Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL

PRODUKSI BATU BATA

DI
DESA SUNGAI TIUNG
KEGAMATAN CEMPAKA
KOTA BANJAR BARU
KALSEL
ISI PROPOSAL

1. LATAR BELAKANG
2. TUJUAN
3. INVESTASI
4. BIAYA INVESTASI SARANA DAN
PRASARANA
5. PROYEKSI ARUS KAS
6. KETERANGAN PROYEKSI ARUS KAS
7. PROGRAM KERJA
8. PERJANJIAN KERJA SAMA
LATAR BELAKANG

1. Pembangunan di Kalimantan Selatan yang sangat pesat akibat dari


ledakan jumlah penduduk dan pengembangan industri yang otomatis
membutuhkan bahan batu bata yang sangat banyak.
2. Perusahaan yang kami dirikan di daerah Sungai Tiung merupakan
daerah strategis di tiga wilayah antara BANJAR BARU, PELAI HARI
DAN BANJARMASIN.
3. Perusahaan batu bata ini mempunyai resiko sangat kecil karena tidak
mengalami pembusukan/ kadaluarsa dan menjadi kebutuhan pokok dalam
bidang pembangunan.
4. Tidak ada satupun perusahaan batu bata yang menggunahan mesin
sehingga hami berinovasi menggunakan mesin yang dapat
5. Menghasilkan batu bata yang unggul,baik dari segi kualitas maupun
kuantitasnya.
6. Setiap perusahaan tentu menginginkan usaha yang
kontinyu/berkelanjutan,tidak mengenal musim, mempunyai keuntungan
yang tinggi dan beresiko rendah, oleh karena itu hami pilih usaha ini.
TUJUAN

A.Pembuatan Batubata ini menggunakan mesin dan operatoryang bertujuan:


1.Menghasilkan Batubata berkualitas tinggi
2.Menghasilkan Batubata dengan produktifitas tinggi
3.Menggunakan sitem pemanas oven sehingga tidak mengenal musim
dan juga bias mengejar target waktu produksi
4.Hasil produksi batubata ini sangat terjamin kualitasnya karena tidak
hancur ketika terkena air
B.Bahan batubata ini berasal dari tanah yang mengandung kaolin sehingga
dapat menghasilkan batubata dengan kualitas yang terjamin
C.Produksi batubata ini dapat berjalan terus menerus seiring dengan
pembangunan yang sangat pesat dewasa ini
D.Denagn melihat realitas ini maka perusahaan batubta ini sangat
menjanjikan keuntungan yang sangatbesar dengan resiko yang sangat
kecil
IVESTASI

1.Nama proyek :Perusahaan batubata


2.Lokasi :Desa sungai tiung,
Kec CEMPAKA,
KOTA BANJAR BARU
3.pelaksana :Moch. Toha
4.Bentuk usaha :Kerja sama
5.Luas Lahan :2 Ha
6.Pengajuan Investasi :Rp 100.000.000,-

Rincian alokasi dana investasi

1.Pembelian mesin :Rp 30.000.000,-


2.Pembuatan gudang :Rp 28.000.000,-
3.Pembelian peralatan :Rp 5.000.000,-
4.Opersional :Rp 32.000.000,-
5.Dana cadangan :Rp 5.000.000,-

Jumlah Rp 100.000.000,-
KETERANGAN ARUS KAS
II.INVESTASI
- Investasi dari pihak ke satu.
- Investasi sebesar Rp 100.000.000,-
- Penggunaan dana sesuai dengan yang terlampir
- Pembagian keuntungan sesuai yang terlampir
- Semua asset perusahaan milik kedua belah pihak.
- Setelah habis masa produksi maka asset perusahaan
milik kedua belah pihak
III.pendapatan
- Rata-rata produksi penghasilan perhari 8000
- Penghitungan perbulan rata-rata 25 hari kerja
IV.PENGELUARAN
Penghitungan pengeluaran dihitung secara borongan
dengan perincian sebagai berikut:
1. ongkos giling cetak :Rp 80 perbiji
2. bahan bakar mesin :Rp 10 perbiji
3. ongkos geser :Rp 30 perbiji
4. bahan bakar/kayu :Rp 50 perbiji
5. tanah :Rp 20/biji
6. ongkos kirim :Rp 50/biji
7. lain-lain :Rp 10/biji

