Anda di halaman 1dari 2

Memasang hotspot di rumah

Di rumah sudah memiliki koneksi internet melalui kabel, ataupun dial-up, dan ingin membagi koneksi untuk beberapa
komputer agar internet dapat digunakan bersama – sama. Yang dibutuhkan adalah memasang jaringan di rumah
tersebut menggunakan hotspot.

Ada beberapa cara untuk melakukan hal ini :


1. Jika sudah ada jaringan atau LAN di rumah, dan hendak memasang hotspot sebagai tambahan akses koneksi,
yang dibutuhkan hanyalah Wireless Access Point untuk dipasang pada hub atau switch yang sudah ada pada
jaringan tersebut.

2. Jika pemasangan hotspot sebagai jaringan baru, bisa menggunakan sebuah perangkat yang disebut Wireless
Access Point Router. Perangkat ini memiliki kemampuan sebagai router dan ethernet hub untuk menyebarkan
koneksi internet ke komputer lain di dalam rumah. Yang dimiliki Wireless AP Router ini adalah :
- port untuk cable modem atau modem DSL
- Router
- Ethernet hub
- Firewall
- Wireless Access Point

3. Jika sudah memliki Wireless Access Point dan hanya dipergunakan untuk 1 komputer, dapat menggunakan
tambahan perangkat yaitu broadband router yang akan berfungsi sebagai ethernet hub.

Setelah selesai memasang dan menyelesaikan instalasi Wireless Access Point tersebut, hal terakhir adalah
mencoba akses hotspot baru tersebut dengan menggunakan laptop atau pda yang sudah memiliki card Wi-Fi yang
sesuai. Biasanya perangkat wireless ini bisa mencapai jarak sekitar 30 meter di dalam rumah, karena adanya tembok
atau lantai (jika bertingkat), yang menyebabkan terhambatnya sinyal. Jika memiliki rumah yang besar, dapat
menggunakan alat penguat sinyal agar jarak sebar menjadi lebih luas.
Wireless Access Point sudah memiliki fasilitas-fasilitas khusus yang akan sangat membantu dalam setting dan
instalasinya. Namun kita tetap dapat mengubah beberapa hal setelah pemasangan AP tersebut. Ada 3 hal utama
pada AP :

1. SSID : biasanya secara otomatis akan mengeluarkan nama manufaktur perangkat seperti “Linksys” atau “D-Link”
atau “Netgear”. Kata – kata tersebut dapat kita ubah sesuai kehendak.

2. Channel : biasanya secara otomatis akan masuk pada channel 6, namun jika tetangga yang berdekatan juga
menggunakan channel 6, akan terjadi interferensi sehingga mengganggu koneksi. Oleh karena itu, dapat dipilih
channel lain antara 1 sampai 11.

3. WEP Key : biasanya secara otomatis akan me-nonaktifkan WEP. Untuk mengaktifkannya, harus memasukkan
WEP Key dan menyalakan enkripsi 128 bit.

Pada perangkat Access Point selalu terdapat instruksi atau manual yang menjelaskan bagaimana cara merubah
setting 3 hal di atas. Proses perubahan setting tersebut cukup mudah karena ditampilkan dalam format web yang
diakses melalui web browser. Setelah seluruh konfigurasi dan setting selesai dikerjakan, seisi rumah dapat
menggunakan internet melalui hotspot dimanapun selama masih dalam jangkauan area.