Putih Abu-Abu Merah Hitam

ISSUED - 4/17/2004 18
Training Center

Warna Pita Pelilit :

© Unit/Sub Unit awalpada setiap lapisanditandai dengan pita pelilit


warna merah
.
Bilainti hanya 1 (satu) unit,maka warna pita pelilitnya adalah
putih.
© Unit/Sub Unit berikutnyaditandai dengan pita pelilit warna
putih dan kuningsecara
bergantian.

Kepala Dan Ekor Kabel

© Kepala Kabeladalah u jung kabel dimana urutan warna pengikat unit / sub unit
berlawanan arahdengan putaran jarum jam(kekiri).
© Ekor Kabeladalah ujung kabel dimana urutan warna pengikat unit / sub unit
searah
dengan putaran jarum jam(kekanan)
.
© Arah urutan warna isolasi
BOHCAmenunjukan arah urutan warna pita pengikat unit /
sub unit.

ISSUED - 4/17/2004 19
Training Center

© Letak kepala atau ekor kabel pada haspel :


a) Ujung yang terdapat pada lingkaran luar dari haspel adalah kepala
b) Ujung yang terdapat pada lingkaran dalam dari haspel adalah ekor
© Penggunaannya :

a) Pada Kabel Primer :


ç Kepala kabel diterminasikan di Rangka Pembagi Utama (RPU)
ç Ekor kabel diterminasikan di Rumah Kabel (RK)
b) Pada Kabel Sekunder :

ç Kepala kabel diterminasikan di Rumah Kabel (RK)


ç Ekor kabel diterminasikan di Kotak Pembagi (KP)
c) Pada Penyambungan Kabel :

ç Penyambungan dilakukan antara ekor dan kepala kabel.

ISSUED - 4/17/2004 20
Training Center

TANDA PENGENAL KABEL

Kabel Tanah Tanam Langsung


T = Kabel Tanah Tanam Langsung jenis standar dengan penghantar tembaga
(Cu).
E = Isolasi Polyethene
Ebk = Isolasi Polyethene Busa Kulit (Foam Skin)
J = Petrojelly
(Pem)= Pelindung Elektris (Lapisan Aluminium) Dan Mekanis (Pita Baja)
E = Selubung Polyethelene
* KTTL STEL - K - 007 atau SII - 0617 - 82
T - E J (Pem) E 200 x 2 x 0,6

Menyatakan Kabel Tanah Tanam Langsung berkapasitas 200 pair dengan


penghantar tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi polyethene, berisi petrojely,
memakai pelindung elektris pita aluminium, berperisai pita baja dan berselubung
polyethene.

ISSUED - 4/17/2004 21
Training Center

Standard 69 / POSTEL / 89 Nomor 37/1989 Tanggal 31 Juli 1989

è T - Ebk J (Pem) E 200 x 2 x 0,6

Menyatakan Kabel Tanah Tanam Langsung berkapasitas 200 pair dengan


penghantar tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi polyethene busa kulit,
berisi petrojely, memakai pelindung elektris pita aluminium, berperisai pita
baja dan berselubung polyethene.

ISSUED - 4/17/2004 22
Training Center

Kabel Tanah Polongan (Duct)


Tp = Kabel tanah polongan (duct) jenis standar dengan penghantar
tembaga (cu).
E = Isolasi polyethene
Ebk = Isolasi polyethene busa kulit (foam skin)
J = Petrojelly
(Pe) = Pelindung elektris (lapisan aluminium)
E = Selubung polyethelene

* Contoh :
Stel - K - 008 Atau SII - 0816 - 82
Tp - E J (Pe) E 200 x 2 x 0,6
Menyatakan kabel tanah polongan (duct) berkapasitas 200 pair dengan
penghantar tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi polyethene, berisi
petrojely, memakai pelindung elektris pita aluminium dan berselubung
polyethene.
ISSUED - 4/17/2004 23
Training Center

Standard 69 / POSTEL / 88 Nomor 119/1988 Tanggal 31 Desember 1988


è Tp - Ebk J (Pe) E 1200 x 2 x 0,6

Menyatakan kabel tanah polongan (duct) berkapasitas 1200 pair dengan


penghantar tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi polyethene busa
kulit, berisi petrojely, memakai pelindung elektris pita aluminium dan
berselubung polyethene.

