Mengapa Transportasi Sel Diperlukan? y Meskipun sel mempunyai membran sel untuk menjaga kondisi cairan intraseluler berbeda dengan cairan ekstraseluler. hal ini tidak cukup y Karena. setiap hari sel membutuhkan nutrien untuk menyediakan energi y Selain itu sel perlu untuk membuang sisa hasil metabolisme .

Permeabilitas ‡ Permeabilitas membrane sel: kemampuan membrane sel untuk menentukan dengan tepat substansi mana yang dapat masuk atau keluar dari sitoplasma ‡ Ada 3 macam permeabilitas: .Impermeable: tidak ada substansi masuk/keluar -Freely permeable: semua substansi bisa lewat -selectively permeable: membuka jalan bagi substansi tertentu dan menolak substansi tertentu .

Simple Diffusion Diffusion Channel Mediated Diffusion Osmosis Facilitated Diffusion Transportasi Sel Channel Mediated Transport Active transport Secondary Active Transport Receptor Mediated Endocytosis Pynocytosis Endocytosis Vesicular Transport Exocytosis Phagocytosis .

hanya saja net movement nya(perpindahan berarah untuk menghilangkan perbedaan konsentrasi) sudah tidak terjadi .A. Difusi (Passive) y Pada dasarnya molekul atau ion cenderung untuk terdistribusi. gerak random molekul tetap. karena mereka selalu bergerak y Proses distribusi ini namanya difusi y Tujuan -> menghilangkan concentration gradient [dari konsentrasi tinggi ke rendah] y Setelah gradient konsentrasi hilang.

semakin cepat difusinya (pada suhu tubuh 37O C) y Gradient Size: semakin besar semakin cepat y Electrical forces: bagian dalam membrane sel memiliki lebih banyak muatan negative daripada muatan positif. perpindahan ion2 yang masuk . Muatan ini mempengaruhi ion2 yang akan masuk sel.Kecepatan Difusi Bergantung pada: y Jarak: semakin dekat jarak. semakin cepat proses difusi y Ukuran Molekul: semakin kecil makin cepat y Temperatur: semakin tinggi temperature.

fatty acids. tp glucose pun ga bisa y Kecepatannya bergantung pada tersedianya channel yang sesuai . lipid soluble drugs Chanel Mediated diffusion: y Dibentuk oleh transmembran protein y Yang bisa masuk: water molecules. steroid. dissolve gasses.Macam Difusi Simple diffusion: y Masuk melalui fosfolipid bilayer y Yang bisa masuk: alcohol.

y Osmosis adalah pergerakan molekul air melewati membrane semipermiable dari tempat yang memiliki konsentrasi air yang tinggi ke tempat yang konsentrasi airnya rendah y Osmolarity: total solute concentration in an aqueous solution y Tonicity: bagaimana efek dari berbagai larutan osmotic terhadap sel: larutan yang tidak menyebabkan peristiwa osmosis pada sel disebut isotonis y Contoh peristiwa osmosis sel darah merah pada lingkungan : B. Osmosis (Pasif) .

Carrier Mediated Transport Specificity: protein karier hanya mengikat dan mangangkut substansi 3 Sifat Carrier-Mediated Transport: y tertentu y Saturation limits: kemampuan molekul substrat dan protein karier unutk membatasi laju transportasi. Jika semua protein karier sudah bekerja dengan kecepatan maksimum. y Regulation: Hormon berperan penting dalam mengkoordinasi aktivitas protein karier Macam Carrier-Mediated Transport y Cotransport/ Symport : protein karier mengangkut dua substansi secara simultan dengan arah yang sama(baik ke dalam atau keluar) y Countertransport/ Antiport: satu substansi masuk sel. protein karier dikarakan jenuh-> laju transport tidak akan bertambah. tanpa memperhatikan gradient konsentrasi. satu substansi keluar sel .

availability of c. temperature. tujuan: menurunkan gradient konsentrasi y Proses: Receptor Site .Facilitated Diffusion: (transport passive) Carrier-Mediated Transport: y y Substansi yang diangkut: glukosa dan asam amino y Faktor yg mempengaruhi: gradient konsentrasi. y Tidak butuh ATP.C.p. dari konsentrasi tinggi ke rendah.

Ca2+ .Mengangkut Na+. bahkan melawan y Contoh: a. ATP y Kekurangan: banyak energy terbuang y Kelebihan: tidak dipengaruhi gradient konsentrasi. Mg2+ . K+.Transportasi berjalan satu arah (cotransport) .Ada juga sel khusus yang mengangkut I-. y Faktor yang mempengaruhi: substrate. Ion Pumps . Cl-. Fe2+ .y Pakai energy ATP Active TransportAvailability of carrier.

contoh: Sodium Potassium E.1 ATP-> 3Na+ keluar. tapi rendah di sitoplasma .Konsentrasi Sodium di cairan Ekstraseluler tinggi.Energi yang digunakan banyak.Jika konsentrasi sodium bertambah.P .Konsentrasi Potassium sebaliknya . 2K+ masuk .b. Sodium berdifusi ke dalam sel . kinerja pompa makin aktif . lebih dr 40% ATP yg dihasilkan saat sel beristirahat.Homeostasis bergantung pada: ejection of sodium dan recapture of lost potassium . Exchange Pump.Nama protein karier: sodium potassium ATPase .Jd. .

.

dan di dalam kecil (emg plg sering jd driving force. termasuk d sodium-calcium countertransport yang menjaga agar konsentrasi kalsium di dalam sel tetap rendah) Glukosa membonceng tanpa memperhatikan gradient konsentrasi Tp ujung2nya butuh ATP untuk mengeluarkan sodium lewat pompa Na+ K+ . kaya facilitated diffusion tapi mekanisme nya cotransport y Proses: (contoh: sodium-linked cotransport) Sodium berperan sebagai driving force.c. krn gradient konsentrasi di luar besar. Secondary-Active transport y Ga pake energy ATP secara langsung.

D. Vesicular Transport yTransportasi mll vesikula yDisebut juga bulk transport karena mengangkut volume of fluids and solute dalam jumlah besar yAda 2 macam kategori: Endositosis dan Eksositosis .

klo fagositosis namanya fagosom) .a. Endositosis y Endositosis = proses pengemasan cairan ekstraseluler di permukaan sel untuk dimasukan ke dalam sel y Butuh ATP y Dibagi menjadi 3 tipe: Endositosis yang dimediasi oleh reseptor. Pinositosis dan Fagisitosis Catatan: (klo receptor mediated ama pinositosis kantongnya namanya endosom.

.

b. Eksositosis .