Lembaga Pemasyarakatan yang Buruk Sebabkan Penyiksaan

Kamis, 17 November 2005 | 22:56 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Komnas HAM segera selesaikan strategi nasional anti penyiksaan. Ini adalah kelanjutan dari selesainya Pelatihan Pencegahan Penyiksaan dan Pemantauan Lembaga Pemasyarakatan dan Tahanan yang diadakan Komnas HAM pada 14-17 Nopember di Jakarta. Pelatihan ini diikuti delegasi Komnas HAM dari 16 negara se-Asia Pasifik termasuk Indonesia. Thomas Hunecke, Anggota unit institusi nasional HAM-Komisariat Tinggi PBB untuk HAM, menyatakan setiap peserta pelatihan akan kembali ke negaranya masing-masing demi menyusun strategi nasional pencegahan penyiksaan selama 8 minggu. Jika strategi nasional tersebut sudah selesai, para peserta akan mendapat sertifikat dari Universitas Oxford. "Pelatihan ini berbasis insentif. Setiap peserta yang datang adalah mereka yang telah lolos seleksi pelatihan jarak jauh selama 8 minggu, melalui CD ROM, di negara mereka,"ujar Thomas. Ketua Komnas HAM, Abdul Hakim Garuda Nusantara, menyatakan, setiap peserta pelatihan juga telah melakukan kunjungan studi ke beberapa lembaga pemasyarakatan yang ada di Indonesia. Para peserta, mendapat dukungan penuh dari Dirjen Pemasyarakatan Dephukham. "Peserta diperbolehkan mengunjungi sel dan mewawancarai tahanan tanpa pendampingan petugas,"ujar Abdul Hakim. Abdul Hakim menyatakan para peserta berkesimpulan bahwa lembaga pemasyarakatan Indonesia memiliki beberapa masalah ; kelebihan kapasitas, gizi yang buruk bagi tahanan, masalah sanitasi, kurangnya akses kesehatan, dll. "Hal ini sudah kami ketahui sejak lama. Tapi, harus diakui hal-hal itu memang bisa mengakibatkan timbulnya tindak penyiksaan atau perlakuan buruk bagi tahanan," kata Abdul Hakim. Thoso Priharnowo

Roy Marten Gagas Lembaga Pemasyarakatan Produktif
Jum'at, 26 Maret 2010 | 19:27 WIB Besar Kecil Normal

Roy Marten. TEMPO/Dwi Narwoko TEMPO Interaktif, Jakarta - Aktor gaek Roy Marten bersama sejumlah bekas pejabat yang pernah menghuni hotel prodeo mengajukan gagasan Lapas Produktif kepada Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. Gagasan ini diyakini Roy mampu memberikan hak-hak narapidana yang belum bisa ditunaikan oleh lembaga pemasyarakatan konvesional. "Misalnya saja pemberdayaan napi, hak kesehatan, hak asimilasi, dan hak mendapatkan remisi," kata Roy di Departemen Hukum dan HAM, Kamis (25/3). Menurut dia, hingga kini, fungsi lapas masih sebatas alat menghukum para pelaku kejahatan. Roy berpendapat demikian berdasarkan pengalamannya tinggal di balik jeruji penjara, bahkan sampai dua kali. "Saya merasakan dan melihat banyak napi yang memiliki keahlian tapi dibiar kan begitu saja. Mereka cuma dikerangkeng, dijaga, dan diberi makan," tutur Roy. Pengalaman-pengalaman seperti itu yang mengilhami Roy menggagas Lapas Produktif. Bersama sejumlah tokoh, seperti Rahardi Ramelan, Mulyana W Kusuma dan Abdullah Puteh, yang sempat bernasib sama dengan Roy, mengajukan tawaran kerja sama dengan Menkumham guna memberdayakan keahlian para pelaku kejahatan. "Cetak biru konsep lapas tadi sudah kita serahkan ke menteri," ucap Roy. Di tempat yang sama, Patrialis Akbar menilai gagasan Roy dan kawan-kawan sejalan dengan program pembaruan lapas yang sedang digagas departemennya.

"Kita menyambut dengan tangan terbuka. Karena kami juga berencana mengumpulkan pengusaha-pengusaha agar mau memakai jasa dan keahlian napi," kata Patrialis Akbar. MUSTHOLIH

KPK Siap Tangani Perkara Gayus
Selasa, 16 November 2010 | 19:49 WIB Besar Kecil Normal

Bibit S Rianto. Tempo/Tony Hartawan TEMPO Interaktif, Jakarta - Peristiwa pelesiran Gayus Halomoan Tambunan ke Bali dua pekan lalu, menimbulkan anggapan banyak pihak bila polisi dan kejaksaan tidak dapat menangani kasus mafia hukum itu. Bahkan beberapa kalangan berpendapat bila sebaiknya Komisi Pemberantasan Korupsi mengambil alih kasus Gayus. Menanggapi wacana itu, Pimpinan Komisi, Bibit Sama Rianto menyatakan akan mempertimbangkan dan mengumpulkan informasi seputar kasus Gayus. "Kalau mereka (kepolisian dan kejaksaan) mampu menangani kasus Gayus, ya silakan. Kalau tidak mampu, kami ambil," kata Bibit di kantornya, Selasa (16/11). Mengenai Surat Perintah Dimulainya Penyidikan dari Kepolisian, Bibit menyatakan seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi telah menerimanya. Namun dia mengaku belum melihat surat tersebut. Komisi sendiri selama ini selalu memantau perkembangan kasus Gayus melalui media. "Tiap hari kami baca berita Gayus," ujarnya. Sedangkan mengenai wacana agar tersangka korupsi tidak lagi ditahan di rumah tahanan Markas Komando Brigade Mobil agar tidak terjadi pelesiran Gayus jilid dua, Bibit berpendapat kasus tahanan jalan-jalan tidak hanya terjadi di Rutan Mako Brimob saja. "Di tempat lain juga, sama juga kemungkinannya." Menurut Bibit, leluasanya para tahanan karena sekarang perubahan sistem dan konsep dari penjara ke lembaga masyarakat. "Kalau dulu namanya penjara, bui, konsepnya beda. Di lembaga pemasyarakatan ada istilah cuti atau week end untuk para tahanan," ujarnya.

"Supaya tidak terulang seperti itu. Kepala Kantor Wilayah Depkumham Asdjudin Rana dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Murdiyanto memilih mundur sukarela. . Dalam inspeksi mendadak malam itu. 27 Januari).Makin jelas sudah respons hasil incognito Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum. empat dari enam pesakitan ini adalah narapidana Komisi Pemberantasan Korupsi. Eri Fuad (kasus korupsi Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi). Ada juga ruangan karaoke deluxe milik Liem Marita alias Aling. 10 Januari lalu. Menjelang 100 hari usia kabinet. serta Lidya Pratiwi (terpidana kasus pembunuhan). CORNILA DESYANA Artalyta dan Mafia Penjara Senin. terpidana 5 tahun dalam kasus suap Rp 6 miliar kepada jaksa Urip Tri Gunawan. menurut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar. Sebagai catatan penting.Karena lembaga pemasyarakatan menerapkan sistem cuti. tim Satgas menemukan "ruang kerja" berfasilitas komplet--dari salon kecantikan hingga permainan anak--milik Artalyta Suryani. Yang tidak termasuk mutasi adalah dua pejabat teras departemen tersebut di Jakarta yang membawahkan Rutan Pondok Bambu. Bibit juga meminta agar penegak hukum dan pemerintah menyamakan persepsi mengenai penanganan koruptor. lembaga hukum paling disegani saat ini. Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia mengumumkan rencana mutasi sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan." ujarnya. Jakarta . Ines Wulandari (korupsi Balai Latihan Kerja). Sejumlah sel "wah" juga ditempati Darmawati Dareho (terpidana kasus suap Departemen Perhubungan). Padahal. Bibit pun menyarankan agar konsep itu ditelaah lagi apakah tepat diterapkan untuk koruptor. Karena koruptor itu banyak duit. Namun permintaan mundur dikabulkan karena menjadi teladan baik bagi pejabat yang tidak mampu menjalankan tugas (Koran Tempo. terpidana seumur hidup kasus narkotik. Jakarta Timur. 01 Februari 2010 | 15:07 WIB TEMPO Interaktif. Artalyta juga dipergoki sedang menjalani perawatan kecantikan oleh dokter pribadinya. tidak ditemukan "kesalahan" pada keduanya. Mutasi ini menyusul pencopotan Kepala Rumah Tahanan Pondok Bambu Sarju Wibowo sepekan setelah tim kecil Satgas menemukan bukti "perselingkuhan" pegawai penjara dengan sejumlah warga binaan (sebutan untuk narapidana) di Rutan Pondok Bambu.

Pelakunya mungkin saja perorangan. yang dibentuk semasa Presiden Lyndon Johnson pada 1967. Menteri Patrialis bahkan mengajak seorang presenter TV swasta menemui Anggodo Widjojo di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. Sejumlah menteri wanita juga diajak meninjau Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang. pemerintah berjanji mengucurkan Rp 1 triliun untuk pembangunan lembaga pemasyarakatan baru. Tidak mungkin mereka bertindak sendiri meminta "fasilitas" kepada pejabat penjara. atau sejenis "orang kuat" lain sebagai makelarnya. itu kasuistis. yang resmi maupun tak resmi. yang membuat napi berebut fasilitas. Namun menyerahkan solusi "perselingkuhan" pejabat penjara dengan napi merupakan problem personal dan internal Depkumham. eksekutif. 1985). Bisa pengacara. Agar kebijakannya efektif. tapi lebih sering dilakukan organisasi. Langkah Patrialis ini dianggap sudah memadai. Kasus Artalyta cs hanya dilihat sebatas problem overcapacity. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pun ikut "melempem". Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mungkin bisa belajar dari Komisi Presiden untuk Penegakan Hukum dan Administrasi Peradilan (US President's Commission on Law and Administration of Justice). Cressey dalam Soedjono Dirdjosisworo. seperti Artalyta dan Darmawati Dareho. dan yudikatif di tingkat negara bagian sampai federal. Satgas menganggap tujuan incognito hanya melakukan terapi kejut demi pembenahan penjara. karena bisa menemukan "akar masalah" lemahnya penegakan hukum. Berisi hasil investigasi perlakuan istimewa terhadap "Si Ratu Suap" di Rutan Pondok Bambu. seharusnya Satgas serius mengkaji kasus Artalyta cs. Komisi menghitung kerugian negara mencapai US$ 9 miliar setahun (saat itu). termasuk narapidana bermasalah. jaksa. dan dua kali lebih besar dari belanja negara untuk polisi. . Seperti ingin membuktikan bahwa sistem pembinaan narapidana sudah baik. Salah satu kajian legendaris Komisi adalah pola operasi jaringan mafia Costra Nostra mengkorupsi para pejabat legislatif. hakim. Komisi ini banyak melakukan kajian dan menghasilkan rekomendasi bermutu untuk pembenahan hukum di Amerika.Pascatemuan memalukan ini. Menteri Patrialis juga akan menerapkan sistem rotasi pegawai penjara di semua tingkatan untuk mencegah timbulnya "kerajaan-kerajaan di penjara". apalagi sampai melobi pejabat di luar penjara. Tahun mendatang. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mengakui incognito mereka diilhami iklan laporan utama majalah Tempo edisi 11-17 Januari 2010. yang kini dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang. Melihat contoh di negara lain. Lebih besar dari jumlah kerugian akibat semua kejahatan. Dalam hukum pidana. Kalaupun ada perbedaan fasilitas. Mereka pasti butuh perantara. Presiden pun cukup bersikap konservatif. Mereka memang memberi saran dan rekomendasi pembenahan penjara. mafia hukum dikategorikan sebagai kejahatan terorganisasi yang bertujuan menumpulkan mekanisme hukum pidana (Donald R. para pejabat Depkumham langsung menggebrak dengan melakukan inspeksi mendadak ke berbagai lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. Terbawa sikap Presiden. dan pegawai penjara setiap tahun. pejabat penjara atau Depkumham.

