Lembaga Pemasyarakatan yang Buruk Sebabkan Penyiksaan

Kamis, 17 November 2005 | 22:56 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Komnas HAM segera selesaikan strategi nasional anti penyiksaan. Ini adalah kelanjutan dari selesainya Pelatihan Pencegahan Penyiksaan dan Pemantauan Lembaga Pemasyarakatan dan Tahanan yang diadakan Komnas HAM pada 14-17 Nopember di Jakarta. Pelatihan ini diikuti delegasi Komnas HAM dari 16 negara se-Asia Pasifik termasuk Indonesia. Thomas Hunecke, Anggota unit institusi nasional HAM-Komisariat Tinggi PBB untuk HAM, menyatakan setiap peserta pelatihan akan kembali ke negaranya masing-masing demi menyusun strategi nasional pencegahan penyiksaan selama 8 minggu. Jika strategi nasional tersebut sudah selesai, para peserta akan mendapat sertifikat dari Universitas Oxford. "Pelatihan ini berbasis insentif. Setiap peserta yang datang adalah mereka yang telah lolos seleksi pelatihan jarak jauh selama 8 minggu, melalui CD ROM, di negara mereka,"ujar Thomas. Ketua Komnas HAM, Abdul Hakim Garuda Nusantara, menyatakan, setiap peserta pelatihan juga telah melakukan kunjungan studi ke beberapa lembaga pemasyarakatan yang ada di Indonesia. Para peserta, mendapat dukungan penuh dari Dirjen Pemasyarakatan Dephukham. "Peserta diperbolehkan mengunjungi sel dan mewawancarai tahanan tanpa pendampingan petugas,"ujar Abdul Hakim. Abdul Hakim menyatakan para peserta berkesimpulan bahwa lembaga pemasyarakatan Indonesia memiliki beberapa masalah ; kelebihan kapasitas, gizi yang buruk bagi tahanan, masalah sanitasi, kurangnya akses kesehatan, dll. "Hal ini sudah kami ketahui sejak lama. Tapi, harus diakui hal-hal itu memang bisa mengakibatkan timbulnya tindak penyiksaan atau perlakuan buruk bagi tahanan," kata Abdul Hakim. Thoso Priharnowo

Roy Marten Gagas Lembaga Pemasyarakatan Produktif
Jum'at, 26 Maret 2010 | 19:27 WIB Besar Kecil Normal

Roy Marten. TEMPO/Dwi Narwoko TEMPO Interaktif, Jakarta - Aktor gaek Roy Marten bersama sejumlah bekas pejabat yang pernah menghuni hotel prodeo mengajukan gagasan Lapas Produktif kepada Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. Gagasan ini diyakini Roy mampu memberikan hak-hak narapidana yang belum bisa ditunaikan oleh lembaga pemasyarakatan konvesional. "Misalnya saja pemberdayaan napi, hak kesehatan, hak asimilasi, dan hak mendapatkan remisi," kata Roy di Departemen Hukum dan HAM, Kamis (25/3). Menurut dia, hingga kini, fungsi lapas masih sebatas alat menghukum para pelaku kejahatan. Roy berpendapat demikian berdasarkan pengalamannya tinggal di balik jeruji penjara, bahkan sampai dua kali. "Saya merasakan dan melihat banyak napi yang memiliki keahlian tapi dibiar kan begitu saja. Mereka cuma dikerangkeng, dijaga, dan diberi makan," tutur Roy. Pengalaman-pengalaman seperti itu yang mengilhami Roy menggagas Lapas Produktif. Bersama sejumlah tokoh, seperti Rahardi Ramelan, Mulyana W Kusuma dan Abdullah Puteh, yang sempat bernasib sama dengan Roy, mengajukan tawaran kerja sama dengan Menkumham guna memberdayakan keahlian para pelaku kejahatan. "Cetak biru konsep lapas tadi sudah kita serahkan ke menteri," ucap Roy. Di tempat yang sama, Patrialis Akbar menilai gagasan Roy dan kawan-kawan sejalan dengan program pembaruan lapas yang sedang digagas departemennya.

"Kita menyambut dengan tangan terbuka. Karena kami juga berencana mengumpulkan pengusaha-pengusaha agar mau memakai jasa dan keahlian napi," kata Patrialis Akbar. MUSTHOLIH

KPK Siap Tangani Perkara Gayus
Selasa, 16 November 2010 | 19:49 WIB Besar Kecil Normal

Bibit S Rianto. Tempo/Tony Hartawan TEMPO Interaktif, Jakarta - Peristiwa pelesiran Gayus Halomoan Tambunan ke Bali dua pekan lalu, menimbulkan anggapan banyak pihak bila polisi dan kejaksaan tidak dapat menangani kasus mafia hukum itu. Bahkan beberapa kalangan berpendapat bila sebaiknya Komisi Pemberantasan Korupsi mengambil alih kasus Gayus. Menanggapi wacana itu, Pimpinan Komisi, Bibit Sama Rianto menyatakan akan mempertimbangkan dan mengumpulkan informasi seputar kasus Gayus. "Kalau mereka (kepolisian dan kejaksaan) mampu menangani kasus Gayus, ya silakan. Kalau tidak mampu, kami ambil," kata Bibit di kantornya, Selasa (16/11). Mengenai Surat Perintah Dimulainya Penyidikan dari Kepolisian, Bibit menyatakan seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi telah menerimanya. Namun dia mengaku belum melihat surat tersebut. Komisi sendiri selama ini selalu memantau perkembangan kasus Gayus melalui media. "Tiap hari kami baca berita Gayus," ujarnya. Sedangkan mengenai wacana agar tersangka korupsi tidak lagi ditahan di rumah tahanan Markas Komando Brigade Mobil agar tidak terjadi pelesiran Gayus jilid dua, Bibit berpendapat kasus tahanan jalan-jalan tidak hanya terjadi di Rutan Mako Brimob saja. "Di tempat lain juga, sama juga kemungkinannya." Menurut Bibit, leluasanya para tahanan karena sekarang perubahan sistem dan konsep dari penjara ke lembaga masyarakat. "Kalau dulu namanya penjara, bui, konsepnya beda. Di lembaga pemasyarakatan ada istilah cuti atau week end untuk para tahanan," ujarnya.

"Supaya tidak terulang seperti itu. Padahal. Jakarta . Karena koruptor itu banyak duit. Bibit juga meminta agar penegak hukum dan pemerintah menyamakan persepsi mengenai penanganan koruptor.Makin jelas sudah respons hasil incognito Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum. terpidana 5 tahun dalam kasus suap Rp 6 miliar kepada jaksa Urip Tri Gunawan. tim Satgas menemukan "ruang kerja" berfasilitas komplet--dari salon kecantikan hingga permainan anak--milik Artalyta Suryani.Karena lembaga pemasyarakatan menerapkan sistem cuti. Menjelang 100 hari usia kabinet. Namun permintaan mundur dikabulkan karena menjadi teladan baik bagi pejabat yang tidak mampu menjalankan tugas (Koran Tempo. . Bibit pun menyarankan agar konsep itu ditelaah lagi apakah tepat diterapkan untuk koruptor. 27 Januari). Ines Wulandari (korupsi Balai Latihan Kerja). Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia mengumumkan rencana mutasi sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Sebagai catatan penting. Dalam inspeksi mendadak malam itu. Artalyta juga dipergoki sedang menjalani perawatan kecantikan oleh dokter pribadinya." ujarnya. tidak ditemukan "kesalahan" pada keduanya. lembaga hukum paling disegani saat ini. serta Lidya Pratiwi (terpidana kasus pembunuhan). Mutasi ini menyusul pencopotan Kepala Rumah Tahanan Pondok Bambu Sarju Wibowo sepekan setelah tim kecil Satgas menemukan bukti "perselingkuhan" pegawai penjara dengan sejumlah warga binaan (sebutan untuk narapidana) di Rutan Pondok Bambu. menurut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar. terpidana seumur hidup kasus narkotik. Jakarta Timur. 10 Januari lalu. CORNILA DESYANA Artalyta dan Mafia Penjara Senin. Eri Fuad (kasus korupsi Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi). Kepala Kantor Wilayah Depkumham Asdjudin Rana dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Murdiyanto memilih mundur sukarela. Yang tidak termasuk mutasi adalah dua pejabat teras departemen tersebut di Jakarta yang membawahkan Rutan Pondok Bambu. empat dari enam pesakitan ini adalah narapidana Komisi Pemberantasan Korupsi. Sejumlah sel "wah" juga ditempati Darmawati Dareho (terpidana kasus suap Departemen Perhubungan). Ada juga ruangan karaoke deluxe milik Liem Marita alias Aling. 01 Februari 2010 | 15:07 WIB TEMPO Interaktif.

dan yudikatif di tingkat negara bagian sampai federal. jaksa. termasuk narapidana bermasalah. Seperti ingin membuktikan bahwa sistem pembinaan narapidana sudah baik. Kasus Artalyta cs hanya dilihat sebatas problem overcapacity. Namun menyerahkan solusi "perselingkuhan" pejabat penjara dengan napi merupakan problem personal dan internal Depkumham. Menteri Patrialis juga akan menerapkan sistem rotasi pegawai penjara di semua tingkatan untuk mencegah timbulnya "kerajaan-kerajaan di penjara". seperti Artalyta dan Darmawati Dareho. Menteri Patrialis bahkan mengajak seorang presenter TV swasta menemui Anggodo Widjojo di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. yang membuat napi berebut fasilitas. 1985). yang dibentuk semasa Presiden Lyndon Johnson pada 1967. Kalaupun ada perbedaan fasilitas. eksekutif. Tahun mendatang. atau sejenis "orang kuat" lain sebagai makelarnya. para pejabat Depkumham langsung menggebrak dengan melakukan inspeksi mendadak ke berbagai lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mengakui incognito mereka diilhami iklan laporan utama majalah Tempo edisi 11-17 Januari 2010. Agar kebijakannya efektif. Cressey dalam Soedjono Dirdjosisworo. Langkah Patrialis ini dianggap sudah memadai. Mereka memang memberi saran dan rekomendasi pembenahan penjara. Bisa pengacara. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mungkin bisa belajar dari Komisi Presiden untuk Penegakan Hukum dan Administrasi Peradilan (US President's Commission on Law and Administration of Justice). Berisi hasil investigasi perlakuan istimewa terhadap "Si Ratu Suap" di Rutan Pondok Bambu. Pelakunya mungkin saja perorangan. itu kasuistis. . Komisi menghitung kerugian negara mencapai US$ 9 miliar setahun (saat itu). Satgas menganggap tujuan incognito hanya melakukan terapi kejut demi pembenahan penjara. karena bisa menemukan "akar masalah" lemahnya penegakan hukum. yang kini dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang. hakim. tapi lebih sering dilakukan organisasi. Salah satu kajian legendaris Komisi adalah pola operasi jaringan mafia Costra Nostra mengkorupsi para pejabat legislatif. Melihat contoh di negara lain. Sejumlah menteri wanita juga diajak meninjau Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang. dan pegawai penjara setiap tahun. Lebih besar dari jumlah kerugian akibat semua kejahatan. Tidak mungkin mereka bertindak sendiri meminta "fasilitas" kepada pejabat penjara. mafia hukum dikategorikan sebagai kejahatan terorganisasi yang bertujuan menumpulkan mekanisme hukum pidana (Donald R. pemerintah berjanji mengucurkan Rp 1 triliun untuk pembangunan lembaga pemasyarakatan baru. apalagi sampai melobi pejabat di luar penjara. yang resmi maupun tak resmi. seharusnya Satgas serius mengkaji kasus Artalyta cs. Mereka pasti butuh perantara. Terbawa sikap Presiden. pejabat penjara atau Depkumham. Presiden pun cukup bersikap konservatif. Dalam hukum pidana. Komisi ini banyak melakukan kajian dan menghasilkan rekomendasi bermutu untuk pembenahan hukum di Amerika. dan dua kali lebih besar dari belanja negara untuk polisi.Pascatemuan memalukan ini. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pun ikut "melempem".

