P. 1
LAGU BANJAR

LAGU BANJAR

|Views: 451|Likes:
Dipublikasikan oleh erikabigael

More info:

Published by: erikabigael on Feb 17, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/17/2011

pdf

text

original

LAGU BANJAR 29 Maret 2010 banuahujungtanah Bahan Muatan Lokal Sastra Banjar, Banjar, Galerry Photo Etnisitas Banjar

-Dayak, Kesenian Banjar-Dayak, Lirik Lagu Banjar Adat Banjar, bagandut, Bahasa Banjar, Bahasa Melayu, Banjar, Borneo, kesenian, lagu banjar, lagu khas banjar, Lirik Lagu Banjar, panting, seniman 8 Komentar LAGU BANJAR Sumber Wikibooks (Klik) Seorang Penyayi Banjar yang Diiringi Alat Khas Musik Banjar 'Panting' Lagu Banjar adalah lagu-lagu berbahasa Banjar. Menurut seniman/ pencipta lagu-lagu Banjar yaitu H. Anang Ardiansyah (67 tahun) dilihat daerah perkembangannya lagu-lagu (pantun) berirama khas Banjar di Kalimantan Selatan terbagi menjadi 3 yaitu pantun yang berkembang di tepian sungai, pantun yang berkembang di daratan dan pantun yang berkembang di pesisir pantai. Jenis-jenis pantun (lagu) tersebut antara lain : * Lagu (Pantun) Rantauan yaitu lagu-lagu yang berkembang di sepanjang tepian sungai khususnya di daerah Banjar Kuala. Ciri-ciri lagu ini beralunalun dan bergelombang-gelombang seperti gelombang sungai dan seperti orang yang meratapi nasib. Perbedaan lagu Rantauan dengan lagu Pasisiran, misalnya pada lagu Rantauan mangancang meratapi nasib (melengking tinggi sambil meratapi nasib), sedangkan lagu Pasisiran mangancang tapi ba-arti (melengking tinggi memiliki tujuan tertentu) More SEJARAH KEHIDUPAN DI TANAH BANJAR 24 Maret 2010 banuahujungtanah Bahan Muatan Lokal Sastra Banjar, Banjar, Banua Hujung Tanah, Dayak, Eksistensi Banjar-Dayak, Kisah Datu-Datu Kalimantan, Pernik Adat dan Tradisi Banjar-Dayak, Sejarah Banjar Adat Banjar, Adat Dayak, antasari, Bahasa Banjar, bandar masih, Banjar, Banua Hujung Tanah, Borneo, datu-datu di kalimantan, Dayak, hulu sungai, Kalimantan, kalsel, keraton martapura, lambung mangkurat, nan sarunai, negara daha, negara dipa, perkawinan dayak banjar, Sejarah Banjar, tanjung puri 5 Komentar SEJARAH KEHIDUPAN DI TANAH BANJAR Oleh: Tajuddin Noor Ganie, M.Pd.

Gunung Batu Buli. kesenian daerah kalimantan. Kabupaten Tabalong. pada tahun 2000 yl. More Seni Tradisional Banjar 23 Maret 2010 banuahujungtanah Bahan Muatan Lokal Sastra Banjar. suku.2 Seni Lukisan Kaca 1.2. Dayak. Kecamatan Muara Uya. Tradisi Tinggalkan komentar Seni Tradisional Banjar Dari Wikipedia bahasa Indonesia. dan mayoritas penduduk yang tinggal di sana disebut etnis Banjar.4.1 Lamut .1 Gamelan Banjar 1. Disebut Tanah Banjar.3 Seni Tatah/Ukir 1. Eksistensi Banjar-Dayak. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari Seni Tradisional Banjar) Seni Tradisional Banjar : 1 Seni Tradisional Banjar Tak Berbasis Sastra 1.4.3 Lagu Daerah 1. Sejarah kehidupan di Tanah Banjar sudah dimulai setidak-tidaknya sejak 610 tahun SM. Arsip Daerah Banjar. Harry Widianto dkk) menunjukkan bahwa fosil manusia purba itu berusia sekitar 6-10 ribu tahun (SKH Banjarmasin Post.4. Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim dari Balai Arkeologi Banjarbaru (Dr.1 Seni Anyaman 1.4.8 Mamanda 1.(Seorang pekerja seni pada Pusat Pengkajian Masalah Sastra Kalimantan Selatan. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil manusia purba ras Austromelanesia berjenis kelamin wanita (40-60 tahun) di Gua Batu Babi. bergerak di bidang penelitian dan penerbitan karya sastra dan folklor Banjar) Istilah Tanah Banjar yang dimaksud dalam tulisan ini dibatasi pada daerahdaerah yang termasuk dalam wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).2 Seni Karawitan 1. Kesenian Banjar-Dayak Adat Banjar.7 Wayang Banjar 1.9 Tradisi Bananagaan 2 Seni Tradisonal Banjar Berbasis Sastra (Folklor Banjar) 2. sehingga daerah ini kemudian ditahbiskan sebagai pusat kebudayaan Banjar. kesenian banjar. Desa Randu.4 Seni Rupa Dwimatra 1. Adat Dayak. Bahasa Banjar.4 Pencak Silat Kuntau Banjar 1.1 Seni Tari 1. karena daerah-daerah dimaksud dahulunya (15261905) merupakan bekas wilayah Kerajaan Banjar. 4 Februari 2000). Kalimantan Selatan.5 Seni Rupa Trimatra (Rumah Adat) 1.6 Jukung Banjar 1. Banua Hujung Tanah.