Polisi bahkan kini mengembangkan metode deradikalisasi--yang tidak diberikan di lembaga pemasyarakatan--untuk membina eks napi terorisme agar tidak lagi mengulang kejahatan. meski didera sakit. Urusan bisnis itu diatur staf-stafnya yang rutin berkunjung. Sistem ini dianggap efektif hanya untuk penjahat kelas teri. ada vertigo. Sistem ini bukan tanpa kritik. Macam-macam sakitnya. Atau malah sengaja ditutupi? . Dan ini yang parah: terlihat bolak-balik berlibur ke sebuah vila di Sentul. yakni narapidana yang punya koneksi. disadarkan. Tommy aktif ikut kegiatan donor darah dan kuliah di sebuah kampus swasta di Cilacap. Sistem kepenjaraan kita memang tidak lagi berorientasi pembalasan. sampai trauma.Tak mengherankan. terpidana 10 tahun penjara (semula 15 tahun) Tommy Soeharto juga berbisnis. yang berjudul "Pohon Beringin Pengayom Hukum Pancasila". misalnya. Narapidana diibaratkan orang tersesat yang perlu diayomi. dalam Konferensi Dinas Kepenjaraan di Lembang pada 1964. sistem penjara berubah menjadi pemasyarakatan. Penghuni Nusakambangan sejak Agustus 2002 hingga April 2006 ini bahkan bolak-balik ke Jakarta. atau terorisme. korupsi. dana. Pelakunya sudah diketahui. sebelum dikembalikan ke masyarakat. hingga menjelang Tommy bebas bersyarat pada awal pada 2007. ia menggelar kompetisi bulu tangkis Hutomo Cup. soal ini dilewati Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Sayangnya. di tempat itu. dan dukungan organisasi. Dispensasi sakit ini terus diberikan. dengan dalih berobat. Hebatnya. Dalam 10 konsep pemasyarakatan di antaranya dinyatakan. prakteknya sering dikorupsi untuk "menumpulkan" pembinaan warga binaan (istilah bagi narapidana). 3 Juli 1963. Bukan pelaku kejahatan berat atau kejahatan baru. Pada 1988 sempat terjadi polemik di antara pejabat penjara menyangkut efektivitas sistem pemasyarakatan. Bahkan. pelaku pidana umum. Sejak diubah oleh Dr Sahardjo. pencucian uang. kejahatan korporasi. Istilah pemasyarakatan diambil dari pidato pengukuhan Sahardjo di Istana Negara. orang seperti Artalyta bisa berbisnis dari penjara. Bogor. SH. 708) dinyatakan tak berlaku. Pembinaan yang bertujuan mulia. Penjara hanya dilakukan di masa awal pemenjaraan. dengan remisi dan admisi. tumor otak. negara tidak berhak membuat orang lebih jahat ketimbang sebelum dipenjara. Jangankan Artalyta--yang standar pengamanannya medium security--di penjara maximum security Nusakambangan. seperti narkotik. Sistem penjeraan dan eksploitasi yang diatur dalam Reglemen Penjara (Gestichten Reglement Stbl 1917 No.

atau jadi tukang cukur di muka LP Cipinang. pekerja dan sebagainya.12 Januari 1974 Pegawai Bekas Hukuman BARANGKALI Profesor Oemar Seno Adji akan tak begitu suka kalau diberitakan seperti ini: di rumah beliau sekarang ini. Secara muluknya sistim itu juga menginginkan agar mereka bisa diterima bekerja sebagai pegawai negeri sebagaimana warganegara yang lain. Ini memang kebiasaan orang yang bergerak dalam mengurusi orang-orang hukuman: dari Menteri sampai kepala penjara atau lembaga pemasyarakatan setempat. Untuk sementara cukuplah kalau "masyarakat bisa menyaksikan kerja napi yang jadi tukang cukur di muka LP Cipinang". tidak mungkin". tidak begitu memuaskan. 3222/62 ditujukau kepada para Menteri. Ide pemasyarakatan dimaksud menjadi pengganti konsep pemenjaraan. . Itulah memang yang jadi cita-cita dicetuskannya konsep pemasyarakatan oleh Menteri Kehakiman Dr Sahardjo tahun 1963. Sebab menurutnya ada dua golongan masyarakat yang memandang secara berbeda terhadap bekas narapidana ini. Rupanya mereka sudah betul-betul menyelami bahwa betapapun bekas terpidana layak di terima kembali di masyarakat. tapi tidak ketat kayak dulu -pemberian cuti serta izin untuk menghabiskan sisa hukuman yang tinggal sepertiga di rumah. dipekerjakan bekas orang hukuman atau narapidana sebagai pembantu rumah tangga. logisnya tentu tidak hanya berkisar di rumah Menteri Kehakiman atau Dirjen Koesnoen atau sipir penjara. Juga di rumah RA Koesnoen SH. "mengajak masyarakat ramai berbondong-bondong meninjau LP. Mereka juga sembahyang berjemaah. setelah sekian lama maka sistim pemasyarakatan tersebut "baru dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan sendiri". yang meminta tgar para KepaIa Kementerian tersebut melarang semua instansi dalam lingkungan kekuasaan masing-masing -. Benar juga. Tukang cukur.diadakan penerangan tentang hal ini. Kedua orang yang menganggap bekas penjahat "sebagai orang sakit yang harus dikasihani dan diberi kesempatan". yang kebetulan belum pernah dihukum.lewat siaran-siaran radio -. Memasyarakatkan bekas hukuman.PN -. Bila arsip lama dibongkar-bongkar. Akan tetapi seperti di katakan Koesnoen kepada TEMPO dua pekan lalu. bahkan di beberapa daerah -. Direktur Jenderal Bina Tuna Warga Departemen Kehakiman. Pertama orang yang menandang narapidana sebagai seorang jahat "yang tak bisa digauli lagi". Karena itu orang yang selesai "membayar" kejahatan-nya dianggap sudah terbina oleh sistim itu sehingga kemudian bisa diterima masuk ke masyarakat. Syarat "berkelakuan baik". pegawai.untuk mencantumkan syarat "tidak pernah dihukum" dalam penerimaan calon siswa. Yaitu bahwa pengasuh-pengasuh LP mulai mengatur pemberian kesempatan bekerja di luar tembok-tentu dengan pengawalan.termasuk PN . menyaksikan apa yang dikerjakan napi sekarang. Soalnya hanya: bagaimana terusmenerus meyakinkan masyarakat tentang sistim pemenjaraan yang sudah berubah. Tapi sebaliknya. Toh hasilnya menurut Koesnoen. kata Surat Edaran itu. maka di situ akan tertemukan sebuah Surat Edaran Menteri Pertanaa Djuanda No.

yang tak lupa pula menjelaskan politik pemenjaraan baru yang masih belum didapatkan namanya waktu itu. di mana diperlukan aparat yang bersih "ya sukar juga". benar juga apa yang secara sederhana dikatakan.tidak bisa diterima sebagai pegawai negeri. .yang sudah menjalani masa hukuman itu -. Chairul Bahar Muluk. "setidaknya secara formil sudah dapat dipegang bahwa orang itu berkelakuan tidak baik. baik oleh Koesnoen maupun Manihuruk: "Orang yang belum pernah di hukum saja sulit mencari pekerjaan. bila sudah ada. Masalah yang lebih inti lagi sebenarnya ini: sistim pemasyarakatan baru merupakan ide yang tertuang dan praktek pra 9E berupa pengendoran peraturan hukuman. Sebab toh surat itu tidak berbentuk undang-undang." Padahal Koesnoen sebelumnya bilang bahwa: "seseorang yang dihukum itu tidak selamanya didorong oleh kelakuan yang tidak baik. bisa saja oleh sebab-sebab lain". Sedarg untuk menjadi aparat pemerintah. Kepala Kantor Administrasi Kepegawaian Negara kelihatan sulit menerangkan hal ini. Tapi secara formil melanggar undang-undang kepenjaraan yang masih berlaku". Tapi pada akhirnya memang harus dipertegas juga: ancamanancaman hukuman yang bagaimana yang menyebabkan seseorang -. Pasti banyak yang lupa akan seruan pemerintah itu. Manihuruk setuju dengan ide pemasyarakatan. tapi terbatas dalam lingkungan pergaulan masyarakat saja. Dan A. Manihuruk. katanya. Keterangan ber-kelakuan baik itu kalau perlu dapat dimintakan dari Kepala Penjara setempat yang dianggap mengetahui tindak-tanduk yang bersangkutan selama dihukum. 18 tahun 1961. Ditegaskannya dengan contoh: "Bagaimana kalau jabatan guru dipegang oleh seseorang yang formilnya pernah dihukum karena suatu kejahatan?" Manihuruk sebetulnya tidak mencari-cari. yang dihukum dua minggu karena menganiaya ringan isterinya. Keputusan Presiden atau Keputusan Menteri. apalagi bekas narapidana". Namun ia terbuka pada perubahan. Pada hematnya dengan adanya vonis hakim yang memasukkan seseorang ke penjara.akan tetapi kelakuan baik seseorang tidak tergantung pada pernah-tidaknya ia dihukum. Tommy Marzuki. Dan dalam situasi keseluruhan. Mengutip Koesnoen.sambung Surat Edaran itu. pengendoran yang dilakukan selama ini "hanya sah dipandang dari segi eksperimen. Apakah dia tak boleh bekerja di pemerintahan? Sementara Letnan Chairul Bahar Muluk yang dihukum 3 tahun karena melakukan penganiyaan yang menyebabkan matinya Martawibawa sama sekali tak dicabut haknya sebagai anggota ABRI. "Hanya soal interpretasi apa yang disebut kelakuan baik. yang berbeda dari satu keadaan ke keadaan lain". Guru. Pencantuman syarat "tidak pernah dihukum". Landasan tindakan adalah Undang-Undang No. Jadi Undang-undang Pemasyarakatan. "Bukan apaapa". Misalnya bisa dibuat batasan hukuman berapa tahun maka seseorang tidak bisa diterima lagi menjadi pegawai negeri setelah ia selesai dengan masa hukumannya. Katakan dr. adalah bertentangan dengan kewajiban negara terhadap para terpidana -.E. Tapi belum ada sandaran hukum yang kuat karena UU tentang Pemasyarakatan hingga kirri tetap baru mepakan rencana saja.memang perlu -. akan "mensyahkan pengendoran-pengendoran peraturan LP".