seperti narkotik. Tommy aktif ikut kegiatan donor darah dan kuliah di sebuah kampus swasta di Cilacap. atau terorisme. kejahatan korporasi. Hebatnya. Bahkan. negara tidak berhak membuat orang lebih jahat ketimbang sebelum dipenjara. SH. Pelakunya sudah diketahui. dengan remisi dan admisi. di tempat itu. soal ini dilewati Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Dispensasi sakit ini terus diberikan. Pembinaan yang bertujuan mulia. Penghuni Nusakambangan sejak Agustus 2002 hingga April 2006 ini bahkan bolak-balik ke Jakarta. terpidana 10 tahun penjara (semula 15 tahun) Tommy Soeharto juga berbisnis. Sistem ini dianggap efektif hanya untuk penjahat kelas teri. misalnya. tumor otak. Macam-macam sakitnya. Sistem penjeraan dan eksploitasi yang diatur dalam Reglemen Penjara (Gestichten Reglement Stbl 1917 No. Sayangnya. ia menggelar kompetisi bulu tangkis Hutomo Cup. Pada 1988 sempat terjadi polemik di antara pejabat penjara menyangkut efektivitas sistem pemasyarakatan. Penjara hanya dilakukan di masa awal pemenjaraan. yang berjudul "Pohon Beringin Pengayom Hukum Pancasila". dalam Konferensi Dinas Kepenjaraan di Lembang pada 1964. Bukan pelaku kejahatan berat atau kejahatan baru. disadarkan. dana. 708) dinyatakan tak berlaku. Sistem kepenjaraan kita memang tidak lagi berorientasi pembalasan.Tak mengherankan. Sejak diubah oleh Dr Sahardjo. Dalam 10 konsep pemasyarakatan di antaranya dinyatakan. Istilah pemasyarakatan diambil dari pidato pengukuhan Sahardjo di Istana Negara. pencucian uang. hingga menjelang Tommy bebas bersyarat pada awal pada 2007. sebelum dikembalikan ke masyarakat. Urusan bisnis itu diatur staf-stafnya yang rutin berkunjung. sistem penjara berubah menjadi pemasyarakatan. Polisi bahkan kini mengembangkan metode deradikalisasi--yang tidak diberikan di lembaga pemasyarakatan--untuk membina eks napi terorisme agar tidak lagi mengulang kejahatan. ada vertigo. Bogor. korupsi. orang seperti Artalyta bisa berbisnis dari penjara. Atau malah sengaja ditutupi? . dan dukungan organisasi. Dan ini yang parah: terlihat bolak-balik berlibur ke sebuah vila di Sentul. Sistem ini bukan tanpa kritik. yakni narapidana yang punya koneksi. Narapidana diibaratkan orang tersesat yang perlu diayomi. sampai trauma. Jangankan Artalyta--yang standar pengamanannya medium security--di penjara maximum security Nusakambangan. 3 Juli 1963. pelaku pidana umum. meski didera sakit. dengan dalih berobat. prakteknya sering dikorupsi untuk "menumpulkan" pembinaan warga binaan (istilah bagi narapidana).

"mengajak masyarakat ramai berbondong-bondong meninjau LP. Karena itu orang yang selesai "membayar" kejahatan-nya dianggap sudah terbina oleh sistim itu sehingga kemudian bisa diterima masuk ke masyarakat. pekerja dan sebagainya. Secara muluknya sistim itu juga menginginkan agar mereka bisa diterima bekerja sebagai pegawai negeri sebagaimana warganegara yang lain.PN -. pegawai. Mereka juga sembahyang berjemaah. Yaitu bahwa pengasuh-pengasuh LP mulai mengatur pemberian kesempatan bekerja di luar tembok-tentu dengan pengawalan. maka di situ akan tertemukan sebuah Surat Edaran Menteri Pertanaa Djuanda No. dipekerjakan bekas orang hukuman atau narapidana sebagai pembantu rumah tangga. Pertama orang yang menandang narapidana sebagai seorang jahat "yang tak bisa digauli lagi". Toh hasilnya menurut Koesnoen. kata Surat Edaran itu.untuk mencantumkan syarat "tidak pernah dihukum" dalam penerimaan calon siswa.termasuk PN . tidak begitu memuaskan. logisnya tentu tidak hanya berkisar di rumah Menteri Kehakiman atau Dirjen Koesnoen atau sipir penjara. Tukang cukur. Ini memang kebiasaan orang yang bergerak dalam mengurusi orang-orang hukuman: dari Menteri sampai kepala penjara atau lembaga pemasyarakatan setempat. Memasyarakatkan bekas hukuman. tapi tidak ketat kayak dulu -pemberian cuti serta izin untuk menghabiskan sisa hukuman yang tinggal sepertiga di rumah.diadakan penerangan tentang hal ini. Juga di rumah RA Koesnoen SH. Ide pemasyarakatan dimaksud menjadi pengganti konsep pemenjaraan. . yang kebetulan belum pernah dihukum.12 Januari 1974 Pegawai Bekas Hukuman BARANGKALI Profesor Oemar Seno Adji akan tak begitu suka kalau diberitakan seperti ini: di rumah beliau sekarang ini. Tapi sebaliknya. setelah sekian lama maka sistim pemasyarakatan tersebut "baru dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan sendiri". 3222/62 ditujukau kepada para Menteri. bahkan di beberapa daerah -. atau jadi tukang cukur di muka LP Cipinang. menyaksikan apa yang dikerjakan napi sekarang.lewat siaran-siaran radio -. Untuk sementara cukuplah kalau "masyarakat bisa menyaksikan kerja napi yang jadi tukang cukur di muka LP Cipinang". Sebab menurutnya ada dua golongan masyarakat yang memandang secara berbeda terhadap bekas narapidana ini. Benar juga. Soalnya hanya: bagaimana terusmenerus meyakinkan masyarakat tentang sistim pemenjaraan yang sudah berubah. yang meminta tgar para KepaIa Kementerian tersebut melarang semua instansi dalam lingkungan kekuasaan masing-masing -. Rupanya mereka sudah betul-betul menyelami bahwa betapapun bekas terpidana layak di terima kembali di masyarakat. Akan tetapi seperti di katakan Koesnoen kepada TEMPO dua pekan lalu. Direktur Jenderal Bina Tuna Warga Departemen Kehakiman. tidak mungkin". Syarat "berkelakuan baik". Bila arsip lama dibongkar-bongkar. Kedua orang yang menganggap bekas penjahat "sebagai orang sakit yang harus dikasihani dan diberi kesempatan". Itulah memang yang jadi cita-cita dicetuskannya konsep pemasyarakatan oleh Menteri Kehakiman Dr Sahardjo tahun 1963.

sambung Surat Edaran itu. Pencantuman syarat "tidak pernah dihukum". Pasti banyak yang lupa akan seruan pemerintah itu. Namun ia terbuka pada perubahan. Dan A. adalah bertentangan dengan kewajiban negara terhadap para terpidana -. Chairul Bahar Muluk.yang sudah menjalani masa hukuman itu -. Guru. katanya.memang perlu -. Manihuruk. di mana diperlukan aparat yang bersih "ya sukar juga". bila sudah ada. Masalah yang lebih inti lagi sebenarnya ini: sistim pemasyarakatan baru merupakan ide yang tertuang dan praktek pra 9E berupa pengendoran peraturan hukuman. "Bukan apaapa".akan tetapi kelakuan baik seseorang tidak tergantung pada pernah-tidaknya ia dihukum.tidak bisa diterima sebagai pegawai negeri. Keterangan ber-kelakuan baik itu kalau perlu dapat dimintakan dari Kepala Penjara setempat yang dianggap mengetahui tindak-tanduk yang bersangkutan selama dihukum. 18 tahun 1961. Tommy Marzuki. bisa saja oleh sebab-sebab lain". Pada hematnya dengan adanya vonis hakim yang memasukkan seseorang ke penjara. Kepala Kantor Administrasi Kepegawaian Negara kelihatan sulit menerangkan hal ini. Manihuruk setuju dengan ide pemasyarakatan." Padahal Koesnoen sebelumnya bilang bahwa: "seseorang yang dihukum itu tidak selamanya didorong oleh kelakuan yang tidak baik. Keputusan Presiden atau Keputusan Menteri. akan "mensyahkan pengendoran-pengendoran peraturan LP". Sedarg untuk menjadi aparat pemerintah. . Jadi Undang-undang Pemasyarakatan. Mengutip Koesnoen. Landasan tindakan adalah Undang-Undang No. yang berbeda dari satu keadaan ke keadaan lain". Misalnya bisa dibuat batasan hukuman berapa tahun maka seseorang tidak bisa diterima lagi menjadi pegawai negeri setelah ia selesai dengan masa hukumannya. Dan dalam situasi keseluruhan. Sebab toh surat itu tidak berbentuk undang-undang. baik oleh Koesnoen maupun Manihuruk: "Orang yang belum pernah di hukum saja sulit mencari pekerjaan. Apakah dia tak boleh bekerja di pemerintahan? Sementara Letnan Chairul Bahar Muluk yang dihukum 3 tahun karena melakukan penganiyaan yang menyebabkan matinya Martawibawa sama sekali tak dicabut haknya sebagai anggota ABRI.E. pengendoran yang dilakukan selama ini "hanya sah dipandang dari segi eksperimen. Katakan dr. "setidaknya secara formil sudah dapat dipegang bahwa orang itu berkelakuan tidak baik. Ditegaskannya dengan contoh: "Bagaimana kalau jabatan guru dipegang oleh seseorang yang formilnya pernah dihukum karena suatu kejahatan?" Manihuruk sebetulnya tidak mencari-cari. benar juga apa yang secara sederhana dikatakan. Tapi belum ada sandaran hukum yang kuat karena UU tentang Pemasyarakatan hingga kirri tetap baru mepakan rencana saja. yang tak lupa pula menjelaskan politik pemenjaraan baru yang masih belum didapatkan namanya waktu itu. tapi terbatas dalam lingkungan pergaulan masyarakat saja. yang dihukum dua minggu karena menganiaya ringan isterinya. apalagi bekas narapidana". Tapi pada akhirnya memang harus dipertegas juga: ancamanancaman hukuman yang bagaimana yang menyebabkan seseorang -. "Hanya soal interpretasi apa yang disebut kelakuan baik. Tapi secara formil melanggar undang-undang kepenjaraan yang masih berlaku".

