P. 1
Dasar Dasar Statistik

Dasar Dasar Statistik

|Views: 2,060|Likes:
Dipublikasikan oleh Surah Zain

More info:

Published by: Surah Zain on Feb 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

DASAR-DASAR STATISTIK

DEFINISI Ilmu ttg pengumpulan data, pengolahan, analisa, penyajian data, penarikan kesimpulan dari masalah kependidikan KEGUNAAN STATISTIKA Sebagai alat Perencanaan Melihat tingkat perkembangan pendidikan Menentukan masalah dan penyebabnya Menentukan prioritas prog. pendidikan Gambaran keadaan pendidikan Menentukan keberhasilan prog. pendidikan Menyebarkan informasi tentang pendidikan CIRI STATISTIKA 1. Selalu bekerja dengan angka data yg berbentuk kata (kualitatif) harus dirubah menjadi angka (proses kuantifikasi) 2. Obyektif 3. Universal (macam2 statistika)

PULTA
Terkait dg : Jenis Sifat Sumber data JENIS DATA Diskrit diperoleh dari menghitung (bil. Bulat, tdk mungkin pecahan) 8 orang pasien, 10 perawat (10,5 perawat ?) Kontinyu kontinum (sambung menyambung) dari hasil mengukur : kg, cm, m2 SIFAT DATA Kuantitatif bentuk angka : 60, 50 dsb Kualitatif keadaan gizi buruk : baik, sedang, kurang SUMBER DATA Internal : dalam institusi Ekternal : luar institusi Statistika deskriptif Statistika deskriptif (deduktif, sederhana) mendeskripsikan data dengan tujuan mudah dimengerti dan mempunyai makna. Mean, standar deviasi, prosentase . Disajikan dalam bentuk tabel maupun diagram.

STATISTIK DESKRIPTIF Tanpa ada maksud memperkirakan, membandingkan, meramalkan, atau pun menggeneralisasikan. STATISTIKA INFERENSIAL (INDUKTIF, LANJUT, MENDALAM) 1. Statistika infrensial : menyimpulkan parameter (populasi), berdasar sampel atau dikenal proses generalisasi. Statistik inferensial : Memperkirakan, membandingkan, meramalkan, atau menggeneralisasikan, Untuk menguji hipotesis Dalam statistika inferensial dibicarakan statistika parametrik dan statistika non parametrik. CARA PENGUMPULAN DATA : 1. Primer 2. Skunder CARA PENGUMPULAN DATA Sensus Sampling sebagian populasi . cara ambil sampel : random dan non random Rutin : jumlah kunj. Harian SKALA PENGUKURAN : data statistik berdasar cara menyusun angkanya Skala nominal, skala ordinal, skala interval, dan skala rasio ( N O I R). SKALA NOMINAL Paling mudah dan sederhana. Ditetapkan bersifat diskrit (saling pilah), Disini tidak dapat dikatakan yang satu lebih tinggi tingkatannya dari yang lain. SKALA ORDINAL (ranking), tingkatan Belum diketahui berapa besar beda nilai-nilai tersebut. Jarak urutan 1 dengan 2 tidak mempunyai makna sama dengan jarak 2 dengan 3. Artinya nomor urutan tidak berarti mempunyai interval yang sama. SKALA INTERVAL Mempunyai ciri skala nominal dan skala ordinal . Kita bisa mengetahui mana yang lebih tinggi namun kita belum tahu kelipatan suatu nilai terhadap nilai yang lain. Skala interval dihasilkan dari pengukuran secara berurutan (kontinyu) yang didalam pengukuran tersebut diasumsikan bahwa terdapat satuan pengukuran yang sama (jarak yang sama). Suhu tubuh merupakan contoh skala interval. suhu benda a 25 0 celsius sedangkan suhu benda b 50 0 celsius. Pada kedua benda tersebut ada perbedaan suhu 25 derajad celsius namun kita tidak bisa mengatakan bahwa benda b panasnya dua kali lipat dari benda a