juga tidak dibenarkan. Jelasnya tidak diterangkan -namun boleh diduga bahwa sikap begitu dikerjakan dalam rangka mereka yang punya kaki untuk lari dari bui. Mengutip keterangan Sutarman. Tidak apa. Kemana? Semua fihak menolak memberi sahutan. yang mengikuti sebagian peristiwa. kata Abdoessomad. Bahwa begitu Taufik. ujar Somad. Sebelum wartawan sempat mengutip berita-berita tidak resmi. jam . pun tidak jua dibantah. yang didapat dari sumber "yang dapat dipercaya". "Belum setengah atau seperempatnya".10 November 1973 200 Yang Solider BELUM kering betul lidah orang membincangkan lima penghuni LPK Cipinang yang ambil kesempatan dalam acara tarawih puasa yang. Direktur Lembaga Pemasyarakatan di situ. "pastinya tidak perlu diumumkan". Djoni dan Hengky. Kata Somad. huru hara itu "hanya tipu muslihat saja"." 3 tewas? Hari terakhir bulan Oktober. merusak genteng & bangunan lain serta melempar batu dan senjatasenjata tajam . kejadian ribut oleh 200 napi kali ini masih belum apa ketimbang yang pernah terjadi di LPK Kalisosok di tahun 1950-an. Juga alasan pemindahan rupanya dianggap tidak perlu diketahui umum. membakar gudang.lalu (TEMPO 13 Oktober 1973) di ujung bulan Oktober kemarin terdengar lagi tembakan peringatan. Tetapi Sutarman. yang juga menjabat Kepala Wilayah Pemasyarakatan II Jakarta dan Kalbar.dengan wibawanya dapat saja mempengaruhi kawan-kawannya untuk ikut berontak. Humas Ditjen Bina Tuna Warga. Tapi mungkin kini Sutarman merasa tidak biasa lagi ketika rencana pemindahan Taufik dan kawan-kawannya sempat membuat sibuk para petugas LPK. Rupanya di seantero rumah prodeo itu pecah kabar bahwa residivis Taufik akan dipindahkan ke Lembaga di lain tempat. "Pokoknya akan dipindahkan ke daerah sekitar Surabaya". Letkol Polri Drs Sidarto SH mewakili Komdak memberi penjelasan. Hengky dan Djoni menolak rencana pemindahan mereka ke LP lain. "kemana atau apa alasan pemindahan itu sebenarnya tidak pernah jadi persoalan. Komdak dan pasukan ABRI. baik Polri -.tidak lebih dari kebiasaan napi menyalurkan luapan perasaan tertekan buat menuju ke dunia bebas.yang disampaikan lewat Dinas Penerangan Komdak Metro -. berkata: "Menurut analisa sementara saya. rekan se blok sebanyak 200 orang ikut memprotes.dalam rangka menggiring 200 narapidana (napi) kembali ke bloknya.maupun fihak Direktorat Bina Tuna Warga menimpakan kesalahan pada bandit-bandit yang memang sudah lama beken: Taufik. Abdoessomad. Sedangkan LP Pamekasan. yaJng didengar sebagai kabar tidak resmi. orang semacam Taufik -penjahat yang peng-pengan -. cuma peluru nyasar . Dibantah pula bahwa Nusakambangan merupakan tempat hijrah bandit yang sangat terkenal ini. Malah kali ini mesiu tersebut sempat mampir di tangan dua orang penghuninya.napi yang berontak memecahi kaca perkantoran. soal biasa". setelah berusaha memberontak dari kawalan sipir. Dalam keributan yang terakhir ini. menganggap huru hara macam ini -. Sidarto tidak berkenan menerangkan sebabnya. Namun menurut pengalamannya mengurus orang hukuman. Wibawa.

Dus. Disodok. Beberapa peluru nyasar ke bawah bisa juga memantul setelah mengenai tembok -. Logikanya begini: bahwa dengan sistim sekarang. Dan ketika hari mulai gelap. ujar Sidarto. Tapi sore hari. Di antara sambitan batu barang keras lain dan senjata tajam petugas DPK-DKI mencoba menggiring dengan semprotan air dingin disertai lindungan tembakan ke atas oleh polisi. ketika dihubungi TEMPO tetap menyatakan bahwa ada 3 korban tewas dalam peristiwa ini. di luar itu kabar bohong!" Namun seorang polisi. didatangkan bantuan pasukan Pengendalian Huru Hara (PHH) Komdak Metro Jaya dan Dinas Pemadam Kebakaran DKI."secara persuasif'. berbekutetlah napi-napi dengan petugas. pagi-pagi sudah dilokalisir. Dan bila di luaran ada kabar 3 orang korban yang meninggal (seorang malah di antaranya anggota polisi. Sidarto segera kasih penjelasan. Begitulah ketika pasukan ini menyiapkan operasi pengendalian huru hara. Gas air mata yang diledakkan. Sistim pemasyarakatan memang dirasakan bersahabat. sumber resmi. Kemungkinan menjalar ke blok lain. Perintah pembina mereka. tidak mungkin "menggeledah napi dengan telnjang bulat tidak seperti zaman bui dulu atau sistim penjara Jepang".10 pagi. Taufik. tidak saja oleh para terpenjara. Di sini dikatakan bahwa tujuan penghukuman adalah agar supaya si terllukum. Galibnya kalau petugas galak-galak macam tentara Jepang. tidak membantu menggiring mereka masuk blok. dapat kembali lagi di tengah-tengah masyarakat sebagai orang baik. Sampai tengah malam. napi-napi sudah mulai bergerak ke luar blok dan berteriak-teriak di depan jeriji besi. Telanjang bulat. yang sejak sore bertugas mengamankan sampai pagi tanggal 1 Nopember.baik napi yang berontak maupun petugas pengaman . listrik di blok mereka berhasil mereka padamkan sendiri. ditolak dengan alasan yang sama: protes terhadap pemindahan jagoan mereka. akan mudah memancing . Di samping teriakan-teriakan protes dan batu-batu yang mulai dilemparkan mengarah kantor LPK . dijelaskan Sidarto. Namun cukup dengar kera orang dalam saja . Tapi "kesempatan ini telah disalahgunakan". Hengky dan Djoni dapat segera diangkut polisi -. setelah masa pidananya habis.memecahkan genteng dan kaca-kaca-juga mulai kelihatan api dinyalakan dekat gudang arsip tua. "Hanya luka ringan saja". tapi juga oleh masyarakat. pemberontakan pun reda.keadaan sudah dapat diatasi. Setelah semalam suntuk kedua fihak -. kata Sidarto . seperti yang ditulis tajuk harian Pedoman). 48 di antara mereka dikirim ke LP Sukamiskin Bandung.sementara yang lain sudah bisa ditertibkan di tempat. kembali Abdoessomad menanggapi kasus yang terjadi di wilayahnya. mereka tetap berada di luar. tentu saja terkesan adanya kelonggaran-kelonggaran perlakua para terhukum selama dalam sekapan. Seperti diketahui sistim pemasyarakatan merupakan konsep baru yang pertama kali dicetuskan oleh bekas Menteri Kehakiman Sahardjo tahun 1963. Adapun para residiis yang tampak menjadi tokoh di LPK itu akhirnya diketahui lalu dipindah ke LPK Kalisosok. Sehari kemudian."ini ketrangan saya. datang pula pasukan gabungan ABRI. pada jam-jam mereka harus masuk ke blok. Melihat gelagat ini.tetap berada dalam garis demarkasi yang dibatasi jeriji besi. "Entah mereka pakai salep mata apa".mengenai Marjuki (19) dan seorang napi lain. Mengapa agak sering terjadi keributan di lembaga pemasyarakatan tersebut? Sutarman cukup berterIls-terang: "Itu risiko istim pemasyarakatan".

Tapi yang nampak pasti ini: kerapnya terdengar bahwa para narapidana mempergunakan senjata tajam.sengketa . telah disodok sogokan.untuk membiarkan penghuni LPK mempersenjatai dirinya. Tentu. Namun boleh dicatat juga keterangan Deputi Kapolri Mayjen Pol Saleh Iranto bahwa kejadian di Cipinang kemarin bukanlah pemberontakan. alat menimbulkan api.yang bermoral ramah itu -. biarpun kejadiankejadian ini seperti dikatakan bukanlah dimaksudkan pemasyarakatan -. . Atau barangkali bukan sistimnya yang salah. tapi petugas-petugasnya yang lemah. atau bendabenda berbahaya lainnya yang tentu terlarang. "tapi keributan akibat perlakuan petugas". Boleh jadi. Namun berdasarkan pengamatan: mengapa sering terdapat benda tajam atau alat-alat untuk menimbulkan api dan macam-macam barang yang terlarang di tangan para narapidana? Petugas-petugas disogok? Entahlah. Dan siapa tahu.sekalipun tidak bisa diketahui persis apakah petugas LP atau LPK) sekarang tidak galak.

Kapal motor "Binaga" milik Departemen Kehakiman dan HAM juga tak kalah setianya. "Kini. "Tugas kami adalah mencurigai orang asing yang datang ke sini. Benar saja. yang memang keluarga staf sipir penjara. Tak ada yang sukses sampai ke seberang. Mereka yang mau mengunjungi napi harus menunjukkan surat keterangan dari kelurahan asal mereka. Petugas berseragam cokelat-cokelat sertamerta akan menyuruh pulang. pemerintah . bukan keseluruhan pulau. Lima kali sehari-dari pukul 06. Bagi mereka yang baru pertama kali datang. Setelah menempuh 15 menit perjalanan laut dari Sodong ke Wijayapura. laut sedalam 12 meter yang memisahkan Nusakambangan dari Kota Cilacap itu cukup mengerikan.00-kapal motor berkapasitas sekitar 20 orang itu bolak-balik mengangkut orang dari dan ke pulau.45 hingga 19. Untuk kunjungan kedua.• 11 Desember 2000 Sehari di Nusakambangan PULAU Nusakambangan pada pukul 06. Meski pulau itu terlihat jelas dari tepi Cilacap. ada compreng-kapal kecil berkapasitas maksimum empat orang-yang bisa disewa dari para nelayan. laut yang menghadang tampak mudah direnangi. Nama-nama beken seperti Kusni Kasdut dan Johny Indo hanya berhasil kabur sampai ke hutan Nusakambangan. pada 1934. yang kadang menyebalkan. Warga Cilacap dan sekitarnya hafal betul tanda-tanda alam itu. dan selanjutnya. Yang dijadikan penjara semata-mata bangunannya. Departemen Kehakiman dan HAM memberi kelonggaran: cukup menunjukkan kartu tanda penduduk. Konsep itu luntur seiring dengan diserahkannya Nusakambangan ke pemerintah RI. seorang sipir. mirip Alcatraz di Teluk San Fransisco. Itulah Nusakambangan. Para calon penyeberang harus siap dengan serentetan prosedur dan aneka pertanyaan dari petugas. Toh. para petugas lembaga pemasyarakatan maju tak gentar dengan kegiatan rutin mereka. menanti datangnya kapal pertama yang akan membawa mereka ke pulau. Para tahanan bisa bekerja di luar tembok dan bersosialisasi dengan penduduk setempat. Di luar jadwal rutin itu. jangan bermimpi untuk merenanginya. Nyatanya. sampai akhirnya ditangkap kembali. Seperti hari-hari lain. tak seorang pun berhasil merenangi laut yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia itu. mereka dengan setia datang ke Pelabuhan Penyeberangan Sodong. jangan harap bisa masuk cuma dengan KTP. sehari penuh kota itu bersimbah hujan. Sekilas.15 pagi itu terselubung kabut. berdasarkan penjelasan para sipir dan penduduk setempat. Pulau ini pertama kali ditetapkan sebagai penjara oleh Departement van Recht en Justitie (semacam Departemen Kehakiman) pemerintah kolonial Belanda. konsep yang diterapkan adalah pulau penjara. Pada masa itu. Nusakambangan pun terbentang di hadapan." kata Rudi. Hujan akan tercurah tak berkesudahan sepanjang hari. ketiga. Setidaknya hingga hari ini.