Wibawa. orang semacam Taufik -penjahat yang peng-pengan -. kata Abdoessomad.tidak lebih dari kebiasaan napi menyalurkan luapan perasaan tertekan buat menuju ke dunia bebas. huru hara itu "hanya tipu muslihat saja". "kemana atau apa alasan pemindahan itu sebenarnya tidak pernah jadi persoalan. Humas Ditjen Bina Tuna Warga. Hengky dan Djoni menolak rencana pemindahan mereka ke LP lain. Rupanya di seantero rumah prodeo itu pecah kabar bahwa residivis Taufik akan dipindahkan ke Lembaga di lain tempat. Kemana? Semua fihak menolak memberi sahutan. "Belum setengah atau seperempatnya". baik Polri -. yaJng didengar sebagai kabar tidak resmi. membakar gudang. Tetapi Sutarman. Tapi mungkin kini Sutarman merasa tidak biasa lagi ketika rencana pemindahan Taufik dan kawan-kawannya sempat membuat sibuk para petugas LPK. Djoni dan Hengky. Sedangkan LP Pamekasan. Malah kali ini mesiu tersebut sempat mampir di tangan dua orang penghuninya. merusak genteng & bangunan lain serta melempar batu dan senjatasenjata tajam . juga tidak dibenarkan. Dalam keributan yang terakhir ini. Sidarto tidak berkenan menerangkan sebabnya. Tidak apa.dengan wibawanya dapat saja mempengaruhi kawan-kawannya untuk ikut berontak. setelah berusaha memberontak dari kawalan sipir." 3 tewas? Hari terakhir bulan Oktober.yang disampaikan lewat Dinas Penerangan Komdak Metro -. Komdak dan pasukan ABRI. kejadian ribut oleh 200 napi kali ini masih belum apa ketimbang yang pernah terjadi di LPK Kalisosok di tahun 1950-an. Letkol Polri Drs Sidarto SH mewakili Komdak memberi penjelasan.maupun fihak Direktorat Bina Tuna Warga menimpakan kesalahan pada bandit-bandit yang memang sudah lama beken: Taufik.10 November 1973 200 Yang Solider BELUM kering betul lidah orang membincangkan lima penghuni LPK Cipinang yang ambil kesempatan dalam acara tarawih puasa yang. Direktur Lembaga Pemasyarakatan di situ. Mengutip keterangan Sutarman. pun tidak jua dibantah. yang juga menjabat Kepala Wilayah Pemasyarakatan II Jakarta dan Kalbar. Bahwa begitu Taufik.lalu (TEMPO 13 Oktober 1973) di ujung bulan Oktober kemarin terdengar lagi tembakan peringatan. Namun menurut pengalamannya mengurus orang hukuman.napi yang berontak memecahi kaca perkantoran. menganggap huru hara macam ini -. Kata Somad. yang mengikuti sebagian peristiwa. cuma peluru nyasar . Jelasnya tidak diterangkan -namun boleh diduga bahwa sikap begitu dikerjakan dalam rangka mereka yang punya kaki untuk lari dari bui. "pastinya tidak perlu diumumkan". yang didapat dari sumber "yang dapat dipercaya". "Pokoknya akan dipindahkan ke daerah sekitar Surabaya". Abdoessomad. Juga alasan pemindahan rupanya dianggap tidak perlu diketahui umum. rekan se blok sebanyak 200 orang ikut memprotes. jam . soal biasa". Dibantah pula bahwa Nusakambangan merupakan tempat hijrah bandit yang sangat terkenal ini. ujar Somad.dalam rangka menggiring 200 narapidana (napi) kembali ke bloknya. Sebelum wartawan sempat mengutip berita-berita tidak resmi. berkata: "Menurut analisa sementara saya.

akan mudah memancing . setelah masa pidananya habis. Gas air mata yang diledakkan. "Hanya luka ringan saja". di luar itu kabar bohong!" Namun seorang polisi. datang pula pasukan gabungan ABRI. yang sejak sore bertugas mengamankan sampai pagi tanggal 1 Nopember. Galibnya kalau petugas galak-galak macam tentara Jepang. pemberontakan pun reda. Perintah pembina mereka."secara persuasif'.10 pagi. tidak saja oleh para terpenjara. Telanjang bulat. dapat kembali lagi di tengah-tengah masyarakat sebagai orang baik. Disodok. Sehari kemudian. pada jam-jam mereka harus masuk ke blok. tapi juga oleh masyarakat. Sistim pemasyarakatan memang dirasakan bersahabat.sementara yang lain sudah bisa ditertibkan di tempat. mereka tetap berada di luar. dijelaskan Sidarto.mengenai Marjuki (19) dan seorang napi lain. Begitulah ketika pasukan ini menyiapkan operasi pengendalian huru hara. kata Sidarto .keadaan sudah dapat diatasi. Mengapa agak sering terjadi keributan di lembaga pemasyarakatan tersebut? Sutarman cukup berterIls-terang: "Itu risiko istim pemasyarakatan".tetap berada dalam garis demarkasi yang dibatasi jeriji besi. kembali Abdoessomad menanggapi kasus yang terjadi di wilayahnya. 48 di antara mereka dikirim ke LP Sukamiskin Bandung. tidak membantu menggiring mereka masuk blok. Tapi sore hari. Taufik. Di antara sambitan batu barang keras lain dan senjata tajam petugas DPK-DKI mencoba menggiring dengan semprotan air dingin disertai lindungan tembakan ke atas oleh polisi. Namun cukup dengar kera orang dalam saja . ujar Sidarto. Dus. Seperti diketahui sistim pemasyarakatan merupakan konsep baru yang pertama kali dicetuskan oleh bekas Menteri Kehakiman Sahardjo tahun 1963. ditolak dengan alasan yang sama: protes terhadap pemindahan jagoan mereka."ini ketrangan saya. tidak mungkin "menggeledah napi dengan telnjang bulat tidak seperti zaman bui dulu atau sistim penjara Jepang". seperti yang ditulis tajuk harian Pedoman). Sidarto segera kasih penjelasan. Tapi "kesempatan ini telah disalahgunakan". napi-napi sudah mulai bergerak ke luar blok dan berteriak-teriak di depan jeriji besi.baik napi yang berontak maupun petugas pengaman . Hengky dan Djoni dapat segera diangkut polisi -. listrik di blok mereka berhasil mereka padamkan sendiri. Beberapa peluru nyasar ke bawah bisa juga memantul setelah mengenai tembok -. pagi-pagi sudah dilokalisir. tentu saja terkesan adanya kelonggaran-kelonggaran perlakua para terhukum selama dalam sekapan. Kemungkinan menjalar ke blok lain. didatangkan bantuan pasukan Pengendalian Huru Hara (PHH) Komdak Metro Jaya dan Dinas Pemadam Kebakaran DKI. sumber resmi. Dan ketika hari mulai gelap. Adapun para residiis yang tampak menjadi tokoh di LPK itu akhirnya diketahui lalu dipindah ke LPK Kalisosok. "Entah mereka pakai salep mata apa". Di sini dikatakan bahwa tujuan penghukuman adalah agar supaya si terllukum.memecahkan genteng dan kaca-kaca-juga mulai kelihatan api dinyalakan dekat gudang arsip tua. Dan bila di luaran ada kabar 3 orang korban yang meninggal (seorang malah di antaranya anggota polisi. ketika dihubungi TEMPO tetap menyatakan bahwa ada 3 korban tewas dalam peristiwa ini. Sampai tengah malam. Di samping teriakan-teriakan protes dan batu-batu yang mulai dilemparkan mengarah kantor LPK . berbekutetlah napi-napi dengan petugas. Logikanya begini: bahwa dengan sistim sekarang. Melihat gelagat ini. Setelah semalam suntuk kedua fihak -.

untuk membiarkan penghuni LPK mempersenjatai dirinya. Boleh jadi. "tapi keributan akibat perlakuan petugas". . telah disodok sogokan. biarpun kejadiankejadian ini seperti dikatakan bukanlah dimaksudkan pemasyarakatan -.sekalipun tidak bisa diketahui persis apakah petugas LP atau LPK) sekarang tidak galak. Namun boleh dicatat juga keterangan Deputi Kapolri Mayjen Pol Saleh Iranto bahwa kejadian di Cipinang kemarin bukanlah pemberontakan. Tentu.sengketa . alat menimbulkan api. Tapi yang nampak pasti ini: kerapnya terdengar bahwa para narapidana mempergunakan senjata tajam. atau bendabenda berbahaya lainnya yang tentu terlarang. tapi petugas-petugasnya yang lemah.yang bermoral ramah itu -. Namun berdasarkan pengamatan: mengapa sering terdapat benda tajam atau alat-alat untuk menimbulkan api dan macam-macam barang yang terlarang di tangan para narapidana? Petugas-petugas disogok? Entahlah. Atau barangkali bukan sistimnya yang salah. Dan siapa tahu.

• 11 Desember 2000 Sehari di Nusakambangan PULAU Nusakambangan pada pukul 06. Seperti hari-hari lain. Pada masa itu.45 hingga 19. pemerintah . jangan harap bisa masuk cuma dengan KTP. Untuk kunjungan kedua. Benar saja. Petugas berseragam cokelat-cokelat sertamerta akan menyuruh pulang. ketiga. berdasarkan penjelasan para sipir dan penduduk setempat. Bagi mereka yang baru pertama kali datang. mereka dengan setia datang ke Pelabuhan Penyeberangan Sodong. sehari penuh kota itu bersimbah hujan. Para calon penyeberang harus siap dengan serentetan prosedur dan aneka pertanyaan dari petugas. Para tahanan bisa bekerja di luar tembok dan bersosialisasi dengan penduduk setempat. Toh.15 pagi itu terselubung kabut. yang kadang menyebalkan. konsep yang diterapkan adalah pulau penjara. ada compreng-kapal kecil berkapasitas maksimum empat orang-yang bisa disewa dari para nelayan. laut sedalam 12 meter yang memisahkan Nusakambangan dari Kota Cilacap itu cukup mengerikan. jangan bermimpi untuk merenanginya." kata Rudi. mirip Alcatraz di Teluk San Fransisco. Nyatanya. Yang dijadikan penjara semata-mata bangunannya.00-kapal motor berkapasitas sekitar 20 orang itu bolak-balik mengangkut orang dari dan ke pulau. tak seorang pun berhasil merenangi laut yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia itu. Setelah menempuh 15 menit perjalanan laut dari Sodong ke Wijayapura. Mereka yang mau mengunjungi napi harus menunjukkan surat keterangan dari kelurahan asal mereka. menanti datangnya kapal pertama yang akan membawa mereka ke pulau. Konsep itu luntur seiring dengan diserahkannya Nusakambangan ke pemerintah RI. Meski pulau itu terlihat jelas dari tepi Cilacap. sampai akhirnya ditangkap kembali. bukan keseluruhan pulau. laut yang menghadang tampak mudah direnangi. Itulah Nusakambangan. pada 1934. Warga Cilacap dan sekitarnya hafal betul tanda-tanda alam itu. Pulau ini pertama kali ditetapkan sebagai penjara oleh Departement van Recht en Justitie (semacam Departemen Kehakiman) pemerintah kolonial Belanda. Sekilas. Di luar jadwal rutin itu. para petugas lembaga pemasyarakatan maju tak gentar dengan kegiatan rutin mereka. Tak ada yang sukses sampai ke seberang. Kapal motor "Binaga" milik Departemen Kehakiman dan HAM juga tak kalah setianya. Hujan akan tercurah tak berkesudahan sepanjang hari. Lima kali sehari-dari pukul 06. yang memang keluarga staf sipir penjara. Departemen Kehakiman dan HAM memberi kelonggaran: cukup menunjukkan kartu tanda penduduk. "Tugas kami adalah mencurigai orang asing yang datang ke sini. seorang sipir. Nusakambangan pun terbentang di hadapan. Setidaknya hingga hari ini. "Kini. Nama-nama beken seperti Kusni Kasdut dan Johny Indo hanya berhasil kabur sampai ke hutan Nusakambangan. dan selanjutnya.

Kembangkuning. "Pengedar narkoba harus mendapat penjagaan maksimal supaya tak bisa berhubungan dengan dunia luar. ia tak terawat dengan baik. "Setahap demi setahap. Berbeda dengan Batu. hingga saat ini Batu masih menampung puluhan narapidana non-narkotik. Dan semuanya tergerendel rapat. penjara ini menyisakan kentalnya sentuhan arsitektur kolonial. Ada yang tengah menghitung hari karena divonis mati. Masih ada dua gerbang serupa untuk sampai ke dalam. Ini berbeda dengan Penjara Permisan. kini tinggallah empat penjara. Artinya. Dari pintu gerbang hingga sel-sel di dalam lapas itu masih asli buatan Belanda. Saat pertama kali dibangun. Karena kekhususannya itulah nantinya bakal ada pembinaan khusus bagi tahanan di sini. Besi. Dibandingkan dengan tiga lainnya. Begitu tiba di Permisan. Satu-satunya jalan masuk ke penjara ini adalah pintu peninggalan zaman Belanda berwarna hijau setinggi dua meter. Hasanudin. Tahun demi tahun berlalu. Dari 350 tahanan. Jeruji itu baru sebuah permulaan. Di beberapa sudutnya. Pohon-pohon tua berumur ratusan tahun masih merindangi bangunan itu. untuk kabur dari situ." tutur Sekretaris Departemen Kehakiman dan HAM. Memang. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batu memang dipersiapkan untuk menjadi penjara berpenjagaan supermaksimal. dengan arsitektur zaman kolonial. dengan seorang sipir berdiri sambil menenteng serenceng kunci. sejumlah 147 terjerat kasus non-narkotik. juga menebarkan aroma alami yang menyegarkan. yang letaknya di ujung Pulau Nusakambangan. debur ombak Pantai Permisan." kata Deddy. Untuk sampai ke sel. Lembaga Pemasyarakatan Batu. bangunan Penjara Kembangkuning-lah yang paling muram. Maklum. ada sembilan bangunan penjara di Pulau Nusakambangan. Tak hanya keindahan bangunan yang mengagumkan. dengan tingkat keamanan paling tinggi dibandingkan dengan tiga lapas lainnya. Di pantai itulah setiap tahunnya para anggota Kopassus dilantik. kita akan menemui sebuah gerbang berbentuk jeruji. Lokasi Penjara Batu cukup unik. . Maklum. masih ada satu pintu terkunci lagi yang harus ditembus. Setelah melalui pintu hijau itu. Sebuah tonggak berlambang Kopassus ditanam di sebuah karang. yang terpelihara dengan baik meski bangunannya sangat kuno. yang senantiasa tertutup. saat pulau itu masih dikuasai oleh Departement van Recht en Justitie-nya pemerintah kolonial Belanda. karena keterbatasan sel di lapas yang lain. Kepala Lapas Batu. dan Permisan. Bangunan itu sesungguhnya unik. di dalam penjara itulah bermukim ratusan penjahat kelas kakap. yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari lapas. suasana angker tak urung menyergap. ada empat pintu yang harus dilalui. pengunjung akan seperti terlempar ke abad silam. Besi sedang disiapkan menjadi penjara khusus pengedar narkotik." kata Deddy Syamsuddin. Setelah menuruni puluhan anak tangga. ada pula yang tak berani berhitung karena palu hakim telah mendebamkan hukuman seumur hidup bagi mereka. Penjara yang pertama kita temui adalah Batu.akan mengembalikan fungsi itu. Sayang. mereka akan dipisahkan.

