Anda di halaman 1dari 52

Training Center

ISSUED - 4/17/2004 1
Training Center

50

40

30

20

10

0
CABLE TERMINAL JUMPER JOIN OTHERS

PERSENTASE GANGGUAN JARINGAN KABEL / OSP

ISSUED - 4/17/2004 2
Training Center

KATEGORI PENYAMBUNGAN KABEL

> PENYAMBUNGAN KULIT KABEL (PENANGANAN LOSURE)


~ METODA MEKANIS
~ METODA PANAS KERUT

> PENYAMBUNGAN URAT KABEL


~ PENYAMBUNGAN TUNGGAL (SINGLE)
~ PENYAMBUNGAN MODULAR (MULTI)

ISSUED - 4/17/2004 3
Training Center

A. JAGA CLOSURE AGAR KEDAP UDARA


Cegahlah air, kotoran masuk ke dalam closure
⇒ Buat closure dan kabel tetap bersih saat memasang sealing tape
dan silica gel

B. SAMBUNGKAN URAT KABEL DENGAN SEMPURNA


• Jangan menyambung urat kabel berbeda warna
⇒ Cek kode warna tiap urat kabel

• Gunakan alat yang tepat

c. PERIKSA UJUNG KABEL: biru (Ekor


Ekor)) / merah
(Kepala
Kepala))

ISSUED - 4/17/2004 4
Training Center

KEPALA - EKOR KABEL

Tanda biru / ekor Tanda merah / kepala

1 1

2 2

3 3

Tanda biru / ekor Tanda biru / ekor

1 1

2 2

(Merah) (Merah)

ISSUED - 4/17/2004 5
Training Center

I. PENYAMBUNGAN SECARA MEKANIS

Di bawah ini ditunjukkan metode mekanis UC 6-9


1. Kapasitas maximum (guiding values).

Jenis Kapasitas pair dengan diameter konduktor ….. mm


0.4 0.6 0.8 0.9
UC 6 - 9* 600 400 250 200
UC 6 - 18 1200 600 350 250
UC 7 - 15 1200 700 400 300
UC 8 - 18 2000 1200 800 500
UC 8 - 24 2000 1500 1100 700
UC 8 - 28 3600 2000 1200 800

ISSUED - 4/17/2004 6
Training Center

2 . Cable lead - in area


UC a b c
6 - 9 45 95 64
6 -18 45 95 64
7 -15 70 120 80
8 -18 85 155 100
8 -24 85 155 100
8 -28 85 155 100

a. Amati area untuk memasukkan kabel (diameter kabel C dan ukuran


lainnya dalam mm).
b. 2 kabel : c1 + c2 + 10 tidak melebihi b.
c. 3 kabel : c1 + c2 + c3 + 20* tidak boleh melebihi b.
*Ruangan 2 x 10 mm diantara lubang

ISSUED - 4/17/2004 7
Training Center

3. Prosedur penyambungan
Prosedur penyambungan secara mekanis adalah sebagai berikut :
Pengupasan kulit kabel

Instalasi pentanahan/grounding clip

Melubangi End Cap

Memasang End Cap

Instalasi pita pentanahan/grounding band

Penyambungan urat kabel

Memasang tutup selongsong ( closur cover/sleeve)

Pemeriksaan kedap udara

Penempatan closure

ISSUED - 4/17/2004 8
Training Center

a. Mengupas kulit kabel


1) Bersihkan ujung kabel yang akan disambung sampai kira-kira 1,5
m.
2) Kupas kulit kabel beserta lapisan alumuniumnya sepanjang L + 6
cm (lihat tabel di bawah ini). Hati-hati jangan sampai merusak kulit
kabel.

Jenis Panjang : L cm
UC 6 - 9 22.0
UC 6 - 18 46.0
UC 7 - 15 37.0
UC 8 - 18 46.0
UC 8 - 24 61.0
UC 8 - 28 71.0

ISSUED - 4/17/2004 9
Training Center

Pengupasan Kulit Kabel

L1

Gambar 6.1 : Ukuran panjang kupasan kulit kabel

ISSUED - 4/17/2004 10
Training Center

b. Instalasi pentanahan/grounding clip


1) Belah ujung kulit kabel sepanjang 3,5 cm dan lebar 2 cm. Jika
diameter kabel lebih dari 5 cm, buat 2 belahan di kiri dan kanan.
2) Lubangi belahan kabel tersebut dengan alat khusus 1,3 cm dari
ujung kulit kabel.
3) Bungkus ujung kulit kabel dengan pita PVC.

