Anda di halaman 1dari 2

ARTIKEL SEAWEED

Website : www.rumputlaut.org
Email : seaweed_undip@yahoo.com

Komponen Rumput Laut

Rumput laut mengandung komponen unik yang kuat berupa fucoidan,


alginates, dan polifenol. Komposisi tersebut mirip air susu (breast
milk), sehingga kerap disebut brown milk. Ini menjadi senjata rahasia
sehat orang Tongans (penduduk Kerajaan Tonga yang terletak di
Lautan Pasifik, berdekatan dengan Hawaii, Selandia Baru, Fiji, dan
Samoa) selama berabad-abad. Manfaat: Fucoidan adalah polisakarida
kompleks pada dinding sel rumput laut. Berbagai penelitian modern
membuktikan, fucoidan yang merupakan komponen terbesar di dalam
tumbuhan laut mampu meningkatkan imunitas dengan merangsang
produksi sel-sel imun. la juga membantu melawan virus dan bakteri,
melawan alergi dan menghambat penggumpalan darah, sehingga
memperkecil risiko stroke dan serangan jantung. Dapat pula
menurunkan kadar kolesterol darah, menurunkan tekanan darah
tinggi, menstabilkan kadar gula (glukosa) darah dengan
memperlambat pelepasan glukosa ke dalam darah, meredakan
gangguan pencernaan dengan mencegah masuknya bakteri
Helicobacter pylori, meningkatkan fungsi lever, menjaga kelembaban
dan kekencangan kulit, serta menghambat pertumbuhan sel abnormal.
Penelitian menunjukkan bahwa polisakarida dalam rumput laut bisa
merusak selsel kanker. Itu sebabnya dahulu di Mesir rumput laut
digunakan untuk terapi kanker payudara. Rumput laut juga merupakan
multivitamin alami yang memiliki aktivitas antitumor secara konsisten.
Rumput laut tidak mengandung lemak yang bermakna, tetapi kaya
selenium yang bersifat antioksidan. Ini artinya rumput laut mampu
membantu tubuh mencegah penyerapan zat kimia beracun, termasuk
sampah radioaktif dan polusi. Sangat dianjurkan mengonsumsi rumput
laut selama menjalani terapi kemo. Nutrisi yang optimal dalam rumput
laut membuatnya mampu memberikan fungsi imun terbaik,
merevitalisasi tubuh, mendukung kesehatan jantung, memperbaiki

1
ARTIKEL SEAWEED
Website : www.rumputlaut.org
Email : seaweed_undip@yahoo.com

pencernaan, menguatkan sistem saraf, dan menyeimbangkan hormon.


Bahan pangan ini juga baik untuk menyehatkan rambut, memperkuat
kuku dan gigi. Di zaman baheula, masyarakat Jepang dan Cina
menggunakan agar-agar yang berasal dari rumput laut untuk obat
sakit perut. Di Amerika, agar-agar dimasukkan ke dalam kelompok zat
laksatif (pencahar). Selain untuk industri makanan, agar-agar juga
digunakan dalam industri farmasi (bahan baku kapsul pembungkus
obat-obatan dan vitamin, campuran obat pencahar dan pasta gigi),
industri kosmetika (bahan baku lipstik, sabun, salep, lotion, dan krim),
serta industri lain. Kandungan gizi: Vitamin, mineral colloidal, iodin,
asam lemak esensial, asam amino, dan berbagai enzim.