Dari pintu gerbang hingga sel-sel di dalam lapas itu masih asli buatan Belanda. Masih ada dua gerbang serupa untuk sampai ke dalam. Berbeda dengan Batu. yang letaknya di ujung Pulau Nusakambangan. dengan arsitektur zaman kolonial. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batu memang dipersiapkan untuk menjadi penjara berpenjagaan supermaksimal. Setelah melalui pintu hijau itu. Bangunan itu sesungguhnya unik. Lokasi Penjara Batu cukup unik. Kembangkuning. bangunan Penjara Kembangkuning-lah yang paling muram. masih ada satu pintu terkunci lagi yang harus ditembus. Begitu tiba di Permisan. Artinya." kata Deddy Syamsuddin. mereka akan dipisahkan. Ini berbeda dengan Penjara Permisan. suasana angker tak urung menyergap. Sebuah tonggak berlambang Kopassus ditanam di sebuah karang. Hasanudin. Pohon-pohon tua berumur ratusan tahun masih merindangi bangunan itu. Besi sedang disiapkan menjadi penjara khusus pengedar narkotik. Jeruji itu baru sebuah permulaan. kita akan menemui sebuah gerbang berbentuk jeruji. Tak hanya keindahan bangunan yang mengagumkan. Dan semuanya tergerendel rapat. Penjara yang pertama kita temui adalah Batu. Tahun demi tahun berlalu. Lembaga Pemasyarakatan Batu. ia tak terawat dengan baik. pengunjung akan seperti terlempar ke abad silam. sejumlah 147 terjerat kasus non-narkotik. untuk kabur dari situ. ada empat pintu yang harus dilalui. dengan tingkat keamanan paling tinggi dibandingkan dengan tiga lapas lainnya. Maklum. Di beberapa sudutnya.akan mengembalikan fungsi itu. Saat pertama kali dibangun. Setelah menuruni puluhan anak tangga. "Pengedar narkoba harus mendapat penjagaan maksimal supaya tak bisa berhubungan dengan dunia luar. saat pulau itu masih dikuasai oleh Departement van Recht en Justitie-nya pemerintah kolonial Belanda. . Dari 350 tahanan. Karena kekhususannya itulah nantinya bakal ada pembinaan khusus bagi tahanan di sini. Memang. Sayang. Ada yang tengah menghitung hari karena divonis mati. Untuk sampai ke sel. dengan seorang sipir berdiri sambil menenteng serenceng kunci. ada pula yang tak berani berhitung karena palu hakim telah mendebamkan hukuman seumur hidup bagi mereka. yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari lapas. "Setahap demi setahap." kata Deddy. Satu-satunya jalan masuk ke penjara ini adalah pintu peninggalan zaman Belanda berwarna hijau setinggi dua meter. ada sembilan bangunan penjara di Pulau Nusakambangan. dan Permisan. yang senantiasa tertutup. penjara ini menyisakan kentalnya sentuhan arsitektur kolonial. yang terpelihara dengan baik meski bangunannya sangat kuno. Di pantai itulah setiap tahunnya para anggota Kopassus dilantik. karena keterbatasan sel di lapas yang lain. Maklum. hingga saat ini Batu masih menampung puluhan narapidana non-narkotik." tutur Sekretaris Departemen Kehakiman dan HAM. kini tinggallah empat penjara. Besi. di dalam penjara itulah bermukim ratusan penjahat kelas kakap. Kepala Lapas Batu. Dibandingkan dengan tiga lainnya. debur ombak Pantai Permisan. juga menebarkan aroma alami yang menyegarkan.

meski kondisinya tak begitu menggembirakan. satu sel dihuni tujuh hingga sembilan orang. Semula ada tiga. Ketika disapa. . Secara umum. yaitu SD Sidareja. Menurut seorang sipir. 90 tinggal di pulau bersama keluarga mereka. Fasilitas masjid dan gereja juga tersedia. Robot hanyalah satu dari sekitar 600 narapidana yang mendekam di Nusakambangan. Pemerintah menyediakan aneka fasilitas di pulau. ia menyambut dengan hangat dan langsung menyulut sebatang. Untuk yang terakhir ini. Ketika diberi satu bungkus Gudang Garam Filter. terpidana mati akibat kasus sodomi dan pembunuhan delapan bocah cilik. sudah menjadi rahasia umum bahwa kehidupan di dalam penjara membuahkan pergaulan yang "aneh-aneh"." kata seorang sipir." kata Sunardi. yang akhirnya terpaksa dipunahkan karena tak ada murid. Penghuninya adalah Robot Gedek. Umumnya. Saking akrabnya. dan badannya. "barang" milik Robot sudah dikebiri dengan cara disuntik sehingga ia tak mungkin melakukan kejahatan seksual kepada napi yang lain. satu sel terdiri dari tujuh hingga sembilan orang. Sempat pula berdiri sebuah taman kanak-kanak. ada seorang napi yang membawa alat penato yang kemudian dipinjamkannya kepada semua napi lain. Hubungan sesama jenis menjadi hal yang lazim di dalam penjara. sulit kita menganggapnya sebagai orang normal. ia mengenakan kemeja berlengan panjang berwarna merah muda dan celana pendek cokelat. merekaRobot dan si Manis-menyantap bersama makanan jatah napi. Meski pengadilan menyatakan ia adalah orang yang waras. hampir semua napi di sini penuh dengan tato di sekujur tangan. ada satu sel khusus yang terpisah. Setidaknya. Menurut info dari petugas. Saat itu. kini sudah digabung menjadi satu saja. begitu penuturan beberapa sipir. ia tetap tersenyum-senyum. Siswa yang menanjak ke bangku SMP dan SMA harus menyeberang ke Cilacap karena tak tersedia satu pun di pulau. seolah tak mendengar. Satu-satunya rumah sakit di sana sudah rusak dan tak laik pakai sejak awal 1990. Melintasi sekujur pulau. ada pula yang dengan pemaksaan alias pemerkosaan.Yang menarik. kaki. Namun. koordinator lembaga pemasyarakatan se-Nusakambangan. supaya tidak pas berpasang-pasangan. Sebab. koordinator penjara. Dalam sel itu. bisa ditemui sejumlah rumah dengan tipe seragam di sepanjang perjalanan. Kehidupan penjara memang jauh dari menyenangkan. Ada yang dengan sukarela. si pemerkosa bisa dikenai sanksi. Ada sekolah dasar. "Sebisa mungkin ganjil. Mungkin dia berseloroh. Yang mendiami adalah keluarga para petugas lapas." kata Rochmadi. dari sipir hingga kepala penjara. Si Manis adalah julukan buat si kucing. dari 149 orang staf lapas. Apa kegiatan sehari-hari Robot? "Salat dan menanam kacang. Kepala Lapas Permisan. Salah satunya adalah menempatkan yang bersangkutan di sel khusus seorang diri. Robot tampak sedang tersenyum-senyum sendirian serta bercengkerama dengan seekor kucing berbulu putih abu-abu. mungkin juga tidak. jika ada yang mengadu ke petugas. "Si Manis ini teman akrab Robot sekarang. melihat perilakunya. Menurut Sunardi. Dan itu harus dijalani para tahanan hingga berakhir masa penantian mereka.

Satu-satunya alat komunikasi di sini adalah sebuah telepon engkol zaman baheula. pemerintah bertekad membenahi penjara-penjara ini. Jangan sampai penjara berisikan narapidana kelas kakap hanya punya fasilitas kelas teri. empat lapas di Nusakambangan akan dibagi berjenjang. pulau pun redup. Listrik baru mengaliri pulau itu sejak pertengahan Oktober 2000." kata Menteri Kehakiman dan HAM. laki-laki 55 tahun. Betapa ironis! Selama ini. Artinya.00. dia terkesan seperti seorang pemikir.Yang paling menyedihkan adalah saluran listrik. Jawa Barat. . Memang. Pak Sastro. Setelah itu. dan alat komunikasi. dari yang berpenjagaan supermaksimal hingga minimal. Tinggal menunggu dananya tahun depan. Tapi. Kini mendekam di Penjara Cirebon. seiring dengan pelaksanaan reformasi di bidang hukum. penerangan. adalah tipikal laki-laki Jawa. bila dilihat penampilannya. Kondisi di Kembangkuning dan Permisan lebih memprihatinkan. dan sukses. Sosok Sastrowiyono bin Wongso. kumis tipis melintang dan kulit cokelat matang. pulau penjara berpenjagaan maksimal itu baru merasakan nikmatnya listrik selama satu bulan saja! Itu pun belum semua. Semoga bukan sekadar janji. Hanya temaram cahaya petromak yang menjadi pelita malam. Bisa dibayangkan betapa mengerikannya pulau itu di malam hari. tidak ada yang menduga masa lalu gelap pekat Sastro. Pak Sastro sama sekali tidak tampak sangar. dari lama hukumannya: 21 tahun (Sastro masuk ke penjara Cirebon sejak September 1984). Tanpa kendaraan. Penjara Kembangkuning dan Permisan masih harus menanti giliran berikutnya untuk menikmati teknologi yang sebetulnya telah ditemukan oleh Thomas Alfa Edison itu sebelum penjara ini dibangun. Baru Penjara Besi dan Batu yang dimasuki fasilitas listrik. Si Papillon Perawakannya sedang. tapi juga sistemnya. Nantinya. Inilah kisah orang yang pernah mencobanya. Bukan cuma bangunannya. Apalagi dengan penjara-penjara yang berisikan para narapidana kelas kakap di dalamnya. warga Nusakambangan terpaksa berpuas hati dengan diesel untuk menghidupkan benda-benda bermuatan listrik. Sementara itu. Kini. Kisah Sastro dan NanggoSeperti Alcatraz. Pria yang sekarang menjadi manajer dapur dan pemuka narapidana di LP Cirebon itu adalah perampok dan pembunuh serta pernah lari dari LP Nusakambangan. Yusril Ihza Mahendra. Nusakambangan adalah pulau penjara yang mengerikan dan sulit ditaklukkan.00 hingga 24. hidup di dua lapas itu pada malam hari tak ubahnya seperti seabad silam. Itu pun sudah rusak sejak tiga tahun lalu dan tak terlihat setitik pun upaya perbaikan. yang hanya bisa dinyalakan dari pukul 18. karena dia punya kegemaran berdiskusi politik dan mendengarkan siaran radio BBC. kata Hasanudin. bisa dipastikan seberapa berat kejahatan Sastro. "Usulan kami sudah disetujui Bappenas.

bila dia mengikuti arah bulan ke utara (bila berpatok dengan arah Pulau Jawa. Sastro memulai petualangannya dengan keberhasilannya melompati tembok LP Besi setinggi empat meter. sekitar pukul tujuh malam. Sastro latihan yoga setiap malam. yaitu menarik napas dalam 30 hitungan lalu melepaskannya dalam 15 hitungan. Sastro menyantap buah rukem dan jlujon. Dari sinilah kisah kejahatan Sastro bermula. Pria yang dikenal dengan julukan Sastro Perampok itu tetap ditakuti oleh para napi lainnya di lingkungan Penjara Besi. Lalu. dan main perempuan. Pada Juni 1979. Sastro divonis empat tahun penjara di LP Metro Lampung. Dia terlibat dalam perampokan dan pembunuhan. sejenis kepiting. mabuk tuak. mulai mengarungi hutan rawa bakau selama dua malam satu hari. Sastro masih mampu berenang hingga satu kilometer dengan gaya punggung tanpa berhenti. Untuk makanan. "Tapi saya tidak mau berisiko tertangkap. Sastro mulai memperhitungkan kesempatan terbaik untuk lari. yang letaknya paling dekat dengan pantai. teman-teman melakukan kegiatan kolektif. Nusakambangan. kesangaran Nusakambangan tidak menaklukkan keliaran Sastro. arah utara yang dimaksud Sastro adalah utara timur). Selain latihan bela diri. yang saat kemarau tidak terlalu deras ombaknya. Pola latihannya adalah 1:1. dia akan menemukan daratan. Tapi. melainkan sebagai pedagang pakaian jadi dan bahan pakaian di Sumatra Selatan dan Lampung. Sastro ditahan di LP Besi. Ketika purnama. Sastro mengawali karir bukan sebagai penjahat. lalu apa? Mulailah muncul ide Sastro untuk melarikan diri. Kiprahnya cukup sukses sehingga Sastro mendapat julukan sebagai "bandar gombal". Dia mengaku beberapa kali bertemu dengan perahu nelayan dan dua kali berpapasan dengan . Beruntung." kata Sastro. Sastro juga mengisap air di dalam tubuh yuyu. karena kelakuannya yang brutal-suka berkelahi dan cari perkara di kalangan para napi-Sastro dipindahkan ke LP Cipinang. untuk urusan pemberontakan. Sastro yakin. Sastro mulai kenal dengan judi. "Biasanya. Namun. Saat itu adalah musim kemarau." tambahnya. mirip tokoh dalam novel Papillon. Ketika itu. Sastro menggunakan garis edar bulan sebagai petunjuknya menuju pantai. atau sebaliknya. bertambah menjadi 2:1. sehingga dia segera bisa membuktikan kemampuannya berenang menyeberangi Segara Anakan. Setelah menjadi jagoan di antara para bromocorah. dia justru ikut dalam pergaulan yang tidak benar di kalangan para bandar. makanan ular berbisa yang berasa pahit. lalu dibuang ke Nusakambangan pada awal 1978. Sastro mempersiapkan diri untuk pelariannya. terutama untuk melatih pernapasannya. Setelah 500 meter berjalan. Dalam waktu setahun dua bulan. 1:2. yang hanya mengenakan sehelai baju preman dan celana pendek. Ketika Sastro sudah menjadi pedagang besar di Pasar Metro Lampung. Pada 1974. Sastro. yaitu menarik napas dalam 15 hitungan dan melepaskannya dalam 15 hitungan. sejak 1970-an.Syahdan. tanpa bercerita ke seorang teman pun. Rasa cairan itu manis dan sama sekali tidak amis.