2. dan seni tari yang dikembangkan oleh rakyat.1 Etimologi dan Definisi 2.2. dan Bentuk Fisik 2. Galerry Photo Etnisitas Banjar-Dayak.1 Etimologi dan definisi 2.4 Peribahasa Banjar Berbentuk Kalimat 2.5.3 Status Sosial Pamantunan 2.6 Syair Banjar Seni Tradisional Banjar Tak Berbasis Sastra Suku Banjar mengembangkan seni dan budaya yang cukup lengkap. Seni Tari Seni Tari suku Banjar terbagi menjadi dua. yaitu seni tari yang dikembangkan di lingkungan istana (kraton).2 Fungsi Sosial Pantun Banjar 2. gerakan-gerakan tertentu yang dianggap tidak sesuai dengan adab islam mengalami sedikit perubahan.5 Pantun Banjar Masa Kini : Bernasib Buruk 2. adat tradisi banjar.2 Simpulan 2. Arsip Daerah Banjar. More Baayun Maulud 13 Maret 2010 banuahujungtanah Bahan Muatan Lokal Sastra Banjar.3 Peribahasa Banjar Berbentuk Puisi 2.5 Datu Madihin.5. Seni tari kraton ditandai dengan nama “Baksa” yang berasal dari bahasa Jawa (beksan) yang menandakan kehalusan gerak dalam tata tarinya.5. walaupun pengembangannya belum maksimal. Pulung Madihin.4 Datu Pantun.4 Keberadaan Madihin di Luar Daerah Kalsel 2.3. dan Aruh Madihin 2.2 Madihin 2. meliputi berbagai bidang seni budaya. semenjak zaman hindu.2. Pulung Pantun.3. namun gerakan dan busananya telah disesuaikan dengan situasi dan kondisi dewasa ini. Pernik Adat dan Tradisi Banjar-Dayak Adat Banjar.2. Banjar.2 Bentuk fisik 2. Banjar.5. Mereka menidurkan anak bayinya dengan cara mengayun- .3 Status Sosial dan Sistim Mata Pencaharian Pamadihinan 2. Tradisi 4 Komentar Baayun Maulid (Koleksi Tamanggung Arga Sandipa Batangga Amas) BAAYUN ANAK (Tradisi Khas Bubuhan Banjar Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW) Oleh: TumanggungArga Sandipa BatanggaAmas (Komunitas Pemerhati Adat dan Budaya Indonesia) Baayun anak adalah tradisi ibu-ibu masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan.1 Etimologi.2. Tari-tari ini telah ada dari ratusan tahun yang lalu.2. dan Aruh Pantun 2.5 Pantun Banjar 2. Definisi.5. Contohnya.

Banua Hujung Tanah. Tradisi ini telah berlangsung sejak zaman dahulu sampai sekarang. virus. Intingan dan Dayuhan. Amuntai. Posisi bayi yang diayun ada yang dibaringkan dan ada pula posisi duduk dengan istilah “dipukung”. daun jariangau. Cerita Banjar. Dayak. Mitos. katupat guntur. kalau Datu Ala lagi menyembuhkan orang. mite. Sang isteri ini sangat setia membantu sang suami menyediakan ramuanramuan dan alat-alat yang digunakan sang suami untuk menyembuhkan orang sakit. Dua ekor burung tersebut. kacang parang. kuman. Adat Dayak. legenda. atau apakah penyakit orang itu lantaran bakteri. Datu-Datu Kalimantan Selatan. Cerita Daerah. Candi Agung. pekerjaan beliau ini adalah seorang tabib. Ayunan itu terbuat dari tapih bahalai atau kain kuning dengan ujung-ujungnya diikat dengan tali haduk (ijuk). Banjar. pahlawan. Mereka disebut orang Banjar tamanang (tidak punya anak). hikayat. Arsip Daerah Banjar. Dongeng. More . Kisah datu. Pada tali tersebut biasanya diikatkan Yasin. Kisah Datu-Datu Kalimantan Adat Banjar. burung beo tersebut selalu memberi tanda: apakah penyakit orang tersebut mampu atau tidak untuk disembuhkan.ayunkannya. Ayunan ini biasanya digantungkan pada penyangga plapon di ruang tengah rumah. More KESAH DATU ALA 28 Februari 2010 banuahujungtanah Bahan Muatan Lokal Sastra Banjar. Cerita Banjar. Sejarah Banjar 9 Komentar “KESAH DATU ALA” Oleh: Tumanggung Sandipa Batangga Amas (Admin FB: BUBUHAN KULAAN URANG ALAI BORNEO) purnama_bjm@plasa. apakah panyakit orang tersebut mudah atau susah untuk disembuhkan. Yang isteri bernama Diyang. Mereka berdua ini memiliki peliharaan dua ekor burung beo (burung tiung).com Zaman dahulu kala di Alabio (HSU) pernah hidup dua suami istri. Yang suami bernama Ala. atau lantaran gangguan makhluk gaib. dengan maksud dan tujuan sebagai penangkal jin (mahluk halus) atau penyakit yang mengganggu bayi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->