Anda di halaman 1dari 29

OTITIS MEDIA

SUPURATIF KRONIS

Dr Yunaldi Sp THT
OTITIS MEDIA
SUPURATIF KRONIK

Penyakit ini merupakan penyebab utama dari penyakit


telinga tengah

Sudah dikenal sejak lama (dahulu kala, zaman pra sejarah)

Insiden bergantung pada ras & keadaan sosio ekonomi


INSIDEN

Eskimo, Indian Amerika

Aborigin

Kulit hitam Afrika Selatan

Di negara sedang berkembang di mana higiene, makanan,


perumahan jelek.
OMSK

• OTITIS MEDIA PERFORATA, CONGEK


• Infeksi kronis ditelinga tengah
dengan perforasi membran timpani
dan sekret yang keluar terus
menerus atau hilang timbul
• Sekret __> encer, kental, bening ,
atau nanah
ETIOPATOLOGI

1. Lingkungan (Environmental)
2. Genetik (Genetic)
3. Otitis media sebelumnya (Previous otitis media)

4. Infeksi (Infective)
5. Infeksi saluran nafas atas (Upper respiratory tract infections)

6. Autoimun (Auto immunity)

7. Alergic (Allergy)
8. Malfungsi tuba Eustachius (Eustachian tube
malfunction)
1. LINGKUNGAN

 Didapati hubungan erat antara OMSK dengan keadaan


sosio ekonomi.

 Mungkin dihubungkan dengan keadaan kesehatan


umumnya, makanan & perumahan jelek.
2. GENETIK

 Menjadi debat yang serius pada permulaan abad ke


XX.

 Mungkin ini berhubungan dengan ukuran sistem sel


udara mastoid.

 Pada otitis media  selnya kecil  sklerotik


3. OTITIS MEDIA SEBELUMNYA

 Secara umum, agaknya otitis media kronika merupakan


sequele dari otitis media akuta.

 Tapi tidak diketahui dengan jelas kenapa yang satu jadi


otitis media kronika.
4. INFEKSI

 Dapat diisolasi berbagai mikroorganisme dari Otitis


media kronika terutama gram negatif–bowel type flora

5. INFEKSI SALURAN NAFAS ATAS

 Walaupun tidak diteliti secara ilmiah tapi penderita


sering menyatakan sebelum telinga berair, dia ada
pilek/batuk dahulu (infeksi saluran nafas atas)
6. AUTOIMUN

 Tampak pada penderita auto imun insidens OMSK


tinggi.

7. ALERGI

 Perlu pembuktian penderita dengan alergi mempunyai


insidens tinggi OMSK.
8. MALFUNGSI TUBA EUSTACHIUS

 Pada aktif OMK, tuba Eustachius sering tersumbat oleh


edema. Tapi apakah ini oleh keadaan primer atau
sekunder, tidak diketahui.
DIAGNOSA

1. Anamnesa

2. Otoskopi
Plain radio graphs

3. Ro foto CT

MRI
Perjalanan penyakit

• > 2 bulan setelah OMA


• < 2 bulan  OMS subakut
• Faktor OMA  OMSK : terapi
yang terlambat, tidak adekuat,
virulensi kuman yang tinggi,
daya tahan tubuh yang rendah,
higiena buruk
Letak perforasi
Jenis OMSK

• Tipe Benigna, aman, jinak,


mukosa
• Tipe Maligna , bahaya, tulang

Berdasarkan sekret yang keluar


OMSK aktif
OMSK tenang
Gambaran Klinis
OMSK Tipe Benigna

Perforasi Sentral Mukosa tebal

Pus
Pus mengalir
dari liang telinga
OMSK MALIGNA
• Perlu di D/ dini  berbahaya
• Perforasi marginal atau atik (
tanda dini )
• Yang sudah lanjut
• : abses, fistel retro aurikuler
(belakang telinga ), polip,
jaringan granulasi di liang
telinga luar, kolesteatom (
berbau khas )
Ro Foto .
Gambaran Klinis
OMSK Tipe Berbahaya
Perforasi atik
+ polip

Kolesteatom

Pus Fistula post aurikula Perforasi


e.c. Mastoiditis
PENATALAKSANAAN

A. Prinsip dasar management medik dari OMSK


(medikament)

1. Tetap menjaga telinga bersih (aural toilet).

2. Tetes telinga, antibiotika.


TERAPI
• Kadang memerlukan waktu lama,
serta berulang
• Penyebab : - perforasi permanen
sumber infeksi ( di
faring
,hidung, sinus,
-Terbentuk jaringan
patologik
- Gizi dan higiene kurang
OMSK BENIGNA
• Konservatif , medikamentosa
• Obat cuci telinga H2O2 3 % selama 3-5 hari
• Sekret berkurang  tetes telinga
mengandung AB dan kortikosteroid
• OMSK yang tenang stop tetes telinga
• AB amoxicillin , clavulanik acid,
ciprofloksasin
• Sumber infeksi diobati terlebih dahulu ->
adenoidektomi, tonsilektomi
OMSK MALIGNA

• Operatif
• Mastoidektomi,
tympanoplasti
OPERASI

Mastoidektomi
(1776)

• Sederhana

• Radikal
Modifikasi
Ganda ( CAT )
.
Timpanoplasti
 rekonstruksi sistem
konduksi –1953
membrana timpani
tulang pendengaran
tipe I, II, III, IV, V

Timpano-mastoidektomi  satu
tahap
Implan koklear  sistem saraf
B. Terapi operatif (surgical management)

Terapi operatif berdasarkan keuntungan:

1. Mencegah telinga berair yang berulang.

2. Memperbaiki pendengaran.

3. Dapat berenang tanpa takut akan telinga berair


lagi.

Operatif mastoidektomi radikal


KOMPLIKASI

I. Intrakranial

1. Abses ekstradural.

2. Abses subdural (empiema)

3. Tromboflebitis sinus sigmoudeus/sinus lateral.

4. Meningitis.

5. Abses otak.

6. Hidrosefalus otitis.
II. Dalam tulang temporal

1. Paralisis fasial.

2. Labirinitis.
Plain film, lateral view, showing more extensive bone erosion (arrows).
Reproduced by courtesy of Dr. P.D. Phelps )
SEKIAN

terima kasih