yang hanya menyembul bila kemarau." Demikianlah pidato ritual sipir penjara di Pulau Nusakambangan. setiap kali menyambut serombongan narapidana yang datang. Bang Timong. berambut keriting. laki-laki berperawakan sedang. berkulit legam itu berjanji kepada teman-temannya di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang-penjaranya sejak 1976. yang secara tidak sengaja dia menjadi teman sepelarian Johny Indo. Tampaknya. Sastro sampai di daratan sekitar saat subuh. Prestasinya terbukti dengan menjuarai lomba Cerdas Cermat antarnapi. Sastro memang benar-benar ingin bertobat. setelah bisa meloloskan diri dari Nusakambangan. tanpa bayar. sangat dikenal di seantero terminal. Sastro tahu bahwa dia berada di Desa Kubangkangkung. sudah berniat kabur sejak semula. Penjaga di sini nggak bisa apa-apa. Selain itu. Pokoknya. Nanggo. Selain itu. Bang Timong menceritakan pengalamannya lari dari Nusakambangan. Sastro menghubungi seorang teman agar dibantu pergi ke Jakarta lalu langsung ke Lampung. bila ketemu patroli. Sastro mencoba tetap berjalan cepat mengikuti arah berjalan orang-orang menuju ke pasar. Yang biasa kami tembak biasanya kaki. Dan pelarian Sastro itu tidak akan terungkap seandainya dia tidak mengulangi kejahatannya: merampok dan membunuh. Sastro punya uang tabungan Rp 400. Dia bekerja di pabrik pemintalan di dalam LP Cirebon. Dari pembicaraan di antara penduduk setempat. Sastro menjual mi instan dan rokok di dalam selnya. untuk menjalani semua sanksi bui baru selama empat tahun plus utang hukumannya hingga menjadi 21 tahun. Upahnya Rp 6. Pasalnya." katanya. Untung saja. ikut Kejar Paket B. terpidana 10 tahun karena pembunuhan. yang menyeret dia ke LP Cirebon. sebelum dia dipindah ke Nusakambangan-untuk sebentar saja di Nusakambangan. Dia tidak pernah mengizinkan sanak keluarganya datang menengok. "Cukup saya saja yang merasakan dan menebus dosa-dosa ini. Demikian kisah Sastro. Anda bisa saja lari. Dengan badan lunglai. niscaya dia bisa naik bus dari Kampungrambutan ke kota mana pun. . tetapi kenanya selalu kepala.000. Sastro juga bisa merapatkan tubuhnya di rawa-rawa.000 sebulan. Dan. Setelah semalaman menyeberang Segara Anakan. laki-laki itu menjadi lunak di LP Cirebon. Kata-kata yang diucapkan dengan nada yang ramah itu diingat benar oleh Nanggo Kromen alias Bernard Timong. "Saya bisa menyelam hingga 15 menit." katanya. Sastro juga rajin belajar. demikian nama ngetopnya. Bang Timong. Alhasil.000 hingga Rp 10. bila seseorang dikenal sebagai saudara atau teman Bang Timong.kapal patroli. Tapi maafkan kami kalau kami salah menembak. Jakarta. Si Arsitek Pelarian "Saudara-saudara. Cilacap. Setelah itu. Kini Nanggo berusia 55 tahun dan menjadi preman di Terminal Kampungrambutan. ketika dia datang ke Nusakambangan pada 1981.

membawa sepikul buah kelapa. lari dari Nusakambangan. tapi karena kebetulan bertemu.00. alamat pun tidak punya. Senapan itu diserahkan ke Johny Indo. Tepat di hari H.Menurut Nanggo. Kabel-kabel telepon yang menghubungkan Penjara Permisan dengan tempat lain diputuskan. Saat si napi masuk. "Lebih dari waktu itu akan sial. ke Kampung Laut." kata Nanggo. Bila berita bocor. tapi sayur kangkungnya tetap saja hitam sekotor comberan. para napi yang akan kabur itu merapikan strategi. Ketika napi memprotes soal makanan. tapi dikurangi oleh penjaga. sipir memberi pemberat pada timbangannya. Para napi seharusnya memperoleh 3. pintu gerbang akan terbuka dalam waktu yang cukup lama karena pikulan yang dipakai si napi memang cukup panjang. yang bertugas menghitung kapan harus kabur berdasar primbon. Adalah Sugeng. semua hal di Nusakambangan membuat orang ingin kabur. Komunikasi mereka lakukan saat bekerja di ladang atau melalui kurir. bila tertangkap tidak ditembak. si kurir itu yang akan dibunuh. atau ke kanan. Di pos penjagaan. seorang napi loncat keluar dan memukul kepala seorang sipir hingga pingsan. Johny tidak masuk dalam "tim". dia bertemu dengan Johny Indo yang sedang buang air kecil. Jumlah pelarian ternyata membengkak menjadi 34 orang.00 dan 18. napi asal Semarang sebagai kurir. Nanggo mulai bersiasat untuk kabur. Mereka "mempekerjakan" Guto. "Hari itu adalah Kenaikan Yesus. Masih ada tujuh orang yang terlibat dalam rencana pelarian. Setelah delapan bulan di penjara. mereka harus memilih untuk belok ke kiri. sehingga jumlah makanan tetap seperti seharusnya. antara pukul 12. semua napi sudah bersiap-siap (semuanya berjumlah 13 orang). "Mereka juga berjanji memperbaiki. Johny menembakkan satu peluru ke arah penjara. Tapi pria kelahiran Flores itu tidak merencanakannya sendirian. agar penjaganya tidak mengejar. yang paling mahir menembak. Akhirnya." kata Nanggo. Nanggo tak berhenti berdoa dengan rosarionya." kata Nanggo. mereka melihat seorang napi yang baru pulang dari ladang. saat Nanggo akan melarikan diri. Sebenarnya." kata Nanggo.5 ons sehari. salah satu napi. Akhirnya. tapi kesempatan tak kunjung tiba. Setelah keluar dari penjara. menyusuri tepian Laut Indonesia. Dalam pikiran Nanggo. Lalu. napi lainnya berhamburan keluar dari persembunyian. ketemu tanggal 20 Mei 1982. Nanggo mengajaknya kabur. "Makanan membuat orang memberontak. Selama tiga bulan." tambahnya. mereka menemukan tiga pistol tanpa peluru dan sebuah senapan panjang berisi lima peluru. Nah. ada juga yang mencari empat orang sipir di sekitar pintu gerbang. "Saya. itu angka baik buat lari. Sebelum pergi. Lalu. . akan berguna mengajak Johny karena laki-laki berwajah indo itu punya organisasi. mereka memilih ke kiri. Saat pintu mulai terbuka.

sakit maag Mansur makin berat saja. Sementara itu. Hari kedua. Nanggo. Tapi mereka bertiga berhasil selamat. yang terbiasa berenang. Biarlah setelah itu mati. mereka hanya menemukan siput untuk dimakan. Nanggo harus menjalani sisa hukuman hingga 1986. "Itulah nasi piring pertama yang saya makan dalam enam hari. Sayang. lalu pohonnya ditebang dan diambil isi perutnya yang putih. dan Budi yang bertahan. Pada hari ketiga dan keempat. mereka tertangkap. ketika rakit hampir sampai ke seberang. Ada yang jelas-jelas mati dibunuh tentara. yang diambil semua buahnya. hingga rakit meluncur bersama air deras. mencoba menarik rakit yang dinaiki Tasman ke seberang. Lalu mereka memutuskan membuat rakit dari pohon pisang liar. Mansur meninggal.Bagian yang paling berat adalah cara mengisi perut 34 orang. ada yang tertinggal. Mereka juga minum air rotan. saat minta makan ke penduduk. Nah. mereka berhasil masuk kampung. tanpa memperoleh remisi. pegangan tangan Nanggo di rakit terlepas. Akhirnya. lalu diikat dengan tali kulit pohon waru. Hanya bertiga: Nanggo." kata Nanggo. Mereka mencoba menyeberangi arus berputar yang deras. Johny Indo berhasil menembak seekor monyet. tinggal tujuh orang yang bertahan. Setelah itu. Tasman Amri. masing-masing mengitari bukit dari sisi yang berbeda. mereka terpisah menjadi dua kelompok. rombongan pelarian melewati bukit batu. kami diizinkan makan oleh tentara. Johny Indo juga sudah tidak ada di antara rombongan (ternyata dia sudah menyerahkan diri). Inilah jalan masuk ke Cilacap. seorang teman mereka yang punya penyakit maag akut. Sejumlah 13 orang tewas di tempat. yang pada saat itu terkena pukul popor senapan di tengkuknya. Hari ketujuh. Dia ditinggalkan begitu saja karena tak ada waktu untuk menguburnya. mereka berhasil menemukan sebuah pohon kelapa. Hari keenam. sebelum dibawa. mereka sudah sampai di tepi pantai. Untungnya. Mansur. jalannya harus dibantu. di seberang Kali Pucang. Pada hari pertama. . Setelah itu. asal saya kenyang. Pada hari kelima. Mereka menebang enam pohon pisang. Ketika mengitari bukit. dan mereka hanya bisa menemukan buah-buahan yang masih muda untuk dimakan. sudah mulai lemas. Bahkan. tentara yang menangkap diberi perintah untuk menangkap hidup-hidup. Salah satu rombongan bertemu dengan sepasukan tentara dari Kodam Diponegoro.

Walhasil. Satuan Tugas tidak punya perangkat memadai untuk menjaring informasi. Berkat kunjungan tanpa undangan itu. Bisa Jadi Badut SEISI Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu tergeragap ketika Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum mendadak berkunjung pada Minggu malam. borok di tahanan Pondok Bambu terungkap. 10 Januari lalu. sekarang Kuntoro mesti memelototi 155 rencana aksi 2010. petugas rumah tahanan berusaha menghalangi tim yang berniat melongok seluruh penjuru penjara di Jakarta Timur itu. ternyata mendapat perlakuan istimewa dibanding tahanan lainnya. Ada serombongan orang datang ke sini menyampaikan pengaduan. "Buktinya saya masih sempat diwawancarai. Selasa pekan lalu itu. maka kami serahkan kepada kepolisian. bagaimana hasilnya? Ada 299 pengaduan dari masyarakat. Satuan Tugas hanya satu di antara segunung tanggung jawabnya. Kasus Aan Susandhi dapat informasi dari pemberitaan? Tidak. Setiap hari dia hinggap dari rapat ke rapat. Tapi informasinya juga harus lengkap. "Kami hanya berenam. Ketua Satuan Tugas. dilanjutkan. kami kembalikan untuk memperoleh informasi lebih banyak lagi. Namun. Jika informasinya kurang lengkap. dengan santai Kuntoro melayani berbagai pertanyaan Tempo. Kami tidak punya kewenangan proyustisia. kalau masuk kategori penting. Setelah 129 rencana aksi di program seratus hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tuntas. Satgas ini bekerja ada batasnya. Selain kasus Aan. Kami melihat ada sesuatu yang patut ditindaklanjuti. Satgas membuka PO Box 9949. terpidana kasus penyuapan jaksa Urip Tri Gunawan. diiringi derai tawa. Artalyta Suryani." katanya. Dia mendapat ruangan luas lengkap dengan televisi dan kulkas serta tempat bermain anak. kami verifikasi. mereka lebih banyak menunggu laporan masyarakat. tidak mudah mengulang kejutan seperti itu. Tapi dia mengelak dibilang sibuk. Sebagai Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan." katanya. Kami baca.08 Maret 2010 Kuntoro Mangkusubroto: Kalau Salah. menurut Kuntoro Mangkusubroto. apakah banyak yang mengadu langsung ke Satgas? . Menyadap tidak bisa. Selama hampir satu setengah jam. intelijen juga tidak punya. Dengan rupa-rupa cara.