Jumlah Rp 250/biji
2. Pembelian mesin
- mesin batubata ini terdiri dari 3 komponen
1.mesin penggerak (diesel)
2.mesin penggilas
3.mesin pendorong
3. pembuatan gudang
- gudang ini memiliki luas sekitar 12 m x 50 m yang
digunakan untuk :
1.untuk pembakaran 300 m bisa untuk bakar
480.000 biji
2.untuk pengeringan mampu untuk menampung 300.000
biji
- keterangan: bagian tengah untuk membakar dan bagian
pinggir untuk oven(pengeringan).
PROGRAM KERJA
1. Sebelum Pelaksanaan
A. Pihak kesatu dan kedua survey ke lokasi guna memastikan bahwa :
- Tanah tersebut mengandung kaolin.
- Melihat/mengecek hetebalan tanah tersebut.
- Mengkalkulasi sampai berapa tahun tanah tersebut dapat
diproduksi.
B. Kedua belah pihak melakukan eksperimen atas tanah tersebut
dengan membawa samplenya ketempat mesin yang akan dibeli.
C. Melakukan kesepakatan bersama dengan perhitungan untuk
mamastikan bahwa perusahaan ini didirikan akan berhasil.
D. Kalau ketiga poin diatas sudah disepakati maka selanjutnya adalah
pelaksanaan.
2. Pelaksanaan.
a. Sebelum Produksi
- Membeli mesin
- Membuat pemetaan
- Merekrut tenaga kerja
- Membuat gudang pembakaran
b.Produksi
-Membagi tugas kepada tenaga kerja
- Selamat bekerja
c. Pengawasan/control
- Pihak kesatu mengawasi jalannya produksi melalui
pihak kedua.
- Pihak kedua selalu mengawasi jalannya produksi sesuai
dengan S.O.P(Standart Operasional Prosedure)
d. Rapat
-Setiap akhir bulan diadakan rapat kedua belah untuk
menentukan pembagian keuntungan yang harus diterima.
- Mengevaluasi pekerjaan yang sudah dilakukan dan yang
akan dilakukan agar lebih efektif dan efisien.
PERJANJIAN KERJA SAMA
1. Perusahaan batu bata ini didirikan dengan bentuk kerjasama antara
pihak kesatu dan kedua.
- Pihak kesatu sebagai penyandang dana
- Pihak kedua sebagai pelaksana
2 .Pihak kesatu menyediakan dana sejumlah Rp 100.000.000,-
(Seratus Juta Rupiah)sebagai modal berdirinya perusahaan batu
bata(yang terperinci di lembar terlampir)
3. Pihak kedua sebagai pelaksana perusahaan yang menangani
keseluruhan dari operasional perusahaan.
4. Adapun perincian pembagian keuntungan profit adalah sebagai
berikut :
a. Keuntungan bersih dikurangi 5℅ untuk biaya perawatan.
b. Pembagian keuntungan profit:
40℅Pihak kesatu/Investor
60℅Pihak kedua/Pengelola
5. Jika ada pembelian/penambahan aset diluar dana Investor maka
harus ada kesepakatan kedua belah pihak.
6. Setiap bulan diadakan rapat dan pelaporan dari pengelola kepada
investor.
7. Jika kedua belah pihak menganggap kerjasama ini sudah tidak
layak lagi atau tidak mengantungkan lagi maka kerjasama ini dapat
diputus atau dihentikan.
8. Jika terjadi pemutusan kerja sama maka asset perusahaan milik
kedua belah pihak.
9. Jika suatu saat salah satu pihak meninggal dunia maka akan
diteruskan kepada ahli waris.
10. Apabila terjadi perselisihan maka akan diselesaikan dengan jalan
musyawarah dan apabila tidak ada kesepakatan maka diselesaikan
sesuai dengan hokum yang berlaku.
11. Kerjasama ini berakhir setelah bahan baku produksi habis.
12. Segala sesuatu yang belum tercantum dalam perjanjian ini maka
akan diputuskan oleh kedua belah pihak.
BIAYA INVESTASI SARANA DAN
PRASARANA
N URAIAN SATUAN HARGA JUMLAH
O HARGA
1 Pembelian mesin 1 unit Rp30.000.000 Rp 30.000.000
2 Pembuatan gudang bakar
-Galam tiang 60 batang Rp 7.000 Rp 420.000
-Galam sedang 600batang Rp 4.000 Rp 1.200.000
-Atap seng 720lembar Rp 33.000 Rp 23.760.000
-Reng kayu 20 ikat Rp 30.000 Rp 600.000
-Paku 10 kg Rp 15.000 Rp 150.000
-Ongkos tukang Rp 500.000
-Pemeratan tanah Rp 500.000
-Seng talang 50 m Rp 4.500 Rp 225.000
-Lain-lain Rp 645.000
Jumlah Rp 28.000.000
3 Peralatan
-Gerobak dorong 2 buah Rp 1.000.000 Rp 2.000.000
-Papan 300lembar Rp 10.000 Rp 3.000.000
Jumlah Rp 5.000.000
4 Biaya operasional Rp 32.000.000
5 Dana cadangan Rp 5.000.000
JUMLAH TOTAL Rp100.000.000
PRIYEKSI ARUS KAS

NO URAIAN SATUAN HARGA JUMLAH/HARI JUMLAH/BULAN


1 Kas Begining
2 Investasi Rp100.000.000
3 Pendapatan
-Penjualan Batu Bata biji Rp 450 Rp 3.600.000

4 Pengeluaran
-Ongkos Giling biji Rp 80 Rp640.000

-Bahan Bakar Mesin biji Rp10 Rp80.000

-Ongkos Geser biji Rp 30 Rp240.000

-Bahan Bakar Batu Bata biji Rp50 Rp400.000

-Tanah biji Rp20 Rp160.000

-Ongkos Kirim biji Rp 50 Rp400.000

-Lain-lain biji Rp 10 Rp80.000

JUMLAH Rp 2.000.000

5. KEUNTUNGAN PROFIT
-HASIL PENJUALAN-BIAYA OPERASIONAL =Rp 90.000.000-Rp 50.000.000=Rp 40.000.000
-BIAYA PERAWATAN 5℅=Rp 2.000.000
- KEUNTUNGAN BERSIH=Rp 40.000.000-Rp 2.000.000=Rp 38.000.000
- PENGELOLA 60℅=Rp 22.800.000
-INVESTOR 40℅= Rp 15.200.000