BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Masalah
Konflik Palestina-Israel ini berawal dari sengketa tanah yang melibatkan antara Israel dan Palestina. Penduduk Israel sebagaian besar menganut agama Yahudi, sebagian dari mereka adalah pendatang dari Diaspora bangsa yahudi di seluruh dunia. Sedangkan penduduk Palestina merupakan penduduk yang beragama Islam dan Kristen dan mayoritas bermukim berabad-abad di Palestina. Hal ini terjadi karena banyaknya perlakuan yang tidak adil dialami oleh bangsa Yahudi di Eropa pasca Revolusi Peracis, maka muncullah gagasan Theodore Herz melalui bukunya ”Der Yuden Staff” yang terbit untuk membentuk gerakan-gerakan kaum Yahudi ”kembali ke Bukit Zion” (Zionisme). Buku ini mendapat dukungan dari masyarakat Yahudi yang tersebar di Manca Negara, sehingga Herz berhasil mengadakan Kongres Yahudi Internasional di Basel Swiss pada tahun 1897 dengan terbentuknya World Zionist Organization (WZO) dengan tepilihnya Herz sebagai ketua pertama WZO. Setelah Herz meninggal pada tahun 1904 WZO dipimpin oleh Chaim Weizman seorang ahli kimia di London, sehingga ia memiliki hubungan dengan pihak kerajaan. Ketika Perang dunia I, WZO bersedia membantu kerajaan, asalkan setelah perang usai Pemerintah Inggris dapat membantu pengembalian orang-orang Yahudi ke Palestina, sebagai hasil dari pertemuan tersebut keluarnlah ”Balfour Declaration” pada tanggal 2 Nofember 1917. isi pokok Deklarasi ini antara lain menyatakan pengakuan Pemerintah Inggris akan eksistensi bangsa Yahudi di Dunia serta persetujuan berdirinya negara Israel sebagai suatu ”National Home” di Palestina dan Pemerintah Inggris akan memberikan segala sarana yang diperlukan bagi tercapainya tujuan tersebut. Sejak dikeluarkannya Deklarasi Balfour di atas, para pemuka masyarakat Palestina sudah mencapaikan protesnya kepada pemerintah Inggris di London dan meminta Raja Inggris juga mengizinkan warga Palestina membentuk pemerintahan sendiri, akan tetapi tidak sampai
1

menjadi deklarasi sendiri seperti deklarasi Balfour. Sehingga sebagai akibatnya hanya bangsa Yahudilah yang berani memproklamirkan berdirinya negara Israel pada tanggal 14 Mei 1948. Sebenarnya sejak tahun 1947 PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa telah melakukan pembagian wilayah negara Palestina dan Israel, akan tetapi pola pembagiaan itu ditolak oleh kedua belah pihak, yang masing-masing tetap mengklaim seluruh wilayah Palestina untuk mereka. Dilain pihak, warga Palestina baru mulai membentuk organisasi perlawanan Al-Fatah yang dipimpin oleh Nasser Arafat pada tahun 1957, yang kemudian bergabung dengan organisasi Palestina yang diprakarsai oleh Presiden Mesir Gamal Abdeln Nasser, Palestine Liberation Organization (PLO) pada tahun 1964 yang dipimpin oleh Khoduri, Invansi besar-besaran yang dilakukan oleh Israel pada tahun 1967 dengan menduduki Tepi Barat Yordan, Dataran Tinggi Golan, Jalur Gaza dan Gurun Sinai telah menyebabkan baban PLO san negara-negara Arab lainnya semakin bertambah, sehingga konflik Arab – Israel telah semakin meningkat pula. Semakin meningkatnya konflik yang terjadi antara palestina – Israel semakin juga dibutuhkannya peran PBB dalam upaya penyelesaian konflik ini. Upaya-upaya pbb dalam penyelesaian konflik menjadi sebuah harapan internasional dan menjadi tantangan kinerja PBB kedepan dalam upaya perdamaian Timur tengah.

1.2 Rumusan Masalah
2

3 .penulis menggunakan metode pustaka dari buku-buku serta mengumpulkan data dari internet.3 Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini selain untuk memenuhi tugas sejarah kelas XII Semester 2 juga untuk mengetahui penyebab konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel yang sampai saat ini masih belum menemukan titik terang dalam penyelesaian di antara kedua belah pihak.4 Metode Penulisan Adapun makalah ini.Serta untuk mengetahui perkembangan konflik Palestina-Israel. 1.• • • • Apa penyebab konflik antara Palestina dan Israel? Bagaimana sejarah konflik antara Palestina dengan Israel? Penyebab lambannya penyelesaian konflik di antara kedua belah pihak? Bagaimana sikap PBB dalam menangani konflik berkepanjangan di antara kedua belah pihak? • Bagaimana kondisi pada saat ini? 1.

