P. 1
KOMPENSASI

KOMPENSASI

|Views: 76|Likes:
Dipublikasikan oleh Husein Febriyanto

More info:

Published by: Husein Febriyanto on Feb 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2011

pdf

text

original

KOMPENSASI

OLEH : 1. HUSEIN FEBRIYANTO 2. NUNGKY DWI SETYANTORO (0832010043) (08320100 )

yang mengatakan: ³Incentives. dan teman adalah kompensasi dari contoh-contohdiatas´ . Memakan makanan. drinking water. and obtainig friends willtend to resotore the balance and reduce the corresponding drivers. dengan demikian pencapaian kompensasi akan menuju kepada perbaikan keseimbangan fisiologis dan psikologis dan akan mengurangi atau menghilangkan gerakan. meminum air. thus attaining an incective will tend to restore physiological and psychological balaance and will reduce or cut off the drive. at the end of the motivation cycle is the incentives defined as anything that will alleviate a need and reduce a drive. dan memperoleh teman akan menuju kepada perbaikan keseimbangan dan mengurangi penyesuaian gerakan. food. makan. Karena itu semestinya pemberian kompensasi kepada pegawai perlu mendapat perhatian khusus dari fihak manajemen instansi agar motivasi para pegawai/ dosen dapat dipertahankan dan kinerja pegawai/ dosen diharapkan akan terus meningkat  Kompensasi merupakan salah satu fungsi yang penting dalam Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Eating food. pada akhir daur motivasi didefinisikan sebagai segala sesuatu yang akan meringankan kebutuhan dan mengurangi gerakan.PENGERTIAN  Kompensasi merupakan salah satu faktor baik secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi tinggi rendahnya kinerja pegawai/ dosen. air. water. hal ini sesuai dengan pendapat Luthans (1992:147). and friens are the incentives in theseexemples´ yang berarti: ³kompensasi.

SISTEM KOMPENSASI      Upah potongan (piecework) Komisi Bonus Bagian laba Bagi produksi .

Kurva kematangan (maturity curve). jika jumlah produksinya melebihi jumlah yang telah ditetapkan. juga diberikan kompensasi karena keberhasilannya melaksanakan tugas. penghasilan riilnya masih dapat ditingkatkan. Bonus. yaitu kompensasi yang diberikan berdasarkan sesuatu rumus yang telah ditetapkan yang dirancang berdasarkan profitabilitas atau keuntungan suatu perusahaan atau organisaasi. yaitu bagi organisasi yang mengerjakan tenaga teknikal dan profesional ilmiah. apabila terjadi penghematan waktu. berdasarkan jumlah unit produksi yang dihasilkan dalam kurun waktu tertentu. 6. Jika kurva tersebut menunjukan bahwa prestasi kerja mereka lebih besar dari prestasi kerja normal diberikan kompensasi tertentu.1. lebih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan ketiga. Bagi laba atau keuntungan. jika produktivitas kelompok mampu melampaui target produksi normal maka diberikan bonus. yaitu imbalan yang diberikan kepada pegawai yang mampu bekerja sedemikian rupa sehingga tingkat produktivitas yang berlaku terlampui. Dengan demikian meskipun golongan pangkat dan gaji yang sudah maksimal. Bonus dibayar secara eksklusif kepada para eksekutif atau kepada semua pegawai. Komisi yaitu imbalan yang diberikan kepada pegawai disamping memperoleh gaji pokok. atau pegawai yang memperoleh penghasilannya semata-mata berupa komisi. yaitu pemberian kompensasi berdasarkan jumlah hasil pekerjaan pegawai yang dinyatakan dalam unit produksi. Apabila ada tenaga kerja profesional yang karena masa kerja dan golongan pangkat serta gaji tidak bisa mencapai pangkat dan penghasilan yang lebih tinggi lagi. 5. yaitu jika pegawai dapat menyelesaikan tugas dalam waktu yang lebih singkat dari waktu yang seharusnya. berdasarkan perhitungan progresif. Upah potongan (pacework). 2. dengan alasan bahwa dengan menghemat waktu. 3. Bagi produksi. Kedua. . yaitu kompensasi yang diberikan kepada produktivitas kelompok. pegawai menerima bonus atas kelebihan jumlah yang dihasilkan. makin besar pula bonus yang diterimanya untuk setiap kelebihan produksi yang dihasilkannya. 4. dibuat suatu kurva prestasi kerja. Ada tiga cara pemberian bonus yaitu: Pertama. yaitu jika pegawai makin lama makin mampu memproduksikan barang dalam jumlah yang semakin besar.

 Tuntutan serikat kerja  Produktivitas  Kebijakan organisasi mengenai upah dan gaji  Peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam suatu daerah atau negara .FAKTOR DALAM MENYUSUN SISTEM KOMPENSASI  Tingkat upah dan gaji yang berlaku diberbagai organisasi yang ada dalam satu wilayah tertentu.

dan pemenuhan kebutuhan yang dinikmatinya semakin banyak pula. dan tingkat pemenuhan kebutuhan yang dinikmati oleh karyawan bersama keluarganya. .135). kompensasi merupakan faktor utama dalam kepegawaian. yaitu dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya dan menjadi keamanan ekonomi rumah tangganya. ³Kompensasi atau balas jasa umumnya bertujuan untuk kepentingan perusahaan dan karyawan (Hasibuan.  Menurut Handoko ³Pemberian kompensasi untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan (Handoko. 2002. tingkat jabatan. 2003. Besarnya kompensasi yang diterima karyawan mencerminkan jabatan. Apabila kompensasi yang diterima karyawan semakin besar. Tingkat besar-kecilnya kompensasi sangat berkaitan dengan tingkat pendidikan. dan masa kerja karyawan. Sedangkan kepentingan karyawan atas kompensasi yang diterima. Dengan demikian kepuasan kerja karyawan semakin baik dan hasil kerja pun akan baik.155). p. statusnya semakin baik. p.´ Adanya kompensasi yang memadai dapat membuat karyawan termotivasi untuk bekerja dengan baik. berarti jabatannya semakin tinggi. Kebijakan sumber daya manusia banyak berhubungan dengan pertimbangan untuk menentukan kompensasi karyawan.´ Kepentingan perusahaan dengan pemberian kompensasi yaitu memperoleh imbalan prestasi kerja yang lebih besar dari karyawan. Bagi perusahaan. status. mencapai prestasi seperti yang diharapkan perusahaan.  Sedangkan menurut Hasibuan. dan dapat meningkatkan tingkat kepuasan karyawan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->