" kata Sunardi. yaitu SD Sidareja. Penghuninya adalah Robot Gedek. mungkin juga tidak. Melintasi sekujur pulau. satu sel dihuni tujuh hingga sembilan orang. yang akhirnya terpaksa dipunahkan karena tak ada murid. ada seorang napi yang membawa alat penato yang kemudian dipinjamkannya kepada semua napi lain. Saking akrabnya. Secara umum. Menurut info dari petugas. meski kondisinya tak begitu menggembirakan. Ada sekolah dasar. Saat itu. ada satu sel khusus yang terpisah. Dan itu harus dijalani para tahanan hingga berakhir masa penantian mereka. Siswa yang menanjak ke bangku SMP dan SMA harus menyeberang ke Cilacap karena tak tersedia satu pun di pulau. Menurut Sunardi. ia tetap tersenyum-senyum. . Sebab. satu sel terdiri dari tujuh hingga sembilan orang. Robot hanyalah satu dari sekitar 600 narapidana yang mendekam di Nusakambangan. sudah menjadi rahasia umum bahwa kehidupan di dalam penjara membuahkan pergaulan yang "aneh-aneh". "Sebisa mungkin ganjil. "Si Manis ini teman akrab Robot sekarang. Kehidupan penjara memang jauh dari menyenangkan. Sempat pula berdiri sebuah taman kanak-kanak. Meski pengadilan menyatakan ia adalah orang yang waras. kini sudah digabung menjadi satu saja. koordinator lembaga pemasyarakatan se-Nusakambangan. jika ada yang mengadu ke petugas. Namun." kata Rochmadi. 90 tinggal di pulau bersama keluarga mereka. merekaRobot dan si Manis-menyantap bersama makanan jatah napi. Fasilitas masjid dan gereja juga tersedia. supaya tidak pas berpasang-pasangan. kaki. Salah satunya adalah menempatkan yang bersangkutan di sel khusus seorang diri. Untuk yang terakhir ini. Menurut seorang sipir. Robot tampak sedang tersenyum-senyum sendirian serta bercengkerama dengan seekor kucing berbulu putih abu-abu. ia menyambut dengan hangat dan langsung menyulut sebatang. begitu penuturan beberapa sipir. Mungkin dia berseloroh. Hubungan sesama jenis menjadi hal yang lazim di dalam penjara. Semula ada tiga. Kepala Lapas Permisan. sulit kita menganggapnya sebagai orang normal. ada pula yang dengan pemaksaan alias pemerkosaan. dari 149 orang staf lapas. Satu-satunya rumah sakit di sana sudah rusak dan tak laik pakai sejak awal 1990. "barang" milik Robot sudah dikebiri dengan cara disuntik sehingga ia tak mungkin melakukan kejahatan seksual kepada napi yang lain. bisa ditemui sejumlah rumah dengan tipe seragam di sepanjang perjalanan. Ada yang dengan sukarela. Ketika diberi satu bungkus Gudang Garam Filter. ia mengenakan kemeja berlengan panjang berwarna merah muda dan celana pendek cokelat. Umumnya. si pemerkosa bisa dikenai sanksi. melihat perilakunya. Si Manis adalah julukan buat si kucing. dari sipir hingga kepala penjara." kata seorang sipir.Yang menarik. dan badannya. Apa kegiatan sehari-hari Robot? "Salat dan menanam kacang. terpidana mati akibat kasus sodomi dan pembunuhan delapan bocah cilik. Yang mendiami adalah keluarga para petugas lapas. Ketika disapa. hampir semua napi di sini penuh dengan tato di sekujur tangan. Dalam sel itu. Pemerintah menyediakan aneka fasilitas di pulau. seolah tak mendengar. Setidaknya. koordinator penjara.

penerangan. tidak ada yang menduga masa lalu gelap pekat Sastro. adalah tipikal laki-laki Jawa.00 hingga 24. pemerintah bertekad membenahi penjara-penjara ini. Sosok Sastrowiyono bin Wongso. Apalagi dengan penjara-penjara yang berisikan para narapidana kelas kakap di dalamnya. Yusril Ihza Mahendra. Memang. bila dilihat penampilannya." kata Menteri Kehakiman dan HAM. . Pak Sastro. bisa dipastikan seberapa berat kejahatan Sastro. Setelah itu. Kini. Tanpa kendaraan. Pak Sastro sama sekali tidak tampak sangar. seiring dengan pelaksanaan reformasi di bidang hukum. Listrik baru mengaliri pulau itu sejak pertengahan Oktober 2000. Inilah kisah orang yang pernah mencobanya. Bukan cuma bangunannya.Yang paling menyedihkan adalah saluran listrik. dari lama hukumannya: 21 tahun (Sastro masuk ke penjara Cirebon sejak September 1984). Jawa Barat. laki-laki 55 tahun. empat lapas di Nusakambangan akan dibagi berjenjang. Pria yang sekarang menjadi manajer dapur dan pemuka narapidana di LP Cirebon itu adalah perampok dan pembunuh serta pernah lari dari LP Nusakambangan. Sementara itu. dan alat komunikasi. karena dia punya kegemaran berdiskusi politik dan mendengarkan siaran radio BBC. Semoga bukan sekadar janji. Penjara Kembangkuning dan Permisan masih harus menanti giliran berikutnya untuk menikmati teknologi yang sebetulnya telah ditemukan oleh Thomas Alfa Edison itu sebelum penjara ini dibangun. dan sukses. Baru Penjara Besi dan Batu yang dimasuki fasilitas listrik. tapi juga sistemnya. Kisah Sastro dan NanggoSeperti Alcatraz. hidup di dua lapas itu pada malam hari tak ubahnya seperti seabad silam. Kini mendekam di Penjara Cirebon. Bisa dibayangkan betapa mengerikannya pulau itu di malam hari. Hanya temaram cahaya petromak yang menjadi pelita malam. pulau pun redup. Kondisi di Kembangkuning dan Permisan lebih memprihatinkan.00. "Usulan kami sudah disetujui Bappenas. kumis tipis melintang dan kulit cokelat matang. kata Hasanudin. dia terkesan seperti seorang pemikir. Itu pun sudah rusak sejak tiga tahun lalu dan tak terlihat setitik pun upaya perbaikan. dari yang berpenjagaan supermaksimal hingga minimal. Tapi. Nusakambangan adalah pulau penjara yang mengerikan dan sulit ditaklukkan. Satu-satunya alat komunikasi di sini adalah sebuah telepon engkol zaman baheula. warga Nusakambangan terpaksa berpuas hati dengan diesel untuk menghidupkan benda-benda bermuatan listrik. Nantinya. Si Papillon Perawakannya sedang. Betapa ironis! Selama ini. Tinggal menunggu dananya tahun depan. pulau penjara berpenjagaan maksimal itu baru merasakan nikmatnya listrik selama satu bulan saja! Itu pun belum semua. Jangan sampai penjara berisikan narapidana kelas kakap hanya punya fasilitas kelas teri. Artinya. yang hanya bisa dinyalakan dari pukul 18.

terutama untuk melatih pernapasannya. Sastro mengawali karir bukan sebagai penjahat. 1:2.Syahdan. tanpa bercerita ke seorang teman pun. Sastro yakin. Nusakambangan. bila dia mengikuti arah bulan ke utara (bila berpatok dengan arah Pulau Jawa. Dari sinilah kisah kejahatan Sastro bermula. yaitu menarik napas dalam 15 hitungan dan melepaskannya dalam 15 hitungan. Sastro masih mampu berenang hingga satu kilometer dengan gaya punggung tanpa berhenti. Rasa cairan itu manis dan sama sekali tidak amis. untuk urusan pemberontakan. Setelah 500 meter berjalan. arah utara yang dimaksud Sastro adalah utara timur). atau sebaliknya. Pria yang dikenal dengan julukan Sastro Perampok itu tetap ditakuti oleh para napi lainnya di lingkungan Penjara Besi. Ketika itu. dan main perempuan. Selain latihan bela diri. sejenis kepiting. lalu apa? Mulailah muncul ide Sastro untuk melarikan diri. karena kelakuannya yang brutal-suka berkelahi dan cari perkara di kalangan para napi-Sastro dipindahkan ke LP Cipinang. "Biasanya. Pola latihannya adalah 1:1. Sastro latihan yoga setiap malam. yang hanya mengenakan sehelai baju preman dan celana pendek. Pada 1974. Dalam waktu setahun dua bulan. Sastro mempersiapkan diri untuk pelariannya. sekitar pukul tujuh malam. Pada Juni 1979. yang letaknya paling dekat dengan pantai. Ketika purnama. Saat itu adalah musim kemarau. bertambah menjadi 2:1. Sastro. yang saat kemarau tidak terlalu deras ombaknya. dia justru ikut dalam pergaulan yang tidak benar di kalangan para bandar. mabuk tuak. Sastro mulai kenal dengan judi. Dia mengaku beberapa kali bertemu dengan perahu nelayan dan dua kali berpapasan dengan . Sastro mulai memperhitungkan kesempatan terbaik untuk lari. "Tapi saya tidak mau berisiko tertangkap. Namun. Sastro ditahan di LP Besi. kesangaran Nusakambangan tidak menaklukkan keliaran Sastro. Lalu. yaitu menarik napas dalam 30 hitungan lalu melepaskannya dalam 15 hitungan. Sastro menggunakan garis edar bulan sebagai petunjuknya menuju pantai. sehingga dia segera bisa membuktikan kemampuannya berenang menyeberangi Segara Anakan. Sastro divonis empat tahun penjara di LP Metro Lampung. Sastro memulai petualangannya dengan keberhasilannya melompati tembok LP Besi setinggi empat meter. Dia terlibat dalam perampokan dan pembunuhan. Ketika Sastro sudah menjadi pedagang besar di Pasar Metro Lampung. Untuk makanan. teman-teman melakukan kegiatan kolektif. Setelah menjadi jagoan di antara para bromocorah. lalu dibuang ke Nusakambangan pada awal 1978. Tapi. sejak 1970-an. Sastro menyantap buah rukem dan jlujon. mulai mengarungi hutan rawa bakau selama dua malam satu hari." kata Sastro. dia akan menemukan daratan. mirip tokoh dalam novel Papillon. makanan ular berbisa yang berasa pahit. Beruntung. melainkan sebagai pedagang pakaian jadi dan bahan pakaian di Sumatra Selatan dan Lampung." tambahnya. Sastro juga mengisap air di dalam tubuh yuyu. Kiprahnya cukup sukses sehingga Sastro mendapat julukan sebagai "bandar gombal".