5 Sistematika Penulisan Adapun makalah ini di susun dengan sistematika sebagai berikut: HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Masalah 1.1 Sejarah Konflik Palestina-Israel 2.2 Penyebab Lambannya Penyelesaian Konflik 2.2 Saran DAFTAR PUSTAKA BAB II 4 .3 Tujuan Penulisan 1.1.2 Rumusan Masalah 1.5 Sistematika BAB II PEMBAHASAN 2.3 Perkembangan Konflik Palestina-Israel BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.4 Metode Penulisan 1.

1 Sejarah Konflik Palestina-Israel pAda pun sejarah awal dari konflik Palestina-Israel yaitu di mulai pada: • Pada tahun 500 – 1700 M Kebangkitan pemikiran di Eropa. yakni Gold. Tapi akhirnya mereka didorong oleh semangat kolonialisme dan imperialisme. Wilayah itu secara resmi masih di bawah Khilafah. • Tahun 1831 5 . Tahun 1683 M kepungan diulang.PEMBAHASAN 2. Mereka mencari jalur perdagangan alternatif ke India dan Cina. munculnya sekularisme (pemisahan agama/ gereja dengan negara). Mulainya kemajuan teknologi moderen di Eropa. Glory artinya mencari kemasyuran di atas bangsa lain dan Gospel (Injil) artinya menyebarkan agama Kristen ke penjuru dunia. • Tahun 1529 Tentara khilafah berusaha menghentikan arus kolonialisme/ imperialisme serta membalas reconquista langsung ke jantung Eropa dengan mengepung Wina. Glory dan Gospel. Abad penjelajahan samudera dimulai. Gold berarti mencari kekayaan di tanah jajahan. • Tahun 1798 Napoleon berpendapat bahwa bangsa Yahudi bisa diperalat bagi tujuan-tujuan Perancis di Timur Tengah. dan gagal lagi. nasionalisme dan kapitalisme. tanpa melalui daerah-daerah Islam. Kegagalan ini terutama karena tentara Islam terlalu yakin pada jumlah dan perlengkapannya. namun gagal.

Untuk mendukung strategi “devide et impera” Perancis mendukung gerakan nasionalisme Arab.700 dan pada tahun 1964 sudah hampir 3 juta orang. Ini adalah pertama kalinya sekolah berkurikulum asing di wilayah Khilafah. simpati dan kemanusiaan bagi penderitaan Yahudi di Eropa saat itu. Sayang saat itu khilafah sudah “sakit-sakitan” (dijuluki 6 . Pada tahun 1948 jumlahnya menjadi 716. dan lalu mendirikan sekolah Yahudi pertama di sana . Sponsornya adalah milyuder Yahudi di Inggris. • Tahun 1835 Sekelompok Yahudi membeli tanah di Palestina. Khilafah mulai lemah dirongrong oleh semangat nasionalisme yang menular begitu cepat di tanah Arab. Sir Moshe Monteveury. Pada masa itu jumlah Yahudi di Palestina baru sekitar 12. • Tahun 1882 Imigrasi besar-besaran orang Yahudi ke Palestina yang berselubung agama.000 orang. anggota Free Masonry. yakni Muhammad Ali di Mesir dan Pasya Basyir di Libanon. • Tahun 1849 Kampanye mendorong imigrasi orang Yahudi ke Palestina. menuntut dilarangnya imigrasi besar-besaran ras Yahudi ke Palestina. • Tahun 1891 Para penduduk Palestina mengirim petisi ke Khalifah. • Tahun 1838 Inggris membuka konsulat di Yerusalem yang merupakan perwakilan Eropa pertama di Palestina.

Herzl berkata. Sebelumnya Inggris hampir menjanjikan tanah protektorat Uganda atau di Amerika Latin ! Di kongres itu. Inggris mendapat control atas Palestina. Perancis. Pergerakan ini mengenang kembali bahwa nasib umat Yahudi hanya bisa diselesaikan di tangan umat Yahudi sendiri. sebelum selesai. dan jalur kereta tersebut dihancurkan. walau Sultan Abdul Hamid sempat membuat terobosan dengan memodernisir infrastruktur. Rusia) dibuat saat meletusnya Perang Dunia (PD) I. Lord Rothschild.“the sick man at Bosporus ). Yahudi Jerman berkomplot dengan Sekutu untuk tujuan mereka sendiri (memiliki pengaruh atau kekuasaan yang lebih besar). termasuk memasang jalur kereta api dari Damaskus ke Madinah via Palestina! Sayang. bahwa Inggris akan memperkokoh 7 . Sultan Abdul Hamid dipecat oleh Syaikhul Islam (Hakim Agung) yang telah dipegaruhi oleh Inggris. • Tahun 1917 Menlu Inggris keturunan Yahudi. Dekadensi pemikiran meluas. dalam deklarasi Balfour memberitahu pemimpin Zionis Inggris. bahwa umat Yahudi tidaklah sekedar umat beragama. • Tahun 1916 Perjanjian rahasia Sykes – Picot oleh sekutu (Inggris. Di depan kongres. Zionisme adalah jawaban bagi “diskriminasi dan penindasan” atas umat Yahudi yang telah berlangsung ratusan tahun. Di PD I ini. untuk mencengkeram wilayah-wilayah Arab dan Khalifah Utsmaniyah dan membagi-bagi di antara mereka. Peserta kongres I Zionis mengeluarkan resolusi. Dalam resolusi itu. Herzl menyebut. Arthur James Balfour. “Dalam 50 tahun akan ada negara Yahudi !” Apa yang direncanakan Herzl menjadi kenyataan pada tahun 1948. Perang Dunia I meletus. namun adalah bangsa dengan tekad bulat untuk hidup secara berbangsa dan bernegara. kaum zionis menuntut tanah air bagi umat Yahudi – walaupun secara rahasia – pada “tanah yang bersejarah bagi mereka”. • Tahun 1897 Theodore Herzl menggelar kongres Zionis sedunia di Basel Swiss. PD I berakhir dengan kemenangan sekutu.