Gambar 6.2 :Membelah dan melubangi kulit kabel

ISSUED - 4/17/2004 11
Training Center

4) Pasang grounding clip kemudian kencangkan dengan sekrup.

Gambar 6.3 : Memasang grounding Clip

ISSUED - 4/17/2004 12
Training Center

5) Ukur kabel dengan meteran khusus & set angka pada indeks plate
sebagai ukuran lubang pada alat pemotong/mata pisau.

Catatan :
Periksa hasil
pengukuran
pada alat bor.

Gambar 6.4 :Mengukur keliling kulit kabel

ISSUED - 4/17/2004 13
Training Center

6) Atur posisi drilling shaft sesuai dengan jenis UC yang akan


dilubangi (jika hanya satu lubang). Tapi jika lebih dari 2 lubang,
atur posisi shaft sesuai dengan lubang yang diinginkan.

Catatan :
a) Setel posisi sumbu drilling tool sesuai
dengan jenis / ukuran UC.
b) Setel penahan end cap bagian bawah
sesuai ukuran end cap UC yang akan
dilubangi..
c) Gunakan mounting bracket untuk
stabilitas pemotongan yang lebih
besar.

Gambar 6.5 :Menyetel drilling tool

ISSUED - 4/17/2004 14
Training Center

7) Lepaskan valve cap, letakkan end cap segment pada drilling tool
dan putar mata bor (periksa diameter lubang pada kabel).

Catatan :
Untuk mengebor lubang kecil
(lihat indikasi pada pita ukur
dibawah tanda 20), putar
kumparan setengah putaran
setelah pengeboran pertama,
kemudian bor lubang yang
sama untuk kedua kalinya.

Gambar 6.6 :Memasang End Cap pada drilling tool

ISSUED - 4/17/2004 15
Training Center

c. Memasang end cap


1) Bubuhkan sealing paste dan biarkan kering sebelum dibalut sealing
tape mengelilingi kabel

Gambar 6.7 :Membalut kabel dengan sealling tape

ISSUED - 4/17/2004 16
Training Center

2) Bersikan dan letakkan sealing tape pada kedua segment bawah


end cap (satu lapisan di tengah-tengah).

Catatan :
1. Ujung sealing tape terletak
pada sisi end cap. (jika
sealing tape terlalu pendek
atau terlalu panjang, maka
maka meningkatkan resiko
kebocoran udara dan air)
2. Jangan memberi sealing
paste pada end cap. (jika
diberi pasta, maka end cap
tidak bisa tercabut lagi)

Gambar 6.8 :Memasang sealling tape pada End Cap

ISSUED - 4/17/2004 17
Training Center

3) Ambil sealling tape dan tarik salah satu sisinya hingga tipis dan
membentuk huruf V. Kemudian lilitkan 2 lapis pada kulit kabel yang
telah diberi sealing paste.
Catatan : waktu membalutkan pita jangan sampai tergores/terputus.

Gambar 6.9 : Membalut kabel dengan sealling tape

ISSUED - 4/17/2004 18
Training Center

4) Letakkan End Cap di tengah-tengah pita sekat (sealing wrap),


pasang clamping band dengan tensioning tool dan letakkan buckle
pada bagian end cap yang rata.

Gambar 6.10 : Memasang clamping band untuk End Cap

ISSUED - 4/17/2004 19
Training Center

5) Kencangkan clamping band sampai gauge berada tepat di kedua


lekuk End Cap dan buat pegangan pada kedua spins tambahan.
Setelah itu kunci clamping band dengan memutar sekrup, lepaskan
band dan secara serentak putar kembali sekrup seperempat putaran.
Kemudian balut clamping band dengan vinyl tape atau PVC tape.