Untung saja. Sastro punya uang tabungan Rp 400. Demikian kisah Sastro. Tapi maafkan kami kalau kami salah menembak. bila ketemu patroli. berkulit legam itu berjanji kepada teman-temannya di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang-penjaranya sejak 1976. Sastro sampai di daratan sekitar saat subuh.000. Dengan badan lunglai. Dari pembicaraan di antara penduduk setempat. Si Arsitek Pelarian "Saudara-saudara. setiap kali menyambut serombongan narapidana yang datang. berambut keriting. Kini Nanggo berusia 55 tahun dan menjadi preman di Terminal Kampungrambutan. bila seseorang dikenal sebagai saudara atau teman Bang Timong. sebelum dia dipindah ke Nusakambangan-untuk sebentar saja di Nusakambangan. yang secara tidak sengaja dia menjadi teman sepelarian Johny Indo. Upahnya Rp 6. Sastro menghubungi seorang teman agar dibantu pergi ke Jakarta lalu langsung ke Lampung.000 hingga Rp 10. ikut Kejar Paket B. demikian nama ngetopnya. Bang Timong.kapal patroli. setelah bisa meloloskan diri dari Nusakambangan. Nanggo. untuk menjalani semua sanksi bui baru selama empat tahun plus utang hukumannya hingga menjadi 21 tahun. laki-laki itu menjadi lunak di LP Cirebon." katanya. Dia bekerja di pabrik pemintalan di dalam LP Cirebon. Jakarta. yang hanya menyembul bila kemarau. Penjaga di sini nggak bisa apa-apa. Sastro juga bisa merapatkan tubuhnya di rawa-rawa. Sastro menjual mi instan dan rokok di dalam selnya. Pokoknya. ketika dia datang ke Nusakambangan pada 1981. niscaya dia bisa naik bus dari Kampungrambutan ke kota mana pun. tanpa bayar. Bang Timong menceritakan pengalamannya lari dari Nusakambangan. Prestasinya terbukti dengan menjuarai lomba Cerdas Cermat antarnapi. . Kata-kata yang diucapkan dengan nada yang ramah itu diingat benar oleh Nanggo Kromen alias Bernard Timong." katanya. Sastro mencoba tetap berjalan cepat mengikuti arah berjalan orang-orang menuju ke pasar. Bang Timong. Pasalnya. sangat dikenal di seantero terminal. Anda bisa saja lari. Alhasil. Setelah itu. sudah berniat kabur sejak semula. Sastro memang benar-benar ingin bertobat. Yang biasa kami tembak biasanya kaki. Setelah semalaman menyeberang Segara Anakan. Selain itu. tetapi kenanya selalu kepala. terpidana 10 tahun karena pembunuhan. Sastro tahu bahwa dia berada di Desa Kubangkangkung. laki-laki berperawakan sedang. Dia tidak pernah mengizinkan sanak keluarganya datang menengok. "Cukup saya saja yang merasakan dan menebus dosa-dosa ini. Selain itu. yang menyeret dia ke LP Cirebon.000 sebulan. Dan. "Saya bisa menyelam hingga 15 menit. Sastro juga rajin belajar. Dan pelarian Sastro itu tidak akan terungkap seandainya dia tidak mengulangi kejahatannya: merampok dan membunuh. Cilacap." Demikianlah pidato ritual sipir penjara di Pulau Nusakambangan. Tampaknya.

mereka harus memilih untuk belok ke kiri. pintu gerbang akan terbuka dalam waktu yang cukup lama karena pikulan yang dipakai si napi memang cukup panjang. itu angka baik buat lari. Tapi pria kelahiran Flores itu tidak merencanakannya sendirian. agar penjaganya tidak mengejar. Setelah delapan bulan di penjara. dia bertemu dengan Johny Indo yang sedang buang air kecil. ke Kampung Laut. semua napi sudah bersiap-siap (semuanya berjumlah 13 orang). antara pukul 12. yang paling mahir menembak. Kabel-kabel telepon yang menghubungkan Penjara Permisan dengan tempat lain diputuskan. Bila berita bocor. "Makanan membuat orang memberontak. semua hal di Nusakambangan membuat orang ingin kabur. Komunikasi mereka lakukan saat bekerja di ladang atau melalui kurir.00 dan 18. Para napi seharusnya memperoleh 3. Ketika napi memprotes soal makanan. Masih ada tujuh orang yang terlibat dalam rencana pelarian. akan berguna mengajak Johny karena laki-laki berwajah indo itu punya organisasi.Menurut Nanggo. Dalam pikiran Nanggo. tapi kesempatan tak kunjung tiba. para napi yang akan kabur itu merapikan strategi. atau ke kanan. bila tertangkap tidak ditembak. seorang napi loncat keluar dan memukul kepala seorang sipir hingga pingsan. . Mereka "mempekerjakan" Guto. "Mereka juga berjanji memperbaiki. Di pos penjagaan. Nanggo mulai bersiasat untuk kabur. Nanggo mengajaknya kabur. Sebenarnya. yang bertugas menghitung kapan harus kabur berdasar primbon." kata Nanggo. tapi sayur kangkungnya tetap saja hitam sekotor comberan. menyusuri tepian Laut Indonesia. salah satu napi. Jumlah pelarian ternyata membengkak menjadi 34 orang. ada juga yang mencari empat orang sipir di sekitar pintu gerbang.00. tapi karena kebetulan bertemu.5 ons sehari. alamat pun tidak punya. Nanggo tak berhenti berdoa dengan rosarionya. lari dari Nusakambangan. Saat si napi masuk. mereka melihat seorang napi yang baru pulang dari ladang." tambahnya. "Saya. napi lainnya berhamburan keluar dari persembunyian. ketemu tanggal 20 Mei 1982. Nah. sipir memberi pemberat pada timbangannya. Adalah Sugeng. si kurir itu yang akan dibunuh. Akhirnya. saat Nanggo akan melarikan diri. mereka memilih ke kiri. Senapan itu diserahkan ke Johny Indo. membawa sepikul buah kelapa. Lalu. Selama tiga bulan. sehingga jumlah makanan tetap seperti seharusnya. Saat pintu mulai terbuka. Akhirnya. Setelah keluar dari penjara. "Hari itu adalah Kenaikan Yesus." kata Nanggo. Johny menembakkan satu peluru ke arah penjara." kata Nanggo. Johny tidak masuk dalam "tim". Lalu. "Lebih dari waktu itu akan sial. mereka menemukan tiga pistol tanpa peluru dan sebuah senapan panjang berisi lima peluru. Sebelum pergi. Tepat di hari H." kata Nanggo. napi asal Semarang sebagai kurir. tapi dikurangi oleh penjaga.

Sementara itu. Nah. tinggal tujuh orang yang bertahan. Hanya bertiga: Nanggo. Setelah itu. Sayang. mereka sudah sampai di tepi pantai. sebelum dibawa. Hari keenam. yang pada saat itu terkena pukul popor senapan di tengkuknya. seorang teman mereka yang punya penyakit maag akut. jalannya harus dibantu. rombongan pelarian melewati bukit batu. yang terbiasa berenang. mereka berhasil masuk kampung. yang diambil semua buahnya. tentara yang menangkap diberi perintah untuk menangkap hidup-hidup. kami diizinkan makan oleh tentara. Ada yang jelas-jelas mati dibunuh tentara. mereka terpisah menjadi dua kelompok. Lalu mereka memutuskan membuat rakit dari pohon pisang liar. Untungnya. . Nanggo. "Itulah nasi piring pertama yang saya makan dalam enam hari. Bahkan. mereka berhasil menemukan sebuah pohon kelapa. Akhirnya. Ketika mengitari bukit. Mansur. Nanggo harus menjalani sisa hukuman hingga 1986. Pada hari pertama. Mereka mencoba menyeberangi arus berputar yang deras. Dia ditinggalkan begitu saja karena tak ada waktu untuk menguburnya. Hari ketujuh. ada yang tertinggal.Bagian yang paling berat adalah cara mengisi perut 34 orang. sakit maag Mansur makin berat saja. lalu diikat dengan tali kulit pohon waru. Setelah itu. Pada hari kelima. lalu pohonnya ditebang dan diambil isi perutnya yang putih. sudah mulai lemas. pegangan tangan Nanggo di rakit terlepas. Mansur meninggal. Inilah jalan masuk ke Cilacap. dan mereka hanya bisa menemukan buah-buahan yang masih muda untuk dimakan. saat minta makan ke penduduk. Salah satu rombongan bertemu dengan sepasukan tentara dari Kodam Diponegoro. asal saya kenyang. Johny Indo juga sudah tidak ada di antara rombongan (ternyata dia sudah menyerahkan diri). ketika rakit hampir sampai ke seberang. Mereka menebang enam pohon pisang. Mereka juga minum air rotan. tanpa memperoleh remisi. Pada hari ketiga dan keempat. hingga rakit meluncur bersama air deras. dan Budi yang bertahan. masing-masing mengitari bukit dari sisi yang berbeda. mereka tertangkap. Tapi mereka bertiga berhasil selamat. di seberang Kali Pucang. mencoba menarik rakit yang dinaiki Tasman ke seberang." kata Nanggo. Sejumlah 13 orang tewas di tempat. mereka hanya menemukan siput untuk dimakan. Tasman Amri. Biarlah setelah itu mati. Hari kedua. Johny Indo berhasil menembak seekor monyet.

Dengan rupa-rupa cara. kami verifikasi. Kami melihat ada sesuatu yang patut ditindaklanjuti. "Kami hanya berenam. Ketua Satuan Tugas. Jika informasinya kurang lengkap. dilanjutkan. maka kami serahkan kepada kepolisian. Selasa pekan lalu itu." katanya. Bisa Jadi Badut SEISI Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu tergeragap ketika Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum mendadak berkunjung pada Minggu malam. ternyata mendapat perlakuan istimewa dibanding tahanan lainnya. borok di tahanan Pondok Bambu terungkap. terpidana kasus penyuapan jaksa Urip Tri Gunawan. kami kembalikan untuk memperoleh informasi lebih banyak lagi. petugas rumah tahanan berusaha menghalangi tim yang berniat melongok seluruh penjuru penjara di Jakarta Timur itu. kalau masuk kategori penting. Satgas membuka PO Box 9949. Selain kasus Aan. Kasus Aan Susandhi dapat informasi dari pemberitaan? Tidak. 10 Januari lalu. Kami baca. Selama hampir satu setengah jam. Satuan Tugas tidak punya perangkat memadai untuk menjaring informasi. sekarang Kuntoro mesti memelototi 155 rencana aksi 2010. Berkat kunjungan tanpa undangan itu. Ada serombongan orang datang ke sini menyampaikan pengaduan. mereka lebih banyak menunggu laporan masyarakat. menurut Kuntoro Mangkusubroto. bagaimana hasilnya? Ada 299 pengaduan dari masyarakat. Tapi dia mengelak dibilang sibuk. Menyadap tidak bisa. Setiap hari dia hinggap dari rapat ke rapat. "Buktinya saya masih sempat diwawancarai. Kami tidak punya kewenangan proyustisia.08 Maret 2010 Kuntoro Mangkusubroto: Kalau Salah. Sebagai Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan. Dia mendapat ruangan luas lengkap dengan televisi dan kulkas serta tempat bermain anak. apakah banyak yang mengadu langsung ke Satgas? . intelijen juga tidak punya." katanya. tidak mudah mengulang kejutan seperti itu. dengan santai Kuntoro melayani berbagai pertanyaan Tempo. Artalyta Suryani. Tapi informasinya juga harus lengkap. diiringi derai tawa. Walhasil. Setelah 129 rencana aksi di program seratus hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tuntas. Satuan Tugas hanya satu di antara segunung tanggung jawabnya. Satgas ini bekerja ada batasnya. Namun.