Komisi Pemberantasan Korupsi. lama-lama kami tahu itu pendekatan mereka. Gebrakan Satgas baru ke lembaga pemasyarakatan. Tidak punya organisasi yang besar dan perangkat yang hebat. malam ini juga kami kerjakan. Kami tidak punya perangkatnya. Kasus Artalyta itu masukannya lengkap sekali. Kalau masukan yang diterima lengkap. Ada salah sedikit saja. sedangkan di hulu. Kalau yang di hulu. Walaupun kami sudah menemukan beberapa titik yang perlu "disentuh". tidak berjalan? Menggebrak hanya efektif kalau informasinya akurat sehingga sasarannya tepat. Sekali menjadi badut.. Tugas kami memberikan semangat dan dorongan untuk pembenahan. Kami memetakan bukan hanya dari membaca koran atau mendengar masukan. yakni penyidikan. Tapi gebrakan ini sulit direncanakan karena sifatnya menunggu. atau Mahkamah Agung. Bagaimana mafia hukum yang terkait dengan pengacara? Itu wilayah yang sampai sekarang belum tertata petanya. Masyarakat menunggu gebrakan di kepolisian dan kejaksaan. kasusnya lebih rumit. Sebab. Lembaga pemasyarakatan itu rangkaian paling hilir. Kami juga sudah memetakan hakim mana yang perlu dicermati.Kami menghindar. Upaya eksternal tidak akan efektif. intelijen juga tak punya. . Satgas ini isinya hanya enam orang.. Tapi. Kami mendorong perubahan dari dalam saja. Dan jarang yang seperti itu. integritas Anda jatuh. Satgas tidak bisa jalan sendiri. Penjara kan lokasinya tak bisa ke mana-mana. kalau tidak digebrak. Dan memang maksud Satgas bukan untuk itu. Menyadap saja tidak bisa. Hasilnya disampaikan ke mana? Kami sampaikan ke Komisi Yudisial.. Kami sudah memetakan beberapa titik lemah dalam mafia hukum. Satgas akan gagal atau menjadi badut. yakni untuk menekan. semua pelakunya bergerak. Satgas tidak bisa mengembangkan organisasi dan menambah wewenang? Kami tidak mau mengembangkan organisasi dan menjadi pesaing kejaksaan atau kepolisian. Kami juga sangat bergantung pada masukan yang diterima. Setidaknya Satgas bisa melakukan pemetaan masalah? Itu sudah kami kerjakan. perbaikan pengacara harus dari internal mereka.

Misalnya dalam konsep penataan struktur kepolisian.. Kebiasaan itu kan pemborosan. tapi biasanya tak berumur panjang. jam kerja. Orang dalam itu mesti punya konsepsi serta pada saat bersamaan punya power dan otoritas. kalau ada penggelembungan. Jadi tunggu saja. Dengan Internet. Kebiasaan-kebiasaan di pemerintahan di mana yang ditanya hanya segini (dia merentangkan jarinya). tapi kami datangi tidak ketemu. meskipun belum diimplementasikan. Departemen Kelautan dan Perikanan mengatakan sudah selesai. Berdasarkan koordinat yang mereka berikan. tertutup berita kasus Century. Anda bisa memaksakan perubahan dari luar. Cetak birunya sudah ada. proyek-proyek itu bisa dimonitor. yang berhasil cuma . Mafia hukum kan isu yang seksi. Lewat GoogleMap. masyarakat kurang tahu Unit Kerja Presiden ini. Tak ada kekuatan di luar yang bisa mengubah. energi. "Apa sih itu?" Padahal yang dilakukan cukup inovatif dan revolusioner. Kalau kejaksaan. bisa segera diketahui? Benar.700. Untuk memantau proyek juga lewat Internet? Misalnya. Yogyakarta. dan sebagainya. lalu jawabannya segini (dia melebarkan jarinya). tapi kalau kinerja pemerintah. Jadi. Iya.. proyek pembangunan tempat pelelangan ikan di Baron. kerjanya menjadi jauh lebih cepat. bisa dihilangkan. proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat itu ada di lebih dari 1.Bagaimana pemetaan masalah di kepolisian dan kejaksaan? Konsep reformasi kepolisian sepertinya memberikan harapan perbaikan. Dan kekuatan reaksi dari dalam bisa-bisa malah membuat konsepsi Anda terpental dan tak bersisa. kami bisa lihat. misal cuma ada 500 lokasi tapi mengaku 1. Apa yang mungkin menghambat reformasi kepolisian? Kepolisian itu lembaga yang sudah mapan dengan tata caranya. Perubahan di situ harus dilakukan oleh orang dalam. Gunung Kidul. Contohnya. Selain gebrakan Satgas.700 lokasi. masih ditunggu blueprint-nya. Hingga hari terakhir. tanggapan orang. Ternyata proyeknya dipindahkan. terutama soal evaluasi kinerja kementerian. Cara berkomunikasi kementerian dengan kami di sini menggunakan Internet.. karena menyangkut penggunaan kertas. Kenapa ada kementerian yang diberi rapor merah? Salah satu rencana aksi Kementerian Pendidikan Nasional adalah meng-upgrade 30 ribu kepala sekolah dan penilik sekolah.

700-an. Misalnya. Walaupun sebenarnya. Kami selalu menggunakan kewenangan yang ada di Presiden. Disiplin seperti itu ditegakkan supaya tidak . dan pemimpin badan usaha milik negara? Tidak selalu. ya tidak jadi-jadi proyeknya. kurang satu pun tetap saja merah. Sektor pertambangan dan migas juga menghadapi persoalan serupa. misalnya kalau hendak membuka perkebunan sawit. Apakah masalah itu selalu terkait dengan pendapatan daerah? Tidak selalu seperti itu. dalam sepuluh tahun terakhir tidak ada kegiatan eksplorasi baru. Selama puluhan tahun egosektoral dan sekarang ditambah egoregional menjadi penghalang kerja pemerintah. itu urusan Presiden dengan para menteri. atau rekomendasi.. Kadang masalahnya simpel sekali. Persoalan di republik ini adalah persoalan antarsektor. menurut undang-undang. Saya hanya menyodorkan fakta dan data. Benarkah Anda selalu mendampingi Wakil Presiden ketika menemui menteri. Bagaimana Presiden menindaklanjuti laporan seratus hari? Saya tidak memberikan penilaian.27. biasanya muncul persoalan. Persoalan sektor hampir enggak ada masalah. ha-ha-ha. Kasus seperti ini masalahnya bukan di peraturan. Soal Food Estate di Merauke memang belum siap. siapa paling berwenang memberikan izin. Apa yang salah di Bandung? Apa yang salah di Tangerang? Atau di pertambangan. Apakah gubernur? Atau bupati? Atau Menteri Pertanian? Ketika sektor-sektor itu tidak menemukan kecocokan. tapi soal kemauan dan keberanian. masalah penanganan sampah yang tidak kunjung beres. Bagaimana Presiden mengambil langkah apa. kepala daerah.. tapi sehari-hari melapor kepada Wakil Presiden. Padahal. Apa yang dilakukan untuk mengatasi persoalan ini? Melakukan pemaksaan-pemaksaan. pertimbangan. Dalam peraturan presiden memang saya bertanggung jawab kepada Presiden. Termasuk soal jalan tol yang membelah pesantren di Cirebon? Itu cerminan otoritas yang tidak efektif. Akhirnya ditunda saja. Kepemimpinan bupati tidak berani berhadapan dengan pesantren.. Kasus serupa terjadi juga di daerah lain. Apakah Unit Kerja bisa intervensi? Kami tidak punya otoritas. tapi begitu dua sektor bergabung membangun sesuatu. dia punya otoritas dan bisa mengambil keputusan.

karena kami fokus. yang lain itulah wewenang Menteri Koordinator. Saya tak terlalu ingin menggerecoki beliau. Di Unit Kerja ini Presiden memberikan keleluasaan? Sampai sekarang tidak ada teguran ataupun sinyal yang membatasi kami. melalui 155 rencana aksi di 2010. Saya lebih banyak menggerecoki Pak Boediono karena jalurnya begitu. saya datang. Ada hotline dengan Presiden? Ada tapi tidak pernah saya pakai. Saya bilang ini kerja full time. Jadi kami tidak boleh menciptakan diri sebagai lembaga yang ditakuti.. Jadi kami fokus. Saya bertanya. Nah. lalu konsep yang kemarin itu siapa yang akan menjalankan? Beliau menjawab. pasti ada reaksi penolakan. dan seterusnya... Akhirnya saya diberi tugas di Unit Kerja Presiden dengan posisi setara dengan menteri. Sampai sekarang belum ada penolakan dari kementerian? Saya tidak tahu. Presiden dan Wakil Presiden dipilih karena menjanjikan sesuatu kepada rakyat. Soal koordinasi. tidak terlibat urusan lain. Kadang kalau beliau butuh. Menjelang pelantikan Presiden. Mungkin di belakang layar ada. tak ada masalah. Berapa kali ketemu Presiden dalam seminggu? Yang pasti. Kalau Anda mau perubahan cepat. apakah Unit Kerja tidak tumpang-tindih dengan Menteri Koordinator? Tidak. Semua atau sebagian besar janji itu harus terpenuhi lima tahun yang akan datang. seminggu sekali di sidang kabinet. Soal power.. Pak.menimbulkan persoalan. Perubahan itu tak bisa radikal. Sebagai Unit Kerja Presiden. Ini kan bukan masa perang. tapi institusi yang membantu. Bagaimana dulu ceritanya Anda bisa jadi Kepala Unit Kerja? Kabarnya dulu ditawari posisi menteri? Pada Juli lalu. Tapi pemerintahan bukan hanya program itu. Itulah yang kami jadikan pegangan. saya diminta Presiden membantu beliau menyiapkan berbagai macam program untuk pemerintahan kedua. Janji itu ada di visi dan misi.. harus bit by bit. beliau ingin saya menjabat menteri. selama diberikan oleh Presiden. Yang lain tak pasti.. . Dan mengerjakan ini penting sekali. ha-ha-ha. ha-ha-ha. ya Pak Kuntoro juga. kami mengawal agar janji itu terpenuhi melalui 129 rencana aksi program seratus hari. Jadi merangkap.

Institut Teknologi Bandung (1982) Pekerjaan:  Direktur Utama PT Tambang Batubara Bukit Asam (1988)  Direktur Utama PT Timah (1989)  Menteri Pertambangan (1998)  Direktur Utama PT PLN (2000)  Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias (2005)  Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (2009) . Makanya Anda datang ke acara Friends of Sri Mulyani? Ya. Lain halnya kalau saya tidak percaya dia. Tapi Anda tetap berhubungan baik dengan mereka. Tak perlu ada Pansus DPR. Keduanya teman saya. saya kenal Sri Mulyani. apa salahnya. Saya percaya mereka tidak akan sampai hati mencederai kepercayaan yang diberikan negara kepada mereka.. Institut Teknologi Bandung (1972)  S-2 Industrial & Civil Engineering. 14 Maret 1947 Pendidikan:  S-1 Teknik Industri. Amerika Serikat (1977)  S-3 Ilmu Keputusan.. saya tak akan datang. bukan proyustisia. Saya kenal Pak Boed. Stanford University. Jadi kenapa harus pikir dua kali?  Kuntoro Mangkusubroto Tempat dan Tanggal Lahir: Purwokerto.Hasil Panitia Khusus Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat memojokkan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Tapi dia teman dan saya percaya integritasnya.. Itu wilayah politik.

manusia dengan masyarakat. Meskipun konsepsinya kurang jelas. Seseorang yang tersesat akan selalu bertobat dan ada harapan dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari sistem pembinaan yang diterapkan padanya.S.” Jelas sekali bahwa Dr Sahardjo. Prinsip pemasyarakatan adalah ”pemulihan kembali kesatuan hubungan hidup.S. Gagasan Lembaga Pemasyarakatan Konsep Lembaga Pemasyarakatan menurut DR.H. Istilah “Pemasyarakatan” pertama dikemukakan oleh Sahardjo. Makna istilah “Pemasyarakatan” Penghukuman berasal dari kata “hukum” sehingga dapat diartikan sebagai “menetapkan hukum atau memutuskan hukumnya”. Pelanggar hukum tidak lagi dianggap sebagai penjahat. tujuan pidana penjara adalah ‘pemasyarakatan’.Konsep Ideal Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Taufiq Nugroho E 0003314 1.H. beliau memberikan rumusan dari tujuan pidana penjara sebagai berikut:“Disamping menimbulkan rasa derita pada terpidana karena hilangnya kemerdekaan bergerak. maka kerap kali disebut dengan “pemidanaan”. yang terjalin anatara manusia dengan pribadinya. telah meletakkan dasar untuk pembiaan para terhukum ialah yang lazim disebut “treatment philosophy” atau “behandelingfilosofie”.H. Sehingga istilah pemasyarakatan dapat disamakan dengan “resosialisasi” dan/atau “rehabilitasi”.” Konsep tentang Rancangan Undang-undang tentang ketentuan pokok . Sahardjo. manusia sebagai keseluruhan.(yang waktu itu sebagai Menteri Kehakiman) bahwa penghukuman bukanlah hanya untuk melindungi masyarakat semata-semata. dalam pidatonya saat penerimaan gelar Doktor honoris causa dalam ilmu Hukum UI tanggal 5 Juli 1963. tetapi juga ada hukum perdata. Sejak April 1964 Rumah Penjara diubah menjadi Lembaga Pemasyarakatan. manusia dengan khaliknya. manusia dengan sesamanya. Dalam pidatonya. melainkan orang yang tersesat. maka dapat diwujudkan dilingkungan kepenjaraan. Dengan kata lain. manusia dengan alamnya dan manusia sebagai makhluk Tuhan. membimbing terpidana agar bertobat. 2. Gagasan ini pada hakekatnya bersumber pada filsafat pembinaan narapidana. melainkan harus pula berusaha membina si pelanggar hukum.S. Dalam hal peristiwa tidak hanya menyangkut hukum pidana saja. oleh karena hal ini berkisar pada hukum pidana. kehidupan dan penghidupan. tetapi karena kekuasaan DR Sahardjo yang waktu itu Menteri Kehakiman. mendidik supaya terpidana menjadi seorang anggota masyarakat sosialis indonesia yang berguna.

melainkanharus mengejar kemanfaatan sosial. dengan menghilangkan kemerdekaan bergerak 2. sadar akan tanggung jawab dan berguna (pasal 2). Oleh karena itu keputusan hakim itu tidak boleh terlepas dari politik kriminal. Dalam menetapkan hukum. Pembinaan terpidana itu bertujuan agar “terpidana mempunyai kesanggupan untuk menjadi peserta yanga aktif dan kreatif dalamkesatuan hubungan hidup sebagai warga masyarakat indonesia yang menghormati hukum. mendidik supaya menjadi anggota masyarakat yang berguna 3. hakim tidak semata-mata hanya menegakkan hukum demi hukum itu sendiri. memberi penderitaan / nestapa pada terpidana. membimbing terpidana agar bertobat 4. karena pengadilan pun merupakan aparat politik kriminal. Artinya lembaga pemasyarakatan yang dikatakan ideal harus memenuhi unsurunsur berikut ini: 1.Pemasyarakatan. dalampasal 1 konsep rancangan itu mendefinisikan pemasyarakatan sebagai ”suatu proses pembinaan terpidana yang dengan keputusan hakim untuk menjalani pidananya di tempat dalam Lembaga Pemasyarakatan”. Perlunya gagasan Pemasyarakatan sebagai pertimbangan dalam pemberian keputusan yang berupa pemberian pidana Hakim dalam penghukuman yang berupa penjatuhan pidana harus menyadari apa yang hendak dicapai dengan yang ia kenakan kepada sesama manusia yang telah melanggar ketentuan Undang-undang. melindungi masyarakat 3. .

standar minimal layanan bagi tahanan perempuan yang berkebutuhan khusus. Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depkumham). justru bisa merusak baik fisik maupun psikologi warga binaan itu sendiri. Untung Sugiyono. Bagaimana konsep Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Indonesia? Konsep pemasyarakatan beda dengan penjara. Di pemasyarakatan. . Veteran no 11 Jakarta Pusat ini mengupas kondisi tahanan perempuan di Indonesia.Untung Sugiyono: “Standar Minimal Internasional Pengoperasian Lembaga Pemasyarakatan Belum Tercapai” 25 June 2010 | Kategori: Pendapat Pakar Dalam rangka memperingati Hari Anti Penyiksaan yang jatuh setiap tanggal 26 Juni. Nunung Qomariyah dari redaksi Komnas Perempuan melakukan wawancara dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Penjara. dan bisa memenuhi kehidupannya dengan layak. dan setelah kembali ke masyarakat bisa terintegrasi dengan masyarakat. Sedangkan pemasyarakatan adalah membuat orang menyesali perbuatannya. titik tolaknya membuat orang jera. sel dan lain sebagainya itu tidak memberi manfaat yang besar pada narapidana. tidak melanggar hukum lagi. Jl. Kita sudah sependapat bahwa penutupan tembok. program-program pemerintah untuk memperbaiki kondisi tahanan perempuan dan sebagainya. titik beratnya bagaimana membuat warga binaan ini secepat mungkin kembali dalam masyarakat. Berikut kami sajikan petikan wawancara tersebut. Wawancara selama kurang lebih satu jam yang dilakukan di ruang kerjanya.

setahun atau dua tahun. Namun. tentunya kita sedang berbicara bagaimana membangun manusianya. aturan standar untuk mengoperasionalkan lembaga pemasyarakatan bagi narapidana. sayur dan harus memenuhi standar kalori yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. kebutuhan pembinaan dan kebutuhan kesehatan. . Misalnya. dan harus ada teras. Idealnya kebutuhan itu sudah menjadi bagian dari program LP. Persoalannya adalah setelah dirampas hak bergeraknya. Dalam konteks inilah negara berkewajiban memenuhi hak-hak yang hilang tadi. orang yang berpendapat bahwa lembaga pemasyarakatan harus berlokasi di tempat yang kecil. Standar yang kami gunakan adalah standar minimum Rules for the Treatment of Offenders. dewasa maupun perempuan memiliki guru profesional. kehilangan rasa aman dan nyaman (bercampur dengan banyak orang). Persoalannya adalah dengan standar biaya yang tidak berubah. Di situ harus ada telur. Sehingga. dari pelayanan makanan. Di Indonesia. Departemen Sosial. Departemen Kesehatan. Hal-hal di atas sebetulnya adalah hak dasar manusia. okelah. itu adalah konsep yang kuno. perlu dicatat kerjasama yang kita lakukan lebih pada memenuhi kebutuhan sewaktu-waktu. udara.500 per-orang untuk tiga kali makan. Selain itu tidak semua LP mempunyai akses yang mudah terhadap bahan makanan tertentu. Bagaimana kondisi LP sekarang ini? Kalau berbicara Lembaga Pemasyarakatan. Hanya saja kadar dan kepantasan pemenuhan inilah yang barangkali masih harus diupayakan sesuai dengan UU yang berlaku. harus dikaitkan dengan standar idealnya. Pertama. lusa.Pembinaan terbaik terhadap narapidana adalah di tengah-tengah masyarakat (face treatment). Untuk memenuhi kebutuhan itu. tinggal kualitasnya saja. terisolasi. Ketiga. tidak semua LP ada instrukturnya. sementara harga terus menerus naik. kita (baca: Lembaga Pemasyarakatan) bekerjasama dengan Departmen Pendidikan. psikolog. Artinya. ruangan LP yang tersedia jumlah penghuninya sudah over kapasitas. (hal tersebut) sah-sah saja. Untuk melihat sebuah LP ideal atau tidak. kita lihat dari sisi tempat tinggal. harus dilihat kebutuhan sarana. Lauk pauk Rp. Kalau kesediaan beras. ruangan 5. Sebagai contoh kita kerjasama dengan Depkes memberikan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) bagi narapidana yang sakit. dokter atau perawat. Apa saja yang terenggut ketika seseorang menjadi narapidana? Kita tahu bahwa satu-satunya derita yang dirasakan seseorang ketika masuk LP atau rutan adalah hilang kemerdekaannya untuk bergerak. Membangun manusia tidak bisa selesai besok. Hak lain masih tetap ada. Selain itu. tidak setiap LP baik itu LP anak-anak. kehilangan memiliki harta bendanya (ditinggalkan di luar). kehilangan akses informasi dan kehilangan akses hubungan seksual dengan pasangan. 8. kehilangan hubungan dengan keluarganya. Kedua. perguran tinggi. Dari aspek itu kita belum ideal. tapi karena negara mempunyai otoritas.4 meter untuk satu orang. keleluasaan bergerak. daging. Standarnya adalah harus ada cahaya. termasuk kemerdekaan bergerak adalah hak dasar. ada beberapa hak yang secara otomatis juga hilang. Setiap orang mendapat jatah 450 gram perhari untuk tiga kali makan.

atau propinsi-propinsi lain yang agak terpencil. Kita yang setiap hari menangani narapidana berpikir sampai ke situ. Jakarta barangkali aksesnya mudah. Sama juga dengan LP anak-anak. Contoh di Jakarta hanya ada LP Cipinang. Hanya tidak sesimpel yang kita bayangkan. Namun. Tapi kejahatan yang dilakukan oleh wanita relatif sedikit dari pada yang dilakukan laki-laki. Kita ingin tiap provinsi ada LP Wanita. Kalau kita pindah ke LP propinsi.Pada prinsipnya standar minimal internasional pengoperasian lembaga pemasyarakatan belum tercapai. begitupun dengan keluarganya harus mencari ongkos dan sebagainya untuk bisa berkomunikasi dengan si A. persoalannya kejahatan wanita banyak dilakukan di Ibu Kota provinsi. Secara bertahap kalau bisa satu propinsi harus ada satu LP. dalam proses persidangan si A tidak boleh dipindah sebelum mempunyai kekuatan hukum atau ada perkara lain. akhirnya dibangun ke atas dan kita belah empat untuk LP. sehingga kita harus berusaha terus. Wanita hamil dari segi makan saja sudah berbeda dengan yang lain. Kita punya 16 LP anak di seluruh Indonesia. Kalau laki-laki. Misalnya ada seorang A melakukan kejahatan di Kota A. Sisanya bangunan jaman Belanda. Nah untuk bangunan LP baru. Ada fasilitas jalur kursi roda juga. kan menimbulkan derita baru bagi si A dan keluarganya. 30 persennya adalah bangunan baru yang didesain sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekarang. Makanya seperti di Blok Tipikor itu muncul kloset duduk dan sebagainya. Anak-anak masa tahananannya rata-rata pendek. soal narkoba yang banyak dilakukan oleh perempuan. Karena sulit tanah. Sumatra Utara. LP-nya memang cuma satu. Jadi kalau semua orang ngomong laki-laki dan wanita penghuni LP dicampur memang iya. apakah sudah dipisahkan? Di Indonesia ada delapan LP Wanita. Rutan dan rumah sakit. Yang cacat juga begitu. Bagaimana dengan LP perempuan dan laki-laki. akan muncul derita baru baik bagi narapidana maupun keluarganya. Kalau kita membuat LP Wanita di setiap propinsi. Saat ini dari 427 bangunan LP dan rutan yang ada. Kecuali perkembangan sekarang ini saja. wanita dan anak dicampur dalam satu blok itu. . Si A akan kesulitan berkomunikasi dengan keluarganya. dari tahun ke tahun perlakuan terhadap warga binaan sudah meningkat. walaupun belum ideal. ada ekstra puding-nyalah (penambahan makanan/minuman/obat-obatan dan daya tahan tubuh). mau bagaimana. Kalau LP Wanita dibangun tidak di Ibu Kota propinsi. Sama dengan yang sakit. Yah. tapi bloknya beda. sekitar 10 persen dari bangunan tersebut kita sediakan untuk mereka yang diffable. atau jaman merdeka tapi sudah bertahun-tahun yang lalu. ruangannya beda. Ini memang dilematis. Untuk sementara waktu jalan keluarnya. Meskipun tidak menutup kemungkinan di tempat-tempat lain juga ada. Bagaimana dengan kondisi penghuni LP yang mempunyai kebutuhan khusus seperti perempuan. LP Narkoba. setiap LP kita kasih ruang untuk wanita dan anak. bagaimana dengan Ambon. penyandang cacat dan sebagainya? Oh kalau itu punya standar tersendiri. namanya berbahaya buat anak maupun wanita. baru pada tahun 90-an kita bangun ulang.