Standard 68 / POSTEL / 89 Nomor 36/1989 Tanggal 31 Juli 1988


Tp - Ebk (Pe) E 1600 x 2 x 0,6

Menyatakan kabel tanah polongan (duct) berkapasitas 1600 pair dengan


penghantar tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi polyethene busa
kulit, memakai pelindung elektris pita aluminium dan berselubung
polyethene.

ISSUED - 4/17/2004 24
Training Center

Kabel Udara (KU)

U = Kabel Udara Jenis Standar Dengan Penghantar Tembaga (Cu).


E = Isolasi Polyethene
S = Penguatan Sendiri (Self Supporting)
(Pe) = Pelindung Elektris (Lapisan Aluminium)
E = Selubung Polyethelene
* Contoh :
STEL - K - 001 Atau SII - 0611 - 82
U - E (Pe) E S 60 x 2 x 0,6
Menyatakan kabel udara berkapasitas 60 pair dengan penghantar tembaga
berdiameter
0,6 mm, berisolasi polyethene, memakai pelindung elektris pita aluminium,
berselubung polyethene dan berpenguatan sendiri.

ISSUED - 4/17/2004 25
Training Center

• STEL - K - 004 Atau SII - 0614 - 82


U - E S 1 x 2 x 0,6
Menyatakan kabel udara berkapasitas 1 (satu) pair dengan penghantar
tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi polyethene, tanpa memakai
pelindung elektris pita aluminium, berselubung polyethene dan
berpenguatan sendiri.

Kabel Rumah (Indoor Cable)


R = kabel rumah dengan penghantar tembaga (Cu).
V = Isolasi PVC
V = Selubung PVC
(Pe) = Pelindung elektris (Lapisan aluminium)
* Contoh :
STEL - K - 002 Atau SII - 0612 - 82
R V V 1 x 2 x 0,6
Menyatakan saluran rumah berkapasitas 1 pair dengan penghantar
tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi dan berselubung PVC.

ISSUED - 4/17/2004 26
Training Center

• SII - 0709 - 83
è R V V 60 x 2 x 0,6

Menyatakan saluran rumah multi pair berkapasitas 60 pair dengan


penghantar tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi dan berselubung PVC.

• SII - 0710 - 83
è R V (Pe) V 60 x 2 x 0,6

Menyatakan saluran rumah multi pair berkapasitas 60 pair dengan


penghantar tembaga berdiameter 0,6 mm, berisolasi PVC memakai pelindung
elektris pita aluminium.

ISSUED - 4/17/2004 27
Training Center

Kabel drop wire


• Drop Wire Bawah Tanah.
è T - E 1 x 2 x 0,6

Menyatakan saluran penanggal bawah tanah dengan penghantar tembaga


berdiameter 0,6 mm, berisolasi polietiline, kapasitas 1 (satu) pair.
• Drop Wire Dengan Bearer
è U - ES 1 x 2 x 0,6
Menyatakan saluran penanggal atas tanah dengan penghantar tembaga
berdiameter 0,6 mm, berisolasi polietiline, berpenguatan sendiri dan
berkapasitas 1 (satu) pair.
Drop Wire tanpa Bearer
Ub - V 1 x 2 x 0,6
Menyatakan saluran Penanggal atas tanah dengan penghantar baja sepuh
tembaga (bronze) berdiameter 1,2 mm, berisolasi polietiline, kapasitas 1
(satu) pair.

ISSUED - 4/17/2004 28
Training Center

Referensi
PEDOMAN TEKNIK DAN
STANDAR TELEKOMUNIKASI

No. Nama spesifikasi Kode


Dokumen
1. Kabel Udara Berisolasi, Berpenguat sendiri
2. Kabel Saluran Rumah STEL K-001-2001