Dan jarang yang seperti itu. Tidak punya organisasi yang besar dan perangkat yang hebat. Masyarakat menunggu gebrakan di kepolisian dan kejaksaan. Satgas ini isinya hanya enam orang. intelijen juga tak punya. malam ini juga kami kerjakan. Kami juga sangat bergantung pada masukan yang diterima. Bagaimana mafia hukum yang terkait dengan pengacara? Itu wilayah yang sampai sekarang belum tertata petanya. kasusnya lebih rumit.Kami menghindar. Gebrakan Satgas baru ke lembaga pemasyarakatan. Dan memang maksud Satgas bukan untuk itu. Penjara kan lokasinya tak bisa ke mana-mana. Kalau yang di hulu. Walaupun kami sudah menemukan beberapa titik yang perlu "disentuh". Kasus Artalyta itu masukannya lengkap sekali. . Kami tidak punya perangkatnya. Sebab. semua pelakunya bergerak. Kami memetakan bukan hanya dari membaca koran atau mendengar masukan. yakni untuk menekan. integritas Anda jatuh. Sekali menjadi badut. kalau tidak digebrak. Satgas tidak bisa jalan sendiri. atau Mahkamah Agung. Lembaga pemasyarakatan itu rangkaian paling hilir. Tugas kami memberikan semangat dan dorongan untuk pembenahan. Komisi Pemberantasan Korupsi. Kami sudah memetakan beberapa titik lemah dalam mafia hukum. Satgas tidak bisa mengembangkan organisasi dan menambah wewenang? Kami tidak mau mengembangkan organisasi dan menjadi pesaing kejaksaan atau kepolisian. Setidaknya Satgas bisa melakukan pemetaan masalah? Itu sudah kami kerjakan. Menyadap saja tidak bisa. sedangkan di hulu. Ada salah sedikit saja. Kami juga sudah memetakan hakim mana yang perlu dicermati. Tapi. Upaya eksternal tidak akan efektif. yakni penyidikan. tidak berjalan? Menggebrak hanya efektif kalau informasinya akurat sehingga sasarannya tepat. Satgas akan gagal atau menjadi badut. lama-lama kami tahu itu pendekatan mereka. Kami mendorong perubahan dari dalam saja. Tapi gebrakan ini sulit direncanakan karena sifatnya menunggu. perbaikan pengacara harus dari internal mereka. Hasilnya disampaikan ke mana? Kami sampaikan ke Komisi Yudisial.. Kalau masukan yang diterima lengkap...

. tapi kami datangi tidak ketemu. masyarakat kurang tahu Unit Kerja Presiden ini. Hingga hari terakhir. meskipun belum diimplementasikan. "Apa sih itu?" Padahal yang dilakukan cukup inovatif dan revolusioner. Untuk memantau proyek juga lewat Internet? Misalnya. Berdasarkan koordinat yang mereka berikan. tapi kalau kinerja pemerintah. kami bisa lihat. misal cuma ada 500 lokasi tapi mengaku 1. proyek-proyek itu bisa dimonitor. Contohnya. lalu jawabannya segini (dia melebarkan jarinya). Kebiasaan-kebiasaan di pemerintahan di mana yang ditanya hanya segini (dia merentangkan jarinya). Misalnya dalam konsep penataan struktur kepolisian. Anda bisa memaksakan perubahan dari luar. tertutup berita kasus Century. Ternyata proyeknya dipindahkan. Lewat GoogleMap. Tak ada kekuatan di luar yang bisa mengubah. Cara berkomunikasi kementerian dengan kami di sini menggunakan Internet. kerjanya menjadi jauh lebih cepat. jam kerja. Dan kekuatan reaksi dari dalam bisa-bisa malah membuat konsepsi Anda terpental dan tak bersisa. masih ditunggu blueprint-nya. Perubahan di situ harus dilakukan oleh orang dalam. Iya.700 lokasi.. Cetak birunya sudah ada. kalau ada penggelembungan. Mafia hukum kan isu yang seksi. proyek pembangunan tempat pelelangan ikan di Baron. terutama soal evaluasi kinerja kementerian. Yogyakarta. Gunung Kidul.. tapi biasanya tak berumur panjang. Selain gebrakan Satgas.Bagaimana pemetaan masalah di kepolisian dan kejaksaan? Konsep reformasi kepolisian sepertinya memberikan harapan perbaikan. yang berhasil cuma . proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat itu ada di lebih dari 1. Kenapa ada kementerian yang diberi rapor merah? Salah satu rencana aksi Kementerian Pendidikan Nasional adalah meng-upgrade 30 ribu kepala sekolah dan penilik sekolah. bisa segera diketahui? Benar. tanggapan orang. Jadi tunggu saja. Orang dalam itu mesti punya konsepsi serta pada saat bersamaan punya power dan otoritas. dan sebagainya. Departemen Kelautan dan Perikanan mengatakan sudah selesai. Dengan Internet. karena menyangkut penggunaan kertas. energi. Kebiasaan itu kan pemborosan.700. Apa yang mungkin menghambat reformasi kepolisian? Kepolisian itu lembaga yang sudah mapan dengan tata caranya. Jadi. Kalau kejaksaan. bisa dihilangkan.

tapi begitu dua sektor bergabung membangun sesuatu. Sektor pertambangan dan migas juga menghadapi persoalan serupa. siapa paling berwenang memberikan izin.. Bagaimana Presiden menindaklanjuti laporan seratus hari? Saya tidak memberikan penilaian. Padahal. Disiplin seperti itu ditegakkan supaya tidak . Dalam peraturan presiden memang saya bertanggung jawab kepada Presiden. dan pemimpin badan usaha milik negara? Tidak selalu.700-an. itu urusan Presiden dengan para menteri. ya tidak jadi-jadi proyeknya. misalnya kalau hendak membuka perkebunan sawit. Termasuk soal jalan tol yang membelah pesantren di Cirebon? Itu cerminan otoritas yang tidak efektif. menurut undang-undang. kepala daerah. Kami selalu menggunakan kewenangan yang ada di Presiden. Soal Food Estate di Merauke memang belum siap. pertimbangan. Apa yang salah di Bandung? Apa yang salah di Tangerang? Atau di pertambangan. Apa yang dilakukan untuk mengatasi persoalan ini? Melakukan pemaksaan-pemaksaan. Apakah Unit Kerja bisa intervensi? Kami tidak punya otoritas. ha-ha-ha.27. Persoalan di republik ini adalah persoalan antarsektor. Apakah masalah itu selalu terkait dengan pendapatan daerah? Tidak selalu seperti itu.. Kepemimpinan bupati tidak berani berhadapan dengan pesantren. Kadang masalahnya simpel sekali. masalah penanganan sampah yang tidak kunjung beres. dia punya otoritas dan bisa mengambil keputusan. Kasus seperti ini masalahnya bukan di peraturan. Walaupun sebenarnya. atau rekomendasi. tapi sehari-hari melapor kepada Wakil Presiden. Benarkah Anda selalu mendampingi Wakil Presiden ketika menemui menteri. Bagaimana Presiden mengambil langkah apa. Misalnya. biasanya muncul persoalan. Persoalan sektor hampir enggak ada masalah. kurang satu pun tetap saja merah. Saya hanya menyodorkan fakta dan data. Selama puluhan tahun egosektoral dan sekarang ditambah egoregional menjadi penghalang kerja pemerintah. tapi soal kemauan dan keberanian. Akhirnya ditunda saja. Kasus serupa terjadi juga di daerah lain. dalam sepuluh tahun terakhir tidak ada kegiatan eksplorasi baru.. Apakah gubernur? Atau bupati? Atau Menteri Pertanian? Ketika sektor-sektor itu tidak menemukan kecocokan.

Saya lebih banyak menggerecoki Pak Boediono karena jalurnya begitu. . Nah. saya datang.. dan seterusnya. Soal koordinasi. Ada hotline dengan Presiden? Ada tapi tidak pernah saya pakai. Mungkin di belakang layar ada. Ini kan bukan masa perang. pasti ada reaksi penolakan. Bagaimana dulu ceritanya Anda bisa jadi Kepala Unit Kerja? Kabarnya dulu ditawari posisi menteri? Pada Juli lalu. harus bit by bit.. tidak terlibat urusan lain. Dan mengerjakan ini penting sekali. Tapi pemerintahan bukan hanya program itu. Semua atau sebagian besar janji itu harus terpenuhi lima tahun yang akan datang.. Saya tak terlalu ingin menggerecoki beliau. kami mengawal agar janji itu terpenuhi melalui 129 rencana aksi program seratus hari. Di Unit Kerja ini Presiden memberikan keleluasaan? Sampai sekarang tidak ada teguran ataupun sinyal yang membatasi kami. tapi institusi yang membantu. Berapa kali ketemu Presiden dalam seminggu? Yang pasti. tak ada masalah. Yang lain tak pasti. Perubahan itu tak bisa radikal. Pak. ha-ha-ha. ha-ha-ha. Saya bertanya. Saya bilang ini kerja full time. Jadi kami tidak boleh menciptakan diri sebagai lembaga yang ditakuti. apakah Unit Kerja tidak tumpang-tindih dengan Menteri Koordinator? Tidak. Kalau Anda mau perubahan cepat.menimbulkan persoalan. Menjelang pelantikan Presiden. Soal power. yang lain itulah wewenang Menteri Koordinator. Kadang kalau beliau butuh.. Sebagai Unit Kerja Presiden. beliau ingin saya menjabat menteri. melalui 155 rencana aksi di 2010. Jadi merangkap. Itulah yang kami jadikan pegangan. Akhirnya saya diberi tugas di Unit Kerja Presiden dengan posisi setara dengan menteri. Presiden dan Wakil Presiden dipilih karena menjanjikan sesuatu kepada rakyat. Sampai sekarang belum ada penolakan dari kementerian? Saya tidak tahu. Janji itu ada di visi dan misi. Jadi kami fokus. karena kami fokus.. selama diberikan oleh Presiden.. saya diminta Presiden membantu beliau menyiapkan berbagai macam program untuk pemerintahan kedua. seminggu sekali di sidang kabinet. lalu konsep yang kemarin itu siapa yang akan menjalankan? Beliau menjawab. ya Pak Kuntoro juga.

Saya percaya mereka tidak akan sampai hati mencederai kepercayaan yang diberikan negara kepada mereka. Makanya Anda datang ke acara Friends of Sri Mulyani? Ya. saya tak akan datang. Jadi kenapa harus pikir dua kali?  Kuntoro Mangkusubroto Tempat dan Tanggal Lahir: Purwokerto. Itu wilayah politik. Stanford University. Institut Teknologi Bandung (1982) Pekerjaan:  Direktur Utama PT Tambang Batubara Bukit Asam (1988)  Direktur Utama PT Timah (1989)  Menteri Pertambangan (1998)  Direktur Utama PT PLN (2000)  Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias (2005)  Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (2009) . Tapi Anda tetap berhubungan baik dengan mereka. bukan proyustisia.. Tapi dia teman dan saya percaya integritasnya. Saya kenal Pak Boed.. Keduanya teman saya.Hasil Panitia Khusus Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat memojokkan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.. 14 Maret 1947 Pendidikan:  S-1 Teknik Industri. Tak perlu ada Pansus DPR. Amerika Serikat (1977)  S-3 Ilmu Keputusan. Institut Teknologi Bandung (1972)  S-2 Industrial & Civil Engineering. saya kenal Sri Mulyani. Lain halnya kalau saya tidak percaya dia. apa salahnya.