Petugas hanya boleh menjaga pos dan portir. Bagaimana dengan penguatan kapasitas bagi narapidana perempuan? . Misalnya sebentar lagi akan puasa. Pegawainya kita kasih capacity building. Tiga hal ini kita lakukan terus. hanya mungkin kadarnya saja. Kunci tidak diberikan kepada komandan jaga tapi dibawa oleh kepala LP atau kepala keamanannya. Yang menjadi persoalan adalah kalau petugas menganiaya dengan sengaja. kecuali untuk yang hamil. di depan saja. karena ada beberapa petugas yang nakal. Makanya justru yang kita lakukan adalah tidak semua petugas laki-laki boleh bebas masuk di blok wanita tanpa didampingi oleh petugas wanita. Untuk pekerjaan juga tidak boleh pekerjaan yang berat. bagaimana melayani masyarakat yang baik. ibu menyusui beda karena ini keterkaitan dengan gizi. Misalnya ada. Nah pada LP umum yang ada blok wanitanya. saya yakin ada. maka blok wanita harus digembok dan kuncinya dobel. Saya tidak bilang tidak ada. penjaga laki-laki tidak boleh masuk blok. baik sosialisasi oleh atasan kepada petugas lapasnya. mungkin ya pelecehan seksual. karena bekerja di LP itu berdasarkan instruksi. Jadi hal-hal seperti itu lebih gampang diminimalisir. Kalau di LP wanita.Standar kondisi minimum untuk perempuan seperti apa? Untuk standarnya sama. tapi dia tidak bisa sembarangan masuk kalau tidak didampingi wanita. terlepas dilaporkan atau tidak. Sekalipun seorang komandan jaga di LP itu. diperiksa dan petugasnya akan terkena sanksi. biasanya wanita kan nurut-nurut. Para tahanan wanita biasanya akan berusaha agar dirinya lebih aman. pasti kami tindaklanjuti. Resiko apa yang mungkin terjadi atau telah terjadi ketika LP laki-laki. Saya kira frekuensi kekerasan kecil kok. Upaya apa yang sudah dilakukan untuk mengurangi kekerasan baik sesama tahanan atau yang dilakukan oleh petugas? Banyak. bagaimana memperlakukan warga binaan yang baik. tidak ada alasan dan menimbulkan cidera. Selama ini saya belum pernah diberi laporan. maka kita berikan surat edaran memberikan kesempatan kepada yang mau menjalankan ibadah tarawih. hanya dipisahkan dengan blok? Saya sebetulnya sangat khawatir dengan kondisi tidak dipisahkannya antara LP wanita. perempuan dan anak tidak benar-benar dipisahkan. Karena ini menyangkut aspek keamanan. bisa saja berantem. laki-laki dan anak. di samping karena jumlah penghuni blok atau LP wanita kecil. jika tidak ada petugas wanita untuk jaga malam. Kalau toh ada. Pernahkan ada laporan tentang adanya kekerasan terhadap narapidana perempuan? Sesama penghuni bisa juga terjadi kekerasan kok. shalatnya jangan dicampur dan sebagainya. bagaimana menjalankan tugas yang baik. namanya saja orang banyak. edaran aturan dan sebagainya.

Kemudian di LP ada pusat informasi. menyadarkan dan membangkitkan semangat para tahanan wanita bahwa tidak berarti ketika masuk tahanan maka masa depan mereka telah hilang. ada yang khawatir nanti disalahgunakan untuk memasukkan perempuan yang bukan istrinya. Isu ini pernah dimunculkan oleh Bapak Burhanuddin Lopa. Ada yang sudah waktunya tapi belum kawin. Kondisi tahanan perempuan seperti apa yang diimpikan ke depannya? Pertama. Kita sependapat bahwa anak-anak. Kedua.Biasanya kita kerjasama dengan beberapa LSM. Bukan berarti harus dengan tembok tebal dan tinggi. ada kotak saran. Ada beberapa LP yang sudah bekerjasama dengan Komisi Ombudsman menyangkut hak-hak yang dilanggar. pendidikan. Jadi sekarang kita bangun istilah cuti mengunjungi keluarga yang diatur dalam Peraturan Menteri. itu kira-kira. Ada ketentuan soal aturan cuti itu. tapi tanpa disadari banyak kebebasan lainnya yang otomatis terampas. Misalnya keterkaitan vonis. Terserah cuti itu mau dipakai untuk apa. itu biasa. Makanya kita lakukan penelitian dulu. wanita. kemananan terpenuhi. ada janda. Misalnya dari aspek kesehatan. paling tidak kita ingin satu provinsi ada satu LP Wanita. terutama untuk memberikan keterampilan. Beliau tidak setuju dengan istilah kebutuhan biologis. Ada jadwal rutin. Remisi khusus diberikan pada . Yang tidak setuju dengan berbagai alasan. Mereka harus tetap bersemangat karena setelah keluar dari LP mereka harus tetap mengabdi pada masyarakat. Sekarang kita sedang melakukan penelitian dengan Pusat Penelitian Kementerian Hukum dan HAM untuk melihat persoalan tadi. Kita juga sudah melakukan roadshow di beberapa kota. Saya pernah dengar ada upaya dari LP untuk memfasilitasi hak seksual tahanan. Jika memungkinkan disetujui bisa diberikan pada Hari Ibu. Selama ini ada dua jenis remisi. termasuk kebutuhan seksual. lansia kurang bagus berada di LP. duda. keindahan. Untuk mengakomodir ini gimana? Ini bukan persoalan yang gampang. Adakah mekanisme komplain? Di setiap blok ada kotak untuk mengirimkan komplain. kotak pengaduan. lengkap dengan sarana yang dibutuhkan wanita. Juga ada beberapa LP yang bekerjasama dengan LBH. Sekarang kita sedang mengusulkan perubahan Perpres pemberian remisi khusus untuk perempuan. Untuk kesehatan dengan beberapa instansi pemerintah dan LSM juga. ada yang pro dan kontra. usia lanjut dan juga anak-anak. yang tidak setuju dicari di mana tidak setujunya jadi bisa dicari titik pemahaman yang sama. memberi peluang terjadinya germo dan lain-lain. Makanya kita terus berupaya agar mereka cepat keluar dari LP. Misalnya cuti keluarga diberikan kepada orang yang diputus hukuman di atas tiga tahun dan telah menjalani hukuman setengahnya. Di LP isinya bukan hanya orang yang sudah punya istri atau suami saja. seperti apa itu? Memang orang masuk LP yang dirampas adalah kebebasan bergerak. kerjasama dengan Departemen Agama untuk bidang agamanya. tidak mendapat remisi dan lain-lain. khusus dan umum. Yang setuju berarti tidak ada masalah.

cuti menjelang bebas. Kalau satu LP satu masalah. pungli. Tentu pembangunan tidak akan selesai besok. Ketiga. makanya kita mengenalkan restorasi justice. pemasyarakatan belum punya database khusus napi. narkoba dan penyimpangan seks. Blue print inilah yang akan kita gunakan sebagai acuan dalam pembangunan LP. aspek ketatalaksanaan. Artinya prosedur. Ini baru dari napinya. penyakit LP itu di antaranya adalah pelarian. saya sudah siap menghadapi masalah. Selain itu sudah ada dua LP Wanita di Malang dan LP Kelas Satu Malang yang mendapatkan sertifikasi International Organization for Standardization (ISO). Caranya kita ubah UU Hukum Pidananya. Jadi begitu menjadi Dirjen. Sedapat mungkin orang jangan masuk LP. penyimpangan macam-macam. Persoalan ini selalu muncul tinggal menunggu waktu dan tempatnya saja. Aspek pelayanan. kita juga punya gerakan budaya tertib. Sekarang kita bisa lihat hanya 10 persen LP yang masih kumuh yang letaknya terpencil. jaksa. Kita sudah sepakat bahwa di LP resikonya besar. deversifikasi hukuman. Selama menjabat Dirjen Pemasyarakatan apa kemajuan yang telah dihasilkan? Jumlah penghuni LP seluruhnya sekitar 145 ribuan orang. Tapi masyarakat kan gak puas kalau penjahat belum dimasukkan LP. Di Indonesia ada 427 LP. perkelahian. Tapi pekerjaan ini bukan tanggung jawab LP sendiri. bisa penularan kesehatan. Nah kita akan usulkan ditambahkan pada saat Hari Ibu. Masa tugas saya kan tinggal satu tahun lagi. Kami di Pemasyarakatan berpikir bahwa masuk LP adalah alternatif terakhir. tertib perilaku penghuni. itu kan artinya negara melanggar HAM. bisa lima belas atau dua puluh tahun lagi baru selesai. Dari sisi aspek praktis juga sudah jauh berbeda. mutu dan kualitas pelayaan dianggap sudah baik. dan salah satu blue print yang kami buat adalah juga reformasi birokrasi. hakim. Ini dari sisi kebijakan. lalu kita mengadakan penelitian tentang dimana akar persoalan LP yang didasarkan pada aspek kesejarahan. harus ada hukuman alternatif. kita . Dan sebentar lagi kita menggalakkan agar napi punya tabungan. petugas maupun masyarakat. Peraturan Menteri soal pelepasan bersyarat. Ada orang yang memasukkan. Kedua. Tertib keamanan. Prosesnya sudah didiskusikan dengan kementerian. Bayangin dalam ruangan yang harusnya untuk satu orang diisi dengan tujuh orang.saat hari raya keagamaan. jadi sejalan. saya ceritakan masalah database ini. cuti bersyarat sudah ada. kelembagaan dan anggaran Alhamdulillah dari penelitian ini kita menghasilkan blue print pembaharuan pelaksanaan pemasyarakatan. meninggal. belum sampai ke Presiden. ada lebih satu masalah perhari. Di samping itu Kabinet Indonesia Bersatu salah satu programmnya adalah reformasi birokrasi. belum dari pegawainya. Dalam membangun LP yang lebih baik. tertib perilaku petugas dll. sakit. polisi. mudah-mudahan 2011 langkah-langkah menuju reformasi birokrasi bisa tercapai. Nah. Hari Anak dan Hari Lansia. apa peran masyarakat? Lembaga Pemasyarakatan tidak akan berjalan dengan baik tanpa peran dari warga binaan sendiri. Makanya kita upayakan melakukan pembangunan. Masyarakat bisa mengambil peran misalnya social control. Dari situ saya bertemu satu kawan dari Asia Foundation. dan kalau sudah masuk LP jangan lama-lama. Bayangkan coba. berarti dalam satu tahunan. ancaman hukuman dll.

sehingga peran yang dimainkan masyarakat sendiri menjadi penting. MM Tempat tanggal lahir Cilacap. 1976 Karir • • • • • • Direktur Jenderal Pemasyarakatan (2007-sekarang) Kakanwil Dept. social participation. Bc.IP. 08 September 1951 Jabatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Departemen Hukum dan HAM Pendidikan • • • Universitas Bandar Lampung. Hukum dan HAM Jawa Tengah (2006) Kakanwil Dept.. Sehingga masyarakat juga bisa berperan tidak memberi stigma bahwa penghuni LP adalah orang jahat. Curiculum Vitae Nama Untung Sugiyono. karena cepat atau lambat para penghuni LP ini akan kembali ke masyarakat. tidak berguna dan lain sebagainya. 2001 Universitas Lampung. Hukum dan HAM Sumatra Utara (2005) Direktur Bina Khusus Narkotika Ditjenpas (2004) Kalapas Klas I Surabaya (2002) Kalapas Klas I Palembang (2001) .tidak fobia dikritik. Ketiga. Tapi kontrol tersebut juga sekaligus memberikan sumbangsih bagaimana membangun lembaga pemasyarakatan dan isinya (social support). 1982 AKIP (Akademi Ilmu Pemasyarakatan) Jakarta.