namun setelah PD II Yahudi lebih berhasil menjual ceritanya karena menguasai banyak surat kabar atau kantor-kantor berita di dunia. 8 .” Kondisi Palestina pun memanas. Ratusan ribu keturunan Yahudi dikirim ke kamp konsentrasi atau lari ke luar negeri (terutama ke AS). Lima tahun kemudian Liga Bangsa-bangsa (cikal bakal PBB) memberi mandat kepada Inggris untuk menguasai Palestina. Palestina Refugees menjadi tema dunia.hingga jutaan dari mereka terpaksa mengungsi ke Libanon. Timbullah perang antara Israel dan negara-negara Arab tetangganya. • Tahun 1938 Nazi Jerman menganggap bahwa pengkhianatan Yahudi Jerman adalah biang keladi kekalahan mereka pada PD I yang telah menghancurkan ekonomi Jerman. Sebenarnya ada etnis lain serta kaum intelektual yang berbeda politik dengan Nazi yang bernasib sama. jika mereka ingin jadi mayoritas. para pemukim Yahudi memproklamirkan kemerdekaan negara Israel . • Tahun 1944 Partai buruh Inggris yang sedang berkuasa secara terbuka memaparkan politik “membiarkan orang-orang Yahudi terus masuk ke Palestina. Namun mereka menolak eksistensi Palestina dan menganggap mereka telah memajukan areal yang semula kosong dan terbelakang. Syria .pemukiman Yahudi di Palestina dalam membantu pembentukan tanah air Yahudi. • Tahun 1947 PBB merekomendasikan pemecahan Palestina menjadi dua negara: Arab dan Israel . Masuknya mereka akan mendorong keluarnya pribumi Arab dari sana . Maka mereka perlu “penyelesaian terakhir” (endivsung). Mereka melakukan agresi bersenjata terhadap rakyat Palestina yang masih lemah. Mesir dan lain-lain. • Tanggal 14 Mei 1948 Sehari sebelum habisnya perwalian Inggris di Palestina. Yordania .

Yordania dan Syria selama 6 hari dengan dalih pencegahan. dataran tinggi Golan (Syria). • Tanggal 29 Oktober1956 Israel dibantu Inggris dan Perancis menyerang Sinai untuk menguasai terusan Suez . Tepi Barat 9 . militer di Yordania menawarkan baiat ke Hizbut Tahri (salah satu harakah Islam) untuk mendirikan kembali Khilafah. • Tanggal 2 Desember1948 Protes keras Liga Arab atas tindakan AS dan sekutunya berupa dorongan dan fasilitas yang mereka berikan bagi imigrasi zionis ke Palestina. namun karena Raja Farouk yang korup dari Mesir takut bahwa di dalam negeri IM bisa melakukan kudeta. Israel berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir). Ikhwanul Muslimin (IM) di bawah Hasan Al-Banna mengirim 10. Pada waktu itu.000 mujahidin untuk berjihad melawan Israel . karena melihat rakyat belum siap. Namun Hizbut Tahrir menolak.Namun karena para pemimpin Arab sebenarnya ada di bawah pengaruh Inggris maka Israel mudah merebut daerah Arab Palestina yang telah ditetapkan PBB. • Tahun 1964 Para pemimpin Arab membentuk PLO (Palestine Liberation Organization) . Dengan ini secara resmi. dan tidak lagi urusan umat Islam. Masalah Palestina direduksi menjadi persoalan nasional bangsa Palestina. Pada kurun waktu ini. • Tahun 1967 Israel menyerang Mesir. akibatnya tokohtokoh IM dipenjara atau dihukum mati. Usaha ini kandas bukan karena mereka dikalahkan Israel. nasib Palestina diserahkan ke pundak bangsa Arab-Palestina sendiri.