oleh karena hal ini berkisar pada hukum pidana. tujuan pidana penjara adalah ‘pemasyarakatan’. kehidupan dan penghidupan. Sejak April 1964 Rumah Penjara diubah menjadi Lembaga Pemasyarakatan.” Konsep tentang Rancangan Undang-undang tentang ketentuan pokok .Konsep Ideal Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Taufiq Nugroho E 0003314 1.S.H. Gagasan ini pada hakekatnya bersumber pada filsafat pembinaan narapidana.” Jelas sekali bahwa Dr Sahardjo. membimbing terpidana agar bertobat. telah meletakkan dasar untuk pembiaan para terhukum ialah yang lazim disebut “treatment philosophy” atau “behandelingfilosofie”. Istilah “Pemasyarakatan” pertama dikemukakan oleh Sahardjo. tetapi karena kekuasaan DR Sahardjo yang waktu itu Menteri Kehakiman.S. melainkan orang yang tersesat. maka kerap kali disebut dengan “pemidanaan”. Pelanggar hukum tidak lagi dianggap sebagai penjahat. Gagasan Lembaga Pemasyarakatan Konsep Lembaga Pemasyarakatan menurut DR.H. maka dapat diwujudkan dilingkungan kepenjaraan. yang terjalin anatara manusia dengan pribadinya. manusia dengan masyarakat. Meskipun konsepsinya kurang jelas. beliau memberikan rumusan dari tujuan pidana penjara sebagai berikut:“Disamping menimbulkan rasa derita pada terpidana karena hilangnya kemerdekaan bergerak. Makna istilah “Pemasyarakatan” Penghukuman berasal dari kata “hukum” sehingga dapat diartikan sebagai “menetapkan hukum atau memutuskan hukumnya”. manusia dengan alamnya dan manusia sebagai makhluk Tuhan. Sahardjo. Seseorang yang tersesat akan selalu bertobat dan ada harapan dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari sistem pembinaan yang diterapkan padanya. tetapi juga ada hukum perdata. manusia sebagai keseluruhan. manusia dengan sesamanya. dalam pidatonya saat penerimaan gelar Doktor honoris causa dalam ilmu Hukum UI tanggal 5 Juli 1963. manusia dengan khaliknya.S. melainkan harus pula berusaha membina si pelanggar hukum.(yang waktu itu sebagai Menteri Kehakiman) bahwa penghukuman bukanlah hanya untuk melindungi masyarakat semata-semata. Dalam pidatonya. Dalam hal peristiwa tidak hanya menyangkut hukum pidana saja. Dengan kata lain.H. 2. mendidik supaya terpidana menjadi seorang anggota masyarakat sosialis indonesia yang berguna. Sehingga istilah pemasyarakatan dapat disamakan dengan “resosialisasi” dan/atau “rehabilitasi”. Prinsip pemasyarakatan adalah ”pemulihan kembali kesatuan hubungan hidup.

hakim tidak semata-mata hanya menegakkan hukum demi hukum itu sendiri. . melindungi masyarakat 3.Pemasyarakatan. sadar akan tanggung jawab dan berguna (pasal 2). Dalam menetapkan hukum. memberi penderitaan / nestapa pada terpidana. membimbing terpidana agar bertobat 4. Pembinaan terpidana itu bertujuan agar “terpidana mempunyai kesanggupan untuk menjadi peserta yanga aktif dan kreatif dalamkesatuan hubungan hidup sebagai warga masyarakat indonesia yang menghormati hukum. melainkanharus mengejar kemanfaatan sosial. mendidik supaya menjadi anggota masyarakat yang berguna 3. Perlunya gagasan Pemasyarakatan sebagai pertimbangan dalam pemberian keputusan yang berupa pemberian pidana Hakim dalam penghukuman yang berupa penjatuhan pidana harus menyadari apa yang hendak dicapai dengan yang ia kenakan kepada sesama manusia yang telah melanggar ketentuan Undang-undang. Oleh karena itu keputusan hakim itu tidak boleh terlepas dari politik kriminal. Artinya lembaga pemasyarakatan yang dikatakan ideal harus memenuhi unsurunsur berikut ini: 1. dalampasal 1 konsep rancangan itu mendefinisikan pemasyarakatan sebagai ”suatu proses pembinaan terpidana yang dengan keputusan hakim untuk menjalani pidananya di tempat dalam Lembaga Pemasyarakatan”. karena pengadilan pun merupakan aparat politik kriminal. dengan menghilangkan kemerdekaan bergerak 2.

tidak melanggar hukum lagi. sel dan lain sebagainya itu tidak memberi manfaat yang besar pada narapidana. . program-program pemerintah untuk memperbaiki kondisi tahanan perempuan dan sebagainya. Veteran no 11 Jakarta Pusat ini mengupas kondisi tahanan perempuan di Indonesia.Untung Sugiyono: “Standar Minimal Internasional Pengoperasian Lembaga Pemasyarakatan Belum Tercapai” 25 June 2010 | Kategori: Pendapat Pakar Dalam rangka memperingati Hari Anti Penyiksaan yang jatuh setiap tanggal 26 Juni. justru bisa merusak baik fisik maupun psikologi warga binaan itu sendiri. Nunung Qomariyah dari redaksi Komnas Perempuan melakukan wawancara dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Wawancara selama kurang lebih satu jam yang dilakukan di ruang kerjanya. titik beratnya bagaimana membuat warga binaan ini secepat mungkin kembali dalam masyarakat. titik tolaknya membuat orang jera. Sedangkan pemasyarakatan adalah membuat orang menyesali perbuatannya. Bagaimana konsep Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Indonesia? Konsep pemasyarakatan beda dengan penjara. Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depkumham). Penjara. Untung Sugiyono. Jl. Kita sudah sependapat bahwa penutupan tembok. Berikut kami sajikan petikan wawancara tersebut. standar minimal layanan bagi tahanan perempuan yang berkebutuhan khusus. dan bisa memenuhi kehidupannya dengan layak. dan setelah kembali ke masyarakat bisa terintegrasi dengan masyarakat. Di pemasyarakatan.

kehilangan hubungan dengan keluarganya. setahun atau dua tahun. Untuk melihat sebuah LP ideal atau tidak. (hal tersebut) sah-sah saja. dari pelayanan makanan. Pertama. Hal-hal di atas sebetulnya adalah hak dasar manusia. Kedua. 8. Hanya saja kadar dan kepantasan pemenuhan inilah yang barangkali masih harus diupayakan sesuai dengan UU yang berlaku. sementara harga terus menerus naik. Persoalannya adalah setelah dirampas hak bergeraknya. termasuk kemerdekaan bergerak adalah hak dasar. psikolog. Sebagai contoh kita kerjasama dengan Depkes memberikan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) bagi narapidana yang sakit. Misalnya. Persoalannya adalah dengan standar biaya yang tidak berubah. Lauk pauk Rp. harus dikaitkan dengan standar idealnya. dewasa maupun perempuan memiliki guru profesional. keleluasaan bergerak. itu adalah konsep yang kuno. terisolasi. daging. Idealnya kebutuhan itu sudah menjadi bagian dari program LP. dan harus ada teras. tinggal kualitasnya saja. udara. harus dilihat kebutuhan sarana.4 meter untuk satu orang. okelah. Membangun manusia tidak bisa selesai besok. Sehingga. kehilangan memiliki harta bendanya (ditinggalkan di luar). Hak lain masih tetap ada. Standarnya adalah harus ada cahaya. perlu dicatat kerjasama yang kita lakukan lebih pada memenuhi kebutuhan sewaktu-waktu. Departemen Kesehatan. Dari aspek itu kita belum ideal. kehilangan akses informasi dan kehilangan akses hubungan seksual dengan pasangan. Untuk memenuhi kebutuhan itu. Selain itu. ruangan LP yang tersedia jumlah penghuninya sudah over kapasitas. Kalau kesediaan beras. lusa. perguran tinggi. tidak semua LP ada instrukturnya. kita (baca: Lembaga Pemasyarakatan) bekerjasama dengan Departmen Pendidikan. Di Indonesia. . tidak setiap LP baik itu LP anak-anak. Dalam konteks inilah negara berkewajiban memenuhi hak-hak yang hilang tadi. Apa saja yang terenggut ketika seseorang menjadi narapidana? Kita tahu bahwa satu-satunya derita yang dirasakan seseorang ketika masuk LP atau rutan adalah hilang kemerdekaannya untuk bergerak. ruangan 5. Di situ harus ada telur. kehilangan rasa aman dan nyaman (bercampur dengan banyak orang). kita lihat dari sisi tempat tinggal. sayur dan harus memenuhi standar kalori yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Namun. Selain itu tidak semua LP mempunyai akses yang mudah terhadap bahan makanan tertentu. Standar yang kami gunakan adalah standar minimum Rules for the Treatment of Offenders. ada beberapa hak yang secara otomatis juga hilang. tentunya kita sedang berbicara bagaimana membangun manusianya. Artinya. kebutuhan pembinaan dan kebutuhan kesehatan. Bagaimana kondisi LP sekarang ini? Kalau berbicara Lembaga Pemasyarakatan. Setiap orang mendapat jatah 450 gram perhari untuk tiga kali makan.500 per-orang untuk tiga kali makan. dokter atau perawat. Ketiga. tapi karena negara mempunyai otoritas. orang yang berpendapat bahwa lembaga pemasyarakatan harus berlokasi di tempat yang kecil.Pembinaan terbaik terhadap narapidana adalah di tengah-tengah masyarakat (face treatment). Departemen Sosial. aturan standar untuk mengoperasionalkan lembaga pemasyarakatan bagi narapidana.

apakah sudah dipisahkan? Di Indonesia ada delapan LP Wanita. Jakarta barangkali aksesnya mudah. Secara bertahap kalau bisa satu propinsi harus ada satu LP. Jadi kalau semua orang ngomong laki-laki dan wanita penghuni LP dicampur memang iya. Tapi kejahatan yang dilakukan oleh wanita relatif sedikit dari pada yang dilakukan laki-laki. Ada fasilitas jalur kursi roda juga. Sisanya bangunan jaman Belanda. Meskipun tidak menutup kemungkinan di tempat-tempat lain juga ada. ada ekstra puding-nyalah (penambahan makanan/minuman/obat-obatan dan daya tahan tubuh). atau jaman merdeka tapi sudah bertahun-tahun yang lalu. Kita yang setiap hari menangani narapidana berpikir sampai ke situ. setiap LP kita kasih ruang untuk wanita dan anak. Hanya tidak sesimpel yang kita bayangkan. LP-nya memang cuma satu. Ini memang dilematis. sekitar 10 persen dari bangunan tersebut kita sediakan untuk mereka yang diffable. Namun. Si A akan kesulitan berkomunikasi dengan keluarganya. kan menimbulkan derita baru bagi si A dan keluarganya. begitupun dengan keluarganya harus mencari ongkos dan sebagainya untuk bisa berkomunikasi dengan si A. Yah. Kalau laki-laki. Yang cacat juga begitu. Nah untuk bangunan LP baru. Contoh di Jakarta hanya ada LP Cipinang. Bagaimana dengan LP perempuan dan laki-laki. Saat ini dari 427 bangunan LP dan rutan yang ada. wanita dan anak dicampur dalam satu blok itu. Kalau LP Wanita dibangun tidak di Ibu Kota propinsi. Kita punya 16 LP anak di seluruh Indonesia. Bagaimana dengan kondisi penghuni LP yang mempunyai kebutuhan khusus seperti perempuan. Anak-anak masa tahananannya rata-rata pendek. ruangannya beda. soal narkoba yang banyak dilakukan oleh perempuan.Pada prinsipnya standar minimal internasional pengoperasian lembaga pemasyarakatan belum tercapai. . Makanya seperti di Blok Tipikor itu muncul kloset duduk dan sebagainya. penyandang cacat dan sebagainya? Oh kalau itu punya standar tersendiri. akan muncul derita baru baik bagi narapidana maupun keluarganya. Wanita hamil dari segi makan saja sudah berbeda dengan yang lain. akhirnya dibangun ke atas dan kita belah empat untuk LP. Kita ingin tiap provinsi ada LP Wanita. Kalau kita pindah ke LP propinsi. bagaimana dengan Ambon. atau propinsi-propinsi lain yang agak terpencil. persoalannya kejahatan wanita banyak dilakukan di Ibu Kota provinsi. Untuk sementara waktu jalan keluarnya. namanya berbahaya buat anak maupun wanita. sehingga kita harus berusaha terus. Karena sulit tanah. 30 persennya adalah bangunan baru yang didesain sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekarang. LP Narkoba. Misalnya ada seorang A melakukan kejahatan di Kota A. dari tahun ke tahun perlakuan terhadap warga binaan sudah meningkat. mau bagaimana. Rutan dan rumah sakit. Kalau kita membuat LP Wanita di setiap propinsi. Kecuali perkembangan sekarang ini saja. Sumatra Utara. tapi bloknya beda. Sama juga dengan LP anak-anak. baru pada tahun 90-an kita bangun ulang. Sama dengan yang sakit. walaupun belum ideal. dalam proses persidangan si A tidak boleh dipindah sebelum mempunyai kekuatan hukum atau ada perkara lain.