3. Saluran Penanggal Bawah Tanah STEL K-002-2001

4. Saluran Penanggal Atas Tanah dengan Penggantung Kawat Baja STEL K-003-2001

5. Kawat Sambung Tipe R-V STEL K-004-1996

6. Kabel Tanah Berperisai dan Berselubung Polietilen STEL K-006-1981

7. Kabel Tanah Tanpa Perisai dan Berselubung Polietilen berisi STEL K-007-1981
Petrojelly STEL K-008-1981
8.
Kabel Tanah Tanpa Perisai dan Berselubung Polietilen Tanpa STEL K-009-1981
9.
Petrojelly
10. STEL K-010-2000
Kabel Telepon Rumah dengan Pelindung Elektris
11. STEL K-011-2000
Kabel Telepon Rumah Tanpa pelindung Elektris
STEL K-013-1991
Saluran Penanggal Atas Tanah Berpenguat Ganda

ISSUED - 4/17/2004 29
Training Center

No. Nama spesifikasi Kode Dokumen

12. Kabel Tanah Tanpa Perisai Berisolasi Polietilen Busa Kulit Berselubung STEL K-019-1996
PE
13. STEL K-020-1996
Kabel Tanah Berperisai Berisolasi Polietilen Busa Kulit berisi Petrojelly
14. STEL K-021-1996
Kabel Tanah Tanpa Perisai Berisolasi Polietilen Busa Kulit berisi
Petrojelly

ISSUED - 4/17/2004 30
Training Center

KARAKTERISTIK KABEL TEMBAGA

1. Konstanta Primer

Jika dua saluran diperpanjang sampai tak terbatas, sirkit equivalent akan di
perluas tak terbatas sesuai yang seharusnya. Jumlah dari R, C, L dan G
ditunjukan di gambar dibawah ini sesuai jumlah tertentu per satuan panjang
Dengan kata lain , jumlah muatan terdistribusi sebagian dari pada
seluruhnya..
R L R L

C G

ISSUED - 4/17/2004 31
Training Center

R: Tahanan
1. Harga tahanan berbanding lurus dengan panjang penghantar
dan berbanding terbalik dengan diameter penghantar
2. Jumlah dari R nyata sebagai gambaran ketidak sempurnaan
konductor

Tabel 1

Metal Conductivity Diameter Resistance Cross section


(Ωm x 10-8) (copper) (Ω/km) (m2)
Copper 1.72 0.4 300 0.13
Aluminum 2.62 0.6 130 0.28
Silver 1.62 0.8 73 0.50

ISSUED - 4/17/2004 32
Training Center

G: Kebocoran Konduktansi

1. Semua media dialektrikum memungkinkan mengalirnya arus


kebocoran

2. Bila perlu menempatkan tahanan Rg pada lintasan


kebocoran antara dua konductor. Rg adalah berbanding
terbalik dengan besarnya konduktansi, dimana G= 1/ Rg.

3. G. menggambarkan ketidak sempurnaan isolasi.

ISSUED - 4/17/2004 33
Training Center

L : Induktansi

Bila kawat penghantar dialiri arus AC, adanya sejenis resistor


pada arus AC dalam inti sendiri, timbul efek yang
berlawanan dengan perubahan arus , jika frekwens i
bertambah , L berkurang dan frekwensi tinggi L cenderung
tetap besar.
Induksitansi timbul dari daya berlawanan terjadi pada saat
flux yang dibuat oleh arus bertambah atau berkurang.
C: Kapasitansi

Kapasitansi (bervariasi sesuai jenis isolasi yang digunakan dan


jarak antar konduktor) dengan satuan nF/km

ISSUED - 4/17/2004 34
Training Center

Konstanta Primer dari kabel pelanggan pada frekwensi


suara

Conductor R L G C
diameter Ω/km. loop MH/km µ mho/km NF/km

0.4 300 0.7 1.6 50

0.6 130 0.7 1.6 55

0.8 73 0.7 1.6 55

Tabel 2

ISSUED - 4/17/2004 35
Training Center

2. Konstanta sekunder

a. Konstanta Redaman (Attenuation) (α )


Menggambarkan bagaimana gelombang sinyal
menjadi lemah ketika merambat melalui kabel.

b. Konstanta Phase ( β )
Menggambarkan kecepatan transmisi setiap 1 km
kabel.

c. Impedansi Karakteristik (Z0 )


Menggambarkan bagaimana sinyal dapat ditransmisi
secara smooth melalui kabel.

ISSUED - 4/17/2004 36