• Tahun 1969 Yasser Arafat dari faksi Al-Fatah terpilih sebagai ketua Komite Eksekutif PLO dengan markas di Yordania. • Pada Nopember 1967 Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi Nomor 242. karena dia Cuma siap untuk melawan Israel . Pertempuran ini dikenal dengan Perang Oktober. untuk perintah penarikan mundur Israel dari wilayah yang direbutnya dalam perang 6 hari. Karena ekonomi Yordania sangat tergantung dari AS. dan Yordania pun dikucilkan. Arab membalas kekalahan itu dengan menutup keran minyak. • Tanggal 6 Oktober 1973 Mesir dan Syria menyerang pasukan Israel di Sinai dan dataran tinggi Golan pada hari puasanya Yahudi Yom Kippur. Israel dengan mudah menghancurkan angkatan udara musuhnya karena dibantu informasi dari CIA (Central Intelligence Agency = Badan Intelijen Pusat milik USA ). karena Menteri Pertahanan Mesir ikut terbang dan memerintahkan untuk tidak melakukan tembakan selama dia ada di udara. Presiden Mesir Anwar Sadat terpaksa berkompromi. Akibatnya harga minyak melonjak pesat.dan Yerussalem (Yordania). • Tahun 1970 Berbagai pembajakan pesawat sebagai publikasi perjuangan rakyat Palestina membuat PLO dikecam oleh opini dunia. • Tanggal 22 Oktober 1973 10 . namun tidak siap berhadapan dengan AS. pengakuan semua negara di kawasan itu. Dan akhirnya PLO pindah ke Libanon. kalau Israel tidak tiba-tiba dibantu oleh AS. Sementara itu angkatan udara Mesir ragu membalas serangan Israel. Mesir dan Syria hampir menang. maka akhirnya Raja Husein mengusir markas PLO dari Yordania. dan penyelesaian secara adil masalah pengungsi Palestina.

belakangan Anwar Sadat dibunuh pada tahun 1982. namun Israel tetap menolak perundingan dengan PLO dan PLO menolak otonomi.Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi Nomor 338. bahkan selalu memveto resolusi PBB yang tidak menguntungkan pihak Israel . demikian juga otonomi versi lainnya. • Tahun 1977 Pertimbangan ekonomi (perang telah memboroskan kas negara) membuat Anwar Sadat pergi ke Israel tanpa konsultasi dengan Liga Arab. dan Tunis 11 . Libya. untuk gencatan senjata. pelaksanaan resolusi Nomor 242 dan perundingan damai di Timur Tengah. Ia menawarkan perdamaian. jika Israel mengembalikan seluruh Sinai. Dan AS sebagai pemrakarsanya juga tidak merasa wajib memberi sanksi. otonomi versi Camp David ini tidak pernah diwujudkan. • Tahun 1982 Israel menyerang Libanon dan membantai ratusan pengungsi Palestina di Sabra dan Shatila. • Pada September 1978 Mesir dan Israel menandatangani perjanjian Camp David yang diprakarsai AS. • Tahun 1980 Israel secara sepihak menyatakan bahwa mulai musim panas 1980 kota Yerussalem yang didudukinya itu resmi sebagai ibukota. Karena langkah politiknya ini. Negara-negara Arab merasa dikhianati. Sadat dan PM Israel Menachem Begin dianugerahi Nobel Perdamaian 1979. Pelanggaran terhadap batas-batas internasional ini tidak berhasil dibawa ke forum PBB karena – lagi-lagi – veto dari AS. Terakhir Israel juga melakukan serangkaian pemboman atas instalasi militer dan sipil di Iraq. Perjanjian itu menjanjikan otonomi terbatas kepada rakyat Palestina di wilayah-wilayah pendudukan Israel . Belakangan.

• Tanggal 15 Nopember1988 Diumumkan berdirinya negara Palestina di Aljiria.Aljazair. ibu kota. Namun negara negara Arab ( Saudi Arabia .Yasser Arafat. Dewan Nasional Palestina. Yitzak Rabin dan Shimon Peres mendapat Nobel Perdamaian atas usahanya tersebut. yang identik dengan Parlemen Palestina beranggotakan 500 orang. Dengan ini maka sebenarnya PLO dijadikan perpanjangan tangan Yahudi. Mesir.• Tahun 1987 Intifadhah. PLO harus mengatasi segala aksi-aksi anti Israel. Motto Israel adalah “land for peace” (tanah untuk perdamaian). Setelah kekuasaan di daerah pendudukan dialihkan ke PLO. 12 . perlawanan dengan batu oleh orang-orang Palestina yang tinggal di daerah pendudukan terhadap tentara Israel mulai meledak. Setelah Yasser Arafat mangkat kursi presiden diduduki oleh Mahmud Abbas. suatu harakah Islam yang memulai aktivitasnya dengan pendidikan dan sosial. Dengan bentuk negara Republik Parlementer. Mufti Mesir dan Saudi mengeluarkan “fatwa” untuk mendukung perdamaian. • Pada Desember 1988 AS membenarkan pembukaan dialog dengan PLO setelah Arafat secara tidak langsung mengakui eksistensi Israel dengan menuntut realisasi resolusi PBB Nomor 242 pada waktu memproklamirkan Republik Palestina di pengasingan di Tunis. Emirat dan Yordania) menyambut baik perjanjian itu. • Pada September1993 PLO – Israel saling mengakui eksistensi masing-masing dan Israel berjanji memberikan hak otonomi kepada PLO di daerah pendudukan. Intifadhah ini diprakarsai oleh HAMAS. Ditetapkan bahwa Yerussalem Timur sebagai ibukota negara dengan Presiden pertamanya adalah Yasser Arafat. Pengakuan itu dikecam keras oleh pihak ultra-kanan Israel maupun kelompok di Palestina yang tidak setuju. maka sesuai perjanjian dengan Israel .

Sementara itu Uni Eropa (terutama Inggris dan Perancis) juga mencoba “aktif” menjadi penengah. di Hebron. pernah mendapat latihan dan melakukan wajib militer. Mereka juga tidak rela kalau AS “jalan sendiri” tanpa bicara dengann Eropa. dan Arab Palestina tidak diganggu (bisa hidup damai). seorang Yahudi fanatik membantai puluhan Muslim yang sedang shalat subuh. agar Palestina tetap sekedar daerah otonom di dalam Israel . laki-laki maupun wanita. maka Bill Clinton harus memakai agen-agennya di negara-negara Arab untuk “mengingatkan” si “anak emasnya” ini.• Tahun 1995 Rabin dibunuh oleh Yigar Amir. Gerakan Palestina yang menuntut kemerdekaan total menteror ke tengah masyarakat Israel dengan bom “bunuh diri”. Mufti Mesir malah kini memfatwakan jihad terhadap Israel . Ia menolak adanya negara Palestina. Netanyahu mengulur-ulur waktu pelaksanaan perjanjian perdamaian. Maka sikap negara-negara Arab tiba-tiba kembali memusuhi Israel . AS tidak senang bahwa Israel jalan sendiri di luar garis yang ditetapkannya. menggagalkan usaha perdamaian yang tidak adil itu. Targetnya. yang berarti kemenangan Yahudi yang anti perdamaian. Namun karena lobby Yahudi di AS terlalu kuat.” • Pada tahun 1996 Pemilu di Israel dimenangkan secara tipis oleh Netanyahu dari partai kanan. Sebenarnya “land for peace” diartikan Israel sebagai “ Israel dapat tanah. yang sebenarnya juga hanya untuk kepentingan masing-masing dalam rangka menanamkan pengaruhnya di wilayah itu. Sebelumnya. seorang Yahudi fanatik. Hampir tiap orang dewasa di Israel. bila perlu perluasan hingga ke Syria dan Yordania) untuk sama sekali membuat perjanjian baru. • Kesepakatan Damai Oslo antara Palestina dan Israel 1993 13 . Ia bahkan ingin menunggu/menciptaka n kontelasi baru (pemukiman Yahudi di daerah pendudukan.

Kerusuhan terowongan Al-Aqsa. dari Fatah.Perjanjian Wye River Oktober 1998 berisi penarikan Israel dan dilepaskannya tahanan politik dan kesediaan Palestina untuk menerapkan butir-butir perjanjian Oslo. Arafat "mengakui hak Negara Israel untuk eksis secara aman dan damai". • 2000-sekarang: Intifada al-Aqsa Maret 2000. Tepi Barat.9 Januari 2005 Mahmud Abbas. Israel dan PLO bersepakat untuk saling mengakui kedaulatan masing-masing. Rabin bersedia menarik pasukannya dari Tepi Barat dan Jalur Gaza serta memberi Arafat kesempatan menjalankan sebuah lembaga semiotonom yang bisa "memerintah" di kedua wilayah itu.13 September 1993. termasuk soal penjualan senjata ilegal. • Kerusuhan terowongan Al-Aqsa September 1996.Juli 2004 Mahkamah Internasional menetapkan pembangunan batas pertahanan menyalahi hukum internasional dan Israel harus merobohkannya.Agustus 2005 14 . Ia berjanji mempercepat proses perdamaian. Kunjungan pemimpin oposisi Israel Ariel Sharon ke Masjidil Aqsa memicu kerusuhan. Masjidil Aqsa dianggap sebagai salah satu tempat suci umat Islam. Pertempuran berlangsung beberapa hari dan menelan korban jiwa. terpilih sebagai Presiden Otoritas Palestina.28 September 1995. Pada Agustus 1993. Hasilnya adalah Kesepakatan Oslo.Maret-April 2002 Israel membangun Tembok Pertahanan di Tepi Barat dan diiringi rangkaian serangan bunuh diri Palestina. Abbas mengulur jadwal pemilu karena khawatir Hamas akan menang. yang justru membahayakan fondasi masjid bersejarah itu. Intifadah gelombang kedua pun dimulai. Implementasi Perjanjian Oslo. KTT Camp David 2000 antara Palestina dan Israel. Pemimpin partai Buruh Ehud Barak terpilih sebagai perdana menteri. Israel sengaja membuka terowongan menuju Masjidil Aqsa untuk memikat para turis. Ia menggantikan Yasser Arafat yang wafat pada 11 November 2004Juni 2005 Mahmud Abbas dan Ariel Sharon bertemu di Yerusalem. Otoritas Palestina segera berdiri. Arafat duduk semeja dengan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin.19 Mei 1999. 18 Januari 1997 Israel bersedia menarik pasukannya dari Hebron.