penjaga laki-laki tidak boleh masuk blok. Pernahkan ada laporan tentang adanya kekerasan terhadap narapidana perempuan? Sesama penghuni bisa juga terjadi kekerasan kok. tapi dia tidak bisa sembarangan masuk kalau tidak didampingi wanita. shalatnya jangan dicampur dan sebagainya. pasti kami tindaklanjuti. Misalnya ada. edaran aturan dan sebagainya. Karena ini menyangkut aspek keamanan. di samping karena jumlah penghuni blok atau LP wanita kecil. Makanya justru yang kita lakukan adalah tidak semua petugas laki-laki boleh bebas masuk di blok wanita tanpa didampingi oleh petugas wanita. Yang menjadi persoalan adalah kalau petugas menganiaya dengan sengaja. karena bekerja di LP itu berdasarkan instruksi. mungkin ya pelecehan seksual. Saya tidak bilang tidak ada. kecuali untuk yang hamil. Selama ini saya belum pernah diberi laporan. biasanya wanita kan nurut-nurut. Jadi hal-hal seperti itu lebih gampang diminimalisir. di depan saja. Bagaimana dengan penguatan kapasitas bagi narapidana perempuan? . tidak ada alasan dan menimbulkan cidera. bisa saja berantem. bagaimana memperlakukan warga binaan yang baik. baik sosialisasi oleh atasan kepada petugas lapasnya. hanya dipisahkan dengan blok? Saya sebetulnya sangat khawatir dengan kondisi tidak dipisahkannya antara LP wanita. Misalnya sebentar lagi akan puasa. Untuk pekerjaan juga tidak boleh pekerjaan yang berat. Sekalipun seorang komandan jaga di LP itu. Pegawainya kita kasih capacity building. Tiga hal ini kita lakukan terus. bagaimana melayani masyarakat yang baik. Upaya apa yang sudah dilakukan untuk mengurangi kekerasan baik sesama tahanan atau yang dilakukan oleh petugas? Banyak. Kalau toh ada. namanya saja orang banyak. terlepas dilaporkan atau tidak. Kalau di LP wanita. hanya mungkin kadarnya saja. Kunci tidak diberikan kepada komandan jaga tapi dibawa oleh kepala LP atau kepala keamanannya. Nah pada LP umum yang ada blok wanitanya.Standar kondisi minimum untuk perempuan seperti apa? Untuk standarnya sama. maka kita berikan surat edaran memberikan kesempatan kepada yang mau menjalankan ibadah tarawih. Petugas hanya boleh menjaga pos dan portir. laki-laki dan anak. ibu menyusui beda karena ini keterkaitan dengan gizi. karena ada beberapa petugas yang nakal. jika tidak ada petugas wanita untuk jaga malam. perempuan dan anak tidak benar-benar dipisahkan. maka blok wanita harus digembok dan kuncinya dobel. Saya kira frekuensi kekerasan kecil kok. bagaimana menjalankan tugas yang baik. diperiksa dan petugasnya akan terkena sanksi. Resiko apa yang mungkin terjadi atau telah terjadi ketika LP laki-laki. Para tahanan wanita biasanya akan berusaha agar dirinya lebih aman. saya yakin ada.

khusus dan umum. Kita sependapat bahwa anak-anak. yang tidak setuju dicari di mana tidak setujunya jadi bisa dicari titik pemahaman yang sama. usia lanjut dan juga anak-anak. Juga ada beberapa LP yang bekerjasama dengan LBH. lansia kurang bagus berada di LP. Jadi sekarang kita bangun istilah cuti mengunjungi keluarga yang diatur dalam Peraturan Menteri. Kedua. seperti apa itu? Memang orang masuk LP yang dirampas adalah kebebasan bergerak. Makanya kita terus berupaya agar mereka cepat keluar dari LP. ada yang khawatir nanti disalahgunakan untuk memasukkan perempuan yang bukan istrinya. Makanya kita lakukan penelitian dulu. menyadarkan dan membangkitkan semangat para tahanan wanita bahwa tidak berarti ketika masuk tahanan maka masa depan mereka telah hilang. itu kira-kira. Di LP isinya bukan hanya orang yang sudah punya istri atau suami saja. Ada jadwal rutin. Kita juga sudah melakukan roadshow di beberapa kota. Untuk mengakomodir ini gimana? Ini bukan persoalan yang gampang. Saya pernah dengar ada upaya dari LP untuk memfasilitasi hak seksual tahanan. Ada beberapa LP yang sudah bekerjasama dengan Komisi Ombudsman menyangkut hak-hak yang dilanggar. Sekarang kita sedang melakukan penelitian dengan Pusat Penelitian Kementerian Hukum dan HAM untuk melihat persoalan tadi. wanita. pendidikan. memberi peluang terjadinya germo dan lain-lain. Kondisi tahanan perempuan seperti apa yang diimpikan ke depannya? Pertama. kotak pengaduan. Misalnya dari aspek kesehatan. ada kotak saran. Isu ini pernah dimunculkan oleh Bapak Burhanuddin Lopa. Yang setuju berarti tidak ada masalah. Remisi khusus diberikan pada . Ada ketentuan soal aturan cuti itu. itu biasa. ada janda. Bukan berarti harus dengan tembok tebal dan tinggi. Misalnya cuti keluarga diberikan kepada orang yang diputus hukuman di atas tiga tahun dan telah menjalani hukuman setengahnya. ada yang pro dan kontra. Beliau tidak setuju dengan istilah kebutuhan biologis. Jika memungkinkan disetujui bisa diberikan pada Hari Ibu. kerjasama dengan Departemen Agama untuk bidang agamanya.Biasanya kita kerjasama dengan beberapa LSM. Untuk kesehatan dengan beberapa instansi pemerintah dan LSM juga. tapi tanpa disadari banyak kebebasan lainnya yang otomatis terampas. Terserah cuti itu mau dipakai untuk apa. Sekarang kita sedang mengusulkan perubahan Perpres pemberian remisi khusus untuk perempuan. Kemudian di LP ada pusat informasi. termasuk kebutuhan seksual. keindahan. kemananan terpenuhi. paling tidak kita ingin satu provinsi ada satu LP Wanita. tidak mendapat remisi dan lain-lain. Selama ini ada dua jenis remisi. Misalnya keterkaitan vonis. Adakah mekanisme komplain? Di setiap blok ada kotak untuk mengirimkan komplain. Yang tidak setuju dengan berbagai alasan. Mereka harus tetap bersemangat karena setelah keluar dari LP mereka harus tetap mengabdi pada masyarakat. Ada yang sudah waktunya tapi belum kawin. lengkap dengan sarana yang dibutuhkan wanita. terutama untuk memberikan keterampilan. duda.

lalu kita mengadakan penelitian tentang dimana akar persoalan LP yang didasarkan pada aspek kesejarahan. pungli. Dan sebentar lagi kita menggalakkan agar napi punya tabungan. Tapi pekerjaan ini bukan tanggung jawab LP sendiri. tertib perilaku petugas dll. Selama menjabat Dirjen Pemasyarakatan apa kemajuan yang telah dihasilkan? Jumlah penghuni LP seluruhnya sekitar 145 ribuan orang. Bayangin dalam ruangan yang harusnya untuk satu orang diisi dengan tujuh orang. Nah kita akan usulkan ditambahkan pada saat Hari Ibu. Sedapat mungkin orang jangan masuk LP. sakit. Masyarakat bisa mengambil peran misalnya social control. hakim. bisa penularan kesehatan. Caranya kita ubah UU Hukum Pidananya. Persoalan ini selalu muncul tinggal menunggu waktu dan tempatnya saja. Ada orang yang memasukkan. Makanya kita upayakan melakukan pembangunan. pemasyarakatan belum punya database khusus napi. Jadi begitu menjadi Dirjen. Peraturan Menteri soal pelepasan bersyarat. Dari sisi aspek praktis juga sudah jauh berbeda. cuti bersyarat sudah ada. penyakit LP itu di antaranya adalah pelarian. Artinya prosedur. Prosesnya sudah didiskusikan dengan kementerian. Dari situ saya bertemu satu kawan dari Asia Foundation. belum sampai ke Presiden. perkelahian. Di Indonesia ada 427 LP. Nah. aspek ketatalaksanaan. itu kan artinya negara melanggar HAM. Tentu pembangunan tidak akan selesai besok. Ketiga. Dalam membangun LP yang lebih baik. Sekarang kita bisa lihat hanya 10 persen LP yang masih kumuh yang letaknya terpencil. Bayangkan coba. bisa lima belas atau dua puluh tahun lagi baru selesai. mutu dan kualitas pelayaan dianggap sudah baik. mudah-mudahan 2011 langkah-langkah menuju reformasi birokrasi bisa tercapai. kita . saya sudah siap menghadapi masalah. Kalau satu LP satu masalah. Tapi masyarakat kan gak puas kalau penjahat belum dimasukkan LP. petugas maupun masyarakat. narkoba dan penyimpangan seks. meninggal. Hari Anak dan Hari Lansia. Ini baru dari napinya. belum dari pegawainya. jadi sejalan. kelembagaan dan anggaran Alhamdulillah dari penelitian ini kita menghasilkan blue print pembaharuan pelaksanaan pemasyarakatan. Masa tugas saya kan tinggal satu tahun lagi. Aspek pelayanan. apa peran masyarakat? Lembaga Pemasyarakatan tidak akan berjalan dengan baik tanpa peran dari warga binaan sendiri. Selain itu sudah ada dua LP Wanita di Malang dan LP Kelas Satu Malang yang mendapatkan sertifikasi International Organization for Standardization (ISO). berarti dalam satu tahunan.saat hari raya keagamaan. dan salah satu blue print yang kami buat adalah juga reformasi birokrasi. cuti menjelang bebas. saya ceritakan masalah database ini. tertib perilaku penghuni. kita juga punya gerakan budaya tertib. polisi. Kami di Pemasyarakatan berpikir bahwa masuk LP adalah alternatif terakhir. Kita sudah sepakat bahwa di LP resikonya besar. makanya kita mengenalkan restorasi justice. deversifikasi hukuman. harus ada hukuman alternatif. ancaman hukuman dll. Kedua. Blue print inilah yang akan kita gunakan sebagai acuan dalam pembangunan LP. Tertib keamanan. Di samping itu Kabinet Indonesia Bersatu salah satu programmnya adalah reformasi birokrasi. ada lebih satu masalah perhari. dan kalau sudah masuk LP jangan lama-lama. penyimpangan macam-macam. jaksa. Ini dari sisi kebijakan.

tidak berguna dan lain sebagainya. Ketiga. social participation. Hukum dan HAM Jawa Tengah (2006) Kakanwil Dept. karena cepat atau lambat para penghuni LP ini akan kembali ke masyarakat.tidak fobia dikritik. Bc. Sehingga masyarakat juga bisa berperan tidak memberi stigma bahwa penghuni LP adalah orang jahat. sehingga peran yang dimainkan masyarakat sendiri menjadi penting.IP. 2001 Universitas Lampung. 08 September 1951 Jabatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Departemen Hukum dan HAM Pendidikan • • • Universitas Bandar Lampung.. MM Tempat tanggal lahir Cilacap. Tapi kontrol tersebut juga sekaligus memberikan sumbangsih bagaimana membangun lembaga pemasyarakatan dan isinya (social support). Curiculum Vitae Nama Untung Sugiyono. 1982 AKIP (Akademi Ilmu Pemasyarakatan) Jakarta. 1976 Karir • • • • • • Direktur Jenderal Pemasyarakatan (2007-sekarang) Kakanwil Dept. Hukum dan HAM Sumatra Utara (2005) Direktur Bina Khusus Narkotika Ditjenpas (2004) Kalapas Klas I Surabaya (2002) Kalapas Klas I Palembang (2001) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful