P. 1
Menganalisis Cerpen

Menganalisis Cerpen

|Views: 825|Likes:
Dipublikasikan oleh Khoirunnisa Safitri

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Khoirunnisa Safitri on Feb 18, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

original

MENGANALISIS CERPEN

Disusun untuk memenuhi tugas kelompok Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Semester Genap Tahun 2011 Guru Pendamping Ibrahim S.Pd

Disusun oleh : KHOIRUNNISA SAFITRI (19) EVA FITRIANANDA (9) Kelas XG

SMA Negeri 1 Pontianak Jalan Kalimantan Tahun 2011

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM

KELOMPOK 16
KHOIRUNNISA SAFITRI (19)
EVA FITRIANANDA (9) XG SMA NEGERI 1 PTK

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
Indikator

Aspek membaca Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan cerpen

Menganalisis keterkaitan unsur intrinsik suatu cerpen

dengan kehidupan
sehari-hari

Siswa dapat :
Menceritakan kembali isi cerpen yang dibaca Mengungkapkan latar dan penokohan dalam cerpen dengan menunjukkan kutipan yang mendukung Mengaitkan isi cerpen dengan kehidupan sehari-hari Mengidentifikasi unsur ekstrinsik cerpen

TITIPAN SEORANG PELAUT
Muhammad Nazar Albani

“Ayahmu adalah seorang pelaut. Ia telah mengarungi tujuh samudera di dunia. Laut adalah kehidupannya. Sebelum Ayahmu bertemu dengan ibu, dia hanya mengisi kehidupannya di laut. Katanya, lautlah yang telah membesarkan dia. Dari sebelum Bandar Melaka menjadi bandar yang ramai dikunjungi oleh para pelaut-pelaut dunia, dia telah biasa hidup di laut. Bahkan laut telah menjadi sahabatnya.” Itulah sekilas cerita tentang ayah imong. Ia melamun sesaat seraya memperhatikan ombak pantai yang menghantam bibir pantai.

“Tapi, Mak, mengapa Mak tidak pernah mengajari aku sedikitpun tentang laut? Sedangkan darah dagingku adalah seorang pelaut ulung?” tanya Imong penasaran. “Hal itulah yang tidak aku inginkan. Karena jika kau menjadi seorang pelaut, maka Mak akan sulit untuk bertemu dengan kau. Pasti kehidupan kau hanya ada di laut. Apalagi di pelabuhan Malaka ini telah ramai sekali pedagangpedagang dunia yang singgah, jalur untuk kau menjadi seorang pelaut akan sangat mudah,” …….

MENGAITKAN ISI CERPEN DENGAN K E H I D U PA N S E H A R I - H A R I

UNSUR INTRINSIK
penokohan atau perwatakan : - Anak : bersifat ingin tahu - Ibu : khawatir, penyayang tema : Titipan seorang pelaut Latar : Pantai Gaya bahasa : bahasa sehari hari

M E N G U N G K A P K A N L A TA R DA N P E N O KO H A N DA L A M C E R P E N D E N G A N M E N U N J U K K A N K U T I PA N YA N G MENDUKUNG
- Latar : Ia melamun sesaat seraya memperhatikan ombak pantai yang menghantam bibir pantai.
- Penokohan : • Ibu : “Hal itulah yang tidak aku inginkan. Karena jika kau menjadi seorang pelaut, maka Mak akan sulit untuk bertemu dengan kau. Pasti kehidupan kau hanya ada di laut.” • Imong : “Tapi, Mak, mengapa Mak tidak pernah mengajari aku sedikitpun tentang laut? Sedangkan darah dagingku adalah seorang pelaut ulung?”

MENGIDENTIFIKASI UNSUR EKSTRINSIK CERPEN 1. Sosial Budaya : pelaut

2. Moral : Seseorang tidak
ingin melakukan kesalahan

untuk yang kedua kalinya

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->