• Serangan Israel ke Gaza dimulai 26 Desember 2008. berhubung isreal lebih siap maka mereka lebih dahulu memproklamirkan negara.Januari 2006 Hamas memenangkan kursi Dewan Legislatif. (menurut sejarah mereka keluar dari tanah israel setelah perang salib karena dituduh pro-kristen oleh tentara islam. inggris secara sukarela mundur dari negara dan memberikan siapa saja untuk mengklaimnya. Sebaliknya orang-orang palestina yang telah tinggal dan besar disana tidak mau terima mejadi bagian negara Yahudi (dalam literatur doktrin Islam pemimpin negara harus seorang Muslim). Dunia menuding Hamas tak berhasil mengendalikan tindak kekerasan. November 2008 Hamas batal ikut serta dalam pertemuan unifikasi Palestina yang diadakan di Kairo. strategis . Secara singkat konflik ini dimulai setelah perang dunia kedua. Serangan roket kecil berjatuhan di wilayah Israel. Sehingga bangsa Israel kemudian melihat orang palestina sebagai ancaman 15 . Mesir. tanah itu adalah milik israel). negara-negara barat setuju dan mendukung(alasannya karena sebelum orang palestina tinggal disana. PM Palestina Ismail Haniyeh berkeras pihaknya tak akan tunduk.Januari-Juli 2008 Ketegangan meningkat di Gaza. Dibalik semua intrik politik dan keuntungan dan kerugian politik. menyudahi dominasi Fatah selama 40 tahun. sebaliknya negara-negara arab berargumen bahwa adalah karena jerman yang melakukan genosida maka tanah jermanlah yang harus disisihkan untuk dijadikan negara yahudi. Korban dari warga sipil berjatuhan. yang dilanjutkan dengan serangan udara ke pusat-pusat operasi Hamas. dll. karena secara leluhur mereka memilikinya tapi juga secara religius beberapa tempat keagamaan Yahudi ada disana. Israel melancarkan Operasi Oferet Yetsuka.Mei 2010 Israel mem-blokede seluruh jalur bantuan menuju palestina30 Mei 2010 Tentara Israel Menembaki kapal bantuan Mavi Marmara yang membawa ratusan Relawan dan belasan ton bantuan untuk palestina. Meskipun tidak secara terbuka. ketika masyarakat israel (yahudi) berpikir untuk memiliki negara sendiri. Israel memutus suplai listrik dan gas.Israel hengkang dari permukiman Gaza dan empat wilayah permukiman di Tepi Barat. pilihan letak negara itu tentu saja adalah tanah leluhur mereka yang pada saat itu merupakan tanah jajahan inggris. Pikiran berbentuk zionisme yang didorong oleh genosida oleh NAZI pada perang dunia kedua. yang kemudian ditinggali oleh orang-orang filistin atau palestine).

yang sebenarnya adalah urusan antara dua negara/bangsa menjadi konflik antara agama (Yahudi vs.2 Penyebab Lambannya Penyelesaian Konflik. Perbedaan yang menonjol dan prinsip berupa pengakuan akan keberadaan kedua negara dan bangsa tersebut di mata mereka sendiri khususnya. Setelah mengalami proses yang panjang akhirnya Majelis Umum PBB mengeluarkan Resolusi No. yakni: 1. begitu juga dengan bangsa palestina yang menganggap Israel sebagai penjajah baru. Kedudukan kota Jerusalem dengan mesjid Alaqsanya sebagai tempat ibadah dan bersejarah bagi kedua bangsa yang secara umum berbeda agama tersebut. Hasilnya bisa ditebak. Jadi. Inggris. 2. Islam) belum lagi stabilitas kawasan timur tengah dan ikut campur Amerika dengan kebijakan minyak mereka. 181 (II) pada 29 November 16 . sebenarnya masalah dasarnya tidak ada hubungannya dengan orang palestina itu beragama Islam atau orang israel itu beragama Yahudi. 2.Israel Pendudukan Israel di Palestina Awal dari Konflik Berkepanjangan setelah Kekaisaran Turki runtuh. tapi masalahnya adalah tanah dan kekuasaan. tidak mampu mengendalikan bentrokan yang terjadi antara bangsa Arab Palestina yang terdesak dengan imigran Yahudi yang semakin membanjir. Ada dua penyebab terkatung-katungnya penyelesaian konflik antara Palestina dan Israel. perang dan konflik yang telah berbelit-belit. 2. sebagai pemegang mandat Palestina sejak tahun 1922.3 Perkembangan Konflik Palestina. dan di mata negara-negara lain di dunia termasuk Amerika Serikat yang sampai saat ini masih berpihak kepada pemerintah Israel. Palestina dikategorikan sebagai daerah mandat LBB dan kemudian diteruskan PBB sebagai bagian dari trusteeship (perwalian).dalam negeri.