Gambar 6.11 : Mengencangkan End Cap

ISSUED - 4/17/2004 20
Training Center

d. Instalasi pita pentanahan/grounding band


1) Pasang grounding band dan grounding bars.

Gambar 6.12 : Memasang grounding band

ISSUED - 4/17/2004 21
Training Center

2) Sisi kedua closure


Atur posisi penyangga kabel pada kedua sisi untuk persiapan
penyambungan urat kabel.

Gambar 6.13 : Posisi End Cap

ISSUED - 4/17/2004 22
Training Center

e. Penyambungan urat kabel


Untuk mempermudah penyambungan urat kabel, lepaskan grounding
bar bagian atas dan lakukan langkah-langkah berikut :
1) Lilit ujung kabel pada rak manhole.
2) Uraikan urat kabel, lilit unit/sub unit dengan benang katun kemudian
hubungkan satu persatu menggunakan konektor.
3) Jaga jangan sampai sambungan menggelembung di satu tempat.
4) Masukkan sillica gel, bungkus sambungan dengan hard paper.

Jenis Zat pengering (silica gel)


UC 6 - 9 150 g
UC 6 - 18 200 g
UC 7 - 15 200 g
UC 8 - 18 250 g
UC 8 - 24 350 g
UC 8 - 28 400 g

ISSUED - 4/17/2004 23
Training Center

5) Cara penyambungan urat kabel akan dijelaskan pada sesi berikutnya.


Atur dengan tepat batang bagian atas dan ujung-ujung grounding
band.

Gambar 6.14 : Membungkus bundel sambungan kabel

ISSUED - 4/17/2004 24
Training Center

f. Instalasi tutup selongsong (closure cover/sleeve)


1) Potong sealing cord (diameter 10 mm) secara miring dan tempatkan
pada V-groove. Jaga jangan sampai sealing cord terputus dan posisi
sambungan sealling cord tidak boleh tepat pada belahan End Cap.

Catatan :
Bersihkan alur / V groove
sebelum memasang sealling
cord.
Jika alur tersebut berkarat/
kotor, maka air akan
mengalir melalui celah-
celahnya.

Gambar 6.15 : Mem0tong sealling cord

ISSUED - 4/17/2004 25
Training Center

2) Masukkan sealing cord (diameter 6 mm) pada alur tabung


selongsong. Jangan sampai sealing cord tergores, kemudian
pasang tabung selongsong pada End Cap.

Perhatikan :
Alur pada tabung
selongsong harus
menghadap ke atas.
Pastikan bahwa lapisan
tabung selongsong dan
End Cap tidak goyah serta
kedua sisi penutup
selongsong harus tepat.

Gambar 6.16 : Memasang sealling cord pada End Cap

ISSUED - 4/17/2004 26
Training Center

3) Dorong clamping bars dengan tangan, sisihkan clamping band,


pasang buckle / pengunci ; tanda “outside” pada metal tape
harus tetap menghadap ke atas.

Gambar 6.17 : Memasang clamping bar dan clamping band


ISSUED - 4/17/2004 27
Training Center

4) Pasang tensioning tool dan dorong clamping bar bersama-sama


sampai keduanya merapat.

Gambar 6.18 : Mengencangkan clamping bar.

ISSUED - 4/17/2004 28
Training Center

5) Tekuk ke belakang clamping band, ikat melalui buckle., tekuk dana


ketok dengan palu.

Gambar 6.19 : Mengencangkan clamping bar.

ISSUED - 4/17/2004 29
Training Center

6) Pemeriksaan kedap udara


Setelah perakitan selongsong selesai, kita harus periksa bahwa
selongsong
2
harus kedap udara. Gunakan tekanan udara (pada 1
kgf/cm ) dan air sabun. Lakukan pemeriksaan dengan hati-hati
terutama pada end cap dan slot.

7) Penempatan closure
a) Tambatkan kabel pada bracket dan lilit dengan benang.
Catatan :
Kedua sisi selongsong
harus lurus.

Gambar 6.20 : Menempatkan clousure dalam manhole

ISSUED - 4/17/2004 30
Training Center

b) Pasang label identitas kabel.