SKALA RASIO Merupakan tingkat pengukuran yang tertinggi. Skala rasio mempunyai nilai yang paling cermat dan mempunyai kelebihan yang dimiliki oleh tiga jenis skala diatas. Disamping mempunyai nol mutlak skala rasio juga bisa membedakan, mengetahui urutan, mengetahui besar beda dan mengetahui kelipatan antara berbagai nilai. Tetapi data dengan skala ini jarang dijumpai pada penelitian sosial dan lebih sering ditemukan untuk pengukuran fisik. WAKTU PENGAMBILAN SAMPEL Cross section data dikumpulkan suatu waktu ttt Data berkala dari waktu ke waktu data kunjungan perminggu SARAT DATA YANG BAIK Obyektif, sebenarnya Representatif Kesalahan baku kecil Waktu pengambilan data tepat Relevan ddg masalah PENYAJIAN DATA Textuler / tulisan /kata Tabel /daftar baris kolom Diagram / grafik DIAGRAM : Grafik batang Grafik garis Grafik lingkaran Grafik peta/kartogram Grafik lambang/ simbol Grafik pencar/titik/scatter penyajian data dg distr.frekwensi kurang menarik, kurang cepat kurang dapat dimengerti karena : Menjemukan Memperoleh pemahaman deretan angka butuh waktu lama Kurang dapat difahami, KEUNGGULAN GRAFIK: Lebih menarik Lebih cepat memberi gambaran umum suatu masalah Mudah dipahami

KELEMAHAN GRAFIK : Membuat jauh lebih sulit Datanya terbatas Data kurang teliti (misal pecahan , dlm grafik sulit) MASALAH RATA –RATA : Nilai rata2 = measure of central tendency Ukuran nilai pertengahan = measure central value Ukuran posisi pertengahan = measure of cetral position UKURAN RATA2 DAN MACAMNYA Nilai rata 2 hitung (arithmatic mean, mean = m ) Nilai rata 2 pertengahan (median/medium = me, mdn, mn) Modus/mode = mo Nilai rata 2 ukur =geometric mean = gm yg sering sbg ukuran statistik = mean ,median dan modus ANALISA / INTERPRETASI DATA setelah data diolah, dianalisa lalu hasilnya u/ pengamnbilan keputusan. Tujuan analisa : Menget. Komponen yg menonjol / ekstrim Membandingkan komponen dg nilai rasio Membandingkan komponen dg keseluruhan dg prosentase PENARIKAN KESIMPULAN Menjawab hypotesis Pengambilan suatu keputusan TEKSTULER U/menjelaskan prosedur . Hasil penelitian /kesimpulan TABEL Macam : Master tabel /induk (contoh word) data asli, memuat semua informasi, terperinci Teks tabel /khusus mengambil salah satu aspek tabel umum BENTUK TABEL T. Distr. Frekwensi T. Distr. Relatif T. Distr kumulatif Tabel kontingensi SYARAT 2 TABEL Judul tabel, menjawab pertanyaan 3 w (what, where, when) Bagan, tdr : judul kolom (box head) dan stub (judul baris) Foot note (perolehan sumber data)

Tabel distr. Frekwensi Frekwensi = berapa kali suatu angka muncul dlm deretan angka tsb. 60 50 75 60 80 40 60 70 100 75 Angka 60 berfrekwensi 3 70 berfrekwensi 1 75 berfrekwensi 2 dsb……. Tabel distr frekwensi (t. Frekwensi) = alat penyajian data statistik yg berbentuk kolom dan lajur/baris 1. Tabel distr frekwensi u/ data tunggal 2. Tabel distr frekwensi u/ data kelompokan 3. Tabel distr frekwensi kumulatif 4. Tabel distr frekwensi relatif (persentase) T. D. Frekwensi data tunggal (ungrouped data) = tabel statistik, dlm penyajian frekwensinya angkanya tidak dikelompokkan T.d.frek. Data kelompokan pencaran frek. Dari data angka dikelompokkan (group data) T.d.frek. Kumulatif disajikan frek. Yg dihitung terus meningkat, selalu ditambah baik dari bawah atau dari atas. t.d. Frek. Relatif (persentase) frekwensi yg disajikan bukan sebenarnya tetapi bentuk angka persenan Tabel kontingensi data dengan 2 klasifikasi atau dua variabel, yg satu terdiri dari baris, dan yg lain kolom. DATA MAJEMUK Distribusi frekwensi Rata-Rata ( Mean ) Median Modus Kuartil Desil Persentil Simpangan Baku Varian DATA TUNGGAL -

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->