Beberapa jam kemudian Presiden Truman mengakui secara de facto negara baru ini atas nama AS. Proklamasi kemerdekaan Israel tepat sehari setelah berakhirnya mandat Inggris di Palestina yaitu pada tanggal 14 Mei 1948 yang kemudian diperingati oleh bangsa Palestina sebagai Hari Nakbah (hari bencana). Beisa. Dengan kemerdekaan itu. Irak dan Mesir. milisi bersenjata Yahudi menggunakan momentum hengkangnya pemerintah protektorat Inggris dari wilayah Palestina dengan merampas sebanyak mungkin wilayah dan mengusir penduduk asli Palestina. Negara Arab. Hebron. Secara signifikan. Dalam periode 1947-1948 yang mengakibatkan kelahiran Israel. Arab (dalam hal ini Mesir. Ramleh. Negara Yahudi. Apa yang dilakukan Israel pada Perang 1948 adalah suatu bentuk ekspansionisme. Irgun dan Lehi atau Stenr Gang yang melakukan kerusakan dan pembunuhan bangsa Palestina tanpa membedakan prajurit atau rakyat sipil. Di bawah pengawasan PBB.1947 yang kemudian dikenal sebagai UN Partition Plan yang isinya menyetujui rencana membagi Palestina menjadi tiga bagian. cita-cita orang Yahudi yang tersebar di berbagai belahan dunia untuk mendirikan negara sendiri. dilancarkan terutama oleh kaum Zionis melalui anggota-anggota dua kelompok utamanya. Trasnjordania dan Suriah) dan Israel menyepakati serangkaian gencatan senjata (Januari-Juli 1949) yang pada dasarnya mempertahankan kedudukan teritorial yang dihasilkan 17 . Jenin. dengan wilayah Safad. merupakan puncak tercapainya cita-cita Kongres Zionis pada tahun 1897. 1. Nazareth. Transjordania. Jerusalem dan Bethlehem sebagai wilayah di bawah pengawasan internasional Keputusan PBB ini diterima Yahudi namun ditolak Arab Palestina yang menganggap pembagian tersebut tidak adil dan melawan kehendak mayoritas penduduk asli Palestina. Libanon. telah tercapai. Mulai hari itu. Tulkarm. Tiberias. Nablus. Sahara Negeb dan Jaffa 3. Perang yang dimulai sesaat setelah proklamasi kemerdekaan Israel ini melibatkan negara-negara Arab di sekitar Palestina dengan masuknya tentara Arab dari Suriah. Haifa. dengan wilayah Acre. Situasi kacau balau di Palestina saat itu memicu meletusnya perang Arab-Israel pertama. Ramallah. Jalur Gaza dan kota pelabuhan Jaffa 2. terorisme marak di Palestina. Deklarasi Kemerdekaan Israel tidak menyebutkan adanya perbatasan dan negara Yahudi tidak pernah secara terbuka menyatakan batas-batasnya. Libanon.

sungai Yordan dan Jerusamel Timur dari Yordania. dll. Keamanan Israel. barat dan selatan Palestina. tujuan. Jalur Gaza. Keamanan Palestina. dengan berbagai tingkat intensitasnya dan konflik gagasan. berdampingan dengan trasnjordania. Selama ini telah terjadi konflik yang penuh kekerasan. anti kekerasan yang aktif. dan Yerusalem Timur yang mencakup wilayah-wilayah dari Negara Palestina yang diusulkan. Jalur Gaza dan Semenanjung Sinai dari Mesir (namun pada tahun 1982 Sinai dikembalikan) Sejak Persetujuan Oslo. Perang ini secara de facto memperluas teritorial Israel yang sekarang meliputi bagian utara. Hal ini terbukti ketika meletusnya Perang Enam Hari pada tahun 1967 di mana Israel berupaya merebut Dataran Tinggi Golan dari Siria. Masalah pengungsi muncul sebagai akibat dari perang Arab-Israel 1948. Bangsa Palestina sendiri hanya tinggal memiliki bagian tengah dan timur. dan Yerusalem Timur muncul sebagai akibat dari Perang Enam Hari pada 1967. dan prinsip-prinsip yang berada di balik semuanya. pada berbagai kesempatan. Perang Arab-Israel 1948 ini membawa perubahan besar pada situasi politik di Timur Tengah yang berpengaruh pada perkembangan konflik Palestina-Israel selanjutnya. Pada kedua belah pihak. Jalur Gaza. Pemerintah Israel dan Otoritas Nasional Palestina secara resmi telah bertekad untuk akhirnya tiba pada solusi dua negara.perubahan itu adalah Israel memperoleh kemenangan yang kemudian menjadikannya lebih berambisi untuk terus memperluas daerah teritorial. Masalah Tepi • • • • Barat. Ini berarti bahwa tiga perempat wilayah Palestina jatuh ke tangan Israel. Masalah-masalah utama yang tidak terpecahkan di antara kedua pemerintah ini adalah: • Status dan masa depan Tepi Barat. Ada pula orang-orang yang bersimpati dengan 18 . namun dengan koridor Yahudi yang lebar antara Tel Aviv dan Jerusalem. Nasib para pengungsi Palestina. Hakikat masa depan negara Palestina. telah muncul kelompok-kelompok yang berbeda pendapat dalam berbagai tingkatannya tentang penganjuran atau penggunaan taktiktaktik kekerasan.melalui perang. dan Jalur Gaza sepanjang Mediterania.