Keterangan di bawah ini ditulis pada label indentitas kabel.
(1) Jenis kabel
(2) Kapasitas kabel dan diameter konduktor.
(3) Nama kabel
(4) Nama pabrik pembuat
(5) Tanggal instalasi, dan lain-lain
Tempat dimana label dipasang dapat dilihat pada gambar di
bawah ini.

Gambar 6.21 : Pemasangan label


ISSUED - 4/17/2004 31
Training Center

JENIS SSK TYPE UC


(Cara menentukan ukuran UC sesuai kapasitas kabel)

T y p e Diameter urat kabel (mm)


0,4 0,6 0,8 1,0
Kapasitas (pair)
UC 3 - 5 100 70 50 -
UC 4 - 6 250 150 100 -
UC 6 - 9 600 400 250 200
UC 6 - 18 1200 600 350 250
UC 7 - 15 1200 700 400 300
UC 8 - 18 2000 1200 800 500
UC 8 - 24 3000 1500 1100 700
UC 8 - 28 3600 2000 1200 800

ISSUED - 4/17/2004 32
Training Center

II. METODA PANAS KERUT


(XAGA 550-43/8-200)

PROSEDUR :

Pengupasan kulit kabel Membersihkan dan melindungi


kulit kabel bagian dalam

Memasang continuity wire


(grounding wire) Instalasi selongsong

Penyambungan urat kabel


Memanaskan selongsong

Memasang canister

ISSUED - 4/17/2004 33
Training Center

1. Mengupas kulit kabel


a. Bersihkan ujung kabel yang akan disambung sampai mencapai
panjang kira-kira 1 m
b. Kupas kulit kabel dengan lapisan alumuniumnya sepanjang 20 cm.

ISSUED - 4/17/2004 34
Training Center

2. Memasang continuity wire


Belah kulit bagian dalam dengan lapisan alumunium sampai dengan 3
cm ( panjang ) dan 2 cm ( lebar) tergantung besarnya crocodile clips
yang dipakai.

ISSUED - 4/17/2004 35
Training Center

3. Penyambungan Urat Kabel


Agar sambungan kabel rapih dan tidak terlalu besar maka
penempatan, konektor harus disusun untuk setiap sub unit

ISSUED - 4/17/2004 36
Training Center

4. Memasang Canister
Pasang canister untuk menutup titik sambung dan atur posisinya
secara simetris kemudian lilit dengan pita PVC satu lapis di
bagian tengah canister.

ISSUED - 4/17/2004 37
Training Center

5. Tutup celah canister dengan pita alumunium berperekat. Ratakan dengan benda
tumpul atau bundar.

ISSUED - 4/17/2004 38
Training Center

6. Membersihkan dan melindungi kulit kabel bagian dalam.


Ambil selembar kertas tissue dari kantung alumunium foil dan gunakan untuk
membersihkan kabel pada ujung canister sepanjang ± 200 mm, kemudian gosok
dengan ampelas disekeliling kabel.

ISSUED - 4/17/2004 39
Training Center

7. Ambil garis batas (bondline gauge) dan tempelkan diujung canister untuk
menentukan dimana alumunium foil untuk kabel harus dipasang. Tandai dengan
garis.

ISSUED - 4/17/2004 40
Training Center

8. Pasang aluminium foil pada kabel

ISSUED - 4/17/2004 41
Training Center

9.. Pemasangan selongsong


Lepaskan pelindung plastik dari selongsong panas kerut. Letakkan tutup
selongsong pada canister. Jepit celah connector clip ditengah-tengah selongsong.

ISSUED - 4/17/2004 42
Training Center

10. Pasang klip pencabang


11. Lakukan pemanasan.

ISSUED - 4/17/2004 43
Training Center

12. Apabila pemanasan sudah cukup, maka sepanjang rel akan keluar
warna putih.

ISSUED - 4/17/2004 44
Training Center

Tabel Pemilihan dan Pemakaian XAGA

Untuk memilih type Xaga harus diketahui lebih dulu diameter kabel yang akan disambung.
Tabel pemilihan SSK Xaga 550

Kode Xaga 550 Diameter Diameter Bukaan Panjang


Raychem bundel urat kabel sambungan kanister
maksimum minimum nominal (L) (mm)
(mm) (mm) (mm)
550 - 43 / 8 - 200 43 8 200 250
550 - 75 / 15 - 250 75 15 250 300
550 - 75 / 15 - 500 75 15 500 550
550 - 92 / 25 - 300 92 25 300 350
550 - 92 / 25 - 500 92 25 500 550
550 -122 /30 - 300 122 30 300 350
550 -122 /30 - 500 122 30 500 550
550 -160 /42 - 500 160 42 500 550
550 -200 /50 - 500 200 50 500 550

ISSUED - 4/17/2004 45
Training Center

Tabel pemakaian SSK Xaga 550 (berdasarkan kapasitas kabel)

Diameter urat kabel Kapasitas kabel


Kode Xaga (Raychem ) (mm) (pair)

550 - 43 / 8 - 200 0,4 / 0,6 / 0,8 10 s/d 30


550 - 75 / 15 - 250 0,4 / 0,6 / 0,8 40 s/d 60
550 - 75 / 15 - 500 0,4 / 0,6 / 0,8 80 s/d 150
550 - 92 / 25 - 500 0,4 / 0,6 / 0,8 200 s/d 300
550 - 122 / 30 - 500 0,4 / 0,6 400 s/d 600
550 - 122 / 30 - 300 0,8 400 s/d 500
550 - 160 / 42 - 500 0,4 / 0,6 800 s/d 1200
550 - 160 / 42 - 500 0,8 600 s/d 800
550 - 200 / 50 - 500 0,4 / 0,6 1400 s/d 2400
550 - 200 / 50 - 500 0,8 1200 s/d 1400

ISSUED - 4/17/2004 46
Training Center

III. PENYAMBUNGAN URAT KABEL

Ada beberapa metode penyambungan urat kabel yang kita kenal, tapi disini
akan diperkenalkan beberapa contoh saja.

1. Tipe butt (uy connector)


Konektor ini digunakan untuk menyambung 2 atau 3 konduktor dengan
ukuran yang sama maupun berbeda.
Konduktor bisa terbuat dari tembaga, alumunium atau kombinasi tembaga-
alumunium dengan isolasi plastik atau kertas pulp.
Slot dari konektor ini mirip dengan yang ada pada modular connector.
Konektor ini ada berbentuk datar dengan 1 slot per urat atau bentuk U
dengan 2 slot per urat.
Pada tipe konektor singel/distrik ini, slot tersebut diwadahi dengan body
plastik dan tutup plastik.

ISSUED - 4/17/2004 47
Training Center

a. Rapihkan dan kencangkan konduktor

b. Pisahkan dan masukkan konduktor


Catatan :
Pastikan bahwa konduktor didorong
penuh dalam konektor sebelum dijepit.

c. Jepit dengan penutupnya di bagian bawah


Catatan :
Gunakan penjepit khusus (jangan
gunakan tang biasa)

ISSUED - 4/17/2004 48
Training Center

2. Modular connector
Sistem modular konektor dapat digunakan untuk berbagai diameter
konduktor dari 0,32 mm sampai 0,9 mm. Kapasitas yang ada adalah 5, 10,
20, dan 25 pair.
a. Komponen

ISSUED - 4/17/2004 49
Training Center

a. Prosedur
1) Pasang index strip pada modul holder

2) Pasang konduktor kabel pertama pada index strip.

Catatan :
Pastikan kode warna
konduktor dengan
index strip

ISSUED - 4/17/2004 50
Training Center

3) Potong konduktor kabel dengan cutter presser

Catatan :
Jepit/press dengan kencang

4) Pasang badan modul dan clamping dengan cutter presser.

Catatan :
Jepit/press dengan perlahan

ISSUED - 4/17/2004 51
Training Center

1) Pasang kabel kedua pada badan modul.

Catatan :
Pastikan kode warna konduktor

2) Potong konduktor kabel dengan cutter presser

ISSUED - 4/17/2004 52