Israel juga telah menerima peta itu namun dengan 14 "reservasi". pemerintah Israel menyatakan bahwa rencananya adalah mengizinkan bangsa Palestina untuk membangun sebuah tanah air dengan campur tangan Israel yang minimal. apabila pemisahan diri itu terjadi. tidak akan ada dasar untuk mengklaim bahwa Jalur Gaza adalah wilayah pendudukan.. walaupun itu tidak berarti mereka merangkul taktik-taktik yang telah digunakan demi tujuan-tujuan itu. Sebuah usul perdamaian saat ini adalah Peta menuju perdamaian yang diajukan oleh Empat Serangkai Uni Eropa. Banyak orang Israel. Hal yang sama dapat digunakan tentang berbagai partai politik Israel.. namun akan "mengawasi dan mengawal kantong-kantong eksternal di darat. Secara khusus muncul keprihatinan terhadap kelompok-kelompok militan Palestina seperti 19 . Penghalang Tepi Barat Israel] dan mempertahankan situasi di Tepi Barat seperti adanya sekarang ini" Dengan rencana pemisahan diri sepihak. dan 4 pemumikan di Tepi Barat). akibat satu-satunya ialah bahwa Israel "akan diizinkan untuk menyelesaikan tembok [artinya. dan akan terus melakukan kegiatan militer di wilayah laut dari Jalur Gaza. Menurut rencana yang diajukan kepada AS." Pemerintah Israel berpendapat bahwa "akibatnya. Israel menyatakan bahwa ia akan menyingkirkan seluruh "kehadiran sipil dan militer. meskipun misalnya pembicaraannya dibatasi pada partai-partai Yahudi Israel. yang permanen" di Jalur Gaza (yaitu 21 pemukiman Yahudi di sana. akan mempertahankan kontrol eksklusif di wilayah udara Gaza. Rusia.tujuan-tujuan dari pihak yang satu atau yang lainnya. sementara menarik Israel dari situasi yang diyakininya terlalu mahal dan secara strategis tidak layak dipertahankan dalam jangka panjang." sementara yang lainnya berpendapat bahwa. PBB dan Amerika Serikat pada 17 September 2002. Pada saat ini Israel sedang menerapkan sebuah rencana pemisahan diri yang kontroversial yang diajukan oleh Perdana Menteri Ariel Sharon.kuatir bahwa kurangnya kehadiran militer di Jalur Gaza akan mengakibatkan meningkatnya kegiatan penembakan roket ke kota-kota Israel di sekitar Gaza.hingga beberapa minggu sebelum 2005 berakhir merupakan partai Sharon -. ada pula orangorang yang merangkul sekurang-kurangnya sebagian dari tujuan-tujuan dari kedua belah pihak. termasuk sejumlah besar anggota partai Likud -. Lebih jauh. Dan menyebutkan "kedua belah" pihak itu sendiri adalah suatu penyederhanaan: Al-Fatah dan Hamas saling berbeda pendapat tentang tujuan-tujuan bagi bangsa Palestina.

Mereka saling mengadu kekuatan yang justru merugikan diri mereka sendiri.Hamas.konflik antara Palestina dan Israel disebabkan oleh peranan politik.Faktor internal disebabkan perbedaan 20 . BAB III PENUTUP 3.dan saling mencurigai anrata negara satu dan negara lainnya. Jihad Islami atau Front Rakyat Pembebasan Palestina akan muncul dari kevakuman kekuasaan apabila Israel memisahkan diri dari Gaza.ekonomi.Persaiangan dan permusuhan ini juga disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.1 Kesimpulan Jadi.

Persaiangan dan permusuhan antara Palestina dan Israel juga menyebabkan faktor-faktor yang berpengaruh pada masalah perbedaan kepemimpinan dan berpengaruh di kawasan Timur Tengah.google.html 21 ./msg01259. DAFTAR PUSTAKA Tim Penyusun Master.Sejarah Kelas 3 SMA.kepentingan dan perebutan pengaruh karena masalah kepemimpinan.2 Saran Sebaiknya Palestina dan Israel jangan saling mengadu kekuatan yang justru merugikan negara mereka sendiri..org/wiki/Israe li%25E2%2580%2593Palestinian_conflict.Sedangkan faktor eksternalnya. 3.yaitu karna terlibatnya negara-negara adikuasa dalam memperluas pengaruhnya di kawasan Timur Tengah.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://en..Surakarta:Cempaka Putih http://translate.mail-archive. www.wikipedia..2003..com/eskolnet-l@linux.co.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful